Kamis, 18 Oktober 2029

Pesta S. Lukas

Pesta

Bacaan Misa

Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.

Bacaan Pertama 2 Timotius 4:10-17b

karena Demas telah mencintai dunia ini dan meninggalkan aku. Ia telah berangkat ke Tesalonika. Kreskes telah pergi ke Galatia dan Titus ke Dalmatia. Hanya Lukas yang tinggal dengan aku. Jemputlah Markus dan bawalah ia ke mari, karena pelayanannya penting bagiku. Tikhikus telah kukirim ke Efesus. Jika engkau ke mari bawa juga jubah yang kutinggalkan di Troas di rumah Karpus dan juga kitab-kitabku, terutama perkamen itu. Aleksander, tukang tembaga itu, telah banyak berbuat kejahatan terhadap aku. Tuhan akan membalasnya menurut perbuatannya. Hendaklah engkau juga waspada terhadap dia, karena dia sangat menentang ajaran kita. Pada waktu pembelaanku yang pertama tidak seorangpun yang membantu aku, semuanya meninggalkan aku--kiranya hal itu jangan ditanggungkan atas mereka--, tetapi Tuhan telah mendampingi aku dan menguatkan aku, supaya dengan perantaraanku Injil diberitakan dengan sepenuhnya dan semua orang bukan Yahudi mendengarkannya. Dengan demikian aku lepas dari mulut singa.

Mazmur Tanggapan Mazmur 145:10-13,17-18

Segala yang Kaujadikan itu akan bersyukur kepada-Mu, ya TUHAN, dan orang-orang yang Kaukasihi akan memuji Engkau.
Mereka akan mengumumkan kemuliaan kerajaan-Mu, dan akan membicarakan keperkasaan-Mu,
untuk memberitahukan keperkasaan-Mu kepada anak-anak manusia, dan kemuliaan semarak kerajaan-Mu.
Kerajaan-Mu ialah kerajaan segala abad, dan pemerintahan-Mu tetap melalui segala keturunan. TUHAN setia dalam segala perkataan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya.
TUHAN itu adil dalam segala jalan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya.
TUHAN dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya, pada setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan.

Bacaan Injil Lukas 10:1-9

Kemudian dari pada itu Tuhan menunjuk tujuh puluh murid yang lain, lalu mengutus mereka berdua-dua mendahului-Nya ke setiap kota dan tempat yang hendak dikunjungi-Nya. Kata-Nya kepada mereka: "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu. Pergilah, sesungguhnya Aku mengutus kamu seperti anak domba ke tengah-tengah serigala. Janganlah membawa pundi-pundi atau bekal atau kasut, dan janganlah memberi salam kepada siapapun selama dalam perjalanan. Kalau kamu memasuki suatu rumah, katakanlah lebih dahulu: Damai sejahtera bagi rumah ini. Dan jikalau di situ ada orang yang layak menerima damai sejahtera, maka salammu itu akan tinggal atasnya. Tetapi jika tidak, salammu itu kembali kepadamu. Tinggallah dalam rumah itu, makan dan minumlah apa yang diberikan orang kepadamu, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya. Janganlah berpindah-pindah rumah. Dan jikalau kamu masuk ke dalam sebuah kota dan kamu diterima di situ, makanlah apa yang dihidangkan kepadamu, dan sembuhkanlah orang-orang sakit yang ada di situ dan katakanlah kepada mereka: Kerajaan Allah sudah dekat padamu.

Renungan

Yang Tinggal Ketika Semua Pergi

Ruang tunggu rumah sakit punya cara sendiri menyaring teman. Ketika sakit baru sepekan, penjenguk datang bergelombang. Ketika sakit berbulan-bulan, satu per satu menghilang. Yang akhirnya tersisa biasanya cuma satu dua orang. Justru merekalah yang paling berharga.

Surat Paulus kepada Timotius hari ini terdengar seperti keluhan dari ruang tunggu itu. Demas pergi karena mencintai dunia. Kreskes ke Galatia, Titus ke Dalmatia. Pada pembelaan pertama tidak seorang pun membantu. Lalu satu kalimat pendek yang membuat kita merayakan hari ini: "Hanya Lukas yang tinggal dengan aku."

Lukas, tabib terkasih itu, tidak tercatat berkhotbah di alun-alun atau membuat mukjizat besar. Kesaksiannya berbentuk lain: menemani seorang tahanan tua, dan menuliskan Injil yang paling lembut kepada orang kecil, orang sakit, dan orang berdosa. Dari tangannya kita menerima kisah anak yang hilang dan orang Samaria yang baik hati.

Tuaian memang banyak, kata Yesus, tetapi pekerja sedikit. Mungkin karena kita membayangkan pekerjaannya harus besar. Padahal kadang pekerjaan Kerajaan Allah berbentuk sederhana: tinggal, ketika semua orang pergi. Siapa yang sedang membutuhkan kita untuk sekadar tinggal?

Tuhan, jadikanlah aku setia seperti Lukas: hadir, menemani, sampai selesai. Amin.

Invitatorium

KAMIS IV PAGI

Pembukaan

Ant. Marilah menghadap Tuhan dengan sukacita.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa...
Seperti pada...

Ant. Marilah menghadap Tuhan dengan sukacita.

Ibadat Bacaan

Ibadat Bacaan
Ibadat Bacaan untuk hari Rabu dalam Pekan Biasa, Peringatan Santa Teresa dari Avila, Perawan dan Pujangga Gereja
Ya Allah, datanglah menolongku.

Tuhan, bersegeralah menolongku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

MADAH

Ya Allah, Penolong kami di masa lalu,

Harapan kami di masa mendatang,

Perlindungan kami dari badai yang dahsyat,

Dan rumah kekal kami.
Di bawah naungan takhta-Mu

Para kudus-Mu telah berdiam dengan aman;

Cukuplah lengan-Mu saja,

Dan pertahanan kami pasti.
Sebelum bukit-bukit berdiri teratur,

Atau bumi menerima bentuknya,

Dari kekal Engkau adalah Allah,

Sama sampai tahun-tahun tak berkesudahan.
Seribu abad di mata-Mu

Adalah seperti senja yang berlalu;

Singkat seperti jaga yang mengakhiri malam

Sebelum matahari terbit.
Waktu, seperti sungai yang terus mengalir,

Membawa semua hidup kami pergi;

Mereka terbang, terlupakan, seperti mimpi

Mati pada awal hari.
Ya Allah, Penolong kami di masa lalu,

Harapan kami di masa mendatang,

Jadilah penjaga kami selagi kesulitan berlangsung,

Dan rumah kekal kami.

PSALMODI

Ant. 1 Pujilah Tuhan, hai jiwaku; jangan pernah lupakan segala yang telah Ia lakukan bagimu.

Mazmur 103

Pujian atas belas kasihan Allah yang lembut

Dalam belas kasihan Allah kita yang lembut, fajar dari tempat tinggi akan menyinari kita (lihat Lukas 1:78).

I
Hai jiwaku, pujilah Tuhan,

seluruh batinku, berkatilah nama-Nya yang kudus.

Hai jiwaku, pujilah Tuhan

dan jangan pernah lupakan segala berkat-Nya.
Dialah yang mengampuni segala kesalahanmu,

yang menyembuhkan setiap penyakitmu,

yang menebus hidupmu dari kubur,

yang memahkotaimu dengan kasih dan belas kasihan,

yang memenuhi hidupmu dengan hal-hal baik,

memperbarui masa mudamu seperti elang.
Tuhan melakukan perbuatan keadilan,

memberikan penghakiman bagi semua yang tertindas.

Ia menyatakan jalan-Nya kepada Musa

dan perbuatan-Nya kepada anak-anak Israel.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Pujilah Tuhan, hai jiwaku; jangan pernah lupakan segala yang telah Ia lakukan bagimu.

Ant. 2 Seperti seorang ayah lembut kepada anak-anaknya, demikianlah Tuhan kepada mereka yang menghormati-Nya.

II
Tuhan adalah belas kasihan dan kasih,

lambat marah dan kaya akan belas kasihan.

Murka-Nya akan berakhir;

Ia tidak akan marah selamanya.

Ia tidak memperlakukan kita sesuai dengan dosa-dosa kita

pun tidak membalas kita sesuai dengan kesalahan-kesalahan kita.
Sebab setinggi langit di atas bumi

demikianlah kuat kasih-Nya bagi mereka yang takut akan Dia.

Sejauh timur dari barat

sejauh itu Ia menjauhkan dosa-dosa kita.
Seperti seorang ayah berbelas kasihan kepada anak-anaknya,

Tuhan berbelas kasihan kepada mereka yang takut akan Dia;

sebab Ia tahu dari apa kita dijadikan,

Ia ingat bahwa kita adalah debu.
Adapun manusia, hari-harinya seperti rumput;

ia mekar seperti bunga di padang;

angin bertiup dan ia lenyap

dan tempatnya tidak pernah melihatnya lagi.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Seperti seorang ayah lembut kepada anak-anaknya, demikianlah Tuhan kepada mereka yang menghormati-Nya.

Ant. 3 Pujilah Tuhan, hai segala karya-Nya!

III
Tetapi kasih Tuhan kekal

atas mereka yang takut akan Dia;

keadilan-Nya menjangkau anak cucu

ketika mereka memegang perjanjian-Nya dalam kebenaran,

ketika mereka memegang kehendak-Nya dalam pikiran mereka.
Tuhan telah menetapkan kekuasaan-Nya di surga

dan kerajaan-Nya memerintah atas segalanya.

Bersyukurlah kepada Tuhan, hai segala malaikat-Nya,

perkasa dalam kuasa, melaksanakan firman-Nya,

yang memperhatikan suara firman-Nya.
Bersyukurlah kepada Tuhan, hai segala bala tentara-Nya,

para hamba-Nya yang melakukan kehendak-Nya.

Bersyukurlah kepada Tuhan, hai segala karya-Nya,

di setiap tempat di mana Ia memerintah.

Hai jiwaku, bersyukurlah kepada Tuhan!
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Engkau berbelas kasihan kepada orang berdosa, Tuhan, seperti seorang ayah berbelas kasihan kepada anak-anaknya. Sembuhkanlah kelemahan umat-Mu dan selamatkanlah kami dari kematian kekal agar kami dapat memuji dan memuliakan Engkau selamanya.

Ant. Pujilah Tuhan, hai segala karya-Nya!

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Engkau akan mendengar firman dari mulut-Ku.

Engkau akan memberitahukan kepada orang lain apa yang telah Aku katakan.

BACAAN

Bacaan Pertama

Dari Kitab Nabi Zakharia

3:1–4:14

Janji-janji yang diumumkan kepada Zerubabel sang pangeran dan Yosua sang imam
Tuhan memperlihatkan kepadaku Yosua, imam besar, berdiri di hadapan malaikat Tuhan, sementara Iblis berdiri di sebelah kanannya untuk menuduhnya.
Dan malaikat Tuhan berkata kepada Iblis, “Kiranya Tuhan menghardik engkau, hai Iblis; kiranya Tuhan yang telah memilih Yerusalem menghardik engkau! Bukankah orang ini adalah puntung yang ditarik dari api?”
Sekarang Yosua berdiri di hadapan malaikat itu, mengenakan pakaian kotor. Ia berbicara dan berkata kepada mereka yang berdiri di hadapannya, “Lepaskanlah pakaian kotornya, dan kenakanlah kepadanya pakaian pesta.” Ia juga berkata, “Taruhlah serban bersih di kepalanya.” Dan mereka menaruh serban bersih di kepalanya dan mengenakan pakaian kepadanya. Kemudian malaikat Tuhan, berdiri, berkata, “Lihatlah, Aku telah menghapus kesalahanmu.”
Malaikat Tuhan kemudian memberikan jaminan ini kepada Yosua: “Demikianlah firman Tuhan semesta alam: Jika engkau berjalan di jalan-Ku dan memperhatikan perintah-Ku, engkau akan menghakimi rumah-Ku dan menjaga pelataran-Ku, dan Aku akan memberimu akses di antara mereka yang berdiri di sini. Dengarkanlah, hai Yosua, imam besar! Engkau dan rekan-rekanmu yang duduk di hadapanmu adalah orang-orang yang membawa pertanda baik. Ya, Aku akan mendatangkan hamba-Ku, Tunas itu. Lihatlah batu yang telah Aku letakkan di hadapan Yosua, satu batu dengan tujuh mata. Aku akan mengukir prasastinya, firman Tuhan semesta alam, dan Aku akan menghapus kesalahan negeri itu dalam satu hari. Pada hari itu, firman Tuhan semesta alam, kamu akan saling mengundang di bawah pohon anggur dan pohon ara kamu.”
Kemudian aku berkata kepada malaikat yang berbicara kepadaku, “Apakah ini, tuanku?” Dan malaikat yang berbicara kepadaku menjawab, “Tidakkah engkau tahu apa ini?” “Tidak, tuanku,” jawabku.
Kemudian ia berkata kepadaku, “Inilah pesan Tuhan kepada Zerubabel: Bukan dengan tentara, bukan dengan kekuatan, melainkan dengan Roh-Ku, firman Tuhan semesta alam. Apakah engkau, hai gunung besar? Di hadapan Zerubabel engkau hanyalah dataran. Ia akan mengeluarkan batu penjuru di tengah seruan ‘Salam, Salam’ kepadanya.”
Firman Tuhan ini kemudian datang kepadaku: Tangan Zerubabel telah meletakkan dasar rumah ini, dan tangannya akan menyelesaikannya; maka engkau akan tahu bahwa Tuhan semesta alam telah mengutus Aku kepadamu. Sebab bahkan mereka yang mencemooh pada hari permulaan yang kecil itu akan bersukacita melihat batu pilihan di tangan Zerubabel. Ketujuh mata ini adalah mata Tuhan yang menjelajahi seluruh bumi.
Kemudian malaikat yang berbicara kepadaku kembali dan membangunkan aku, seperti seorang yang dibangunkan dari tidurnya. “Apa yang engkau lihat?” tanyanya kepadaku. “Aku melihat kaki pelita seluruhnya dari emas, dengan mangkuk di atasnya,” jawabku; “di atasnya ada tujuh pelita dengan tabungnya, dan di sampingnya ada dua pohon zaitun, satu di kanan dan yang lain di kiri.” Aku kemudian bertanya kepadanya, “Apakah kedua pohon zaitun ini di setiap sisi kaki pelita?”
Dan lagi aku bertanya, “Apakah kedua rumpun zaitun yang dengan bebas mencurahkan minyak segar melalui dua saluran emas itu?” “Tidakkah engkau tahu apa ini?” katanya kepadaku. “Tidak, tuanku,” jawabku kepadanya. Ia berkata, “Ini adalah dua orang yang diurapi yang berdiri di sisi Tuhan seluruh bumi.”

RESPONSORIUM Wahyu 11:4, lihat 3

Inilah kedua pohon zaitun dan kedua kaki pelita

yang berdiri di hadapan Tuhan bumi.
Tuhan akan memilih kedua saksi-Nya untuk bernubuat.

Yang berdiri di hadapan Tuhan bumi.
Bacaan Kedua

Dari karya Santa Teresa dari Avila, perawan

Hendaklah kita senantiasa mengingat kasih Kristus
Jika Kristus Yesus berdiam dalam diri seseorang sebagai sahabat dan pemimpinnya yang mulia, orang itu dapat menanggung segala sesuatu, sebab Kristus menolong dan menguatkan kita dan tidak pernah meninggalkan kita. Ia adalah sahabat sejati. Dan aku jelas melihat bahwa jika kita berharap untuk menyenangkan-Nya dan menerima kelimpahan rahmat-Nya, Allah menghendaki agar rahmat-rahmat ini datang kepada kita dari tangan Kristus, melalui kemanusiaan-Nya yang paling kudus, di mana Allah bersukacita.
Berkali-kali aku telah merasakan ini melalui pengalaman. Tuhan telah memberitahukannya kepadaku. Aku telah melihat dengan pasti bahwa kita harus masuk melalui gerbang ini jika kita ingin Yang Mulia mengungkapkan kepada kita misteri-misteri besar dan tersembunyi. Seseorang seharusnya tidak menginginkan jalan lain, bahkan jika ia berada di puncak kontemplasi; di jalan ini ia berjalan dengan aman. Segala berkat datang kepada kita melalui Tuhan kita. Ia akan mengajar kita, sebab dalam melihat hidup-Nya kita menemukan bahwa Ia adalah teladan terbaik.
Apa lagi yang kita inginkan dari sahabat yang begitu baik di sisi kita? Tidak seperti sahabat-sahabat kita di dunia, Ia tidak akan pernah meninggalkan kita ketika kita dalam kesulitan atau kesusahan. Berbahagialah orang yang benar-benar mengasihi-Nya dan selalu menjaga-Nya dekat. Marilah kita merenungkan Santo Paulus yang mulia: tampaknya tidak ada nama lain yang keluar dari bibirnya selain nama Yesus, karena nama Yesus tertanam dan terpatri dalam hatinya. Setelah aku memahami kebenaran ini, aku dengan cermat mempertimbangkan kehidupan beberapa orang kudus, para kontemplatif besar, dan menemukan bahwa mereka tidak menempuh jalan lain: Fransiskus, Antonius dari Padua, Bernard, Katarina dari Siena. Seseorang harus berjalan di jalan ini dalam kebebasan, menyerahkan dirinya ke tangan Allah. Jika Allah menghendaki untuk mengangkat kita ke posisi seseorang yang akrab dan berbagi rahasia-Nya, kita harus menerimanya dengan gembira.
Setiap kali kita memikirkan Kristus, kita harus mengingat kasih yang mendorong-Nya untuk menganugerahkan kepada kita begitu banyak rahmat dan karunia, dan juga kasih yang besar yang ditunjukkan Allah dalam memberikan kepada kita dalam Kristus jaminan kasih-Nya; sebab kasih menuntut kasih sebagai balasannya. Marilah kita berusaha untuk selalu menjaga ini di hadapan mata kita dan membangkitkan diri kita untuk mengasihi-Nya. Sebab jika suatu saat Tuhan menganugerahkan kepada kita rahmat untuk menanamkan kasih-Nya di hati kita, segala sesuatu akan menjadi mudah bagi kita dan kita akan mencapai hal-hal besar dengan cepat dan tanpa usaha.

RESPONSORIUM

Mereka yang membelakangi-Mu akan binasa.

Betapa sukacitanya dekat dengan Allahku, untuk menaruh seluruh kepercayaanku kepada Tuhan.
Siapa pun yang bersatu dengan Tuhan menjadi satu roh dengan Dia.

Betapa sukacitanya dekat dengan Allahku, untuk menaruh seluruh kepercayaanku kepada Tuhan.

DOA PENUTUP

Ya Allah,

yang melalui Roh-Mu

membangkitkan Santa Teresa dari Yesus

untuk menunjukkan kepada Gereja jalan mencari kesempurnaan,

anugerahkanlah agar kami senantiasa dikenyangkan

oleh santapan ajaran surgawi-Nya

dan dinyalakan dengan kerinduan akan kekudusan sejati.

Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Madah

Bapa penguasa waktu
Lihat kini fajar baru
Mulai memancarkan sinar
Lambang cahaya yang benar.

Rahmat baru ditawarkan
Terselubung kejadian
Yang menyampaikan undangan
Untuk berbakti berkurban.

Kami sambut kesempatan
Melayani Kristus Tuhan
Yang hadir dalam sesama
Tersembunyi namun nyata.

S'moga pengabdian kami
Dijiwai Roh ilahi
Dijadikan karya Putra
Demi kemulyaan Bapa. Amin.

Ant.1: Semoga aku mengalami kasih setiaMu di waktu fajar, ya Tuhan.

Mazmur 142 (143),1-11

Ya Tuhan, dengarkanlah doaku,*
perhatikanlah permohonanku.

Demi kesetiaanMu jawablah aku,*
kabulkanlah doaku demi keadilanMu.

Janganlah mengajukan daku ke pengadilanMu,*
karena tak seorangpun dapat dibenarkan di hadapanMu.

Sebab musuh mengejar aku,*
dan mencampakkan nyawaku ke alam maut.

Ia menjebloskan daku ke dalam kegelapan,*
tiada bedanya aku dengan orang mati.

Semangatku lemah lesu dalam batinku,*
hatiku membeku dalam diriku.

Maka teringatlah aku akan masa lampau,+
aku mengenangkan segala karyaMu,*
dan merenungkan perbuatan tanganMu.

Aku menadahkan tanganku kepadaMu,*
aku haus akan Dikau bagaikan tanah yang tandus.

Ya Tuhan, datanglah segera dan jawablah aku,*
sebab habislah semangatku, ya Allah.

Janganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku,*
jangan sampai aku turun ke liang kubur.

Semoga aku mengalami kasih setiaMu di waktu fajar,*
sebab kepadaMu aku percaya.

Tunjukkanlah jalan yang harus kutempuh,*
sebab kepadaMu kuarahkan hatiku.

Bebaskanlah aku dari musuh, ya Tuhan,*
sebab padaMu aku berteduh.

Ajarlah aku melaksanakan kehendakMu,*
sebab Engkaulah Allahku.

Semoga kebaikan hatiMu menuntun daku,*
di jalan yang rata.

Demi namaMu, ya Tuhan, hidupkanlah aku,*
demi keadilanMu bebaskanlah aku dari musuh.

Ant.1: Semoga aku mengalami kasih setiaMu di waktu fajar, ya Tuhan.

Ant.2: Tuhan mengalirkan kesejahteraan ke Yerusalem bagaikan sungai.

Yes 66,10-14a

Bersukacitalah atas Yerusalem,+
bersorak-sorailah karena Sion,*
hai kamu semua yang mencintai dia.

Bergirang dan bergembiralah,*
hai kamu semua yang dulu berkabung bersama dia.

Semoga kamu dihibur dalam pelukannya yang mesra,*
dan dipuaskan dalam luapan kemuliaannya.

Sebab, demikianlah firman Tuhan,+
kesejahteraan Kualirkan ke Yerusalem bagaikan sungai,*
dan kemuliaan para bangsa Kulimpahkan kepadanya bagaikan bengawan.

Bagaikan bayi kamu akan digendong,*
kamu akan dibelai-belai dan dipangku.

Seperti seorang ibu menghibur anaknya,*
demikianpun Aku akan menghibur kamu.

Mengalami itu, kamu akan bersukaria,*
dan kamu akan mekar laksana bunga.

Ant.2: Tuhan mengalirkan kesejahteraan ke Yerusalem bagaikan sungai.

Ant.3: Betapa indahnya memuji Allah kita.

Mazmur 146 (147A)

Betapa indahnya memuji Allah kita,*
betapa manisnya meluhurkan Tuhan yang mulia.

Tuhan membangun kembali Yerusalem,*
Tuhan menghimpunkan umat Israel yang tercerai-berai.

Tuhan menghibur orang yang patah hati,*
dan menyembuhkan luka mereka.

Tuhan menentukan jumlah bintang,*
dan memberi nama kepada masing-masing.

Agunglah Tuhan kita dan mahakuasa,*
kearifanNya tidak terhingga.

Tuhanlah yang memberi hati kepada yang hina-dina,*
Ia menundukkan orang berdosa sampai ke debu.

Bernyanyilah bagi Tuhan dengan ucapan syukur,*
bermazmurlah bagi Allah dengan iringan kecapi.

Tuhanlah yang menutupi langit dengan awan,+
Ia menyediakan hujan bagi bumi,*
dan menumbuhkan rumput di lereng gunung.

Tuhanlah yang memberi makan kepada ternak,*
dan rezeki kepada burung gaggak.

Tuhan berkenan pada orang bukan karena kudanya yang cepat,*
bukan pula karen ototnya yang kuat,

tetapi Tuhan berkenan pada orang takwa,*
yang berharap pada kasih setiaNya.

Ant.3: Betapa indahnya memuji Allah kita.

Bacaan Singkat (Rom 8,18-21)

Sengsara zaman ini tidak sebanding dengan kemuliaan, yang akan dinyatakan kepada kita. Segala makhluk dengan rindu menantikan saat kemuliaan anak-anak Allah dinyatakan. Karena semua makhluk takluk kepada kesia-siaan, bukan karena kehendaknya sendiri, melainkan karena Dia yang telah menaklukkannya. Tetapi semua makhluk masih mempunyhai pengharapan akan dibebaskan dari belenggu kebinasaan, untuk memperoleh kebebasan mulia anak-anak Allah.

Lagu Singkat

P: Pagi hari, ya Tuhan,* Aku mengingat Engkau. U: Pagi. P: Sebab Engkau telah menjadi penolongku. U: Aku mengingat Engkau. P: Kemuliaan. U: Pagi.

Ant.Kidung: Tanamkanlah pengertian akan keselamatan dalam umatMu, ya Tuhan, dan ampunilah dosa kami.

KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Tanamkanlah pengertian akan keselamatan dalam umatMu, ya Tuhan, dan ampunilah dosa kami.

Doa Permohonan

Allah menyelamatkan umatNya. Marilah kita memuji Dia dan berkata:
U: Engkaulah kehidupan kami, ya Tuhan.
P: Terpujilah Engkau, Bapa tuhan kami Yesus Kristus, sebab dalam rahmatMu yang berlimpah Engkau melahirkan kami kembali kepada suatu hidup penuh pengharapan,* karena kebangkitan Yesus Kristus dari alam maut.
P: Manusia telah Kauciptakan menurut citraMu dan Kauperbaharui dalam Kristus,* maka ciptakanlah kami kembali menjadi serupa dengan PuteraMu.
P: Hati kami sering menaruh kedengkian dan kebencian,* curahkanlah ke dalamnya cinta kasih, karunia Roh kudus.
P: Berikanlah pada hari ini pekerjaan kepada para penganggur, rezeki kepada orang yang lapar, kegembiraan kepada yang berduka,* rahmat dan keselamatan kepada semua orang.

Bapa Kami

Doa Penutup

Ya Tuhan, berilah kami pengertian sejati akan keselamatan, agar kami dapat mengabdi kepadaMu tanpa takut dan berlaku kudus dan jujur di hadapanMu seumur hidup. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup...

Ibadat Tengah Hari

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

KAMIS IV SIANG

Madah

Kita bersama memuji
Tuhan Allah maha suci
Yang mengurniakan rahmat
Kepada seluruh umat.

Kita menyatakan hormat
Pada Tuhan penyelamat
Sambil sujud mohon berkat
Agar tabah lagi kuat.

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Yang memperoleh Roh suci
Pembaharu muka bumi. Amin.

Ant.1: Jika kamu mengasihi Aku, laksanakanlah perintah-perintahKu, sabda Tuhan.

Mazmur 118 (119),153-160

Lihatlah sengsaraku dan bebaskanlah aku,*
sebab aku tidak lupa akan hukumMu.

Perjuangkanlah perkaraku dan tolonglah aku,*
hidupkanlah aku sesuai dengan janjiMu.

Orang berdosa jauh dari keselamatanMu,*
sebab mereka tidak memperhatikan ketetapanMu.

Kasih setiaMu melimpah, ya Tuhan,*
hidupkanlah aku seturut sabdaMu.

Meskipun banyak yang mengejar dan membenci aku,*
namun aku tidak menyimpang dari peraturanMu.

Melihat orang murtad, aku merasa kesal,*
sebab mereka tidak berpegang pada perintahMu.

Lihatlah, Tuhan, betapa aku mencintai titahMu,*
hidupkanlah aku sesuai dengan kasih setiaMu.

FirmanMu seluruhnya benar, ya Allah kekal,*
keputusanMu seluruhnya adil.

Ant.1: Jika kamu mengasihi Aku, laksanakanlah perintah-perintahKu, sabda Tuhan.

Ant.2: Semoga Tuhan memberkati engkau dan memperkenankan engkau menikmati kemakmuran seumur hidup.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Ant.2: Semoga Tuhan memberkati engkau dan memperkenankan engkau menikmati kemakmuran seumur hidup.

Ant.3: Tuhan menyerang musuh-musuhmu untuk membela engkau.

Mazmur 128 (129)

Sejak masa mudaku aku sangat dianiaya,*
namun aku tidak dikalahkan.

Punggungku rasanya digarap bajak,*
alur demi alur punggungku digarap.

Semoga Tuhan yang adil,*
menghancurkan bajak itu.

Semoga mundurlah tersipu-sipu,*
semua orang yang membenci Sion.

Biarlah mereka seperti rumput di atas atap,*
yang menjadi layu sebelum dicabut,

yang tak akan digenggam oleh penyabit,*
tidak pula diberkas oleh penuai.

Mereka takkan mendengar salam "Berkat Tuhan bagimu",*
tak ada yang memberkati mereka.

Ant.3: Tuhan menyerang musuh-musuhmu untuk membela engkau.

Bacaan singkat (Keb 1,1-2)

Cintailah kejujuran, hai para pemimpin umat. Satukanlah dirimu dengan Tuhan dalam kebaikan dan carilah Dia dengan tulus ikhlas. Sebab Tuhan ditemukan oleh orang yang tidak mencobai Dia, dan Ia menyatakan diri kepada orang yang percaya kepadaNya.

P: Percayalah kepada Tuhan dan berbuatlah baik.
U: Tinggallah dalam tanah yang diberikan Tuhan.

Doa Penutup

Allah yang kekal dan kuasa, padamu tidak ada yang gelap, tidak ada yang tersembunyi. Maka sinarilah kami dengan terang cahayaMu, supaya kami dapat mengenal kehendakMu dan mengikuti bimbinganMu dengan rela dan setia. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Ibadat Sore

KAMIS IV SORE

Madah

Yesus Kristus Putra Bapa
Yang menjadi manusia
Kaulah cahaya dunia
Yang mencerahkan semua.

Bila semuanya lenyap
Engkau akan tinggal tetap
Bila segalanya musnah
Engkau tetap berkuasa.

Bila fajar tampil lagi
Terbit hari yang abadi
Kau meraja selamanya
Berjaya bersama Bapa. Amin.

Ant.1: Tuhanlah pengasih dan pembelaku, kepadaNya aku berharap.

Mazmur 143 (144) - I

Terpujilah Tuhan, pelindungku,*
yang mengajar tanganku bertempur dan lenganku berperang.

Dialah pengasih dan pembelaku,*
Dialah benteng dan pembebasku.

Dialah panglimaku, padaNya aku berharap,*
Dialah yang menundukkan para bangsa kepadaku.

Ya Tuhan, apakah manusia, sehingga Kauperhatikan,*
siapakah dia, sehingga Kaupelihara?

Manusia sesungguhnya angin belaka,*
hari hidupnya laksana bayang berlalu.

Ya Tuhan, bungkukkanlah langitMu dan turunlah,*
sentuhlah gunung-gemunung, sehingga berasap.

Lontarkanlah kilatMu dan cerai-beraikanlah musuh,*
lepaskanlah panahMu dan kacau-balaukan mereka.

Ulurkanlah tanganMu dari surga,+
tariklah dan lepaskan daku dari banjir,*
dan dari tangan orang asing.

Mereka membualkan fitnah dan dusta,*
dan mengangkat tangan untuk bersumpah palsu.

Ant.1: Tuhanlah pengasih dan pembelaku, kepadaNya aku berharap.

Ant.2: Berbahagialah bangsa yang Allahnya ialah Tuhan.

Mazmur 143 (144) - II

Ya Allah, aku hendak melagukan nyanyian baru bagiMu,*
dan bermazmur bagiMu dengan iringan kecapi.

Sebab Engkaulah yang memberikan kemenangan kepada rajaMu,*
Engkaulah yang membebaskan Daud, hambaMu.

Luputkanlah aku dari pedang orang jahat,*
lepaskanlah aku dari tangan orang asing.

Mereka membualkan fitnah dan dusta,*
dan mengangkat tangan untuk bersumpah palsu.

Semoga para pemuda kita diberkati,*
tumbuh gagah bagaikan pohon pada masa mudanya.

Semoga para pemudi kita langsing bagaikan tiang berukir,*
bagaikan tiang hiasan istana.

Semoga lumbung kita penuh,*
berlimpahkan hasil bumi beraneka ragam.

Semoga domba kita berkembang biak beribu-ribu,+
bahkan berjuta-juta di padang kita,*
semoga ternak kita segar dan makmur semuanya.

Semoga tiada serbuan, tiada pula pembuangan,*
semoga tiada ratap tangis di kampung halaman kita.

Berbagialah bangsa yang demikian adanya,*
berbahagialah bangsa yang Allahnya ialah Tuhan.

Ant.2: Berbahagialah bangsa yang Allahnya ialah Tuhan.

Ant.3: Sekarang telah tiba keselamatan, kekuatan dan pemerintahan Allah kita.

Why 11,17-18;12,10-12

Kami mengucap syukur kepadaMu, ya Tuhan,*
Allah yang mahakuasa, yang ada dahulu dan sekarang.

Sebab Engkau telah memangku kekuasaanMu yang besar,*
dan mulai memerintah sebagai raja.

Semua bangsa marah,+
maka tibalah kemurkaanMu,*
tibalah saat orang mati dihakimi.

Dan tibalah saat memberi ganjaran kepada para hambaMu,+
yaitu para nabi, para kudus dan semua orang takwa,*
baik yang kecil maupun yang besar.

Sekarang telah tiba keselamatan,+
kekuatan dan pemerintahan Allah kita,*
telah tiba kekuasaan raja yang diurapiNya.

Karena si pendakwa, saudara-saudara kita telah dijatuhkan,*
yang mendakwa mereka siang malam di hadapan Allah kita.

Tetapi mereka mengalahkan dia berkat darah Anakdomba,*
dan berkat kesaksian mereka.

Mereka tidak segan-segan mempertaruhkan nyawanya,*
oleh karena itu bersukacitalah, hai surga dan para penghuninya.

Ant.3: Sekarang telah tiba keselamatan, kekuatan dan pemerintahan Allah kita.

Bacaan singkat (lh. Kol 1,23)

Hendaklah kamu bertekun dalam iman, tetap teguh dan tidak bergoncang. Jangan kamu menyimpang dari pengharapan Ijil yang telah kamu dengar, dan yang telah diwartakan kepada semua makhluk yang ada di bawah kolong langit.

Lagu Singkat

P: Tuhanlah gembalaku,* Aku takkan berkekurangan. U: Tuhanlah. P: Ia membaringkan daku di padang rumput yang hijau. U: Aku takkan berkekurangan. P: Kemuliaan. U: Tuhanlah.

Ant.Kidung: Tuhan memuaskan orang yang lapar akan keadilan dan melimpahi mereka dengan kebaikan.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung: Tuhan memuaskan orang yang lapar akan keadilan dan melimpahi mereka dengan kebaikan.

Doa Permohonan

Kristuslah cahaya para bangsa dan kesukaan setiap makhluk. Marilah kita dengan gembira memanjatkan doa dan berkata:
U: Berilah terang, damai dan sejahtera, ya Tuhan.
P: Cahaya abadi dan sabda Bapa, Engkau datang menyelamatkan semua orang,* bimbinglah para calon baptis kami dan terangilah mereka.
P: Janganlah memperhatikan kejahatan kami, ya Tuihan,* sebab Engkau murah hati dan berbelaskasih.
P: Engkau memberi manusia kecakapan untuk menyelidiki rahasia alam guna mengatur dunia,* semoga ilmu dan karya manusia memuliakan Dikau dan membahagiakan semua orang.
P: Lindungilah mereka yang membaktikan diri demi kepentingan sadudara-saudaranya,* agar mereka bebas dan tanpa gangguan dapat menjalankan keryanya.
P: Tuhan, ingalah semua orang yang meninggal dengan harapan akan bangkit lagi,* dan hantarkanlah mereka kepada terang cahayaMu.

Bapa Kami

Doa Penutup

Ya Tuhan, sambutlah dengan rela ibadat sore kami ini. Semoga kami mengikuti jejak PuteraMu, berbuat baik dengan sabar dan tekun serta menghasilkan buah berlimpah. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup...

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - KAMIS

Doa Tobat

P: Kasihanilah kami, ya Tuhan.
U: Sebab kami orang yang berdosa.
P: Tunjukkanlah belaskasihanMu kepada kami, ya Tuhan.
U: Dan anugerahkan keselamatan kepada kami.
P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Menjelang datangnya malam
Kami menghadap wajahMu
Untuk menghaturkan salam
Sambil mohon doa restu.

Sambutlah dalam tanganMu
Hidup serta segalanya
Simpanlah dalam hatiMu
Harapan kami semua.

Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Kabulkanlah doa kami
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant: Tubuhku beristirahat dengan tenteram.

Mazmur 15 (16)

Jagalah aku, ya Allah, sebab aku berlindung kepadamu,+
Aku mengakui: Engkaulah Tuhanku,*
tiada kebahagiaan bagiku selain Dikau.

Orang-orang saleh di negeri ini,*
kumuliakan dan kujunjung tinggi.

Tetapi orang yang mengikuti dewa-dewa,*
menjatuhkan dirinya dalam jurang malapetaka.

Aku tidak ikut mempersembahkan kurban kepada dewa-dewa,*
bahkan bibirku takkan menyebut namanya.

Tuhan, Engkaulah milik pusaka dan warisanku,*
dalam tanganMulah nasibku.

Tanah permai akan menjadi bagianku,*
milik pusakaku menyenangkan hatiku.

Aku memuji Tuhan yang selalu menasihati aku,*
bahkan waktu malampun Ia berbicara dalam hatiku.

Aku selalu ingat akan Tuhan,*
aku tidak goyah, karena Ia ada di sampingku.

Sebab itu hatiku bergembira, dan jiwaku bersorak,*
dan tubuhku beristirahat dengan tenteram.

Aku tak akan Kauserahkan kepada alam maut,*
dan kekasihMu takkan Kaubiarkan turun ke liang kubur.

Engkau akan menunjukkan kepadaku jalan kehidupan.+
Di hadapanMu terdapat sukacita berlimpah,*
padaMulah kebahagiaan selama-lamanya.

Ant.: Tubuhku beristirahat dengan tenteram.

Bacaan singkat (1Tes 5,23)

Semoga Allah, pembawa damai, menguduskan kamu sepenuh-penuhnya. Moga-moga roh, jiwa dan ragamu seluruhnya terpelihara tanpa cela pada kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus.

Lagu singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, Allah kami, semoga berkat perlindunganMu kami dapat tidur nyenyak dan melepaskan lelah sesudah pekerjaan hari ini. Kuatkanlah kami dengan bantuanMu, supaya kami mampu membaktikan diri kepadaMu dengan segenap jiwa raga kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam ya ratu surgawi,
salam, bunda Putra ilahi.
Darimulah hidup kami
memperoleh terang suci.
Bersukalah, ya Maria,
bunda yang paling jelita.
Hiduplah, bunda mulia,
doakanlah kami semua.

Santo-Santa

S. Lukas

Penginjil · abad ke-1

Lukas berasal dari Antiokhia dan berprofesi sebagai tabib. Ia bukan orang Yahudi, dan diyakini sebagai satu-satunya penulis non-Yahudi dalam Perjanjian Baru. Ia tidak termasuk kelompok murid pertama Yesus, melainkan mengenal Kristus melalui pewartaan Rasul Paulus, yang kemudian menjadikannya teman seperjalanan dan rekan sekerja. Paulus dengan hangat menyebutnya "tabib yang dikasihi" (Kolose 4:14).

Lukas menulis Injil ketiga, yang dikenal lembut dan penuh belas kasih, menonjolkan perhatian Yesus kepada kaum miskin, perempuan, dan orang berdosa yang bertobat. Kepadanyalah kita berutang kisah-kisah yang dicintai umat seperti perumpamaan Anak yang Hilang, orang Samaria yang murah hati, serta nyanyian Maria, Magnificat. Ia juga menulis Kisah Para Rasul sebagai kelanjutannya, mengisahkan lahir dan tumbuhnya Gereja perdana. Kedua kitab itu ia alamatkan kepada seseorang bernama Teofilus.

Tradisi menyebut Lukas sebagai pelukis yang membuat gambar Bunda Maria, sehingga ia dihormati pula oleh para seniman. Sebagai tabib Kristen yang termasyhur, ia menjadi pelindung para dokter.

Pelindung: para dokter, ahli bedah, dan seniman.

Santo Lukas

Pengarang Injil

Lukas lahir di Antiokia dari sebuah keluarga kafir. Pada masa itu Antiokia adalah kota termasyhur ketiga di Kekaisaran Romawi karena luas dan makmur. Ke sanalah orang-orang Kristen pertama menyebar karena penganiayaan orang-orang Yahudi. Di sana mereka mewartakan Tuhan dan berhasil mentobatkan banyak orang kafir, baik Yahudi maupun Yunani. Salah satu orang Antiokia yang bertobat ialah Lukanos, atau lazim dikenal dengan Lukas. Beliau seorang tabib terkemuka di kota itu.

Setelah bertobat, ia menggabungkan diri dengan Paulus, menemaninya dalam perjalanan misioner ke Makedonia, dan bersamanya ke Yerusalem dan ke Roma. Di Yerusalem, Paulus ditangkap lalu ditahan dalam penjara selama dua tahun. Lukas mengunjunginya dengan setia. Sangat boleh jadi bahwa pada waktu itu Lukas mulai mengumpulkan bahan-bahan yang dipergunakannya dalam menulis Kitab Injilnya dan bagian pertama Kisah para Rasul.

Dari bahasanya yang halus dan keahliannya dalam mengarang, diketahui bahwa Lukas adalah seorang yang terdidik. Pandangannya tentu sangat dipengaruhi oleh pandangan dan ajaran Paulus. Ia sebagaimana Paulus, menekankan bahwa keselamatan Allah dimaksudkan bagi semua bangsa. Ia menaruh perhatian khusus terhadap orang-orang miskin dan hina-dina dan ia suka menunjukkan bagaimana Allah berbelaskasih kepada manusia dan rela mengampuni. Ditampilkannya juga peranan wanita-wanita yang turut serta melibatkan diri dalam tugas perutusan Kristus serta dengan setia melayani Dia serta para Rasul. Ia seorang yang bekerja dengan teliti dan memeriksa kebenaran cerita yang didengarnya. Di samping Injil, Lukas juga menulis Kisah para Rasul yang menggambarkan perkembangan Gereja dari saat Kristus naik ke surga sampai saat Paulus tiba di Roma.

Menurut Lukas, kabar gembira ditujukan kepada semua orang, khususnya kepada orang-orang lemah dan hina-dina, kepada kaum fakir miskin dan para pendosa. Oleh karena itu, Injil Lukas biasa disebut "Injil Kerahiman Allah" atau "Injil Cinta Allah". Lihat saja misalnya, peristiwa pembangkitan anak muda dari Naim dan belaskasih Yesus pada ibunya, sikap Yesus kepada Maria Magdalena yang mengurapi kaki Yesus, kisah Zakeus pemungut cukai; dari antara perumpamaan-perumpamaan di dalam Injilnya, terdapat dua perumpamaan yang sangat indah: Anak yang hilang dari orang Samaria yang baik hati.

Sebagai pengarang Injil, ia diberi lambang lembu yang dikenal sebagai binatang persembahan karena ia memulai Injilnya dengan imam Zakaria yang membawa korban persernbahan di Bait Allah Yerusalem. Lukas meninggal dunia pada usia 84 tahun sebagai martir. Ia dihormati sebagai pelindung para pelukis.