Jumat, 8 Juni 2029

Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus

Hari Raya

Bacaan Misa

Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.

Bacaan Pertama 1 Raja-Raja 19:9a,11-16

Di sana masuklah ia ke dalam sebuah gua dan bermalam di situ. Maka firman TUHAN datang kepadanya, demikian: "Apakah kerjamu di sini, hai Elia?" Lalu firman-Nya: "Keluarlah dan berdiri di atas gunung itu di hadapan TUHAN!" Maka TUHAN lalu! Angin besar dan kuat, yang membelah gunung-gunung dan memecahkan bukit-bukit batu, mendahului TUHAN. Tetapi tidak ada TUHAN dalam angin itu. Dan sesudah angin itu datanglah gempa. Tetapi tidak ada TUHAN dalam gempa itu. Dan sesudah gempa itu datanglah api. Tetapi tidak ada TUHAN dalam api itu. Dan sesudah api itu datanglah bunyi angin sepoi-sepoi basa. Segera sesudah Elia mendengarnya, ia menyelubungi mukanya dengan jubahnya, lalu pergi ke luar dan berdiri di pintu gua itu. Maka datanglah suara kepadanya yang berbunyi: "Apakah kerjamu di sini, hai Elia?" Jawabnya: "Aku bekerja segiat-giatnya bagi TUHAN, Allah semesta alam, karena orang Israel meninggalkan perjanjian-Mu, meruntuhkan mezbah-mezbah-Mu dan membunuh nabi-nabi-Mu dengan pedang; hanya aku seorang dirilah yang masih hidup, dan mereka ingin mencabut nyawaku." Firman TUHAN kepadanya: "Pergilah, kembalilah ke jalanmu, melalui padang gurun ke Damsyik, dan setelah engkau sampai, engkau harus mengurapi Hazael menjadi raja atas Aram. Juga Yehu, cucu Nimsi, haruslah kauurapi menjadi raja atas Israel, dan Elisa bin Safat, dari Abel-Mehola, harus kauurapi menjadi nabi menggantikan engkau.

Mazmur Tanggapan Mazmur 27:7-9,13-14

Dengarlah, TUHAN, seruan yang kusampaikan, kasihanilah aku dan jawablah aku!
Hatiku mengikuti firman-Mu: "Carilah wajah-Ku"; maka wajah-Mu kucari, ya TUHAN.
Janganlah menyembunyikan wajah-Mu kepadaku, janganlah menolak hamba-Mu ini dengan murka; Engkaulah pertolonganku, janganlah membuang aku dan janganlah meninggalkan aku, ya Allah penyelamatku!
Sesungguhnya, aku percaya akan melihat kebaikan TUHAN di negeri orang-orang yang hidup!
Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!

Bacaan Injil Matius 5:27-32

Kamu telah mendengar firman: Jangan berzinah. Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya. Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka. Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh masuk neraka. Telah difirmankan juga: Siapa yang menceraikan isterinya harus memberi surat cerai kepadanya. Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang menceraikan isterinya kecuali karena zinah, ia menjadikan isterinya berzinah; dan siapa yang kawin dengan perempuan yang diceraikan, ia berbuat zinah.

Renungan

Suara yang Pelan

Perhatikanlah cara orang membangunkan anak kecil yang tertidur. Ibu yang baik tidak membentak. Ia mendekat, menepuk pelan, memanggil nama dengan suara yang nyaris bisik. Yang keras membangunkan dengan kaget. Yang pelan membangunkan dengan selamat.

Elia sedang tertidur di dalam guanya, bukan tidur badan melainkan tidur harapan. Nabi besar itu baru saja menang melawan ratusan nabi Baal, lalu diancam bunuh dan lari ketakutan. Ia merasa gagal total dan tinggal seorang diri. Kepadanya Allah berjanji akan lewat. Maka datanglah angin besar yang membelah gunung. Tetapi tidak ada TUHAN dalam angin itu. Datang gempa. Tidak ada TUHAN dalam gempa. Datang api. Tidak juga. Sesudah semuanya, terdengar bunyi angin sepoi-sepoi basa. Dan Elia menyelubungi mukanya, sebab ia tahu: inilah Dia.

Pada Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus, bacaan ini seperti membuka tirai ke dalam dada Allah. Kita sering membayangkan kuasa Allah dengan gambar angin, gempa, dan api. Allah sendiri rupanya lebih suka memperkenalkan diri lewat yang pelan. Hati Yesus tidak pernah digambarkan-Nya sebagai hati yang menggelegar. Belajarlah pada-Ku, kata-Nya di tempat lain, karena Aku lemah lembut dan rendah hati. Kekuatan yang paling besar di dunia ini ternyata tidak berisik.

Menarik bahwa suara pelan itu tidak datang untuk memanjakan Elia. Sesudah menyapa, Allah memberinya tugas baru: pergilah, kembalilah ke jalanmu, urapilah raja dan penggantimu. Kelembutan hati Allah bukan kelembekan. Ia menyembuhkan orang yang patah justru dengan mempercayainya lagi.

Injil hari ini pun berbicara tentang hati. Yesus memindahkan urusan dosa dari tangan ke hati: zinah tidak mulai di tempat tidur, melainkan di dalam pandangan dan keinginan yang dipelihara. Kalau hati Allah adalah pusat kasih-Nya, hati manusia adalah pusat pertempurannya. Yang satu memancarkan, yang lain harus dijaga.

Maka pertanyaan hari raya ini sederhana. Di antara sekian suara yang masuk ke hati kita setiap hari, suara keras yang menuntut dan suara pelan yang mengasihi, mana yang kita beri kursi paling depan? Allah masih berbicara seperti kepada Elia. Pelan. Dan yang pelan hanya terdengar oleh yang mau hening.

Ya Yesus yang berhati lemah lembut, jadikanlah hatiku serupa dengan hati-Mu: teduh untuk didiami, hening untuk mendengar-Mu, dan setia untuk diutus kembali. Amin.

Invitatorium

JUMAT I PAGI

Pembukaan

Ant. Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab kekal abadi kasih setiaNya.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa...
Seperti pada...

Ant. Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab kekal abadi kasih setiaNya.

Ibadat Bacaan

Ibadat Bacaan untuk Kamis Paskah, Peringatan Santo Bonifasius, Uskup dan Martir

Ya Allah, datanglah menolong aku.

Tuhan, bersegeralah menolong aku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

MADAH

Lihatlah! di sekeliling takhta, suatu laskar mulia,

Para kudus berdiri dalam jutaan tak terhitung;

Dari setiap lidah yang ditebus bagi Allah,

Berpakaian jubah yang dicuci dalam darah,

Alleluya.
Melalui kesengsaraan besar mereka datang;

Mereka memikul salib, menghina rasa malu;

Dari segala jerih lelah mereka kini beristirahat,

Dalam kemuliaan abadi Allah yang diberkati,

Alleluya.
Mereka melihat Juruselamat mereka muka dengan muka;

Dan menyanyikan kemenangan rahmat-Nya;

Dia siang dan malam, mereka tak henti memuji,

Kepada-Nya mereka menaikkan syukur yang nyaring,

Alleluya.
“Layaklah Anak Domba, yang disembelih bagi orang berdosa,

Melalui tahun-tahun tak berkesudahan untuk hidup dan memerintah;

Engkau telah menebus kami dengan darah-Mu,

Dan menjadikan kami raja dan imam bagi Allah.”

Alleluya.
Oh, semoga kami menapaki jalan suci

Yang dilalui para kudus dan martir suci;

Berjuang sampai akhir dalam perjuangan mulia,

Dan memenangkan, seperti mereka, mahkota kehidupan,

Alleluya.

PSALMODI

Ant. 1 Pandanglah kami, Tuhan, dan lihatlah betapa kami dihina, alleluya.

Mazmur 89:39-53

Ratapan atas kejatuhan dinasti Daud

Ia telah membangkitkan bagi kita seorang Juruselamat yang perkasa, lahir dari keturunan Daud, hamba-Nya (Lukas 1:69).

I
Namun Engkau telah menolak dan mencampakkan

dan murka terhadap orang yang telah Engkau urapi.

Engkau telah melanggar perjanjian-Mu dengan hamba-Mu

dan mencemarkan mahkotanya dalam debu.
Engkau telah merobohkan semua temboknya

dan meruntuhkan benteng-bentengnya.

Ia dijarah oleh semua yang lewat:

ia telah menjadi ejekan tetangganya.
Engkau telah meninggikan tangan kanan musuh-musuhnya;

Engkau telah membuat semua musuh-Nya bersukacita.

Engkau telah membuat pedangnya menyerah,

Engkau tidak menopangnya dalam pertempuran.
Engkau telah mengakhiri kemuliaan-Nya;

Engkau telah melemparkan takhta-Nya ke tanah.

Engkau telah mempersingkat tahun-tahun masa mudanya;

Engkau telah menumpuk aib padanya.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Pandanglah kami, Tuhan, dan lihatlah betapa kami dihina, alleluya.

Ant. 2 Akulah akar dan keturunan Daud; Akulah bintang pagi, alleluya.

II
Berapa lama, ya Tuhan? Akankah Engkau menyembunyikan diri selamanya?

Berapa lama murka-Mu akan membakar seperti api?

Ingatlah, Tuhan, singkatnya hidupku

dan betapa rapuhnya Engkau telah menjadikan anak-anak manusia.

Manusia mana yang dapat hidup dan tidak pernah melihat kematian?

Siapa yang dapat menyelamatkan dirinya dari cengkeraman kubur?
Di manakah belas kasihan-Mu di masa lalu, ya Tuhan,

yang telah Engkau sumpah dalam kesetiaan-Mu kepada Daud?

Ingatlah, Tuhan, bagaimana hamba-Mu diejek,

bagaimana aku harus menanggung semua penghinaan bangsa-bangsa.

Demikianlah musuh-musuh-Mu mengejek aku, ya Tuhan,

mengejek orang yang Engkau urapi di setiap langkah.
Terpujilah Tuhan selama-lamanya.

Amin, amin!
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Tuhan, Allah yang penuh belas kasihan dan kesetiaan, Engkau membuat perjanjian baru dan abadi dengan manusia dan memeteraikannya dalam darah Putra-Mu. Ampunilah kebodohan ketidaksetiaan kami dan buatlah kami menaati perintah-perintah-Mu, agar dalam perjanjian baru kami, kami dapat menjadi saksi dan pewarta kesetiaan dan kasih-Mu di bumi, dan turut serta dalam kemuliaan-Mu di surga.

Ant. Akulah akar dan keturunan Daud; Akulah bintang pagi, alleluya.

Ant. 3 Tahun-tahun kami layu seperti rumput, tetapi Engkau, Tuhan Allah, kekal, alleluya.

Mazmur 90

Semoga kami hidup dalam cahaya Allah

Tidak ada waktu bagi Allah: seribu tahun, satu hari: semuanya sama (2 Petrus 3:8).

Ya Tuhan, Engkau telah menjadi perlindungan kami

dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Sebelum gunung-gunung lahir

atau bumi atau dunia diciptakan,

Engkau adalah Allah, tanpa awal atau akhir.
Engkau mengembalikan manusia menjadi debu

dan berkata: “Kembalilah, anak-anak manusia.”

Di mata-Mu seribu tahun

adalah seperti kemarin, datang dan pergi,

tidak lebih dari jaga malam.
Engkau menyapu manusia seperti mimpi,

seperti rumput yang tumbuh di pagi hari.

Di pagi hari ia tumbuh dan berbunga:

menjelang malam ia layu dan pudar.
Maka kami dihancurkan dalam murka-Mu,

terkena teror dalam amarah-Mu.

Kesalahan kami terbuka di hadapan-Mu;

rahasia kami dalam terang wajah-Mu.
Semua hari kami berlalu dalam murka-Mu.

Hidup kami berakhir seperti desahan.

Jangka waktu kami tujuh puluh tahun

atau delapan puluh bagi mereka yang kuat.
Dan sebagian besar dari ini adalah kekosongan dan rasa sakit.

Mereka berlalu dengan cepat dan kami pun tiada.

Siapa yang memahami kekuatan murka-Mu

dan takut akan kekuatan amarah-Mu?
Buatlah kami mengetahui singkatnya hidup kami

agar kami memperoleh hikmat hati.

Tuhan, berbelas kasihanlah! Apakah murka-Mu selamanya?

Tunjukkan belas kasihan kepada hamba-hamba-Mu.
Di pagi hari, penuhilah kami dengan kasih-Mu;

kami akan bersukacita dan bergembira sepanjang hari-hari kami.

Berikanlah kami sukacita untuk menyeimbangkan penderitaan kami

untuk tahun-tahun ketika kami mengalami kemalangan.
Tunjukkanlah karya-Mu kepada hamba-hamba-Mu;

biarkan kemuliaan-Mu bersinar pada anak-anak mereka.

Biarlah kemurahan Tuhan menyertai kami:

berikanlah keberhasilan pada pekerjaan tangan kami,

berikanlah keberhasilan pada pekerjaan tangan kami.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Bapa yang kekal, Engkau memberi kami hidup meskipun kami bersalah dan bahkan menambahkan hari dan tahun pada hidup kami untuk memberi kami hikmat. Buatlah kami mengasihi dan menaati Engkau, agar pekerjaan tangan kami selalu menunjukkan apa yang telah dilakukan tangan-Mu, sampai hari kami memandang keindahan wajah-Mu.

Ant. Tahun-tahun kami layu seperti rumput, tetapi Engkau, Tuhan Allah, kekal, alleluya.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Aku telah mengalami kesengsaraan dan kesusahan (alleluya).

Tetapi dalam perintah-Mu aku menemukan penghiburan (alleluya).

BACAAN

Bacaan Pertama

Dari surat pertama Rasul Yohanes

1 Yohanes 5:13-21

Doa untuk orang berdosa
Ini kutuliskan kepadamu, supaya kamu tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal—kamu yang percaya kepada nama Anak Allah.
Dan inilah keberanian kita di hadapan Allah, yaitu bahwa Ia mendengarkan kita, jikalau kita meminta sesuatu menurut kehendak-Nya. Dan jikalau kita tahu, bahwa Ia mendengarkan kita, apa pun yang kita minta, maka kita tahu, bahwa kita telah memperoleh apa yang kita minta dari-Nya. Apabila seorang melihat saudaranya berbuat dosa, yaitu dosa yang tidak mendatangkan maut, hendaklah ia berdoa kepada Allah, dan Allah akan memberikan hidup kepadanya, yaitu kepada mereka yang tidak berbuat dosa yang mendatangkan maut. Ada dosa yang mendatangkan maut; tentang itu tidak kukatakan, bahwa ia harus berdoa. Memang semua kejahatan adalah dosa, tetapi tidak semua dosa mendatangkan maut.
Kita tahu, bahwa setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa; melainkan Dia yang lahir dari Allah melindungi dia, dan si jahat tidak dapat menjamahnya. Kita tahu, bahwa kita berasal dari Allah dan seluruh dunia berada di bawah kuasa si jahat. Kita tahu juga, bahwa Anak Allah telah datang dan telah mengaruniakan pengertian kepada kita, supaya kita mengenal Yang Benar; dan kita ada di dalam Yang Benar, yaitu di dalam Anak-Nya Yesus Kristus. Dia adalah Allah yang benar dan hidup yang kekal.
Anak-anakku, waspadalah terhadap berhala-berhala.

RESPONSORIUM 1 Yohanes 5:20; Yohanes 1:18

Kita tahu bahwa Anak Allah telah datang

dan memberi kita pengertian agar kita dapat mengenal Allah yang benar, alleluya.
Tidak seorang pun pernah melihat Allah; Anak Tunggal, yang paling dekat di hati Bapa, telah menyatakan-Nya.

Dan memberi kita pengertian agar kita dapat mengenal Allah yang benar, alleluya.
Bacaan Kedua

Dari surat Santo Bonifasius, uskup dan martir

Gembala yang cermat menjaga kawanan Kristus
Dalam pelayarannya melintasi samudra dunia ini, Gereja bagaikan kapal besar yang dihantam gelombang berbagai tekanan hidup. Tugas kita bukanlah meninggalkan kapal tetapi menjaganya tetap pada jalurnya.
Para bapa kuno menunjukkan kepada kita bagaimana kita harus melaksanakan tugas ini: Klemens, Kornelius dan banyak lainnya di kota Roma, Siprianus di Kartago, Athanasius di Aleksandria. Mereka semua hidup di bawah kaisar-kaisar yang kafir; mereka semua mengemudikan kapal Kristus—atau lebih tepatnya mempelai-Nya yang paling terkasih, Gereja. Ini mereka lakukan dengan mengajar dan membela dia, dengan jerih lelah dan penderitaan mereka, bahkan sampai menumpahkan darah.
Aku ketakutan ketika memikirkan semua ini. Ketakutan dan kegentaran menimpaku dan kegelapan dosa-dosaku hampir menutupi diriku. Aku akan dengan senang hati melepaskan tugas membimbing Gereja yang telah kuterima jika aku dapat menemukan tindakan semacam itu dibenarkan oleh teladan para bapa atau oleh Kitab Suci.
Karena demikianlah halnya, dan karena kebenaran dapat diserang tetapi tidak pernah dikalahkan atau dipalsukan, dengan pikiran kita yang lelah marilah kita beralih kepada perkataan Salomo: Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu dan jangan bersandar pada pengertianmu sendiri. Pikirkanlah Dia dalam segala jalanmu, dan Dia akan meluruskan jalanmu. Di tempat lain ia berkata: Nama Tuhan adalah menara yang tak tertembus. Orang benar mencari perlindungan di dalamnya dan ia akan diselamatkan.
Marilah kita teguh dalam kebenaran dan mempersiapkan jiwa kita untuk pencobaan. Marilah kita menantikan pertolongan penguatan Allah dan berkata kepada-Nya: Ya Tuhan, Engkau telah menjadi perlindungan kami dalam segala generasi.
Marilah kita percaya kepada Dia yang telah menempatkan beban ini di atas kita. Apa yang tidak dapat kita tanggung sendiri, marilah kita tanggung dengan pertolongan Kristus. Sebab Dia mahakuasa dan Dia berkata kepada kita: Kuk-Ku mudah dan beban-Ku ringan.
Marilah kita melanjutkan perjuangan pada hari Tuhan. Hari-hari kesengsaraan dan penderitaan telah menimpa kita; jika Allah menghendaki, marilah kita mati demi hukum-hukum suci para bapa kita, agar kita layak memperoleh warisan abadi bersama mereka.
Janganlah kita menjadi anjing yang tidak menggonggong atau penonton yang diam atau hamba upahan yang lari sebelum serigala. Sebaliknya, marilah kita menjadi gembala yang cermat yang menjaga kawanan Kristus. Marilah kita memberitakan seluruh rencana Allah kepada yang berkuasa dan kepada yang rendah hati, kepada yang kaya dan kepada yang miskin, kepada pria dari setiap pangkat dan usia, sejauh Allah memberi kita kekuatan, pada waktu yang tepat dan tidak tepat, seperti yang ditulis Santo Gregorius dalam bukunya Instruksi Pastoral.

RESPONSORIUM 1 Tesalonika 2:8; Galatia 4:19

Aku telah rindu untuk memberimu Injil, dan lebih dari itu, untuk memberimu hidupku sendiri;

kamu telah menjadi sangat berharga bagiku.
Anak-anakku, aku seperti seorang ibu yang melahirkanmu, sampai Kristus terbentuk dalam dirimu.

Kamu telah menjadi sangat berharga bagiku.

DOA PENUTUP

Semoga Martir Santo Bonifasius

menjadi pembela kami, ya Tuhan,

agar kami dapat dengan teguh memegang iman yang dia ajarkan

dengan bibirnya dan dimeteraikan dalam darahnya

dan dengan yakin mengakuinya dengan perbuatan kami.

Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

JUMAT III PAGI

Pembukaan

Ant. Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab kekal abadi kasih setia-Nya.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kami bernyanyi bagi Tuhan,

bersorak-sorai bagi penyelamat kami.

Menghadap wajah-Nya dengan lagu syukur,

menghormati-Nya dengan pujian.
Tuhanlah Allah Yang Agung,

merajai segala dewa.

Dasar bumi terletak di tangan-Nya,

puncak gunungpun milik-Nya.

Milik-Nyalah laut, Dia membuatnya,

daratanpun buatan tangan-Nya.
Mari bersujud dan menyembah,

berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kami.

Dialah Allah kami, kami umat-Nya,

Dialah gembala kami, kami kawanan-Nya.
Hari ini dengarkanlah suara-Nya:

“Jangan bertegar hati seperti di Meriba,

seperti di Masa, di padang gurun;

ketika leluhurmu mencobai Aku,

walau menyaksikan karya-Ku Yang Agung.
Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;

maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,

mereka tidak mengerti maksud bimbingan-Ku.

Sebab Aku bersumpah dalam murka-Ku:

Mereka takkan beristirahat bersama Aku”.
Kemuliaan kepada Bapa…

Seperti pada…

Ant. Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab kekal abadi kasih setia-Nya.

Madah

Meski Kristus ada di setiap waktu

Namun jangan tunda janganlah menunggu

Carilah wajah-Nya sekarangpun juga

Tanpa menantikan senja.
Kristus sungguh ada dalam diri kami

Meski kami hina meski kami papa

Carilah wajah-Nya serukan nama-Nya

Kita pasti dibimbing-Nya.
Ya Bapa surgawi tolonglah hamba-Mu

Agar mengikuti Roh Kudus selalu

Hingga hari ini kami sungguh mampu

Mencari wajah Putra-Mu. Amin.

Ant.1: Terhadap Engkaulah aku berdosa, ya Tuhan, kasihanilah aku.

Mazmur 50 (51)

Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu,*

menurut besarnya rahmat-Mu, hapuskanlah kesalahanku.
Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku,*

dan cucilah aku dari dosaku.
Kusadari pelanggaranku,*

dosaku selalu membayang di hadapan mataku.
Terhadap Engkau, terhadap Engkaulah aku berdosa,*

yang jahat di hadapan-Mu kulakukan.
Jadi ternyata Engkau adil bila menghukum aku,*

dan tepatlah keputusan-Mu.
Sungguh aku dIllahirkan dalam kesalahan,*

dan dalam dosa aku dikandung ibu.
Sungguh Engkau berkenan akan ketulusan hati,*

Engkau meresapkan kebijaksanaan ke dalam batinku.
Bersihkanlah aku, agar aku jadi murni,*

basuhlah aku agar jadi putih melebihi salju.
Sampaikanlah kabar sukacita kepadaku,*

semoga hati yang Kauremukkan bersorak gembira.
Palingkanlah wajah-Mu dari dosaku,*

hapuskanlah segala kesalahanku.
Ciptakanlah hati murni bagiku, ya Allah,*

baharuilah semangat tabah dalam batinku.
Janganlah Kaubuang aku dari hadapan-Mu,*

janganlah Kauambil roh-Mu yang kudus dari padaku.
Kembalikanlah kepadaku kegembiraan atas keselamatan-Mu,*

dan berilah aku semangat yang rela.
Maka aku akan mengajarkan sikap hati-Mu kepada orang berdosa,*

supaya mereka kembali kepada-Mu.
Lepaskanlah aku dari dosa pembunuhan, ya Allah penyelamatku,*

maka aku akan memashyurkan keadilan-Mu.
Ya Tuhan, sudilah membuka bibirku,*

supaya mulutku mewartakan pujian-Mu.
Engkau tak berkenan akan kurban sembelihan,*

kurban bakar yang kupersembahkan, tidak Kausukai.
Persembahan kepada Allah, ialah jiwa yang menyesal,*

hati remuk redam takkan Kautolak.

Ant.1: Terhadap Engkaulah aku berdosa, ya Tuhan, kasihanilah aku.

Ant.2: Ya Tuhan, kami tahu bahwa kami orang berdosa.

Yer 14,17-21
Mataku becucuran air mata,*

siang malam tiada hentinya.
Sebab malapetaka besar menimpa rakyatku,*

suatu malapetaka yang amat besar.
Bila aku keluar ke padang,*

kulihat orang yang ditembusi pedang.
Bila aku masuk kota,*

kulihat orang yang merana kelaparan.
Bahkan nabi dan imampun,*

berkeliaran tanpa tujuan.
Sungguhkah Yehuda Kautolak sama sekali?+

Merasa muakkah Engkau terhadap Sion?*

Mengapa kami Kaupukul tanpa harapan akan sembuh?
Kami berharap akan selamat, tetapi tak ada kabar baik.*

Kami berharap akan sembuh, tetapi hanya ada kegelisahan.
Ya Tuhan, kami tahu bahwa kami orang berdosa,+

dan bahwa leluhur kami berbuat jahat.*

Sungguh, kami telah berdosa terhadap-Mu.
Demi kemuliaan nama-Mu, janganlah menolak kami,+

janganlah membiarkan takhta-Mu yang mulia dihinakan.*

Ingatlah, ya Tuhan, jangan membatalkan perjanjian-Mu dengan kami.

Ant.2: Ya Tuhan, kami tahu bahwa kami orang berdosa.

Ant.3: Tuhan Allah, kami umat-Nya, domba penggembalaan-Nya .

Mazmur 99 (100)

Bersorak-sorailah bagi Tuhan, hai seluruh bumi,*

berbaktilah kepada-Nya dengan gembira.
Marilah menghadap Tuhan dengan sukaria,*

ketahuilah bahwa Tuhan Allah.
Dialah pencipta, dan kami milik-Nya,*

kami umat-Nya, domba penggembalaan-Nya.
Masukilah pintu gerbang-Nya dengan lagu syukur,*

pelataran-Nya dengan puji-pujian.
Bersyukurlah kepada-Nya, pujilah nama-Nya,*

sebab Tuhan baik.
Cinta kasih-Nya tetap selama-lamanya,*

dan kesetiaan-Nya turun-temurun.

Ant.3: Tuhan Allah, kami umat-Nya, domba penggembalaan-Nya.

Bacaan Singkat (2Kor 12,9b-10)

Aku senang bermegah atas kelemahanku, agar kekuatan Kristus tinggal dalam diriku. Karena itu, demi Kristus, aku senang dan rela dalam kelemahanku, dalam siksaan dan kesukaran, dalam penganiayaan dan dalam kecemasan. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat.
Lagu Singkat
P: Nyatakanlah kemurahan-Mu kepadaku,* Di pagi hari.

U: Nyatakanlah.

P: Tunjukkanlah kepadaku jalan yang harus kutempuh.

U: Di pagi hari.

P: Kemuliaan.

U: Nyatakanlah.

Ant.Kidung: Tuhan telah mengunjungi dan membebaskan umat-Nya.

KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*

sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umat-Nya.
Ia mengangkat bagi kami seorang penyelamat yang gagah perkasa,*

putera Daud, hamba-Nya.
Seperti dijanjikan-Nya dari sediakala,*

dengan perantaraan para nabi-Nya yang kudus.
Untuk menyelamatkan kami dari musuh-musuh kami,*

dan dari tangan semua lawan yang membenci kami.
Untuk menunjukkan rahmat-Nya kepada leluhur kami,*

dan mengindahkan perjanjian-Nya yang kudus.
Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kami,*

akan membebaskan kami dari tangan musuh.
Agar kami dapat mengabdi kepada-Nya tanpa takut,*

dan berlaku kudus dan jujur di hadapan-Nya seumur hidup.
Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*

sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalan-Nya.
Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umat-Nya,*

berkat pengampunan dosa mereka.
Sebab Allah kami penuh rahmat dan belaskasihan,*

Ia mengunjungi kami laksana fajar cemerlang.
Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*

dan membimbing kami ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Tuhan telah mengunjungi dan membebaskan umat-Nya.

Doa Permohonan

Kristus telah lahir, wafat dan bangkit kembali untuk umat-Nya. Marilah kami menengadah kepada-Nya, dan dalam kepercayaan yang teguh berdoa:

U: Selamatkanlah kami dengan darah-Mu, ya Tuhan.

P: Terpujilah Engkau, Yesus, penyelamat manusia, sebab Engkau telah rela menderita sengsara pada salib bagi kami,* dan Engkau telah menebus kami dengan darah-Mu yang berharga.

P: Engkau telah berjanji memberi kami air hidup yang memancarkan kehidupan abadi,* maka curahkanlah Roh-Mu kepada semua manusia.

P: Engkau telah mengutus para murid-Mu untuk mewartakan Injil kepada semua bangsa,* maka bantulah mereka meluaskan kemenangan salib-Mu.

P: Engkau telah mengikutsertakan orang yang sakit dan malang dalam penderitaan-Mu di salib,* maka berilah mereka kekuatan dan ketabahan.

Bapa Kami

Doa Penutup

Bapa yang Maha -Kuasa, urapilah kiranya hati dan budi kami, supaya kami berjalan dalam cahaya kebenaran-Mu dan selalu mengikuti Engkau sebagai guru dan pemimpin kami. Demi Yesus Kristus, Putera-Mu dan pengantara kami yang hidup…

Ibadat Tengah Hari

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

JUMAT I SIANG

Madah

Sungguh agung cinta Tuhan
Yang tidak takut berkurban
Mautpun tak menghalangi
Kasih setya yang sejati.

Selalu siap mengabdi
Datang untuk melayani
Itulah semangat Tuhan
Yang harus kita wujudkan.

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Yang memperoleh Roh suci
Pembaharu muka bumi. Amin.

Ant.1: Dengan rajin kuikuti perintahMu, sebab Engkau melapangkan hatiku.

Mazmur 118 (119),25-32

Dengan hati sedih aku rebah ke tanah,*
hidupkanlah aku sesuai dengan firmanMu.

Suka dukaku kuceritakan kepadamu, dan engkau menanggapinya,*
ajarkanlah ketetapanMu kepadaku.

Berilah aku pengertian akan perintah-perintahMu,*
maka aku merenungkan segala kurniaMu yang mengagumkan.

Hatiku hancur luluh karena susah,*
tabahkanlah aku menurut firmanMu.

Jauhkanlah aku dari jalan yang sesat,*
dan kurniakanlah hukumMu kepadaku.

Aku telah memilih jalan yang benar,*
aku ingin berpegang pada ketetapanMu.

Aku telah berpaut pada firmanMu, ya Tuhan,*
janganlah aku Kaukecewakan.

Dengan rajin kuikuti perintahMu,*
sebab Engkau melapangkan hatiku.

Ant.1: Dengan rajin kuikuti perintahMu, sebab Engkau melapangkan hatiku.

Ant.2: Kepada Tuhan aku percaya, tiada aku goyah.

Mazmur 25 (26)

Ya Tuhan, belalah hakku, sebab hidupku tulus,*
kepada Tuhan aku percaya, tiada aku goyah.

Uji dan cobailah aku, ya Tuhan,*
selidikilah hati dan batinku.

Karena kasih setiaMu tetap di hadapan mataku,*
maka aku tetap setia kepadaMu.

Aku tidak duduk bersama para penipu,*
dan tidak bergaul dengan para munafik.

Kubenci himpunan orang durjana,*
dan dengan kaum penjahat aku tidak bersidang.

Aku membasuh tanganku, tanda tak bersalah,*
lalu mengitari mesbahMu, ya Tuhan,

sambil memperdengarkan lagu syukur,*
dan mewartakan karyaMu yang luhur.

Tuhan, aku mencintai rumah kediamanMu,*
tempat Engkau bersemayam dalam kemuliaan.

Jangan mencabut nyawaku bersama para pendosa,*
bersama para penumpah darah.

Tangan mereka penuh kebusukan,*
mereka suka menerima suapan.

Tetapi aku hidup dengan jujur,*
bebaskanlah dan kasihanilah aku.

Kakiku berdiri pada jalan yang rata,*
aku akan memuliakan Tuhan dalam himpunan umat.

Ant.2: Kepada Tuhan aku percaya, tiada aku goyah.

Ant.3: Kepada Tuhan hatiku percaya, dan aku tertolong.

Mazmur 27 (29),1-3.6-9

KepadaMu, ya Tuhan, aku berseru,*
pelindungku, jangan menutup telinga terhadap aku.

Jika Engkau tetap membisu,*
pasti terjerumus aku ke dalam liang kubur.

Dengarkanlah doaku, jika aku berseru kepadaMu,*
sambil menadahkan tangan ke arah rumahMu yang kudus.

Janganlah menyeret aku bersama kaum pendosa,*
bersama orang yang berbuat jahat.

Mereka berbicara ramah dengan sahabatnya,*
tetapi hatinya penuh kejahatan.

Terpujilah Tuhan, sebab Ia mendengarkan doaku,*
Tukanlah kekuatan dan perisaiku.

KepadaNya hatiku percaya, dan aku tertolong,*
maka aku bersorak gembira dan bernyanyi memujiNya.

Tuhanlah kekuatan umatNya, dan benteng keselamatan,*
bagi raja yang diurapiNya.

Selamatkanlah umatMu, ya Tuhan, berkatilah pusakaMu,*
gembalakan dan dukunglah mereka selama-lamanya.

Ant.3: Kepada Tuhan hatiku percaya, dan aku tertolong.

Bacaan singkat (Kol 3,12-13)

Kamulah umat pilihan Allah; sebab Ia telah menguduskan dan mengasihi kamu. Maka, hendaknya kamupun berbelaskasihan serta bersikap ramah-tamah dan rendah hati, lemah lembut lagi sabar. Hendaknya kamu tanggung-menanggung dan suka mengampuni, bila hatimu disakiti. Sebagaimana Kristus memberi ampun kepadamu, demikian pula kamu hendaknya.

P: Tuhan itu pengasih dan penyayang.
U: Lambat akan marah dan penuh kasih setia.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, ketika Engkau bergantung pada kayu salib demi keselamatan kami, dunia diliputi kegelapan di tengah hari. Terangilah kiranya jalan hidup kami, agar kami dapat mencapai kehidupan kekal. Sebab Engkaulah pengantara kami, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

JUMAT III SORE

Madah

Yesus cahaya sejati

Yang bersinar dalam hati

Membawa keselamatan

Dan damai yang tahan zaman.
Engkau laksana pelita

Di tengah gelap gulita

Yang menjamin perjalanan

Agar mencapai tujuan.
Bila senja sudah tiba

Engkau tetap bercahaya

Menyinarkan kasih suci

Memancarkan cinta murni.
Terpujilah Kristus Tuhan

Yang rela menjadi kurban

Namun kini sudah jaya

Mulia untuk selamanya. Amin.

Ant.1: Tuhan agung melebihi segala dewata.

Mazmur 134 (135) – I
Pujilah nama Tuhan,*

pujilah karya Tuhan.
hai umat yang berhimpun di rumah Tuhan,*

di pelataran rumah Allah kami.
Pujilah Tuhan, sebab Tuhan baik,*

bermazmurlah bagi nama-Nya, sebab nama indah.
Sebab Tuhan telah memilih Yakub bagi diri-Nya,*

dan Israel sebagai milik pusaka-Nya
Sungguh kuakui, bahwa Tuhan agung,*

bahwa Tuhan kami melebihi segala dewata.
Tuhan melakukan semua yang dikehendaki-Nya,*

di langit dan di bumi, maupun di laut sampai ke dasar-dasarnya.
Tuhan membubungkan awan dari pinggir bumi,+

memanahkan kilat yang menyertai hujan,*

menyuruh angin ke luar dari sumbernya.
Tuhan memukul mati anak sulung Mesir,*

baik manusia maupun hewan.
Tuhan mendatangkan tanda dan mukjizat di tengah-tengah Mesir,*

melawan Firaun dan semua hambanya.
Tuhan menaklukkan bangsa-bangsa besar,*

dan membunuh raja-raja yang kuat.
Sihon, raja bangsa Amori, dan Og, raja negeri Basan,*

dan semua raja Kanaan.
Tuhan memberikan tanah mereka sebagai milik pusaka,*

sebagai milik pusaka kepada Israel, umat-Nya.

Ant.1: Tuhan agung melebihi segala dewata.

Ant.2: Hai kaum Israel, pujilah Tuhan, bermazmurlah bagi nama-Nya yang indah.

Mazmur 134 (135) – II
Ya Tuhan, nama-Mu kekal abadi,*

ya Tuhan, gelar-Mu berlaku turun-temurun
Sebab Tuhan membela hak umat-Nya,*

dan menaruh kasih sayang kepada para hamba-Nya.
Berhala kaum kafir perak dan emas belaka,*

buatan tangan manusia.
Mempunyai mulut, tetapi tidak dapat berbicara,*

mempunyai mata, tetapi tidak dapat melihat.
Mempunyai telinga, tetapi tidak dapat mendengar,*

juga nafas tidak ada dalam mulut mereka.
Yang membuat mereka akan sama nasibnya,*

dan juga semua yang percaya pada mereka.
Hai kaum Israel, pujilah Tuhan,*

hai kaum Harun, pujilah Tuhan.
Hai kaum Lewi, pujilah Tuhan,*

hai semua orang takwa, pujilah Tuhan.
Terpujilah Tuhan yang tinggal di Sion,*

Tuhan yang diam di Yerusalem!

Ant.2: Hai kaum Israel, pujilah Tuhan, bermazmurlah bagi nama-Nya yang indah.

Ant.3: Semua bangsa akan datang dan sujud menyembah di hadapan-Mu, ya Tuhan.

Mengapa 15,3-4
Agung dan mengagumkan segala karya-Mu,*

ya Tuhan Allah yang Maha -Kuasa
Adil dan benar segala tindakan-Mu,*

ya raja segala bangsa!
Siapakah yang tidak takut, ya Tuhan,*

dan tidak memuliakan nama-Mu?
Sebab hanya Engkaulah kudus,+

semua bangsa akan datang dan sujud menyembah di hadapan-Mu,*

sebab telah nyatalah segala keputusan-Mu.

Ant.3: Semua bangsa akan datang dan sujud menyembah di hadapan-Mu, ya Tuhan.

Bacaan Singkat (Yak 1,2-4)
Saudara-saudara, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, kalau Engkau diuji dengan pelbagai godaan. Sebab Engkau tahu, bahwa ujian terhadap imanmu akan menghasilkan ketekunan. Biarkanlah ketekunan menghasilkan buah yang matang, supaya Engkau menjadi sempurna dan utuh, dan tak kekurangan apa pun juga.
Lagu Singkat
P: Kristus telah mencintai dan menyucikan kami,* Dalam darah-Nya.

U: Kristus.

P: Ia menjadikan kami raja dan imam bagi Allah.

U: Dalam darah-Nya.

P: Kemuliaan.

U: Kristus.

Ant.Kidung: Tuhan telah menyambut kami, hamba-hamba-Nya, demi kasih sayang-Nya yang besar.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*

hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.
Sebab Ia memperhatikan daku,*

hamba-Nya yang hina ini.
Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*

oleh sekalian bangsa.
Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang Maha -Kuasa,*

kuduslah nama-Nya.
Kasih sayang-Nya turun-temurun,*

kepada orang yang takwa.
Perkasalah perbuatan tangan-Nya,*

dicerai-beraikan-Nya orang yang angkuh hatinya
Orang yang berkuasa diturunkan-Nya dari takhta,*

yang hina-dina diangkatnya.
Orang lapar dikenyangkan-Nya dengan kebaikan,*

orang kaya diusir-Nya pergi dengan tangan kosong
Menurut janji-Nya kepada leluhur kami,*

Allah telah menolong Israel, hamba-Nya.
Demi kasih sayang-Nya kepada Abraham serta keturunannya,*

untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung: Tuhan telah menyambut kami, hamba-hamba-Nya, demi kasih sayang-Nya yang besar.

Doa Permohonan

Bapa telah menyerahkan Tuhan Yesus kepada kematian karena pelanggaran kami, dan membangkitkan-Nya demi penyelamatan kami. Maka marilah kami berdoa:

U: Kasihanilah umat-Mu, ya Tuhan Yesus.

P: Dengarkanlah, ya Tuhan, doa kami dan ampunilah kesalahan kami,* limpahilah kami dengan rahmat dan damai.

P: Rasul Paulus berkata: “Ketika dosa bertambah, rahmat semakin melimpah”,* maka ampunilah kiranya dosa kami yang banyak itu.

P: Kami memang sudah berdosa banyak, ya Tuhan, namun kami berharap kepada kemurahan-Mu yang tak terbatas,* ubahlah hati kami, supaya kami bertobat.

P: Selamatkanlah umat-Mu, ya Tuhan, dari segala dosa,* supaya Engkau berkenan kepada kami.

P: Engkau membuka pintu firdaus bagi penjahat yang mengakui Engkau sebagai penyelamat,* maka janganlah Kaututup pintu surga bagi kaum kerabat kami yang telah berpulang.

Bapa Kami

Doa Penutup

Tuhan, Bapa yang kudus, Engkau telah menyerahkan Kristus Putera-Mu sebagai tebusan bagi keselamatan kami. Semoga dalam kehidupan ini kami mengambil bagian dalam penderitaan Kristus, supaya dikuatkan pula oleh kebangkamin-Nya. Sebab Dialah Putera-Mu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa.

Amin.

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - JUMAT

Doa Tobat

P: Tuhan Yesus Kristus, Engkau diutus menyembuhkan orang yang remuk-redam.
Tuhan, kasihanilah kami.
U: Tuhan, kasihanilah kami.
P: Engkau datang memanggil orang yang berdosa.
Kristus, kasihanilah kami.
U: Kristus, kasihanilah kami.
P: Engkau duduk di sisi Bapa sebagai pengantara kami.
Tuhan, kasihanilah kami.
U: Tuhan, kasihanilah kami.
P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Jatuh sudah malam hari
S'moga kami Kaulindungi
Ya Bapa mahakuasa
Supaya aman sentosa.

Jauhkan impian suram
Singkirkan khayalan malam
Kurniakan istirahat
Agar sehat wal'afiat.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant: Siang malam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.

Mazmur 87 (88)

Ya Tuhan, Allah penyelamatku,*
siang malam aku berseru kepadaMu.

Semoga doaku sampai ke hadiratMu,*
dengarkanlah jeritan tangisku.

Sebab hatiku tersesak kesusahan bertimbun-timbun,*
dan hidupku mendekati ambang maut.

Aku dianggap sudah turun ke liang kubur,*
seperti orang yang kehilangan hayat.

Di alam mautlah kediamanku,*
seperti orang yang mati terbuuh aku berbaring dalam kubur.

Seperti orang yang tidak lagi Kauingat,*
terpisah dari cintaMu.

Kaucampakkan daku ke lubang terdalam,*
ke tubir yang gelap gulita.

Aku tertindih oleh amarahMu,*
dan keberanganMu melumpuhkan daku.

Handai taulanku Kaujauhkan dari padaku,*
Kaujadikan daku haram bagi mereka.

Aku terkurung, tak dapat lolos,*
mataku kabur tersesak derita.

Sehari-hari aku berseru kepadaMu, ya Tuhan,*
kepadaMu kutadahkan tanganku.

Adakah Engkau berkarya bagi orang mati!*
Masakan arwah bangkit untuk memuji Engkau!

Adakah kasihMu dikisahkan dalam kubur,*
dan kesetiaanMu di daerah kebinasaan!

Adakah karyaMu yang agung dikenal dalam kegelapan,*
dan keadilanMu di tempat tiada ingatan!

Namun aku, ya Tuhan, aku berseru kepadaMu,*
pagi-pagi doaku membubung ke hadapanMu.

Mengapa Engkau menolak aku, ya Tuhan,*
mengapa menyembunyikan wajahMu dari padaku?

Sedari masa mudaku aku malang dan terancam maut,*
aku menanggung kemurkaanMu dan merana.

Banjir keberanganMu melanda aku,*
kedahsyatan amarahMu membinasakan daku.

Aku seperti dikepung ombak terus-menerus,*
makin lama aku makin terdesak.

Kaum kerabatku Kaujauhkan dari padaku,*
tinggal kegelapanlah yang menemani aku.

Ant: Siang malam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.

Bacaan singkat (Yer 14,9)

Tuhan, Engkau hadir di tengah-tengah kami, dan dengan namaMu kami telah diberkati. Janganlah tinggalkan kami, ya Tuhan, Allah kami.

Lagu singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa, semoga kami setia kepada PuteraMu yang telah wafat dan dimakamkan, sehingga kami bangkit bersama Dia dan hidup sebagai manusia baru. Sebab Dialah pengantara kami, sepanjang segala masa. Amin.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, ya ratu, bunda yang berbelas-kasih,
hidup, hiburan dan harapan kami.
Kami semua memanjatkan permohonan,
kami amat susah, mengeluh, mengesah
dalam lembah duka ini.
Ya ibunda, ya pelindung kami,
limpahkanlah kasih sayangmu yang besar kepada kami.
Dan Yesus, puteramu yang terpuji itu,
s'moga kautunjukkan kepada kami.
O ratu, o ibu, o Maria, bunda Kristus.

Santo-Santa

Santa Maria Droste zu Vishering

Biarawati

Maria Hidup antara tahun 1863-1899. Suster Gembala Baik ini terkenal saleh dan suci hidupnya. Ia senantiasa mendorong Sri Paus Leo XIII (1878-1903) untuk mempersembahkan dunia sejagat kepada perlindungan Hati Kudus Yesus. I.

Santo William

Uskup

William adalah Uskup dioses York, Inggris. Setelah ditabhiskan menjadi Uskup, William dituduh, oleh Santo Bernardus, memboroskan uang keuskupan dan berlaku serong dengan seorang perempuan. Karena tuduhan ini Sri Paus meragukan dia dan menon-aktifkannya di dalam sebuah biara. Baru setelah semua pemfitnahnya meninggal dunia, William dapat menggembalakan umat keuskupannya lagi tanpa ingin membalas dendam terhadap mereka. Beberapa tahun kemudian ia mati diracuni orang. Kematiannya ini terjadi pada tahun 1154.