Senin, 30 April 2029
Senin V Paskah
Bacaan Misa
Bacaan Pertama Kisah Para Rasul 14:5-18
Maka mulailah orang-orang yang tidak mengenal Allah dan orang-orang Yahudi bersama-sama dengan pemimpin-pemimpin mereka menimbulkan suatu gerakan untuk menyiksa dan melempari kedua rasul itu dengan batu. Setelah rasul-rasul itu mengetahuinya, menyingkirlah mereka ke kota-kota di Likaonia, yaitu Listra dan Derbe dan daerah sekitarnya. Di situ mereka memberitakan Injil. Di Listra ada seorang yang duduk saja, karena lemah kakinya dan lumpuh sejak ia dilahirkan dan belum pernah dapat berjalan. Ia duduk mendengarkan, ketika Paulus berbicara. Dan Paulus menatap dia dan melihat, bahwa ia beriman dan dapat disembuhkan. Lalu kata Paulus dengan suara nyaring: "Berdirilah tegak di atas kakimu!" Dan orang itu melonjak berdiri, lalu berjalan kian ke mari. Ketika orang banyak melihat apa yang telah diperbuat Paulus, mereka itu berseru dalam bahasa Likaonia: "Dewa-dewa telah turun ke tengah-tengah kita dalam rupa manusia." Barnabas mereka sebut Zeus dan Paulus mereka sebut Hermes, karena ia yang berbicara. Maka datanglah imam dewa Zeus, yang kuilnya terletak di luar kota, membawa lembu-lembu jantan dan karangan-karangan bunga ke pintu gerbang kota untuk mempersembahkan korban bersama-sama dengan orang banyak kepada rasul-rasul itu. Mendengar itu Barnabas dan Paulus mengoyakkan pakaian mereka, lalu terjun ke tengah-tengah orang banyak itu sambil berseru: "Hai kamu sekalian, mengapa kamu berbuat demikian? Kami ini adalah manusia biasa sama seperti kamu. Kami ada di sini untuk memberitakan Injil kepada kamu, supaya kamu meninggalkan perbuatan sia-sia ini dan berbalik kepada Allah yang hidup, yang telah menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya. Dalam zaman yang lampau Allah membiarkan semua bangsa menuruti jalannya masing-masing, namun Ia bukan tidak menyatakan diri-Nya dengan berbagai-bagai kebajikan, yaitu dengan menurunkan hujan dari langit dan dengan memberikan musim-musim subur bagi kamu. Ia memuaskan hatimu dengan makanan dan kegembiraan." Walaupun rasul-rasul itu berkata demikian, namun hampir-hampir tidak dapat mereka mencegah orang banyak mempersembahkan korban kepada mereka.
Mazmur Tanggapan Mazmur 115:1-4,15-16
Bacaan Injil Yohanes 14:21-26
Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Akupun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya." Yudas, yang bukan Iskariot, berkata kepada-Nya: "Tuhan, apakah sebabnya maka Engkau hendak menyatakan diri-Mu kepada kami, dan bukan kepada dunia?" Jawab Yesus: "Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia. Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku. Semuanya itu Kukatakan kepadamu, selagi Aku berada bersama-sama dengan kamu; tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.
Renungan
Kami Ini Manusia Biasa
Kemarin kita mendengar Yesus menjanjikan bahwa orang percaya akan melakukan pekerjaan-pekerjaan yang besar. Hari ini Paulus mengalaminya di Listra: seorang lumpuh sejak lahir berdiri tegak atas perkataannya. Tetapi ujian yang menyusul ternyata bukan kegagalan, melainkan keberhasilan.
Orang banyak berteriak bahwa dewa-dewa telah turun dalam rupa manusia. Barnabas disebut Zeus, Paulus disebut Hermes. Imam kuil sudah membawa lembu jantan dan karangan bunga untuk mempersembahkan kurban. Karier macam apa yang lebih gemilang dari itu: disembah hidup-hidup? Tetapi Paulus dan Barnabas mengoyakkan pakaian mereka dan terjun ke tengah orang banyak sambil berseru: hai kamu sekalian, mengapa kamu berbuat demikian? Kami ini adalah manusia biasa sama seperti kamu.
Batu-batu yang nanti melukai Paulus tidak pernah merusak imannya. Pujian hampir saja. Ancaman membuat orang bertahan; sanjungan membuat orang lupa diri. Orang Jawa merumuskannya pendek: aja dumeh, jangan mentang-mentang. Jangan mentang-mentang dipakai Tuhan, lalu merasa diri sumber kuasa-Nya.
Dalam Injil, Yesus menunjukkan letak kemuliaan yang sebenarnya: jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku, dan Kami akan datang dan diam bersama-sama dengan dia. Kemuliaan manusia bukan disembah orang, melainkan didiami Allah. Yang pertama menggelembungkan, yang kedua memenuhi.
Kalau hari-hari ini ada pujian yang datang atas kerja dan pelayanan kita, terimalah dengan syukur, lalu cepat-cepat kembalikan kepada Pemiliknya. Kami ini manusia biasa. Kalimat itu bukan merendahkan diri; itu kalimat penyelamat.
Tuhan, jagalah hatiku pada saat dipuji, agar aku tetap tahu diri sebagai manusia biasa yang Engkau diami. Amin.
Invitatorium
SENIN V PAGI
Pembukaan
Ant. Tuhan sungguh bangkit, alleluya.
MAZMUR 94 (95)
Ant. Tuhan sungguh bangkit, alleluya.
Ibadat Bacaan
Ibadat Bacaan untuk Senin Pekan V Paskah
MADAH
Ant. 1 Tunjukkanlah belas kasihan-Mu kepadaku, ya Tuhan, dan peliharalah aku, alleluya.
Mazmur 6
Seorang yang menderita memohon belas kasihan Allah
Aku diliputi kegelisahan… Bapa, selamatkanlah aku dari saat ini. (Yohanes 12:27)
Ant. Tunjukkanlah belas kasihan-Mu kepadaku, ya Tuhan, dan peliharalah aku, alleluya.
Ant. 2 Orang miskin tidak sendirian dalam kesusahan mereka. Allah ada di sini untuk menolong mereka, alleluya.
Ant. Orang miskin tidak sendirian dalam kesusahan mereka. Allah ada di sini untuk menolong mereka, alleluya.
Ant. 3 Aku akan menjadi pewarta pujian-Mu, ya Tuhan, di mana umat Sion berkumpul, alleluya.
Ant. Aku akan menjadi pewarta pujian-Mu, ya Tuhan, di mana umat Sion berkumpul, alleluya.
BACAAN
RESPONSORIUM Wahyu 19:13,15,16
RESPONSORIUM 1 Korintus 15:21-22; 2 Petrus 3:13
DOA PENUTUP
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama)
Ibadat Pagi
Madah
Ant.1: Orang yang berlindung padaMu akan bersukacita dan bergembira selama-lamanya, alleluya.
Ant.1: Orang yang berlindung padaMu akan bersukacita dan bergembira selama-lamanya, alleluya.
Ant.2: Engkaulah raja, ya Tuhan, unggul melampaui semua penguasa, alleluya.
Ant.2: Engkaulah raja, ya Tuhan, unggul melampaui semua penguasa, alleluya.
Ant.3: Tuhan bersemayam sebagai raja selama-lamanya, alleluya.
Mazmur 28
Ant.3: Tuhan bersemayam sebagai raja selama-lamanya, alleluya.
Bacaan singkat: (Rom 10,8b-10)
Ant.Kidung: Siapa yang mengasihi Aku, dia akan dikasihi oleh BapaKu, dan Aku juga akan mengasihinya serta menyatakan diriKu kepadanya, alleluya.
KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)
Ant.Kidung: Siapa yang mengasihi Aku, dia akan dikasihi oleh BapaKu, dan Aku juga akan mengasihinya serta menyatakan diriKu kepadanya, alleluya.
Doa Permohonan
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pembukaan
Madah
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
SENIN V SIANG
Madah
Ant.1: Sabda Tuhan menyenangkan hati dan menerangi mata, alleluya.
Ant.1: Sabda Tuhan menyenangkan hati dan menerangi mata, alleluya.
Ant.2: Tuhan akan bangkit untuk merajai bangsa-bangsa dengan adil, alleluya.
Mazmur 7 I
Ant.2: Tuhan akan bangkit untuk merajai bangsa-bangsa dengan adil, alleluya.
Ant.3: Allah hakim yang adil dan kuat, penyelamat orang yang tulus hati, alleluya.
Mazmur 7 II
Ant.3: Allah hakim yang adil dan kuat, penyelamat orang yang tulus hati, alleluya.
Bacaan singkat: (Kol 2,9101.12)
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pembukaan
Madah
Doa Penutup
Ibadat Sore
SENIN V SORE
Madah
Ant.1: Kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia, alleluya.
Mazmur 10
Ant.1: Kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia, alleluya.
Ant.2: Orang jujur akan menumpang di kemahMu, ya Tuhan, dan tinggal di gunungMu yang suci, alleluya.
Mazmur 14
Ant.2: Orang jujur akan menumpang di kemahMu, ya Tuhan, dan tinggal di gunungMu yang suci, alleluya.
Ant.3: Bila Aku ditinggikan dari bumi, Aku akan menarik semua orang kepadaKu, alleluya.
Ef 1,3-10
Ant.3: Bila Aku ditinggikan dari bumi, Aku akan menarik semua orang kepadaKu, alleluya.
Bacaan singkat: (Ibr 8,1b-3a)
Ant.Kidung: Penghibur, yaitu Roh kudus, akan diutus Bapa dalam namaKu. Dialah yang akan mengajar kamu dan mengingatkan kamu akan semua sabdaKu, alleluya.
KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)
Ant.Kidung: Penghibur, yaitu Roh kudus, akan diutus Bapa dalam namaKu. Dialah yang akan mengajar kamu dan mengingatkan kamu akan semua sabdaKu, alleluya.
Doa Permohonan
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
IBADAT PENUTUP - SENIN
Doa Tobat
Madah
Ant: Tuhan, Engkau sabar dan penuh kasih setia.
Mazmur 85 (86)
Ant: Tuhan, Engkau sabar dan penuh kasih setia.
Bacaan singkat (1Tes 5,9-10)
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon:
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santo-Santa
Santo Marianus dan Yakobus
Martir
Marianus dan Yakobus yang berjabatan masing-masing sebagai lektor dan diakon adalah martir gereja purba yang mati pada tahun 259, pada masa pemerintahan Kaisar Valerian (253-260). Keduanya ditangkap di Cirta (sekarang: Kontastin, Aljajair). Kemudian bersama banyak orang Kristen lainnya, mereka digiring ke Lambessa, sekitar 80 mil jauhnya dari Cirta. Disana mereka disiksa lalu dipenggal kepalanya bersama orang-orang Kristen lainnya.
Santo Pius V
Paus
Antonius Ghislieri adalah nama kecil Paus Pius V (1566-1572) . Ia lahir di desa Bosko, tidak jauh dari Milano pada tahun 1504. Orangtuanya miskin sehingga tidak mampu membiayai sekolahnya. Oleh karena itu Antonio sendiri berusaha bekerja untuk membantu orangtuanya. Kerjanya setiap hari adalah menjaga domba-domba mereka di pegunungan. Tetapi atas bantuan seorang dermawan, Antonio di sekolahkan di kampung asalnya di bawah bimbingan imam-imam Dominikan. Kemudian hari Antonio masuk biara Dominikan dan ternyata menjadi seorang biarawan yang pandai dan bijaksana serta taat pada aturan-aturan ordonya, taat pada pimpinan, suka akan kemiskinan dan kemurnian.
Ia menjadi mahaguru filsafat dan teologi. Pada umur 52 tahun, ia ditabhiskan menjadi Uskup dan setahun kemudian menjadi Kardinal. Pada tahun 1565, Paus Pius IV meninggal dunia. Para kardinal berkumpul dalam konklaf untuk memilih Paus baru. Pemilihan ini tidaklah mudah. Tiga minggu telah berlalu, tetapi pemilihan belum juga berhasil menemukan seseorang untuk menduduki tahkta kePausan. Akhirnya atas nasebat Karolus Borromeus yang hadir juga dalam konklaf itu, Antonio Ghislieri terpilih menjadi Paus. Seluruh gereja bersorak gembira karena mempunyai seorang Paus baru yang saleh dan suci.
Dalam menjalankan tugasnya sebagai pemimpin gereja, beliau menghadapi banyak masalah. Ia berusaha mewujudkan keputusan-keputusan Konsili Trente. Tugasnya ini dijalankan dengan baik. Ia dapat mengatasi masalah-masalah yang dihadapinya. Hidup sebagai seorang rahib tetap dipertahankannya. Baginya, doa merupakan senjata ampuh untuk menghadapi segala rintangan dan masalah. Tempat tidurnya dialasi dengan jerami kasar. Penderitaan Kristus direnungkannya setiap hari disertai dengan doa rosario. Kemenangan umat Kristen atas angkatan laut Turki dalam perang salib di Lavanto, diperoleh berkat doa rosario dari seluruh umat Katolik di seluruh dunia.
Dalam masa kepemimpinannya, beliau menyederhanakan cara hidup kePausan di Vatikan; menginstruksikan pembaharuan cara hidup ordo-ordo dan para imam projo; membrantas korupsi yang terjadi di Roma dan negara KePausan Vatikan; menginstruksikan pendirian seminari-seminari di setiap keuskupan. Semua rencana yang dirancangnya berhasil baik. Pada tanggal 1 Mei 1572, ia meninggal dunia setelah 6 tahun menjadi pemimpin gereja sejagat.
Santo Yosef-Benedik Cottolengo
Pengaku Iman
Yosef-Benedik hidup antara tahun 1786-1842. Ia membangun rumah penginapan untuk para gelandangan, yatim-piatu dan penderita sakit yang terlantar. Yosef mengurus 8000 orang lebih semata-mata dari derma saja, karena ia percaya penuh kepada Penyelenggaraan Ilahi.