Rabu, 21 Maret 2029

Hari Raya Kabar Sukacita (Annunsiasi)

Hari Raya

Bacaan Misa

Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.

Bacaan Pertama Yesaya 7:10-14;8:10

TUHAN melanjutkan firman-Nya kepada Ahas, kata-Nya: "Mintalah suatu pertanda dari TUHAN, Allahmu, biarlah itu sesuatu dari dunia orang mati yang paling bawah atau sesuatu dari tempat tertinggi yang di atas." Tetapi Ahas menjawab: "Aku tidak mau meminta, aku tidak mau mencobai TUHAN." Lalu berkatalah nabi Yesaya: "Baiklah dengarkan, hai keluarga Daud! Belum cukupkah kamu melelahkan orang, sehingga kamu melelahkan Allahku juga? Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel. Buatlah rancangan, tetapi akan gagal juga; ambillah keputusan, tetapi tidak terlaksana juga, sebab Allah menyertai kami!

Mazmur Tanggapan Mazmur 40:7-11

(40-8) Lalu aku berkata: "Sungguh, aku datang; dalam gulungan kitab ada tertulis tentang aku;
(40-9) aku suka melakukan kehendak-Mu, ya Allahku; Taurat-Mu ada dalam dadaku."
(40-10) Aku mengabarkan keadilan dalam jemaah yang besar; bahkan tidak kutahan bibirku, Engkau juga yang tahu, ya TUHAN.
(40-11) Keadilan tidaklah kusembunyikan dalam hatiku, kesetiaan-Mu dan keselamatan dari pada-Mu kubicarakan, kasih-Mu dan kebenaran-Mu tidak kudiamkan kepada jemaah yang besar.
(40-12) Engkau, TUHAN, janganlah menahan rahmat-Mu dari padaku, kasih-Mu dan kebenaran-Mu kiranya menjaga aku selalu!

Bacaan Kedua Ibrani 10:4-10

Sebab tidak mungkin darah lembu jantan atau darah domba jantan menghapuskan dosa. Karena itu ketika Ia masuk ke dunia, Ia berkata: "Korban dan persembahan tidak Engkau kehendaki--tetapi Engkau telah menyediakan tubuh bagiku--. Kepada korban bakaran dan korban penghapus dosa Engkau tidak berkenan. Lalu Aku berkata: Sungguh, Aku datang; dalam gulungan kitab ada tertulis tentang Aku untuk melakukan kehendak-Mu, ya Allah-Ku." Di atas Ia berkata: "Korban dan persembahan, korban bakaran dan korban penghapus dosa tidak Engkau kehendaki dan Engkau tidak berkenan kepadanya" --meskipun dipersembahkan menurut hukum Taurat--. Dan kemudian kata-Nya: "Sungguh, Aku datang untuk melakukan kehendak-Mu." Yang pertama Ia hapuskan, supaya menegakkan yang kedua. Dan karena kehendak-Nya inilah kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh Yesus Kristus.

Bacaan Injil Lukas 1:26-38

Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret, kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria. Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: "Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau." Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu. Kata malaikat itu kepadanya: "Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus. Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya, dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan." Kata Maria kepada malaikat itu: "Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?" Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah. Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu. Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil." Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Lalu malaikat itu meninggalkan dia.

Renungan

Satu Kata yang Membuka Sejarah

Ada kabar yang datang begitu saja di hari biasa, dan sesudahnya hidup tidak pernah sama lagi. Sebuah panggilan di tengah malam. Sepucuk hasil pemeriksaan dokter. Satu ketukan di pintu. Kita tidak pernah memilih hari-hari itu, ia datang sendiri, dan kita hanya diminta menjawab.

Maria, seorang gadis dari kampung kecil bernama Nazaret, mengalami kabar semacam itu dalam ukuran yang jauh lebih besar. Malaikat datang, dan seluruh rencana hidupnya yang sederhana, menikah dengan Yusuf lalu hidup tenang, tiba-tiba dibuka lebar oleh sebuah tawaran yang mustahil dimengerti. "Engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki."

Maria tidak langsung berkata ya secara buta. Ia bertanya, "Bagaimana hal itu mungkin terjadi?" Iman sejati boleh bertanya. Yang membedakan Maria bukan bahwa ia tidak bingung, melainkan bahwa di tengah kebingungannya ia tetap percaya.

Perhatikan juga tempatnya. Nazaret hanyalah kampung kecil yang tak diperhitungkan, sampai ada yang menyindir, "Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?" Tetapi ke kampung sekecil itulah Allah mengirim malaikat-Nya. Ia tidak mencari istana atau kota besar. Ia mencari hati yang bersedia. Sering kali karya terbesar Allah justru dimulai di tempat yang paling luput dari perhatian orang.

Bandingkan dengan bacaan pertama. Ratusan tahun sebelumnya, Raja Ahas juga ditawari tanda oleh Tuhan. Tetapi Ahas menolak dengan dalih yang kedengaran saleh, "Aku tidak mau mencobai Tuhan." Sesungguhnya ia hanya tidak mau melibatkan Tuhan dalam urusannya. Ahas menutup pintu, Maria membukanya. Dan justru lewat Maria, tanda Imanuel itu, "Allah menyertai kita," akhirnya digenapi.

Surat Ibrani memberi kita kalimat batin Sang Anak ketika masuk ke dunia, "Sungguh, Aku datang untuk melakukan kehendak-Mu." Ternyata "ya" Maria menggemakan "ya" Kristus sendiri. Ibu dan Anak menjawab dengan kata yang sama.

Betapa banyak yang bergantung pada satu kata sederhana dari seorang perawan muda. "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Seluruh keselamatan seakan menunggu di ambang jawaban itu. Ia bisa saja berkata tidak, seperti Ahas. Ia berkata jadilah.

Tuhan masih mengetuk di hari-hari biasa kita, sering lewat hal yang tidak kita rencanakan. Pertanyaannya bukan apakah kita mengerti seluruhnya, melainkan apakah kita berani menjawab: jadilah.

Tuhan, seperti Maria, ajarilah aku berkata ya bahkan pada yang belum kupahami. Jadilah padaku menurut kehendak-Mu. Amin.

Invitatorium

RABU V PAGI

Pembukaan

Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku."

Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.

Ibadat Bacaan

Ibadat Bacaan untuk Hari Raya Kabar Sukacita

Ya Allah, sudilah datang menolong aku.

Tuhan, bersegeralah menolong aku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

MADAH

Terang kemuliaan Bapa

Yang memancar dari cahaya abadi,

Sumber terang yang diterangi terang,

Siang yang menerangi setiap hari.
Dalam cahaya-Mu yang abadi

Bersinarlah atas kami, Kristus, matahari sejati,

Membawa kehidupan bagi akal budi dan tubuh

Melalui kuasa Roh Kudus.
Bapa kemuliaan yang tak pudar,

Kaya akan rahmat dan Kuat untuk menyelamatkan,

Dengarkanlah doa kami dan datanglah menyelamatkan kami,

Jauhkanlah kami dari jalan dosa.
Fajar semakin mendekat,

Fajar yang membawa semua yang kami cari,

Putra yang berdiam dalam Bapa,

Bapa yang mengucapkan satu Sabda.
Kemuliaan bagi Allah Bapa,

Kemuliaan bagi Putra Tunggal-Nya,

Kemuliaan sekarang dan sepanjang segala abad

Bagi Roh Penghibur.

PSALMODI

Ant. 1 Setelah genap waktunya, Allah mengutus Putra-Nya, yang lahir dari seorang perempuan, supaya kita menjadi anak-anak angkat-Nya.

Mazmur 2

Mengapa bangsa-bangsa ribut,

mengapa suku-suku bangsa merencanakan hal yang sia-sia?

Raja-raja dunia bangkit,

para penguasa bersekongkol melawan Tuhan dan Yang Diurapi-Nya.

“Mari kita putuskan belenggu mereka,

mari kita buang kuk mereka.”
Dia yang bersemayam di surga tertawa;

Tuhan mencemooh mereka.

Kemudian Dia akan berbicara dalam kemarahan-Nya,

murka-Nya akan membuat mereka ketakutan.

“Akulah yang telah menetapkan raja-Ku

di Sion, gunung kudus-Ku.”
Aku akan memberitakan ketetapan Tuhan:
Tuhan berfirman kepadaku: “Engkaulah Putra-Ku.

Akulah yang telah memperanakkan Engkau pada hari ini.

Mintalah, maka Aku akan mewariskan bangsa-bangsa kepada-Mu,

menjadikan ujung-ujung bumi milik-Mu.

Dengan tongkat besi Engkau akan mematahkan mereka,

menghancurkan mereka seperti bejana tukang periuk.”
Sekarang, hai raja-raja, pahamilah,

terimalah peringatan, hai penguasa-penguasa bumi;

layani Tuhan dengan takzim

dan gentar, berikanlah penghormatan-Mu kepada-Nya

jangan sampai Dia murka dan Engkau binasa;

sebab tiba-tiba murka-Nya akan menyala.
Berbahagialah mereka

yang menaruh kepercayaan mereka kepada Allah.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Setelah genap waktunya, Allah mengutus Putra-Nya, yang lahir dari seorang perempuan, supaya kita menjadi anak-anak angkat-Nya.

Ant. 2 Ketika Ia datang ke dunia ini, Ia berkata: Engkau telah menyediakan tubuh bagi-Ku; lihatlah, Aku datang untuk melakukan kehendak-Mu, ya Allah.

Mazmur 19A
Langit memberitakan kemuliaan Allah

dan cakrawala menunjukkan pekerjaan tangan-Nya.

Hari demi hari menyampaikan cerita

dan malam demi malam memberitakan pesan.
Tiada ucapan, tiada kata, tiada suara terdengar

namun jangkauan mereka meluas ke seluruh bumi,

kata-kata mereka sampai ke ujung-ujung dunia.
Di sana Dia telah menempatkan kemah bagi matahari;

ia keluar seperti mempelai pria dari kemahnya,

bersukacita seperti seorang juara untuk menempuh jalannya.
Di ujung langit adalah terbitnya matahari;

sampai ke ujung terjauh langit adalah jalannya.

Tidak ada yang tersembunyi dari panasnya yang membakar.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Ketika Ia datang ke dunia ini, Ia berkata: Engkau telah menyediakan tubuh bagi-Ku; lihatlah, Aku datang untuk melakukan kehendak-Mu, ya Allah.

Ant. 3 Dalam hal ini kita telah mengenal kasih Allah kepada kita: Ia telah mengutus Putra-Nya yang tunggal, supaya kita hidup oleh Dia.

Mazmur 45

Hatiku meluap dengan kata-kata mulia.

Kepada raja aku harus menyanyikan lagu yang telah kubuat;

lidahku secepat pena seorang juru tulis.
Engkau adalah yang terindah di antara anak-anak manusia

dan keanggunan dicurahkan pada bibir-Mu:

karena Allah telah memberkati Engkau selama-lamanya.
Hai yang perkasa, kenakanlah pedang-Mu pada paha-Mu;

dalam kemegahan dan keagungan, majulah dalam kemenangan

demi kebenaran dan kebaikan dan keadilan.
Bidiklah dengan busur-Mu di tangan kanan-Mu yang dahsyat.

Anak panah-Mu tajam: bangsa-bangsa jatuh di bawah-Mu.

Musuh-musuh raja jatuh dan kehilangan semangat.
Takhta-Mu, ya Allah, akan kekal selama-lamanya.

Tongkat keadilan adalah tongkat kerajaan-Mu.

Kasih-Mu adalah untuk keadilan; kebencian-Mu untuk kejahatan.
Oleh karena itu Allah, Allah-Mu, telah mengurapi Engkau

dengan minyak kegembiraan di atas raja-raja lain:

jubah-Mu harum dengan gaharu dan mur.
Dari istana gading Engkau disambut dengan musik.

Putri-putri raja ada di antara orang-orang yang Engkau kasihi.

Di sebelah kanan-Mu berdiri ratu dengan emas Ofir.
Dengarkanlah, hai putri, perhatikanlah kata-kata-Ku:

lupakanlah bangsamu sendiri dan rumah ayahmu.

Maka raja akan menginginkan kecantikanmu:

dialah tuanmu, berikanlah penghormatanmu kepadanya.
Dan orang-orang Tirus akan datang dengan hadiah,

orang-orang terkaya akan mencari perkenananmu.

Putri raja berpakaian kemegahan,

jubahnya disulam dengan mutiara yang bertatahkan emas.
Ia dibawa kepada raja dengan teman-teman perawannya.

Mereka diantar di tengah kegembiraan dan sukacita;

mereka masuk ke dalam istana raja.
Anak-anak akan menjadi milikmu sebagai ganti ayahmu:

Engkau akan menjadikan mereka pangeran atas seluruh bumi.

Semoga lagu ini membuat nama-Mu dikenang selama-lamanya.

Semoga bangsa-bangsa memuji Engkau dari zaman ke zaman.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Dalam hal ini kita telah mengenal kasih Allah kepada kita: Ia telah mengutus Putra-Nya yang tunggal, supaya kita hidup oleh Dia.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Sabda telah menjadi manusia.

Ia tinggal di antara kita.

BACAAN

Bacaan Pertama

Dari Kitab 1 Tawarikh

17:1-15

Nubuat tentang Putra Daud
Setelah Daud berdiam di rumahnya, ia berkata kepada nabi Natan, “Lihatlah, aku tinggal di rumah dari kayu aras, tetapi tabut perjanjian Tuhan berdiam di bawah kain kemah.” Natan menjawab Daud, “Lakukanlah, oleh karena itu, apa pun yang Engkau inginkan, karena Allah menyertai Engkau.”
Tetapi pada malam itu juga datanglah firman Allah kepada Natan: “Pergilah dan katakanlah kepada hamba-Ku Daud, Demikianlah firman Tuhan: Bukan Engkau yang akan membangun rumah bagi-Ku untuk Aku diami. Sebab Aku tidak pernah berdiam di dalam rumah, sejak Aku memimpin Israel dan seterusnya, bahkan sampai hari ini, tetapi Aku telah tinggal di dalam kemah atau tenda selama Aku mengembara bersama seluruh Israel. Pernahkah Aku mengatakan sepatah kata pun kepada salah seorang hakim Israel yang Aku perintahkan untuk membimbing umat-Ku, seperti, ‘Mengapa Engkau tidak membangunkan Aku rumah dari kayu aras?’
“Oleh karena itu, katakanlah kepada hamba-Ku Daud, Demikianlah firman Tuhan semesta alam: Aku mengambil Engkau dari padang rumput, dari mengikuti domba-domba, supaya Engkau menjadi penguasa atas umat-Ku Israel. Aku menyertai Engkau ke mana pun Engkau pergi, dan Aku telah menumpas semua musuh-Mu di hadapan-Mu. Aku akan membuat nama-Mu besar seperti nama orang-orang terbesar di bumi. Aku akan menetapkan tempat bagi umat-Ku Israel dan Aku akan menanam mereka di dalamnya untuk berdiam di sana selanjutnya tanpa diganggu; dan orang-orang fasik tidak akan pernah lagi menindas mereka, seperti yang mereka lakukan pada mulanya, dan selama waktu Aku mengangkat hakim-hakim atas umat-Ku Israel. Dan Aku akan menaklukkan semua musuh-Mu.
“Lagipula, Aku menyatakan kepada-Mu bahwa Aku, Tuhan, akan membangunkan Engkau sebuah rumah; sehingga ketika hari-hari-Mu telah genap dan Engkau harus bergabung dengan bapa-bapa-Mu, Aku akan membangkitkan keturunan-Mu setelah Engkau yang akan menjadi salah satu putra-Mu sendiri, dan Aku akan menegakkan kerajaannya. Dialah yang akan membangunkan Aku sebuah rumah, dan Aku akan menegakkan takhtanya selama-lamanya. Aku akan menjadi Bapa baginya, dan ia akan menjadi Putra bagi-Ku, dan Aku tidak akan menarik kemurahan-Ku darinya seperti Aku menariknya dari dia yang mendahului Engkau; tetapi Aku akan memeliharanya di rumah-Ku dan di kerajaan-Ku selama-lamanya, dan takhtanya akan teguh selama-lamanya.”
Semua perkataan ini dan seluruh penglihatan ini Natan ceritakan dengan tepat kepada Daud.

RESPONSORIUM Lihat Lukas 1:26-32

Malaikat Gabriel diutus kepada Perawan Maria yang bertunangan dengan Yusuf. Cahaya itu memenuhi dia dengan ketakutan, tetapi malaikat itu berkata kepadanya: Jangan takut, Maria; Engkau telah mendapat kasih karunia di hadapan Allah.

Sesungguhnya Engkau akan mengandung dan melahirkan seorang putra, dan Ia akan disebut Putra Yang Mahatinggi.
Salam, Maria, penuh rahmat, Tuhan menyertai Engkau.

Sesungguhnya Engkau akan mengandung dan melahirkan seorang putra, dan Ia akan disebut Putra Yang Mahatinggi.
Bacaan Kedua

Dari surat Santo Leo Agung, Paus

Misteri rekonsiliasi manusia dengan Allah
Kerendahan hati dijamin oleh keagungan, kelemahan oleh kuasa, kefanaan oleh keabadian. Untuk membayar utang keadaan dosa kita, kodrat yang tidak mampu menderita digabungkan dengan kodrat yang mampu menderita. Demikianlah, sesuai dengan penyembuhan yang kita butuhkan, satu dan mediator yang sama antara Allah dan manusia, yaitu manusia Yesus Kristus, mampu mati dalam satu kodrat, dan tidak mampu mati dalam kodrat yang lain.
Dia yang adalah Allah sejati, oleh karena itu, lahir dalam kodrat manusia sejati yang lengkap dan sempurna, utuh dalam kodrat-Nya sendiri, utuh dalam kodrat kita. Dengan kodrat kita, yang kami maksud adalah apa yang telah dibentuk oleh Sang Pencipta dalam diri kita sejak awal, dan diambil-Nya untuk diri-Nya sendiri guna memulihkannya.
Sebab dalam Sang Juruselamat tidak ada jejak apa yang diperkenalkan oleh penipu dan manusia, yang disesatkan, membiarkannya masuk. Tidak berarti bahwa karena Dia tunduk untuk berbagi dalam kelemahan manusiawi kita, maka Dia berbagi dalam dosa-dosa kita.
Dia mengambil kodrat seorang hamba tanpa noda dosa, memperluas kemanusiaan kita tanpa mengurangi keilahian-Nya. Dia mengosongkan diri-Nya; meskipun tidak terlihat, Dia menjadikan diri-Nya terlihat, meskipun Pencipta dan Tuhan segala sesuatu, Dia memilih untuk menjadi salah satu dari kita manusia fana. Namun ini adalah kerendahan hati belas kasihan, bukan kehilangan kemahakuasaan. Jadi Dia yang dalam kodrat Allah telah menciptakan manusia, menjadi dalam kodrat seorang hamba, manusia itu sendiri.
Demikianlah Putra Allah memasuki dunia yang rendah ini. Dia turun dari takhta surga, namun tidak memisahkan diri dari kemuliaan Bapa. Dia lahir dalam kondisi baru, melalui kelahiran baru.
Dia lahir dalam kondisi baru, sebab, tidak terlihat dalam kodrat-Nya sendiri, Dia menjadi terlihat dalam kodrat kita. Di luar jangkauan kita, Dia memilih untuk datang dalam jangkauan kita. Ada sebelum waktu dimulai, Dia mulai ada pada suatu saat dalam waktu. Tuhan alam semesta, Dia menyembunyikan kemuliaan-Nya yang tak terbatas dan mengambil kodrat seorang hamba. Tidak mampu menderita sebagai Allah, Dia tidak menolak untuk menjadi manusia, yang mampu menderita. Abadi, Dia memilih untuk tunduk pada hukum kematian.
Dia yang adalah Allah sejati juga adalah manusia sejati. Tidak ada kepalsuan dalam kesatuan ini selama kerendahan hati manusia dan keunggulan Allah hidup berdampingan dalam hubungan timbal balik.
Sebagaimana Allah tidak berubah oleh kerendahan hati-Nya, demikian pula manusia tidak ditelan oleh kemuliaan. Setiap kodrat menjalankan aktivitasnya sendiri, dalam persekutuan dengan yang lain. Sabda melakukan apa yang pantas bagi Sabda, daging memenuhi apa yang pantas bagi daging.
Satu kodrat bersinar dengan mukjizat, yang lain menjadi korban luka. Sebagaimana Sabda tidak kehilangan kesetaraan dengan kemuliaan Bapa, demikian pula daging tidak meninggalkan kodrat ras kita.
Satu dan pribadi yang sama — ini harus dikatakan berulang kali — adalah benar-benar Putra Allah dan benar-benar putra manusia. Dia adalah Allah berdasarkan fakta bahwa pada mulanya adalah Firman, dan Firman itu bersama Allah, dan Firman itu adalah Allah. Dia adalah manusia berdasarkan fakta bahwa Firman itu telah menjadi daging, dan berdiam di antara kita.

RESPONSORIUM Lihat Lukas 1:31, 42

Terimalah, ya Perawan Maria, firman yang telah Tuhan beritahukan kepada-Mu melalui pesan malaikat: Engkau akan mengandung dan melahirkan seorang putra, baik Allah maupun manusia,

dan Engkau akan disebut diberkati di antara wanita.
Sebagai perawan, Engkau memang akan melahirkan seorang putra; selalu suci dan kudus, Engkau akan menjadi Bunda Juruselamat kami.

Dan Engkau akan disebut diberkati di antara wanita.

TE DEUM

Engkaulah Allah: kami memuji Engkau;

Engkaulah Tuhan: kami mengagungkan Engkau;

Engkaulah Bapa yang kekal:

Seluruh ciptaan menyembah Engkau.
Kepada-Mu semua malaikat, semua kuasa surga,

Kerubim dan Serafim, bernyanyi dalam pujian tak berkesudahan:

Kudus, kudus, kudus, Tuhan, Allah semesta alam,

langit dan bumi penuh kemuliaan-Mu.
Persekutuan mulia para rasul memuji Engkau.

Persekutuan luhur para nabi memuji Engkau.

Pasukan martir berjubah putih memuji Engkau.
Di seluruh dunia Gereja kudus mengagungkan Engkau:

Bapa, kemuliaan-Mu tak terbatas,

Putra-Mu yang sejati dan tunggal, layak disembah,

dan Roh Kudus, pembela dan pembimbing.
Engkau, Kristus, adalah Raja kemuliaan,

Putra Bapa yang kekal.
Ketika Engkau menjadi manusia untuk membebaskan kami

Engkau tidak menolak rahim Perawan.
Engkau mengatasi sengat maut,

dan membuka kerajaan surga bagi semua orang percaya.
Engkau duduk di tangan kanan Allah dalam kemuliaan.

Kami percaya bahwa Engkau akan datang, dan menjadi hakim kami.
Datanglah, ya Tuhan, dan tolonglah umat-Mu,

yang telah Engkau tebus dengan harga darah-Mu sendiri,

dan bawalah kami bersama para kudus-Mu

ke kemuliaan abadi.
Selamatkanlah umat-Mu, ya Tuhan, dan berkatilah warisan-Mu.

Pimpinlah dan teguhkanlah mereka sekarang dan selalu.
Hari demi hari kami memuji Engkau.

Kami memuji nama-Mu selama-lamanya.
Jagalah kami hari ini, ya Tuhan, dari segala dosa.

Kasihanilah kami, ya Tuhan, kasihanilah.
Tuhan, tunjukkanlah kasih dan belas kasihan-Mu kepada kami,

karena kami telah menaruh kepercayaan kami kepada-Mu.
Dalam Engkau, ya Tuhan, adalah harapan kami:

Dan kami tidak akan pernah berharap dengan sia-sia.

DOA PENUTUP

Ya Allah,

yang menghendaki agar Sabda-Mu mengambil

kenyataan daging manusia dalam rahim Perawan Maria,

kami mohon, berikanlah agar kami, yang mengakui Penebus kami sebagai Allah dan manusia,

layak menjadi bagian bahkan dalam kodrat ilahi-Nya.

Yang hidup dan meraja bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, selama-lamanya.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

SABTU IV SIANG

Madah

Yesus penebus ilahi
Kami mohon Kaudampingi
Dalam usaha mengabdi
Kepada sesama kami.
Sudilah Engkau berkarya
Melalui suka duka
Yang harus kami alami
Dalam kehidupan ini.
Sampaikanlah doa ini
Ya Yesus junjungan kami
Kepada Bapa surgawi
Dalam kuasa Roh Suci.
Amin.

Antifon 1

Semoga tangan-Mu menolong aku, sebab aku telah memilih titah-Mu.
Ya Tuhan, hendaknya seruanku sampai ke Hadapan-Mu,*
berilah aku pengertian seturut firman-Mu.
Semoga doaku sampai ke hadapan-Mu,*
selamatkanlah aku sesuai dengan janji-Mu.
Perkenankanlah aku mewartakan pujian-Mu,*
sebab Engkau mengajarkan perintah-Mu kepadaku.
Aku hendak mendaras sabda-Mu,*
sebab firman-Mu benar seluruhnya.
Semoga tangan-Mu menolong aku,*
sebab aku memilih titah-Mu.
Aku rindu akan keselamatan-Mu, ya Tuhan,*
dan hukum-Mu kesukaan hatiku.
Perkenankan daku memuji Engkau sepanjang umurku,*
semoga hukum-Mu membantu aku.
Andaikan aku sesat seperti domba yang hilang,+
maka carilah hamba-Mu ini,*
sebab aku tak lupa akan perintah-Mu.

Antifon 1

Semoga tangan-Mu menolong aku, sebab aku telah memilih titah-Mu.

Antifon 2

Takhta-Mu bertahan selama-lamanya, ya Allah.

Mazmur 44 (45)

Hatiku meluapkan kata-kata indah,+
aku mempersembahkan laguku kepada raja,*
lidahku bagaikan gerak pena juru tulis.
Tereloklah baginda di antara manusia,+
tampanlah wajah baginda,*
terberkati oleh Allah selama-lamanya.
Ikatkanlah pedang pada pinggang, hai pahlawan,*
itulah kebanggaan dan kemuliaan baginda.
Demi kebenaran dan keadilan majulah dengan megah,*
dan lakukanlah perbuatan yang gagah.
Anak panah yang tajam menembus jantung musuh baginda,*
bangsa-bangsa rebah dan takluk.
Takhta baginda bertahan selama-lamanya,*
tampuk pemerintahan baginda adil dan jujur.
Baginda cinta akan keadilan dan benci akan kelaliman,*
sebab baginda diurapi oleh Allah.
Baginda menjadi yang termulia di antara semua raja,*
Pakaian kebesaran baginda harum mewangi.
Bunyi kecapi terdengar dari istana permaisuri,*
menggembirakan hati baginda.
Para puteri raja-raja berarak-arak menghadap baginda,*
permaisuri berdiri di samping baginda, berhiaskan emas.

Antifon 2

Takhta-Mu bertahan selama-lamanya, ya Allah.

Antifon 3

Kulihat Yerusalem baru, bagaikan mempelai yang berdandan bagi suaminya.
Mazmur (lanjutan)
Dengarkanlah, hai puteri, perhatikanlah dengan baik,*
lupakanlah bangsa dan seisi rumah ayahmu.
Seri baginda tertarik oleh kecantikanmu,*
sujudlah kepadanya, sebab dialah tuanmu.
Puteri kota Tirus datang dengan persembahan,*
para bangsawan mengharapkan kerelaanmu.
Permaisuri diarak masuk, semaraklah semata-mata,*
pakaiannya bersulamkan emas.
Berdandanan aneka warna ia diantar menghadap raja,*
para puteri raja-raja mengiringinya.
Dengan gembira dan sorak-sorai mereka diantar masuk,*
masuklah mereka ke dalam istana raja.
Para putera baginda akan melanjutkan kerajaan,*
baginda mengangkat mereka menjadi penguasa di seluruh bumi.
Semoga aku memasyhurkan nama baginda turun-temurun,*
maka para bangsa akan memuji baginda selama-lamanya.

Antifon 3

Kulihat Yerusalem baru, bagaikan mempelai yang berdandan bagi suaminya.

Bacaan Singkat (Mengapa 3 : 19-20)

Aku menegur dan menghajar orang yang Kucintai. Maka bergiatlah dan bertobatlah!
Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan menmendapatuk.
Barang siapa mendengar suara-Ku dan membuka pintu bagi-Ku, akan-Kukunjungi.
Aku akan bersantap dengan dia, dan dia dengan Daku.
P: Manusia hidup bukan saja dari makanan.
U: Melainkan juga dari setiap sabda Allah.

Ant.Kidung: Jikalau kamu tinggal dalam sabdaKu, kamu benar-benar muridKu. Kamu akan mengenal kebenaran, dan kebenaran akan memerdekakan kamu.

KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan;*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Jikalau kamu tinggal dalam sabdaKu, kamu benar-benar muridKu. Kamu akan mengenal kebenaran, dan kebenaran akan memerdekakan kamu.

Doa Permohonan:

Dimuliakanlah kiranya penyelamat kita yang ingin memperbaharui setiap manusia, sehingga dunia lama berlalu dan segalanya diciptakan kembali. Marilah kita berdoa kepadaNya dengan penuh pengharapan:
U: Perbaharuilah kami dalam Roh kudus, ya Tuhan.
P: Tuhan, Engkau telah menjanjikan surga yang baru dan dunia yang baru bagi kami, baharuilah kami selalu dengan RohMu,* agar kami dapat menikmati Engkau dalam Yerusalem surgawi.
P: Semoga kami bersama Engkau berusaha, agar dunia ini dipenuhi dengan RohMu,* sehingga masyarakat sedunia lebih berhasil mencapai tujuannya dalam keadilan, cinta kasih dan damai.
P: Semoga kami dapat memerangi kelalaian dan kealpaan kami,* dan menikmati anugerah surgawi.
P: Bebaskanlah kami dari yang jahat,* dan lindungilah kami terhadap daya tarik khayalan-khayalan kosong yang mengelabui mata.

Bapa Kami

Doa Penutup

Tuhan Yang Mahamurah, bimbinglah kiranya hati kami, sebab kami sadar bahwa tanpa Engkau kami tidak dapat hidup dengan baik.
Demikianlah permohonan kami demi Yesus Kristus, Putera-Mu dan pengantara kami, yang hidup …

Ibadat Sebelum Tengah Hari

RABU — Prapaskah — IBADAT SEBELUM TENGAH HARI (Tertia)

Pembukaan

Ya Allah, bersegeralah menolong aku.
Tuhan, perhatikanlah hambaMu.
Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Mazmur 120 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Dalam kesesakanku aku berseru kepada TUHAN dan Ia menjawab aku:
2 "Ya TUHAN, lepaskanlah aku dari pada bibir dusta, dari pada lidah penipu."
3 Apakah yang diberikan kepadamu dan apakah yang ditambahkan kepadamu, hai lidah penipu?
4 Panah-panah yang tajam dari pahlawan dan bara kayu arar.
5 Celakalah aku, karena harus tinggal sebagai orang asing di Mesekh, karena harus diam di antara kemah-kemah Kedar!
6 Cukup lama aku tinggal bersama-sama dengan orang-orang yang membenci perdamaian.
7 Aku ini suka perdamaian, tetapi apabila aku berbicara, maka mereka menghendaki perang.

Mazmur 121 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung; dari manakah akan datang pertolonganku?
2 Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi.
3 Ia takkan membiarkan kakimu goyah, Penjagamu tidak akan terlelap.
4 Sesungguhnya tidak terlelap dan tidak tertidur Penjaga Israel.
5 Tuhanlah Penjagamu, Tuhanlah naunganmu di sebelah tangan kananmu.
6 Matahari tidak menyakiti engkau pada waktu siang, atau bulan pada waktu malam.
7 TUHAN akan menjaga engkau terhadap segala kecelakaan; Ia akan menjaga nyawamu.
8 TUHAN akan menjaga keluar masukmu, dari sekarang sampai selama-lamanya.

Mazmur 122 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah Daud. Aku bersukacita, ketika dikatakan orang kepadaku: "Mari kita pergi ke rumah TUHAN."
2 Sekarang kaki kami berdiri di pintu gerbangmu, hai Yerusalem.
3 Hai Yerusalem, yang telah didirikan sebagai kota yang bersambung rapat,
4 ke mana suku-suku berziarah, yakni suku-suku TUHAN, untuk bersyukur kepada nama TUHAN sesuai dengan peraturan bagi Israel.
5 Sebab di sanalah ditaruh kursi-kursi pengadilan, kursi-kursi milik keluarga raja Daud.
6 Berdoalah untuk kesejahteraan Yerusalem: "Biarlah orang-orang yang mencintaimu mendapat sentosa.
7 Biarlah kesejahteraan ada di lingkungan tembokmu, dan sentosa di dalam purimu!"
8 Oleh karena saudara-saudaraku dan teman-temanku aku hendak mengucapkan: "Semoga kesejahteraan ada di dalammu!"
9 Oleh karena rumah TUHAN, Allah kita, aku hendak mencari kebaikan bagimu.

Bacaan Singkat (Ez 18, 30 b-32)
30 Oleh karena itu Aku akan menghukum kamu masing-masing menurut tindakannya, hai kaum Israel, demikianlah firman Tuhan ALLAH. Bertobatlah dan berpalinglah dari segala durhakamu, supaya itu jangan bagimu menjadi batu sandungan, yang menjatuhkan kamu ke dalam kesalahan.

Ayat Singkat
P. Ciptakanlah hati yang murni dalam diriku, ya Allah.
U. Dan perbaharuilah semangat yang teguh dalam batinku.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

SABTU IV SIANG

Madah

Yesus penebus ilahi
Kami mohon Kaudampingi
Dalam usaha mengabdi
Kepada sesama kami.

Sudilah Engkau berkarya
Melalui suka duka
Yang harus kami alami
Dalam kehidupan ini.

Sampaikanlah doa ini
Ya Yesus junjungan kami
Kepada Bapa surgawi
Dalam kuasa Roh Suci.
Amin.

Antifon 1

Semoga tangan-Mu menolong aku, sebab aku telah memilih titah-Mu.

Ya Tuhan, hendaknya seruanku sampai ke Hadapan-Mu,*
berilah aku pengertian seturut firman-Mu.

Semoga doaku sampai ke hadapan-Mu,*
selamatkanlah aku sesuai dengan janji-Mu.

Perkenankanlah aku mewartakan pujian-Mu,*
sebab Engkau mengajarkan perintah-Mu kepadaku.

Aku hendak mendaras sabda-Mu,*
sebab firman-Mu benar seluruhnya.

Semoga tangan-Mu menolong aku,*
sebab aku memilih titah-Mu.

Aku rindu akan keselamatan-Mu, ya Tuhan,*
dan hukum-Mu kesukaan hatiku.

Perkenankan daku memuji Engkau sepanjang umurku,*
semoga hukum-Mu membantu aku.

Andaikan aku sesat seperti domba yang hilang,+
maka carilah hamba-Mu ini,*
sebab aku tak lupa akan perintah-Mu.

Antifon 1

Semoga tangan-Mu menolong aku, sebab aku telah memilih titah-Mu.

Antifon 2

Takhta-Mu bertahan selama-lamanya, ya Allah.

Mazmur 44 (45)

Hatiku meluapkan kata-kata indah,+
aku mempersembahkan laguku kepada raja,*
lidahku bagaikan gerak pena juru tulis.

Tereloklah baginda di antara manusia,+
tampanlah wajah baginda,*
terberkati oleh Allah selama-lamanya.

Ikatkanlah pedang pada pinggang, hai pahlawan,*
itulah kebanggaan dan kemuliaan baginda.

Demi kebenaran dan keadilan majulah dengan megah,*
dan lakukanlah perbuatan yang gagah.

Anak panah yang tajam menembus jantung musuh baginda,*
bangsa-bangsa rebah dan takluk.

Takhta baginda bertahan selama-lamanya,*
tampuk pemerintahan baginda adil dan jujur.

Baginda cinta akan keadilan dan benci akan kelaliman,*
sebab baginda diurapi oleh Allah.

Baginda menjadi yang termulia di antara semua raja,*
Pakaian kebesaran baginda harum mewangi.

Bunyi kecapi terdengar dari istana permaisuri,*
menggembirakan hati baginda.

Para puteri raja-raja berarak-arak menghadap baginda,*
permaisuri berdiri di samping baginda, berhiaskan emas.

Antifon 2

Takhta-Mu bertahan selama-lamanya, ya Allah.

Antifon 3

Kulihat Yerusalem baru, bagaikan mempelai yang berdandan bagi suaminya.

Mazmur (lanjutan)

Dengarkanlah, hai puteri, perhatikanlah dengan baik,*
lupakanlah bangsa dan seisi rumah ayahmu.

Seri baginda tertarik oleh kecantikanmu,*
sujudlah kepadanya, sebab dialah tuanmu.

Puteri kota Tirus datang dengan persembahan,*
para bangsawan mengharapkan kerelaanmu.

Permaisuri diarak masuk, semaraklah semata-mata,*
pakaiannya bersulamkan emas.

Berdandanan aneka warna ia diantar menghadap raja,*
para puteri raja-raja mengiringinya.

Dengan gembira dan sorak-sorai mereka diantar masuk,*
masuklah mereka ke dalam istana raja.

Para putera baginda akan melanjutkan kerajaan,*
baginda mengangkat mereka menjadi penguasa di seluruh bumi.

Semoga aku memasyhurkan nama baginda turun-temurun,*
maka para bangsa akan memuji baginda selama-lamanya.

Antifon 3

Kulihat Yerusalem baru, bagaikan mempelai yang berdandan bagi suaminya.

Bacaan Singkat (Mengapa 3 : 19-20)

Aku menegur dan menghajar orang yang Kucintai. Maka bergiatlah dan bertobatlah!
Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan menmendapatuk.
Barang siapa mendengar suara-Ku dan membuka pintu bagi-Ku, akan-Kukunjungi.
Aku akan bersantap dengan dia, dan dia dengan Daku.

P: Manusia hidup bukan saja dari makanan.
U: Melainkan juga dari setiap sabda Allah.

Doa Penutup

Tuhan Yang Mahamurah, bimbinglah kiranya hati kami, sebab kami sadar bahwa tanpa Engkau kami tidak dapat hidup dengan baik.
Demikianlah permohonan kami demi Yesus Kristus, Putera-Mu dan pengantara kami, yang hidup …

Ibadat Sesudah Tengah Hari

RABU — Prapaskah — IBADAT SESUDAH TENGAH HARI (Nona)

Pembukaan

Ya Allah, bersegeralah menolong aku.
Tuhan, perhatikanlah hambaMu.
Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Mazmur 126 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Ketika TUHAN memulihkan keadaan Sion, keadaan kita seperti orang-orang yang bermimpi.
2 Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa, dan lidah kita dengan sorak-sorai. Pada waktu itu berkatalah orang di antara bangsa-bangsa: "TUHAN telah melakukan perkara besar kepada orang-orang ini!"
3 TUHAN telah melakukan perkara besar kepada kita, maka kita bersukacita.
4 Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb!
5 Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai.
6 Orang yang berjalan maju dengan menangis sambil menabur benih, pasti pulang dengan sorak-sorai sambil membawa berkas-berkasnya.

Mazmur 127 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah Salomo. Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.
2 Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.
3 Sesungguhnya, anak-anak lelaki adalah milik pusaka dari pada TUHAN, dan buah kandungan adalah suatu upah.
4 Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan, demikianlah anak-anak pada masa muda.
5 Berbahagialah orang yang telah membuat penuh tabung panahnya dengan semuanya itu. Ia tidak akan mendapat malu, apabila ia berbicara dengan musuh-musuh di pintu gerbang.

Mazmur 128 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya!
2 Apabila engkau memakan hasil jerih payah tanganmu, berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu!
3 Isterimu akan menjadi seperti pohon anggur yang subur di dalam rumahmu; anak-anakmu seperti tunas pohon zaitun sekeliling mejamu!
4 Sesungguhnya demikianlah akan diberkati orang laki-laki yang takut akan TUHAN.
5 Kiranya TUHAN memberkati engkau dari Sion, supaya engkau melihat kebahagiaan Yerusalem seumur hidupmu,
6 dan melihat anak-anak dari anak-anakmu! Damai sejahtera atas Israel!

Bacaan Singkat (Dn 4, 24 b)
24 inilah maknanya, ya raja, dan inilah putusan Yang Mahatinggi mengenai tuanku raja:

Ayat Singkat
P. Persembahan kepada Allah ialah jiwa yang hancur.
U. Hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

SENIN II SORE

Madah

Mari kami bergembira

Merayakan hari Paska

Sambil bernyanyi memuji

Dengan hati tulus murni.

Kristus sudah disalibkan

Dan tubuh-Nya dikurbankan

Darah-Nya yang kami trima

Sungguh menghidupkan kami.

Kristus bangkit dari kubur

Maut kalah hancur lebur

Musuh takluk terbelenggu

Firdaus membukakan pintu.

Terpujilah Kristus Tuhan

Kaukalahkan kematian

Engkau dibangkitkan Bapa

Dengan kekuatan Roh-Nya.

Amin.

Atau:

Yesus Kristus Paska kami

Dikurbankan bagai domba

Tubuh-Nya dipersembahkan

Murni tanpa kesalahan.

O sungguh kurban mulia

Yang menghancurkan neraka

Membebaskan yang tertawan

Dari jerat kematian.

Semoga Yesus menjadi

Paska kesukaan kami

Himpunkan kami umatmu

Di dalam dunia baru.

Terpujilah Kristus Tuhan

Kaukalahkan kematian

Engkau dibangkitkan Bapa

Dengan kekuatan Roh-Nya.

Amin.

Ant.1: Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan, Alleluya.

Mazmur 44 (45) I

Hatiku meluapkan kata-kata indah,+

aku mempersembahkan laguku kepada raja,*

lidahku bagaikan gerak pena juru tulis.

Tereloklah baginda di antara manusia,+

tampanlah wajah baginda,*

terberkati oleh Allah selama-lamanya.

Ikatkanlah pedang pada pinggang, hai pahlawan,*

itulah kebanggaan dan kemuliaan baginda.

Demi kebenaran dan keadilan majulah dengan megah,*

dan lakukanlah perbuatan yang gagah.

Anak panah yang tajam menembus jantung musuh baginda,*

bangsa-bangsa rebah dan takluk.

Takhta baginda bertahan selama-lamanya,*

tampuk pemerintahan baginda adil dan jujur.

Baginda cinta akan keadilan dan benci akan kelaliman,*

sebab baginda diurapi oleh Allah.

Baginda menjadi yang termulia di antara semua raja,*

Pakaian kebesaran baginda harum mewangi.

Bunyi kecapi terdengar dari istana permaisuri,*

menggembirakan hati baginda.

Para puteri raja-raja berarak-arak menghadap baginda,*

permaisuri berdiri di samping baginda, berhiaskan emas.

Ant.1: Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan, Alleluya.

Ant.2: Berbahagialah orang yang diundang kepada perjamuan Anak domba, Alleluya.

Mazmur 44 (45) II

Dengarkanlah, hai puteri, perhatikanlah dengan baik,*

lupakanlah bangsa dan seisi rumah ayahmu.

Seri baginda tertarik oleh kecantikanmu,*

sujudlah kepadanya, sebab dialah tuanmu.

Puteri kota Tirus datang dengan persembahan,*

para bangsawan mengharapkan kerelaanmu.

Permaisuri diarak masuk, semaraklah semata-mata,*

pakaiannya bersulamkan emas.

Berdandanan aneka warna ia diantar menghadap raja,*

para puteri raja-raja mengiringinya.

Dengan gembira dan sorak-sorai mereka diantar masuk,*

masuklah mereka ke dalam istana raja.

Para putera baginda akan melanjutkan kerajaan,*

baginda mengangkat mereka menjadi penguasa di seluruh bumi.

Semoga aku memasyhurkan nama baginda turun-temurun,*

maka para bangsa akan memuji baginda selama-lamanya.

Ant.2: Berbahagialah orang yang diundang kepada perjamuan Anak domba, Alleluya.

Ant.3: Dari kelimpahan Kristus kami semua menerima rahmat demi rahmat, Alleluya.

Ef 1:3-10

Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kami Yesus Kristus,+

yang telah memberkati kami dalam Kristus,*

dengan segala berkat rohani di surga.

Sebab dalam Kristus, Allah telah memilih kami,+

sebelum menciptakan jagat raya,*

supaya kami kudus dan tak bercela di hadapan-Nya.

Dengan cinta, Allah telah menentukan kami menjadi putera-Nya,+

dengan perantaraan Yesus Kristus,*

karena kerelaan kehendak-Nya.

Supaya terpujilah rahmat-Nya yang mulia,+

yang dianugerahkan-Nya kepada kami,*

dalam Putera yang dikasihi-Nya.

Dalam Kristus, kami telah memperoleh penebusan berkat darah-Nya,+

yaitu pengampunan atas segala pelanggaran kami,*

menurut kekayaan rahmat-Nya yang dilimpahkan-Nya kepada kami.

Dengan segala hikmat dan kebijaksanaan,+

Allah telah menyatakan rencana kehendak-Nya kepada kami,*

Sekadar kerelaan yang diikhtiarkan-Nya dalam Kristus sejak dahulu.

Untuk menggenapkan segala jaman,+

yaitu menyatukan segala sesuatu di surga dan di bumi,*

dalam diri Kristus sebagai kepala.

Ant.3: Dari kelimpahan Kristus kami semua menerima rahmat demi rahmat, Alleluya.

Bacaan singkat (Ibr 8:1b-3a)

Kita mempunyai seorang imam besar yang duduk di sebelah kanan takhta Allah Yang Mahamulia di surga. Ia menjalankan ibadat di tempat kudus, yaitu di dalam kemah sejati, yang didirikan oleh Allah dan bukan oleh manusia. Sebab setiap imam besar ditetapkan untuk menyampaikan kurban dan persembahan.

Lagu singkat

P: Para murid bergembira,* Alleluya, Alleluya.

U: Para…

P: Tatkala melihat Tuhan.

U: Alleluya, Alleluya.

P: Kemuliaan…

U: Para…

Lagu Singkat Sesudah Kenaikan Tuhan

P: Roh penghibur,* Alleluya, Alleluya.

U: Roh…

P: Akan mengajar Engkau segalanya.

U: Alleluya, Alleluya…

P: Kemuliaan…

U: Roh…

Ant.Kidung: Yang dilahirkan dari daging adalah daging. Yang dilahirkan dari Roh adalah Roh, Alleluya.

Kidung Maria (Luk 1 : 46-55)

Aku mengagungkan Tuhan,*

hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*

hamba-Nya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*

oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang Mahakuasa;*

kuduslah nama-Nya.

Kasih sayang-Nya turun-temurun,*

kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tangan-Nya:*

dicerai-beraikan-Nya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkan-Nya dari takhta;*

yang hina dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkan-Nya dengan kebaikan;*

orang kaya diusir-Nya pergi dengan tangan kosong

Menurut janji-Nya kepada leluhur kami,*

Allah telah menolong Israel, hamba-Nya.

Demi kasih sayang-Nya kepada Abraham serta keturunannya,*

untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung: Yang dilahirkan dari daging adalah daging. Yang dilahirkan dari Roh adalah Roh, Alleluya.

Doa Permohonan

Kemanusiaan Kristus telah dihidupkan oleh Roh Kudus, dan karena pula Kristus menghidupkan kami. Maka marilah kami berseru dengan hati gembira:

U: Baharuilah dan hidupkanlah semesta alam, ya Tuhan.

P: Kristus, penyelamat dunia, raja seluh penciptaan baru, arahkanlah hati kami kepada kerajaan-Mu,*

tempat Engkau duduk di sebelah kanan Bapa.

P: Tuhan, Engkau selalu hidup dalam umat pilihan-Mu,*

tuntunlah Gereja-Mu kepada seluruh kebenaran berkat dorongan Roh Kudus.

P: Engkau Maharahim, tunjukkanlah belas kasihan-Mu kepada orang yang sakit, yang menderita dan yang menghadapi ajal,*

agar mereka semua dikuatkan dan diteguhkan berkat kemurahan-Mu.

P: Kristus, cahaya yang takkan pudar, pada sore hari ini kami berbakti kepada-Mu,*

dan mohon, agar saudara-saudara kami yang telah meninggal Kausinari dengan cahaya kebangkamin-Mu.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,

Dimuliakanlah nama-Mu.

Datanglah kerajaan-Mu.

Jadilah kehendak-Mu

di atas bumi seperti di dalam surga.

Berilah kami rezeki pada hari ini,

dan ampunilah kesalahan kami,

seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.

Dan janganlah masukkan kami

ke dalam pencobaan,

tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

(Sebab Engkaulah raja yang mulia dan berkuasa

untuk selama-lamanya. Amin).

Doa Penutup

Allah Yang Kekal dan Kuasa, kami berani memanggil Engkau Bapa.

Kuatkanlah semangat kami sebagai putera-Mu, agar kami layak menerima warisan yang telah Kaujanjikan.

Demi Yesus Kristus, Putera-Mu dan pengantara kami, yang hidup …

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - RABU

Doa Tobat

U: Saya mengaku kepada Allah yang mahakuasa
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.
P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Ya Tuhan dan penyelamat
Sebelum beristirahat
Kami bersyukur padaMu
Atas hari yang berlalu.

Kami mohon Kauampuni
Karna sungguh menyadari
Pikiran dan perbuatan
Yang sangat kami sesalkan.

Kabulkanlah permohonan
Yang kini kami panjatkan
Ya Yesus yang berkuasa
Bersama Bapa dan RohNya. Amin.

Ant 1: Sudilah Engkau menjadi gunung pengungsian dan benteng pertahananku yang kuat.

Mazmur 30 (31),1-6

KepadaMu, ya Tuhan, aku berlindung,*
jangan sampai aku dikecewakan!

Demi kesetiaanMu selamatkanlah aku,+
condongkanlah telingaMu kepadaku,*
dan bebaskanlah aku segera!

Sudilah Engkau menjadi gunung pengsungsianku,*
dan benteng pertahananku yang kuat.

Sebab Engkaulah pelindung dan penyelamatku,*
dan demi namaMu Engkau akan membimbing dan menuntun daku.

Engkau akan melepaskan daku dari jaring,+
yang dipasang untuk menjerat aku,*
sebab Engkaulah pelindungku.

Ke dalam tanganMu kuserahkan hidupku,*
tebuslah aku, ya Tuhan Allah.

Ant 1: Sudilah Engkau menjadi gunung pengungsian dan benteng pertahananku yang kuat.

Ant.2: Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.

Mazmur 129 (130)

Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan,*
Tuhanku, dengarkanlah seruanku.

Hendaklah telingaMu menaruh perhatian,*
kepada jeritan doaku.

Jika Engkau menghitung-hitung kesalahan, ya Tuhan,*
siapakah dapat bertahan?

Tetapi syukurlah Engkau suka mengampuni,*
sehingga orang mengabdi kepadaMu dengan takwa.

Aku berharap akan Tuhan,*
hatiku mengharapkan firmanNya.

Hatiku menantikan Tuhanku,*
lebih dari penjaga menantikan fajar.

Lebih dari penjaga menantikan fajar,*
Israel menantikan Tuhan.

Sebab pada Tuhanlah kasih setia,*
dan penebusan yang berlimpah-limpah.

Tuhanlah yang akan membebaskan Israel,*
dari segala kesalahannya.

Ant.2: Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.

Bacaan singkat (Ef 4,26-27)

Jangan berdosa. Janganlah matahari terbenam sebelum padam amarahmu, dan janganlah memberi kesempatan kepada setan.

Lagu singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, enaklah pikulan yang Kauletakkan atas bahu para pengikutMu, dan ringanlah beban yang Kauberikan kepada orang yang lemah lembut dan rendah hati. Terimalah kiranya usaha dan niat kami pada hari ini dan berilah kami istirahat, supaya kami dapat mengabdi Engkau dengan lebih giat. Sebab Engkaulah pengantara kami sepanjang segala masa. Amin.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Bunda yang berbelaskasih,
engkau melahirkan penyelamat.
Pelindung kami, kami mohon restu,
agar slamat senantiasa
berkat doamu di hadapan Yesus,
puteramu yang tercinta.
Kuatkanlah kami yang lemah
dengan iman, harapan dan kasih sejati,
ya Maria, bunda kami.

Santo-Santa

Santo Noel Pinot

Martir

Rovolusi Perancis membawa gejolak besar di dalam Gereja. Biara- biara di tutup, pendidikan imam dihentikan, dan banyak rohaniwan- rohaniwati dipaksa untuk bersumpah dan mengakui konstitusi Perancis yang anti gereja. Tak terkecuali uskup- uskup. Banyak dari antara mereka dibunuh karena tidak bersedia mengakui konstitusi itu. Noel Pinot adalah seorang imam yang mengalami nasib itu. Ia dengan penuh semangat berkhotbah mencela uskup- uskup yang mengangkat sumpah atas konstitusi Prancis yang anti gereja itu. Karena itu pastor kepala paroki ini dipecat dan dibuang. Namun dengan diam- diam ia pulang kembali untuk melanjutkan perjuanggannya. Tatkala sedang mempersembahkan misa di tengah malam, Noel Pinot dikhianati, ditangkap dan dipenggal kepalanya. Ia mati sebagai martir Kristus pada tahun 1794.

Santo Serapion

Pengaku Iman

Serapion adalah murid St. Antonius Agung. Ia dipilih menjadi Uskup Thmuis, Mesir dan berjuang gigih melawan semua aliran bidaah yang berkembang pada masa itu. Ia dengan gigih membela St. Athanasios di hadapan pengadilan Kaisar demi tegaknya ajaran iman yang benar. Oleh karena itu, ia dibuang oleh pemerintah. Dalam masa pembuangannya, ia menulis buku- buku liturgi yang penting. Serapion meninggal pada tahun 362.