Minggu, 11 Maret 2029

Hari Minggu Prapaskah IV (Laetare)

Hari Raya

Bacaan Misa

Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.

Bacaan Pertama 1 Samuel 16:1b,6-7,10-13a

Berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: "Berapa lama lagi engkau berdukacita karena Saul? Bukankah ia telah Kutolak sebagai raja atas Israel? Isilah tabung tandukmu dengan minyak dan pergilah. Aku mengutus engkau kepada Isai, orang Betlehem itu, sebab di antara anak-anaknya telah Kupilih seorang raja bagi-Ku." Ketika mereka itu masuk dan Samuel melihat Eliab, lalu pikirnya: "Sungguh, di hadapan TUHAN sekarang berdiri yang diurapi-Nya." Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: "Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati." Demikianlah Isai menyuruh ketujuh anaknya lewat di depan Samuel, tetapi Samuel berkata kepada Isai: "Semuanya ini tidak dipilih TUHAN." Lalu Samuel berkata kepada Isai: "Inikah anakmu semuanya?" Jawabnya: "Masih tinggal yang bungsu, tetapi sedang menggembalakan kambing domba." Kata Samuel kepada Isai: "Suruhlah memanggil dia, sebab kita tidak akan duduk makan, sebelum ia datang ke mari." Kemudian disuruhnyalah menjemput dia. Ia kemerah-merahan, matanya indah dan parasnya elok. Lalu TUHAN berfirman: "Bangkitlah, urapilah dia, sebab inilah dia." Samuel mengambil tabung tanduk yang berisi minyak itu dan mengurapi Daud di tengah-tengah saudara-saudaranya. Sejak hari itu dan seterusnya berkuasalah Roh TUHAN atas Daud. Lalu berangkatlah Samuel menuju Rama.

Mazmur Tanggapan Mazmur 23:1-6

TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.
Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang;
Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.
Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.
Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah.
Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.

Bacaan Kedua Efesus 5:8-14

Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang, karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran, dan ujilah apa yang berkenan kepada Tuhan. Janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa, tetapi sebaliknya telanjangilah perbuatan-perbuatan itu. Sebab menyebutkan sajapun apa yang dibuat oleh mereka di tempat-tempat yang tersembunyi telah memalukan. Tetapi segala sesuatu yang sudah ditelanjangi oleh terang itu menjadi nampak, sebab semua yang nampak adalah terang. Itulah sebabnya dikatakan: "Bangunlah, hai kamu yang tidur dan bangkitlah dari antara orang mati dan Kristus akan bercahaya atas kamu."

Bacaan Injil Yohanes 9:1-41

Waktu Yesus sedang lewat, Ia melihat seorang yang buta sejak lahirnya. Murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya: "Rabi, siapakah yang berbuat dosa, orang ini sendiri atau orang tuanya, sehingga ia dilahirkan buta?" Jawab Yesus: "Bukan dia dan bukan juga orang tuanya, tetapi karena pekerjaan-pekerjaan Allah harus dinyatakan di dalam dia. Kita harus mengerjakan pekerjaan Dia yang mengutus Aku, selama masih siang; akan datang malam, di mana tidak ada seorangpun yang dapat bekerja. Selama Aku di dalam dunia, Akulah terang dunia." Setelah Ia mengatakan semuanya itu, Ia meludah ke tanah, dan mengaduk ludahnya itu dengan tanah, lalu mengoleskannya pada mata orang buta tadi dan berkata kepadanya: "Pergilah, basuhlah dirimu dalam kolam Siloam." Siloam artinya: "Yang diutus." Maka pergilah orang itu, ia membasuh dirinya lalu kembali dengan matanya sudah melek. Tetapi tetangga-tetangganya dan mereka, yang dahulu mengenalnya sebagai pengemis, berkata: "Bukankah dia ini, yang selalu mengemis?" Ada yang berkata: "Benar, dialah ini." Ada pula yang berkata: "Bukan, tetapi ia serupa dengan dia." Orang itu sendiri berkata: "Benar, akulah itu." Kata mereka kepadanya: "Bagaimana matamu menjadi melek?" Jawabnya: "Orang yang disebut Yesus itu mengaduk tanah, mengoleskannya pada mataku dan berkata kepadaku: Pergilah ke Siloam dan basuhlah dirimu. Lalu aku pergi dan setelah aku membasuh diriku, aku dapat melihat." Lalu mereka berkata kepadanya: "Di manakah Dia?" Jawabnya: "Aku tidak tahu." Lalu mereka membawa orang yang tadinya buta itu kepada orang-orang Farisi. Adapun hari waktu Yesus mengaduk tanah dan memelekkan mata orang itu, adalah hari Sabat. Karena itu orang-orang Farisipun bertanya kepadanya, bagaimana matanya menjadi melek. Jawabnya: "Ia mengoleskan adukan tanah pada mataku, lalu aku membasuh diriku, dan sekarang aku dapat melihat." Maka kata sebagian orang-orang Farisi itu: "Orang ini tidak datang dari Allah, sebab Ia tidak memelihara hari Sabat." Sebagian pula berkata: "Bagaimanakah seorang berdosa dapat membuat mujizat yang demikian?" Maka timbullah pertentangan di antara mereka. Lalu kata mereka pula kepada orang buta itu: "Dan engkau, apakah katamu tentang Dia, karena Ia telah memelekkan matamu?" Jawabnya: "Ia adalah seorang nabi." Tetapi orang-orang Yahudi itu tidak percaya, bahwa tadinya ia buta dan baru dapat melihat lagi, sampai mereka memanggil orang tuanya dan bertanya kepada mereka: "Inikah anakmu, yang kamu katakan bahwa ia lahir buta? Kalau begitu bagaimanakah ia sekarang dapat melihat?" Jawab orang tua itu: "Yang kami tahu ialah, bahwa dia ini anak kami dan bahwa ia lahir buta, tetapi bagaimana ia sekarang dapat melihat, kami tidak tahu, dan siapa yang memelekkan matanya, kami tidak tahu juga. Tanyakanlah kepadanya sendiri, ia sudah dewasa, ia dapat berkata-kata untuk dirinya sendiri." Orang tuanya berkata demikian, karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi, sebab orang-orang Yahudi itu telah sepakat bahwa setiap orang yang mengaku Dia sebagai Mesias, akan dikucilkan. Itulah sebabnya maka orang tuanya berkata: "Ia telah dewasa, tanyakanlah kepadanya sendiri." Lalu mereka memanggil sekali lagi orang yang tadinya buta itu dan berkata kepadanya: "Katakanlah kebenaran di hadapan Allah; kami tahu bahwa orang itu orang berdosa." Jawabnya: "Apakah orang itu orang berdosa, aku tidak tahu; tetapi satu hal aku tahu, yaitu bahwa aku tadinya buta, dan sekarang dapat melihat." Kata mereka kepadanya: "Apakah yang diperbuat-Nya padamu? Bagaimana Ia memelekkan matamu?" Jawabnya: "Telah kukatakan kepadamu, dan kamu tidak mendengarkannya; mengapa kamu hendak mendengarkannya lagi? Barangkali kamu mau menjadi murid-Nya juga?" Sambil mengejek mereka berkata kepadanya: "Engkau murid orang itu tetapi kami murid-murid Musa. Kami tahu, bahwa Allah telah berfirman kepada Musa, tetapi tentang Dia itu kami tidak tahu dari mana Ia datang." Jawab orang itu kepada mereka: "Aneh juga bahwa kamu tidak tahu dari mana Ia datang, sedangkan Ia telah memelekkan mataku. Kita tahu, bahwa Allah tidak mendengarkan orang-orang berdosa, melainkan orang-orang yang saleh dan yang melakukan kehendak-Nya. Dari dahulu sampai sekarang tidak pernah terdengar, bahwa ada orang yang memelekkan mata orang yang lahir buta. Jikalau orang itu tidak datang dari Allah, Ia tidak dapat berbuat apa-apa." Jawab mereka: "Engkau ini lahir sama sekali dalam dosa dan engkau hendak mengajar kami?" Lalu mereka mengusir dia ke luar. Yesus mendengar bahwa ia telah diusir ke luar oleh mereka. Kemudian Ia bertemu dengan dia dan berkata: "Percayakah engkau kepada Anak Manusia?" Jawabnya: "Siapakah Dia, Tuhan? Supaya aku percaya kepada-Nya." Kata Yesus kepadanya: "Engkau bukan saja melihat Dia; tetapi Dia yang sedang berkata-kata dengan engkau, Dialah itu!" Katanya: "Aku percaya, Tuhan!" Lalu ia sujud menyembah-Nya. Kata Yesus: "Aku datang ke dalam dunia untuk menghakimi, supaya barangsiapa yang tidak melihat, dapat melihat, dan supaya barangsiapa yang dapat melihat, menjadi buta." Kata-kata itu didengar oleh beberapa orang Farisi yang berada di situ dan mereka berkata kepada-Nya: "Apakah itu berarti bahwa kami juga buta?" Jawab Yesus kepada mereka: "Sekiranya kamu buta, kamu tidak berdosa, tetapi karena kamu berkata: Kami melihat, maka tetaplah dosamu."

Renungan

Melihat dari Dalam

Ketika memilih menantu, memilih pegawai, bahkan memilih ketua lingkungan, manusia hampir selalu mulai dari yang tampak: paras, tinggi badan, cara berpakaian, gelar. Kita menilai sampul lebih dulu, karena sampul memang yang paling cepat terbaca.

Samuel pun begitu. Ketika Eliab yang gagah lewat, hatinya langsung berkata, "Sungguh, inilah yang diurapi Tuhan." Tetapi Tuhan menegur, "Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi Tuhan melihat hati." Lalu yang dipilih justru si bungsu yang sedang menggembala, yang bahkan tidak diikutkan ke acara.

Injil hari ini membawa soal melihat itu lebih jauh. Seorang buta sejak lahir disembuhkan Yesus dengan tanah dan air kolam Siloam. Nama Siloam sendiri berarti "yang diutus." Orang itu pulang dengan mata yang bisa melihat.

Tetapi yang menarik justru kebalikannya. Orang yang tadinya buta perlahan makin jelas melihat siapa Yesus: mula-mula ia menyebut "orang yang disebut Yesus", lalu "seorang nabi", lalu akhirnya sujud, "Aku percaya, Tuhan." Sementara orang-orang Farisi yang sehat matanya justru makin buta. Mereka melihat mukjizat dengan mata, tetapi hati mereka gelap gulita.

Di sinilah letak kejutannya. Ada orang yang matanya awas tetapi hatinya buta, dan ada yang matanya pernah gelap tetapi hatinya terang.

Ada juga keberanian dalam kisah ini. Ketika ditekan para pemuka, orang yang dulu buta itu tidak mengarang teori yang rumit. Ia hanya berpegang pada satu hal yang ia alami sendiri, "Satu hal aku tahu, yaitu bahwa aku tadinya buta, dan sekarang dapat melihat." Kadang iman memang tidak perlu jawaban atas segala pertanyaan. Ia cukup bersaksi jujur tentang apa yang sudah Tuhan kerjakan dalam hidup kita.

Paulus menyimpulkannya dengan gamblang, "Dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang." Ada pepatah Jawa, urip iku urup, hidup itu menyala, menjadi cahaya bagi sekitar. Orang beriman bukan sekadar yang bisa melihat, melainkan yang ikut menerangi.

Minggu Laetare ini mengajak kita bersukacita di tengah Prapaskah. Sukacitanya justru ini: mata batin kita, yang lama gelap, sedang dibuka pelan-pelan oleh Dia yang diutus.

Adakah hal yang selama ini kulihat dengan mata, tetapi belum sungguh kupahami dengan hati?

Tuhan, Engkau melihat hatiku, bukan sampulku. Basuhlah mata batinku sampai aku melihat-Mu dan menjadi terang bagi sesama. Amin.

Invitatorium

MINGGU IV PAGI

Pembukaan

Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku."

Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.

Ibadat Bacaan

Ibadat Bacaan untuk Hari Minggu Prapaskah IV

Ya Allah, datanglah menolong aku.

Tuhan, bersegeralah menolong aku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

MADAH

Pada hari ini, hari pertama,

Nama Allah Bapa kita puji;

Yang, Tuhan dan sumber ciptaan,

Dunia dari kegelapan Kau bawa.

Pada hari ini Putra kekal

Atas maut kemenangan-Nya raih;

Pada hari ini Roh datang

Dengan karunia api hidup-Nya.

Bapa, yang membentuk manusia

Serupa Allah dalam rencana kasih-Mu,

Penuhilah kami dengan kasih ilahi itu,

Dan sesuaikan kehendak kami dengan kehendak-Mu.

Sabda yang menjadi daging, salam bagi-Mu!

Engkau telah membebaskan kami dari dosa,

Dan bersama-Mu kami mati dan bangkit

Kepada Allah dalam kurban.

Roh Kudus, Engkau menganugerahkan

Karunia kasih kepada setiap hati;

Berilah kami terang dan rahmat, kami mohon,

Penuhilah hati kami pada hari suci ini.

Allah, Tritunggal Mahakudus,

Semoga kehendak-Mu yang kudus terlaksana;

Dalam sabda-Mu jiwa kami bebas.

Dan kami beristirahat pada hari ini bersama-Mu.

PEMAZMURAN

Ant. 1 Siapakah yang boleh naik ke gunung Tuhan, atau berdiri di tempat-Nya yang kudus?

Mazmur 24

Masuknya Tuhan ke dalam bait-Nya

Kristus membuka surga bagi kita dalam kemanusiaan yang Dia kenakan (St. Ireneus).
Milik Tuhanlah bumi serta isinya,

dunia dan semua penghuninya.

Dialah yang mendasarkannya di atas lautan;

di atas air Dia menjadikannya teguh.

Siapakah yang boleh naik ke gunung Tuhan?

Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?

Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya,

yang tidak menginginkan hal-hal yang sia-sia,

yang tidak bersumpah untuk menipu sesamanya.

Dia akan menerima berkat dari Tuhan

dan upah dari Allah yang menyelamatkannya.

Demikianlah orang-orang yang mencari Dia,

mencari wajah Allah Yakub.

Hai gerbang-gerbang, angkatlah kepalamu;

tinggikanlah dirimu, pintu-pintu kuno.

Biarlah Dia masuk, Raja kemuliaan!

Siapakah Raja kemuliaan itu?

Tuhan, yang perkasa, yang gagah berani,

Tuhan, yang gagah berani dalam perang.

Hai gerbang-gerbang, angkatlah kepalamu;

tinggikanlah dirimu, pintu-pintu kuno.

Biarlah Dia masuk, Raja kemuliaan!

Siapakah Dia, Raja kemuliaan itu?

Dia, Tuhan semesta alam,

Dialah Raja kemuliaan.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Ketika Putra-Mu dihukum secara tidak adil, Tuhan Allah, dan dikelilingi oleh orang-orang fasik, Dia berseru kepada-Mu, dan Engkau membebaskan-Nya. Jagalah umat-Mu sebagai harta hati-Mu dan bimbinglah langkah mereka di jalan yang aman agar mereka dapat melihat wajah-Mu.

Ant. Siapakah yang boleh naik ke gunung Tuhan, atau berdiri di tempat-Nya yang kudus?

Ant. 2 Berkatilah Allah kita, hai bangsa-bangsa di dunia; Dia telah memberi kita hidup.

Mazmur 66

Madah Ekaristi

Tuhan telah bangkit dan semua orang telah dibawa oleh-Nya kepada Bapa (Hesychius).

I
Bersoraklah dengan sukacita kepada Allah, seluruh bumi,

Nyanyikanlah kemuliaan nama-Nya.

Persembahkanlah kepada-Nya pujian yang mulia.

Katakanlah kepada Allah: “Betapa dahsyat perbuatan-Mu!

Karena kebesaran kekuatan-Mu

musuh-musuh-Mu gemetar di hadapan-Mu.

Di hadapan-Mu seluruh bumi akan sujud;

akan bernyanyi kepada-Mu, bernyanyi bagi nama-Mu!”

Datanglah dan lihatlah perbuatan Allah,

dahsyat perbuatan-Nya di antara manusia.

Dia mengubah laut menjadi tanah kering,

mereka melewati sungai dengan kaki kering.

Biarlah sukacita kita ada di dalam Dia;

Dia memerintah selamanya dengan kekuatan-Nya.

Mata-Nya mengawasi bangsa-bangsa;

jangan biarkan pemberontak bangkit melawan Dia.

Hai bangsa-bangsa, berkatilah Allah kita,

biarlah suara pujian-Nya bergema,

dari Allah yang memberi hidup kepada jiwa kita

dan menjaga kaki kita agar tidak tersandung.

Karena Engkau, ya Allah, telah menguji kami,

Engkau telah menguji kami seperti perak diuji:

Engkau menuntun kami, ya Allah, ke dalam jerat;

Engkau menaruh beban berat di punggung kami.

Engkau membiarkan orang-orang menunggangi kepala kami;

kami melewati api dan air

tetapi kemudian Engkau memberi kami kelegaan.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Berkatilah Allah kita, hai bangsa-bangsa di dunia; Dia telah memberi kita hidup.

Ant. 3 Dengarkanlah aku, semua yang menghormati Allah, biarlah aku menceritakan kepadamu hal-hal besar yang telah Dia lakukan bagiku.

II
Kurban bakaran kubawa ke rumah-Mu;

kepada-Mu aku akan membayar nazarku,

nazar yang telah diucapkan bibirku,

yang diucapkan mulutku dalam kesesakanku.

Aku akan mempersembahkan kurban bakaran dari hewan gemuk

dengan asap domba jantan yang terbakar.

Aku akan mempersembahkan lembu jantan dan kambing.

Datanglah dan dengarkanlah, semua yang takut akan Allah.

Aku akan menceritakan apa yang Dia lakukan bagi jiwaku:

kepada-Nya aku berseru dengan nyaring,

dengan pujian yang tinggi siap di lidahku.

Jika ada kejahatan di hatiku,

Tuhan tidak akan mendengarkan.

Tetapi sesungguhnya Allah telah mendengarkan;

Dia telah memperhatikan suara doaku.

Terpujilah Allah yang tidak menolak doaku

dan tidak menahan kasih-Nya dariku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Bapa Mahakuasa, dalam kematian dan kebangkitan Putra-Mu sendiri Engkau membawa kami melalui air baptisan ke pantai kehidupan baru. Melalui air itu dan api Roh Kudus Engkau telah memberikan penghiburan kepada kami masing-masing. Terimalah kurban pujian kami; semoga hidup kami menjadi persembahan total kepada-Mu, dan semoga kami layak masuk ke rumah-Mu dan di sana bersama Kristus memuji kekuatan-Mu yang tak pernah gagal.

Ant. Dengarkanlah aku, semua yang menghormati Allah, biarlah aku menceritakan kepadamu hal-hal besar yang telah Dia lakukan bagiku.

Hening Kudus (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Tuhan, sabda-Mu adalah roh dan hidup.

Engkau memiliki sabda hidup yang kekal.

BACAAN

Bacaan Pertama

Dari Kitab Imamat

8:1-17; 9:22-24

Penahbisan para imam
Tuhan berfirman kepada Musa, “Ambillah Harun dan anak-anaknya, bersama dengan pakaian keimaman, minyak urapan, lembu jantan untuk kurban penghapus dosa, dua ekor domba jantan, dan keranjang berisi roti tak beragi. Kemudian kumpulkanlah seluruh jemaat di pintu masuk Kemah Pertemuan.”
Dan Musa melakukan seperti yang diperintahkan Tuhan. Ketika jemaat telah berkumpul di pintu masuk Kemah Pertemuan, Musa memberitahu mereka apa yang diperintahkan Tuhan untuk dilakukan.
Musa membawa Harun dan anak-anaknya, pertama-tama membasuh mereka dengan air. Kemudian ia mengenakan tunik pada Harun, mengikatkan ikat pinggang padanya, mengenakan jubah padanya, menempatkan efod padanya, dan mengikatkan ikat pinggang bersulam efod padanya, mengikatkannya di sekelilingnya. Kemudian ia menempatkan penutup dada padanya, dengan Urim dan Tumim di dalamnya, dan mengenakan serban di kepalanya, memasang lempengan emas, mahkota suci, di bagian depan serban, di dahinya, seperti yang diperintahkan Tuhan kepadanya.
Musa mengambil minyak urapan, mengurapi dan menguduskan Kemah Suci, dengan segala isinya. Kemudian ia memercikkan sebagian minyak ini tujuh kali pada mezbah, dan mengurapi mezbah, dengan semua perlengkapannya, dan bejana pembasuhan, dengan alasnya, demikianlah menguduskannya.
Ia juga menuangkan sebagian minyak urapan di atas kepala Harun, demikianlah menguduskannya. Musa juga membawa anak-anak Harun, mengenakan tunik pada mereka, mengikatkan ikat pinggang pada mereka, dan mengenakan serban pada mereka, seperti yang diperintahkan Tuhan kepadanya.
Ketika ia membawa lembu jantan untuk kurban penghapus dosa, Harun dan anak-anaknya meletakkan tangan mereka di atas kepalanya. Kemudian Musa menyembelihnya, dan mengambil sebagian darahnya, dengan jarinya ia mengoleskannya pada tanduk-tanduk di sekeliling mezbah, demikianlah menyucikan mezbah. Ia juga mengadakan pendamaian bagi mezbah dengan menuangkan darah di alasnya ketika ia menguduskannya. Mengambil semua lemak yang menutupi organ-organ dalam, serta lobus hati dan kedua ginjal dengan lemaknya, Musa membakarnya di atas mezbah. Namun, lembu jantan itu, dengan kulit dan daging serta kotorannya ia bakar di api di luar perkemahan, seperti yang diperintahkan Tuhan kepadanya.
Harun kemudian mengangkat tangannya ke atas umat dan memberkati mereka. Ketika ia turun dari mempersembahkan kurban penghapus dosa dan kurban bakaran dan kurban pendamaian, Musa dan Harun masuk ke dalam Kemah Pertemuan. Setelah keluar mereka kembali memberkati umat. Kemudian kemuliaan Tuhan dinyatakan kepada seluruh umat. Api keluar dari hadapan Tuhan dan menghabiskan kurban bakaran dan sisa-sisa lemak di atas mezbah. Melihat ini, seluruh umat berseru dan sujud.

RESPONSORIUM Ibrani 7:23, 24; Sirakh 45:7, 8

Di bawah perjanjian lama, ada banyak imam, karena kematian menghalangi mereka untuk terus menjabat.

Tetapi Kristus memiliki imamat yang kekal karena Dia tetap ada selamanya.
Tuhan mengangkat Harun, menganugerahkan kepadanya imamat umat, dan memberkatinya dengan kehormatan besar.

Tetapi Kristus memiliki imamat yang kekal karena Dia tetap ada selamanya.
Bacaan Kedua

Dari risalah tentang Yohanes oleh Santo Agustinus, uskup

Kristus adalah jalan menuju terang, kebenaran, dan hidup
Tuhan berkata kepada kita: Akulah terang dunia; barangsiapa mengikuti Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan akan mempunyai terang hidup. Dalam beberapa kata ini Dia memberi perintah dan membuat janji. Marilah kita melakukan apa yang Dia perintahkan agar kita tidak malu menginginkan apa yang Dia janjikan dan mendengar Dia berkata pada hari penghakiman: “Aku menetapkan syarat-syarat tertentu untuk memperoleh janji-janji-Ku. Sudahkah kamu memenuhinya?” Jika kamu berkata: “Apa yang Engkau perintahkan, Tuhan Allah kami?” Dia akan berkata kepadamu: “Aku memerintahkanmu untuk mengikuti Aku. Kamu meminta nasihat tentang bagaimana masuk ke dalam hidup. Hidup apa, jika bukan hidup yang tentangnya tertulis: Pada-Mu ada sumber kehidupan?”
Marilah kita sekarang melakukan apa yang Dia perintahkan. Marilah kita mengikuti jejak Tuhan. Marilah kita melepaskan belenggu yang menghalangi kita untuk mengikuti Dia. Siapa yang dapat melepaskan belenggu ini tanpa bantuan dari Dia yang kepadanya kata-kata ini ditujukan: Engkau telah memutuskan belenggu-Ku? Mazmur lain berkata tentang Dia: Tuhan membebaskan orang-orang yang terbelenggu, Tuhan mengangkat orang-orang yang tertindas.
Mereka yang telah dibebaskan dan diangkat mengikuti terang. Terang yang mereka ikuti berkata kepada mereka: Akulah terang dunia; barangsiapa mengikuti Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan. Tuhan memberi terang kepada orang buta. Saudara-saudari, terang itu bersinar atas kita sekarang, karena mata kita telah diurapi dengan salep mata iman. Air liur-Nya dicampur dengan tanah untuk mengurapi orang yang lahir buta. Kita adalah keturunan Adam, buta sejak lahir; kita membutuhkan Dia untuk memberi kita terang. Dia mencampur air liur dengan tanah, dan demikianlah dinubuatkan: Kebenaran telah tumbuh dari bumi. Dia sendiri telah berkata: Akulah jalan, kebenaran, dan hidup.
Kita akan memiliki kebenaran ketika kita melihat muka dengan muka. Ini adalah janji-Nya kepada kita. Siapa yang berani berharap untuk sesuatu yang Allah dalam kebaikan-Nya tidak memilih untuk menjanjikan atau menganugerahkan?

Kita akan melihat muka dengan muka. Rasul berkata: Sekarang aku tahu sebagian, sekarang samar-samar melalui cermin, tetapi kemudian muka dengan muka. Yohanes rasul berkata dalam salah satu suratnya: Saudara-saudari terkasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, dan belum dinyatakan apa yang akan kita jadi. Kita tahu bahwa ketika Dia dinyatakan kita akan menjadi seperti Dia, karena kita akan melihat Dia sebagaimana adanya. Ini adalah janji yang besar.
Jika kamu mengasihi Aku, ikutilah Aku. “Aku memang mengasihi-Mu,” kamu memprotes, “tetapi bagaimana aku mengikuti-Mu?” Jika Tuhan Allahmu berkata kepadamu: “Akulah kebenaran dan hidup,” dalam keinginanmu akan kebenaran, dalam kasihmu akan hidup, kamu pasti akan meminta Dia untuk menunjukkan kepadamu jalan untuk mencapainya. Kamu akan berkata pada dirimu sendiri: “Kebenaran adalah kenyataan yang besar, hidup adalah kenyataan yang besar; seandainya saja jiwaku dapat menemukannya!”

RESPONSORIUM Mazmur 119:104-105; Yohanes 6:69

Aku membenci jalan-jalan dusta.

Sabda-Mu adalah pelita yang membimbing langkahku, terang bagi jalan di hadapanku.
Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi? Engkau memiliki sabda hidup yang kekal.

Sabda-Mu adalah pelita yang membimbing langkahku, terang bagi jalan di hadapanku.

TE DEUM

Engkau adalah Allah: kami memuji-Mu;

Engkau adalah Tuhan: kami memuliakan-Mu;

Engkau adalah Bapa yang kekal:

Seluruh ciptaan menyembah-Mu.
Kepada-Mu semua malaikat, semua kekuatan surga,

Kerubim dan Serafim, bernyanyi dalam pujian tak berkesudahan:

Kudus, kudus, kudus, Tuhan, Allah semesta alam,

langit dan bumi penuh kemuliaan-Mu.
Persekutuan para rasul yang mulia memuji-Mu.

Persekutuan para nabi yang luhur memuji-Mu.

Pasukan martir berjubah putih memuji-Mu.
Di seluruh dunia Gereja kudus memuliakan-Mu:

Bapa, yang keagungan-Nya tak terbatas,

Putra-Mu yang sejati dan tunggal, layak disembah,

dan Roh Kudus, pembela dan pembimbing.
Engkau, Kristus, adalah Raja kemuliaan,

Putra Bapa yang kekal.
Ketika Engkau menjadi manusia untuk membebaskan kami

Engkau tidak menolak rahim Perawan.
Engkau mengalahkan sengat maut,

dan membuka kerajaan surga bagi semua orang percaya.
Engkau duduk di tangan kanan Allah dalam kemuliaan.

Kami percaya bahwa Engkau akan datang, dan menjadi hakim kami.
Datanglah, ya Tuhan, dan tolonglah umat-Mu,

yang telah Engkau beli dengan harga darah-Mu sendiri,

dan bawalah kami bersama para kudus-Mu

ke kemuliaan abadi.
Selamatkanlah umat-Mu, ya Tuhan, dan berkatilah warisan-Mu.

Pimpin dan teguhkanlah mereka sekarang dan selalu.
Hari demi hari kami memuji-Mu.

Kami memuji nama-Mu selama-lamanya.
Jagalah kami hari ini, ya Tuhan, dari segala dosa.

Kasihanilah kami, ya Tuhan, kasihanilah.
Tuhan, tunjukkanlah kasih dan belas kasihan-Mu kepada kami,

karena kami telah menaruh kepercayaan kami kepada-Mu.
Dalam Engkau, ya Tuhan, adalah harapan kami:

Dan kami tidak akan pernah berharap dengan sia-sia.

DOA PENUTUP

Ya Allah,

yang melalui Sabda-Mu mendamaikan umat manusia

kepada Diri-Mu dengan cara yang menakjubkan,

kami mohon, berilah,

agar dengan devosi yang cepat dan iman yang bersemangat

umat Kristiani dapat bergegas

menuju perayaan-perayaan khidmat yang akan datang.

Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama-Mu dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

MINGGU IV PAGI

Pembukaan: Antifon
Marilah kami menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kami.

Mazmur 94 (95)

Marilah kami bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kami.
Menghadap wajah-Nya dengan lagu syukur,
menghormati-Nya dengan pujian.

Tuhanlah Allah Yang Agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tangan-Nya,
puncak gunungpun milik-Nya.
Milik-Nyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tangan-Nya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kami.
Dialah Allah kami, kami umat-Nya,
Dialah gembala kami, kami kawanan-Nya.

Hari ini dengarkanlah suara-Nya:
“Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya-Ku Yang Agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbingan-Ku.
Sebab Aku bersumpah dalam murka-Ku:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku.”

Antifon

Marilah kami menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kami.

Madah

Kami menghadap pada-Mu
Allah yang baik selalu
Hati kami hancur luluh
Kami menangis mengaduh.

Kami sungguh menyadari
Kedosaan diri kami
Namun kami tetap ingat
Akan Dikau sumber rahmat.

Ampunilah dosa kami
Yang sudah kami sesali
Semoga berkat restu-Mu
Kani bertobat selalu.

Kami mohon pada Tuhan
S’moga masa persiapan
Yang kami langsungkan ini
Kaulimpahi rahmat Suci.
Amin.

Antifon 1

Allahkulah Engkau, Engkau kupuji; Allahku, Engkau kuagungkan.

Mazmur 117 (118)

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*
kekal abadi kasih setia-Nya.

Hendaklah Israel berkata:*
kekal abadi kasih setia-Nya.

Hendaklah kaum Harun berkata:*
kekal abadi kasih setia-Nya.

Hendaklah orang yang takwa berkata:*
kekal abadi kasih setia-Nya.

Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan,*
Ia menjawab dan melegakan daku.

Tuhan di pihakku, aku tidak takut,*
Apa yang dapat dilakukan manusia terhadapku?

Tuhan di pihakku, Ia penolongku,*
Aku melihat pembenciku tersipu-sipu.

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*
dari pada percaya kepada manusia.

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*
dari pada percaya kepada bangsawan.

Segala bangsa mengepung aku,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Mereka mengepung aku rapat-rapat,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Mereka mengepung aku seperti lebah,+
seperti nyala api yang menjilat-jilat,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Aku didesak-desak sampai terjatuh,*
tetapi Tuhan menolong aku.

Tuhanlah kekuatan dan pelindungku,*
Dialah kemenanganku

Suara gembira dan sorak-sorai,*
terdengar di perkemahan para pemenang.

“Tuhan bertindak dengan tangan kuat,*
tangan Tuhan Mahakuasa.”

Aku tidak akan mati, aku tetap hidup,*
untuk mewartakan karya-karya Tuhan.

Tuhan sering menyiksa aku,*
namun tidak menyerahkan daku kepada maut.

Bukalah bagiku gerbang kemenangan,*
supaya aku masuk dan bersyukur kepada Tuhan.

Inilah pintu gerbang Tuhan,*
para pemenang masuk ke dalamnya.

Syukur kepada-Mu, sebab Engkau memenangkan daku,*
dan menjadi penyelamatku.

Batu yang dibuang oleh para pembangun,*
telah menjadi batu sendi.

Karya Tuhanlah itu,*
sangat mengagumkan kami.

Pada hari inilah Tuhan bertindak,*
mari kami rayakan dengan gembira.

Ya Tuhan, berilah kami keselamatan!*
Ya Tuhan, berilah kami kesejahteraan!

Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan;+
kami memberkati Engkau dari dalam rumah Tuhan,*
Tuhanlah Allah, Dia menerangi kami.

Beraraklah dengan membawa ranting berdaun,*
hiasilah tanduk-tanduk mesbah.

Allahkulah Engkau, Engkau kupuji,*
Allahku, Engkau kuagungkan.

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*
kekal abadi kasih setia-Nya.

Antifon 1

Allahkulah Engkau, Engkau kupuji; Allahku, Engkau kuagungkan.

Antifon 2

Tuhan, Engkau berkuasa untuk melepaskan kami dari musuh yang kuat. Bebaskanlah kami, ya Allah kami.

Dan 3 : 52-57

Terpujilah Engkau, Tuhan, Allah leluhur kami,*
kepada-Mulah pujian selama segala abad.

Terpujilah nama-Mu yang mulia dan kudus,*
kepada-Mulah pujian selama segala abad.

Terpujilah Engkau dalam bait-Mu yang mulia dan kudus,*
kepada-Mulah pujian selama segala abad.

Terpujilah Engkau di atas takhta kerajaan-Mu,*
kepada-Mulah pujian selama segala abad.

Terpujilah Engkau yang mendugai samudera raya,+
dan bersemayam di atas singgasana,*
kepada-Mulah pujian selama segala abad.

Terpujiah Engkau di bentangan langit,*
kepada-Mulah pujian selama segala abad.

Pujilah Tuhan, hai segala karya Allah,*
kepada-Nyalah pujian selama segala abad.

Pujilah Bapa dan Putera dan Roh kudus,*
kepada-Nyalah pujian selama segala abad.

(Kemuliaan tidak diucapkan)

Antifon 2

Tuhan, Engkau berkuasa untuk melepaskan kami dari musuh yang kuat. Bebaskanlah kami, ya Allah kami.

Antifon 3

Pujilah Tuhan, karena karya-Nya Yang Agung.

Mazmur 150

Pujilah Tuhan di tempat-Nya yang kudus,*
pujilah Dia di angkasa-Nya yang gemilang.

Pujilah Dia karena karya-Nya Yang Agung,*
pujilah Dia karena kemuliaan-Nya yang besar.

Pujilah Dia dengan bunyi sangkakala,*
pujilah Dia dengan kecapi dan celempung.

Pujilah Dia dengan rebana dan tari-tarian,*
pujilah Dia dengan gitar dan seruling.

Pujilah Dia dengan ceracap yang berdenting,+
Pujilah Dia dengan ceracap gemercing,*
segala yang bernafas, pujilah Tuhan.

Antifon 3

Pujilah Tuhan, karena karya-Nya Yang Agung.

Bacaan Singkat (Neh 8 : 9-10)

Hari ini dibaktikan kepada Tuhan Allah kami. Jangan berdukacita dan jangan menangis.
Sebab hari ini Suci bagi Tuhan. Maka janganlah bersusah hati, karena sukacita Tuhan menguatkan kami.

Lagu Singkat

P: Kristus, Putera Allah yang hidup,* Kasihanilah kami.
U: Kristus…
P: Hati-Mu hancur luluh karena kedurhakaan kami.
U: Kasihanilah kami.
P: Kemuliaan…
U: Kristus…

Antifon Kidung

Belum pernah terdengar, bahwa ada yang bisa membuka mata orang yang lahir buta, kecuali Kristus Putera Allah.

Kidung Zakaria (Luk 1 : 68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umat-Nya.

Ia mengangkat bagi kami seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hamba-Nya.

Seperti dijanjikan-Nya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabi-Nya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kami dari musuh-musuh kami,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kami.

Untuk menunjukkan rahmat-Nya kepada leluhur kami,*
dan mengindahkan perjanjian-Nya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kami,*
akan membebaskan kami dari tangan musuh.

Agar kami dapat mengabdi kepada-Nya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapan-Nya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah Yang Mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalan-Nya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umat-Nya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kami penuh rahmat dan belaskasihan;*
Ia mengunjungi kami laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kami ke jalan damai sejahtera.

Antifon Kidung

Belum pernah terdengar, bahwa ada yang bisa membuka mata orang yang lahir buta, kecuali Kristus Putera Allah.

Doa Permohonan

Penebus kami telah menganugerahkan masa keselamatan ini kepada kami. Marilah kami memuji Dia dan berkata:

U: Perbaruilah semangat kami, ya Tuhan.
P: Ya Kristus, kehidupan kami, kami telah dikuburkan bersama Engkau dalam pembaptisan dan dibangkitkan kepada kehidupan baru,*
semoga kami pada hari ini berlaku sesuai dengan hidup baru itu.
P: Tuhan, Engkau telah berbuat baik kepada semua orang,*
semoga kamipun selalu memperhatikan kepentingan umum.
P: Semoga kami sehati sejiwa membangun masyarakat kami di dunia,*
dan sekaligus mengharapkan persatuan dengan umat Suci-Mu di surga.
P: Berilah kami kekuatan jiwa dan raga, sembuhkanlah luka hati kami,*
agar kami dapat mengejar kesucian berkat bantuan-Mu.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
Dimuliakanlah nama-Mu.

Datanglah kerajaan-Mu.
Jadilah kehendak-Mu
di atas bumi seperti di dalam surga.

Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.

Dan janganlah masukkan kami
ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

(Sebab Engkaulah raja yang mulia dan berkuasa
untuk selama-lamanya. Amin).

Doa Penutup

Tuhan Yang Maharahim, dengan perantaraan Sabda-Mu Engkau memulihkan nasib umat manusia.
Semoga kami menyongsong perayaan Paska dengan bakti yang rela dan iman yang bersemangat.
Demi Yesus Kristus, Putera-Mu dan pengantara kami, yang hidup …

Ibadat Sebelum Tengah Hari

MINGGU — Prapaskah — IBADAT SEBELUM TENGAH HARI (Tertia)

Pembukaan

Ya Allah, bersegeralah menolong aku.
Tuhan, perhatikanlah hambaMu.
Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Mazmur 120 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Dalam kesesakanku aku berseru kepada TUHAN dan Ia menjawab aku:
2 "Ya TUHAN, lepaskanlah aku dari pada bibir dusta, dari pada lidah penipu."
3 Apakah yang diberikan kepadamu dan apakah yang ditambahkan kepadamu, hai lidah penipu?
4 Panah-panah yang tajam dari pahlawan dan bara kayu arar.
5 Celakalah aku, karena harus tinggal sebagai orang asing di Mesekh, karena harus diam di antara kemah-kemah Kedar!
6 Cukup lama aku tinggal bersama-sama dengan orang-orang yang membenci perdamaian.
7 Aku ini suka perdamaian, tetapi apabila aku berbicara, maka mereka menghendaki perang.

Mazmur 121 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung; dari manakah akan datang pertolonganku?
2 Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi.
3 Ia takkan membiarkan kakimu goyah, Penjagamu tidak akan terlelap.
4 Sesungguhnya tidak terlelap dan tidak tertidur Penjaga Israel.
5 Tuhanlah Penjagamu, Tuhanlah naunganmu di sebelah tangan kananmu.
6 Matahari tidak menyakiti engkau pada waktu siang, atau bulan pada waktu malam.
7 TUHAN akan menjaga engkau terhadap segala kecelakaan; Ia akan menjaga nyawamu.
8 TUHAN akan menjaga keluar masukmu, dari sekarang sampai selama-lamanya.

Mazmur 122 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah Daud. Aku bersukacita, ketika dikatakan orang kepadaku: "Mari kita pergi ke rumah TUHAN."
2 Sekarang kaki kami berdiri di pintu gerbangmu, hai Yerusalem.
3 Hai Yerusalem, yang telah didirikan sebagai kota yang bersambung rapat,
4 ke mana suku-suku berziarah, yakni suku-suku TUHAN, untuk bersyukur kepada nama TUHAN sesuai dengan peraturan bagi Israel.
5 Sebab di sanalah ditaruh kursi-kursi pengadilan, kursi-kursi milik keluarga raja Daud.
6 Berdoalah untuk kesejahteraan Yerusalem: "Biarlah orang-orang yang mencintaimu mendapat sentosa.
7 Biarlah kesejahteraan ada di lingkungan tembokmu, dan sentosa di dalam purimu!"
8 Oleh karena saudara-saudaraku dan teman-temanku aku hendak mengucapkan: "Semoga kesejahteraan ada di dalammu!"
9 Oleh karena rumah TUHAN, Allah kita, aku hendak mencari kebaikan bagimu.

Bacaan Singkat (1 Thess 4, 1. 7)
1 Akhirnya, saudara-saudara, kami minta dan nasihatkan kamu dalam Tuhan Yesus: Kamu telah mendengar dari kami bagaimana kamu harus hidup supaya berkenan kepada Allah. Hal itu memang telah kamu turuti, tetapi baiklah kamu melakukannya lebih bersungguh-sungguh lagi. 7 Allah memanggil kita bukan untuk melakukan apa yang cemar, melainkan apa yang kudus.

Ayat Singkat
P. Ciptakanlah hati yang murni dalam diriku, ya Allah.
U. Dan perbaharuilah semangat yang teguh dalam batinku.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

MINGGU IV – SIANG
PEMBUKAAN

P: Ya, Allah, bersegeralah menolong aku.

U: Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Madah

Ya Roh kudus sumber cinta

Serta Bapa dan Putera

Datanglah di tengah kami

Membawa hidup Ilahi
Gerakkanlah hati kami

Agar giat penuh bakti

Menyanyikan lagu puji

Mengamalkan cinta suci
Kabulkanlah doa kami

Ya Allah Bapa surgawi

Bersama Putera dan RohMu

Sekarang serta selalu. Amin.

Ant.1: Barang siapa makan dari roti ini, akan hidup untuk selama-lamanya.

Mazmur 22 (23)

Tuhanlah gembalaku, aku takkan berkekurangan,*

Ia membaringkan daku di padang rumput yang hijau.
Ia membimbing aku ke air yang tenang,*

dan menyegarkan daku.
Ia menuntun aku di jalan yang lurus,*

demi namaNya yang kudus.
Sekalipun berjalan dalam lembah yang kelam,*

aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku.
Tongkat kegembalaanMu,*

itulah yang menghibur aku.
Engkau menyediakan hidangan bagiku,*

di hadapan segala lawanku.
Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak,*

pialaku penuh melimpah.
Kerelaan dan kemurahanMu mengiringi aku,*

seumur hidup.
aku akan diam di dalam rumah Tuhan,*

sepanjang masa.

Ant.1: Barang siapa makan dari roti ini, akan hidup untuk selama-lamanya.

Ant.2: Tuhan akan datang untuk dimuliakan dan dikagumi oleh umatNya yang kudus.

Mazmur 75 (76)

Allah terkenal di Yehuda,*

di Israel namaNya termasyhur.
KemahNya berada di Salem,*

dan di Sion kediamanNya.
DihancurkanNya panah yang berkilat,*

perisai dan pedang dan perlengkapan perang.
Cemerlang Engkau dan mulia,*

lebih megah dari gunung abadi.
Orang gagah berani Kaujarahi,+

mereka terlelap dalam tidurnya,*

orang yang perkasa lenyap kekuatannya.
Ya Allah Yakub,*

hardikMu melumpuhkan kereta maupun kuda.

Ant.2: Tuhan akan datang untuk dimuliakan dan dikagumi oleh umatNya yang kudus.

Ant.3: Bernadarlah dan bawalah persembahan untuk Tuhan AllahMu.

Dahsyat Engkau, siapakah dapat bertahan di hadapanMu,*

terhadap hebatnya amarahMu.
Dari langit Kauperdengarkan keputusanMu,*

bumi takut dan tertegun.
pada waktu Allah bangkit untuk mengadili,*

dan menyelamatkan orang tertindas seluruh negeri.
Keberangan manusia bahkan menjadi pujianMu,*

dan amarahnya menambah keluhuranMu.
Bernadarlah dan penuhilah janjimu kepada Tuhan Allahmu,*

hendaknya para hamba Tuhan menyampaikan persembahan kepada Yang dahsyat.
Ia mematahkan semangat para penguasa,*

menakutkan para raja bumi.

Ant.3: Bernadarlah dan bawalah persembahan untuk Tuhan AllahMu.

Bacaan Singkat: (1Tes 4,1.7)
Saudara-saudara Engkau telah mendengar dari kami, Bagaimana Engkau harus hidup agar berkenan kepada Allah. Dan memang Engkau turuti. Maka kami minta dan nasehati Engkau demi Tuhan Yesus: hendaklah Engkau melakukannya lebih sungguh-sungguh lagi. Sebab Allah memanggil kami bukan untuk hidup cemar, melainkan untuk hidup suci.
P: Berbahagialah mereka yang hidupnya tidak bercela.

U: Yang hidup menurut sabda Tuhan.

Doa Penutup

Tuhan yang maharahim, dengan perantaraan SabdaMu Engkau memulihkan nasib umat manusia. Semoga kami menyongsong perayaan Paska dengan bakti yang rela dan iman yang bersemangat. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup …
PENUTUP

P: Marilah memuji Tuhan.

U: Syukur kepada Allah.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

MINGGU — Prapaskah — IBADAT SESUDAH TENGAH HARI (Nona)

Pembukaan

Ya Allah, bersegeralah menolong aku.
Tuhan, perhatikanlah hambaMu.
Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Mazmur 126 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Ketika TUHAN memulihkan keadaan Sion, keadaan kita seperti orang-orang yang bermimpi.
2 Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa, dan lidah kita dengan sorak-sorai. Pada waktu itu berkatalah orang di antara bangsa-bangsa: "TUHAN telah melakukan perkara besar kepada orang-orang ini!"
3 TUHAN telah melakukan perkara besar kepada kita, maka kita bersukacita.
4 Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb!
5 Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai.
6 Orang yang berjalan maju dengan menangis sambil menabur benih, pasti pulang dengan sorak-sorai sambil membawa berkas-berkasnya.

Mazmur 127 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah Salomo. Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.
2 Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.
3 Sesungguhnya, anak-anak lelaki adalah milik pusaka dari pada TUHAN, dan buah kandungan adalah suatu upah.
4 Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan, demikianlah anak-anak pada masa muda.
5 Berbahagialah orang yang telah membuat penuh tabung panahnya dengan semuanya itu. Ia tidak akan mendapat malu, apabila ia berbicara dengan musuh-musuh di pintu gerbang.

Mazmur 128 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya!
2 Apabila engkau memakan hasil jerih payah tanganmu, berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu!
3 Isterimu akan menjadi seperti pohon anggur yang subur di dalam rumahmu; anak-anakmu seperti tunas pohon zaitun sekeliling mejamu!
4 Sesungguhnya demikianlah akan diberkati orang laki-laki yang takut akan TUHAN.
5 Kiranya TUHAN memberkati engkau dari Sion, supaya engkau melihat kebahagiaan Yerusalem seumur hidupmu,
6 dan melihat anak-anak dari anak-anakmu! Damai sejahtera atas Israel!

Bacaan Singkat (Dt 4, 29-31)
29 Dan baru di sana engkau mencari TUHAN, Allahmu, dan menemukan-Nya, asal engkau menanyakan Dia dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu. 30 Apabila engkau dalam keadaan terdesak dan segala hal ini menimpa engkau di kemudian hari, maka engkau akan kembali kepada TUHAN, Allahmu, dan mendengarkan suara-Nya. 31 Sebab TUHAN, Allahmu, adalah Allah Penyayang, Ia tidak akan meninggalkan atau memusnahkan engkau dan Ia tidak akan melupakan perjanjian yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu.

Ayat Singkat
P. Persembahan kepada Allah ialah jiwa yang hancur.
U. Hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

MINGGU IV – SORE I
P: Ya, Allah, bersegeralah menolong aku.

U: Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

MADAH

Dengarkan Bapa ilahi

Doa dan jeritan hati

Yang kami panjatkan ini

Di masa Prapaska suci.
Sungguh banyak dosa kami

Semua kami akui

Maafkanlah sembuhkanlah

Hati kami luka parah.
Semoga tubuh kamipun

Dengan tabah lagi tekun

Melatih tobat dan tapa

Dengan pantang dan puasa.
Kami mohon pada Tuhan

S’moga masa persiapan

Yang kami langsungkan ini

Kaulimpahi rahmat suci. Amin
(Mazmur Pekan IV)

Ant.1: Kristus ditetapkan Allah untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku:*

“Mari kami pergi ke rumah Tuhan”.
Sekarang kami telah berdiri,*

di gerbangmu, hai Yerusalem!
Hai Yerusalem, engkau dibangun,*

sebagai kota yang rapat tersusun.
Suku bangsa berziarah kepadamu,*

suku bangsa Tuhan.
Untuk bersyukur kepada Tuhan,*

sesuai dengan peraturan Israel.
Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*

kursi keluarga raja Daud.
Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem:*

“Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!”
Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*

dan kemakmuran atas istanamu.
Atas nama semua saudara dan sahabatku,*

aku mengucapkan selamat kepadamu.
Demi bait Tuhan, Allah kami,*

aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Ant.1: Kristus ditetapkan Allah untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.

Ant.2: Bangunlah, engkau yang tidur, bangkitlah dari kematianmu; dan Kristus akan menyinari engkau.

Mazmur 129 (130)

Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan,*

Tuhanku, dengarkanlah seruanku.
Hendaklah telingaMu menaruh perhatian,*

kepada jeritan doaku.
Jika Engkau menghitung-hitung kesalahan, ya Tuhan,*

siapakah dapat bertahan?
Tetapi syukurlah Engkau suka mengampuni,*

sehingga orang mengabdi kepadaMu dengan takwa.
Aku berharap akan Tuhan,*

hatiku mengharapkan firmanNya.
Hatiku menantikan Tuhanku,*

lebih dari penjaga menantikan fajar.
Lebih dari penjaga menantikan fajar,*

Israel menantikan Tuhan.
Sebab pada Tuhanlah kasih setia,*

dan penebusan yang berlimpah-limpah.
Tuhanlah yang akan membebaskan Israel,*

dari segala kesalahannya.

Ant.2: Bangunlah, engkau yang tidur, bangkitlah dari kematianmu; dan Kristus akan menyinari engkau.

Ant.3: Demi cintaNya yang amat besar, Allah telah mengasihi kami dengan kerahiman yang berlimpah. Kita yang sudah mati karena dosa telah dihidupkan Allah bersama Kristus.

Flp 2,6-11
Meskipun berwujud Allah,+

Kristus Yesus tidak mau berpegang teguh,*

pada kemuliaanNya yang setara dengan Allah.
Ia telah menghampakan diri,+

dengan mengambil keadaan hamba,*

dan menjadi sama dengan manusia.
Ia kelihatan sebagai seorang manusia dan merendahkan diri,+

karena taat sampai mati,*

sampai mati di salib.
Sebab Allah telah meninggikan Dia,+

dan menganugerahkan kepadaNya,*

nama yang melebihi segala nama.
Agar dalam nama Yesus,+

bertekuklah setiap lutut,*

di surga tinggi, di bumi dan di bawah bumi.
Agar setiap lidah mengakui,+

untuk kemuliaan Allah Bapa:*

Tuhanlah Yesus Kristus.

Ant.3: Demi cintaNya yang amat besar, Allah telah mengasihi kami dengan kerahiman yang berlimpah. Kita yang sudah mati karena dosa telah dihidupkan Allah bersama Kristus.

Bacaan Singkat: (2Kor 6,1-4a)
Kami mendesak saudara: janganlah sia-siakan kurnia yang telah saudara peroleh dari Allah. Dalam Kitab suci Allah bersabda:

“Pada masa yang tepat engkau akan Kudengarkan; pada hari keselamatan engkau akan Kutolong”. Camkan, saudara-saudara, sekaranglah saat yang tepat itu, dan sekarang juga hari keselamatan itu! Kami tidak memberi sandungan kepada siapapun juga, agar pelayanan kami jangan sampai dicela. Sebaliknya, dalam segala hal kami bertindak sebagai pelayan Allah.
Lagu Singkat
P: Perhatikanlah dan kasihanilah kami, ya Tuhan,* Sebab kami berdosa di hadapanMu. U: Perhatikanlah. P: Dengarkanlah permohonan kami, ya Kristus. U: Sebab kami berdosa di hadapanMu. P: Kemuliaan. U: Perhatikanlah.

Ant.Kidung: Demikian besarlah kasih Allah kepada dunia, hingga Ia menyerahkan PuteraNya yang tunggal, supaya setiap orang, yang percaya kepadaNya, tidak mati, melainkan hidup selama-lamanya.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*

hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.
Sebab Ia memperhatikan daku,*

hambaNya yang hina ini.
Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*

oleh sekalian bangsa.
Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa;*

kuduslah namaNya.
Kasih sayangNya turun-temurun,*

kepada orang yang takwa.
Perkasalah perbuatan tanganNya:*

dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya
Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta;*

yang hina-dina diangkatnya.
Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan;*

orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong
Menurut janjiNya kepada leluhur kami,*

Allah telah menolong Israel, hambaNya.
Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*

untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung: Demikian besarlah kasih Allah kepada dunia, hingga Ia menyerahkan PuteraNya yang tunggal, supaya setiap orang, yang percaya kepadaNya, tidak mati, melainkan hidup selama-lamanya.

Doa Permohonan

Marilah kami memuliakan Tuhan kami Yesus Kristus, yang menjadi guru, teladan saudara kami. KepadaNya kami mohon:

U: Hidupkanlah umatMu, ya Tuhan.

P: Ya Kristus, dalam segala-galanya Engkau serupa dengan kami, kecuali dalam hal dosa, semoga kami bergembira dengan yang bergembira, dan menangis dengan yang menangis,* agar cinta kasih kami semakin bertambah setiap hari.

P: Perkenankanlah kami mengabdi Engkau yang lapar dalam orang yang lapar,* dan melayani Engkau yang haus dalam orang yang haus.

P: Engkau membangkitkan Lazarus dari kematian,* semoga orang yang mati karena dosa, Kauhidupkan kembali karena iman dan tobat.

P: Semoga banyak orang mengikuti jejakMu dengan lebih teguh dan lebih sempurna,* berkat teladan santa perawan Maria dan para kudusMu.

P: Semoga orang yang telah meninggal, bangkit kembali dalam kemuliaanMu,* serta menikmati cinta kasihMu untuk selamanya.

Bapa Kami

Doa Penutup

Tuhan yang maharahim, dengan perantaraan SabdaMu Engkau memulihkan nasib umat manusia. Semoga kami menyongsong perayaan Paska dengan bakti yang rela dan iman yang bersemangat. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup …
PENUTUP

P: Semoga Tuhan memberkati kami, melindungi kami terhadap dosa dan menghantar kami kehidup yang kekal.

U: Amin.

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - MINGGU II

Doa Tobat

U: Saya mengaku kepada Allah yang mahakuasa
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.

P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kiat ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Kristus cahaya mulia
Kegelapan Kauenyahkan
Malam maut tak berdaya
Sudah kalah Kaulumpuhkan

Lindungilah kami Tuhan
Selama semalam ini
Kami mohon ketenangan
Dalam istirahat nanti.

Meski mata 'kan tertidur
Semoga hati berjaga
Rapi selalu teratur
Siap menyambut rajanya.

Terpujilah Kristus raja
Bersama Bapa mulia
Dan Roh kudus sumber cinta
Sepanjang segala masa. Amin.

Ant: Tuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

Mazmur 90 (91)

Hendaklah orang yang berlindung pada Allah yang mahatinggi,*
menikmati malam yang aman dalam naungan Tuhan.

Hendaklah ia berdoa: "Ya Tuhan, Engkaulah pelindung dan pengungsianku,*
ya Allah, padaMulah aku percaya"

Hanya Tuhanlah yang akan melepaskan dikau dari perangkap,*
melindungi engkau terhadap wabah yang berkecamuk

Ia akan menudungi engkau dengan kepakNya,+
dan di bawah sayapNya engkau akan berlindung,*
lenganNya akan menjadi perisai dan jebang bagimu.

Engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam,*
akan panah yang mengancam di waktu siang;

Akan wabah yang menular dalam kegelapan,*
akan bencana yang mengamuk di siang hari.

Walaupun seribu orang rebah di sebelah kirimu,+
dan sepuluh ribu di sebelah kananmu,*
namun engkau takkan kejangkitan.

Engkau akan menyaksikan kehancuran musuh,*
dan pembalasan terhadap orang-orang jahat.

Jika engkau memilih Tuhan menjadi pelindungmu,*
dan Allah mahatinggi menjadi penopangmu;

Maka engkau takkan ditimpa malapetaka,*
dan kemahmu takkan diserang wabah;

Sebab Allah akan mengutus malaikatNya,*
untuk menjaga engkau ke manapun engkau pergi.

Mereka akan menatang engkau dengan tangan mereka,*
jangan sampai kakimu tersandung pada batu.

Singa dan harimau akan kaulangkahi,*
ular dan naga akan kauinjak-injak.

Sebab Allah bersabda: "Mengingat bahwa ia berpaut padaKu,*
maka Aku akan menyelamatkannya;

Aku akan menjadi pelindungnya, jika ia mengakui Aku,*
jika ia berseru kepadaKu, Aku akan menjawabnya.

Aku akan tetap besertanya dan membebaskan dia dari kesesakan,*
dan Aku akan memuliakannya.

Aku akan memuaskan dia dengan usia lanjut,*
dan memperkenankan dia menikmati keselamatanKu".

Ant.: Tuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

Bacaan singkat (Why 22,4-5)

Para hamba Allah akan memandang wajah Allah, dan nama Allah tertera pada dahi mereka. Malam takkan ada lagi, cahaya lampu atau sinar matahari takkan mereka perlukan lagi. Sebab Tuhan Allah menerangi mereka, dan mereka akan meraja selama-lamanya.

Lagu Singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, kunjungilah rumah ini dan berkatilah kami selalu. Jauhkanlah segala tipu daya musuh dari rumah ini dan utuslah malaikatMu untuk membawa damai sejahtera dan menyertai kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Hari Minggu malam:

Tuhan, pelindung kami, pada hari ini kami telah merayakan wafat dan kebangkitan Kristus. Dengarkanlah kiranya ucapan bibir kami, dan jauhkanlah segala mara bahaya. Semoga kami tidur dengan nyenyak dan aman sentosa dalam damaiMu, sehingga kami dapat bangun lagi dengan gembira hati untuk memuji Engkau. Demi Kristus, pengantara kami.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, ya ratu, bunda yang berbelas-kasih, hidup, hiburan dan harapan kami. Kami semua memanjatkan permohonan, kami amat susah, mengeluh, mengesah dalam lembah duka ini. Ya ibunda, ya pelindung kami, limpahkanlah kasih sayangmu yang besar kepada kami. Dan Yesus, puteramu yang terpuji itu, s'moga kautunjukkan kepada kami. O ratu, o ibu, o Maria, bunda Kristus.

Santo-Santa

Santo Eulogius dan Leokrita

Martir

Eulogius lahir pada abad ke sembilan. Ia dikenal sebagai seorang imam yang lembut dan terpelajar. Ia ditangkap pada saat orang-orang Islam menduduki kota Cardoba. Di dalam penjara, ia bertemu dengan dua orang Kristen lainnya, yaitu Flora dan Maria. Eulogius menghibur dan meneguhkan hati kedua wanita serani itu menjelang kematiannya sebagai martir-martir Kristus.

Eulogius kemudian dibebaskan lagi oleh orang-orang Islam. Masa setelah kebebasannya itu digunakan untuk mencatat nama-nama para martir yang telah dibunuh pada masa pendudukan orang Islam. Ketika akan diangkat menjadi Uskup Agung kota Toledo, Spanyol Tengah, ia dikejar-kejar lagi oleh para musuhnya. Seorang wanita Islam bernama Leokrita-yang kemudian bertobat menjadi Kristen-menyembunyikan dia di dalam rumahnya. Tetapi tak lama kemudian Eulogius ditangkap dan dibunuh. Beberapa hari setelah Eulogius dibunuh, Leokrita mengalami nasib yang sama. Eulogius dan Leokrita dimakamkan di Katedral Oviedo, Spanyol.

Santo Pionius

Martir

Pionius adalah seorang iman dan pengkhotbah yang cerdas. Ia menjelajahi banyak tempat dan akhirnya ditangkap ketika ia sedang merayakan misa Kudus sehubungan dengan pesta Santo Polikarpus. Setelah ditanyai dan dipaksa supaya menyembah berhala, ia dipaku pada tiang dan dibakar. Pionius meninggal pada tahun 250.

Santo Sofronius

Pangaku Iman

Sofronius berasal dari Damsyik. Ia mengembara kemana-mana, sampai akhirnya menjadi rahib di Palestina. Sewaktu menjabat uskup Yerusalem, ia amat menonjol sebagai pembela iman yang benar. Untuk itu ia menulis banyak buku teologi dan askese. Ketika Yerusalem direbut oleh Khalif Omar (637), Sofronius memperlihatkan tempat-tempat suci kepadanya dan berhasil mengambil hati Omar untuk berlaku murah hati terhadap umat Kristen. Sofronius meninggal dunia pada tanggal 639.