Selasa, 20 Februari 2029

Selasa I Prapaskah

Bacaan Misa

Bacaan Pertama Yesaya 55:10-11

Sebab seperti hujan dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke situ, melainkan mengairi bumi, membuatnya subur dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, memberikan benih kepada penabur dan roti kepada orang yang mau makan, demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.

Mazmur Tanggapan Mazmur 34:4-7,16-19

(34-5) Aku telah mencari TUHAN, lalu Ia menjawab aku, dan melepaskan aku dari segala kegentaranku.
(34-6) Tujukanlah pandanganmu kepada-Nya, maka mukamu akan berseri-seri, dan tidak akan malu tersipu-sipu.
(34-7) Orang yang tertindas ini berseru, dan TUHAN mendengar; Ia menyelamatkan dia dari segala kesesakannya.
(34-8) Malaikat TUHAN berkemah di sekeliling orang-orang yang takut akan Dia, lalu meluputkan mereka.
(34-17) wajah TUHAN menentang orang-orang yang berbuat jahat untuk melenyapkan ingatan kepada mereka dari muka bumi.
(34-18) Apabila orang-orang benar itu berseru-seru, maka TUHAN mendengar, dan melepaskan mereka dari segala kesesakannya.
(34-19) TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.
(34-20) Kemalangan orang benar banyak, tetapi TUHAN melepaskan dia dari semuanya itu;

Bacaan Injil Matius 6:7-15

Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan. Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya. Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.) Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu."

Renungan

Seperti Hujan Turun

Hujan bulan Februari kadang membuat kesal. Jemuran tidak kering, jalan tergenang. Tetapi tanyakanlah kepada petani. Baginya setiap hujan adalah kiriman. Air itu turun, meresap tanpa suara, dan berbulan-bulan kemudian muncul kembali sebagai bulir padi. Hujan tidak pernah pulang dengan tangan kosong.

Yesaya memakai gambar itu untuk firman Allah: seperti hujan turun dari langit dan tidak kembali ke situ melainkan mengairi bumi, demikianlah firman-Ku, ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia. Firman yang kita dengar hari ini mungkin terasa lewat begitu saja. Jangan tertipu. Ia sedang meresap, bekerja pelan di bawah permukaan hati.

Karena Allah bekerja seperti itu, doa kita tidak perlu riuh. Yesus berpesan: dalam doamu janganlah bertele-tele, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan sebelum kamu minta. Lalu Ia memberikan doa yang pendek dan padat: Bapa Kami. Beberapa kalimat saja, tetapi cukup untuk seumur hidup.

Doa bukan pidato untuk meyakinkan Allah. Doa lebih mirip tanah yang membuka diri terhadap hujan.

Hari ini, maukah kita diam sejenak dan membiarkan firman itu meresap?

Bapa, turunkanlah firman-Mu ke tanah hatiku, dan kerjakanlah di sana apa yang Engkau kehendaki. Amin.

Invitatorium

SELASA I PAGI

Pembukaan

Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku."

Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.

Ibadat Bacaan

Ibadat Bacaan
Ibadat Bacaan Selasa dalam Pekan Pertama Prapaskah
Ya Allah, sudilah menolong aku.

Tuhan, bersegeralah menolong aku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

MADAH

Ya Allah, penolong kami di masa lampau,

Harapan kami di masa mendatang,

Perlindungan kami dari badai yang dahsyat,

Dan rumah abadi kami.

Di bawah naungan takhta-Mu

Para kudus-Mu hidup aman;

Cukuplah lengan-Mu sendiri,

Dan pertahanan kami pasti.

Sebelum gunung-gunung berdiri teratur,

Atau bumi menerima bentuknya,

Dari kekal Engkau adalah Allah,

Sama sampai tahun-tahun tak berkesudahan.

Seribu abad di mata-Mu

Bagaikan senja yang berlalu;

Singkat seperti jaga yang mengakhiri malam

Sebelum matahari terbit.

Waktu, seperti sungai yang mengalir terus,

Membawa semua hidup kami pergi;

Mereka terbang, terlupakan, seperti mimpi

Mati pada awal hari.

Ya Allah, penolong kami di masa lampau,

Harapan kami di masa mendatang,

Jadilah penjaga kami selagi kesusahan berlangsung,

Dan rumah abadi kami.

PSALMODI

Ant. 1 Tuhan itu adil; Ia akan membela orang miskin.

Mazmur 10

Doa syukur

Berbahagialah orang miskin; kerajaan surga adalah milik mereka (Lukas 6:20).

I
Tuhan, mengapa Engkau berdiri jauh

dan menyembunyikan diri-Mu di masa kesusahan?

Orang miskin dimakan oleh kesombongan orang fasik:

ia terperangkap dalam rencana yang dibuat orang lain.

Sebab orang fasik membanggakan keinginan hatinya;

orang serakah menghujat dan mencemooh Tuhan.

Dalam kesombongannya orang fasik berkata: “Ia tidak akan menghukum.

Tidak ada Allah.” Demikianlah pikirannya.

Jalannya selalu tanpa masalah;

penghakiman-Mu jauh dari pikirannya.

Musuh-musuhnya ia pandang dengan hina.

Ia berpikir: “Aku tidak akan pernah goyah:

kemalangan tidak akan pernah menjadi bagianku.”

Mulutnya penuh kutuk, tipu daya, penindasan;

kejahatan dan penipuan ada di bawah lidahnya.

Ia mengintai di antara alang-alang;

orang tak bersalah ia bunuh secara rahasia.

Matanya mengawasi orang tak berdaya.

Ia bersembunyi seperti singa di sarangnya;

ia bersembunyi untuk menangkap orang miskin;

ia menangkap orang miskin dan menyeretnya pergi.

Ia berjongkok, bersiap untuk menerkam,

dan orang tak berdaya jatuh di bawah kekuatannya.

Ia berpikir dalam hatinya: “Allah lupa,

Ia menyembunyikan wajah-Nya, Ia tidak melihat.”

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Tuhan itu adil; Ia akan membela orang miskin.

Ant. 2 Tuhan, Engkau mengetahui beban dukacitaku.

II
Bangkitlah, ya Tuhan, angkatlah tangan-Mu!

Ya Allah, jangan lupakan orang miskin!

Mengapa orang fasik mencemooh Tuhan

dan berpikir dalam hatinya: “Ia tidak akan menghukum”?

Tetapi Engkau telah melihat kesusahan dan dukacita,

Engkau mencatatnya, Engkau menanganinya.

Orang tak berdaya mempercayakan dirinya kepada-Mu;

sebab Engkau adalah penolong anak yatim.

Hancurkanlah kekuatan orang fasik dan pendosa!

Hukumlah kejahatan mereka sampai tidak ada yang tersisa!

Tuhan adalah raja untuk selama-lamanya.

Orang kafir akan binasa dari tanah yang diperintah-Nya.

Tuhan, Engkau mendengar doa orang miskin;

Engkau menguatkan hati mereka; Engkau memalingkan telinga-Mu

untuk melindungi hak-hak anak yatim dan yang tertindas:

agar manusia fana tidak lagi menimbulkan ketakutan.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Bangkitlah, ya Tuhan, membela umat-Mu, janganlah sembunyikan wajah-Mu dari kesusahan kami. Bapa anak yatim, kekayaan orang miskin, kami bersukacita dalam memperkenalkan Engkau; semoga kami menemukan penghiburan dan keamanan di masa sakit dan kecemasan.

Ant. Tuhan, Engkau mengetahui beban dukacitaku.

Ant. 3 Firman Tuhan itu benar, seperti perak dari perapian.

Mazmur 12

Seruan minta tolong kepada Allah melawan penindas yang berkuasa

Bapa mengutus Putra-Nya ke dunia untuk membela orang miskin (Santo Agustinus).
Tolonglah, ya Tuhan, sebab orang baik telah lenyap:

kebenaran telah pergi dari anak-anak manusia.

Dusta mereka ucapkan satu sama lain,

dengan bibir pendusta, dengan hati palsu.

Semoga Tuhan menghancurkan semua bibir pendusta,

lidah yang mengucapkan kata-kata muluk,

mereka yang berkata: “Lidah kami adalah kekuatan kami;

bibir kami adalah milik kami sendiri, siapa tuan kami?”

“Demi orang miskin yang tertindas dan orang yang membutuhkan yang mengeluh

Aku sendiri akan bangkit,” firman Tuhan.

“Aku akan memberi mereka keselamatan yang mereka dambakan.”

Firman Tuhan adalah firman tanpa campuran,

perak dari perapian, tujuh kali dimurnikan.

Engkaulah, ya Tuhan, yang akan menjaga kami

dan melindungi kami selamanya dari generasi ini.

Lihatlah bagaimana orang fasik berkeliaran di setiap sisi,

sementara orang yang tidak berharga sangat dihargai oleh anak-anak manusia.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Terang-Mu adalah terang yang sejati, Tuhan, dan kebenaran-Mu bersinar seperti siang hari. Arahkanlah kami kepada keselamatan melalui firman-Mu yang memberi hidup. Semoga kami diselamatkan dengan selalu merangkul firman-Mu.

Ant. Firman Tuhan itu benar, seperti perak dari perapian.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) Saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan firman Allah dan suara publik Gereja.
Inilah waktu yang baik.

Inilah hari keselamatan.

BACAAN

Bacaan Pertama

Dari Kitab Keluaran

6:29—7:25

Tulah pertama yang dikirimkan ke Mesir
Tuhan berfirman kepada Musa, “Akulah Tuhan. Ulangilah kepada Firaun, raja Mesir, semua yang Kukatakan kepadamu.” Tetapi Musa memprotes Tuhan, “Karena aku seorang yang kurang pandai berbicara, bagaimana mungkin Firaun akan mendengarkan aku?”
Tuhan menjawabnya, “Lihat! Aku telah menjadikan engkau seperti Allah bagi Firaun, dan Harun saudaramu akan bertindak sebagai nabimu. Engkau harus memberitahukan kepadanya semua yang Kuperintahkan kepadamu. Sebagai gantinya, Harun saudaramu akan memberitahukan kepada Firaun untuk membiarkan orang Israel meninggalkan tanahnya. Namun Aku akan membuat Firaun begitu keras kepala sehingga, meskipun banyak tanda dan keajaiban yang akan Kulakukan di tanah Mesir, ia tidak akan mendengarkan engkau. Oleh karena itu Aku akan meletakkan tangan-Ku atas Mesir dan dengan tindakan penghakiman yang besar Aku akan membawa keluar pasukan umat-Ku, orang Israel, dari tanah Mesir, agar orang Mesir mengetahui bahwa Akulah Tuhan, ketika Aku mengulurkan tangan-Ku melawan Mesir dan memimpin orang Israel keluar dari tengah-tengah mereka.”
Musa dan Harun melakukan seperti yang diperintahkan Tuhan kepada mereka. Musa berumur delapan puluh tahun dan Harun delapan puluh tiga tahun ketika mereka berbicara kepada Firaun.
Tuhan berfirman kepada Musa dan Harun, “Jika Firaun menuntut agar kamu melakukan tanda keajaiban, kamu harus berkata kepada Harun: Ambillah tongkatmu dan lemparkanlah di hadapan Firaun, dan itu akan berubah menjadi ular.” Kemudian Musa dan Harun pergi kepada Firaun dan melakukan seperti yang diperintahkan Tuhan. Harun melemparkan tongkatnya di hadapan Firaun dan para hambanya, dan itu berubah menjadi ular.
Firaun, pada gilirannya, memanggil orang-orang bijak dan tukang sihir, dan mereka juga, para ahli sihir Mesir, melakukan hal yang sama dengan ilmu sihir mereka. Masing-masing melemparkan tongkatnya, dan itu berubah menjadi ular. Tetapi tongkat Harun menelan tongkat-tongkat mereka. Namun, Firaun tetap keras kepala dan tidak mau mendengarkan mereka, seperti yang telah difirmankan Tuhan.
Kemudian Tuhan berfirman kepada Musa: “Firaun keras kepala dalam menolak untuk membiarkan umat itu pergi. Besok pagi, ketika ia pergi ke air, pergilah dan hadapkanlah dirimu di tepi sungai, sambil memegang tongkat yang berubah menjadi ular di tanganmu. Katakanlah kepadanya: Tuhan, Allah orang Ibrani, mengutus aku kepadamu dengan pesan: Biarkan umat-Ku pergi untuk menyembah Aku di padang gurun. Tetapi sampai sekarang engkau belum mendengarkan. Tuhan sekarang berkata: Beginilah engkau akan mengetahui bahwa Akulah Tuhan. Aku akan memukul air sungai dengan tongkat yang kupegang, dan itu akan berubah menjadi darah. Ikan-ikan di sungai akan mati, dan sungai itu sendiri akan menjadi sangat tercemar sehingga orang Mesir tidak akan dapat meminum airnya.”
Tuhan kemudian berfirman kepada Musa, “Katakanlah kepada Harun: Ambillah tongkatmu dan ulurkanlah tanganmu ke atas air Mesir—sungai-sungai dan kanal-kanal dan kolam-kolam mereka, semua persediaan air mereka—agar semuanya menjadi darah. Di seluruh tanah Mesir akan ada darah, bahkan di dalam ember kayu dan kendi batu.”
Musa dan Harun melakukan seperti yang diperintahkan Tuhan. Harun mengangkat tongkatnya dan memukul air sungai di hadapan Firaun dan para hambanya, dan semua air sungai berubah menjadi darah. Ikan-ikan di sungai mati, dan sungai itu sendiri menjadi sangat tercemar sehingga orang Mesir tidak dapat meminum airnya. Ada darah di seluruh tanah Mesir.
Tetapi para ahli sihir Mesir melakukan hal yang sama dengan ilmu sihir mereka. Jadi Firaun tetap keras kepala dan tidak mau mendengarkan Musa dan Harun, seperti yang telah difirmankan Tuhan. Ia berpaling dan masuk ke rumahnya, tanpa peduli sedikit pun akan hal ini. Semua orang Mesir harus menggali di sekitar sungai untuk mendapatkan air minum, karena mereka tidak dapat meminum air sungai. Tujuh hari berlalu setelah Tuhan memukul sungai.

RESPONSORIUM Wahyu 16:4-5, 6, 7

Malaikat itu menuangkan cawan ke sungai, dan airnya berubah menjadi darah. Lalu kudengar ia berseru: Engkau adil, ya Yang Kudus, dan adil pula hukuman yang telah Engkau tetapkan.

Orang-orang ini telah menumpahkan darah para kudus dan para nabi.
Lalu kudengar malaikat lain berseru dari mezbah: Tuhan Allah Yang Mahakuasa, penghakiman-Mu benar dan adil.

Orang-orang ini telah menumpahkan darah para kudus dan para nabi.
Bacaan Kedua

Dari risalah tentang Doa Bapa Kami oleh Santo Siprianus, uskup dan martir

Ia telah memberi kita hidup; Ia juga telah mengajar kita cara berdoa
Saudara-saudara terkasih, perintah-perintah Injil tidak lain adalah pelajaran-pelajaran Allah, dasar-dasar untuk membangun harapan, penopang untuk menguatkan iman, makanan yang menyehatkan hati. Semuanya adalah kemudi untuk menjaga kita tetap pada jalur yang benar, perlindungan yang menjaga keselamatan kita tetap aman. Saat mereka mengajar pikiran-pikiran yang reseptif dari orang-orang percaya di bumi, mereka memimpin dengan aman ke kerajaan surga.
Allah menghendaki banyak hal dikatakan oleh para nabi, hamba-hamba-Nya, dan didengarkan oleh umat-Nya. Betapa lebih besar lagi hal-hal yang diucapkan oleh Putra. Ini sekarang disaksikan oleh Firman Allah sendiri yang berbicara melalui para nabi. Firman Allah sekarang tidak memerintahkan kita untuk mempersiapkan jalan bagi kedatangan-Nya: Ia datang secara pribadi dan membuka jalan bagi kita serta mengarahkan kita ke sana. Sebelumnya, kita mengembara dalam kegelapan kematian, tanpa tujuan dan buta. Sekarang kita diterangi oleh terang rahmat, dan harus tetap berada di jalan raya kehidupan, dengan Tuhan untuk mendahului dan membimbing kita.
Tuhan telah memberi kita banyak nasihat dan perintah untuk membantu kita menuju keselamatan. Ia bahkan telah memberi kita pola doa, mengajar kita bagaimana kita harus berdoa. Ia telah memberi kita hidup, dan dengan kemurahan hati-Nya yang biasa, Ia juga telah mengajar kita cara berdoa. Ia telah memudahkan kita untuk didengar ketika kita berdoa kepada Bapa dalam kata-kata yang diajarkan oleh Putra.
Ia telah menubuatkan bahwa saatnya akan tiba ketika para penyembah sejati akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran. Ia memenuhi apa yang telah Ia janjikan sebelumnya, agar kita yang telah menerima roh dan kebenaran melalui kekudusan yang telah Ia berikan kepada kita dapat menyembah dalam kebenaran dan dalam roh melalui doa yang telah Ia ajarkan.
Doa apa yang lebih merupakan doa dalam roh daripada yang diberikan kepada kita oleh Kristus, oleh siapa Roh Kudus diutus kepada kita? Doa apa yang lebih merupakan doa dalam kebenaran daripada yang diucapkan oleh bibir Putra, yang adalah kebenaran itu sendiri? Oleh karena itu, berdoa dengan cara lain selain yang diajarkan Putra kepada kita bukan hanya akibat ketidaktahuan tetapi juga dosa. Ia sendiri telah memerintahkannya, dan telah berkata: Kamu menolak perintah Allah, untuk menetapkan tradisi kamu sendiri.
Jadi, saudara-saudaraku, marilah kita berdoa seperti yang telah diajarkan oleh Allah, Tuan kita. Meminta kepada Bapa dengan kata-kata yang telah diberikan Putra-Nya kepada kita, membiarkan Dia mendengar doa Kristus bergema di telinga-Nya, adalah menjadikan doa kita doa persahabatan, doa keluarga. Biarkan Bapa mengenali kata-kata Putra-Nya. Biarkan Putra yang hidup di hati kita juga ada di bibir kita. Kita memiliki Dia sebagai pembela bagi orang-orang berdosa di hadapan Bapa; ketika kita meminta pengampunan atas dosa-dosa kita, marilah kita menggunakan kata-kata yang diberikan oleh pembela kita. Ia memberi tahu kita: Apa pun yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, Ia akan memberikannya kepadamu. Doa apa lagi yang lebih efektif yang dapat kita panjatkan dalam nama Kristus selain dalam kata-kata doa-Nya sendiri?

RESPONSORIUM Yohanes 16:24; 14:13

Sampai sekarang kamu belum meminta apa pun dalam nama-Ku,

mintalah dan kamu akan menerima agar sukacitamu penuh.
Apa pun yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku akan Kuberikan kepadamu, agar Bapa dimuliakan dalam Putra.

Mintalah dan kamu akan menerima agar sukacitamu penuh.

Doa Penutup

Pandanglah keluarga-Mu, Tuhan,

agar, melalui efek penyucian dari disiplin tubuh,

pikiran kami dapat bersinar di hadapan-Mu

dengan kekuatan kerinduan kami akan Engkau.

Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.
Aklamasi (setidaknya dalam perayaan komunal)
Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

MADAH

Kristus surya keadilan
Kini fajar Kaudatangkan
Enyahkanlah kegelapan
Tampilkanlah kehidupan.

S'moga pertobatan kami
Di masa Prapaska ini
menurunkan rahmat ampun
Atas dosa yang bertimbun.

Bila tiba hari paska
Perkenanankan para hamba
Bersorak kegembiraan
Merayakan kebangkitan.

Ya Tritunggal mahasuci
Trimalah pujian kami
Yang kami lambungkan ini
Dengan ikhlas penuh bakti. Amin.

Ant.1: Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya akan mendaki gunung Tuhan.

Mazmur 23

Milik Tuhanlah bumi dan segala isinya,*
jagat dan semua penghuninya.

Sebab Tuhan yang mendasarkan bumi atas laut,*
menegakkannya atas samudera raya.

Siapakah boleh mendaki gunung Tuhan,*
siapakah berdiri di tempatNya yang kudus?

Yang bersih tangannya dan murni hatinya,*
yang tidak bersikap curang dan tidak bersumpah palsu.

Dia yang menerima berkat Tuhan,*
dan memperoleh balas jasa dari Allah, penyelamatnya.

Orang demikianlah yang mencari Tuhan,*
yang menghadap hadirat Allah Yakub.

Tinggikanlah tiangmu, hai gapura-gapura,+
dan lebarkanlah dirimu, gerbang abadi,*
supaya masuklah Raja mulia.

Siapakah Raja mulia itu?+
Tuhan yang perkasa dan perwira,*
Tuhan yang jaya dalam peperangan.

Tinggikanlah tiangmu, hai gapura-gapura,+
dan lebarkanlah dirimu, gerbang abadi,*
supaya masuklah Raja mulia.

Siapakah Raja mulia itu?+
Tuhan semesta alam,*
Dialah Raja mulia.

Ant.1: Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya akan mendaki gunung Tuhan.

Ant.2: Pujilah Tuhan yang adil, agungkanlah raja kekal.

Tb 13,1-9

Terpujilah Allah yang hidup selama-lamanya,*
kerajaanNya tetap untuk segala abad.

Allah menyiksa dan mengasihani,+
Allah mematikan dan menghidupkan,*
tak seorangpun lolos dari kuasaNya.

Luhurkanlah Allah di hadapan bangsa-bangsa, hai umat Israel,+
sebab kita disebarkan di antara mereka,*
untuk mewartakan keagunganNya.

Luhurkanlah Dia di hadapan semua orang,+
sebab Dialah Tuhan, Dialah Allah kita,*
Dialah Bapa kita sepanjang segala abad.

Allah menyiksa kita karena kita jahat,*
namun Ia akan mengasihani kita lagi.

Dan mengumpulkan kita dari antara semua bangsa,*
tempat kita terpencar-pencar.

Jika kamu dengan segenap hati bertobat kepada Tuhan,*
Dan melakukan kebenaran;

Maka Tuhan akan berbalik kepadamu,*
dan tidak lagi menyembunyikan wajahNya.

Saksikanlah karya agung yang akan dikerjakan Tuhan bagimu,*
dan bersyukurlah dengan suara lantang.

Pujilah Tuhan yang adil,*
agungkanlah raja kekal.

Adapun aku, aku meluhurkan Tuhan di tanah pembuangan,*
mewartakan kuasaNya kepada bangsa yang berdosa ini.

Bertobatlah, kaum pendosa, dan lakukanlah yang baik di hadapan Tuhan,*
barangkali Tuhan akan berbelaskasihan kepadamu.

Aku hendak mengagungkan Allahku, raja surga,*
dan memuliakan keagunganNya dengan segenap hati.

Ant.2: Pujilah Tuhan yang adil, agungkanlah raja kekal.

Ant.3: Patutlah orang saleh memuji-muji Allah.

Mazmur 32

Bersoraklah, orang jujur, bagi Tuhan,*
patutlah orang saleh memuji-muji.

Bersyukurlah kepada Tuhan: dengan kecapi,*
bermazmurlah bagiNya dengan iringan gambus.

Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan,*
padukanlah seruanmu dengan petikan dawai.

Sebab firman Tuhan selalu benar,*
segala sesuatu dikerjakanNya dengan setia.

Tuhan mencintai keadilan dan hukum,*
bumi penuh dengan kasih setiaNya.

Oleh firman Tuhan langit dijadikan,*
dan segala bintang oleh nafas mulutNya.

Bagaikan dalam kantung, air laut dikumpulkanNya,*
dan samudera raya dalam bejana.

Hendaknya segenap bumi takut akan Tuhan,*
semua penduduk gemetar terhadapNya.

Sebab Tuhan berfirman, maka semua terjadi,*
Dia memerintahkan, maka semua ada.

Tuhan menggagalkan rencana para bangsa,*
Ia meniadakan maksud segala kaum.

Rencana Tuhan tetap selamanya,*
rencana Tuhan turun-temurun.

Berbahagialah bangsa yang Allahnya Tuhan,*
umat yang terpilih menjadi milikNya.

Dari surga Allah mengamati,*
memandang umat manusia.

Dari kediamanNya Ia menilik,*
semua penduduk bumi.

Hati setiap orang dibentukNya,*
segala tingkah laku diselamiNya.

Raja tak akan menang karena besarnya tentara,*
orang perkasa takkan selamat karena kekuatannya.

Kuda tidak berguna untuk merebut kemenangan,*
betapapun kuat dan tangkasnya.

Sebab Tuhan menjaga hambaNya yang takwa,*
yang berharap akan kasih setiaNya.

Untuk melepaskan mereka dari maut,*
dan menghidupi mereka di masa kelaparan.

Maka kita berharap akan Tuhan,*
Dialah penolong dan perisai kita.

Demi Dialah hati kita bergembira,*
pada namaNya yang kudus kita percaya.

Tunjukkanlah kiranya kasih setiaMu, ya Tuhan,*
sebab padaMulah kami berharap.

Ant.3: Patutlah orang saleh memuji-muji Allah.

Bacaan Singkat: (Yl 2,12-13)

Berbaliklah kepadaKu dengan sepenuh hatimu, dengan puasa dan ratap tangismu. Hendaknya tidak saja kausobek pakaianmu, tetapi sobeklah juga hatimu, dan berbaliklah kepada Tuhan, Allahmu, sebab Ia mahapengasih dan penyayang, lagi sabar dan kaya akan rahmat; Iapun sedih melihat kemalanganmu.

Lagu Singkat:
P: Tuhan akan melepaskan daku dari perangkap,* Dan dari jerat musuh. U: Tuhan. P: Dari lawan yang memfitnah. U: Dan dari jerat musuh. P: Kemuliaan. U: Tuhan.

Ant. Kidung: Tuhan, ajarilah kami berdoa, seperti Yohanes telah mengajar murid-muridnya.

KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan;*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Ant. Kidung: Tuhan, ajarilah kami berdoa, seperti Yohanes telah mengajar murid-muridnya.

Doa Permohonan:

Kristus telah menyerahkan diri kepada kita sebagai roti yang turun dari surga. Marilah kita memuji Dia dan berdoa kepadaNya:
U: Kristus, roti kehidupan, kuatkanlah kami.
P: Ya Tuhan, Engkau menguatkan kami dengan perjamuan ekaristi,* semoga kami mengambil bagian sepenuhnya dalam kurban PaskaMu.
P: Semoga kami menyimpan sabdaMu dalam hati yang baik dan tulus ikhlas,* supaya kami menghasilkan buah dengan tekun dan tabah.
P: Semoga kami giat bekerja sama dengan Dikau dalam menyempurnakan dunia,* sehingga damaiMu yang diwartakan oleh Gereja lebih mudah diterima.
P: Kami telah berdosa, ya Tuhan, kami telah berdosa,* hapuskanlah kesalahan kami dan selamatkanlah kami.

Bapa Kami

Doa Penutup:

Tuhan, kerinduan kami, pandanglah umatMu ini. Semoga dalam menjalani masa tobat, hati kami selalu bergembira karena rindu akan Dikau. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup ...

Ibadat Sebelum Tengah Hari

SELASA — Prapaskah — IBADAT SEBELUM TENGAH HARI (Tertia)

Pembukaan

Ya Allah, bersegeralah menolong aku.
Tuhan, perhatikanlah hambaMu.
Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Mazmur 120 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Dalam kesesakanku aku berseru kepada TUHAN dan Ia menjawab aku:
2 "Ya TUHAN, lepaskanlah aku dari pada bibir dusta, dari pada lidah penipu."
3 Apakah yang diberikan kepadamu dan apakah yang ditambahkan kepadamu, hai lidah penipu?
4 Panah-panah yang tajam dari pahlawan dan bara kayu arar.
5 Celakalah aku, karena harus tinggal sebagai orang asing di Mesekh, karena harus diam di antara kemah-kemah Kedar!
6 Cukup lama aku tinggal bersama-sama dengan orang-orang yang membenci perdamaian.
7 Aku ini suka perdamaian, tetapi apabila aku berbicara, maka mereka menghendaki perang.

Mazmur 121 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung; dari manakah akan datang pertolonganku?
2 Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi.
3 Ia takkan membiarkan kakimu goyah, Penjagamu tidak akan terlelap.
4 Sesungguhnya tidak terlelap dan tidak tertidur Penjaga Israel.
5 Tuhanlah Penjagamu, Tuhanlah naunganmu di sebelah tangan kananmu.
6 Matahari tidak menyakiti engkau pada waktu siang, atau bulan pada waktu malam.
7 TUHAN akan menjaga engkau terhadap segala kecelakaan; Ia akan menjaga nyawamu.
8 TUHAN akan menjaga keluar masukmu, dari sekarang sampai selama-lamanya.

Mazmur 122 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah Daud. Aku bersukacita, ketika dikatakan orang kepadaku: "Mari kita pergi ke rumah TUHAN."
2 Sekarang kaki kami berdiri di pintu gerbangmu, hai Yerusalem.
3 Hai Yerusalem, yang telah didirikan sebagai kota yang bersambung rapat,
4 ke mana suku-suku berziarah, yakni suku-suku TUHAN, untuk bersyukur kepada nama TUHAN sesuai dengan peraturan bagi Israel.
5 Sebab di sanalah ditaruh kursi-kursi pengadilan, kursi-kursi milik keluarga raja Daud.
6 Berdoalah untuk kesejahteraan Yerusalem: "Biarlah orang-orang yang mencintaimu mendapat sentosa.
7 Biarlah kesejahteraan ada di lingkungan tembokmu, dan sentosa di dalam purimu!"
8 Oleh karena saudara-saudaraku dan teman-temanku aku hendak mengucapkan: "Semoga kesejahteraan ada di dalammu!"
9 Oleh karena rumah TUHAN, Allah kita, aku hendak mencari kebaikan bagimu.

Bacaan Singkat (Il 2, 17)
17 baiklah para imam, pelayan-pelayan TUHAN, menangis di antara balai depan dan mezbah, dan berkata: "Sayangilah, ya TUHAN, umat-Mu, dan janganlah biarkan milik-Mu sendiri menjadi cela, sehingga bangsa-bangsa menyindir kepada mereka. Mengapa orang berkata di antara bangsa: Di mana Allah mereka?"

Ayat Singkat
P. Ciptakanlah hati yang murni dalam diriku, ya Allah.
U. Dan perbaharuilah semangat yang teguh dalam batinku.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

SELASA I SIANG

Madah

Tuhan Allah mahaluhur
Hari dan malam Kauatur
Terang gelap bergiliran
Silih ganti berurutan.

Senja hari yang mendekat
Melambangkan akhir hayat
Yang bagi umat beriman
Membuka keabadian.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant.1: Berbahagialah orang yang hidup menurut sabda Tuhan.

Mazmur 118 (119),1-8

Berbahgialah mereka yang hidupnya tidak bercela,*
yang hidup menurut sabda Tuhan.

Berbahagialah yang berpegang teguh pada perintah Tuhan,*
yang mencari Tuhan dengan segenap hati.

Yang tidak melakukan kejahatan,*
tetapi selalu mengikuti bimbingan Tuhan.

Engkau telah menyampaikan titahMu,*
supaya ditepati dengan sungguh-sungguh.

Semoga tetaplah jalan hidupku,*
untuk melaksanakan ketetapanMu.

Maka aku takkan kecewa,*
sebab aku menjalankan segala perintahMu.

Aku akan memuliakan Dikau dengan hati tulus,*
dalam mempelajari hukumMu yang adil.

Aku akan berpegang teguh pada ketetapanMu,*
janganlah aku Kautinggalkan sama sekali.

Ant.1: Berbahagialah orang yang hidup menurut sabda Tuhan.

Ant.2: Hatiku bergembira, karena Engkau menyelamatkan daku, ya Tuhan.

Mazmur 12 (13)

Berapa lama lagi, ya Tuhan, Engkau melupakan daku sama sekali?*
Berapa lama lagi Kausembunyikan wajahMu dari padaku?

Berapa lama lagi hatiku harus merana,*
dan bersedih sepanjang hari?

Berapa lama lagi musuhku masih bermegah-megah melawan daku?*
Pandanglah, jawablah aku, ya Tuhan, Allahku.

Buatlah mataku bersinar, jangan sampai aku tertidur dalam maut,+
agar musuh jangan berkata: "Dia kukalahkan",*
dan lawan jangan menyoraki kemalanganku.

Tapi aku percaya akan kasih setiaMu,+
hatiku bergembira karena Engkau menyelamatkan daku,*
aku bernyanyi bagiMu karena kebaikanMu terhadapku.

Ant.2: Hatiku bergembira, karena Engkau menyelamatkan daku, ya Tuhan.

Ant.3: Allah telah membiarkan semua orang tidak taat, agar semua memperoleh kerahimanNya.

Mazmur 13 (14)

Orang dungu berpikir: "Tidak ada Allah",+
Busuk dan jijik perbuatannya,*
tidak seorangpun yang berbuat baik.

Dari surga Tuhan memandang manusia,*
apakah ada orang arif yang mencari Allah?

Tetapi semuanya tersesat, semua telah bejat,*
tak ada yang berbuat baik, seorangpun tidak.

Tidak pernah sadarkah orang jahat,+
yang menelan habis umatku seperti makanan,*
orang jahat yang tidak mau mengakui Allah?

Pasti, ia akan gentar ketakutan,*
sebab Allah mendampingi orang yang jujur.

Biarlah harapan orang miskin ditertawakan,*
namun Tuhan melindunginya.

Siapakah dari Sion yang menyelamatkan Israel?+
Tuhan, Dia memulihkan nasib umatNya,*
sehingga Yakub bersorak-sorai dan Israel bersukacita.

Ant.3: Allah telah membiarkan semua orang tidak taat, agar semua memperoleh kerahimanNya.

Bacaan Singkat: (Yl 2,17)

Antara serambi kenisah dan mesbah hendaknya para imam, pelayan Tuhan, menangis sambil berseru: "Sayangilah umatMu, ya Tuhan, jangan sampai pusakaMu dihina dan menjadi sindiran kaum kafir."

P: Bertobatlah dan percayalah kepada Injil.
U: Sebab kerajaan Allah sudah dekat.

Doa Penutup:

Tuhan, kerinduan kami, pandanglah umatMu ini. Semoga dalam menjalani masa tobat, hati kami selalu bergembira karena rindu akan Dikau. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup ...

Ibadat Sesudah Tengah Hari

SELASA — Prapaskah — IBADAT SESUDAH TENGAH HARI (Nona)

Pembukaan

Ya Allah, bersegeralah menolong aku.
Tuhan, perhatikanlah hambaMu.
Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Mazmur 126 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Ketika TUHAN memulihkan keadaan Sion, keadaan kita seperti orang-orang yang bermimpi.
2 Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa, dan lidah kita dengan sorak-sorai. Pada waktu itu berkatalah orang di antara bangsa-bangsa: "TUHAN telah melakukan perkara besar kepada orang-orang ini!"
3 TUHAN telah melakukan perkara besar kepada kita, maka kita bersukacita.
4 Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb!
5 Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai.
6 Orang yang berjalan maju dengan menangis sambil menabur benih, pasti pulang dengan sorak-sorai sambil membawa berkas-berkasnya.

Mazmur 127 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah Salomo. Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.
2 Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.
3 Sesungguhnya, anak-anak lelaki adalah milik pusaka dari pada TUHAN, dan buah kandungan adalah suatu upah.
4 Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan, demikianlah anak-anak pada masa muda.
5 Berbahagialah orang yang telah membuat penuh tabung panahnya dengan semuanya itu. Ia tidak akan mendapat malu, apabila ia berbicara dengan musuh-musuh di pintu gerbang.

Mazmur 128 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya!
2 Apabila engkau memakan hasil jerih payah tanganmu, berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu!
3 Isterimu akan menjadi seperti pohon anggur yang subur di dalam rumahmu; anak-anakmu seperti tunas pohon zaitun sekeliling mejamu!
4 Sesungguhnya demikianlah akan diberkati orang laki-laki yang takut akan TUHAN.
5 Kiranya TUHAN memberkati engkau dari Sion, supaya engkau melihat kebahagiaan Yerusalem seumur hidupmu,
6 dan melihat anak-anak dari anak-anakmu! Damai sejahtera atas Israel!

Bacaan Singkat (Is 58, 1-2ia)
1 Serukanlah kuat-kuat, janganlah tahan-tahan! Nyaringkanlah suaramu bagaikan sangkakala, beritahukanlah kepada umat-Ku pelanggaran mereka dan kepada kaum keturunan Yakub dosa mereka! 2 Memang setiap hari mereka mencari Aku dan suka untuk mengenal segala jalan-Ku. Seperti bangsa yang melakukan yang benar dan yang tidak meninggalkan hukum Allahnya mereka menanyakan Aku tentang hukum-hukum yang benar, mereka suka mendekat menghadap Allah, tanyanya:

Ayat Singkat
P. Persembahan kepada Allah ialah jiwa yang hancur.
U. Hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

SELASA I SORE

MADAH

Yesus Engkau menganjurkan
Supaya kami bertahan
Dalam pantang dan puasa
Agar slamat sejahtera.

Dampingilah para umat
Yang kini ingin bertobat
Ampunilah dosa kami
Yang sungguh kami sesali.

Bersihkanlah hati kami
Di masa prapaska ini
Agar pantas merayakan
Hari kebangkitan Tuhan.

Ya Tritunggal mahasuci
Trimalah pujian kami
Yang kami lambungkan ini
Dengan ikhlas penuh bakti. Amin.

Ant.1: Tuhan memberikan kemenangan kepada raja yang diurapiNya.

Mazmur 19

Semoga Tuhan mendengarkan doamu dalam kesesakan,*
dan kekuasaan Allah Yakub melindungi engkau.

Hendaklah Tuhan mengirim pertolongan dari tempat kudus,*
dan menyokong engkau dari gunung Sion.

Hendaklah Ia mengingat segala persembahanmu,*
dan berkenan pada kurban bakaranmu.

Semoga Tuhan memenuhi keinginan hatimu,*
dan membuat rencanamu berhasil.

Maka kita akan merayakan kemenanganmu,+
dan mengangkat panji dengan menyerukan nama Allah kita;*
semoga Tuhan mengabulkan semua doamu.

Kini aku tahu, bahwa Tuhan memberikan kemenangan,*
kepada yang diurapiNya.

Dari surga Tuhan mengabulkan doanya,*
dengan kemenangan gilang-gemilang, karya tanganNya.

Yang satu memegahkan kereta, yang lain membanggakan kuda,*
tetapi kita menyerukan nama Tuhan, Allah kita.

Mereka tersandung dan rebah,*
tetapi kita tetap tegak dan bertahan.

Tuhan, berikanlah kemenangan kepada raja,*
jawablah pada waktu kami berseru.

Ant.1: Tuhan memberikan kemenangan kepada raja yang diurapiNya.

Ant.2: Kami akan bernyanyi dan bermadah atas keperkasaanMu.

Mazmur 20,2-8.14

Karena kuasaMu, ya Tuhan, raja bergembira,*
atas penyelamatanMu ia bersukaria.

Keinginan hatinya telah Kaupenuhi,*
permintaan doanya tidak Kautolak.

Sejak dahulu Kaukurniai dia berkat berlimpah,*
di atas kepalanya Kautaruh mahkota emas murni.

Hidup dimintanya; Kauberikan kepadanya,*
umur panjang untuk selamanya.

Besarlah kemuliaannya berkat pertolonganMu,*
keagungan dan semarak Kau anugerahkan kepadanya.

Kaujadikan dia berkat untuk selamanya,*
seri wajahMu membahagiakan dia.

Sungguh, raja berjaya akan Tuhan,*
dan karena kasih setia Allah yang mahatinggi ia tidak goyah.

Bangkitlah, ya Tuhan, dan nyatakanlah kuasaMu,*
kami akan bernyanyi dan bermadah atas keperkasaanMu.

Ant.2: Kami akan bernyanyi dan bermadah atas keperkasaanMu.

Ant.3: Tuhan, Engkau telah menganugerahi kami martabat raja dan imam di hadapan Allah kita.

Why 4,11; 5,9.10-12

Sudah sepatutnyalah, ya Tuhan dan Allah kami,*
Engkau menerima puji-pujian, hormat dan kuasa.

Sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu;*
dan karena kehendakMu semua yang ada dijadikan.

Layaklah Anakdomba menerima gulungan kitab,*
dan membuka ketujuh meterainya

Sebab Engkau telah disembelih,+
dan dengan darahMu Engkau telah menebus kami bagi Allah,*
dari setiap suku, bahasa, kaum dan bangsa.

Engkau telah menganugerahi kami,+
martabat raja dan imam di hadapan Allah kita,*
dan kami akan merajai dunia.

Layaklah Anakdomba yang disembelih itu,+
menerima kuasa dan kekayaan,*
hikmat dan kekuatan, hormat, kemuliaan dan puji-pujian.

Ant.3: Tuhan, Engkau telah menganugerahi kami martabat raja dan imam di hadapan Allah kita.

Bacaan Singkat: (Yak 2,14.17.18b)

Saudara-saudaraku, apakah gunanya kalau seseorang mengatakan bahwa dia beriman, tetapi tidak berbuat sesuai dengan iman? Dapatkah imannya menyelamatkan dia? Iman yang tak diamalkan dalam perbuatan, dengan sendirinya akan mati. Tunjukkanlah kepadaku imanmu tanpa perbuatan, maka saya akan menunjukkan imanku dalam perbuatan-perbuatanku.

Lagu Singkat:
P: Dengarkanlah aku, ya Tuhan,* Kasihanilah aku. U: Dengarkanlah. P: Sembuhkanlah aku, sebab aku berdosa di hadapanMu. U: Kasihanilah aku. P: Kemuliaan. U: Dengarkanlah.

Ant.Kidung: Kalau engkau berdoa, masukilah rumah dan tutuplah pintu; berdoalah kepada Bapamu.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa;*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya:*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta;*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan;*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung: Kalau engkau berdoa, masukilah rumah dan tutuplah pintu; berdoalah kepada Bapamu.

Doa Permohonan:

Kristus telah mengajak kita supaya waspada dan bertekun dalam doa untuk melawan segala godaan. Marilah kita bertekun memohon:
U: Bantulah dan kasihanilah kami, ya Tuhan.
P: Kristus Yesus, Engkau telah berjanji akan mendampingi orang yang berkumpul dalam doa demi namaMu,* Perkenankanlah kami selalu berdoa kepada Bapa bersama Engkau dalam Roh kudus.
P: Pengantin surgawi, jauhkanlah segala noda dari GerejaMu yang tercinta,* agar ia tetap berjalan dalam pengharapan dan kekuatan Roh kudus.
P: Pencinta umat manusia, bangkitkanlah dalam diri kami perhatian akan sesama manusia, sesuai dengan perintahMu,* agar cahaya keselamatanMu semakin terang bersinar bagi setiap orang.
P: Raja damai, teguhkanlah damaiMu di dunia ini,* agar di mana-mana terasa kehadiranMu yang menyelamatkan.
P: Tunjukkanlah jalan kebahagiaan abadi kepada orang-orang yang telah meninggal,* dan bukalah pintu kebakaan dan kemuliaan bagi mereka.

Bapa Kami

Doa Penutup:

Tuhan, kerinduan kami, pandanglah umatMu ini. Semoga dalam menjalani masa tobat, hati kami selalu bergembira karena rindu akan Dikau. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup ...

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - SELASA

Doa Tobat

P: Selama kusembunyikan dosaku, batinku tertekan,*
dan aku mengeluh sepanjang hari.
U: Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.
P: Aku mengakui dosaku di hadapanMu, Tuhan,*
dan kesalahanku tidak kusembunyikan.
U: Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.
P: Nasib orang berdosa sengsara belaka,*
tetapi orang yang percaya kepada Tuhan dilimpahi kasih setia.
U: Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.
P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Jatuh sudah malam hari
S'moga kami Kaulindungi
Ya Bapa mahakuasa
Supaya aman sentosa.

Jauhkan impian suram
Singkirkan khayalan malam
Kurniakan istirahat
Agar sehat wal'afiat.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant: Janganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku, sebab kepadaMu aku percaya.

Mazmur 142 (143),1-11

Ya Tuhan, dengarkanlah doaku,*
perhatikanlah permohonanku.

Demi kesetiaanMu jawablah aku,*
kabulkanlah doaku demi keadilanMu.

Janganlah mengajukan daku ke pengadilanMu,*
karena tak seorangpun dapat dibenarkan di hadapanMu.

Sebab musuh mengejar aku,*
dan mencampakkan nyawaku ke alam maut.

Ia menjebloskan daku ke dalam kegelapan,*
tiada bedanya aku dengan orang mati.

Semangatku lemah lesu dalam batinku,*
hatiku membeku dalam diriku.

Maka teringatlah aku akan masa lampau,+
aku mengenangkan segala karyaMu,*
dan merenungkan perbuatan tanganMu.

Aku menadahkan tanganku kepadaMu,*
aku haus akan Dikau bagaikan tanah yang tandus.

Ya Tuhan, datanglah segera dan jawablah aku,*
sebab habislah semangatku, ya Allah.

Janganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku,*
jangan sampai aku turun ke liang kubur.

Semoga aku mengalami kasih setiaMu di waktu fajar,*
sebab kepadaMu aku percaya.

Tunjukkanlah jalan yang harus kutempuh,*
sebab kepadaMu kuarahkan hatiku.

Bebaskanlah aku dari musuh, ya Tuhan,*
sebab padaMu aku berteduh.

Ajarlah aku melaksanakan kehendakMu,*
sebab Engkaulah Allahku.

Semoga kebaikan hatiMu menuntun daku,*
di jalan yang rata.

Demi namaMu, ya Tuhan, hidupkanlah aku,*
demi keadilanMu bebaskanlah aku dari musuh.

Ant.: Janganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku, sebab kepadaMu aku percaya.

Bacaan singkat (1Ptr 5,8-9)

Waspadalah dan berjagalah! Sebab setan, musuhmu, berkeliling seperti singa yang mengaum-ngaum mencari mangsanya. Lawanlah dia, teguh dalam iman.

Lagu singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan yang mahamurah, terangilah malam ini dengan rahmatMu. Semoga kami tidur dengan aman sentosa dan bangun dengan semangat segar untuk menyambut fajar dan hari baru. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Santa Maria, bunda Kristus,
kami berlindung padamu.
Janganlah mengabaikan doa kami,
bila kami dirundung nestapa.
Bebaskanlah kami selalu
dari segala mara bahaya,
ya perawan yang terpuji.

Santo-Santa

Santo Eleuterius

Uskup dan Martir

Eleuterius lahir di Dornik, Belgia pada tahun 456. Putra bangsawan Dornik ini mempunyai bakat luar biasa dalam banyak hal sehingga pendidikannya dapat diselesaikan dengan mudah dan cepat. Pendidikan iman dari orang tuanya menjadikan dia seorang beriman yang taat agama.

Pada umur 30 tahun, ia dipilih menjadi Uskup Dornik. Ia menghadapi banyak kesulitan dalam tugasnya karena keretakan hubungan antara gereja dan negara. Kecuali itu situasi dalam tubuh gereja sendiri serba tak menentu, lebih-lebih karena umat tidak lagi mengindahkan ajaran-ajaran iman. Menghadapi masalah-masalah itu, Uskup Eleuterius menggalakkan berbagai kegiatan kerasulan dan pewartaan untuk mengembalikan umat kepada penghayatan iman yang sesuai dengan ajaran iman. Ia percaya bahwa Tuhan membantu dia dalam karyanya. Dalam seluruh karyanya sebagai Uskup, ia tidak mengenal kata "mustahil".

Pengajaran Agama, perayaan Liturgi, menciptakan hubungan baik dengan para pemimpin bangsa Frank yang menguasai daerahnya, pendidikan imam-imam, semuanya menjadi pokok perhatian dan kerasulannya. Usaha-usaha ini diperkuat dengan kehidupan tapa dan doa yang mendalam tanpa mengenal putus asa.

Ketika Eleuterius meninggal karena dibunuh oleh segerombolan penyebar agama sesat pada tahun 531, para pemimpin bangsa Frank bersama sebagian rakyatnya sudah di Kristen kan oleh Eleuterius. Ajaran-ajaran sesat yang dahulu dianutnya dulu tidak lagi menarik perhatian mereka. Melihat segala usahanya untuk menegakkan ajaran iman yang benar, kegigihannya mempertobatkan bangsa Frank yang kafir, terpebuhilah kata-kata St. Paulus ini: "Segala perkara dapat kutanggung dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku."

Santo Nemesius

Martir

Nemesius berasal dari Mesir. Ketika Kaisar Desius melancarkan aksi pengejaran terhadap orang-orang Kristen, Nemesius berada di Aleksandria. Ia bukan saja seorang beriman yang saleh, tetapi juga rasul yang aktif menyebarkan iman Kristen diantara kaum kafir. Keaktifannya ini menyebabkan dia dibenci oleh banyak orang kafir.

Oleh orang-orang kafir yang membencinya, ia diadukan kepada pemerintah namun terbukti tidak bersalah. Setelah beberapa lama, Nemesius ditangkap lagi karena imannya akan Kristus. Ia di hadapkan ke muka prefek Romawi di Aleksandria untuk diadili. Di depan hakim, Nemesius dengan berani menyebut dirinya orang Kristen dan seorang rasul Kristus. Ia disesah dan disiksa dengan kejam, namun semuanya itu ditanggungnya demi cintanya kepada Kristus Penebus.

Ia mengalami benar-benar bahwa seperti para rasul di hadapan Dewan Sanhendrin, ia telah dipandang layak untuk menderita penganiayaan dan penghinaan karena Yesus. Akhirnya ia di bakar hidup-hidup bersama beberapa orang penjahat. Peristiwa naas tersebut disaksikan oleh beberapa orang serani dan prajurit-prajurit Romawi. Para prajurit itu menghiburnya dan menyediakan makanan baginya sebelum menghadapi saat hukuman mati itu. Para prajurit itu pun kemudian di hukum mati karena ketahuan mendampingi Nemesius dengan memberi hiburan dan makanan. Nemisius di bakar pada tahun 247.