Senin, 12 Februari 2029

Senin VI Masa Biasa

Bacaan Misa

Bacaan Pertama Kejadian 1:1-19

Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air. Berfirmanlah Allah: "Jadilah terang." Lalu terang itu jadi. Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap. Dan Allah menamai terang itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama. Berfirmanlah Allah: "Jadilah cakrawala di tengah segala air untuk memisahkan air dari air." Maka Allah menjadikan cakrawala dan Ia memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di atasnya. Dan jadilah demikian. Lalu Allah menamai cakrawala itu langit. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kedua. Berfirmanlah Allah: "Hendaklah segala air yang di bawah langit berkumpul pada satu tempat, sehingga kelihatan yang kering." Dan jadilah demikian. Lalu Allah menamai yang kering itu darat, dan kumpulan air itu dinamai-Nya laut. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. Berfirmanlah Allah: "Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas muda, tumbuh-tumbuhan yang berbiji, segala jenis pohon buah-buahan yang menghasilkan buah yang berbiji, supaya ada tumbuh-tumbuhan di bumi." Dan jadilah demikian. Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda, segala jenis tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala jenis pohon-pohonan yang menghasilkan buah yang berbiji. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari ketiga. Berfirmanlah Allah: "Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun, dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu menerangi bumi." Dan jadilah demikian. Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang. Allah menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi, dan untuk menguasai siang dan malam, dan untuk memisahkan terang dari gelap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keempat.

Mazmur Tanggapan Mazmur 104:1-2,5-6,10,12,24,35

Pujilah TUHAN, hai jiwaku! TUHAN, Allahku, Engkau sangat besar! Engkau yang berpakaian keagungan dan semarak,
yang berselimutkan terang seperti kain, yang membentangkan langit seperti tenda,
yang telah mendasarkan bumi di atas tumpuannya, sehingga takkan goyang untuk seterusnya dan selamanya.
Dengan samudera raya Engkau telah menyelubunginya; air telah naik melampaui gunung-gunung.
Engkau yang melepas mata-mata air ke dalam lembah-lembah, mengalir di antara gunung-gunung,
di dekatnya diam burung-burung di udara, bersiul dari antara daun-daunan.
Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu.
Biarlah habis orang-orang berdosa dari bumi, dan biarlah orang-orang fasik tidak ada lagi! Pujilah TUHAN, hai jiwaku! Haleluya!

Bacaan Injil Markus 6:53-56

Setibanya di seberang Yesus dan murid-murid-Nya mendarat di Genesaret dan berlabuh di situ. Ketika mereka keluar dari perahu, orang segera mengenal Yesus. Maka berlari-larilah mereka ke seluruh daerah itu dan mulai mengusung orang-orang sakit di atas tilamnya kepada Yesus, di mana saja kabarnya Ia berada. Ke manapun Ia pergi, ke desa-desa, ke kota-kota, atau ke kampung-kampung, orang meletakkan orang-orang sakit di pasar dan memohon kepada-Nya, supaya mereka diperkenankan hanya menjamah jumbai jubah-Nya saja. Dan semua orang yang menjamah-Nya menjadi sembuh.

Renungan

Petang Dulu, Baru Pagi

Kita terbiasa menganggap hari dimulai saat matahari terbit. Bangun, membuka jendela, mulai bekerja. Kisah penciptaan memakai urutan yang mengejutkan: jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama. Petang disebut lebih dulu. Dalam hitungan Kitab Suci, hari justru dimulai dari senja.

Apa artinya? Hari dimulai bukan ketika kita mulai bekerja, melainkan ketika kita mulai beristirahat. Saat kita terlelap dan tidak berbuat apa-apa, Allah tetap berkarya. Kita bangun bukan untuk memulai hari, melainkan untuk menyusul Allah yang sudah lebih dulu bekerja. Alangkah melegakannya. Dunia ini tidak berputar karena kita yang mengawalnya.

Lihat pula irama penciptaan itu: teratur, sabar, sehari demi sehari. Terang dulu, baru cakrawala. Darat dulu, baru tumbuhan. Allah tidak tergesa-gesa, dan pada setiap tahap Ia berhenti untuk menikmati: Allah melihat bahwa semuanya itu baik.

Kita sering hidup terbalik. Merasa semua bergantung pada diri sendiri, tergesa-gesa, dan jarang berhenti untuk mengakui bahwa yang ada ini baik.

Malam ini, sebelum tidur, cobalah menutup hari seperti Allah menutup tiap hari penciptaan: hari ini pun, semuanya baik.

Tuhan, ajarilah aku memercayakan hariku kepada-Mu, sejak petang sampai pagi. Amin.

Invitatorium

SENIN II PAGI

Pembukaan

Ant. Marilah kita bergembira di hadapan Tuhan dan memuji Dia dengan lagu syukur.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa...
Seperti pada...

Ant. Marilah kita bergembira di hadapan Tuhan dan memuji Dia dengan lagu syukur.

Ibadat Bacaan

Ibadat Bacaan
Ibadat Bacaan untuk Hari Senin dalam Pekan Biasa
Ya Allah, datanglah menolong aku.

Tuhan, bersegeralah menolong aku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

MADAH

Jadilah Engkau penglihatanku, siang dan malam,
Terangilah aku selalu, Roh-Mu tinggal.
Engkau, Bapa abadi, yang agung dan yang terakhir,
Penguasa yang bijak dan benar atas segala yang akan berlalu.

Jadilah Engkau kebijaksanaanku, tongkat dan penopangku,
Bersinarlah menembus kegelapan, berilah terang jalanku!
Jadilah Engkau sumber sejati dari segala yang kunikmati,
Agar kesenangan duniawi tak lagi mengganggu.

Jadilah Engkau pelindungku, pedangku dalam pertempuran,
Jadilah Engkau martabatku, Engkau kegembiraanku.
Engkau naungan jiwaku, dan Engkau menara tinggiku,
Akankah Engkau mengangkatku ke surga, ya kuasa dari kuasaku.

Kekayaan tak kuhiraukan, atau pujian kosong manusia,
Engkau warisanku, sekarang dan selalu,
Engkau dan hanya Engkau, tetap yang utama di hatiku,
Raja surga yang agung, Engkau hartaku.

Raja surga yang agung, kemenanganku telah diraih,
Semoga aku mencapai sukacita surga, ya matahari surga yang cerah!
Hati dari hatiku sendiri, apa pun yang terjadi,
Tetaplah Engkau penglihatanku, ya Penguasa segalanya.

PEMAZMURAN

Ant. 1 Condongkanlah telinga-Mu dan dengarkanlah aku, ya Tuhan; datanglah menolong aku.

Mazmur 31

Seruan penuh kepercayaan orang yang tertekan kepada Allah

Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan roh-Ku (Lukas 23:46).

I
Pada-Mu, ya Tuhan, aku berlindung.
Janganlah sekali-kali aku dipermalukan.
Dalam keadilan-Mu, bebaskanlah aku,
dengarkanlah aku dan segeralah selamatkan aku.

Jadilah bagiku batu perlindungan,
benteng yang perkasa untuk menyelamatkan aku,
sebab Engkaulah batuku, bentengku.
Demi nama-Mu, tuntunlah dan bimbinglah aku.

Lepaskanlah aku dari jerat yang mereka sembunyikan,
sebab Engkaulah perlindunganku, Tuhan.
Ke dalam tangan-Mu kuserahkan rohku.
Engkaulah yang akan menebus aku, Tuhan.

Ya Allah kebenaran, Engkau membenci
mereka yang menyembah berhala yang palsu dan kosong.
Adapun aku, aku percaya kepada Tuhan:
biarlah aku bersukacita dan bergembira dalam kasih-Mu.

Engkau telah melihat penderitaanku
dan memperhatikan kesesakan jiwaku,
tidak menyerahkan aku kepada musuh,
tetapi membebaskan kakiku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Condongkanlah telinga-Mu dan dengarkanlah aku, ya Tuhan; datanglah menolong aku.

Ant. 2 Tuhan, biarlah cahaya wajah-Mu bersinar atas hamba-Mu.

II
Kasihanilah aku, ya Tuhan,
sebab aku dalam kesesakan.
Air mata telah menghabiskan mataku,
tenggorokanku dan hatiku.

Sebab hidupku habis dalam kesedihan
dan tahun-tahunku dengan keluh kesah.
Penderitaan telah menghancurkan kekuatanku
dan tulang-tulangku merana.

Di hadapan semua musuhku
aku menjadi celaan,
sasaran cemoohan bagi tetanggaku
dan ketakutan bagi teman-temanku.

Mereka yang melihatku di jalan
lari jauh dariku.
Aku seperti orang mati, terlupakan,
seperti barang yang dibuang.

Aku telah mendengar fitnah orang banyak,
ketakutan ada di sekelilingku,
ketika mereka bersekongkol melawanku,
ketika mereka berencana mengambil nyawaku.

Tetapi aku, aku percaya kepada-Mu, Tuhan,
aku berkata: “Engkaulah Allahku.
Hidupku ada di tangan-Mu, lepaskanlah aku
dari tangan mereka yang membenciku.
Biarlah wajah-Mu bersinar atas hamba-Mu.
Selamatkanlah aku dalam kasih-Mu.”
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Tuhan, biarlah cahaya wajah-Mu bersinar atas hamba-Mu.

Ant. 3 Terpujilah Tuhan, sebab Ia telah mencurahkan belas kasihan-Nya kepadaku.

III
Betapa besarnya kebaikan, Tuhan,
yang Engkau simpan bagi mereka yang takut akan Engkau,
yang Engkau tunjukkan kepada mereka yang percaya kepada-Mu
di hadapan manusia.

Engkau menyembunyikan mereka dalam naungan hadirat-Mu
dari persekongkolan manusia:
Engkau menjaga mereka aman dalam kemah-Mu
dari lidah yang bertengkar.

Terpujilah Tuhan yang telah menunjukkan kepadaku
keajaiban kasih-Nya
di kota yang berbenteng.

“Aku jauh dari pandangan-Mu,”
kataku dalam ketakutanku.
Namun Engkau mendengar suara permohonanku
ketika aku berseru meminta pertolongan.

Cintailah Tuhan, hai semua orang kudus.
Ia menjaga orang-orang-Nya yang setia
tetapi Tuhan akan membalas sepenuhnya
mereka yang bertindak dengan kesombongan.

Kuatkanlah, biarlah hatimu berani,
semua yang berharap kepada Tuhan.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Ya Allah yang penuh kebaikan dan kebenaran, Engkau telah menyelamatkan Yang Terpilih-Mu, Yesus Kristus, dan Engkau telah memberi kekuatan kepada para martir-Mu. Jagalah umat-Mu yang datang kepada-Mu di sini dan kuatkanlah hati mereka yang berharap kepada-Mu, agar mereka dapat mewartakan karya-karya kebaikan-Mu yang menyelamatkan di kota abadi.

Ant. Terpujilah Tuhan, sebab Ia telah mencurahkan belas kasihan-Nya kepadaku.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng)

Sesaat untuk merenungkan dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Tuntunlah aku dalam jalan kebenaran-Mu dan ajarlah aku.

Sebab Engkaulah Allah penyelamatku.

BACAAN

Bacaan Pertama

Dari Kitab Amsal

3:1-20

Bagaimana seseorang menemukan hikmat
Hai anakku, janganlah melupakan ajaranku,
ingatlah perintah-perintahku;
Sebab panjang umur, dan tahun-tahun hidup,
dan damai sejahtera akan dibawanya kepadamu.

Janganlah kebaikan dan kesetiaan meninggalkan engkau;
ikatlah itu pada lehermu;
Maka engkau akan mendapat kasih karunia dan penghargaan yang baik
di hadapan Allah dan manusia.

Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu,
janganlah bersandar pada pengertianmu sendiri;
Dalam segala jalanmu akuilah Dia,
dan Ia akan meluruskan jalanmu.

Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak,
takutlah akan Tuhan dan jauhilah kejahatan;
Ini akan berarti kesehatan bagi tubuhmu
dan kekuatan bagi tulang-tulangmu.

Muliakanlah Tuhan dengan hartamu,
dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu;
Maka lumbung-lumbungmu akan penuh dengan gandum,
dan tempat-tempat pemerasanmu akan melimpah dengan anggur baru.

Hai anakku, janganlah menolak didikan Tuhan;
janganlah membenci teguran-Nya;
Sebab siapa yang dikasihi Tuhan, ditegur-Nya,
dan dihajar-Nya anak yang disayangi-Nya.

Berbahagialah orang yang menemukan hikmat,
orang yang memperoleh pengertian!
Sebab keuntungannya lebih baik daripada keuntungan perak,
dan hasilnya lebih baik daripada emas;
Ia lebih berharga daripada permata,
dan tidak ada harta pilihanmu yang dapat menyamai dia.

Panjang umur ada di tangan kanannya,
di tangan kirinya ada kekayaan dan kehormatan;
Jalannya adalah jalan yang menyenangkan,
dan semua jalannya adalah damai sejahtera;
Ia adalah pohon kehidupan bagi mereka yang memegangnya,
dan berbahagialah orang yang berpegang teguh padanya.

Tuhan dengan hikmat mendirikan bumi,
menegakkan langit dengan pengertian;
Dengan pengetahuan-Nya samudra terbelah,
dan awan-awan menjatuhkan embun.

RESPONSORIUM Amsal 3:11, 12; Ibrani 12:7

Janganlah menolak teguran Tuhan, dan janganlah tersinggung ketika Ia menegurmu;

sebab mereka yang dikasihi-Nya, Tuhan tegur, sama seperti seorang bapa menghajar anak kesayangannya.
Allah memperlakukan kamu sebagai anak-anak-Nya, sebab anak manakah yang tidak dididik oleh bapanya?

Sebab mereka yang dikasihi-Nya, Tuhan tegur, sama seperti seorang bapa menghajar anak kesayangannya.
Bacaan Kedua

Dari sebuah khotbah Santo Bernardus, abbas

Tentang mencari hikmat
Marilah kita bekerja untuk makanan yang tidak binasa—keselamatan kita. Marilah kita bekerja di kebun anggur Tuhan untuk mendapatkan upah harian kita dalam hikmat yang mengatakan: Barang siapa bekerja dalam Aku tidak akan berdosa. Kristus berkata kepada kita: Ladang adalah dunia. Marilah kita bekerja di dalamnya dan menggali hikmat, harta tersembunyinya, harta yang kita semua cari dan ingin peroleh.

Jika Engkau mencarinya, carilah sungguh-sungguh. Bertobatlah dan datanglah. Bertobat dari apa? Dari kehendakmu sendiri. “Tetapi,” mungkin Engkau berkata, “jika aku tidak menemukan hikmat dalam kehendakku sendiri, di mana aku akan menemukannya? Jiwaku sangat menginginkannya. Dan aku tidak akan puas ketika menemukannya, jika itu bukan jumlah yang murah hati, ukuran penuh, melimpah ke tanganku.” Engkau benar, sebab berbahagialah orang yang menemukan hikmat dan penuh dengan kebijaksanaan.

Carilah hikmat selagi masih dapat ditemukan. Panggillah ia selagi ia dekat. Apakah Engkau ingin tahu seberapa dekat ia? Firman itu dekat padamu, di dalam hatimu dan di bibirmu, asalkan Engkau mencarinya dengan jujur. Sejauh Engkau menemukan hikmat di dalam hatimu, kebijaksanaan akan mengalir dari bibirmu, tetapi berhati-hatilah agar ia mengalir dari dan bukan menjauh dari bibirmu, atau agar Engkau tidak memuntahkannya. Jika Engkau telah menemukan hikmat, Engkau telah menemukan madu. Tetapi jangan makan terlalu banyak sehingga Engkau menjadi terlalu kenyang dan memuntahkannya semua. Makanlah agar Engkau selalu lapar. Hikmat berkata: Barang siapa makan Aku terus lapar. Jangan berpikir Engkau memiliki terlalu banyak, tetapi jangan makan terlalu banyak atau Engkau akan memuntahkannya. Jika Engkau melakukannya, apa yang tampaknya Engkau miliki akan diambil darimu, karena Engkau berhenti mencari terlalu cepat. Selagi hikmat dekat dan selagi ia dapat ditemukan, carilah ia dan mintalah pertolongannya. Salomo berkata: Orang yang makan terlalu banyak madu tidak berbuat baik bagi dirinya sendiri; demikian pula, orang yang mencari kemuliaan diri sendiri akan dihancurkan oleh ketenaran yang sama itu.

Berbahagialah orang yang telah menemukan hikmat. Lebih berbahagia lagi orang yang hidup dalam hikmat, sebab ia merasakan kelimpahannya. Ada tiga cara agar hikmat atau kebijaksanaan melimpah dalam dirimu: jika Engkau mengakui dosa-dosamu, jika Engkau bersyukur dan memuji, dan jika perkataanmu membangun. Manusia percaya dengan hatinya sehingga ia dibenarkan. Ia mengaku dengan bibirnya sehingga ia diselamatkan. Pada awal perkataannya orang benar adalah penuduh dirinya sendiri, selanjutnya ia memuliakan Allah, dan ketiga, jika hikmatnya meluas sejauh itu, ia membangun sesamanya.

RESPONSORIUM Kebijaksanaan 7:10, 11; 8:2

Aku lebih mencintai hikmat daripada kesehatan atau kecantikan, dan aku lebih menyukainya daripada cahaya siang.

Segala yang baik datang kepadaku bersamanya.
Sejak masa mudaku aku telah mencintai hikmat dan mencarinya, dan aku terpikat oleh keindahannya.

Segala yang baik datang kepadaku bersamanya.

DOA PENUTUP

Ya Allah,

yang mengajar kami bahwa Engkau berdiam
dalam hati yang adil dan benar,
karuniakanlah agar kami dibentuk
oleh rahmat-Mu sehingga menjadi kediaman yang menyenangkan bagi-Mu.

Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,
yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,
Allah, sepanjang segala abad.

Amin.
Aklamasi (setidaknya dalam perayaan komunal)
Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Madah

Sumber cahaya mulia
Yang menerangi dunia
Malam Kauhentikan sudah
Kauterbitkan fajar cerah.

Engkaulah terang sejati
Melebihi matahari
Dasar lubuk hati kami
Kausinari Kauselami

Terangilah diri kami
Ya Bapa yang murah hati
Dengan rahmat dan kasihMu
Agar selamat selalu

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Dalam ikatan Roh suci
Sepanjang seluruh hari. Amin.

Ant.1: Bilakah aku menghadap dan memandang wajah Allah?

Mazmur 41 (42)

Bagaikan rusa merindukan sungai,*
demikianlah hatiku rindu padaMu, ya Allah.

Hatiku haus akan Allah, Allah yang hidup,*
bilakah aku menghadap dan memandang wajah Allah?

Air mataku menjadi bagaikan santapan bagiku, siang dan malam,*
karena sehari-harian orang bertanya: Di mana Allahmu?

Dengan sedih selalu kuingat, bahwa di masa lampau,*
aku bersama orang banyak berarak ke kediaman Allah.

Aku turut melangkah di depan perarakan itu,*
di tengah suara sorak-sorai dan lagu syukur.

Mengapa engkau tertekan dan gelisah, wahai jiwaku?+
Berharaplah kepada Allah, aku akan bersyukur lagi,*
kepada Allah, penolongku.

Karena gelisah aku teringat akan Dikau,*
dari daerah Yordan dan Hermon dan dari gunung Nizar.

Di sana anak sungai yang satu memanggil yang lain,+
dengan deru air terjun,*
demikianpun gelora gelombangMu mengempaskan daku.

Siang hari Tuhan menyatakan kasih setiaNya kepadaku,*
malam hari aku memuji Allah, pemberi hidup.

Aku berkata kepada Allah, pelindungku:
"Mengapa Engkau melupakan daku,*
mengapa aku sedih, tersesak oleh musuh?"

Celaan lawanku menyakiti hatiku seperti tikaman maut,*
karena sehari-harian mereka bertanya: Di mana Allahmu?

Mengapa engkau tertekan dan gelisah, wahai jiwaku?+
Berharaplah kepada Allah, aku akan bersyukur lagi,*
kepada Allah, penolongku.

Ant.1: Bilakah aku menghadap dan memandang wajah Allah?

Ant.2: Pandanglah, ya Tuhan, dan kasihanilah kami.

Sir 36,1-7.13-16

Pandanglah dan kasihanilah kami, ya Allah semesta alam,*
curahkanlah kedahsyatanMu atas bangsa-bangsa.

Nyatakanlah kekuasaanMu terhadap bangsa-bangsa asing itu,*
agar merekapun melihat kemuliaanMu.

Engkau telah menampakkan diriMu dalam diri kami di hadapan mereka,*
hendaklah Engkau memuliakan diri dalam mereka di hadapan kami.

Agar mereka mengakui, sebagaimana kami telah mengakui,*
bahwa tiada Allah selain Dikau, ya Tuhan.

Kerjakan lagi tanda-tanda dan ulangilah karyaMu,*
nyatakanlah kemuliaan karyaMu dan kekuatan tanganMu.

Kumpulkanlah segala suku Yakub,*
kembalikan kepadanya tanah pusaka seperti sediakala.

Kasihanilah umat yang disebut dengan namaMu,*
Israel yang telah Kauberi hak anak sulung.

Kasihanilah kota ini yang menjadi kotaMu yang kudus,*
Yerusalem, kota tempat istirahatMu.

Penuhilah Sion dengan pujian atas karyaMu yang mengagumkan,*
penuhilah baitMu dengan kemuliaanMu.

Ant.2: Pandanglah, ya Tuhan, dan kasihanilah kami.

Ant.3: Terpujilah Engkau, ya Tuhan, di bentangan langit.

Mazmur 18 (19) A

Langit mewartakan kemuliaan Allah,*
dan cakrawala memasyhurkan karya tanganNya.

Hari yang satu mengisahkannya kepada hari yang lain,*
dan malam yang satu menyampaikannya kepada malam berikut.

Meskipun tidak bicara dan tidak memperdengarkan suara,+
namun di seluruh dunia bergemalah seruannya,*
dan pesannya sampai ke perbatasan bumi.

Di sana Tuhan memasang kemah bagi sang surya,*
yang meninggalkan peraduannya bagaikan pengantin.

Dengan girang sang surya menempuh jalan peredarannya,*
laksana seorang pahlawan.

dari ujung langit yang satu ia beredar ke ujung yang lain,*
dan tak ada yang luput dari panas teriknya.

Ant.3: Terpujilah Engkau, ya Tuhan, di bentangan langit.

Bacaan Singkat (Yer 15,16)

Kudapatkan sabdaMu dan kuresapkan dalam diriku. Maka sabdaMu menjadi kesukaan dan kegembiraan hatiku. Engkau selalu dekat padaku, Tuhan Allah segala kuasa.

Lagu Singkat

P: Bersoraklah, orang jujur, bagi Tuhan,* Patutlah orang saleh memuji-muji. U: Bersoraklah. P: Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan. U: Patutlah orang saleh memuji-muji. P: Kemuliaan. U: Bersoraklah.

Ant.Kidung: Terpujilah Tuhan, sebab Ia mengunjungi dan membebaskan kita.

KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Terpujilah Tuhan, sebab Ia mengunjungi dan membebaskan kita.

Doa Permohonan

Penyelamat kita telah mengangkat kita menjadi raja dan imam untuk mempersembahkan kurban rohani yang berkenan kepada Allah. Sebab itu marilah kita dengan penuh syukur berkata:
U: Semoga kami tetap mengabdi Engkau, ya Tuhan.
P: Kristus, imam abadi, Engkau telah mengaruniakan imamat suci kepada umatMu,* semoga kami mempersembahkan kurban rohani yang patut bagi Allah.
P: Limpahilah kami dengan hasil buah RohMu,* yakni kesabaran, kemurahan hati dan kelembutan hati.
P: Semoga kami mencintai Engkau, supaya kami memiliki Engkau,* agar kami dapat memuji Engkau dalam hidup kami.
P: Semoga kami mengusahakan yang berguna bagi saudara-saudara kami,* supaya mereka lebih mudah memperoleh keselamatan.

Bapa Kami

Doa Penutup

Tuhan, Allah yang mahakuasa, Engkau menghantar kami kepada pagi ini. Selamatkanlah kami dengan kuasaMu, agar pada hari ini kami tidak jatuh ke dalam dosa. Bimbinglah kiranya perkataan kami dan arahkanlah pikiran serta perbuatan kami kepada keadilan dan kejujuran. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup...

Ibadat Sebelum Tengah Hari

SENIN PEKAN II — IBADAT SEBELUM TENGAH HARI (Tertia)

Pembukaan

Ya Allah, bersegeralah menolong aku.
Tuhan, perhatikanlah hambaMu.
Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Mazmur 120 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Dalam kesesakanku aku berseru kepada TUHAN dan Ia menjawab aku:
2 "Ya TUHAN, lepaskanlah aku dari pada bibir dusta, dari pada lidah penipu."
3 Apakah yang diberikan kepadamu dan apakah yang ditambahkan kepadamu, hai lidah penipu?
4 Panah-panah yang tajam dari pahlawan dan bara kayu arar.
5 Celakalah aku, karena harus tinggal sebagai orang asing di Mesekh, karena harus diam di antara kemah-kemah Kedar!
6 Cukup lama aku tinggal bersama-sama dengan orang-orang yang membenci perdamaian.
7 Aku ini suka perdamaian, tetapi apabila aku berbicara, maka mereka menghendaki perang.

Mazmur 121 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung; dari manakah akan datang pertolonganku?
2 Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi.
3 Ia takkan membiarkan kakimu goyah, Penjagamu tidak akan terlelap.
4 Sesungguhnya tidak terlelap dan tidak tertidur Penjaga Israel.
5 Tuhanlah Penjagamu, Tuhanlah naunganmu di sebelah tangan kananmu.
6 Matahari tidak menyakiti engkau pada waktu siang, atau bulan pada waktu malam.
7 TUHAN akan menjaga engkau terhadap segala kecelakaan; Ia akan menjaga nyawamu.
8 TUHAN akan menjaga keluar masukmu, dari sekarang sampai selama-lamanya.

Mazmur 122 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah Daud. Aku bersukacita, ketika dikatakan orang kepadaku: "Mari kita pergi ke rumah TUHAN."
2 Sekarang kaki kami berdiri di pintu gerbangmu, hai Yerusalem.
3 Hai Yerusalem, yang telah didirikan sebagai kota yang bersambung rapat,
4 ke mana suku-suku berziarah, yakni suku-suku TUHAN, untuk bersyukur kepada nama TUHAN sesuai dengan peraturan bagi Israel.
5 Sebab di sanalah ditaruh kursi-kursi pengadilan, kursi-kursi milik keluarga raja Daud.
6 Berdoalah untuk kesejahteraan Yerusalem: "Biarlah orang-orang yang mencintaimu mendapat sentosa.
7 Biarlah kesejahteraan ada di lingkungan tembokmu, dan sentosa di dalam purimu!"
8 Oleh karena saudara-saudaraku dan teman-temanku aku hendak mengucapkan: "Semoga kesejahteraan ada di dalammu!"
9 Oleh karena rumah TUHAN, Allah kita, aku hendak mencari kebaikan bagimu.

Bacaan Singkat (Ier 31, 33)
33 Tetapi beginilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu, demikianlah firman TUHAN: Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku.

Ayat Singkat
P. Ciptakanlah hati yang murni dalam diriku, ya Allah.
U. Janganlah membuang aku dari hadapan-Mu.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

SENIN II SIANG

Madah

Engkau Tuhan raja mulya
Yang mengatur segalanya
Fajar pagi Kauterbitkan
Panas siang Kaukobarkan.

Padamkan api sengketa
Yang memisahkan sesama
Teguhkan s'mangat berpadu
Yang menyatukan sekutu.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant.1: Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Allah dan melakukannya.

Mazmur 118 (119),41-48

Berikanlah kasih setiaMu, ya Tuhan,*
keselamatanMu, yang telah Kaujanjikan.

Agar aku dapat memberi jawaban kepada orang yang menghina aku,*
sebab aku percaya pada firmanMu.

Jangan Kauambil firmanMu yang benar dari mulutku,*
sebab aku berharap pada ketetapanMu.

Selalu aku berpegang kepada hukumMu,*
selama hidupku, sampai kekal.

Aku akan hidup dengan hati tenang,*
sebab aku hanya ingin melakukan kehendakMu.

Aku akan berbicara tentang hukumMu,*
aku tidak malu di hadapan para raja.

Segala aturanMu menjadi kesukaanku,*
yang sangat kucintai.

Kepada hukumMu kutadahkan tanganku,*
ketetapanMu kurenungkan.

Ant.1: Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Allah dan melakukannya.

Ant.2: MakananKu ialah melakukan kehendak Bapa.

Mazmur 39 (40),2-14.17-18 - I

Dengan amat sangat aku mengharapkan Tuhan,*
Ia mengindahkan daku dan mendengarkan seruanku.

Ia mengangkat aku dari lembah kebinasaan, dari lumpur kehinaan,*
Ia menempatkan kakiku di atas wadas dan meneguhkan langkahku.

Lagu yang baru diilhamkanNya kepadaku, lagu pujian bagi Allah kita,*
banyak orang menyaksikannya dengan khidmat dan percaya kepada Tuhan.

Berbahagialah orang yang percaya kepada Tuhan,*
yang tak bergaul dengan orang durhaka atau penipu.

Banyaklah karya dan rencanaMu bagi kami, ya Tuhan Allahku,+
dan sangat mengagumkan,*
tak ada yang menyamai Engkau.

Aku mau menyebutkan dan mengisahkan semuanya,*
tetapi jumlahnya terlalu banyak.

Kurban dan persembahan tidak Kauinginkan,*
tetapi Engkau telah membuka telingaku bagi suaraMu.

Kurban bakar dan kurban pelunas tidak Kautuntut,*
maka aku berkata kepadaMu:

"Sesuai dengan firmanMu aku datang,+
untuk melakukan kehendakMu, ya Allahku,*
kesukaanku ialah hukumMu yang terukir dalam hatiku".

Ant.2: MakananKu ialah melakukan kehendak Bapa.

Ant.3: Sekalipun aku miskin dan malang, namun Tuhan memperhatikan daku.

Mazmur 39 (40),2-14.17-18 - II

Di tengah himpunan umat aku mengabarkan kesetiaanMu,*
tidak kututup bibirku, Tuhan, Engkau tahu.

KesetiaanMu tidak kusembunyikan dalam hatiku,*
tetapi kebenaran dan pertolonganMu kuwartakan.

Kasih dan kebenaranMu tidak kudiamkan,*
di tengah himpunan umat.

Engkau Tuhan, janganlah menutup kerahimanMu terhadapku,*
semoga kasih dan kesetiaanMu selalu menyertai aku.

Sebab malapetaka mengepung aku, tak terbilang banyaknya,*
dosaku mengejar aku, tak terhitung jumlahnya.

Lebih besarlah jumlahnya dari pada rambut kepalaku,*
sehingga aku putus harapan.

Berkenanlah, ya Tuhan, melepaskan daku,*
Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Hendaknya bergembira dan bersukaria,*
semua yang mencari Engkau,

hendaknya semua yang merindukan pertolonganMu,*
berseru: "Agunglah Tuhan".

Sekalipun aku miskin dan malang,*
namun Tuhan memperhatikan daku.

Engkaulah penolong dan pembebasku,*
Allahku, jangan berlambat.

Ant.3: Sekalipun aku miskin dan malang, namun Tuhan memperhatikan daku.

Bacaan singkat (Yer 32,40)

Aku akan mengikat perjanjian abadi dengan umatKu: Aku tidak akan berhenti berbuat baik terhadap mereka. Aku akan menanamkan perasaan takwa dalam hati mereka, sehingga mereka tidak lagi menjauhi Aku.

P: Pada Tuhanlah keselamatan dan kemuliaanku.
U: Dialah kekuatan dan tempat perlindunganku.

Doa Penutup

Allah, Engkaulah Tuhan panenan dan pemelihara kebun anggur, Engkau membagikan tugas dan memberi balas jasa. Semoga kami bekerja keras sepanjang hari dan tidak bersungut-sungut melawan keputusanMu. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

SENIN PEKAN II — IBADAT SESUDAH TENGAH HARI (Nona)

Pembukaan

Ya Allah, bersegeralah menolong aku.
Tuhan, perhatikanlah hambaMu.
Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Mazmur 126 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Ketika TUHAN memulihkan keadaan Sion, keadaan kita seperti orang-orang yang bermimpi.
2 Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa, dan lidah kita dengan sorak-sorai. Pada waktu itu berkatalah orang di antara bangsa-bangsa: "TUHAN telah melakukan perkara besar kepada orang-orang ini!"
3 TUHAN telah melakukan perkara besar kepada kita, maka kita bersukacita.
4 Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb!
5 Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai.
6 Orang yang berjalan maju dengan menangis sambil menabur benih, pasti pulang dengan sorak-sorai sambil membawa berkas-berkasnya.

Mazmur 127 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah Salomo. Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.
2 Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.
3 Sesungguhnya, anak-anak lelaki adalah milik pusaka dari pada TUHAN, dan buah kandungan adalah suatu upah.
4 Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan, demikianlah anak-anak pada masa muda.
5 Berbahagialah orang yang telah membuat penuh tabung panahnya dengan semuanya itu. Ia tidak akan mendapat malu, apabila ia berbicara dengan musuh-musuh di pintu gerbang.

Mazmur 128 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya!
2 Apabila engkau memakan hasil jerih payah tanganmu, berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu!
3 Isterimu akan menjadi seperti pohon anggur yang subur di dalam rumahmu; anak-anakmu seperti tunas pohon zaitun sekeliling mejamu!
4 Sesungguhnya demikianlah akan diberkati orang laki-laki yang takut akan TUHAN.
5 Kiranya TUHAN memberkati engkau dari Sion, supaya engkau melihat kebahagiaan Yerusalem seumur hidupmu,
6 dan melihat anak-anak dari anak-anakmu! Damai sejahtera atas Israel!

Bacaan Singkat (Ez 34, 31)
31 Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH."

Ayat Singkat
P. Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.
U. Di padang rumput hijau Ia membaringkan aku.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

SENIN II SORE

Madah

Allah pencipta semesta
Yang mengatur segalanya
Siang Kauhiasi terang
Malam Kaujadikan tenang.

S'moga istirahat kami
Membuat kuat kembali
Jiwa raga yang tertekan
Oleh beban pekerjaan.

Hari mengayunkan langkah
Malam mendekatlah sudah
Kami menyanyikan lagu
Untuk bersyukur padaMu.

Kabulkanlah doa kami
Ya Bapa yang baik hati
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant.1: Tereloklah baginda di antara manusia, tampanlah wajah baginda.

Mazmur 44 (45) I

Hatiku meluapkan kata-kata indah,+
aku mempersembahkan laguku kepada raja,*
lidahku bagaikan gerak pena juru tulis.

Tereloklah baginda di antara manusia,+
tampanlah wajah baginda,*
terberkati oleh Allah selama-lamanya.

Ikatkanlah pedang pada pinggang, hai pahlawan,*
itulah kebanggaan dan kemuliaan baginda.

Demi kebenaran dan keadilan majulah dengan megah,*
dan lakukanlah perbuatan yang gagah.

Anak panah yang tajam menembus jantung musuh baginda,*
bangsa-bangsa rebah dan takluk.

Takhta baginda bertahan selama-lamanya,*
tampuk pemerintahan baginda adil dan jujur.

Baginda cinta akan keadilan dan benci akan kelaliman,*
sebab itu baginda diurapi oleh Allah.

Baginda menjadi yang termulia di antara semua raja,*
Pakaian kebesaran baginda harum mewangi.

Bunyi kecapi terdengar dari istana permaisuri,*
menggembirakan hati baginda.

Para puteri raja-raja berarak-arak menghadap baginda,*
permaisuri berdiri di samping baginda, berhiaskan emas.

Ant.1: Tereloklah baginda di antara manusia, tampanlah wajah baginda.

Ant.2: Pengantin datang, songsonglah dia!

Mazmur 44 (45) II

Dengarkanlah, hai puteri, perhatikanlah dengan baik,*
lupakanlah bangsa dan seisi rumah ayahmu.

Seri baginda tertarik oleh kecantikanmu,*
sujudlah kepadanya, sebab dialah tuanmu.

Puteri kota Tirus datang dengan persembahan,*
para bangsawan mengharapkan kerelaamu.

Permaisuri diarak masuk, semaraklah semata-mata,*
pakaiannya bersulamkan emas.

Berdandanan aneka warna ia diantar menghadap raja,*
para puteri raja-raja mengiringinya.

Dengan gembira dan sorak-sorai mereka diantar masuk,*
masuklah mereka ke dalam istana raja.

Para putera baginda akan melanjutkan kerajaan,*
baginda mengangkat mereka menjadi penguasa di seluruh bumi.

Semoga aku memasyhurkan nama baginda turun-temurun,*
maka para bangsa akan memuji baginda selama-lamanya.

Ant.2: Pengantin datang, songsonglah dia!

Ant.3: Allah telah merencanakan kehendakNya untuk menyatukan segala sesuatu dalam diri Kristus sebagai kepala.

Ef 1,3-10

Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus,+
yang telah memberkati kita dalam Kristus,*
dengan segala berkat rohani di surga.

Sebab dalam Kristus, Allah telah memilih kita,+
sebelum menciptakan jagat raya,*
supaya kita kudus dan tak bercela di hadapanNya.

Dengan cinta, Allah telah menentukan kita menjadi puteraNya,+
dengan perantaraan Yesus Kristus,*
karena kerelaan kehendakNya.

Supaya terpujilah rahmatNya yang mulia,+
yang dianugerahkanNya kepada kita,*
dalam Putera yang dikasihiNya.

Dalam Kristus, kita telah memperoleh penebusan berkat darahNya,+
yaitu pengampunan atas segala pelanggaran kita,*
menurut kekayaan rahmatNya yang dilimpahkanNya kepada kita.

Dengan segala hikmat dan kebijaksanaan,+
Allah telah menyatakan rencana kehendakNya kepada kita,*
Sekadar kerelaan yang diikhtiarkanNya dalam Kristus sejak dahulu.

Untuk menggenapkan segala jaman,+
yaitu menyatukan segala sesuatu di surga dan di bumi,*
dalam diri Kristus sebagai kepala.

Ant.3: Allah telah merencanakan kehendakNya untuk menyatukan segala sesuatu dalam diri Kristus sebagai kepala.

Bacaan Singkat (1Tes2,13)

Tak putus-putusnya kami bersyukur kepada Allah. Sebab sabda Allah yang kamu dengar dari kami telah kamu sambut bukan sebagai perkataan manusia, melainkan sebagai sabda Allah, sebab memang demikian, dan sabda itu bekerja juga dalam dirimu, orang-orang yang percaya.

Lagu Singkat

P: Semoga doaku, ya Tuhan,* Tertuju kepadaMu. U: Semoga. P: Seperti asap dupa membubung ke hadiratMu. U. Tertuju kepadaMu. P: Kemuliaan. U: Semoga.

Ant. Kidung: Aku hendak mengagungkan Dikau selalu, ya Allahku.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Ant. Kidung: Aku hendak mengagungkan Dikau selalu, ya Allahku.

Doa Permohonan

Marilah kita memuji Kristus yang mencintai, memelihara dan melindungi Gereja. Hendaklah kia berdoa kepadaNya dengan penuh kepercayaan dan berkata:
U: Penuhilah keinginan umatMu, ya Tuhan.
P: Tuhan Yesus, selamatkanlah semua orang,* dan hantarlah mereka kepada pengetahuan akan kebenaran.
P: Lindungilah paus kami bapa..., dan uskup kami bapa...* bantulah mereka dengan kekuatanMu.
P: Tolonglah semua orang yang mengharapkan gaji yang adil,* agar hidup mereka terjamin dan penuh sukacita.
P: Semoga Engkau, ya Tuhan, melindungi orang-orang miskin,* dan menolong mereka dalam kesusahan.
P: KepadaMu kami percayakan arwah para rohaniwan-rohaniwati,* supaya mereka dapat memuji Engkau di surga.

Bapa Kami

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa, pada hari ini kami Kaukuatkan dalam pekerjaan, meskipun kami ini hambaMu yang tak berguna. Terimalah kiranya kurban pujian yang kami sampaikan untuk mengucap syukur kepadaMu atas segala anugerah yang telah kami terima. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup...

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - SENIN

Doa Tobat

P: Tuhan Yesus Kristus, Engkau diutus menyembuhkan orang yang remuk-redam.
Tuhan, kasihanilah kami.
U: Tuhan, kasihanilah kami.
P: Engkau datang memanggil orang yang berdosa.
Kristus, kasihanilah kami.
U: Kristus, kasihanilah kami.
P: Engkau duduk di sisi Bapa sebagai pengantara kami.
Tuhan, kasihanilah kami.
U: Tuhan, kasihanilah kami.
P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Menjelang datangnya malam
Kami menghadap wajahMu
Untuk menghaturkan salam
Sambil mohon doa restu.

Sambutlah dalam tanganMu
Hidup serta segalanya
Simpanlah dalam hatiMu
Harapan kami semua.

Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Kabulkanlah doa kami
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant: Tuhan, Engkau sabar dan penuh kasih setia.

Mazmur 85 (86)

Dengarkanlah doaku, ya Tuhan, jawablah aku,*
sebab aku miskin dan bersengsara.

Perliharalah aku, karena aku mengasihi Engkau,*
selamatkanlah hambaMu yang percaya kepadaMu.

Engkaulah Allahku, kasihanilah aku, ya Tuhanku,*
kepadaMulah aku berseru sepanjang hari.

Gembirakanlah hati hambaMu,*
sebab kepadaMulah kuarahkan hatiku, ya Tuhan.

Sebab Engkau baik hati dan suka mengampuni, ya Tuhanku,*
Engkau penuh kasih setia bagi semua orang yang berseru kepadaMu.

Ya Tuhan, dengarkanlah doaku,*
perhatikanlah suara permohonanku.

Pada hari kesesakan aku berseru kepadaMu,*
sebab Engkau pasti menjawab aku.

Tidak ada dewata yang menyamai Engkau, ya Tuhanku,*
tak ada karya yang setara dengan karyaMu.

Segala bangsa akan datang menyembah Engkau,*
dan akan memuliakan namaMu, ya Tuhanku.

Sungguh agung Engkau dan megah karyaMu,*
Engkaulah Allah, dan tiada lain.

Ajarkanlah ketetapanMu kepadaku, ya Tuhan,*
agar aku hidup setia dan takwa dengan sebulat hati.

Aku bersyukur kepadaMu dengan segenap hatiku, ya Allah, Tukanku,*
dan memuliakan namaMu untuk selama-lamanya.

Sebab kasih setiaMu berlimpah terhadapku,*
Engkau melepaskan daku dari alam maut.

Ya Allah, orang yang angkuh telah bangkit menyerang aku,+
segerombolan orang sombong ingin mencabut nyawaku,*
mereka tidak mengindahkan Dikau.

Tetapi Engkaulah Allah, penyayang dan pengasih,+
Tuhan yang sabar, penuh kasih dan setia,*
perhatikan dan kasihanilah aku!

Curahkanlah kekuatanMu kepada hambaMu,*
dan selamatkanlah putera sahayaMu.

Nyatakanlah suatu tanda kebaikan bagiku,+
supaya musuhku melihatnya dan menjadi malu,*
semoga Engkau menolong dan menghibur aku, ya Tuhan.

Ant: Tuhan, Engkau sabar dan penuh kasih setia.

Bacaan singkat (1Tes 5,9-10)

Kita ditetapkan Allah untuk memperoleh keselamatan demi Tuhan kita Yesus Kristus. Kristus telah wafat untuk kita, supaya kita tetap hidup bersatu dengan Dia, baik waktu berjaga maupun waktu tidur.

Lagu singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Ya Tuhan, berilah kami istirahat yang menyegarkan badan. Semoga benih sabdaMu yang kami taburkan dalam kegiatan kami pada hari ini, Kautumbuhkan sampai berbuah masak bagi panenanMu yang abadi. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, Maria, penuh rahmat,
Tuhan sertamu.
Terpujilah engkau di antara wanita,
dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.
Santa Maria, bunda Allah,
doakanlah kami yang berdosa ini,
sekarang dan waktu kami mati.

Santo-Santa

Santo Benediktus dari Anaine

Abbas

Benediktus dari Anaine lahir di Languedoc, Perancis pada tahun 750. Pada masa mudanya ia bekerja di istana raja Pepin (751-768), dan di istana Karel Agung (768-814). Keinginannya yang besar untuk menjadi seorang rahib akhirnya mendesaknya keluar dari istana. Ia lalu menjadi rahib di biara Santo Siene, dekat Dijon.

Di biara ini, Benediktus dengan rajin menata hidupnya sebagai sebagai rahib dengan doa dan tapa yang keras. Ia juga dengan tekun mempelajari semua aturan yang ditulis oleh Benediktus dari Nursia, Pachomius dan Basilius mengenai cara hidup membiara. Ketika Abbas biara Santo Siene meninggal dunia, para rahib biara memilih dia menjadi pemimpin mereka. Tetapi ia menolak pilihan itu. Sebaliknya ia pergi dari biara itu dan tinggal di rumahnya sendiri di Anaine dengan tetap menjalankan cara hidup membiara. Lama kelamaan banyak juga pemuda yang datang menjadi muridnya. Ia dengan senang menerima mereka dan membimbing mereka dalam disiplin hidup yang ketat. Mereka bekerja di sawah sambil menghayati kaul kemiskinan dengan sungguh-sungguh dan berpuasa.

Ketika Louis Pious (814-840) naik Tahkta menggantikan Karel Agung, ia mengajak Benediktus agar kembali tinggal di dalam istana. Untuk maksud itu, Louis memanggil di ke Maurmunster di Alsace dan membangunkan baginya sebuah rumah. Benediktus di tempatkan di rumah ini dengan tugas memimpin dan memperbaharui semua biara yang ada di seluruh wilayah kerajaan. Untuk itu ia menyusun aturan-aturan hidup membiara yang sanggup menghantar seorang rahib menjadi benar-benar abdi Allah. Ia berhasil dalam tugas pembaharuan hidup membiara yang di percayakan Louis Pious kepadanya. Keberhasilan ini membuat ia menjadi salah satu tokoh penting dalam sejarah kehidupan monastik barat. Pengaruhnya menyamai Benediktus dari Nursia dalam sejarah kehidupan Monastik.