Kamis, 8 Februari 2029

Kamis V Masa Biasa

Bacaan Misa

Bacaan Pertama Ibrani 12:18-19,21-24

Sebab kamu tidak datang kepada gunung yang dapat disentuh dan api yang menyala-nyala, kepada kekelaman, kegelapan dan angin badai, kepada bunyi sangkakala dan bunyi suara yang membuat mereka yang mendengarnya memohon, supaya jangan lagi berbicara kepada mereka, Dan sangat mengerikan pemandangan itu, sehingga Musa berkata: "Aku sangat ketakutan dan sangat gemetar." Tetapi kamu sudah datang ke Bukit Sion, ke kota Allah yang hidup, Yerusalem sorgawi dan kepada beribu-ribu malaikat, suatu kumpulan yang meriah, dan kepada jemaat anak-anak sulung, yang namanya terdaftar di sorga, dan kepada Allah, yang menghakimi semua orang, dan kepada roh-roh orang-orang benar yang telah menjadi sempurna, dan kepada Yesus, Pengantara perjanjian baru, dan kepada darah pemercikan, yang berbicara lebih kuat dari pada darah Habel.

Mazmur Tanggapan Mazmur 48:2-4,9-11

(48-3) Gunung-Nya yang kudus, yang menjulang permai, adalah kegirangan bagi seluruh bumi; gunung Sion itu, jauh di sebelah utara, kota Raja Besar.
(48-4) Dalam puri-purinya Allah memperkenalkan diri-Nya sebagai benteng.
(48-5) Sebab lihat, raja-raja datang berkumpul, mereka bersama-sama berjalan maju;
(48-10) Kami mengingat, ya Allah, kasih setia-Mu di dalam bait-Mu.
(48-11) Seperti nama-Mu, ya Allah, demikianlah kemasyhuran-Mu sampai ke ujung bumi; tangan kanan-Mu penuh dengan keadilan.
(48-12) Biarlah gunung Sion bersukacita; biarlah anak-anak perempuan Yehuda bersorak-sorak oleh karena penghukuman-Mu!

Bacaan Injil Markus 6:7-13

Ia memanggil kedua belas murid itu dan mengutus mereka berdua-dua. Ia memberi mereka kuasa atas roh-roh jahat, dan berpesan kepada mereka supaya jangan membawa apa-apa dalam perjalanan mereka, kecuali tongkat, rotipun jangan, bekalpun jangan, uang dalam ikat pinggangpun jangan, boleh memakai alas kaki, tetapi jangan memakai dua baju. Kata-Nya selanjutnya kepada mereka: "Kalau di suatu tempat kamu sudah diterima dalam suatu rumah, tinggallah di situ sampai kamu berangkat dari tempat itu. Dan kalau ada suatu tempat yang tidak mau menerima kamu dan kalau mereka tidak mau mendengarkan kamu, keluarlah dari situ dan kebaskanlah debu yang di kakimu sebagai peringatan bagi mereka." Lalu pergilah mereka memberitakan bahwa orang harus bertobat, dan mereka mengusir banyak setan, dan mengoles banyak orang sakit dengan minyak dan menyembuhkan mereka.

Renungan

Dua Gunung

Ada orang yang membayangkan Tuhan seperti gunung berapi. Angker, berasap, sewaktu-waktu bisa meletus. Mendekat berarti bahaya. Maka hidup rohaninya penuh waswas, seperti orang berjalan berjingkat di rumah sendiri.

Kemarin surat Ibrani berbicara tentang Tuhan yang mendidik kita seperti seorang bapa. Hari ini penulisnya melukis dua gunung. Gunung pertama adalah Sinai: api menyala, kekelaman, angin badai, bunyi sangkakala. Musa sendiri berkata: aku sangat ketakutan dan gemetar. Gunung kedua adalah Sion: kota Allah yang hidup, beribu-ribu malaikat, suatu kumpulan yang meriah. Yang satu membuat orang lari, yang lain membuat orang berpesta.

Lalu penulis Ibrani menegaskan: kamu tidak datang ke gunung yang pertama. Kamu sudah datang ke gunung yang kedua. Melalui Yesus, Pengantara perjanjian baru, jalan menuju Allah bukan lagi pendakian yang mengerikan, melainkan jalan pulang menuju perayaan.

Karena itulah murid-murid dalam Injil berani berangkat berdua-dua tanpa bekal. Orang hanya berani hidup seringan itu kalau yakin Bapanya baik.

Gunung mana yang selama ini kita bayangkan saat berdoa: Sinai yang menakutkan, atau Sion yang menyambut?

Tuhan, sembuhkanlah gambaran yang keliru tentang Engkau dalam hatiku, agar aku datang kepada-Mu dengan sukacita. Amin.

Invitatorium

KAMIS I PAGI

Pembukaan

Ant. Marilah kita menyembah Tuhan, sebab Dialah Allah kita.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa...
Seperti pada...

Ant. Marilah kita menyembah Tuhan, sebab Dialah Allah kita.

Ibadat Bacaan

Ibadat Bacaan Kamis dalam Pekan Biasa
Ya Allah, datanglah menolongku.

Tuhan, bersegeralah menolongku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

MADAH

Jadilah Engkau penglihatanku, siang dan malam,
Terangilah aku selalu, agar Roh-Mu tinggal.
Engkau, Bapa abadi, yang agung dan yang terakhir,
Penguasa yang bijaksana dan benar atas segala yang akan berlalu.

Jadilah Engkau kebijaksanaanku, tongkat dan penopangku,
Bersinarlah menembus kegelapan, berilah terang jalanku!
Jadilah Engkau sumber sejati dari segala yang kunikmati,
Agar kesenangan duniawi tak lagi mengganggu.

Jadilah Engkau penjagaku, pedangku dalam pertempuran,
Jadilah Engkau martabatku, Engkau kesenanganku,
Engkau perlindungan jiwaku, dan Engkau menara tinggiku,
Akankah Engkau mengangkatku ke surga, ya kuasa dari kuasaku.

Kekayaan tak kuhiraukan, atau pujian kosong manusia,
Engkau warisanku, sekarang dan selalu,
Engkau dan hanya Engkau, tetap yang pertama di hatiku,
Raja surga yang agung, harta karunku adalah Engkau.

Raja surga yang agung, kemenanganku telah diraih,
Semoga aku mencapai sukacita surga, ya matahari surga yang terang!
Hati dari hatiku sendiri, apa pun yang terjadi,
Tetaplah Engkau penglihatanku, ya Penguasa segalanya.

PSALMODI

Ant. 1 Sabda Tuhan adalah perisai yang kuat bagi semua yang percaya kepada-Nya.

Mazmur 18:31-51

Nyanyian syukur

Jika Allah di pihak kita, siapa yang dapat melawan kita? (Roma 8:31).

IV
Adapun Allah, jalan-Nya sempurna;
sabda Tuhan, emas termurni.
Sungguh, Dia adalah perisai
bagi semua yang menjadikan Dia perlindungan mereka.

Sebab siapa Allah selain Tuhan?
Siapa gunung batu selain Allah kita?
Allah yang mengikat pinggangku dengan kekuatan
dan membuat jalan aman di hadapanku.

Kaki-Mu Kaujadikan cepat seperti rusa;
Engkau telah membuatku berdiri teguh di ketinggian.
Engkau telah melatih tanganku untuk berperang
dan lenganku untuk membengkokkan busur yang berat.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Sabda Tuhan adalah perisai yang kuat bagi semua yang percaya kepada-Nya.

Ant. 2 Tangan kanan-Mu yang perkasa telah menopangku, Tuhan.

V
Engkau memberiku perisai keselamatan-Mu;
Engkau menopangku, melatihku dengan cermat.
Engkau memberiku kebebasan untuk langkah-langkahku;
kakiku tak pernah tergelincir.

Aku mengejar dan menyusul musuh-musuhku,
tak pernah berbalik sampai mereka terbunuh.
Aku memukul mereka sehingga mereka tak dapat bangkit;
mereka jatuh di bawah kakiku.

Engkau mengikat pinggangku dengan kekuatan untuk berperang;
Engkau membuat musuh-musuhku jatuh di bawahku,
Engkau membuat musuh-musuhku melarikan diri;
mereka yang membenciku, kuhancurkan.

Mereka berseru, tetapi tak ada yang menyelamatkan mereka;
mereka berseru kepada Tuhan, tetapi sia-sia.
Aku menghancurkan mereka halus seperti debu di hadapan angin;
menginjak-injak mereka seperti kotoran di jalanan.

Engkau menyelamatkanku dari perselisihan rakyat
dan menempatkanku di kepala bangsa-bangsa.
Orang-orang yang tak kukenal melayaniku:
ketika mereka mendengar tentangku, mereka menaatiku.

Bangsa-bangsa asing datang kepadaku dengan merendah:
bangsa-bangsa asing lenyap.
Mereka datang gemetar dari benteng-benteng mereka.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Tangan kanan-Mu yang perkasa telah menopangku, Tuhan.

Ant. 3 Semoga Allah yang hidup, Juruselamatku, dipuji selama-lamanya.

VI
Panjang umur Tuhan, gunung batuku!
Terpujilah Allah yang menyelamatkanku,
Allah yang memberiku pembalasan
dan menaklukkan bangsa-bangsa di bawahku.

Engkau menyelamatkanku dari musuh-musuhku yang marah.
Engkau menempatkanku di atas para penyerangku.
Engkau menyelamatkanku dari orang-orang yang kejam,
maka aku akan memuji-Mu, Tuhan, di antara bangsa-bangsa:
aku akan menyanyikan mazmur bagi nama-Mu.

Dia telah memberikan kemenangan besar kepada raja-Nya
dan menunjukkan kasih-Nya kepada orang yang diurapi-Nya,
kepada Daud dan keturunannya selama-lamanya.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Tuhan Allah, kekuatan dan keselamatan kami, nyalakanlah dalam diri kami api kasih-Mu dan buatlah kasih kami kepada-Mu bertumbuh menjadi kasih yang sempurna yang menjangkau sesama kami.

Ant. Semoga Allah yang hidup, Juruselamatku, dipuji selama-lamanya.

Hening Kudus (ditandai dengan lonceng)
Sesaat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Bukalah mataku, Tuhan, agar aku dapat melihat.

Keajaiban hukum-Mu.

BACAAN

Bacaan Pertama

Dari Surat kepada Jemaat di Galatia

4:8-31

Warisan ilahi kita dan kebebasan perjanjian baru
Dahulu, ketika kamu tidak mengenal Allah, kamu menjadi budak bagi dewa-dewa yang sebenarnya bukan ilahi. Sekarang setelah kamu mengenal Allah—atau lebih tepatnya, telah dikenal oleh-Nya—bagaimana mungkin kamu kembali kepada unsur-unsur alamiah yang tak berdaya dan tak berharga itu, yang kepadanya kamu tampaknya bersedia memperbudak dirimu lagi? Kamu bahkan sampai pada tingkat memelihara perayaan hari-hari dan bulan-bulan, musim-musim dan tahun-tahun! Aku khawatir tentang kamu; semua usahaku dengan kamu mungkin telah sia-sia.
Aku mohon kepadamu, saudara-saudara, jadilah seperti aku, sebagaimana aku telah menjadi seperti kamu. (Pahamilah, kamu tidak melakukan kesalahan apa pun kepadaku.) Kamu tahu bahwa karena penyakit tubuhlah aku pertama kali membawa Injil kepadamu. Kondisi fisikku adalah tantangan yang tidak kamu hina atau singkirkan dengan jijik. Sebaliknya, kamu menerimaku seperti malaikat Allah, bahkan seolah-olah aku adalah Kristus Yesus! Apa yang terjadi dengan semangat keterbukaanmu? Aku dapat bersaksi atas namamu bahwa jika mungkin, kamu akan mencungkil matamu dan memberikannya kepadaku. Apakah aku telah menjadi musuhmu hanya karena aku mengatakan kebenaran kepadamu?
Orang-orang yang kusebutkan itu tidak mencari-cari kebaikanmu dengan semangat murah hati. Yang sebenarnya mereka inginkan adalah mengucilkan kamu agar kamu mencari-cari kebaikan mereka. Akan baik bagimu untuk selalu dicari-cari karena alasan yang benar, dan tidak hanya ketika aku kebetulan bersamamu. Kamu adalah anak-anakku, dan kamu membuatku kembali merasakan sakit bersalin sampai Kristus terbentuk dalam dirimu. Seandainya saja aku bisa bersamamu sekarang dan berbicara kepadamu dengan cara yang berbeda! Kamu membuatku benar-benar bingung!
Kamu yang ingin tunduk pada hukum, katakan kepadaku: tahukah kamu apa yang dikatakan hukum? Di sana tertulis bahwa Abraham mempunyai dua anak laki-laki, satu dari budak perempuan, yang lain dari istri yang lahir bebas. Anak laki-laki dari budak perempuan itu dilahirkan secara alamiah, tetapi anak laki-laki dari perempuan bebas itu adalah buah dari janji.
Semua ini adalah alegori: kedua wanita itu melambangkan dua perjanjian. Yang satu berasal dari Gunung Sinai, dan melahirkan anak-anak untuk perbudakan: ini adalah Hagar. Gunung Sinai berada di Arab dan sesuai dengan Yerusalem zaman kita, yang juga dalam perbudakan bersama anak-anaknya. Tetapi Yerusalem di atas adalah lahir bebas, dan dialah ibu kita. Itulah sebabnya Kitab Suci berkata:
“Bersukacitalah, hai kamu yang mandul yang tidak melahirkan anak;
bersorak-sorailah, hai kamu yang asing dari rasa sakit bersalin!
Sebab banyaklah anak-anak istri yang ditinggalkan—
jauh lebih banyak daripada istri yang mempunyai suami!”
Kamu, saudara-saudaraku, adalah anak-anak janji, seperti Ishak. Tetapi sama seperti pada zaman itu anak yang lahir secara alamiah menganiaya anak yang kelahirannya dalam alam roh, demikianlah kita dapati sekarang. Apa yang dikatakan Kitab Suci tentang hal ini? “Usirlah budak perempuan itu beserta anaknya; sebab anak budak perempuan itu tidak akan pernah menjadi ahli waris yang setara dengan anak” dari yang lahir bebas.
Oleh karena itu, saudara-saudaraku, kita bukanlah anak-anak budak perempuan, melainkan anak-anak dari ibu yang bebas. Untuk kebebasanlah Kristus membebaskan kita.

RESPONSORIUM Galatia 4:28, 31; 2 Korintus 3:17

Kita seperti Ishak, anak-anak yang lahir dari janji, bukan anak-anak yang lahir dari budak, melainkan dari perempuan bebas.

Kristus telah membebaskan kita untuk menjadi orang-orang yang bebas.
Tuhan adalah Roh, dan di mana ada Roh Tuhan, di situ ada kebebasan.

Kristus telah membebaskan kita untuk menjadi orang-orang yang bebas.
Bacaan Kedua

Dari penjelasan surat Paulus kepada jemaat di Galatia oleh Santo Agustinus, uskup

Biarlah Kristus terbentuk dalam dirimu.
Rasul berkata, Jadilah seperti aku, sebab meskipun lahir sebagai Yahudi, karena kebijaksanaan rohani aku sekarang menganggap hal-hal duniawi tidak penting. Dan ia menambahkan, Sebab aku sama seperti kamu, yaitu: Sebab aku, seperti kamu, adalah manusia. Kemudian ia dengan bijaksana mengingatkan mereka akan kasihnya agar mereka tidak memandangnya sebagai musuh: Saudara-saudara, aku mohon kepadamu, katanya, kamu tidak melakukan kesalahan apa pun kepadaku, seolah-olah berkata, “Jangan bayangkan bahwa aku ingin berbuat salah kepadamu.” Dan agar mereka menirunya seperti mereka meniru orang tua, ia menyapa mereka sebagai anak-anak kecil: Anak-anakku, yang untuk mereka aku kembali merasakan sakit bersalin sampai Kristus terbentuk dalam dirimu. Sebenarnya di sini ia berbicara lebih sebagai Bunda Gereja daripada dirinya sendiri. Demikian pula ia berkata di tempat lain: Aku lembut di antara kamu seperti seorang perawat yang membelai anak-anak kecilnya.
Kristus terbentuk dalam orang percaya melalui iman batiniah, yang dipanggil kepada kebebasan yang diberikan rahmat, lemah lembut dan lembut hati, tidak membanggakan jasa yang tidak ada, tetapi melalui rahmat membuat permulaan jasa. Oleh karena itu ia dapat disebut “yang terkecil dari-Ku” oleh Dia yang berkata: Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk-Ku.
Kristus terbentuk dalam dia yang menerima cetakan Kristus, yang melekat pada-Nya dalam kasih rohani. Dengan meniru-Nya ia menjadi, sejauh mungkin bagi keadaannya, apa adanya Kristus. Yohanes berkata: Barangsiapa tinggal dalam Kristus harus berjalan seperti Dia.
Anak-anak dikandung untuk dibentuk dalam rahim ibu mereka, dan ketika mereka telah terbentuk demikian, para ibu merasakan sakit bersalin untuk melahirkan mereka. Kita dapat memahami perkataan Paulus: Yang untuk mereka aku kembali merasakan sakit bersalin sampai Kristus terbentuk dalam dirimu. Dengan sakit bersalin kita memahami kekhawatirannya bagi mereka yang untuk mereka ia merasakan sakit bersalin, agar mereka dilahirkan bagi Kristus. Dan ia kembali merasakan sakit bersalin ketika ia melihat mereka dalam bahaya disesatkan. Kekhawatiran-kekhawatiran ini, yang dapat disamakan dengan rasa sakit bersalin, akan berlanjut sampai mereka mencapai usia penuh dalam Kristus, agar tidak diombang-ambingkan oleh setiap angin ajaran.
Oleh karena itu ia tidak berbicara tentang permulaan iman yang dengannya mereka dilahirkan, tetapi tentang iman yang kuat dan sempurna ketika ia berkata: Yang untuk mereka aku kembali merasakan sakit bersalin sampai Kristus terbentuk dalam dirimu. Ia juga merujuk di tempat lain dengan kata-kata yang berbeda tentang sakit bersalinnya, ketika ia berkata: Ada tekanan harian atasku karena kekhawatiranku untuk semua gereja. Siapa yang lemah dan aku tidak lemah? Siapa yang dibuat jatuh, dan aku tidak marah?

RESPONSORIUM Efesus 4:15; Amsal 4:18

Marilah kita berbicara kebenaran dalam kasih

agar dalam segala hal kita bertumbuh menjadi Kristus yang adalah Kepala kita.
Jalan orang benar adalah seperti terbitnya fajar; ia bertumbuh dari cahaya pertama hingga kemuliaan penuh siang hari.

Agar dalam segala hal kita bertumbuh menjadi Kristus yang adalah Kepala kita.

DOA PENUTUP

Jagalah keluarga-Mu, ya Tuhan,
dengan pemeliharaan yang tak pernah gagal, agar,
dengan hanya mengandalkan harapan rahmat surgawi,
mereka selalu dilindungi oleh perlindungan-Mu.
Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,
yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,
Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Madah

Bapa penguasa waktu
Lihat kini fajar baru
Mulai memancarkan sinar
Lambang cahaya yang benar.

Rahmat baru ditawarkan
Terselubung kejadian
Yang menyampaikan undangan
Untuk berbakti berkurban.

Kami sambut kesempatan
Melayani Kristus Tuhan
Yang hadir dalam sesama
Tersembunyi namun nyata.

S'moga pengabdian kami
Dijiwai Roh ilahi
Dijadikan karya Putra
Demi kemulyaan Bapa. Amin.

Ant.1: Kumandangkanlah bunyimu, hai kecapi, menyingsinglah, hai fajar.

Mazmur 56

Kasihanilah aku, ya Allah, kasihanilah aku,*
kepadaMulah aku berlindung.

Dalam naungan sayapMu aku berlindung,*
sampai malapetaka berlalu.

Aku berseru kepada Allah yang maha-tinggi,*
kepada Allah yang menjamin hidupku.

Semoga dari surga Ia menyelamatkan daku,+
dan mengusir mereka yang menganiaya aku,*
semoga Allah mencurahkan kasih setiaNya.

Aku berbaring seolah-olah di tengah kawanan singa,*
yang suka menerkam orang.

Giginya bagaikan tombak dan panah,*
lidahnya laksana pedang terasah.

Nyatakanlah kemegahanMu di langit, ya Allah,*
dan sinarilah bumi dengan kemuliaanMu.

Musuh memasang jaring terhadap langkahku,*
tetapi aku meloloskan diri.

Mereka menggali lubang di muka kakiku,*
tetapi mereka sendiri terperosok di dalamnya.

Hatiku siap sedia, ya Allah,*
untuk bernyanyi dan melagukan mazmur.

Bangunlah, hai jiwaku, kumandangkanlah bunyimu, hai kecapi,*
menyingsinglah, hai fajar.

Ya Tuhan, aku hendak memujiMu di tengah segala bangsa,*
di tengah segala bangsa aku bermazmur bagiMu.

Sebab besarlah kasihMu, setinggi langit,*
dan kesetiaanMu menjangkau awan.

Nyatakanlah kemegahanMu di langit, ya Allah,*
dan sinarilah bumi dengan kemuliaanMu.

Ant.1: Kumandangkanlah bunyimu, hai kecapi, menyingsinglah, hai fajar.

Ant.2: Tuhan berfirman: UmatKu akan Kulimpahi dengan anugerah.

Yer 31,10-14

Dengarkanlah firman Tuhan, hai bangsa-bangsa,*
wartakanlah ke pulau-pulau yang jauh:

"Tuhan dahulu mencerai-beraikan umat Israel,+
tetapi Ia akan menghimpunkannya kembali,*
dan menjaganya seperti gembala menjaga kawanannya.

Bangsa Yakub sudah diselamatkan Tuhan,*
dan ditebus dari musuh yang menguasainya.

Dengan sorak-sorai mereka mendaki gunung Sion,*
dan berseri-seri karena kebaikan Tuhan.

Sebab Tuhan menganugerahkan gandum, minyak dan anggur,*
anakdomba dan sapi.

Hati mereka segar, bagaikan taman yang diairi,*
dan takkan pernah mereka kehausan.

Para pemudi menari berbaris,*
dan tua muda bersukaria.

Kesedihan mereka akan Kuubah menjadi kesukaan,*
Kuhibur dan Kugembirakan mereka sesudah kesusahan.

Para imam Kusenangkan dengan kurban,*
dan umat Kulimpahi dengan anugerah.

Ant.2: Tuhan berfirman: UmatKu akan Kulimpahi dengan anugerah.

Ant.3: Tuhan agung dan sangat terpuji di kota Allah kita.

Mazmur 47

Tuhan agung dan sangat terpuji,*
di kota Allah kita.

GunungNya yang kudus menjulang megah,*
menggirangkan seluruh bumi.

Bagi kita gunung Sion itu gunung Allah,*
kota raja agung.

Allah tinggal dalam puri-purinya,*
Ia sendirilah yang ternyata menjadi bentengnya.

Raja-raja bersekutu,+
dan maju serentak,*
untuk menyerang kota Allah.

Demi melihatnya mereka tercengang,*
dan terhalau lari ketakutan.

Di sana mereka gemetar ketakutan,*
mereka merintih kesakitan seperti wanita yang melahirkan.

Engkau menghancurkan mereka,*
seperti topan timur menghancurkan kapal besar.

Seperti pernah kita dengar,+
kini kita alami di kota Tuhan semesta alam,*
di kota Allah kita.

Allah yang menjadi bentengnya,*
untuk selama-lamanya.

Kami mengenangkan kasih setiaMu, ya Allah,*
dalam rumahMu yang kudus.

Seperti Engkau berkuasa di seluruh dunia,*
demikianpun Engkau dipuji sampai ke ujung bumi.

TindakanMu adil semuanya,*
hendaknya gunung Sion bersukacita.

Semoga semua kota Yehuda bersorak-sorai,*
karena karya penyelamatanMu.

Kelilinglah Sion, edarilah dia,*
hitunglah menaranya yang kokoh.

Perhatikanlah seluruh temboknya,*
tinjaulah benteng-bentengnya.

Maka kamu dapat mengisahkan kepada anak cucumu,*
bahwa Dia itulah Allah.

Dialah Allah kita untuk selama-lamanya,*
Dialah yang memimpin kita.

Ant.3: Tuhan agung dan sangat terpuji di kota Allah kita.

Bacaan Singkat (Yes 66,1-2)

Beginilah firman Tuhan: Langit adalah takhtaKu, dan bumi tumpuan kakiKu. Rumah apakah yang dapat kamu dirikan bagiKu? Tempat apakah yang dapat menjadi kediamanKu? Bukankah tanganKu sendiri membuat segala sesuatu, dan semuanya itu milikKu: sabda Tuhan! Inilah orang yang Kuperhatikan: yang tertindas dan patah semangat, orang yang takut akan sabdaKu.

Lagu Singkat

P: Aku berseru dengan segenap hati,* Kabulkanlah doaku, ya Tuhan. U: Aku. P: PeraturanMu akan kupelihara. U: Kabulkanlah doaku, ya Tuhan. P: Kemuliaan. U: Aku berseru.

Ant.Kidung: Marilah kita mengabdi kepada Tuhan dengan berlaku kudus, maka Ia akan membebaskan kita dari tangan musuh.

KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Marilah kita mengabdi kepada Tuhan dengan berlaku kudus, maka Ia akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Doa Permohonan

Kristus menerangi hari ini dengan cahayaNya. Marilah kita bersyukur kepadaNya dan berseru:
U: Berkatilah kami, ya Tuhan,dan kuduskanlah kami.
P: Engkau telah mempersembahkan diri sebagai kurban pelunas dosa kami,* maka terimalah kiranya rencana dan usaha kami hari ini.
P: Engkau telah menggembirakan mata kami dengan kurnia terang baru,* semoga Engkau terbit di hati kami laksana bintang kejora.
P: Semoga kami hari ini bersabar hati terhadap semua orang,* agar kami dapat menjadi pengikutMu.
P: Berbelaskasihlah terhadap kami, ya Tuhan pada pagi ini,* supaya perbuatan kami menggembirakan hatiMu sepanjang hari.

Bapa Kami

Doa Penutup

Allah yang kekal dan kuasa, pada pagi hari ini kami panjatkan doa ke hadapan hadiratMu. Semoga kegelapan dosa Kaulenyapkan dari hati kami, supaya kami sampai kepada cahaya sejati, yakni Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup...

Ibadat Sebelum Tengah Hari

KAMIS PEKAN I — IBADAT SEBELUM TENGAH HARI (Tertia)

Pembukaan

Ya Allah, bersegeralah menolong aku.
Tuhan, perhatikanlah hambaMu.
Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Mazmur 120 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Dalam kesesakanku aku berseru kepada TUHAN dan Ia menjawab aku:
2 "Ya TUHAN, lepaskanlah aku dari pada bibir dusta, dari pada lidah penipu."
3 Apakah yang diberikan kepadamu dan apakah yang ditambahkan kepadamu, hai lidah penipu?
4 Panah-panah yang tajam dari pahlawan dan bara kayu arar.
5 Celakalah aku, karena harus tinggal sebagai orang asing di Mesekh, karena harus diam di antara kemah-kemah Kedar!
6 Cukup lama aku tinggal bersama-sama dengan orang-orang yang membenci perdamaian.
7 Aku ini suka perdamaian, tetapi apabila aku berbicara, maka mereka menghendaki perang.

Mazmur 121 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung; dari manakah akan datang pertolonganku?
2 Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi.
3 Ia takkan membiarkan kakimu goyah, Penjagamu tidak akan terlelap.
4 Sesungguhnya tidak terlelap dan tidak tertidur Penjaga Israel.
5 Tuhanlah Penjagamu, Tuhanlah naunganmu di sebelah tangan kananmu.
6 Matahari tidak menyakiti engkau pada waktu siang, atau bulan pada waktu malam.
7 TUHAN akan menjaga engkau terhadap segala kecelakaan; Ia akan menjaga nyawamu.
8 TUHAN akan menjaga keluar masukmu, dari sekarang sampai selama-lamanya.

Mazmur 122 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah Daud. Aku bersukacita, ketika dikatakan orang kepadaku: "Mari kita pergi ke rumah TUHAN."
2 Sekarang kaki kami berdiri di pintu gerbangmu, hai Yerusalem.
3 Hai Yerusalem, yang telah didirikan sebagai kota yang bersambung rapat,
4 ke mana suku-suku berziarah, yakni suku-suku TUHAN, untuk bersyukur kepada nama TUHAN sesuai dengan peraturan bagi Israel.
5 Sebab di sanalah ditaruh kursi-kursi pengadilan, kursi-kursi milik keluarga raja Daud.
6 Berdoalah untuk kesejahteraan Yerusalem: "Biarlah orang-orang yang mencintaimu mendapat sentosa.
7 Biarlah kesejahteraan ada di lingkungan tembokmu, dan sentosa di dalam purimu!"
8 Oleh karena saudara-saudaraku dan teman-temanku aku hendak mengucapkan: "Semoga kesejahteraan ada di dalammu!"
9 Oleh karena rumah TUHAN, Allah kita, aku hendak mencari kebaikan bagimu.

Bacaan Singkat (Am 4, 13)
13 Sebab sesungguhnya, Dia yang membentuk gunung-gunung dan menciptakan angin, yang memberitahukan kepada manusia apa yang dipikirkan-Nya, yang membuat fajar dan kegelapan dan yang berjejak di atas bukit-bukit bumi--TUHAN, Allah semesta alam, itulah nama-Nya.

Ayat Singkat
P. Pujilah Tuhan, hai segala karya Tuhan.
U. Puji dan tinggikanlah Dia selama-lamanya.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

KAMIS I SIANG

Madah

Kita bersama memuji
Tuhan Allah maha suci
Yang mengurniakan rahmat
Kepada seluruh umat.

Kita menyatakan hormat
Pada Tuhan penyelamat
Sambil sujud mohon berkat
Agar tabah lagi kuat.

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Yang memperoleh Roh suci
Pembaharu muka bumi. Amin.

Ant.1: Bukalah mataku, ya Tuhan, maka aku memandang hukumMu yang mengagumkan.

Mazmur 118 (119),17-24

Ya Tuhan, berbuatlah baik kepada hambaMu, maka aku akan hidup,*
dan tetap berpegang pada firmanMu.

Bukalah mataku, maka aku memandang,*
hukumMu yang mengagumkan.

Aku ini pendatang di dunia,*
jangan menyembunyikan perintahMu terhadapku.

Remuk redamlah hatiku,*
karena merindukan hukumMu setiap waktu.

Engkau akan menghardik orang yang sombong,*
terkutuklah yang menyimpang dari perintahMu.

Jauhkan dari padaku penghinaan dan cercaan,*
sebab aku melakukan segala perintahMu.

Sekalipun para pemuka bersepakat melawan daku,*
hambaMu ini merenungkan segala ketetapanMu.

Sungguh perintahMu menjadi kesukaanku,*
dan penasihat dalam segala tingkah lakuku.

Ant.1: Bukalah mataku, ya Tuhan, maka aku memandang hukumMu yang mengagumkan.

Ant.2: Bimbinglah aku menurut sabdaMu yang benar, ya Tuhan.

Mazmur 24 (25) I

KepadaMu kuarahkan hatiku,*
ya Tuhan Allahku.

KepadaMu aku percaya, janganlah mengecewakan daku,*
janganlah musuh bersukacita atas kemalanganku.

Sebab yang berharap kepadaMu, tidak akan kecewa,*
kecewalah hendaknya yang berbuat lalim.

Perkenalkanlah jalanMu kepadaku, ya Tuhan,*
tunjukkanlah lorongMu kepadaku.

Bimbinglah aku menurut sabdaMu yang benar dan ajarilah aku,+
karena Engkaulah Allah penyelamatku,*
kepadaMu aku selalu berharap.

Ya Tuhan, ingatlah akan rahmat dan kasih setiaMu,*
yang telah Kautunjukkan sejak sediakala.

Dosa masa mudaku dan pelanggaranku jangan Kauingat,*
tetapi ingatlah akan daku menurut belaskasihanMu.

Jujur dan baiklah Tuhan,*
Ia menunjukkan jalan kepada orang yang sesat.

Ia membimbing orang yang rendah hati menurut hukumNya,*
mengajarkan jalanNya kepada orang yang bersahaja.

Segala tindakan Tuhan penuh kasih setia dan kebenaran,*
bagi setiap orang yang berpegang pada perjanjian dan hukumNya.

Demi namaMu, ya Tuhan, ampunilah kesalahanku,*
biar besarlah dosaku.

Ant.2: Bimbinglah aku menurut sabdaMu yang benar, ya Tuhan.

Ant.3: Arahkanlah wajahMu kepadaku dan kasihanilah aku, ya Tuhan, sebab aku sebatang kara dan malang.

Mazmur 24 (25) II

Siapakah orang yang takwa?*
Kepadanya Tuhan menunjukkan jalan yang harus dipilih.

Orang takwa tetap sejahtera,*
keturunannya akan mewarisi tanah kebahagiaan.

Tuhan bergaul mesra dengan orang yang takwa,*
perjanjianNya diajarkan kepadanya.

Mataku tetap terarah kepada Tuhan,*
sebab Ia melepaskan kakiku dari jaring.

Arahkan wajahMu kepadaku dan kasihanilah aku, ya Tuhan,*
sebab aku sebatang kara dan malang.

Lapangkanlah hatiku yang amat sesak,*
lepaskanlah aku dari segala kesusahanku.

Perhatikanlah sengsara dan kesukaranku,*
hapuskanlah segala kesesatanku.

Lihatlah, betapa banyaknya lawanku,*
mereka sangat membenci aku.

Jagalah hidupku dan selamatkan daku,*
janganlah aku kecewa karena berlindung kepadaMu.

Semoga aku terlindung karena ketulusan dan kejujuranku,*
sebab aku berharap kepadaMu.

Yan Allah, bebaskanlah umatMu Israel,*
dari segala kesesakannya.

Ant.3: Arahkanlah wajahMu kepadaku dan kasihanilah aku, ya Tuhan, sebab aku sebatang kara dan malang.

Bacaan singkat (Am 4,13)

Dia yang membentuk gunung-gemunung dan yang menciptakan angin. Dia yang memberitahukan pikiranNya kepada manusia. Dia yang membuat fajar dan kegelapan, dan yang berjejak di atas bukit-bukit: Tuhan, Allah semesta alam, itulah namaNya.

P: Pujilah Tuhan, segala karya Tuhan.
U: Pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Doa Penutup

Allah yang kekal dan kuasa, padamu tidak ada yang gelap, tidak ada yang tersembunyi. Maka sinarilah kami dengan terang cahayaMu, supaya kami dapat mengenal kehendakMu dan mengikuti bimbinganMu dengan rela dan setia. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

KAMIS PEKAN I — IBADAT SESUDAH TENGAH HARI (Nona)

Pembukaan

Ya Allah, bersegeralah menolong aku.
Tuhan, perhatikanlah hambaMu.
Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Mazmur 126 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Ketika TUHAN memulihkan keadaan Sion, keadaan kita seperti orang-orang yang bermimpi.
2 Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa, dan lidah kita dengan sorak-sorai. Pada waktu itu berkatalah orang di antara bangsa-bangsa: "TUHAN telah melakukan perkara besar kepada orang-orang ini!"
3 TUHAN telah melakukan perkara besar kepada kita, maka kita bersukacita.
4 Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb!
5 Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai.
6 Orang yang berjalan maju dengan menangis sambil menabur benih, pasti pulang dengan sorak-sorai sambil membawa berkas-berkasnya.

Mazmur 127 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah Salomo. Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.
2 Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.
3 Sesungguhnya, anak-anak lelaki adalah milik pusaka dari pada TUHAN, dan buah kandungan adalah suatu upah.
4 Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan, demikianlah anak-anak pada masa muda.
5 Berbahagialah orang yang telah membuat penuh tabung panahnya dengan semuanya itu. Ia tidak akan mendapat malu, apabila ia berbicara dengan musuh-musuh di pintu gerbang.

Mazmur 128 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya!
2 Apabila engkau memakan hasil jerih payah tanganmu, berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu!
3 Isterimu akan menjadi seperti pohon anggur yang subur di dalam rumahmu; anak-anakmu seperti tunas pohon zaitun sekeliling mejamu!
4 Sesungguhnya demikianlah akan diberkati orang laki-laki yang takut akan TUHAN.
5 Kiranya TUHAN memberkati engkau dari Sion, supaya engkau melihat kebahagiaan Yerusalem seumur hidupmu,
6 dan melihat anak-anak dari anak-anakmu! Damai sejahtera atas Israel!

Bacaan Singkat (Am 9, 6)
6 yang mendirikan anjung-Nya di langit dan mendasarkan kubah-Nya di atas bumi; yang memanggil air laut dan mencurahkannya ke atas permukaan bumi--TUHAN itulah nama-Nya.

Ayat Singkat
P. Langit menceritakan kemuliaan Allah.
U. Dan cakrawala memberitakan karya tangan-Nya.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

KAMIS I SORE

Madah

Yesus Kristus Putra Bapa
Yang menjadi manusia
Kaulah cahaya dunia
Yang mencerahkan semua.

Bila semuanya lenyap
Engkau akan tinggal tetap
Bila segalanya musnah
Engkau tetap berkuasa.

Bila fajar tampil lagi
Terbit hari yang abadi
Kau meraja selamanya
Berjaya bersama Bapa. Amin.

Ant.1: Ya Tuhan, aku berseru, dan Engkau menyembuhkan daku; Engkau kupuji selama-lamanya.

Mazmur 29

Aku akan memuliakan Dikau, ya Tuhan, sebab Engkau membebaskan daku,*
dan tidak membiarkan musuh bersukacita atas kemalanganku.

Ya Tuhan, Allahku, aku berseru,*
dan Engkau telah menyembuhkan daku.

Hidupku telah Kauselamatkan dari alam maut, ya Tuhan,*
nyawaku Kaubebaskan dari liang kubur.

Bernyanyilah bagi Tuhan, hai orang yang dikasihiNya,*
persembahkan syukur kepada namaNya yang kudus.

Sesaat saja Tuhan murka, tetapi baik hati seumur hidup,*
semalam saja aku menangis, fajar membawa sukacita.

Semasih aku sejahtera, aku berkata ,*
"Aku takkan goyah untuk selama-lamanya".

Tuhan, tatkala Engkau berkenan, aku kuat dan aman,*
kini Kaupalingkan wajahMu dari padaku, maka tak berdayalah aku.

KepadaMu, ya Tuhan, aku berseru,*
Tuhanku, kasihanilah aku.

Apa gunanya bagiMu, jika nyawaku dicabut?*
Apa gunanya, jika aku turun ke dalam liang kubur?

Dapatkah debu memuliakan Dikau,*
atau mewartakan kesetiaanMu?

Dengarkanlah, ya Tuhan, kasihanilah aku,*
Tuhan, jadilah penolong bagiku.

Ratapku telah Kaujadikan tarian gembira,+
pakaian kabungku Kautanggalkan,*
pakaian pesta Kaukenakan padaku.

Maka aku bernyanyi bagiMu, dan takkan diam lagi,*
Tuhan Allahku, Engkau kupuji selama-lamanya.

Ant.1: Ya Tuhan, aku berseru, dan Engkau menyembuhkan daku; Engkau kupuji selama-lamanya.

Ant.2: Berbahagialah orang, bila kejahatannya tidak diperhitungkan Tuhan.

Mazmur 31

Berbahagialah orang, bila dosanya diampuni,*
dan kesalahannya dihapus oleh Tuhan.

Berbahagialah orang, bila kejahatannya tidak diperhitungkan Tuhan,*
dan tulus ikhlas hatinya.

Selama kusembunyikan dosaku, batinku tertekan,*
dan aku mengeluh sepanjang hari.

Siang malam aku sangat Kautekan,*
tenagaku lenyap, bagaikan diisap udara yang panas.

Maka kuakui dosaku di hadapanMu,*
dan kesalahanku tidak kusembunyikan.

Aku berkata: "Kuakui segala dosaku di hadapan Tuhan",*
maka semua kesalahanku Kauampuni.

Sebab itu hendaknya orang saleh berdoa kepadaMu,*
di waktu kesesakan.

Bila terjadi banjir besar,*
ia tak akan dilanda.

Engkaulah pelindungku dalam kesesakan,*
Engkau membebaskan dan menggembirakan daku.

"Aku akan menunjukkan jalan yang harus kautempuh,*
Aku akan menasihati dan mendampingi engkau.

Jangan berlaku seperti kuda atau keledai yang tak berakal,*
yang harus dikendalikan dengan kekang".

Nasib orang berdosa sengsara belaka,*
tetapi orang yang percaya kepada Tuhan dilimpahi kasih setia.

Bersorak gembiralah dalam Tuhan, hai orang saleh,*
bersorak-sorailah, hai orang jujur.

Ant.2: Berbahagialah orang, bila kejahatannya tidak diperhitungkan Tuhan.

Ant.3: Allah memberi Kristus kekuasaan, kehormatan dan kerajaan, dan semua bangsa mengabdi kepadaNya.

Why 11,17-18;12,10-12

Kami mengucap syukur kepadaMu, ya Tuhan,*
Allah yang mahakuasa, yang ada dahulu dan sekarang.

Sebab Engkau telah memangku kekuasaanMu yang besar,*
dan mulai memerintah sebagai raja.

Semua bangsa marah,+
maka tibalah kemurkaanMu,*
tibalah saat orang mati dihakimi.

Dan tibalah saat memberi ganjaran kepada para hambaMu,+
yaitu para nabi, para kudus dan semua orang takwa,*
baik yang kecil maupun yang besar.

Sekarang telah tiba keselamatan,+
kekuatan dan pemerintahan Allah kita,*
telah tiba kekuasaan raja yang diurapiNya.

Karena si pendakwa, saudara-saudara kita telah dijatuhkan,*
yang mendakwa mereka siang malam di hadapan Allah kita.

Tetapi mereka mengalahkan dia berkat darah Anakdomba,*
dan berkat kesaksian mereka.

Mereka tidak segan-segan mempertaruhkan nyawanya,*
oleh karena itu bersukacitalah, hai surga dan para penghuninya.

Ant.3: Allah memberi Kristus kekuasaan, kehormatan dan kerajaan, dan semua bangsa mengabdi kepadaNya.

Bacaan singkat (lPetr 1,6-9)

Hendaknya kamu gembira, biarpun kini harus berdukacita karena mengalami bermacam-macam percobaan. Memang perlu kamu dicobai, agar terbukti bahwa kepercayaanmu tahan uji. Bukankah kepercayaanmu lebih berharga daripada emas yang diuji dengan api, supaya murni. Maka kamu akan mendapat pujian dan kemuliaan serta hormat pada hari penampakan Yesus Kristus. Biarpun tidak dapat melihat Dia sekarang, toh kamu percaya dan mengasihiNya. Dari sebab itu kamu bergembira dengan sukacita yang tak terkatakan, sebab sudah mulai menikmati kebahagiaan surgawi dan akan mencapai tujuan kepercayaanmu, yakni keselamatan.

Lagu Singkat

P: Tuhan memberi kita makanan,* Yang paling lezat. U: Tuhan. P: Ia memuaskan kita dengan madu terbaik. U: Yang paling lezat. P: Kemuliaan. U: Tuhan.

Ant.Kidung: Tuhan menurunkan orang yang berkuasa dari takhta, dan mengangkat yang hina-dina.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung: Tuhan menurunkan orang yang berkuasa dari takhta, dan mengangkat yang hina-dina.

Doa Permohonan

Marilah kita memuji Allah, pembantu kita dan dasar seluruh harapan kita. Hendaklah kita berdoa dengan penuh bakti:
U: Pandanglah putera-puteraMu, ya Tuhan.
P: Tuhan Allah kami, Engkau telah mengikat perjanjian abadi dengan umatMu,* semoga kami tetap mengenangkan karyaMu yang agung.
P: Sempurnakanlah para imam dalam cintakasihMu,* dan berkatilah umatMu senantiasa agar tetap sehati-sejiwa.
P: Semoga kami membangun dunia ini bersama Engkau,* dan janganlah usaha kami sia-sia.
P: Utuslah pekerja-pekerja ke panenanMu,* agar namaMu semakin dijunjung tinggi oleh para bangsa.
P: Terimalah arwah sanak saudara dan kaum kerabat kami ke dalam kalangan para kudusMu,* dan satukanlah kami juga kelak dengan mereka.

Bapa Kami

Doa Penutup

Ya Allah, Engkau menyinari malam dengan cahayaMu, dan sesudah gelap Kauterbitkan terang. Semoga kami menempuh malam ini tanpa gangguan setan, supaya besok pagi dapat menghadap Engkau untuk mengucapkan syukur kepadaMu. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup...

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - KAMIS

Doa Tobat

P: Kasihanilah kami, ya Tuhan.
U: Sebab kami orang yang berdosa.
P: Tunjukkanlah belaskasihanMu kepada kami, ya Tuhan.
U: Dan anugerahkan keselamatan kepada kami.
P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Menjelang datangnya malam
Kami menghadap wajahMu
Untuk menghaturkan salam
Sambil mohon doa restu.

Sambutlah dalam tanganMu
Hidup serta segalanya
Simpanlah dalam hatiMu
Harapan kami semua.

Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Kabulkanlah doa kami
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant: Tubuhku beristirahat dengan tenteram.

Mazmur 15 (16)

Jagalah aku, ya Allah, sebab aku berlindung kepadamu,+
Aku mengakui: Engkaulah Tuhanku,*
tiada kebahagiaan bagiku selain Dikau.

Orang-orang saleh di negeri ini,*
kumuliakan dan kujunjung tinggi.

Tetapi orang yang mengikuti dewa-dewa,*
menjatuhkan dirinya dalam jurang malapetaka.

Aku tidak ikut mempersembahkan kurban kepada dewa-dewa,*
bahkan bibirku takkan menyebut namanya.

Tuhan, Engkaulah milik pusaka dan warisanku,*
dalam tanganMulah nasibku.

Tanah permai akan menjadi bagianku,*
milik pusakaku menyenangkan hatiku.

Aku memuji Tuhan yang selalu menasihati aku,*
bahkan waktu malampun Ia berbicara dalam hatiku.

Aku selalu ingat akan Tuhan,*
aku tidak goyah, karena Ia ada di sampingku.

Sebab itu hatiku bergembira, dan jiwaku bersorak,*
dan tubuhku beristirahat dengan tenteram.

Aku tak akan Kauserahkan kepada alam maut,*
dan kekasihMu takkan Kaubiarkan turun ke liang kubur.

Engkau akan menunjukkan kepadaku jalan kehidupan.+
Di hadapanMu terdapat sukacita berlimpah,*
padaMulah kebahagiaan selama-lamanya.

Ant.: Tubuhku beristirahat dengan tenteram.

Bacaan singkat (1Tes 5,23)

Semoga Allah, pembawa damai, menguduskan kamu sepenuh-penuhnya. Moga-moga roh, jiwa dan ragamu seluruhnya terpelihara tanpa cela pada kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus.

Lagu singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, Allah kami, semoga berkat perlindunganMu kami dapat tidur nyenyak dan melepaskan lelah sesudah pekerjaan hari ini. Kuatkanlah kami dengan bantuanMu, supaya kami mampu membaktikan diri kepadaMu dengan segenap jiwa raga kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam ya ratu surgawi,
salam, bunda Putra ilahi.
Darimulah hidup kami
memperoleh terang suci.
Bersukalah, ya Maria,
bunda yang paling jelita.
Hiduplah, bunda mulia,
doakanlah kami semua.

Santo-Santa

Santo Hieronimus Emilianus

Pengaku Iman

Hieronimus Emilianus dikenal sebagai seorang panglima perang di Kastelnuovo. Ketika Kastelnuovo jatuh ke tangan musuh, Hieronimus ditangkap dan dipenjarakan di dalam sebuah sel bawah tanah yang dingin dan kotor.

Kondisi tempat itu sangat menyiksa. Namun justru di dalam sel itulah Hieronimus menemukan suatu cahaya kehidupan yang baru yang mendekatkan dia kepada Allah. Kesulitan dan kesengsaraan yang sedemikian hebat di dalam sel itu membawa dia kepada suatu doa yang tulus kepada Bunda Maria: Bunda Maria, lindungilah aku anakmu! Aku berjanji akan memperbaiki hidupku dan menyerahkan diriku seutuhnya kepadamu. Hieronimus bertobat.

Doa singkat yang tulus itu terkabulkan. Tak lama kemudian ia dapat meloloskan diri dari penjara itu dan melarikan diri. Tatkala kedamaian telah kembali meliputi seluruh kota, Hieronimus diangkat sebagai Wali kota Kastelnuovo pada tahun 1511. Tujuh tahun kemudian ia ditabhiskan menjadi imam.

Sesuai dengan janjinya kepada Bunda Maria ketika berada di penjara, Hieronimus membaktikan seluruh hidupnya kepada kepentingan Gereja dan usaha-usaha karitatif seperti memelihara anak-anak yatim piatu, menampung anak-anak gelandangan dan lain-lain. Dari Venesia, ia pergi ke Padua dan Verona. Selanjutnya ia menjelajahi seluruh Italia Utara untuk mendirikan panti-panti asuhan bagi anak-anak miskin dan terlantar.

Anak-anak itu diberi pendidikan yang baik sesuai dengan bakat-bakatnya. Ada yang menempuh pendidikan jurusan teknik, dan adapula yang memasuki sekolah umum. Dalam melaksanakan karya besarnya itu, Hieronimus dibantu oleh empat orang pemuda. Bersama mereka, Hieronimus mulai membentuk tarekatnya, yang disebut Tarekat Imam Imam Regulir dari Somaska. Spiritualisme dan aturan-aturan khusus diciptakan agar ada suatu ciri khas bagi tarekatnya itu. Ia mendirikan kolese kolese dan sebuah seminari Menengah untuk mendidik calon-calon imam, Tuhan senantiasa memberkati karya Hieronimus dengan berkat yang melimpah. Hieronimus meninggal dengan tenang pada tahun 1537.

Santo Yohanes dari Matha

Pengaku Iman

Putra manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang. (Mat20:28). Kebenaran sabda Yesus ini dapat dilihat dalam kesaksian hidup pribadi Yohanes dari Matha. Sebagian besar masa hidupnya diabdikan secara total kepada Allah dan sesama.

Yohanes lahir pada abad keduabelas di Portugis Selatan. Semenjak kecil, Yohanes sudah menampilkan benih-benih kesalehan hidup. Ketika usianya menanjak dewasa ia memutuskan untuk mengikuti pendidikan calon imam agar lebih penuh mengabdikan diri kepada Tuhan. Ia sungguh berjuang agar pantas menajadi seorang imam Allah. Tuhan menyertai dia hingga ia meraih mahkota Imamat.

Setelah menjadi Imam, Yohanes bersama rekannya Santo Feliks de Valois bertapa di suatu tempat yang sunyi di daerah pegunungan selama tiga tahun. Kemudian mereka berdua berangkat ke Roma untuk memulai suatu karya bagi orang-orang Kristen yang dikuasai oleh kaum Sarasin. Dengan restu dan bantuan dari Paus Innocentius III (1198-1216) mereka mendirikan Ordo Tritunggal MahaKudus yang masih aktif hingga sekarang.

Semula mereka berdua bermaksud membebaskan orang-orang Kristen itu dari perbudakan kaum Sarasin. Tetapi kemudian niat mereka diganti dengan usaha-usaha di bidang pendidikan, perawatan kesehatan dan karya amal lainnya bagi orang-orang Kristen itu. Doa dan tapa mereka disertai usaha-usaha yang keras membuahkan hasil yang benar.

Motto karya dan hidup mereka termuat dalam semboyan ini: “Bila sesama membutuhkan bantuan kita, kita seyogiayanya mempergunakan waktu dan tenaga kita untuk membantu mereka sedapat dapatnya. Setelah lama mengabdikan diri dalam berbagai karya cinta kasih, Yohanes meninggal dunia pada tahun 1213.