Minggu, 17 Desember 2028
Hari Minggu Adven III (Gaudete)
Hari RayaBacaan Misa
Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.
Bacaan Pertama Kejadian 49:2,8-10
Berhimpunlah kamu dan dengarlah, ya anak-anak Yakub, dengarlah kepada Israel, ayahmu. Yehuda, engkau akan dipuji oleh saudara-saudaramu, tanganmu akan menekan tengkuk musuhmu, kepadamu akan sujud anak-anak ayahmu. Yehuda adalah seperti anak singa: setelah menerkam, engkau naik ke suatu tempat yang tinggi, hai anakku; ia meniarap dan berbaring seperti singa jantan atau seperti singa betina; siapakah yang berani membangunkannya? Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang yang berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa.
Mazmur Tanggapan Mazmur 72:1-4,7-8,17
Bacaan Injil Matius 1:1-17
Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham. Abraham memperanakkan Ishak, Ishak memperanakkan Yakub, Yakub memperanakkan Yehuda dan saudara-saudaranya, Yehuda memperanakkan Peres dan Zerah dari Tamar, Peres memperanakkan Hezron, Hezron memperanakkan Ram, Ram memperanakkan Aminadab, Aminadab memperanakkan Nahason, Nahason memperanakkan Salmon, Salmon memperanakkan Boas dari Rahab, Boas memperanakkan Obed dari Rut, Obed memperanakkan Isai, Isai memperanakkan raja Daud. Daud memperanakkan Salomo dari isteri Uria, Salomo memperanakkan Rehabeam, Rehabeam memperanakkan Abia, Abia memperanakkan Asa, Asa memperanakkan Yosafat, Yosafat memperanakkan Yoram, Yoram memperanakkan Uzia, Uzia memperanakkan Yotam, Yotam memperanakkan Ahas, Ahas memperanakkan Hizkia, Hizkia memperanakkan Manasye, Manasye memperanakkan Amon, Amon memperanakkan Yosia, Yosia memperanakkan Yekhonya dan saudara-saudaranya pada waktu pembuangan ke Babel. Sesudah pembuangan ke Babel, Yekhonya memperanakkan Sealtiel, Sealtiel memperanakkan Zerubabel, Zerubabel memperanakkan Abihud, Abihud memperanakkan Elyakim, Elyakim memperanakkan Azor, Azor memperanakkan Zadok, Zadok memperanakkan Akhim, Akhim memperanakkan Eliud, Eliud memperanakkan Eleazar, Eleazar memperanakkan Matan, Matan memperanakkan Yakub, Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus. Jadi seluruhnya ada: empat belas keturunan dari Abraham sampai Daud, empat belas keturunan dari Daud sampai pembuangan ke Babel, dan empat belas keturunan dari pembuangan ke Babel sampai Kristus.
Renungan
Daftar Nama Panjang
Coba bacakan silsilah Yesus dengan suara keras. Empat puluh dua nama, banyak di antaranya sukar dilafalkan. Abraham, Ishak, Yakub, terus sampai Yusuf. Sepintas ia terdengar seperti daftar yang membosankan, bagian Injil yang paling sering dilompati orang. Tetapi justru di daftar panjang inilah tersembunyi kabar sukacita hari Minggu Gaudete.
Kata Gaudete berarti bersukacitalah. Di tengah Adven yang serius, Gereja menyalakan lilin merah muda dan berkata, sukacita sudah di ambang pintu. Dan Injil menaruh sukacita itu bukan di awan yang jauh, melainkan di sebuah pohon keluarga yang berakar di tanah, penuh nama yang nyata dengan kisahnya masing-masing.
Perhatikan siapa saja yang ada dalam daftar itu. Ada Abraham yang pernah berbohong soal istrinya. Ada Yehuda yang menjual saudaranya. Ada Daud yang merebut istri Uria. Ada Rahab, perempuan sundal, dan Rut, orang asing. Matius sengaja tidak menyensor. Ia mencantumkan nama-nama yang seharusnya memalukan sebuah keluarga terhormat.
Inilah sukacita Gaudete yang sesungguhnya. Allah tidak menunggu sebuah keluarga yang bersih untuk masuk ke dalamnya. Ia justru menganyam keselamatan lewat orang-orang yang penuh cela, lewat kisah-kisah yang bengkok. Silsilah ini seolah berkata: bila Allah bisa memakai orang-orang seperti ini, Ia pun bisa memakai orang seperti aku.
Kita cenderung membayangkan bahwa untuk dipakai Allah, seseorang harus lebih dulu membereskan seluruh riwayatnya. Silsilah ini mematahkan anggapan itu. Allah tidak menunggu kita menjadi bersih. Ia masuk justru ke dalam kekusutan, dan dari sanalah Ia mulai menenun. Matius bahkan menata semuanya dalam tiga kali empat belas keturunan, sebuah hitungan yang rapi untuk menutupi sejarah yang sama sekali tidak rapi.
Nubuat tua kepada Yehuda sudah menyimpan janji itu: "Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda sampai dia datang yang berhak atasnya." Janji itu berjalan pelan, dari nama ke nama, selama ribuan tahun, melewati orang kudus dan orang berdosa, sampai akhirnya tiba pada "Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus". Tuhan tidak terburu-buru, dan tidak juga malu pada jalan yang panjang.
Bila kita membaca daftar hidup kita sendiri, dengan segala nama yang membuat malu, mungkinkah Allah sedang menganyam sesuatu yang indah justru dari sana?
Tuhan, Engkau tidak malu memasuki keluarga manusia dengan segala celanya. Bersukacitalah hatiku, sebab bila Engkau memakai orang-orang berdosa dalam silsilah-Mu, Engkau pun sanggup memakai aku. Amin.
Invitatorium
MINGGU III PAGI
Pembukaan
Ant. Marilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.
MAZMUR 94 (95)
Ant. Marilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.
Ibadat Bacaan
Ibadat Bacaan untuk Hari Sabtu dalam Masa Adven, Peringatan Santa Lusia, Perawan dan Martir
MADAH
Ya Allah, mahkota dan ganjaran agung
PSALMODI
Ant. 1 Ingatlah kami, ya Tuhan; datanglah dengan pertolongan-Mu yang menyelamatkan.
Mazmur 106
Kebaikan Tuhan; kesetiaan umat-Nya
Semua ini telah ditulis sebagai peringatan bagi kita, karena kita hidup pada akhir zaman (1 Korintus 10:11)
Ant. Ingatlah kami, ya Tuhan; datanglah dengan pertolongan-Mu yang menyelamatkan.
Ant. 2 Ingatlah baik-baik; Tuhan Allah kita telah membuat perjanjian denganmu.
Ant. Ingatlah baik-baik; Tuhan Allah kita telah membuat perjanjian denganmu.
Ant. 3 Selamatkanlah umat-Mu, ya Tuhan; kumpulkanlah kami dari antara bangsa-bangsa.
Ant. Selamatkanlah umat-Mu, ya Tuhan; kumpulkanlah kami dari antara bangsa-bangsa.
BACAAN
RESPONSORIUM Yesaya 54:4; 29:5, 6, 7
RESPONSORIUM
TE DEUM
DOA PENUTUP
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)
Ibadat Pagi
MINGGU III PAGI
Pembukaan
Ant. Marilah kami menyembah Tuhan, Raja Yang Akan Datang.
MAZMUR 94 (95)
bersorak-sorai bagi penyelamat kami.
Menghadap wajah-Nya dengan lagu syukur,
Ant. Marilah kami menyembah Tuhan, Raja Yang Akan Datang.
Madah
Ant.1: Tuhan akan datang dan takkan terlambat. Ia akan menerangi yang bersembunyi dalam kegelapan. Ia akan menampakkan diri kepada semua bangsa, Alleluya.
Mazmur 92 (93)
takhta-Mu teguh sejak dahulu,*
air pasang meningkatkan suaranya,*
Ant.1: Tuhan akan datang dan takkan terlambat. Ia akan menerangi yang bersembunyi dalam kegelapan. Ia akan menampakkan diri kepada semua bangsa, Alleluya.
Ant.2: Segala gunung dan bukit akan direndahkan, jalan yang bengkokmakan diluruskan, yang lekak lekuk akan diratakan. Datanglah ya Tuhan, janganlah terlambat, Alleluya.
Ant.2: Segala gunung dan bukit akan direndahkan, jalan yang bengkokmakan diluruskan, yang lekak lekuk akan diratakan. Datanglah ya Tuhan, janganlah terlambat, Alleluya.
Ant.3: Aku akan menganugerahkan keselamatan keselamatan kepada Sion dan kemuliaan kepada Yerusalem, Alleluya.
Mazmur 148
Ant.3: Aku akan menganugerahkan keselamatan keselamatan kepada Sion dan kemuliaan kepada Yerusalem, Alleluya.
Bacaan Singkat (Rom 13, 11-12)
Ant.Kidung (Mi III): Tatkala Yohanes pembaptis di penjara, ia mendengar tentang nubuat Yesus. Maka ia menyuruh murid-muridnya bertanya, “Saudarakah yang ditunggu kedatangan-Nya, atau orang lainkah yang harus dinantikan?”
KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)
Ant.Kidung: Tatkala Yohanes pembaptis di penjara, ia mendengar tentang nubuat Yesus. Maka ia menyuruh murid-muridnya bertanya, “Saudarakah yang ditunggu kedatangan-Nya, atau orang lainkah yang harus dinantikan?”
Doa Permohonan
Bapa Kami
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pembukaan
Madah
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
MINGGU III SIANG
Madah
Ant.1: Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan, Ia menjawab aku, Alleluya.
Mazmur 117 (118)
Ant.1: Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan, Ia menjawab aku, Alleluya.
Ant.2: Tuhan bertindak dengan tangan kuat, Alleluya.
seperti nyala api yang menjilat-jilat,*
Ant.2: Tuhan bertindak dengan tangan kuat, Alleluya.
Ant.3: Tuhanlah Allah, Dia menerangi kami, Alleluya.
kami memberkati Engkau dari dalam rumah Tuhan,*
Ant.3: Tuhanlah Allah, Dia menerangi kami, Alleluya.
Bacaan singkat (2Tim 1,9)
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pembukaan
Madah
Doa Penutup
Ibadat Sore
MINGGU III SORE II
Madah
Ant.1: Yerusalem bersukacitalah dengan kegembiraan besar, sebab penyelamat akan datang kepadamu.
Ant.1: Yerusalem bersukacitalah dengan kegembiraan besar, sebab penyelamat akan datang kepadamu.
Ant.2: Aku, Tuhan, menegakkan keadilan. Karya keselamatanKu takkan Kutunda lagi.
Mazmur 110 (111)
Ant.2: Aku, Tuhan, menegakkan keadilan. Karya keselamatanKu takkan Kutunda lagi.
Ant.3: Hendaknya kita berlaku adil dan saleh sambil menantikan kebahagiaan yang kita harapkan, yaitu penampakan mulia Tuhan.
Why 19,1-7
Ant.3: Hendaknya kita berlaku adil dan saleh sambil menantikan kebahagiaan yang kita harapkan, yaitu penampakan mulia Tuhan.
Bacaan singkat (Flp 4,4-5)
Ant.Kidung (Mi III): "Saudarakukah yang ditunggu kedatangannya atau orang lainkah yang harus dinantikan?"-"Beritahukanlah kepada Yohanes apa yang kamu saksikan: orang buta melihat, orang mati dihidupkan, dan amanat sukacita diwartakan kepada kaum papa".
KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)
Ant.Kidung: "Saudarakukah yang ditunggu kedatangannya atau orang lainkah yang harus dinantikan?"-"Beritahukanlah kepada Yohanes apa yang kamu saksikan: orang buta melihat, orang mati dihidupkan, dan amanat sukacita diwartakan kepada kaum papa".
Doa Permohonan
Bapa Kami
Ibadat Penutup
IBADAT PENUTUP - MINGGU II
Doa Tobat
Madah
Ant: Tuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.
Mazmur 90 (91)
Ant.: Tuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.
Bacaan singkat (Why 22,4-5)
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon:
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santo-Santa
Lazarus
Sahabat Yesus
Lazarus yang berarti Tuhan telah menolong dikenal di dalam Kitab Suci sebagai saudara Marta dan Maria. Bersama kedua saudarinya, Lazarus tinggal di Betania, sebuah desa kecil yang terletak di tebing Timur bukit Zaitun. Yesus bersahabat baik dengannya. Ketika ia jatuh sakit, Marta dan Maria mengirim khabar kepada Yesus untuk datang melihatnya. Dari persahabatan itu kita menyaksikan terjadinya suatu peristiwa mujizat. Yesus membangkitkannya dari kematian (Yoh 11:1-44) dan enam hari kemudian Ia menjadikannya teman makan semeja (Yoh 12: 1-11). Dalam Injil Lukas 16:19-31, yang mengetengahkan perumpamaan tentang orang kaya yang hidup bermewah-mewah, Lazarus ditampilkan sebagai si miskin yang sedang mengemis minta makan. Di sana dilukiskan bahwa Lazarus yang miskin itu akhimya berkenan kepada Tuhan dan duduk di pangkuan Abraham, sedangkan orang kaya itu masuk ke dalam api siksaan kekal.
Santa Olympias
Pengaku Iman
Olympias lahir pada tahun 361. Ia kemudian menikah dengan walikota Konstantinopel. Namun sayang bahwa perkawinan mereka tidak berlangsung lama. Ketika menginjak usia 20 tahun, Olympia sudah menjanda. Tak mengherankan apabila janda muda yang kaya dan cantik ini mengalami banyak godaan, karena tidak mau menikah lagi. Ia menghibahkan kekayaannya yang berlimpah itu kepada lembaga-lembaga amal; banyak orang mencemoohi dia bahkan memprotes tindakannya itu.
Santo Yohanes Krisostomus yang menasehatinya supaya lebih bijaksana dalam bertindak menerima Olympias sebagai diakones. Pada saat-saat Yohanes dimusuhi pemerintah, Olympias tetap setia padanya. Ketika Yohanes dibuang, Olympias pendukungnya itu tidak mengakui penggantinya. Akibatnya, ia dihukum oleh kaisar dan dipaksa membayar denda besar. Olympias terpaksa berkali-kali pindah tempat sampai saat menghembuskan nafas terakhir. Di samping sangat tabah dalam berbagai penderitaan dan penganiayaan yang ditimpakan kepadanya, wanita ini juga berani menghadap dan mengritik pegawai yang bertindak tidak adil. Ia menyayangi semua orang, sekalipun orang itu memusuhinya.