Sabtu, 16 Desember 2028
Sabtu II Adven
Bacaan Misa
Bacaan Pertama Sirakh 48:1-4,9-11
Lalu tampillah nabi Elia bagaikan api, yang perkataannya laksana obor membakar. Kelaparan didatangkan-Nya atas mereka, dan jumlah mereka dijadikannya sedikit berkat semangatnya. Atas firman Tuhan langit dikunci olehnya, dan api diturunkannya sampai tiga kali. Betapa mulialah engkau, hai Elia, dengan segala mujizatmu, dan siapa boleh bermegah-megah bahwa sama dengan dikau? Dalam olak angin berapi engkau diangkat, dalam kereta dengan kuda-kuda berapi. Engkau tercantum dalam ancaman-ancaman tentang masa depan untuk meredakan kemurkaan sebelum meletus, dan mengembalikan hati bapa kepada anaknya serta memulihkan segala suku Yakub. Berbahagialah orang yang telah melihat dikau, dan yang meninggal dengan kasih mereka, sebab kamipun pasti akan hidup pula.
Mazmur Tanggapan Mazmur 80:2-3,15-16,18-19
Bacaan Injil Matius 17:10-13
Lalu murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya: "Kalau demikian mengapa ahli-ahli Taurat berkata bahwa Elia harus datang dahulu?" Jawab Yesus: "Memang Elia akan datang dan memulihkan segala sesuatu dan Aku berkata kepadamu: Elia sudah datang, tetapi orang tidak mengenal dia, dan memperlakukannya menurut kehendak mereka. Demikian juga Anak Manusia akan menderita oleh mereka." Pada waktu itu mengertilah murid-murid Yesus bahwa Ia berbicara tentang Yohanes Pembaptis.
Renungan
Nabi Bagai Api
Ada orang yang kehadirannya seperti obor. Ke mana pun ia masuk, ada yang tersulut. Sirakh melukiskan Elia begitu: "Tampillah nabi Elia bagaikan api, yang perkataannya laksana obor membakar." Kata-katanya tidak menghangatkan dengan lembut; ia membakar apa yang lapuk, menerangi apa yang gelap.
Elia dinanti-nanti. Orang percaya ia akan kembali sebelum hari Tuhan, mengembalikan hati bapa kepada anaknya. Maka murid-murid bertanya, mengapa ahli Taurat berkata Elia harus datang dahulu. Jawab Yesus mengejutkan: "Elia sudah datang, tetapi orang tidak mengenal dia."
Elia yang dinanti itu ternyata Yohanes Pembaptis. Ia sudah lewat di depan mata mereka, dan mereka tidak mengenalinya. Betapa sering yang paling kita nanti-nantikan justru sudah berdiri di depan pintu, dan kita sibuk menengok ke arah lain.
Inilah bahaya Adven yang paling halus. Kita menanti Tuhan dengan gambar tertentu di kepala, sampai-sampai kita tak mengenali-Nya ketika Ia datang dengan cara yang sederhana. Bayi. Tetangga. Orang yang perlu ditolong. Kita menyiapkan sambutan yang meriah di pintu depan, sementara Ia diam-diam mengetuk di pintu belakang.
Adakah Elia yang Tuhan kirim ke dalam hidupku, yang belum kukenali karena bukan seperti yang kubayangkan?
Tuhan, bukalah mataku agar mengenali utusan-utusan-Mu, dan sulutlah hatiku dengan api sabda-Mu yang memurnikan. Amin.
Invitatorium
SABTU II PAGI
Pembukaan
Ant. Marilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.
MAZMUR 94 (95)
Ant. Marilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.
Ibadat Bacaan
Ibadat Bacaan untuk Pesta Santa Perawan Maria dari Guadalupe
MADAH
Ave Maria, gratia plena
PSALMODI
Ant. 1 Maria menerima berkat dari Tuhan dan kasih setia dari Allah, Penyelamatnya.
Mazmur 24
Masuknya Tuhan ke dalam Bait-Nya
dunia dan semua penduduknya.
Ant. Maria menerima berkat dari Tuhan dan kasih setia dari Allah, Penyelamatnya.
Ant. 2 Bangunlah, kekasihku, yang cantik jelita, dan datanglah; bunga-bunga harum kini bermekaran di bumi.
Mazmur 46
Allah, perlindungan dan kekuatan kita
Ia akan disebut Imanuel, yang berarti: Allah beserta kita (Matius 1:23).
Ant. Bangunlah, kekasihku, yang cantik jelita, dan datanglah; bunga-bunga harum kini bermekaran di bumi.
Ant. 3 Lihatlah, kekasihku datang kepadaku, melompat-lompat di atas gunung, melompati bukit-bukit.
Mazmur 87
Yerusalem adalah ibu kita semua
Yerusalem surgawi adalah wanita yang merdeka; ia adalah ibu kita (Galatia 4:26).
Ant. Lihatlah, kekasihku datang kepadaku, melompat-lompat di atas gunung, melompati bukit-bukit.
BACAAN
RESPONSORIUM
Lihat Mazmur 23:4; 109:22; Yesaya 66:13; Mazmur 121:6
RESPONSORIUM Lihat Matius 22:37-39; Matius 25:40
TE DEUM
DOA PENUTUP
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)
Ibadat Pagi
Madah
Ant.1: Kami mewartakan kasihMu pagi hari, ya Tuhan dan kesetiaanMu di waktu malam.
Mazmur 91 (92)
Ant.1: Kami mewartakan kasihMu pagi hari, ya Tuhan dan kesetiaanMu di waktu malam.
Ant.2: Muliakanlah Allah kita.
Ul 32,1-12
Ant.2: Muliakanlah Allah kita.
Ant.3 Betapa mulia namaMu, ya Tuhan, di seluruh bumi.
Mazmur 8
Ant.3: Betapa mulia namaMu, ya Tuhan, di seluruh bumi.
Bacaan Singkat (Yes 11:1-2a)
Lagu Singkat
Ant.Kidung: Tuhan akan mengangkat panji sekalian bangsa dan akan menghimpunkan bangsa Israel yang tercerai-berai.
KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)
Ant.Kidung: Tuhan akan mengangkat panji sekalian bangsa dan akan menghimpunkan bangsa Israel yang tercerai-berai.
Doa Permohonan
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pembukaan
Madah
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
SABTU II SIANG
Madah
Ant.1: Tuhan bersabda: Langit dan bumi akan lenyap, tetapi sabdaKu takkan lenyap.
Mazmur 118 (119), 81-88
Ant.1: Tuhan bersabda: Langit dan bumi akan lenyap, tetapi sabdaKu takkan lenyap.
Ant.2: Tuhan, Engkaulah harapanku, jadilah pelindungku dan bentengku terhadap musuh.
Mazmur 60 (61)
Ant.2: Tuhan, Engkaulah harapanku, jadilah pelindungku dan bentengku terhadap musuh.
Ant.3: Jagalah hidupku terhadap musuh, ya Tuhan.
Mazmur 63 (64)
Ant.3: Jagalah hidupku terhadap musuh, ya Tuhan.
Bacaan singkat (1Raj 2,2b-3)
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pembukaan
Madah
Doa Penutup
Ibadat Sore
MINGGU III SORE I
Madah
Ant.1: Yerusalem, bersukacitalah dengan kegembiraan besar, sebab Penyelamat akan datang padamu, alleluya.
Mazmur 112 (113)
Ant.1: Yerusalem, bersukacitalah dengan kegembiraan besar, sebab Penyelamat akan datang padamu, alleluya.
Ant.2: Aku, Tuhan, menegakkan keadilan. Karya keselamatanKu takkan Kutunda lagi.
Mazmur 115 (116B,10-19)
Ant.2: Aku, Tuhan, menegakkan keadilan. Karya keselamatanKu takkan Kutunda lagi.
Ant.3: Hendaknya kita berlaku adil dan saleh sambil menantikan kebahagiaan yang kita harapkan, yaitu penampakan mulia Tuhan.
Flp 2,6-11
Ant.3: Hendaknya kita berlaku adil dan saleh sambil menantikan kebahagiaan yang kita harapkan, yaitu penampakan mulia Tuhan.
Ant.Kidung (Mi III): Selain Aku tiada Allah; Akulah Allah yang menjadi manusia. Di hadapanKu semua lutut bertekuk, dan semua lidah memuji Aku.
KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)
Ant.Kidung: Selain Aku tiada Allah; Akulah Allah yang menjadi manusia. Di hadapanKu semua lutut bertekuk, dan semua lidah memuji Aku.
Doa Permohonan
Bapa Kami
Ibadat Penutup
IBADAT PENUTUP - MINGGU I
Doa Tobat
Madah
Ant 1: Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.
Mazmur 4
Ant 1: Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.
Ant 2: Pujilah Tuhan di waktu malam.
Mazmur 133 (134)
Ant 2: Pujilah Tuhan di waktu malam.
Bacaan singkat (Ul 6,4-7)
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon:
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santo-Santa
Santa Teofanu
Teofanu adalah permaisuri Kaisar Leon VI yang diceraikan dan dibuang oleh suaminya. Ia kemudian menghabiskan tahun-tahun sisa hidupnya dalam sebuah biara di Konstantinopel. Ia sangat saleh. Teofanu meninggal dunia pada tahun 897.
Santo Sturmius
Abbas
Murid Santo Bonifasius ini lahir pada tahun 715 dan menjadi Abbas pertama biara termashyur di Fulda, Jerman. Karena lama bertengkar dengan Santo Lullus yang ingin memiliki relikui Bonifasius, ia dibuang. Akan tetapi ia cepat direhabilitir. Ia membangun biara dan menjalankan karya misi. Sturmius mengikuti Kaisar Karolus Agung ke medan perang. Sturmius meninggal dunia pada tahun 779.