Sabtu, 28 Oktober 2028
Pesta S. Simon dan Yudas
PestaBacaan Misa
Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.
Bacaan Pertama Efesus 2:19-22
Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah, yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru. Di dalam Dia tumbuh seluruh bangunan, rapih tersusun, menjadi bait Allah yang kudus, di dalam Tuhan. Di dalam Dia kamu juga turut dibangunkan menjadi tempat kediaman Allah, di dalam Roh.
Mazmur Tanggapan Mazmur 19:2-5
Bacaan Injil Lukas 6:12-19
Pada waktu itu pergilah Yesus ke bukit untuk berdoa dan semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah. Ketika hari siang, Ia memanggil murid-murid-Nya kepada-Nya, lalu memilih dari antara mereka dua belas orang, yang disebut-Nya rasul: Simon yang juga diberi-Nya nama Petrus, dan Andreas saudara Simon, Yakobus dan Yohanes, Filipus dan Bartolomeus, Matius dan Tomas, Yakobus anak Alfeus, dan Simon yang disebut orang Zelot, Yudas anak Yakobus, dan Yudas Iskariot yang kemudian menjadi pengkhianat. Lalu Ia turun dengan mereka dan berhenti pada suatu tempat yang datar: di situ berkumpul sejumlah besar dari murid-murid-Nya dan banyak orang lain yang datang dari seluruh Yudea dan dari Yerusalem dan dari daerah pantai Tirus dan Sidon. Mereka datang untuk mendengarkan Dia dan untuk disembuhkan dari penyakit mereka; juga mereka yang dirasuk oleh roh-roh jahat beroleh kesembuhan. Dan semua orang banyak itu berusaha menjamah Dia, karena ada kuasa yang keluar dari pada-Nya dan semua orang itu disembuhkan-Nya.
Renungan
Nama-Nama yang Jarang Disebut
Fondasi rumah adalah bagian yang paling tidak pernah dipuji. Tidak ada tamu yang berdecak kagum melihat pondasi. Ia terkubur dalam tanah, tak kelihatan, dilupakan begitu bangunan berdiri. Padahal justru bagian yang tersembunyi itulah yang menanggung seluruh beban rumah di atasnya.
Hari ini Gereja merayakan dua rasul yang bagai fondasi tersembunyi itu: Santo Simon dan Santo Yudas. Bukan Yudas Iskariot, melainkan Yudas Tadeus. Kita nyaris tidak tahu apa-apa tentang mereka. Tidak ada Injil atas nama mereka, hanya nama yang tercantum dalam daftar dua belas. Simon disebut orang Zelot, Yudas disebut anak Yakobus. Selebihnya sunyi.
Namun Injil hari ini mencatat sesuatu yang penting. Sebelum memilih kedua belas rasul, Yesus naik ke bukit dan semalam-malaman berdoa. Nama Simon dan Yudas ikut dipilih dalam doa yang panjang itu, sama seriusnya dengan Petrus dan Yohanes yang lebih terkenal. Di mata Yesus, tidak ada rasul kelas dua.
Paulus meneguhkannya lewat gambaran bangunan: kita dibangun di atas dasar para rasul dan nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru. Rasul-rasul yang namanya jarang disebut itu tetap bagian dari fondasi yang menanggung Gereja sampai hari ini.
Betapa menghiburnya bagi kita yang juga hidup tanpa sorotan. Kesetiaan yang tak kelihatan tidak berarti sia-sia; justru sering ia yang menanggung banyak.
Beban tak terlihat mana yang Tuhan percayakan kepada kita hari ini, yang mungkin tak akan pernah dipuji orang?
Tuhan, jadikanlah aku fondasi yang setia meski tak terlihat, menanggung dalam diam demi bangunan-Mu. Amin.
Invitatorium
SABTU I PAGI
Pembukaan
Ant. Milik Tuhanlah bumi dan segala isinya; marilah kita menyembah Dia.
MAZMUR 94 (95)
Ant. Milik Tuhanlah bumi dan segala isinya; marilah kita menyembah Dia.
Ibadat Bacaan
MADAH
Ave Maria, gratia plena
PSALMODI
Ant. 1 Tuhan memanggil langit dan bumi untuk menyaksikan penghakiman-Nya atas umat-Nya.
Mazmur 50
Cinta Sejati kepada Allah
Aku datang bukan untuk meniadakan hukum Taurat, melainkan untuk menggenapinya (lihat Matius 5:17).
Ant. Tuhan memanggil langit dan bumi untuk menyaksikan penghakiman-Nya atas umat-Nya.
Ant. 2 Datanglah kepada-Ku dalam kesesakanmu, dan Aku akan menyelamatkan engkau.
Ant. Datanglah kepada-Ku dalam kesesakanmu, dan Aku akan menyelamatkan engkau.
Ant. 3 Kurban pujian akan memuliakan Aku.
Ant. Kurban pujian akan memuliakan Aku.
BACAAN
Antara dia yang melayani Allah,
RESPONSORIUM Maleakhi 3:1; Lukas 1:76
RESPONSORIUM Kisah Para Rasul 10:36; 4:12; 10:42
DOA PENUTUP
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)
Ibadat Pagi
Madah
Ant.1: Pagi-pagi buta aku bangun dan mohon pertolonganMu.
Mazmur 118,145-152
Ant.1: Pagi-pagi buta aku bangun dan mohon pertolonganMu.
Ant.2: Tuhan kekuatan dan sumber penyelamatanku, Dialah Allahku, Dia hendak kupuji.
Kel 15,1-4;8-13;17-18
Ant.2: Tuhan kekuatan dan sumber penyelamatanku, Dialah Allahku, Dia hendak kupuji.
Ant.3 Pujilah Tuhan, hai segala bangsa.
Mazmur 116 (117)
Ant.3: Pujilah Tuhan, hai segala bangsa.
Bacaan Singkat (2Petr 1,10-11)
Lagu Singkat
Ant.Kidung: Ya Tuhan, sinarilah orang yang meringkuk dalam kegelapan maut.
KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)
Ant.Kidung: Tuhan telah mengunjungi dan membebaskan umatNya.
Ant.Kidung: Ya Tuhan, sinarilah orang yang meringkuk dalam kegelapan maut.
Doa Permohonan
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
SABTU I SIANG
Madah
Ant.1: Bimbinglah aku, ya Tuhan, pada jalan perintahMu.
Mazmur 118,33-40
Ant.1: Bimbinglah aku, ya Tuhan, pada jalan perintahMu.
Ant.2: Orang yang mencari Tuhan, takkan kekurangan suatupun.
Mazmur 33 I
Ant.2: Orang yang mencari Tuhan, takkan kekurangan suatupun.
Ant.3: Perjuangkanlah damai sejahtera.
Mazmur 33 II
Ant.3: Perjuangkanlah damai sejahtera.
Bacaan singkat (1Raj 8,60-61)
Doa Penutup
Ibadat Sore
MINGGU II SORE I
Madah
Ant.1: FirmanMu pelita bagi langkahku, ya Tuhan, alleluya.
Mazmur 118 (119), 105-112
Ant.1: FirmanMu pelita bagi langkahku, ya Tuhan, alleluya.
Ant.2: Di hadapanMu terdapat sukacita berlimpah, ya Tuhan, alleluya.
Mazmur 15 (16)
Ant.2: Di hadapanMu terdapat sukacita berlimpah, ya Tuhan, alleluya.
Ant.3: Semoga dalam nama Yesus bertekuklah setiap lutut di surga tinggi dan di bumi, alleluya.
Flp 2,6-11
Ant.3: Semoga dalam nama Yesus bertekuklah setiap lutut di surga tinggi dan di bumi, alleluya.
Bacaan Singkat (Kol 1,3-6a)
Ant.Kidung (Mi II): Dialah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia, alleluya.
KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)
Ant.Kidung: Dialah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia, alleluya.
Doa Permohonan
Bapa Kami
Ibadat Penutup
IBADAT PENUTUP - MINGGU I
Doa Tobat
Madah
Ant 1: Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.
Mazmur 4
Ant 1: Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.
Ant 2: Pujilah Tuhan di waktu malam.
Mazmur 133 (134)
Ant 2: Pujilah Tuhan di waktu malam.
Bacaan singkat (Ul 6,4-7)
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon:
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santo-Santa
S. Simon dan Yudas
Rasul · abad ke-1
Simon dan Yudas termasuk dalam kelompok kedua belas rasul yang dipilih Yesus. Simon dijuluki Si Zelot, yang berarti orang yang berkobar semangatnya, kemungkinan karena kesungguhannya menaati Hukum Taurat atau kedekatannya dengan gerakan yang menuntut kemerdekaan Israel. Adapun Yudas disebut juga Tadeus, agar tidak dikacaukan dengan Yudas Iskariot yang mengkhianati Yesus. Dalam Injil, Tadeus adalah rasul yang bertanya kepada Yesus mengapa Ia hanya menyatakan diri kepada para murid dan bukan kepada dunia.
Yudas Tadeus secara tradisional dipandang sebagai penulis Surat Yudas dalam Perjanjian Baru, yang memperingatkan umat Kristen agar bertahan dalam iman yang benar dan menjauhi ajaran sesat. Menurut tradisi kuno, kedua rasul ini pergi bersama sebagai misionaris ke Persia, mewartakan Injil, dan di sanalah keduanya wafat sebagai martir. Karena itu Gereja merayakan mereka pada hari yang sama.
Santo Yudas Tadeus sangat dikasihi umat sebagai pelindung perkara-perkara yang sulit dan tampak tanpa harapan. Banyak orang memohon bantuan doanya justru ketika segala jalan seakan buntu.
Pelindung: Simon bagi para penyamak kulit; Yudas Tadeus bagi perkara-perkara yang mustahil dan tanpa harapan.
Santo Simon dan Yudas
Rasul
Pesta kedua rasul ini dirayakan bersama hari ini, (mungkin) karena nama keduanya selalu disebutkan serentak berurutan dalam Injil-injil Sinoptik (Mat 13:55; Mrk 3:18 dan 14:3; Luk 6:16) dan karena keduanya sama-sama mengalami nasib sebagai martir di negeri Persia (sekarang: Iran).
Simon, selain dikenal sebagai saudara sepupu Yesus, juga dikenal sebagai saudara rasul Yakobus Muda dan Yudas (Lih. Mat, 13:55). Ia dijuluki 'Si Zelot', yang berarti 'yang rajin', 'yang meluap semangatnya' dalam mempelajari dan menaati Hukum Taurat Yahudi. Gelaran ini diberikan juga barangkali karena ia termasuk salah seorang penganut aliran Zelot (lih. Mrk 3:18 dst), yang sangat fanatik berpegang teguh pada Taurat dan yang turut ambil bagian dalam pemberontakan melawan penjajah Romawi tahun 67-70. Ia orang Kanaan yang dipanggil Yesus menjadi RasulNya. Kisah hidupnya dan karyanya sebagai rasul sama sekali tidak dicantumkan di dalam Injil-injil, kecuali pencantuman namanya. Kita mengetahui sedikit tentang dia dalam tradisi-tradisi kuno. Buku Menologi Santo Blasius menyebutkan bahwa Simon wafat dengan damai di Edessa, Irak. Dalam tradisi Barat yang tertera di dalam Liturgi Romawi disebutkan bahwa ia pernah mewartakan Injil di Mesir, kemudian bergabung dengan Yudas pergi ke Mesopotamia, dan dari sana mereka pergi sebagai misionaris ke negeri Persia, Iran hingga menemui ajalnya sebagai martir bersama Yudas. Tradisi lain menyebutkan bahwa setelah saudaranya Yakobus, Uskup Yerusalem, dibunuh, rasul lain memilih dia menggantikan Yakobus. Ia memegang jabatan uskup pada tahun 62 hingga kematiannya sebagai martir ketika terjadi penganiayaan umat Kristen pada masa pemerintahan Kaisar Trayanus pada tahun 107.
Yudas yang disebut juga Tadeus yang berarti 'yang berani' adalah saudara rasul Yakobus Muda. Tidak diketahui bagaimana dan kapan Yesus memanggilnya menjadi Rasul. Tradisi mengakui dia sebagai penulis Surat Yudas, yang berisi dorongan semangat dan peneguhan kepada umat Kristen yang berada dalam krisis akhlak pada masa itu. Namun hal ini masih dipersoalkan oleh banyak ahli modern, mengingat Yudas bukanlah seorang yang terdidik baik sehingga mampu menulis sebaik itu. Mungkin ia menyuruh orang lain menuliskannya.
Namanya dimunculkan dalam Injil Yohanes pada waktu Yesus mengadakan Perjamuan Terakhir. Dialah yang bertanya kepada Yesus: "Tuhan, apakah sebabnya maka Engkau menyatakan diriMu kepada kami; dan bukan kepada dunia?" Jawab Yesus: "Jika seseorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firmanKu dan BapaKu akan mengasihi dia dan kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia." (Yoh 14:22, 23)
Setelah kenaikan Yesus, tak ada cerita Kitab Suci tentang karya Yudas. Menurut tradisi, Yudas mewartakan Injil di Mesopotamia sebelum bergabung bersama Simon di Persia, di mana keduanya bersama-sama menemui ajal sebagai martir Kristus. Sejarawan Eusebius menyebutkan bahwa ia mempunyai dua orang cucu: Zoker dan Yakobus, yang dihadapkan kepada Raja Domisianus, karena ada laporan bahwa keduanya berasal dari Kerajaan Daud. Tetapi setelah diketahui bahwa keduanya orang-orang miskin dan sederhana, maka mereka dibebaskan kembali. Santo Yudas dihormati Gereja sebagai pelindung bagi orang-orang yang mengemban tugas-tugas yang sulit.