Minggu, 28 Mei 2028

Hari Minggu Paskah VII

Hari Raya

Bacaan Misa

Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.

Bacaan Pertama Kisah Para Rasul 7:55-60

Tetapi Stefanus, yang penuh dengan Roh Kudus, menatap ke langit, lalu melihat kemuliaan Allah dan Yesus berdiri di sebelah kanan Allah. Lalu katanya: "Sungguh, aku melihat langit terbuka dan Anak Manusia berdiri di sebelah kanan Allah." Maka berteriak-teriaklah mereka dan sambil menutup telinga serentak menyerbu dia. Mereka menyeret dia ke luar kota, lalu melemparinya. Dan saksi-saksi meletakkan jubah mereka di depan kaki seorang muda yang bernama Saulus. Sedang mereka melemparinya Stefanus berdoa, katanya: "Ya Tuhan Yesus, terimalah rohku." Sambil berlutut ia berseru dengan suara nyaring: "Tuhan, janganlah tanggungkan dosa ini kepada mereka!" Dan dengan perkataan itu meninggallah ia.

Mazmur Tanggapan Mazmur 97:1-2,6-7,9

TUHAN adalah Raja! Biarlah bumi bersorak-sorak, biarlah banyak pulau bersukacita!
Awan dan kekelaman ada sekeliling Dia, keadilan dan hukum adalah tumpuan takhta-Nya.
Langit memberitakan keadilan-Nya, dan segala bangsa melihat kemuliaan-Nya.
Semua orang yang beribadah kepada patung akan mendapat malu, orang yang memegahkan diri karena berhala-berhala; segala allah sujud menyembah kepada-Nya.
Sebab Engkaulah, ya TUHAN, Yang Mahatinggi di atas seluruh bumi, Engkau sangat dimuliakan di atas segala allah.

Bacaan Kedua Wahyu 22:12-14,16-17,20

"Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya. Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir." Berbahagialah mereka yang membasuh jubahnya. Mereka akan memperoleh hak atas pohon-pohon kehidupan dan masuk melalui pintu-pintu gerbang ke dalam kota itu. "Aku, Yesus, telah mengutus malaikat-Ku untuk memberi kesaksian tentang semuanya ini kepadamu bagi jemaat-jemaat. Aku adalah tunas, yaitu keturunan Daud, bintang timur yang gilang-gemilang." Roh dan pengantin perempuan itu berkata: "Marilah!" Dan barangsiapa yang mendengarnya, hendaklah ia berkata: "Marilah!" Dan barangsiapa yang haus, hendaklah ia datang, dan barangsiapa yang mau, hendaklah ia mengambil air kehidupan dengan cuma-cuma! Ia yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, berfirman: "Ya, Aku datang segera!" Amin, datanglah, Tuhan Yesus!

Bacaan Injil Yohanes 17:20-26

Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka; supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku. Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu: Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku. Ya Bapa, Aku mau supaya, di manapun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku, mereka yang telah Engkau berikan kepada-Ku, agar mereka memandang kemuliaan-Ku yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab Engkau telah mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan. Ya Bapa yang adil, memang dunia tidak mengenal Engkau, tetapi Aku mengenal Engkau, dan mereka ini tahu, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku; dan Aku telah memberitahukan nama-Mu kepada mereka dan Aku akan memberitahukannya, supaya kasih yang Engkau berikan kepada-Ku ada di dalam mereka dan Aku di dalam mereka."

Renungan

Agar Mereka Satu

Seutas tali tambang sebenarnya tersusun dari banyak helai yang tipis. Satu helai gampang putus dijentik jari. Tetapi ketika ratusan helai dipilin menjadi satu, tali itu sanggup menahan beban perahu. Kekuatannya bukan pada tiap helai, melainkan pada kesatuannya.

Pada malam terakhir sebelum sengsara, Yesus berdoa. Dan yang Ia doakan bukan agar murid-murid-Nya sukses atau aman, melainkan agar mereka bersatu: "supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau." Alasannya menyentuh, "supaya dunia percaya bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku." Kesatuan umat ternyata bukan urusan kerapian organisasi. Ia kesaksian. Dunia akan percaya bukan terutama karena argumen kita pandai, melainkan karena melihat orang-orang yang berbeda bisa saling mengasihi sebagai satu.

Betapa menusuknya doa ini di zaman yang gemar terpecah. Kita mudah sekali berkubu, bahkan di dalam Gereja: soal selera liturgi, soal pandangan, soal kelompok. Setiap kali kita memilih permusuhan daripada persaudaraan, kita sedang melemahkan kesaksian yang paling didoakan Yesus.

Bacaan pertama menunjukkan buah kesatuan dengan Kristus yang paling ekstrem. Stefanus, sambil dilempari batu, memandang langit terbuka dan berdoa bagi para pembunuhnya, "Tuhan, janganlah tanggungkan dosa ini kepada mereka." Ia begitu satu dengan Kristus sampai kata-kata terakhirnya pun menggema kata-kata Sang Guru di salib. Kesatuan sejati dengan Kristus tampak justru ketika kita mampu mengasihi mereka yang melukai kita.

Minggu lalu kita memandang Yerusalem baru, kota yang terang oleh Anak Domba. Hari ini kitab yang sama ditutup dengan undangan dan kerinduan: "Roh dan pengantin perempuan itu berkata: Marilah! Barangsiapa yang haus, hendaklah ia datang, dan mengambil air kehidupan dengan cuma-cuma." Seluruh Kitab Suci berakhir bukan dengan pintu tertutup, melainkan dengan seruan terbuka, dan sebuah kerinduan, "Amin, datanglah, Tuhan Yesus!"

Perhatikan, undangan itu tidak menuntut kesempurnaan lebih dulu. Yang diminta hanya satu: haus, dan mau datang. Air kehidupan diberikan cuma-cuma, sama seperti kesatuan yang didoakan Yesus bukanlah prestasi kita, melainkan pemberian yang kita terima ketika mau saling merendahkan hati.

Kita dipanggil menjadi helai-helai yang dipilin menjadi satu, supaya dunia melihat dan percaya, sambil bersama-sama merindukan kedatangan-Nya.

Tuhan, jadikanlah kami satu, seperti Engkau dan Bapa adalah satu, agar dunia percaya. Dan tanamkanlah di hati kami kerinduan: datanglah, Tuhan Yesus. Amin.

Invitatorium

MINGGU VII PAGI

Pembukaan

Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang menjanjikan Roh kudus, alleluya.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku."

Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang menjanjikan Roh kudus, alleluya.

Ibadat Bacaan

Bagi Anda yang telah merayakan Kenaikan Tuhan pada hari Kamis, gunakan tautan ini ke Ibadat Bacaan untuk Hari Minggu Paskah ke-7
Ibadat Bacaan untuk Hari Raya Kenaikan Tuhan
Ya Allah, datanglah menolong aku.

Tuhan, bersegeralah menolong aku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

MADAH

Terang kemuliaan Bapa,

Yang memancar dari terang abadi,

Sumber terang yang diterangi terang,

Siang yang menerangi setiap hari.
Dalam cahaya-Mu yang abadi,

Bersinarlah atas kami, Kristus, matahari sejati,

Membawa hidup bagi jiwa dan raga,

Melalui kuasa Roh Kudus.
Bapa kemuliaan abadi,

Kaya akan rahmat dan kuat menyelamatkan,

Dengarkan doa kami dan datanglah menyelamatkan kami,

Jauhkan kami dari jalan dosa.
Fajar semakin mendekat,

Fajar yang membawa semua yang kami cari,

Putra yang berdiam dalam Bapa,

Bapa yang mengucapkan satu Sabda.
Kemuliaan bagi Allah Bapa,

Kemuliaan bagi Putra Tunggal-Nya,

Kemuliaan sekarang dan sepanjang segala abad,

Bagi Roh Penghibur.

PEMAZMURAN

Ant. 1 Bernyanyilah bagi Allah, nyanyikanlah mazmur bagi nama-Nya, siapkanlah jalan bagi Dia yang berkendara di atas awan, alleluya.

Mazmur 68

Masuknya Tuhan yang jaya ke dalam tempat kudus-Nya

Naik ke tempat tinggi, Ia menawan tawanan, dan memberi karunia kepada manusia (Efesus 4:10).

I
Biarlah Allah bangkit, biarlah musuh-musuh-Nya tercerai-berai.

Biarlah orang-orang yang membenci-Nya melarikan diri dari hadapan-Nya.

Seperti asap dihembuskan, demikianlah mereka akan dihembuskan;

seperti lilin yang meleleh di hadapan api,

demikianlah orang fasik akan binasa di hadapan Allah.
Tetapi orang benar akan bersukacita di hadapan Allah,

mereka akan bersorak-sorai dan menari-nari karena sukacita.

Bernyanyilah bagi Tuhan, mainkanlah musik bagi nama-Nya;

buatlah jalan raya bagi Dia yang berkendara di atas awan.

Bersukacitalah dalam Tuhan, bersorak-sorailah di hadapan-Nya.
Bapa anak yatim, pembela janda,

demikianlah Allah di tempat kudus-Nya.

Allah memberi tempat tinggal bagi yang kesepian;

Ia memimpin para tawanan keluar menuju kebebasan;

tetapi para pemberontak harus tinggal di tanah yang kering.
Ketika Engkau maju, ya Allah, di depan umat-Mu,

ketika Engkau berbaris melintasi padang gurun, bumi bergetar:

langit meleleh di hadapan Allah,

di hadapan Allah, Allah Israel.
Engkau mencurahkan, ya Allah, hujan yang melimpah;

ketika umat-Mu kelaparan, Engkau memberi mereka hidup baru.

Di sanalah umat-Mu menemukan tempat tinggal,

disiapkan dalam kebaikan-Mu, ya Allah, bagi orang miskin.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Bernyanyilah bagi Allah, nyanyikanlah mazmur bagi nama-Nya, siapkanlah jalan bagi Dia yang berkendara di atas awan, alleluya.

Ant. 2 Tuhan Allah naik ke tempat tinggi; Ia telah menawan tawanan, alleluya.

II
Tuhan memberi firman kepada para pembawa kabar baik:

Yang Mahakuasa telah mengalahkan pasukan yang tak terhitung jumlahnya

dan raja-raja serta tentara melarikan diri, melarikan diri

sementara Engkau beristirahat di antara kandang domba.
Di rumah para wanita sudah berbagi rampasan.

Mereka tertutup perak seperti sayap merpati,

bulu-bulunya berkilauan dengan emas yang bersinar

dan permata berkilauan seperti salju di Gunung Zalmon.
Gunung-gunung Basan adalah gunung-gunung yang perkasa;

gunung-gunung yang tinggi puncaknya adalah gunung-gunung Basan.

Mengapa Engkau memandang dengan iri, hai gunung-gunung yang tinggi puncaknya,

pada gunung tempat Allah telah memilih untuk berdiam?

Di sanalah Tuhan akan berdiam selama-lamanya.
Kereta-kereta Allah adalah ribuan kali ribuan.

Tuhan telah datang dari Sinai ke tempat kudus.

Engkau telah naik ke tempat tinggi; Engkau telah menawan tawanan,

menerima pria dan wanita sebagai upeti, ya Allah,

bahkan mereka yang memberontak, ke dalam kediaman-Mu, ya Tuhan.
Terpujilah Tuhan hari demi hari.

Ia menanggung beban kita, Allah penyelamat kita;

Allah kita ini adalah Allah yang menyelamatkan.

Tuhan Allah kita memegang kunci kematian.

Dan Allah akan memukul kepala musuh-musuh-Nya,

mahkota mereka yang berkeras dalam dosa-dosa mereka.
Tuhan berkata: “Aku akan membawa mereka kembali dari Basan;

Aku akan membawa mereka kembali dari kedalaman laut.

Maka kakimu akan menginjak darah mereka

dan lidah anjing-anjingmu akan mengambil bagian mereka dari musuh.”
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Tuhan Allah naik ke tempat tinggi; Ia telah menawan tawanan, alleluya.

Ant. 3 Mereka melihat perarakan-Mu, ya Allah, perarakan Allahku dan rajaku ke tempat kudus, alleluya.

III
Mereka melihat perarakan-Mu yang khidmat, ya Allah,

perarakan Allahku, rajaku, ke tempat kudus:

para penyanyi di depan, para musisi di belakang,

di antara mereka, gadis-gadis membunyikan rebana mereka.
“Dalam pertemuan-pertemuan meriah, pujilah Tuhan;

pujilah Allah, hai kamu anak-anak Israel.”

Di sana ada Benyamin, yang terkecil dari suku-suku, di depan,

para pangeran Yehuda, kerumunan yang perkasa,

para pangeran Zebulon, para pangeran Naftali.
Tunjukkanlah, ya Allah, tunjukkanlah kekuatan-Mu,

kekuatan-Mu, ya Allah, yang telah Engkau tunjukkan bagi kami.

Demi bait-Mu yang tinggi di Yerusalem

semoga bangsa-bangsa datang kepada-Mu membawa upeti mereka.
Ancamlah binatang buas yang berdiam di alang-alang,

gerombolan orang-orang perkasa dan penguasa bangsa-bangsa.

Biarlah mereka membungkuk menawarkan perak.

Sebarkanlah bangsa-bangsa yang senang berperang.

Para pangeran akan datang dari Mesir;

Etiopia akan mengulurkan tangannya kepada Allah.
Kerajaan-kerajaan bumi, bernyanyilah bagi Allah, pujilah Tuhan

yang berkendara di atas langit, langit purba.

Ia mengguntur dengan suara-Nya, suara-Nya yang perkasa.

Datanglah, akuilah kuasa Allah.
Kemuliaan-Nya ada pada Israel; kekuatan-Nya ada di langit.

Allah harus ditakuti di tempat kudus-Nya.

Ia adalah Tuhan, Allah Israel.

Ia memberi kekuatan dan kuasa kepada umat-Nya.
Terpujilah Allah!
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Mereka melihat perarakan-Mu, ya Allah, perarakan Allahku dan rajaku ke tempat kudus, alleluya.

Hening Kudus (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Tuhan membuka pikiran mereka, alleluya.

Agar mereka memahami Kitab Suci, alleluya.

BACAAN

Bacaan Pertama

Dari surat Rasul Paulus kepada jemaat di Efesus

Ia naik ke surga dan menawan tawanan
Aku memohon kepadamu, sebagai seorang tahanan demi Tuhan, untuk hidup sesuai dengan panggilan yang telah kamu terima, dengan kerendahan hati, kelemahlembutan, dan kesabaran yang sempurna, saling menanggung dalam kasih. Berusahalah sekuat tenaga untuk memelihara kesatuan yang berawal dari Roh dan kedamaian sebagai pengikatnya. Hanya ada satu tubuh dan satu Roh, sama seperti hanya ada satu harapan yang diberikan kepada kamu semua oleh panggilanmu. Ada satu Tuhan, satu iman, satu baptisan; satu Allah dan Bapa dari semua, yang di atas semua, dan bekerja melalui semua, dan di dalam semua.
Masing-masing dari kita telah menerima anugerah Allah sesuai dengan ukuran yang Kristus berikan. Demikianlah kamu menemukan Kitab Suci berkata:
“Ketika Ia naik ke tempat tinggi, Ia menawan sejumlah tawanan

dan memberi karunia kepada manusia.”
“Ia naik”—apa artinya ini selain bahwa Ia terlebih dahulu turun ke bagian-bagian bumi yang lebih rendah? Ia yang turun adalah Dia yang sama yang naik tinggi di atas langit, agar Ia dapat memenuhi semua orang dengan karunia-karunia-Nya.
Dialah yang memberikan rasul-rasul, nabi-nabi, penginjil-penginjil, gembala-gembala dan guru-guru dalam peran pelayanan bagi orang-orang beriman untuk membangun tubuh Kristus, sampai kita menjadi satu dalam iman dan dalam pengetahuan akan Putra Allah, dan membentuk manusia sempurna itu yang adalah Kristus yang telah mencapai kepenuhan.
Maka, janganlah kita menjadi anak-anak lagi, yang diombang-ambingkan ke sana kemari, dibawa oleh setiap angin ajaran yang berasal dari tipu daya manusia dan keterampilan dalam mengajukan kesalahan. Sebaliknya, marilah kita menyatakan kebenaran dalam kasih dan bertumbuh menuju kedewasaan penuh Kristus sebagai kepala. Melalui Dia seluruh tubuh bertumbuh, dan dengan fungsi yang tepat dari anggota-anggota yang terhubung erat oleh setiap ligamen pendukung, membangun dirinya sendiri dalam kasih.
Aku menyatakan dan dengan sungguh-sungguh bersaksi dalam Tuhan bahwa kamu tidak boleh lagi hidup seperti orang-orang kafir—pikiran mereka kosong, pengertian mereka digelapkan. Mereka terasing dari kehidupan dalam Allah karena ketidaktahuan dan perlawanan mereka; tanpa penyesalan mereka telah menyerahkan diri pada hawa nafsu dan pemuasan segala macam perilaku cabul.
Bukan itu yang kamu pelajari ketika kamu belajar Kristus! Aku berasumsi, tentu saja, bahwa Ia telah diberitakan dan diajarkan kepadamu sesuai dengan kebenaran yang ada dalam Yesus: yaitu, bahwa kamu harus menanggalkan cara hidupmu yang lama dan diri lama yang memburuk melalui ilusi dan keinginan, dan memperoleh cara berpikir rohani yang baru. Kamu harus mengenakan manusia baru yang diciptakan menurut gambar Allah, yang keadilan dan kekudusannya lahir dari kebenaran.

RESPONSORIUM Efesus 4:8 (Mazmur 68:19); Mazmur 47:6

Ketika Kristus naik ke tempat tinggi, Ia menawan tawanan,

Ia memberi karunia kepada manusia, alleluya.
Allah naik dengan sorak-sorai, Tuhan dengan tiupan terompet.

Ia memberi karunia kepada manusia, alleluya.
Bacaan Kedua

Dari khotbah Santo Agustinus, uskup

Tidak seorang pun pernah naik ke surga kecuali Dia yang turun dari surga
Hari ini Tuhan kita Yesus Kristus naik ke surga; biarlah hati kita naik bersama-Nya. Dengarkanlah perkataan Rasul: Jika kamu telah bangkit bersama Kristus, arahkanlah hatimu kepada hal-hal yang di atas di mana Kristus berada, duduk di sebelah kanan Allah; carilah hal-hal yang di atas, bukan hal-hal yang di bumi. Karena sama seperti Ia tetap bersama kita bahkan setelah kenaikan-Nya, demikian pula kita sudah ada di surga bersama-Nya, meskipun apa yang dijanjikan kepada kita belum terpenuhi dalam tubuh kita.
Kristus sekarang ditinggikan di atas langit, tetapi Ia masih menderita di bumi semua rasa sakit yang harus kita, anggota-anggota tubuh-Nya, tanggung. Ia menunjukkan ini ketika Ia berseru dari atas: Saulus, Saulus, mengapa engkau menganiaya Aku? dan ketika Ia berkata: Aku lapar dan kamu memberi Aku makan.
Mengapa kita di bumi tidak berusaha menemukan istirahat bersama-Nya di surga bahkan sekarang, melalui iman, harapan, dan kasih yang menyatukan kita dengan-Nya? Sementara di surga Ia juga bersama kita; dan kita sementara di bumi bersama-Nya. Ia ada di sini bersama kita oleh keilahian-Nya, kuasa-Nya, dan kasih-Nya. Kita tidak bisa berada di surga, seperti Ia di bumi, oleh keilahian, tetapi di dalam Dia, kita bisa berada di sana oleh kasih.
Ia tidak meninggalkan surga ketika Ia turun kepada kita; Ia juga tidak menarik diri dari kita ketika Ia naik kembali ke surga. Fakta bahwa Ia ada di surga bahkan ketika Ia ada di bumi dibuktikan oleh pernyataan-Nya sendiri: Tidak seorang pun pernah naik ke surga kecuali Dia yang turun dari surga, Anak Manusia, yang ada di surga.
Kata-kata ini dijelaskan oleh kesatuan kita dengan Kristus, karena Ia adalah kepala kita dan kita adalah tubuh-Nya. Tidak seorang pun naik ke surga kecuali Kristus karena kita juga adalah Kristus: Ia adalah Anak Manusia oleh persatuan-Nya dengan kita, dan kita oleh persatuan kita dengan Dia adalah anak-anak Allah. Jadi Rasul berkata: Sama seperti tubuh manusia, yang memiliki banyak anggota, adalah satu kesatuan, karena semua anggota yang berbeda membentuk satu tubuh, demikian pula dengan Kristus. Ia juga memiliki banyak anggota, tetapi satu tubuh.
Karena belas kasihan-Nya kepada kita, Ia turun dari surga, dan meskipun Ia naik sendirian, kita juga naik, karena kita ada di dalam Dia oleh rahmat. Demikianlah, tidak seorang pun kecuali Kristus yang turun dan tidak seorang pun kecuali Kristus yang naik; bukan karena tidak ada perbedaan antara kepala dan tubuh, tetapi karena tubuh sebagai satu kesatuan tidak dapat dipisahkan dari kepala.

RESPONSORIUM Kisah Para Rasul 1:3, 9, 4

Selama empat puluh hari setelah penderitaan-Nya, Ia menampakkan diri kepada mereka dan berbicara dengan mereka tentang kerajaan Allah.

Ketika mereka melihat, Ia diangkat, dan awan membawa-Nya dari pandangan mereka, alleluya.
Ketika Ia bersama mereka, Ia memberitahu mereka untuk tidak meninggalkan Yerusalem, tetapi menunggu di sana untuk pemenuhan janji Bapa.

Ketika mereka melihat, Ia diangkat, dan awan membawa-Nya dari pandangan mereka, alleluya.

TE DEUM

Engkau adalah Allah: kami memuji-Mu;

Engkau adalah Tuhan: kami memuliakan-Mu;

Engkau adalah Bapa yang kekal:

Seluruh ciptaan menyembah-Mu.
Kepada-Mu semua malaikat, semua kuasa surga,

Kerubim dan Serafim, bernyanyi dalam pujian tak berkesudahan:

Kudus, kudus, kudus, Tuhan, Allah mahakuasa,

langit dan bumi penuh kemuliaan-Mu.
Persekutuan mulia para rasul memuji-Mu.

Persekutuan luhur para nabi memuji-Mu.

Pasukan martir berjubah putih memuji-Mu.
Di seluruh dunia Gereja kudus memuliakan-Mu:

Bapa, kemuliaan-Mu tak terbatas,

Putra-Mu yang sejati dan tunggal, layak disembah,

dan Roh Kudus, pembela dan penuntun.
Engkau, Kristus, adalah Raja kemuliaan,

Putra Bapa yang kekal.
Ketika Engkau menjadi manusia untuk membebaskan kami

Engkau tidak menolak rahim Perawan.
Engkau mengalahkan sengat maut,

dan membuka kerajaan surga bagi semua orang percaya.
Engkau duduk di sebelah kanan Allah dalam kemuliaan.

Kami percaya bahwa Engkau akan datang, dan menjadi hakim kami.
Datanglah, ya Tuhan, dan tolonglah umat-Mu,

yang telah Engkau tebus dengan harga darah-Mu sendiri,

dan bawalah kami bersama para kudus-Mu

ke kemuliaan abadi.
Selamatkanlah umat-Mu, ya Tuhan, dan berkatilah warisan-Mu.

Pimpin dan teguhkanlah mereka sekarang dan selalu.
Hari demi hari kami memuji-Mu.

Kami memuji nama-Mu selama-lamanya.
Jagalah kami hari ini, ya Tuhan, dari segala dosa.

Kasihanilah kami, ya Tuhan, kasihanilah.
Tuhan, tunjukkanlah kasih dan belas kasihan-Mu kepada kami,

karena kami telah menaruh kepercayaan kami pada-Mu.
Pada-Mu, ya Tuhan, harapan kami:

Dan kami tidak akan pernah berharap sia-sia.

DOA PENUTUP

Gembirakanlah kami dengan sukacita kudus,

Allah yang mahakuasa, dan buatlah kami bersukacita

dengan ucapan syukur yang tulus,

karena Kenaikan Kristus Putra-Mu adalah pemuliaan kami,

dan, di mana Kepala telah mendahului dalam kemuliaan,

Tubuh dipanggil untuk mengikuti dalam harapan.

Melalui Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama-Mu dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

MINGGU VII PAGI

Pembukaan

Ant. Marilah kami menyembah Kristus Tuhan, yang menjanjikan Roh Kudus, Alleluya.

Mazmur 94 (95)

Marilah kami bernyanyi bagi Tuhan,

bersorak-sorai bagi penyelamat kami.

Menghadap wajah-Nya dengan lagu syukur,

menghormati-Nya dengan pujian.

Tuhanlah Allah Yang Agung,

merajai segala dewa.

Dasar bumi terletak di tangan-Nya,

puncak gunungpun milik-Nya.

Milik-Nyalah laut, Dia membuatnya,

daratanpun buatan tangan-Nya.

Mari bersujud dan menyembah,

berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kami.

Dialah Allah kami, kami umat-Nya,

Dialah gembala kami, kami kawanan-Nya.

Hari ini dengarkanlah suara-Nya:

“Jangan bertegar hati seperti di Meriba,

seperti di Masa, di padang gurun;

ketika leluhurmu mencobai Aku,

walau menyaksikan karya-Ku Yang Agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;

maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,

mereka tidak mengerti maksud bimbingan-Ku.

Sebab Aku bersumpah dalam murka-Ku:

Mereka takkan beristirahat bersama Aku.”

Ant. Marilah kami menyembah Kristus Tuhan, yang menjanjikan Roh Kudus, Alleluya.

Madah

O, sungguh menggembirakan

Bahwa Yesus Kristus Tuhan

Yang tersalib di Golgota

Bertakhta di sisi Bapa.

Marilah kami bersyukur

Memuji Allah yang luhur

Sambil mohon kepada-Nya

Kerinduan akan surga.

Kita turut bahagia

Bersama seisi surga

Atas kemuliaan Tuhan

Yang jaya tak terkalahkan.

Mulialah Engkau ya Tuhan

Yang naik ke atas awan

Serta Bapa dan Roh Suci

Mulialah kekal abadi.

Amin.

Ant.1: Tuhan meraja, berpakaian kemuliaan, Alleluya.

Mazmur 92 (93)

Tuhan meraja, berpakaian kemuliaan,*

dan kejayaan ikat pinggang-Nya.

Bumi Kaualaskan dengan kokoh tak tergoyangkan,+

takhta-Mu teguh sejak dahulu,*

dari sediakala Engkau ada.

Air pasang meningkat, ya Tuhan,+

air pasang meningkatkan suaranya,*

air pasang meningkatkan deru geloranya.

Namun Tuhan dahsyat melebihi deru air pasang,+

hebat melebihi empasan samudera,*

agung melebihi angkasa raya.

Takhta-Mu diteguhkan dari sediakala, ya Tuhan,*

rumah-Mu menggemakan pujian para kudus, untuk selama-lamanya.

Ant.1: Tuhan meraja, berpakaian kemuliaan, Alleluya.

Ant.2: Semua makhluk akan memperoleh kebebasan mulia anak-anak Allah, Alleluya.

Dan 3:57-88,56

Pujilah Tuhan, segala karya Tuhan,*

pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, semua malaikat Tuhan,*

pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan seluruh isi surga,*

pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, segala air di atas langit,*

angkasa raya Tuhan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, matahari dan bulan,*

segala bintang di langit, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, hujan dan embun,*

angin dan taufan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, api dan panas-terik,*

hawa sejuk dan dingin, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, kabut dan gerimis,*

halilintar dan awan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, siang dan malam,*

terang dan gelap, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, seluruh bumi,*

pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, gunung dan bukit,*

segala yang tumbuh di bumi, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala mata air,*

lautan dan sungai, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala yang hidup di dalam air,*

unggas di udara, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, binatang buas dan jinak,*

semua manusia, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, umat Israel,*

pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, para Imam,*

semua pelayan-Nya, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, orang yang takwa,*

semua yang suci dan rendah hati, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, Ananya, Azarya dan Misael,*

pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Marilah kami memuji Bapa, Putera dan Roh Kudus,*

memuji dan meluhurkan Dia selama-lamanya.

(Kidung ini tidak ditutup dengan ‘Kemuliaan’)

Ant.2: Semua makhluk akan memperoleh kebebasan mulia anak-anak Allah, Alleluya.

Ant.3: Kemegahan Tuhan mengatasi langit dan bumi, Alleluya.

Mazmur 148

Pujilah Tuhan dari surga,*

pujilah Dia di angkasa raya!

Pujilah Tuhan, semua malaikat-Nya,*

pujilah Dia, seluruh bala tentara-Nya!

Pujilah Tuhan, matahari dan bulan,*

pujilah Dia, segala bintang yang gemerlapan!

Pujilah Tuhan, langit yang tertinggi,*

dan segala air di atas langit!

Hendaknya semua memuji nama Tuhan;*

Tuhan memberi perintah, maka terciptalah semuanya.

Tuhan menempatkan mereka untuk selama-lamanya,*

ketetapan Tuhan senantiasa berlaku.

Pujilah Tuhan di bumi,*

naga lautan dan segenap samudera raya,

api dan hujan es, salju dan kabut,*

angin badai, yang melaksanakan firman-Nya.

Pujilah Tuhan, gunung-gemunung dan segala bukit,*

pohon buah dan segala pohon kayu,

binatang liar dan segala ternak,*

binatang melata dan burung bersayap.

Pujilah Tuhan, para raja di bumi dan segala bangsa,*

para penguasa dan segala suku di dunia;

para memuda dan pemudi,*

kaum tua berserta anak-anak.

Hendaknya mereka memuji nama Tuhan;*

sebab hanya nama Tuhanlah tinggi luhur.

Walaupun kemegahan-Nya mengatasi langit dan bumi,*

namun Tuhan sudi meningkatkan kekuatan bangsa-Nya.

Pujilah Tuhan, semua sahabat-Nya,*

hai Israel, umat yang dekat pada-Nya.

Ant.3: Kemegahan Tuhan mengatasi langit dan bumi, Alleluya.

Bacaan singkat (Kis 10:40-43)

Allah telah membangkitkan Yesus pada hari yang ketiga, dan dengan kuasa Allah, Yesus menampakkan diri, bukan kepada seluruh bangsa, tetapi kepada saksi-saksi, yang sebelumnya telah ditunjuk oleh Allah. Kamilah saksi-saksi itu, kami yang telah makan dan minum bersama-sama dengan Dia, setelah Ia bangkit dari alam maut. Kepada kami ditugaskan oleh Allah mewartakan kepada seluruh bangsa dan memberi kesaksian bahwa Yesuslah yang ditentukan Allah menjadi hakim atas orang yang hidup dan yang mati. Tentang Dialah semua nabi memberi kesaksian, bahwa barang siapa percaya kepada-Nya akan mendapat pengampunan dosa demi nama-Nya.

Lagu singkat

P: Kristus, Putera Allah yang hidup, kasihanilah kami,* Alleluya, Alleluya.

U: Kristus…

P: Engkau bangkit dari alam maut.

U: Alleluya, Alleluya.

P: Kemuliaan…

U: Kristus…

Ant.Kidung: Bapa, Aku telah memuliakan Dikau di dunia ini dengan menyelesaikan pekerjaan yang Kautugaskan, Alleluya.

Kidung Zakaria (Luk 1 : 68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*

sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umat-Nya.

Ia mengangkat bagi kami seorang penyelamat yang gagah perkasa,*

putera Daud, hamba-Nya.

Seperti dijanjikan-Nya dari sediakala,*

dengan perantaraan para nabi-Nya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kami dari musuh-musuh kami,*

dan dari tangan semua lawan yang membenci kami.

Untuk menunjukkan rahmat-Nya kepada leluhur kami,*

dan mengindahkan perjanjian-Nya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kami,*

akan membebaskan kami dari tangan musuh.

Agar kami dapat mengabdi kepada-Nya tanpa takut,*

dan berlaku kudus dan jujur di hadapan-Nya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah Yang Mahatinggi,*

sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalan-Nya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umat-Nya,*

berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kami penuh rahmat dan belas kasihan;*

Ia mengunjungi kami laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*

dan membimbing kami ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Bapa, Aku telah memuliakan Dikau di dunia ini dengan menyelesaikan pekerjaan yang Kautugaskan, Alleluya.

Doa Permohonan

Kristus, sumber kehidupan, telah dibangkitkan oleh Allah. Kristus juga akan membangkitkan kami dengan kekuatan-Nya. Marilah kami berdoa:

U: Kristus, kehidupan kami, selamatkanlah kami.

P: Ya Kristus, cahaya yang cemerlang dalam kegelapan, raja kehidupan dan pemberi kesucian kepada semua insan,*

semoga kami menjalani hari ini demi kemuliaan-Mu.

P: Tuhan, Engkau telah menempuh jalan penderitaan dan salib,*

semoga kami menderita dan mati bersama Engkau, supaya dibangkitkan pula bersama Engkau.

P: Putera Bapa, guru dan saudara kami, Engkau telah mengangkat kami menjadi raja dan imam bagi Allah,*

semoga kami dengan gembira hati menyampaikan kurban pujian kepada-Mu.

P: Raja Yang Mulia, kami menantikan hari penampakan-Mu yang megah,*

agar dapat memandang wajah-Mu dan menjadi serupa dengan Dikau.

Bapa Kami

Doa Penutup

Allah penyelamat kami, kami percaya bahwa Kristus sudah bersatu dengan Dikau dalam keagungan.

Semoga Ia selalu menyertai kami sampai akhir zaman, seperti dijanjikan-Nya.

Sebab Dialah Putera-Mu dan pengantara kami, yang hidup …

Ibadat Sebelum Tengah Hari

MINGGU — Masa Paskah — IBADAT SEBELUM TENGAH HARI (Tertia)

Pembukaan

Ya Allah, bersegeralah menolong aku.
Tuhan, perhatikanlah hambaMu.
Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Mazmur 120 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Dalam kesesakanku aku berseru kepada TUHAN dan Ia menjawab aku:
2 "Ya TUHAN, lepaskanlah aku dari pada bibir dusta, dari pada lidah penipu."
3 Apakah yang diberikan kepadamu dan apakah yang ditambahkan kepadamu, hai lidah penipu?
4 Panah-panah yang tajam dari pahlawan dan bara kayu arar.
5 Celakalah aku, karena harus tinggal sebagai orang asing di Mesekh, karena harus diam di antara kemah-kemah Kedar!
6 Cukup lama aku tinggal bersama-sama dengan orang-orang yang membenci perdamaian.
7 Aku ini suka perdamaian, tetapi apabila aku berbicara, maka mereka menghendaki perang.

Mazmur 121 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung; dari manakah akan datang pertolonganku?
2 Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi.
3 Ia takkan membiarkan kakimu goyah, Penjagamu tidak akan terlelap.
4 Sesungguhnya tidak terlelap dan tidak tertidur Penjaga Israel.
5 Tuhanlah Penjagamu, Tuhanlah naunganmu di sebelah tangan kananmu.
6 Matahari tidak menyakiti engkau pada waktu siang, atau bulan pada waktu malam.
7 TUHAN akan menjaga engkau terhadap segala kecelakaan; Ia akan menjaga nyawamu.
8 TUHAN akan menjaga keluar masukmu, dari sekarang sampai selama-lamanya.

Mazmur 122 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah Daud. Aku bersukacita, ketika dikatakan orang kepadaku: "Mari kita pergi ke rumah TUHAN."
2 Sekarang kaki kami berdiri di pintu gerbangmu, hai Yerusalem.
3 Hai Yerusalem, yang telah didirikan sebagai kota yang bersambung rapat,
4 ke mana suku-suku berziarah, yakni suku-suku TUHAN, untuk bersyukur kepada nama TUHAN sesuai dengan peraturan bagi Israel.
5 Sebab di sanalah ditaruh kursi-kursi pengadilan, kursi-kursi milik keluarga raja Daud.
6 Berdoalah untuk kesejahteraan Yerusalem: "Biarlah orang-orang yang mencintaimu mendapat sentosa.
7 Biarlah kesejahteraan ada di lingkungan tembokmu, dan sentosa di dalam purimu!"
8 Oleh karena saudara-saudaraku dan teman-temanku aku hendak mengucapkan: "Semoga kesejahteraan ada di dalammu!"
9 Oleh karena rumah TUHAN, Allah kita, aku hendak mencari kebaikan bagimu.

Bacaan Singkat (Cf. 1 Cor 15, 3 b-5)
3 Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci,

Ayat Singkat
P. Inilah hari yang dijadikan Tuhan, alleluya.
U. Marilah kita bersorak-sorai dan bersukacita karenanya, alleluya.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

MINGGU VII SIANG

Madah

Ya Roh kudus sumber cinta
Serta Bapa dan Putera
Datanglah di tengah kami
Membawa hidup Ilahi

Gerakkanlah hati kami
Agar giat penuh bakti
Menyanyikan lagu puji
Mengamalkan cinta suci

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putera dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant.1: Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan, Ia menjawab aku, alleluya.

Mazmur 117 (118)

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah Israel berkata:*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah kaum Harun berkata:*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah orang yang takwa berkata:*
kekal abadi kasih setiaNya.

Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan,*
Ia menjawab dan melegakan daku.

Tuhan di pihakku, aku tidak takut.*
Apa yang dapat dilakukan manusia terhadapku?

Tuhan di pihakku, Ia penolongku.*
Aku melihat pembenciku tersipu-sipu.

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*
dari pada percaya kepada manusia.

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*
dari pada percaya kepada bangsawan.

Ant.1: Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan, Ia menjawab aku, alleluya.

Ant.2: Tuhan bertindak dengan tangan Kuat, alleluya.

Segala bangsa mengepung aku,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Mereka mengepung aku rapat-rapat,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Mereka mengepung aku seperti lebah,+
seperti nyala api yang menjilat-jilat,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Aku didesak-desak sampai terjatuh,*
tetapi Tuhan menolong aku.

Tuhanlah kekuatan dan pelindungku,*
Dialah kemenanganku

Suara gembira dan sorak-sorai,*
terdengar di perkemahan para pemenang.

"Tuhan bertindak dengan tangan kuat,*
tangan Tuhan mahakuasa."

Aku tidak akan mati, aku tetap hidup,*
untuk mewartakan karya-karya Tuhan.

Tuhan sering menyiksa aku,*
namun tidak menyerahkan daku kepada maut.

Ant.2: Tuhan bertindak dengan tangan Kuat, alleluya.

Ant.3: Tuhanlah Allah, Dia menerangi kita, alleluya.

Bukalah bagiku gerbang kemenangan,*
supaya aku masuk dan bersyukur kepada Tuhan.

Inilah pintu gerbang Tuhan,*
para pemenang masuk ke dalamnya.

Syukur kepadaMu, sebab Engkau memenangkan daku,*
dan menjadi penyelamatku.

Batu yang dibuang oleh para pembangun,*
telah menjadi batu sendi.

Karya Tuhanlah itu,*
sangat mengagumkan kita.

Pada hari inilah Tuhan bertindak,*
mari kita rayakan dengan gembira.

Ya Tuhan, berilah kami keselamatan!*
Ya Tuhan, berilah kami kesejahteraan!

Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan;+
kami memberkati kamu dari dalam rumah Tuhan,*
Tuhanlah Allah, Dia menerangi kita.

Beraraklah dengan membawa ranting berdaun,*
hiasilah tanduk-tanduk mesbah.

Allahkulah Engkau, Engkau kupuji,*
Allahku, Engkau kuagungkan.

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Ant.3: Tuhanlah Allah, Dia menerangi kita, alleluya.

Bacaan Singkat: (Ef 2,4-6)

Demi cintaNya yang amat besar, Allah telah mengasihi kita dengan kerahimanNya yang melimpah. Kita yang sudah mati karena dosa telah dihidupkan Allah bersama Kristus dan telah diselamatkan demi rahmat Kristus. Bersama Kristus Yesus pula kita dibangkitkan dan bersama Dia kita ditahtakan dalam surga.

P: Jika kita sudah mati bersama Kristus, alleluya.
U: Kita akan hidup bersama Kristus pula, alleluya.

Doa Penutup:

Allah, Bapa kami yang ada di surga, kami umatMu selalu bergembira karena diangkat menjadi anak-anakMu. Semoga kami dapat mengharapkan kebangkitan serta keselamatan abadi. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup ...

Ibadat Sesudah Tengah Hari

MINGGU — Masa Paskah — IBADAT SESUDAH TENGAH HARI (Nona)

Pembukaan

Ya Allah, bersegeralah menolong aku.
Tuhan, perhatikanlah hambaMu.
Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Mazmur 126 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Ketika TUHAN memulihkan keadaan Sion, keadaan kita seperti orang-orang yang bermimpi.
2 Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa, dan lidah kita dengan sorak-sorai. Pada waktu itu berkatalah orang di antara bangsa-bangsa: "TUHAN telah melakukan perkara besar kepada orang-orang ini!"
3 TUHAN telah melakukan perkara besar kepada kita, maka kita bersukacita.
4 Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb!
5 Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai.
6 Orang yang berjalan maju dengan menangis sambil menabur benih, pasti pulang dengan sorak-sorai sambil membawa berkas-berkasnya.

Mazmur 127 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah Salomo. Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.
2 Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.
3 Sesungguhnya, anak-anak lelaki adalah milik pusaka dari pada TUHAN, dan buah kandungan adalah suatu upah.
4 Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan, demikianlah anak-anak pada masa muda.
5 Berbahagialah orang yang telah membuat penuh tabung panahnya dengan semuanya itu. Ia tidak akan mendapat malu, apabila ia berbicara dengan musuh-musuh di pintu gerbang.

Mazmur 128 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya!
2 Apabila engkau memakan hasil jerih payah tanganmu, berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu!
3 Isterimu akan menjadi seperti pohon anggur yang subur di dalam rumahmu; anak-anakmu seperti tunas pohon zaitun sekeliling mejamu!
4 Sesungguhnya demikianlah akan diberkati orang laki-laki yang takut akan TUHAN.
5 Kiranya TUHAN memberkati engkau dari Sion, supaya engkau melihat kebahagiaan Yerusalem seumur hidupmu,
6 dan melihat anak-anak dari anak-anakmu! Damai sejahtera atas Israel!

Bacaan Singkat (Rom 6, 4)
4 Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

Ayat Singkat
P. Inilah hari yang dijadikan Tuhan, alleluya.
U. Marilah kita bersorak-sorai dan bersukacita karenanya, alleluya.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

MINGGU VII SORE II

Madah

Datanglah Roh mahasuci
Kunjungilah hati kami
Penuhilah dengan rahmat
Agar suci dan selamat.

Engkaulah penghibur kami
Rahmat Allah mahatinggi
Engkaulah pancaran cinta
Yang menguatkan segala.

Engkau tangan kanan Bapa
Yang membagikan kurnia
Engkau sudah dinjanjikan
Oleh Yesus Kristus Tuhan.

Tolonglah kami, Roh suci
Dengan pengaruh ilahi
Agar mengikuti Putra
Slalu mengasihi Bapa. Amin.

Ant.1: Setelah menyucikan dunia dari dosa, Tuhan kini bertakhta di surga di sisi Allah yang mahaagung, alleluya.

Mazmur 109 (110),1-5.7

Tuhan berfirman kepada baginda: "Duduklah di sisi kananKu,*
sampai musuh musuhmu Kujadikan tumpuan kakimu."

Tuhan meluaskan kekuasaan baginda dari kediamanNya di Sion:*
"Berkuasalah atas para musuh.

Engkau berkuasa sejak kelahiranmu, di atas gunung yang suci,*
sejak engkau terkandung, sejak fajar masa mudamu".

Tuhan telah bersumpah dan tidak menyesal:*
"Engkaulah imam seperti Melkisedek, untuk selama-lamanya".

Tuhan mendampingi baginda,*
pada hari kemurkaanNya raja-raja dihancurkanNya.

Tuhan menyertai baginda dalam segala usaha,*
agar baginda berlangkah maju dengan gagah perkasa.

Ant.1: Setelah menyucikan dunia dari dosa, Tuhan kini bertakhta di surga di sisi Allah yang mahaagung, alleluya.

Ant.2: Tuhan menganugerahkan keselamatan kepada umatNya, alleluya.

Mazmur 110 (111)

Aku bersyukur kepada Tuhan dengan segenap hati,*
dalam lingkungan orang jujur dan di tengah umat.

Agunglah karya Tuhan,*
layak diselidiki oleh orang yang mengaguminya.

Agung dan semarak karya Tuhan,*
keadilanNya tetap selamanya.

PerbuatanNya yang agung pantas dikenang,*
Tuhan itu pengasih dan penyayang.

Kepada orang takwa diberikanNya santapan,*
Ia selalu ingat akan perjanjianNya.

Kepada umatNya Ia membuktikan kekuasaanNya,*
dengan menganugerahinya milik pusaka para bangsa.

Adil dan benarlah karya tanganNya,*
segala titahNya teguh.

PerintahNya ditetapkan untuk selama-lamanya,*
diberikan dengan tulus dan jujur.

DianugerahkanNya keselamatan kepada umatNya,+
diikatNya perjanjian untuk selama-lamanya,*
kudus dan dahsyatlah namaNya.

Sikap yang takwa itu pangkal kebijaksanaan,+
besarlah ganjaran bagi orang yang berpegang padanya,*
terpujilah Tuhan selama-lamanya.

Ant.2: Tuhan menganugerahkan keselamatan kepada umatNya, alleluya.

Ant.3: Alleluya. Tuhan kita sudah menjadi raja. Marilah kita bersorak-sorai dan memuliakan Dia, alleluya.

Why 19,1-7

Alleluya.
Pokok keselamatan, kemuliaan dan kekuasaan ialah Allah kita,*
karena benar dan adillah segala keputusanNya.
Alleluya.

Alleluya.
Pujilah Allah kita, hai sekalian hambaNya,*
semua yang takwa, baik kecil maupun besar.
Alleluya.

Alleluya.
Sebab Tuhan, Allah kita yang mahakuasa,*
sudah menjadi raja.
Alleluya.

Alleluya.
Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai,*
marilah kita memuliakan Tuhan.
Alleluya.

Alleluya.
Hari pernikahan Anakdomba telah tiba,*
dan mempelaiNya sudah siap berhias.
Alleluya.

Ant.3: Alleluya. Tuhan kita sudah menjadi raja. Marilah kita bersorak-sorai dan memuliakan Dia, alleluya.

Bacaan singkat: (Ibr 10,12-14)

Kristus mempersembahkan hanya satu kurban demi dosa-dosa. Lalu Ia duduk di sebelah kanan Allah sampai selama-lamanya, sambil menantikan saat musuh-musuhNya dijadikan tumpuan kakiNya. Dengan satu kurban Ia menyempurnakan orang yang dikuduskanNya untuk selama-lamanya.

Lagu singkat:

P: Roh penghibur,* Alleluya, alleluya. U: Roh. P: Akan mengajar kamu segalanya. U: Alleluya, alleluya. P: Kemuliaan. U: Roh.

Ant.Kidung: Apabila penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan memberi kesaksian tentang Aku, alleluya.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa;*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya:*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta;*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan;*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung: Apabila penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan memberi kesaksian tentang Aku, alleluya.

Doa Permohonan

Kristus Tuhan kita telah wafat, bangkit dan selalu menjadi perantara kita. Maka marilah kita memohon padaNya dengan gembira:
U: Raja pemenang, dengarkanlah kami.
P: Kristus, cahaya dan keselamatan segala bangsa,* curahkanlah api Roh kudus atas kami yang mewartakan kebangkitanMu.
P: Semoga umat Israel menyadari bahwa pengharapannya terpenuhi dalam Engkau, ya Kristus,* dan seluruh bumi mengenal kemuliaanMu.
P: Semoga kami bersatu dengan para kudusMu,* dan bersama mereka kelak dapat melepaskan lelah, dan beristirahat dari segala jerih payah.
P: Engkau telah mengalahkan musuhMu, yakni kematian, maka kalahkanlah musuhMu dalam diri kami juga,* agar kami dapat hidup bagiMu, pemenang yang takkan mati lagi.
P: Engkau taat sampai mati, dan bertakhta di sebelah kanan Bapa,* perkenankanlah saudara-saudaraMu masuk ke dalam kerajaanMu yang mulia.

Bapa Kami

Doa Penutup:

Allah penyelamat kami, kami percaya bahwa Kristus sudah bersatu dengan Dikau dalam keagungan. Semoga Ia selalu menyertai kami sampai akhir zaman, seperti dijanjikanNya. Sebab Dialah PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup ...

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - MINGGU II

Doa Tobat

U: Saya mengaku kepada Allah yang mahakuasa
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.

P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kiat ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Kristus cahaya mulia
Kegelapan Kauenyahkan
Malam maut tak berdaya
Sudah kalah Kaulumpuhkan

Lindungilah kami Tuhan
Selama semalam ini
Kami mohon ketenangan
Dalam istirahat nanti.

Meski mata 'kan tertidur
Semoga hati berjaga
Rapi selalu teratur
Siap menyambut rajanya.

Terpujilah Kristus raja
Bersama Bapa mulia
Dan Roh kudus sumber cinta
Sepanjang segala masa. Amin.

Ant: Tuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

Mazmur 90 (91)

Hendaklah orang yang berlindung pada Allah yang mahatinggi,*
menikmati malam yang aman dalam naungan Tuhan.

Hendaklah ia berdoa: "Ya Tuhan, Engkaulah pelindung dan pengungsianku,*
ya Allah, padaMulah aku percaya"

Hanya Tuhanlah yang akan melepaskan dikau dari perangkap,*
melindungi engkau terhadap wabah yang berkecamuk

Ia akan menudungi engkau dengan kepakNya,+
dan di bawah sayapNya engkau akan berlindung,*
lenganNya akan menjadi perisai dan jebang bagimu.

Engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam,*
akan panah yang mengancam di waktu siang;

Akan wabah yang menular dalam kegelapan,*
akan bencana yang mengamuk di siang hari.

Walaupun seribu orang rebah di sebelah kirimu,+
dan sepuluh ribu di sebelah kananmu,*
namun engkau takkan kejangkitan.

Engkau akan menyaksikan kehancuran musuh,*
dan pembalasan terhadap orang-orang jahat.

Jika engkau memilih Tuhan menjadi pelindungmu,*
dan Allah mahatinggi menjadi penopangmu;

Maka engkau takkan ditimpa malapetaka,*
dan kemahmu takkan diserang wabah;

Sebab Allah akan mengutus malaikatNya,*
untuk menjaga engkau ke manapun engkau pergi.

Mereka akan menatang engkau dengan tangan mereka,*
jangan sampai kakimu tersandung pada batu.

Singa dan harimau akan kaulangkahi,*
ular dan naga akan kauinjak-injak.

Sebab Allah bersabda: "Mengingat bahwa ia berpaut padaKu,*
maka Aku akan menyelamatkannya;

Aku akan menjadi pelindungnya, jika ia mengakui Aku,*
jika ia berseru kepadaKu, Aku akan menjawabnya.

Aku akan tetap besertanya dan membebaskan dia dari kesesakan,*
dan Aku akan memuliakannya.

Aku akan memuaskan dia dengan usia lanjut,*
dan memperkenankan dia menikmati keselamatanKu".

Ant.: Tuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

Bacaan singkat (Why 22,4-5)

Para hamba Allah akan memandang wajah Allah, dan nama Allah tertera pada dahi mereka. Malam takkan ada lagi, cahaya lampu atau sinar matahari takkan mereka perlukan lagi. Sebab Tuhan Allah menerangi mereka, dan mereka akan meraja selama-lamanya.

Lagu Singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, kunjungilah rumah ini dan berkatilah kami selalu. Jauhkanlah segala tipu daya musuh dari rumah ini dan utuslah malaikatMu untuk membawa damai sejahtera dan menyertai kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Hari Minggu malam:

Tuhan, pelindung kami, pada hari ini kami telah merayakan wafat dan kebangkitan Kristus. Dengarkanlah kiranya ucapan bibir kami, dan jauhkanlah segala mara bahaya. Semoga kami tidur dengan nyenyak dan aman sentosa dalam damaiMu, sehingga kami dapat bangun lagi dengan gembira hati untuk memuji Engkau. Demi Kristus, pengantara kami.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, ya ratu, bunda yang berbelas-kasih, hidup, hiburan dan harapan kami. Kami semua memanjatkan permohonan, kami amat susah, mengeluh, mengesah dalam lembah duka ini. Ya ibunda, ya pelindung kami, limpahkanlah kasih sayangmu yang besar kepada kami. Dan Yesus, puteramu yang terpuji itu, s'moga kautunjukkan kepada kami. O ratu, o ibu, o Maria, bunda Kristus.

Santo-Santa

Beata Margaretha Pole

Martir

Margaretha lahir di sebuah desa dekat kota Bath, Inggris Selatan pada tanggal 14 Agustus 1473. Ia dikenal sebagai seorang wanita kebangsawan, penggiring ratu Katarina, permasiuri raja Henry VIII.

Sepeninggal suaminya, Margaretha menjadi guru pribadi Putri raja Maria, anak Henry VIII. Dalam kedudukannya sebagai guru pribadi itu, raja Henry mengangkat Margaretha sebagai pangeran wanita Salisbury. Walaupun Henry mengenal baik kesucian hidup Margaretha, ia tidak segan-segan memecat Margaretha ketika Margaretha menentang perceraiannya dengan Katarina dan niatnya menikahi Anne Boleyn. Karena Reginaldus, Putra Margaretha, yang kemudian menjadi seorang kardinal mencela Henry karena tuntutannya untuk mengawasi Gereja, Henry memutuskan untuk melenyapkan keluarga Margaretha. Akhirnya Margaretha dipenggal kepalanya pada tahun 1541 karena dituduh mengkhianati raja. Margaretha dinyatakan sebagai ‘Beata’ (Yang Bahagia) pada tahun 1886.

Santo Bernardus dari Montjoux

Imam

Bernardus dari Montjoux dikenal sebagai pelindung para pencinta pegunungan Alpen dan para pendaki gunung. Untuk membantu para wisatawan, Bernardus bersama pembantu-pembantunya mendirikan dua buah rumah penginapan. Dari nenek moyangnya, ia diketahui berketurunan Italia. Tanggal kelahirannya tidak diketahui dengan pasti, tetapi hari kematiannya diketahui terjadi pada tanggal 28 Mei 1081 di biara santo Laurensius, Novara, Italia.

Kisah masa kecilnya dan masa mudanya telah banyak dikaburkan oleh berbagai legenda. Meski demikian, suatu hal yang pasti tentang dirinya ialah tentang pendidikan imamatnya. Pendidikan imamatnya dijalaninya bersama Petrus Val d’ Isere, seorang Diakon Agung di Keuskupan Aosta. Aosta adalah sebuah kota di Italia yang terletak di pegunungan Alpen dan berjarak 50 mil dari perbatasan Prancis dan Swiss.

Karena semangat kerasulannya yang tinggi, ia diangkat menjadi Vikaris Jendral Kesukupan Aosta. Dalam jabatan ini, Bernardus membawa angin pembaharuan di antara rekan-rekannya, biarawan-biarawan Kluni di Burgundia. Ia berusaha mendorong mereka merombak aturan-aturan biara yang terlalu klerikal dan keras. Ia mendirikan sekolah-sekolah dan rajin mengelilingi seluruh wilayah diosesnya.

Pada abad pertengahan, peziarah-peziarah dari Perancis dan Jerman rajin datang ke Italia melalui dua jalur jalan di pegunungan Alpen. Banyak dari mereka mati kedinginan karena badai salju, atau karena ditangkap oleh perampok di jalan. Melihat kejadian-kejadian itu, maka pada abad kesembilan Bernardus berusaha mendirikan dua buah rumah penginapan di antara dua jalur jalan it, tepatnya di gunung Jovis (Mentjoux), yang sekarang dikenal nama gunung Blanc. Dua rumah penginapan ini sungguh membantu para peziarah itu. Tetapi kemudian pada abad keduabelas, rumah-rumah itu runtuh diterpa badai salju. Sebagai gantinya mendirikan lagi dua buah rumah penginapan baru, masing-masing terletak di dua jalur jalan itu dengan sebuah biara berdiri di dekatnya. Kedua jalan ini sekarang dikenal dengan nama Jalan Besar dan Jalan Kecil Santo Bernardus. Untuk membina ahklak para petugas rumah penginapan dan anggota-anggota biarawan yang menghuni biara itu, Bernardus menetapkan aturan-aturan biara santo Agustinus. Ia menerima pengakuan dan ijin khusus dari Sri Paus untuk membimbing para novisinya dalam bidang karya perlayanan para wisatawan.

Karya mereka ini berkembang pesat dari hari ke hari didukung oleh seekor anjing pembantu. Tugas utama mereka ialah berusaha membantu para wisatawan dalam semua kesulitannya dengan makanan dan rumah penginapan, serta menguburkan orang-orang yang mati. Ketenaran karya pelayanan mereka ini kemudian berkembang dalam berbagai bentuk legenda. Kemurahan hati dan keramah-tamahan mereka menarik perhatian banyak orang, terutama keluarga-keluarga kaya. Keluarga-keluarga kaya ini menyumbangkan sejumlah besar dana demi kemajuan karya pelayanan santo Bernardus dan kawan-kawannya. Legenda tentang anjing pembantu Santo Bernardus masih berkembang hingga sekarang. Setelah berkarya selama 40 tahun lamanya sebagai Vikaris Jendral Bernardus meninggal dunia pada tanggal 28 Mei 1081 di biara Santo Laurensius, Novara, Italia. Sri Paus Innocentius XI (1676-1689) menggelari dia ‘Kudus’ pada tahun 1681. Dan pada tahun 1923 oleh Sri Paus Pius XI (1922-1939), Bernardus diangkat sebagai pelindung para pencinta pegunungan Alpen dan para pendaki gunung.

Santo Germanus dari Paris

Pengaku Iman

Germanus atau Germain dikenal luas karena cinta kasihnya yang besar kepada orang-orang miskin dan gelandangan, karena kesederhanaan hidupnya. Ia lahir di Autun, Perancis pada tahun 496.

Setelah menjadi imam, ia diangkat menjadi Abbas biara Santo Symphorianus, yang terletak tak jauh dari Autun. Disini ia menjalani suatu kehidupan asketik yang keras dan giat membantu orang-orang miskin; kadang-kadang ia mengundang pengemis-pengemis untuk makan bersamanya di biara. Ketika raja Prancis. Childebert I (511-558), menunjuk dia sebagai Uskup Paris, ia tidak mengubah kebiasaan hidupnya yang keras dan perhatiannya kepada orang-orang miskin dan gelandangan. Menyaksikan teladan hidup Germanus, raja Childebert sendiri akhrinya menjadi dermawan: senang membantu orang miskin, membangun biara-biara dan gereja-gereja. Salah satu gereja yang terkenal adalah gereja santo Germanus yang didirikannya sesudah kematian santo Germanus.

Salah satu usaha utama Germanus ialah mendesak penghayatan cara hidup Kristen yang lebih baik di kalangan kaum bangsawan Prancis. Ia tidak henti-hentinya mengutuk orang-orang yang bejat cara hidupnya dan tidak tanggung-tanggung mengekskomunikasikan Charibert, raja Frank yang hidupnya penuh dosa. Germanus meninggal dunia pada tanggal 28 Mei 576.

Santo Wilhelmus

Biarawan

Wilhelmus adalah seorang jendral dari kaisar Karokus Agung yang berhasil menundukkan suku Bask da merebut Barcelona dari tangan orang Arab. Setelah kemenangan ini ia menjadi biarawan. Ia mendirikan sebuah biara di Gellone, Perancis. Anehnya ialah bahwa dalam biara yang didirikannya itu, ia sendiri bekerja sebagai tukang roti dan koki. Ia meninggal dunia pada tahun 812.