Senin, 8 Mei 2028
Senin IV Paskah
Bacaan Misa
Bacaan Pertama Kisah Para Rasul 11:1-18
Rasul-rasul dan saudara-saudara di Yudea mendengar, bahwa bangsa-bangsa lain juga menerima firman Allah. Ketika Petrus tiba di Yerusalem, orang-orang dari golongan yang bersunat berselisih pendapat dengan dia. Kata mereka: "Engkau telah masuk ke rumah orang-orang yang tidak bersunat dan makan bersama-sama dengan mereka." Tetapi Petrus menjelaskan segala sesuatu berturut-turut, katanya: "Aku sedang berdoa di kota Yope, tiba-tiba rohku diliputi kuasa ilahi dan aku melihat suatu penglihatan: suatu benda berbentuk kain lebar yang bergantung pada keempat sudutnya diturunkan dari langit sampai di depanku. Aku menatapnya dan di dalamnya aku lihat segala jenis binatang berkaki empat dan binatang liar dan binatang menjalar dan burung-burung. Lalu aku mendengar suara berkata kepadaku: Bangunlah, hai Petrus, sembelihlah dan makanlah! Tetapi aku berkata: Tidak, Tuhan, tidak, sebab belum pernah sesuatu yang haram dan yang tidak tahir masuk ke dalam mulutku. Akan tetapi untuk kedua kalinya suara dari sorga berkata kepadaku: Apa yang dinyatakan halal oleh Allah, tidak boleh engkau nyatakan haram! Hal itu terjadi sampai tiga kali, lalu semuanya ditarik kembali ke langit. Dan seketika itu juga tiga orang berdiri di depan rumah, di mana kami menumpang; mereka diutus kepadaku dari Kaisarea. Lalu kata Roh kepadaku: Pergi bersama mereka dengan tidak bimbang! Dan keenam saudara ini menyertai aku. Kami masuk ke dalam rumah orang itu, dan ia menceriterakan kepada kami, bagaimana ia melihat seorang malaikat berdiri di dalam rumahnya dan berkata kepadanya: Suruhlah orang ke Yope untuk menjemput Simon yang disebut Petrus. Ia akan menyampaikan suatu berita kepada kamu, yang akan mendatangkan keselamatan bagimu dan bagi seluruh isi rumahmu. Dan ketika aku mulai berbicara, turunlah Roh Kudus ke atas mereka, sama seperti dahulu ke atas kita. Maka teringatlah aku akan perkataan Tuhan: Yohanes membaptis dengan air, tetapi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus. Jadi jika Allah memberikan karunia-Nya kepada mereka sama seperti kepada kita pada waktu kita mulai percaya kepada Yesus Kristus, bagaimanakah mungkin aku mencegah Dia?" Ketika mereka mendengar hal itu, mereka menjadi tenang, lalu memuliakan Allah, katanya: "Jadi kepada bangsa-bangsa lain juga Allah mengaruniakan pertobatan yang memimpin kepada hidup."
Mazmur Tanggapan Mazmur 42:2-3;43:3-4
Bacaan Injil Yohanes 10:1-10
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya siapa yang masuk ke dalam kandang domba dengan tidak melalui pintu, tetapi dengan memanjat tembok, ia adalah seorang pencuri dan seorang perampok; tetapi siapa yang masuk melalui pintu, ia adalah gembala domba. Untuk dia penjaga membuka pintu dan domba-domba mendengarkan suaranya dan ia memanggil domba-dombanya masing-masing menurut namanya dan menuntunnya ke luar. Jika semua dombanya telah dibawanya ke luar, ia berjalan di depan mereka dan domba-domba itu mengikuti dia, karena mereka mengenal suaranya. Tetapi seorang asing pasti tidak mereka ikuti, malah mereka lari dari padanya, karena suara orang-orang asing tidak mereka kenal." Itulah yang dikatakan Yesus dalam perumpamaan kepada mereka, tetapi mereka tidak mengerti apa maksudnya Ia berkata demikian kepada mereka. Maka kata Yesus sekali lagi: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Akulah pintu ke domba-domba itu. Semua orang yang datang sebelum Aku, adalah pencuri dan perampok, dan domba-domba itu tidak mendengarkan mereka. Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput. Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.
Renungan
Pintu, Bukan Tembok
Ada dua cara orang masuk ke sebuah rumah. Lewat pintu, atau lewat tembok. Yang lewat pintu menyapa penjaga, dikenal, ditunggu. Yang memanjat tembok pasti punya niat yang tidak beres. Cara masuk selalu membuka maksud hati.
Yesus memakai gambar sederhana ini. "Siapa yang masuk ke dalam kandang domba dengan tidak melalui pintu, tetapi dengan memanjat tembok, ia adalah pencuri." Lalu Ia berkata sesuatu yang mengejutkan tentang diri-Nya: "Akulah pintu." Bukan sekadar gembala, tetapi pintunya. Lewat Dia domba masuk untuk berlindung dan keluar untuk mencari padang. Ia jalan masuk yang aman, sekaligus jalan keluar yang leluasa.
Perhatikan bedanya niat. "Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan." Sebaliknya kata Yesus, "Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan." Ada banyak suara di sekitar kita yang menjanjikan hidup penuh, tetapi diam-diam mengambil: waktu kita, damai kita, keluarga kita. Mereka masuk lewat tembok.
Sang Pintu tidak pernah memaksa dobrak. Ia terbuka, dan menunggu didatangi. Lewat siapa kita membiarkan diri masuk dan keluar setiap hari? Lewat Pintu yang memberi hidup, atau lewat tembok yang menguras?
Yesus, Engkaulah pintu. Biarlah aku masuk dan keluar melalui Engkau, dan menemukan hidup yang berkelimpahan. Amin.
Invitatorium
SENIN IV PAGI
Pembukaan
Ant. Tuhan sungguh bangkit, alleluya.
MAZMUR 94 (95)
Ant. Tuhan sungguh bangkit, alleluya.
Ibadat Bacaan
MADAH
PSALMODI
Ant. 1 Betapa baiknya Allah Israel bagi orang yang berhati murni, alleluya.
Mazmur 73
Mengapa orang baik banyak mengalami kesukaran?
Berbahagialah orang yang tidak kehilangan iman kepada-Ku (Matius 11:6).
Ant. Betapa baiknya Allah Israel bagi orang yang berhati murni, alleluya.
Ant. 2 Tawa mereka akan berubah menjadi tangisan, kegembiraan mereka menjadi duka, alleluya.
Ant. Tawa mereka akan berubah menjadi tangisan, kegembiraan mereka menjadi duka, alleluya.
Ant. 3 Mereka yang menjauh dari-Mu akan binasa; kegembiraanku adalah tetap bersama-Mu, ya Allahku, alleluya.
Ant. Mereka yang menjauh dari-Mu akan binasa; kegembiraanku adalah tetap bersama-Mu, ya Allahku, alleluya.
BACAAN
RESPONSORIUM Wahyu 3:5; Matius 10:22
RESPONSORIUM
DOA PENUTUP
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)
Ibadat Pagi
Madah
Ant.1: Ya Tuhan, limpahkanlah kemurahanMu kepada kami, alleluya.
Mazmur 89 (90)
Ant.1: Ya Tuhan, limpahkanlah kemurahanMu kepada kami, alleluya.
Ant.2: Kegelapan mereka akan Kuubah menjadi terang, alleluya.
Yes 42,10-16
Ant.2: Kegelapan mereka akan Kuubah menjadi terang, alleluya.
Ant.3: Tuhan melakukan semua yang dikehendakiNya, alleluya.
Mazmur 134 (135),1-12
Ant.3: Tuhan melakukan semua yang dikehendakiNya, alleluya.
Bacaan singkat: (Rom 10,8b-10)
Ant.Kidung: Aku ini gembala yang baik. Aku menggembalakan domba-dombaKu. Aku menyerahkan nyawa untuk domba-dombaKu, alleluya.
KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)
Ant.Kidung: Aku ini gembala yang baik. Aku menggembalakan domba-dombaKu. Aku menyerahkan nyawa untuk domba-dombaKu, alleluya.
Doa Permohonan
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pembukaan
Madah
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
SENIN IV SIANG
Madah
Ant.1: Teguhkanlah langkahku sesuai dengan janjiMu, ya Tuhan, alleluya.
Mazmur 118 (119),129-136
Ant.1: Teguhkanlah langkahku sesuai dengan janjiMu, ya Tuhan, alleluya.
Ant.2: Hanya ada satu yang membuat hukum dan menjadi hakim. Siapakah engkau, sehingga engkau mau menghakimi sesamamu? Alleluya
Mazmur 81 (82)
Ant.2: Hanya ada satu yang membuat hukum dan menjadi hakim. Siapakah engkau, sehingga engkau mau menghakimi sesamamu? Alleluya.
Ant.3: Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku, alleluya.
Mazmur 119 (120)
Ant.3: Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku, alleluya.
Bacaan singkat: (Kol 2,9101.12)
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pembukaan
Madah
Doa Penutup
Ibadat Sore
SENIN IV SORE
Madah
Ant.1: Barang siapa bersatu dengan Kristus, menjadi ciptaan baru, alleluya.
Mazmur 135 (136) - I
Ant.1: Barang siapa bersatu dengan Kristus, menjadi ciptaan baru, alleluya.
Ant.2: Marilah kita mengasihi Allah, sebab Ia lebih dahulu mengasihi kita, alleluya.
Mazmur 135 (136) - II
Ant.2: Marilah kita mengasihi Allah, sebab Ia lebih dahulu mengasihi kita, alleluya.
Ant.3: Dari kelimpahan Kristus kita semua menerima rahmat demi rahmat, alleluya.
Ef 1,3-10
Ant.3: Dari kelimpahan Kristus kita semua menerima rahmat demi rahmat, alleluya.
Bacaan singkat: (Ibr 8,1b-3a)
Ant.Kidung: Masih ada domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini. Mereka juga harus Kutuntun, dan mereka akan mendengar suaraKu. Maka hanya akan ada satu kawanan dan satu gembala, alleluya.
KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)
Ant.Kidung: Masih ada domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini. Mereka juga harus Kutuntun, dan mereka akan mendengar suaraKu. Maka hanya akan ada satu kawanan dan satu gembala, alleluya.
Doa Permohonan
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
IBADAT PENUTUP - SENIN
Doa Tobat
Madah
Ant: Tuhan, Engkau sabar dan penuh kasih setia.
Mazmur 85 (86)
Ant: Tuhan, Engkau sabar dan penuh kasih setia.
Bacaan singkat (1Tes 5,9-10)
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon:
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santo-Santa
Santo Aloysius Rabata
Martir dan Biarawan
Sesaat sebelum menghembuskan nafasnya yang terakhir, biarawan Karmelit Italia ini masih mengampuni penyerang yang memukulinya sampai mati
Santo Benediktus II
Paus
Hari kelahiran Benediktus tidak diketahui dengan pasti. Namun diketahui bahwa ia adalah warga kota Roma dan dikenal luas oleh umat sebagai seorang ahli Kitab Suci. Setelah tabhisan imamatnya, ia melayani Paus Agatho (678-681) dan Paus Leo II (682-683).
Sepeninggal Paus Leo II, Benediktus terpilih menjadi pengganti pada tahun 683. Namun penobatannya sebagai Paus, baru terlaksana pada tanggal 26 Juni 684 ketika kaisar Konstantinus IV memberi persetujuaan dan restunya. Dalam masa kepemimpinannya, Benediktus berusaha membujuk dan meyakinkan kaisar agar sedikit melunakkan sikapnya dalam memberi restu dan pengesahan bagi para calon Paus. Sedangkan restu imam-imam dan umat seluruhnya dimintai seperlunya.
Kecuali itu, ia dengan keras melancarkan perlawanan terhadap ajaran sesat Monothelithisme, yang mengajarkan bahwa Kristus hanya memiliki satu kemauan dan kehendak, yakni kehendak dan kemauan Ilahi.
Ia dikenal sebagai seorang Paus yang memperhatikan kelestarian gedung-gedung gereja dan menaruh keprihatinan besar kepada kehidupan umatnya teristimewa yang miskin dan melarat. Ia memperbaiki gedung-gedung gereja yang ada di Roma dan giat melakukan karya-karya cinta kasih. Ia meninggal dunia pada tanggal 8 Mei 685 dan dikuburkan di Basilika Santo Petrus di Roma.
Santo Bonifasius
Paus dan Pengaku Iman
Bonifasius lahir di Valeria, Italia. Beliau adalah anak seorang dokter. Pada masa kePausan Gregorius I (590-604) dia ditabhiskan menjadi diakon di Roma.
Pada tanggal 25 Agustus 608, Bonifasius terpilih menjadi Paus dan memimpin gereja hingga kematiannya pada tanggal 8 Mei 615. Selama masa kePausannya, Bonifasius memperoleh izin dari Kaisar Roma, Phocas (602-610) untuk merombak Pantheon, sebuah kuil kafir menjadi gereja untuk kepentingan ibadat gereja. Gereja ini dipersembahkan kepada perlindungan Bunda Maria dan para martir kudus. Untuk itu ia mengambil banyak relikiu para kudus dari katakombe-katakombe dan menempatkan di bawah kaki altar gereja itu.