Minggu, 19 Maret 2028

Hari Minggu Prapaskah III

Hari Raya

Bacaan Misa

Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.

Bacaan Pertama 2 Samuel 7:4-5a,12-14a,16

Tetapi pada malam itu juga datanglah firman TUHAN kepada Natan, demikian: "Pergilah, katakanlah kepada hamba-Ku Daud: Beginilah firman TUHAN: Masakan engkau yang mendirikan rumah bagi-Ku untuk Kudiami? Apabila umurmu sudah genap dan engkau telah mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangmu, maka Aku akan membangkitkan keturunanmu yang kemudian, anak kandungmu, dan Aku akan mengokohkan kerajaannya. Dialah yang akan mendirikan rumah bagi nama-Ku dan Aku akan mengokohkan takhta kerajaannya untuk selama-lamanya. Aku akan menjadi Bapanya, dan ia akan menjadi anak-Ku. Apabila ia melakukan kesalahan, maka Aku akan menghukum dia dengan rotan yang dipakai orang dan dengan pukulan yang diberikan anak-anak manusia. Keluarga dan kerajaanmu akan kokoh untuk selama-lamanya di hadapan-Ku, takhtamu akan kokoh untuk selama-lamanya."

Mazmur Tanggapan Mazmur 89:2-5,27,29

(89-3) Sebab kasih setia-Mu dibangun untuk selama-lamanya; kesetiaan-Mu tegak seperti langit.
(89-4) Engkau telah berkata: "Telah Kuikat perjanjian dengan orang pilihan-Ku, Aku telah bersumpah kepada Daud, hamba-Ku:
(89-5) Untuk selama-lamanya Aku hendak menegakkan anak cucumu, dan membangun takhtamu turun-temurun." Sela
(89-6) Sebab itu langit bersyukur karena keajaiban-keajaiban-Mu, ya TUHAN, bahkan karena kesetiaan-Mu di antara jemaah orang-orang kudus.
(89-28) Akupun juga akan mengangkat dia menjadi anak sulung, menjadi yang mahatinggi di antara raja-raja bumi.
(89-30) Aku menjamin akan adanya anak cucunya sampai selama-lamanya, dan takhtanya seumur langit.

Bacaan Kedua Roma 4:13,16-18,22

Sebab bukan karena hukum Taurat telah diberikan janji kepada Abraham dan keturunannya, bahwa ia akan memiliki dunia, tetapi karena kebenaran, berdasarkan iman. Karena itulah kebenaran berdasarkan iman supaya merupakan kasih karunia, sehingga janji itu berlaku bagi semua keturunan Abraham, bukan hanya bagi mereka yang hidup dari hukum Taurat, tetapi juga bagi mereka yang hidup dari iman Abraham. Sebab Abraham adalah bapa kita semua, -- seperti ada tertulis: "Engkau telah Kutetapkan menjadi bapa banyak bangsa" --di hadapan Allah yang kepada-Nya ia percaya, yaitu Allah yang menghidupkan orang mati dan yang menjadikan dengan firman-Nya apa yang tidak ada menjadi ada. Sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham berharap juga dan percaya, bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa, menurut yang telah difirmankan: "Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu." Karena itu hal ini diperhitungkan kepadanya sebagai kebenaran.

Bacaan Injil Matius 1:16,18-21,24a

Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus. Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri. Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam. Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus. Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka." Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai isterinya,

Renungan

Bapak yang Tidak Banyak Bicara

Hampir setiap keluarga mengenal sosok ini: bapak yang irit kata. Ditanya panjang, jawabnya pendek. Tidak pandai mengungkapkan sayang lewat kalimat. Tetapi sepeda yang rusak diam-diam sudah betul lagi paginya, dan uang sekolah entah bagaimana selalu ada. Kasihnya tidak terdengar, hanya terlihat.

Di tengah jalan Prapaskah ini, bersama seluruh Gereja, kita menatap sosok semacam itu: Yusuf, suami Maria. Injil hari ini menceritakan saat paling sulit dalam hidupnya. Tunangannya mengandung, dan ia tahu anak itu bukan anaknya. Hukum memberinya hak mempermalukan Maria di muka umum. Yusuf memilih jalan lain: menceraikannya diam-diam, melindungi nama perempuan itu bahkan ketika merasa dikhianati. Sebelum mengetahui rencana Allah pun, ia sudah memilih belas kasih.

Lalu malaikat datang dalam mimpi: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu." Dan inilah yang menakjubkan dari Yusuf: sesudah bangun dari tidurnya, ia berbuat seperti yang diperintahkan malaikat. Tidak ada dialog. Tidak ada tawar-menawar. Seluruh Injil tidak merekam satu pun kalimat dari mulutnya. Jawaban Yusuf selalu berbentuk perbuatan: ia mengambil Maria, ia menamai Anak itu, ia bekerja, ia menjaga.

Bacaan pertama membentangkan latar janji itu. Kepada Daud, Allah berjanji membangkitkan keturunan yang takhtanya kokoh untuk selama-lamanya. Janji itu menempuh jalan seribu tahun dan tiba di sebuah rumah tukang kayu di Nazaret. Sungguh mencengangkan cara Allah bekerja: janji sebesar itu digenapi lewat ketaatan seorang bapak sederhana yang bersedia mengubah seluruh rencana hidupnya karena satu mimpi.

Paulus dalam bacaan kedua memuji iman Abraham, yang sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, berharap juga dan percaya. Yusuf mewarisi iman yang sama. Percaya ketika keadaan tidak masuk akal. Taat ketika penjelasan belum lengkap. Bekerja dalam senyap ketika tidak seorang pun bertepuk tangan.

Zaman kita gaduh oleh orang yang berebut ingin didengar. Yusuf memberi kesaksian sebaliknya: kebesaran yang tidak membutuhkan pengeras suara. Allah rupanya sangat bisa bekerja lewat orang-orang pendiam yang setia.

Barangkali panggilan kita pekan ini sederhana: meniru Yusuf. Lebih sedikit berkomentar, lebih banyak mengerjakan. Melindungi nama baik orang alih-alih menyebarkan aibnya. Dan bila kehendak Allah datang mengubah rencana kita: bangun, lalu lakukan.

Santo Yusuf, bapak yang setia dalam diam, doakanlah kami. Tuhan, ajarilah aku mengasihi lewat perbuatan dan taat tanpa banyak tanya, seperti Yusuf. Amin.

Invitatorium

MINGGU III PAGI

Pembukaan

Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku."

Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.

Ibadat Bacaan

Ibadat Bacaan untuk Hari Minggu Prapaskah III

Ya Allah, datanglah menolong aku.

Tuhan, bersegeralah menolong aku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

MADAH

1. Ya Allah Bapa, pujian dan kemuliaan

Anak-anak-Mu datang bernyanyi.

Kebaikan dan damai bagi umat manusia.

Karunia-karunia yang dibawa kerajaan-Mu.
Refrain:

Ya Tritunggal Mahakudus.

Kesatuan yang tak terbagi;

Allah Kudus, Allah Perkasa.

Allah Abadi, disembah.
2. Dan Engkau, Tuhan Kekal,

Putra tunggal Allah;

Ya Yesus, Raja yang diurapi.

Engkau telah memenangkan penebusan.
Refrain:

Ya Tritunggal Mahakudus.

Kesatuan yang tak terbagi;

Allah Kudus, Allah Perkasa.

Allah Abadi, disembah.
3. Ya Roh Kudus, Pencipta

Karunia Allah Yang Mahatinggi;

Hidup, kasih, dan hikmat kudus,

Kelemahan kami kini penuhilah.
Refrain:

Ya Tritunggal Mahakudus.

Kesatuan yang tak terbagi;

Allah Kudus, Allah Perkasa.

Allah Abadi, disembah.

PSALMODI

Ant. 1 Hari demi hari aku akan memuji Engkau, ya Tuhan.

Mazmur 145

Pujian atas keagungan Allah

Tuhan, Engkaulah Yang Adil, yang ada dan yang akan ada (Wahyu 16:5).

I
Aku akan memuliakan Engkau, ya Allah Rajaku,

Aku akan memberkati nama-Mu selama-lamanya.
Aku akan memberkati Engkau hari demi hari

dan memuji nama-Mu selama-lamanya.

Tuhan itu agung, sangat patut dipuji,

keagungan-Nya tak terukur.
Turun-temurun akan mewartakan karya-Mu,

akan menyatakan perbuatan-perbuatan-Mu yang perkasa,

akan berbicara tentang kemegahan dan kemuliaan-Mu,

menceritakan kisah karya-karya-Mu yang ajaib.
Mereka akan berbicara tentang perbuatan-perbuatan-Mu yang dahsyat,

menceritakan keagungan dan kekuatan-Mu.

Mereka akan mengingat kebaikan-Mu yang melimpah;

turun-temurun akan menyuarakan keadilan-Mu.
Tuhan itu baik dan penuh belas kasihan,

lambat marah, berlimpah kasih.

Betapa baiknya Tuhan bagi semua,

berbelas kasihan kepada semua makhluk-Nya.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Hari demi hari aku akan memuji Engkau, ya Tuhan.

Ant. 2 Kerajaan-Mu, ya Tuhan, adalah kerajaan yang kekal.

II
Semua makhluk-Mu akan bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan,

dan sahabat-sahabat-Mu akan mengulang berkat mereka.

Mereka akan berbicara tentang kemuliaan pemerintahan-Mu

dan menyatakan kekuatan-Mu, ya Allah,
untuk memberitakan kepada manusia perbuatan-perbuatan-Mu yang perkasa

dan kemegahan mulia pemerintahan-Mu.

Kerajaan-Mu adalah kerajaan yang kekal;

pemerintahan-Mu berlangsung dari zaman ke zaman.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Kerajaan-Mu, ya Tuhan, adalah kerajaan yang kekal.

Ant. 3 Tuhan setia dalam segala firman-Nya dan penuh kasih dalam segala perbuatan-Nya.

III
Tuhan setia dalam segala firman-Nya

dan penuh kasih dalam segala perbuatan-Nya.

Tuhan menopang semua yang jatuh

dan mengangkat semua yang tertunduk.
Mata semua makhluk memandang kepada-Mu

dan Engkau memberi mereka makanan pada waktunya.

Engkau membuka tangan-Mu lebar-lebar,

memenuhi keinginan semua yang hidup.
Tuhan adil dalam segala jalan-Nya

dan penuh kasih dalam segala perbuatan-Nya.

Ia dekat kepada semua yang memanggil-Nya,

yang memanggil-Nya dari hati mereka.
Ia memenuhi keinginan orang-orang yang takut akan Dia,

Ia mendengar seruan mereka dan menyelamatkan mereka.

Tuhan melindungi semua yang mengasihi-Nya;

tetapi orang fasik akan Ia binasakan sama sekali.
Biarlah aku mengucapkan pujian Tuhan,

biarlah seluruh umat manusia memberkati nama-Nya yang kudus

selama-lamanya, untuk selama-lamanya.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Tuhan, dekatlah kepada semua yang memanggil-Mu dalam kebenaran dan tingkatkanlah pengabdian orang-orang yang menghormati Engkau. Dengarkanlah doa-doa mereka dan selamatkanlah mereka agar mereka selalu mengasihi dan memuji nama-Mu yang kudus.

Ant. Tuhan setia dalam segala firman-Nya dan penuh kasih dalam segala perbuatan-Nya.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Tuhan akan memberinya makan roti hidup dan pengertian.

Dan memberinya minum air hikmat.

BACAAN

Bacaan Pertama

Dari Kitab Keluaran

22:20—23:9

Hukum tentang orang asing dan orang miskin (Kitab Perjanjian)
Demikianlah firman Tuhan:
“Siapa yang mempersembahkan kurban kepada allah lain, kecuali kepada Tuhan saja, haruslah dibinasakan.
“Janganlah kamu menganiaya atau menindas orang asing, sebab kamu pun dahulu adalah orang asing di tanah Mesir. Janganlah kamu menyakiti janda atau anak yatim. Jika kamu menyakiti mereka dan mereka berseru kepada-Ku, pastilah Aku akan mendengar seruan mereka. Murka-Ku akan menyala, dan Aku akan membunuh kamu dengan pedang; maka istri-istrimu akan menjadi janda, dan anak-anakmu yatim piatu.
“Jika kamu meminjamkan uang kepada salah seorang tetanggamu yang miskin di antara umat-Ku, janganlah kamu bertindak seperti pemeras terhadapnya dengan menuntut bunga darinya.
“Jika kamu mengambil jubah tetanggamu sebagai jaminan, kamu harus mengembalikannya kepadanya sebelum matahari terbenam; sebab jubahnya itu adalah satu-satunya penutup tubuhnya. Apa lagi yang dimilikinya untuk tidur? Jika ia berseru kepada-Ku, Aku akan mendengarnya; sebab Aku berbelas kasihan.
“Janganlah kamu menghujat Allah, atau mengutuk seorang pemimpin bangsamu.
“Janganlah kamu menunda persembahan hasil panenmu dan hasil perasanmu. Kamu harus memberikan kepadaku anak sulung dari anak-anakmu. Kamu harus melakukan hal yang sama dengan lembu-lembu dan domba-dombamu; selama tujuh hari anak sulung boleh tinggal bersama induknya, tetapi pada hari kedelapan kamu harus memberikannya kepadaku.
“Kamu harus menjadi orang-orang yang kudus bagi-Ku. Daging yang terkoyak-koyak di padang janganlah kamu makan; buanglah itu kepada anjing.
“Janganlah kamu menyebarkan kabar bohong. Janganlah kamu bergabung dengan orang fasik dalam menempatkan tanganmu, sebagai saksi yang tidak adil, atas siapa pun. Jangan pula kamu mengemukakan contoh banyak orang sebagai alasan untuk berbuat salah, jangan pula kamu, ketika bersaksi dalam suatu perkara hukum, memihak banyak orang dalam memutarbalikkan keadilan. Janganlah kamu memihak orang miskin dalam perkaranya.
“Apabila kamu menemukan lembu atau keledai musuhmu tersesat, pastikanlah itu dikembalikan kepadanya. Apabila kamu melihat keledai orang yang membencimu tergeletak di bawah bebannya, jangan sekali-kali meninggalkannya; bantulah dia, sebaliknya, untuk mengangkatnya.
“Janganlah kamu menolak hak salah seorang sesamamu yang membutuhkan dalam perkaranya.
“Jauhilah segala sesuatu yang tidak jujur. Orang yang tidak bersalah dan orang yang benar janganlah kamu bunuh, jangan pula kamu membebaskan orang yang bersalah. Jangan sekali-kali menerima suap, sebab suap membutakan bahkan orang yang paling jeli dan memutarbalikkan perkataan bahkan orang yang benar.
“Janganlah kamu menindas orang asing; kamu tahu benar bagaimana rasanya menjadi orang asing, karena kamu pun dahulu adalah orang asing di tanah Mesir.”

RESPONSORIUM Mazmur 82:3-4; lihat Yakobus 2:5

Berikanlah keadilan kepada yang lemah dan yatim piatu, belalah yang tertindas dan yang miskin.

Selamatkanlah yang lemah dan miskin, dan lepaskanlah mereka dari cengkeraman orang fasik.
Allah memilih orang-orang miskin di dunia ini untuk menjadi kaya dalam iman; Ia telah memberikan kepada mereka kerajaan-Nya sebagai warisan mereka.

Selamatkanlah yang lemah dan miskin, dan lepaskanlah mereka dari cengkeraman orang fasik.
Bacaan Kedua

Dari risalah tentang Yohanes oleh Santo Agustinus, uskup

Seorang wanita Samaria datang menimba air
Seorang wanita datang. Ia adalah lambang Gereja yang belum dibenarkan tetapi akan dibenarkan. Kebenaran mengikuti dari percakapan. Ia datang dalam ketidaktahuan, ia menemukan Kristus, dan Ia memulai percakapan dengannya. Mari kita lihat tentang apa itu, mari kita lihat mengapa seorang wanita Samaria datang menimba air. Orang-orang Samaria bukan bagian dari bangsa Yahudi: mereka adalah orang asing. Fakta bahwa ia berasal dari bangsa asing adalah bagian dari makna simbolis, karena ia adalah lambang Gereja. Gereja akan datang dari bangsa-bangsa lain, dari ras yang berbeda dari orang Yahudi.
Kita harus kemudian mengenali diri kita dalam perkataan dan pribadinya, dan bersamanya mengucapkan syukur kita sendiri kepada Allah. Ia adalah lambang, bukan kenyataan; ia melambangkan kenyataan, dan kenyataan itu terwujud. Ia menemukan iman dalam Kristus, yang menggunakannya sebagai lambang untuk mengajar kita apa yang akan datang. Ia datang kemudian untuk menimba air. Ia hanya datang untuk menimba air, dengan cara biasa seorang pria atau wanita.
Yesus berkata kepadanya: Berilah Aku minum. Sebab murid-murid-Nya telah pergi ke kota untuk membeli makanan. Maka wanita Samaria itu berkata kepada-Nya: Bagaimana mungkin Engkau, meskipun seorang Yahudi, meminta Aku minum, padahal Aku seorang wanita Samaria? Sebab orang Yahudi tidak bergaul dengan orang Samaria.
Orang-orang Samaria adalah orang asing; orang Yahudi tidak pernah menggunakan perkakas mereka. Wanita itu membawa timba untuk menimba air. Ia terkejut bahwa seorang Yahudi meminta air minum kepadanya, sesuatu yang tidak akan dilakukan orang Yahudi. Tetapi yang meminta air minum itu haus akan imannya.
Dengarkan sekarang dan pelajarilah siapa yang meminta minum. Yesus menjawabnya dan berkata: Jika engkau tahu karunia Allah, dan siapa yang berkata kepadamu, “Berilah Aku minum,” mungkin engkau akan meminta kepada-Nya dan Ia akan memberimu air hidup.
Ia meminta minum, dan Ia menjanjikan minum. Ia membutuhkan, sebagai seseorang yang berharap menerima, namun Ia kaya, sebagai seseorang yang akan memuaskan dahaga orang lain. Ia berkata: Jika engkau tahu karunia Allah. Karunia Allah adalah Roh Kudus. Tetapi Ia masih menggunakan bahasa terselubung saat Ia berbicara kepada wanita itu dan secara bertahap masuk ke dalam hatinya. Atau apakah Ia sudah mengajarinya? Apa yang bisa lebih lembut dan baik daripada dorongan yang Ia berikan? Jika engkau tahu karunia Allah, dan siapa yang berkata kepadamu, “Berilah Aku minum,” mungkin engkau akan meminta dan Ia akan memberimu air hidup.
Apakah air ini yang akan Ia berikan jika bukan air yang disebutkan dalam Kitab Suci: Pada-Mu ada sumber kehidupan? Bagaimana mungkin mereka yang akan minum banyak dari kelimpahan di rumah-Mu merasa haus?
Ia menjanjikan Roh Kudus dalam kelimpahan yang memuaskan. Wanita itu belum mengerti. Dalam kegagalannya memahami makna-Nya, apa jawabannya? Wanita itu berkata kepada-Nya, Tuan, berikanlah aku minuman ini, agar aku tidak merasa haus atau datang ke sini untuk menimba air. Kebutuhannya memaksanya melakukan pekerjaan ini, kelemahannya menghindarinya. Seandainya saja ia bisa mendengar kata-kata itu: Datanglah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, dan Aku akan menyegarkanmu. Yesus mengatakan ini kepadanya, agar pekerjaannya dapat berakhir; tetapi ia belum dapat mengerti.

RESPONSORIUM Yohanes 7:37-39; 4:13

Yesus berseru: Jika ada yang haus, biarlah ia datang kepada-Ku dan minum. Aliran air hidup akan mengalir dari hati siapa pun yang percaya kepada-Ku.

Ia berbicara tentang Roh yang akan diterima oleh orang-orang yang percaya kepada-Nya.
Siapa pun yang minum air yang akan Kuberikan tidak akan haus lagi.

Ia berbicara tentang Roh yang akan diterima oleh orang-orang yang percaya kepada-Nya.

TE DEUM

Engkau adalah Allah: kami memuji-Mu;

Engkau adalah Tuhan: kami memuliakan-Mu;

Engkau adalah Bapa yang kekal:

Seluruh ciptaan menyembah-Mu.
Kepada-Mu semua malaikat, semua kekuatan surga,

Kerubim dan Serafim, bernyanyi dalam pujian tak berkesudahan:

Kudus, kudus, kudus, Tuhan, Allah semesta alam,

langit dan bumi penuh kemuliaan-Mu.
Persekutuan para rasul yang mulia memuji-Mu.

Persekutuan para nabi yang luhur memuji-Mu.

Pasukan martir berjubah putih memuji-Mu.
Di seluruh dunia Gereja kudus memuliakan-Mu:

Bapa, yang keagungan-Nya tak terbatas,

Putra-Mu yang sejati dan tunggal, layak disembah,

dan Roh Kudus, pembela dan pembimbing.
Engkau, Kristus, adalah Raja kemuliaan,

Putra Bapa yang kekal.
Ketika Engkau menjadi manusia untuk membebaskan kami

Engkau tidak menolak rahim Perawan.
Engkau mengalahkan sengat maut,

dan membuka kerajaan surga bagi semua orang percaya.
Engkau duduk di tangan kanan Allah dalam kemuliaan.

Kami percaya bahwa Engkau akan datang, dan menjadi hakim kami.
Datanglah, ya Tuhan, dan tolonglah umat-Mu,

yang telah Engkau beli dengan harga darah-Mu sendiri,

dan bawalah kami bersama para kudus-Mu

ke kemuliaan abadi.
Selamatkanlah umat-Mu, ya Tuhan, dan berkatilah warisan-Mu.

Pimpin dan teguhkanlah mereka sekarang dan selalu.
Hari demi hari kami memuji-Mu.

Kami memuji nama-Mu selama-lamanya.
Jagalah kami hari ini, ya Tuhan, dari segala dosa.

Kasihanilah kami, ya Tuhan, kasihanilah.
Tuhan, tunjukkanlah kasih dan belas kasihan-Mu kepada kami,

karena kami telah menaruh kepercayaan kami kepada-Mu.
Dalam Engkau, ya Tuhan, adalah harapan kami:

Dan kami tidak akan pernah berharap dengan sia-sia.

DOA PENUTUP

Ya Allah,

sumber segala belas kasihan dan segala kebaikan,

yang dalam puasa, doa, dan sedekah

telah menunjukkan kepada kami obat untuk dosa,

pandanglah dengan murah hati pengakuan kerendahan hati kami ini,

agar kami, yang tertunduk oleh hati nurani kami,

selalu diangkat oleh belas kasihan-Mu.

Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

MADAH

Kami menghadap padaMu
Allah yang baik selalu
Hati kami hancur luluh
Kami menangis mengaduh.

Kami sungguh menyadari
Kedosaan diri kami
Namun kami tetap ingat
Akan Dikau sumber rahmat.

Ampunilah dosa kami
Yang sudah kami sesali
Semoga berkat restuMu
Kani bertobat selalu.

Kami mohon pada Tuhan
S'moga masa persiapan
Yang kami langsungkan ini
Kaulimpahi rahmat suci. Amin.

Ant.1: KesaksianMu sangat teguh, ya Tuhan, melebihi suara ombak samudera.

Mazmur 92 (93)

Tuhan meraja, berpakaian kemuliaan,*
dan kejayaan ikat pinggangNya.

Bumi Kaualaskan dengan kokoh tak tergoyangkan,+
takhtaMu teguh sejak dahulu,*
dari sediakala Engkau ada.

Air pasang meningkat, ya Tuhan,+
air pasang meningkatkan suaranya,*
air pasang meningkatkan deru geloranya.

Namun Tuhan dahsyat melebihi deru air pasang,+
hebat melebihi empasan samudera,*
agung melebihi angkasa raya.

TakhtaMu diteguhkan dari sediakala, ya Tuhan,*
rumahMu menggemakan pujian para kudus, untuk selama-lamanya.

Ant.1: KesaksianMu sangat teguh, ya Tuhan, melebihi suara ombak samudera.

Ant.2: Pujilah Tuhan, segala mata air, pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Dan 3,57-88.56

Pujilah Tuhan, segala karya Tuhan,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, semua malaikat Tuhan,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan seluruh isi surga,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, segala air di atas langit,*
angkasa raya Tuhan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, matahari dan bulan,*
segala bintang di langit, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, hujan dan embun,*
angin dan taufan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, api dan panas-terik,*
hawa sejuk dan dingin, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, kabut dan gerimis,*
halilintar dan awan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, siang dan malam,*
terang dan gelap, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, seluruh bumi,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, gunung dan bukit,*
segala yang tumbuh di bumi, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala mata air,*
lautan dan sungai, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala yang hidup di dalam air,*
unggas di udara, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, binatang buas dan jinak,*
semua manusia, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, umat Israel,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, para Imam,*
semua pelayanNya, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, orang yang takwa,*
semua yang suci dan rendah hati, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, Ananya, Azarya dan Misael,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Marilah kita memuji Bapa, Putera dan Roh kudus,*
memuji dan meluhurkan Dia selama-lamanya.

Kidung ini tidak ditutup dengan 'Kemuliaan'.

Ant.2: Pujilah Tuhan, segala mata air, pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Ant.3: Semua raja dunia dan segala bangsa pujilah Tuhan.

Mazmur 148

Pujilah Tuhan dari surga,*
pujilah Dia di angkasa raya!

Pujilah Tuhan, semua malaikatNya,*
pujilah Dia, seluruh bala tentaraNya!

Pujilah Tuhan, matahari dan bulan,*
pujilah Dia, segala bintang yang gemerlapan!

Pujilah Tuhan, langit yang tertinggi,*
dan segala air di atas langit!

Hendaknya semua memuji nama Tuhan;*
Tuhan memberi perintah, maka terciptalah semuanya.

Tuhan menempatkan mereka untuk selama-lamanya,*
ketetapan Tuhan senantiasa berlaku.

Pujilah Tuhan di bumi,*
naga lautan dan segenap samudera raya,

api dan hujan es, salju dan kabut,*
angin badai, yang melaksanakan firmanNya.

Pujilah Tuhan, gunung-gemunung dan segala bukit,*
pohon buah dan segala pohon kayu,

binatang liar dan segala ternak,*
binatang melata dan burung bersayap.

Pujilah Tuhan, para raja di bumi dan segala bangsa,*
para penguasa dan segala suku di dunia;

para memuda dan pemudi,*
kaum tua berserta anak-anak.

Hendaknya mereka memuji nama Tuhan;*
sebab hanya nama Tuhanlah tinggi luhur.

Walaupun kemegahanNya mengatasi langit dan bumi,*
namun Tuhna sudi meningkatkan kekuatan bangsaNya.

Pujilah Tuhan, semua sahabatNya,*
hai Israel, umat yang dekat padaNya.

Ant.3: Semua raja dunia dan segala bangsa pujilah Tuhan.

Bacaan Singkat: (Lh. Neh 8,9.10)

Hari ini dibaktikan kepada Tuhan Allah kita. Jangan berdukacita dan jangan menangis. Sebab hari ini suci bagi Tuhan. Maka janganlah bersusah hati, karena sukacita Tuhan menguatkan kita.

Lagu Singkat:
P: Kristus, Putera Allah yang hidup,* Kasihanilah kami. U: Kristus. P: HatiMu hancur luluh karena kedurhakaan kami. U: Kasihanilah kami. P: Kemuliaan. U: Kristus.

Ant.Kidung: Rombaklah bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali. Yang dimaksudkan Tuhan ialah tubuhNya sendiri.

KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan;*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Rombaklah bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali. Yang dimaksudkan Tuhan ialah tubuhNya sendiri.

Doa Permohonan:

Penebus kita telah menganugerahkan masa keselamatan ini kepada kita. Marilah kita memuji Dia dan berkata:
U: Perbaharuilah semangat kami, ya Tuhan.
P: Ya Kristus, kehidupan kami, kami telah dikuburkan bersama Engkau dalam pembaptisan dan dibangkitkan kepada kehidupan baru,* semoga kami pada hari ini berlaku sesuai dengan hidup baru itu.
P: Tuhan, Engkau telah berbuat baik kepada semua orang,* semoga kamipun selalu memperhatikan kepentingan umum.
P: Semoga kami sehati sejiwa membangun masyarakat kami di dunia,* dan sekaligus mengharapkan persatuan dengan umat suciMu di surga.
P: Berilah kami kekuatan jiwa dan raga, sembuhkanlah luka hati kami,* agar kami dapat mengejar kesucian berkat bantuanMu.

Bapa Kami

Doa Penutup:

Tuhan mahabaik dan maharahim, Engkau telah mengatakan, bahwa dosa dapat disembuhkan dengan puasa, doa dan amal. Terimalah pengakuan dosa kami dan tegakkanlah kami yang tertindih oleh beban dosa kami. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup ...

Ibadat Sebelum Tengah Hari

MINGGU — Prapaskah — IBADAT SEBELUM TENGAH HARI (Tertia)

Pembukaan

Ya Allah, bersegeralah menolong aku.
Tuhan, perhatikanlah hambaMu.
Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Mazmur 120 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Dalam kesesakanku aku berseru kepada TUHAN dan Ia menjawab aku:
2 "Ya TUHAN, lepaskanlah aku dari pada bibir dusta, dari pada lidah penipu."
3 Apakah yang diberikan kepadamu dan apakah yang ditambahkan kepadamu, hai lidah penipu?
4 Panah-panah yang tajam dari pahlawan dan bara kayu arar.
5 Celakalah aku, karena harus tinggal sebagai orang asing di Mesekh, karena harus diam di antara kemah-kemah Kedar!
6 Cukup lama aku tinggal bersama-sama dengan orang-orang yang membenci perdamaian.
7 Aku ini suka perdamaian, tetapi apabila aku berbicara, maka mereka menghendaki perang.

Mazmur 121 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung; dari manakah akan datang pertolonganku?
2 Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi.
3 Ia takkan membiarkan kakimu goyah, Penjagamu tidak akan terlelap.
4 Sesungguhnya tidak terlelap dan tidak tertidur Penjaga Israel.
5 Tuhanlah Penjagamu, Tuhanlah naunganmu di sebelah tangan kananmu.
6 Matahari tidak menyakiti engkau pada waktu siang, atau bulan pada waktu malam.
7 TUHAN akan menjaga engkau terhadap segala kecelakaan; Ia akan menjaga nyawamu.
8 TUHAN akan menjaga keluar masukmu, dari sekarang sampai selama-lamanya.

Mazmur 122 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah Daud. Aku bersukacita, ketika dikatakan orang kepadaku: "Mari kita pergi ke rumah TUHAN."
2 Sekarang kaki kami berdiri di pintu gerbangmu, hai Yerusalem.
3 Hai Yerusalem, yang telah didirikan sebagai kota yang bersambung rapat,
4 ke mana suku-suku berziarah, yakni suku-suku TUHAN, untuk bersyukur kepada nama TUHAN sesuai dengan peraturan bagi Israel.
5 Sebab di sanalah ditaruh kursi-kursi pengadilan, kursi-kursi milik keluarga raja Daud.
6 Berdoalah untuk kesejahteraan Yerusalem: "Biarlah orang-orang yang mencintaimu mendapat sentosa.
7 Biarlah kesejahteraan ada di lingkungan tembokmu, dan sentosa di dalam purimu!"
8 Oleh karena saudara-saudaraku dan teman-temanku aku hendak mengucapkan: "Semoga kesejahteraan ada di dalammu!"
9 Oleh karena rumah TUHAN, Allah kita, aku hendak mencari kebaikan bagimu.

Bacaan Singkat (1 Thess 4, 1. 7)
1 Akhirnya, saudara-saudara, kami minta dan nasihatkan kamu dalam Tuhan Yesus: Kamu telah mendengar dari kami bagaimana kamu harus hidup supaya berkenan kepada Allah. Hal itu memang telah kamu turuti, tetapi baiklah kamu melakukannya lebih bersungguh-sungguh lagi. 7 Allah memanggil kita bukan untuk melakukan apa yang cemar, melainkan apa yang kudus.

Ayat Singkat
P. Ciptakanlah hati yang murni dalam diriku, ya Allah.
U. Dan perbaharuilah semangat yang teguh dalam batinku.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

MINGGU III SIANG

Madah

Ya Roh kudus sumber cinta
Serta Bapa dan Putera
Datanglah di tengah kami
Membawa hidup Ilahi

Gerakkanlah hati kami
Agar giat penuh bakti
Menyanyikan lagu puji
Mengamalkan cinta suci

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putera dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant.1: Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan, Ia menjawab aku.

Mazmur 117 (118)

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah Israel berkata:*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah kaum Harun berkata:*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah orang yang takwa berkata:*
kekal abadi kasih setiaNya.

Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan,*
Ia menjawab dan melegakan daku.

Tuhan di pihakku, aku tidak takut,*
Apa yang dapat dilakukan manusia terhadapku?

Tuhan di pihakku, Ia penolongku,*
Aku melihat pembenciku tersipu-sipu.

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*
dari pada percaya kepada manusia.

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*
dari pada percaya kepada bangsawan.

Ant.1: Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan, Ia menjawab aku.

Ant.2: Tuhan bertindak dengan tangan Kuat.

Segala bangsa mengepung aku,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Mereka mengepung aku rapat-rapat,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Mereka mengepung aku seperti lebah,+
seperti nyala api yang menjilat-jilat,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Aku didesak-desak sampai terjatuh,*
tetapi Tuhan menolong aku.

Tuhanlah kekuatan dan pelindungku,*
Dialah kemenanganku

Suara gembira dan sorak-sorai,*
terdengar di perkemahan para pemenang.

"Tuhan bertindak dengan tangan kuat,*
tangan Tuhan mahakuasa."

Aku tidak akan mati, aku tetap hidup,*
untuk mewartakan karya-karya Tuhan.

Tuhan sering menyiksa aku,*
namun tidak menyerahkan daku kepada maut.

Ant.2: Tuhan bertindak dengan tangan Kuat.

Ant.3: Tuhanlah Allah, Dia menerangi kita.

Bukalah bagiku gerbang kemenangan,*
supaya aku masuk dan bersyukur kepada Tuhan.

Inilah pintu gerbang Tuhan,*
para pemenang masuk ke dalamnya.

Syukur kepadaMu, sebab Engkau memenangkan daku,*
dan menjadi penyelamatku.

Batu yang dibuang oleh para pembangun,*
telah menjadi batu sendi.

Karya Tuhanlah itu,*
sangat mengagumkan kita.

Pada hari inilah Tuhan bertindak,*
mari kita rayakan dengan gembira.

Ya Tuhan, berilah kami keselamatan!*
Ya Tuhan, berilah kami kesejahteraan!

Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan;+
kami memberkati kamu dari dalam rumah Tuhan,*
Tuhanlah Allah, Dia menerangi kita.

Beraraklah dengan membawa ranting berdaun,*
hiasilah tanduk-tanduk mesbah.

Allahkulah Engkau, Engkau kupuji,*
Allahku, Engkau kuagungkan.

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Ant.3: Tuhanlah Allah, Dia menerangi kita.

Bacaan Singkat: (1Tes 4,1.7)

Saudara-saudara kamu telah mendengar dari kami, Bagaimana kamu harus hidup agar berkenan kepada Allah. Dan itu memang kamu turuti. Maka kami minta dan nasehati kamu demi Tuhan Yesus: hendaklah kamu melakukannya lebih sungguh-sungguh lagi. Sebab Allah memanggil kita bukan untuk hidup cemar, melainkan untuk hidup suci.

P: Berbahagialah mereka yang hidupnya tidak bercela.
U: Yang hidup menurut sabda Tuhan.

Doa Penutup:

Tuhan mahabaik dan maharahim, Engkau telah mengatakan, bahwa dosa dapat disembuhkan dengan puasa, doa dan amal. Terimalah pengakuan dosa kami dan tegakkanlah kami yang tertindih oleh beban dosa kami. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup ...

Ibadat Sesudah Tengah Hari

MINGGU — Prapaskah — IBADAT SESUDAH TENGAH HARI (Nona)

Pembukaan

Ya Allah, bersegeralah menolong aku.
Tuhan, perhatikanlah hambaMu.
Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Mazmur 126 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Ketika TUHAN memulihkan keadaan Sion, keadaan kita seperti orang-orang yang bermimpi.
2 Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa, dan lidah kita dengan sorak-sorai. Pada waktu itu berkatalah orang di antara bangsa-bangsa: "TUHAN telah melakukan perkara besar kepada orang-orang ini!"
3 TUHAN telah melakukan perkara besar kepada kita, maka kita bersukacita.
4 Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb!
5 Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai.
6 Orang yang berjalan maju dengan menangis sambil menabur benih, pasti pulang dengan sorak-sorai sambil membawa berkas-berkasnya.

Mazmur 127 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah Salomo. Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.
2 Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.
3 Sesungguhnya, anak-anak lelaki adalah milik pusaka dari pada TUHAN, dan buah kandungan adalah suatu upah.
4 Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan, demikianlah anak-anak pada masa muda.
5 Berbahagialah orang yang telah membuat penuh tabung panahnya dengan semuanya itu. Ia tidak akan mendapat malu, apabila ia berbicara dengan musuh-musuh di pintu gerbang.

Mazmur 128 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya!
2 Apabila engkau memakan hasil jerih payah tanganmu, berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu!
3 Isterimu akan menjadi seperti pohon anggur yang subur di dalam rumahmu; anak-anakmu seperti tunas pohon zaitun sekeliling mejamu!
4 Sesungguhnya demikianlah akan diberkati orang laki-laki yang takut akan TUHAN.
5 Kiranya TUHAN memberkati engkau dari Sion, supaya engkau melihat kebahagiaan Yerusalem seumur hidupmu,
6 dan melihat anak-anak dari anak-anakmu! Damai sejahtera atas Israel!

Bacaan Singkat (Dt 4, 29-31)
29 Dan baru di sana engkau mencari TUHAN, Allahmu, dan menemukan-Nya, asal engkau menanyakan Dia dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu. 30 Apabila engkau dalam keadaan terdesak dan segala hal ini menimpa engkau di kemudian hari, maka engkau akan kembali kepada TUHAN, Allahmu, dan mendengarkan suara-Nya. 31 Sebab TUHAN, Allahmu, adalah Allah Penyayang, Ia tidak akan meninggalkan atau memusnahkan engkau dan Ia tidak akan melupakan perjanjian yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu.

Ayat Singkat
P. Persembahan kepada Allah ialah jiwa yang hancur.
U. Hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

MINGGU III SORE II

MADAH

Dengarkan Bapa ilahi
Doa dan jeritan hati
Yang kami panjatkan ini
Di masa Prapaska suci.

Sungguh banyak dosa kami
Semua kami akui
Maafkanlah sembuhkanlah
Hati kami luka parah.

Semoga tubuh kamipun
Dengan tabah lagi tekun
Melatih tobat dan tapa
Dengan pantang dan puasa.

Kami mohon pada Tuhan
S'moga masa persiapan
Yang kami langsungkan ini
Kaulimpahi rahmat suci. Amin

Ant.1: Tuhan, raja yang kuasa, bebaskanlah kami demi namaMu, berilah kesempatan untuk bertobat.

Mazmur 109 (110),1-5.7

Tuhan berfirman kepada baginda: "Duduklah di sisi kananKu,*
sampai musuh musuhmu Kujadikan tumpuan kakimu."

Tuhan meluaskan kekuasaan baginda dari kediamanNya di Sion:*
"Berkuasalah atas para musuh.

Engkau berkuasa sejak kelahiranmu, di atas gunung yang suci,*
sejak engkau terkandung, sejak fajar masa mudamu".

Tuhan telah bersumpah dan tidak menyesal:*
"Engkaulah imam seperti Melkisedek, untuk selama-lamanya".

Tuhan mendampingi baginda,*
pada hari kemurkaanNya raja-raja dihancurkanNya.

Tuhan menyertai baginda dalam segala usaha,*
agar baginda berlangkah maju dengan gagah perkasa.

Ant.1: Tuhan, raja yang kuasa, bebaskanlah kami demi namaMu, berilah kesempatan untuk bertobat.

Ant.2: Kita ditebus dengan darah Kristus, Anak domba yang tak bernoda.

Mazmur 110 (111)

Aku bersyukur kepada Tuhan dengan segenap hati,*
dalam lingkungan orang jujur dan di tengah umat.

Agunglah karya Tuhan,*
layak diselidiki oleh orang yang mengaguminya.

Agung dan semarak karya Tuhan,*
keadilanNya tetap selamanya.

PerbuatanNya yang agung pantas dikenang,*
Tuhan itu pengasih dan penyayang.

Kepada orang takwa diberikanNya santapan,*
Ia selalu ingat akan perjanjianNya.

Kepada umatNya Ia membuktikan kekuasaanNya,*
dengan menganugerahinya milik pusaka para bangsa.

Adil dan benarlah karya tanganNya,*
segala titahNya teguh.

PerintahNya ditetapkan untuk selama-lamanya,*
diberikan dengan tulus dan jujur.

DianugerahkanNya keselamatan kepada umatNya,+
diikatNya perjanjian untuk selama-lamanya,*
kudus dan dahsyatlah namaNya.

Sikap yang takwa itu pangkal kebijaksanaan,+
besarlah ganjaran bagi orang yang berpegang padanya,*
terpujilah Tuhan selama-lamanya.

Ant.2: Kita ditebus dengan darah Kristus, Anak domba yang tak bernoda.

Ant.3: Derita kitalah yang ditanggung Kristus, sengsara kitalah yang dipikulNya.

1Petr 2,21-24

Kristus telah menderita sengsara bagi kita,+
dan memberikan teladan,*
supaya kita mengikuti jejakNya.

Ia tak pernah berdosa,*
dan tak terdapat dusta pada mulutNya.

Ketika dinista, Ia tak membalas dengan nista,*
tatkala menderita, Ia tak mengancam;

Tetapi menyerahkan semuanya kepada Allah,*
hakim yang adil.

Ia sendiri menanggung dosa kita,*
ketika mati di kayu salib;

Supaya kita mati terhadap dosa,*
lalu hidup dengan suci.

Ant.3: Derita kitalah yang ditanggung Kristus, sengsara kitalah yang dipikulNya.

Bacaan Singkat: (1Kor 9,24-25)

Dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi hanya satu orang saja yang mendapat hadiah. Larilah sedemikian rupa hingga kamu menang. Semua peserta pertandingan menguasai diri dalam segala hal. Mereka hanya untuk merebut mahkota yang fana, tetapi kita untuk yang baka.

Lagu Singkat:
P: Perhatikanlah dan kasihanilah kami, ya Tuhan,* Sebab kami berdosa di hadapanMu. U: Perhatikanlah. P: Dengarkanlah permohonan kami, ya Kristus. U: Sebab kami berdosa di hadapanMu. P: Kemuliaan. U: Perhatikanlah.

Ant.Kidung: Tuhan bersabda: Barang siapa minum air yang saya berikan, takkan haus untuk selama-lamanya.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa;*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya:*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta;*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan;*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung: Tuhan bersabda: Barang siapa minum air yang saya berikan, takkan haus untuk selama-lamanya.

Doa Permohonan:

Pujian bagi Allah Bapa, sebab Ia melahirkan kembali umat pilihanNya dengan sabdaNya yang kekal. Marilah kita mohon kepadaNya:
U: Kasihanilah umatMu, ya Tuhan.
P: Ya Allah mahapengasih, dengarkanlah permohonan yang kami haturkan bagi umatMu,* agar kami mendambakan sabdaMu, dan tidak hanya menginginkan rezeki yang fana.
P: Ajarlah kami mencintai bangsa kami dan semua manusia tanpa memandang muka,* dan selalu mengusahakan kebaikan dan perdamaian.
P: Ingatlah semua orang yang hendak dilahirkan kembali dalam pembaptisan,* agar mereka ikut membangun rumah rohani bagiMu sebagai batu yang hidup.
P: Dengan khotbah nabi Yunus Engkau telah mentobatkan orang-orang Ninive,* ubahlah kiranya hati semua orang berdosa dengan sabdaMu.
P: Semoga orang-orang yang meninggal dapat menghadap Kristus hakimnya penuh pengharapan,* dan bergembira melihat Engkau selama-lamanya.

Bapa Kami

Doa Penutup:

Tuhan mahabaik dan maharahim, Engkau telah mengatakan, bahwa dosa dapat disembuhkan dengan puasa, doa dan amal. Terimalah pengakuan dosa kami dan tegakkanlah kami yang tertindih oleh beban dosa kami. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup ...

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - MINGGU II

Doa Tobat

U: Saya mengaku kepada Allah yang mahakuasa
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.

P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kiat ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Kristus cahaya mulia
Kegelapan Kauenyahkan
Malam maut tak berdaya
Sudah kalah Kaulumpuhkan

Lindungilah kami Tuhan
Selama semalam ini
Kami mohon ketenangan
Dalam istirahat nanti.

Meski mata 'kan tertidur
Semoga hati berjaga
Rapi selalu teratur
Siap menyambut rajanya.

Terpujilah Kristus raja
Bersama Bapa mulia
Dan Roh kudus sumber cinta
Sepanjang segala masa. Amin.

Ant: Tuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

Mazmur 90 (91)

Hendaklah orang yang berlindung pada Allah yang mahatinggi,*
menikmati malam yang aman dalam naungan Tuhan.

Hendaklah ia berdoa: "Ya Tuhan, Engkaulah pelindung dan pengungsianku,*
ya Allah, padaMulah aku percaya"

Hanya Tuhanlah yang akan melepaskan dikau dari perangkap,*
melindungi engkau terhadap wabah yang berkecamuk

Ia akan menudungi engkau dengan kepakNya,+
dan di bawah sayapNya engkau akan berlindung,*
lenganNya akan menjadi perisai dan jebang bagimu.

Engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam,*
akan panah yang mengancam di waktu siang;

Akan wabah yang menular dalam kegelapan,*
akan bencana yang mengamuk di siang hari.

Walaupun seribu orang rebah di sebelah kirimu,+
dan sepuluh ribu di sebelah kananmu,*
namun engkau takkan kejangkitan.

Engkau akan menyaksikan kehancuran musuh,*
dan pembalasan terhadap orang-orang jahat.

Jika engkau memilih Tuhan menjadi pelindungmu,*
dan Allah mahatinggi menjadi penopangmu;

Maka engkau takkan ditimpa malapetaka,*
dan kemahmu takkan diserang wabah;

Sebab Allah akan mengutus malaikatNya,*
untuk menjaga engkau ke manapun engkau pergi.

Mereka akan menatang engkau dengan tangan mereka,*
jangan sampai kakimu tersandung pada batu.

Singa dan harimau akan kaulangkahi,*
ular dan naga akan kauinjak-injak.

Sebab Allah bersabda: "Mengingat bahwa ia berpaut padaKu,*
maka Aku akan menyelamatkannya;

Aku akan menjadi pelindungnya, jika ia mengakui Aku,*
jika ia berseru kepadaKu, Aku akan menjawabnya.

Aku akan tetap besertanya dan membebaskan dia dari kesesakan,*
dan Aku akan memuliakannya.

Aku akan memuaskan dia dengan usia lanjut,*
dan memperkenankan dia menikmati keselamatanKu".

Ant.: Tuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

Bacaan singkat (Why 22,4-5)

Para hamba Allah akan memandang wajah Allah, dan nama Allah tertera pada dahi mereka. Malam takkan ada lagi, cahaya lampu atau sinar matahari takkan mereka perlukan lagi. Sebab Tuhan Allah menerangi mereka, dan mereka akan meraja selama-lamanya.

Lagu Singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, kunjungilah rumah ini dan berkatilah kami selalu. Jauhkanlah segala tipu daya musuh dari rumah ini dan utuslah malaikatMu untuk membawa damai sejahtera dan menyertai kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Hari Minggu malam:

Tuhan, pelindung kami, pada hari ini kami telah merayakan wafat dan kebangkitan Kristus. Dengarkanlah kiranya ucapan bibir kami, dan jauhkanlah segala mara bahaya. Semoga kami tidur dengan nyenyak dan aman sentosa dalam damaiMu, sehingga kami dapat bangun lagi dengan gembira hati untuk memuji Engkau. Demi Kristus, pengantara kami.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, ya ratu, bunda yang berbelas-kasih, hidup, hiburan dan harapan kami. Kami semua memanjatkan permohonan, kami amat susah, mengeluh, mengesah dalam lembah duka ini. Ya ibunda, ya pelindung kami, limpahkanlah kasih sayangmu yang besar kepada kami. Dan Yesus, puteramu yang terpuji itu, s'moga kautunjukkan kepada kami. O ratu, o ibu, o Maria, bunda Kristus.

Santo-Santa

S. Yusuf, Suami Santa Maria

Suami Santa Perawan Maria dan Pelindung Gereja Semesta · ± abad ke-1

Yusuf adalah suami Santa Perawan Maria dan bapa asuh Yesus Kristus. Ia berasal dari keturunan Raja Daud dan hidup di Nazaret, sebuah kota kecil di Galilea, sebagai seorang tukang kayu. Injil Matius menyebutnya orang yang tulus hati, seorang yang benar dan taat kepada Allah. Meski namanya hampir tak pernah terdengar berbicara dalam Kitab Suci, justru melalui ketaatannya yang sunyi ia mengambil bagian besar dalam karya keselamatan.

Titik balik hidupnya datang ketika ia mendapati Maria, tunangannya, telah mengandung. Sebagai orang benar dan tidak mau mencemarkan nama Maria, ia berniat menceraikannya diam-diam. Namun seorang malaikat Tuhan menampakkan diri dalam mimpi dan menjelaskan bahwa anak yang dikandung Maria berasal dari Roh Kudus. Yusuf pun bangun, mengambil Maria sebagai istrinya, dan menerima Kanak-kanak itu sebagai anaknya sendiri.

Ketaatan Yusuf teruji berulang kali. Ketika Raja Herodes hendak membunuh sang Bayi, malaikat kembali memperingatkannya dalam mimpi, dan malam itu juga Yusuf membawa Maria serta Yesus mengungsi ke Mesir. Sesudah Herodes mati, ia dituntun pulang dan menetap kembali di Nazaret. Di sanalah, dalam kesederhanaan bengkel tukang kayu, ia membesarkan Yesus dan mengajarkan keahliannya, sehingga Yesus dikenal sebagai anak tukang kayu.

Kitab Suci tidak mencatat kata-kata Yusuf, juga tidak menceritakan kematiannya. Menurut tradisi, ia wafat sebelum Yesus memulai karya-Nya di depan umum, dalam pelukan Yesus dan Maria. Karena itulah ia dihormati sebagai pelindung orang yang menghadapi ajal dengan tenang, sebuah kematian yang baik.

Penghormatan kepada Santo Yusuf berkembang pesat dari abad ke abad. Pada 8 Desember 1870, Paus Pius IX menyatakannya sebagai Pelindung Gereja Semesta. Hari rayanya dirayakan pada 19 Maret, sementara 1 Mei dikhususkan bagi Santo Yusuf Pekerja. Umat mengenangnya sebagai teladan kesetiaan, kerja jujur, dan cinta yang melindungi keluarga tanpa banyak kata.

Pelindung: Gereja semesta, para bapa dan keluarga, para pekerja, kaum perantau, serta orang yang menghadapi kematian.

Santo Yusuf

Suami Maria

Semua pengetahuan kita tentang Santo Yusuf, suami Santa Perawan Maria dan Ayah piara Yesus, Putra Allah, bersumber pada dua bab pembukaan dari Injil Matius dan Lukas. Secara umum, Yusuf dianggap sebagai ayah Yesus. Karena Yusuf adalah turunan raja Daud, maka Yesus juga dianggap sebagai keturunan Raja Daud. Yesus lalu disebut Putra Daud. Hubungan Yusuf dan Maria lebih daripada suatu hubungan pertunangan. Hubungan mereka merupakan suatu hubungan perkawinan yang sah, walaupun pada mulanya mereka tidak pernah hidup sebagai suami istri. Kira- kira selama satu tahun, mereka tidak pernah hidup bersama di bawah satu atap. Ketika Maria mengandung secara ajaib oleh Kuasa Roh Kudus, Yusuf bingung dan bermaksud meninggalkan Maria secara diam- diam. Namun Yusuf yang saleh itu tidak percaya akan godaan kebingungan dan kecurigaan terhadap Maria yang sedang hamil itu. Matius dalam injilnya mengatakan bahwa Yusuf memutuskan untuk meninggalkan Maria secara diam- diam (Mat1:19).

Sehubungan dengan itu, selanjutnya Matius mengatakan bahwa Allah mengutus seorang malaikat untuk menerangkan kepada Yusuf bahwa anak yang ada di dalam rahim Maria sesungguhnya berasal dari Roh Kudus. Oleh kunjungan malaikat Allah itu dan setelah merenungkan pesan yang disampaikan, Yusuf tanpa ragu- ragu mengambil Maria sebagai istrinya dan mulai tinggal serumah (Mat1:24). Untuk menghindari salah pengertian, Matius selanjutnya mengatakan bahwa Yusuf bukanlah ayah kandung Yesus. Matius berkata: œIa tidak bersetubuh dengan dia sampai ia melahirkan anaknya laki- laki (Mat1:25). Kata sampai yang digunakan Matius menunjukkan bahwa Yusuf tidak bersetubuh dengan Maria sebelum Maria melahirkan anaknya. Kata itupun tidak berarti bahwa setelah Maria melahirkan Yesus, Yusuf bersetubuh dengan Maria. Kata- kata anaknya laki- laki, bahkan dikatakan anaknya yang sulung (Luk2:7) juga tidak berarti bahwa Maria mempunyai beberapa anak. Istilah itu adalah suatu istilah yang lazim dan sah untuk menamai setiap anak laki- laki pertama yang lahir dari suatu perkawinan, meskipun anak itu tidak mempunyai saudara dan saudari. Lukas dalam bab dua Injilnya menyebut Yusuf dan Maria sebagai orangtua Yesus (Luk2:27).

Menurut Matius, Yusuf adalah seorang tukang kayu (Mat13:55). Tentang riwayat hidupnya tidak banyak dikisahkan, tetapi diperkirakan Yusuf meninggal dunia sebelum Yesus tampil didepan umum untuk memulai karya Nya. Karena, ia tidak pernah disebut- sebut lagi selama kurun waktu penampilan Yesus itu. Salah satu bukti biblis untuk menunjukkan hal ini dapat ditemukan di dalam lukisan penginjil Yohanes tentang peristiwa penyerahan Maria kepada Yohanes, murid kesayangannya Yesus: Ketika Yesus melihat ibu Nya dan murid yang dikasihi Nya disampingnya, berkatalah Ia kepada Ibu Nya: Ibu, inilah anakmu, kesampingnya, berkatalah Ia kepada murid Nya: Inilah Ibumu! Dan sejak itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya (Yoh19:26 27). Teks ini menunjukkan bahwa pada waktu itu Maria sudah menjanda.

Cerita- cerita apokrif purba menggambarkan Yusuf sebagai seorang lelaki yang sudah tua, bahkan tua sekali. Cerita ini mau melukiskan bahwa pada waktu itu tak seorang pun menganggap Yusuf sebagai ayah kandung Yesus. Sebaliknya, kehamilan Maria dianggap sebagai suatu peristiwa yang memalukan bahkan merupakan skandal karena Yusuf suaminya sudah dikatakan tua sekali.

Cerita purba itu melukiskan Yusuf sebagai seorang duda yang mempunyai enam orang anak dari perkawinannya yang pertama. Kisah ini dimaksudkan untuk menerangkan bagian Injil yang melukiskan tentang saudara- saudara Yesus (Mat12:46; Yoh2:12; Yoh7:10). Keterangan yang sebenarnya ditemukan dalam makna kata bahasa Aram yang digunakan Yesus dan murid- murid Nya. Bahasa Aram menggunakan kata yang sama untuk melukiskan saudara- saudara dan sepupu- sepupu, dan para pengarang Injil mengetahui bahwa hal ini akan berarti dan dipahami oleh umat yang menjadi tujuan penulisan Injil bila mereka menunjuk kepada saudara- saudara Yesus. Yusuf dan Maria benar- benar menikah. Mereka memiliki hak- hak perkawinan secara penuh satu terhadap yang lain seperti lazimnya suami istri, walaupun mereka sendiri tidak menggunakan hak- hak itu. Alasan pokok teologis mengapa Yesus dilahirkan dari seorang Perawan adalah bahwa Pribadi kedua dalam Allah Tritunggal MahaKudus itu telah ada sejak kekal. Kelahiran Nya sebagai manusia melalui rahim Maria menunjukkan kehendak Allah untuk menjadi seorang anggota umat manusia dalam sebuah keluarga manusia. Yusuf meskipun bukan ayah Yesus dalam arti fisik dihubungkan dengan Yesus oleh persatuan rohaniah seorang ayah, kewibawaan dan pelayanan. Yesus termasuk anggota keluarga Yusuf dan hubungan itu diungkapkan dengan menggambarkan Yusuf sebagai ayah piara bahkan ayah Yesus yang sah.

Devosi kepada Santo Yusuf tidak dikenal gereja selama berabad-abad. Hal ini dilatarbelakangi oleh suatu kekhawatiran bahwa tekanan yang berlebihan pada kedudukan Yusuf dapat menimbulkan anggapan umum bahwa Yusuf adalah ayah kadung dari Yesus. Dalam praktek sekarang, Gereja menghormati Yusuf karena kekudusan dan martabat Maria sebagai Bunda Yesus, Putra Allah. Sri Paus Pius IX (1846- 1878) pada tanggal 8 Desember 1870 menetapkan Yusuf sebagai pelindung gereja universal. Dalam litani Santo Yusuf, yusuf dilukiskan sebagai pelindung bagi para buruh / karyawan, keluarga, para perawan, orang- orang sakit dan orang- orang yang telah meninggal. Ia juga dihormati sebagai tokoh doa dan kehidupan rohani, pelindung para fakir miskin, para penguasa, bapa- bapa keluarga, imam- imam dan kaum religius serta pelindung para penziarah.

Pada tahun 1937, Sri Paus Pius XI (1922- 1939) mengangkat Santo Yusuf sebagai pelindung pujangga Gereja melawan komunisme ateistik. Dan pada tahun 1961, Sri Paus Yohanes XXIII (1958-1963) memilih Yusuf sebagai pelindung surgawi Konsili Vatikan II. Nama Yusuf sendiri mulai dimasukkan dalam kanon misa pada tahun 1962.

Pada abad ke delapan dan kesembilan, pada tanggal 19 Maret ditentukan sebagai hari raya utama santo Yusuf. Pada tahun 1955, Sri Paus Pius XII (1939- 1958) memaklumkan pesta Santo Yusuf pekerja yang dirayakan pada tanggal 1 Mei. Pesta ini menekankan martabat pekerjaan dan keteladanan Santo Yusuf sebagai pekerja dan untuk menyetakan kembali keikutsertaan Gereja dalam karya penyelamatan Allah.