Senin, 8 November 2027
Senin XXXII Masa Biasa
Bacaan Misa
Bacaan Pertama Kebijaksanaan 1:1-7
Kasihilah kebenaran, hai para penguasa dunia, hendaklah pikiranmu tertuju kepada Tuhan dengan tulus ikhlas, dan carilah Dia dengan tulus hati! Ia membiarkan diri-Nya ditemukan oleh yang tidak mencobai-Nya, dan menampakkan diri kepada semua yang tidak menaruh syak wasangka terhadap-Nya. Pikiran bengkang-bengkung menjauhkan dari pada Allah, dan kekuasaan-Nya yang diuji mengenyahkan orang bodoh. Sebab kebijaksanaan tidak masuk ke dalam hati keruh, dan tidak pula tinggal dalam tubuh yang dikuasai oleh dosa. Roh pendidik yang suci menghindarkan tipu daya, dan pikiran pandir dijauhinya. Sebab kebijaksanaan adalah roh yang sayang akan manusia, tetapi orang penghujat tidak dibiarkannya terluput dari hukuman karena ucapan bibirnya. Memang Allah menyaksikan hati sanubarinya, benar-benar mengawasi isi hatinya dan mendengarkan ucapan lidahnya. Sebab roh Tuhan memenuhi dunia semesta, dan Ia yang merangkum segala-galanya mengetahui apapun yang disuarakan.
Mazmur Tanggapan Mazmur 139:1-10
Bacaan Injil Lukas 17:1-6
Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Tidak mungkin tidak akan ada penyesatan, tetapi celakalah orang yang mengadakannya. Adalah lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya, lalu ia dilemparkan ke dalam laut, dari pada menyesatkan salah satu dari orang-orang yang lemah ini. Jagalah dirimu! Jikalau saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia, dan jikalau ia menyesal, ampunilah dia. Bahkan jikalau ia berbuat dosa terhadap engkau tujuh kali sehari dan tujuh kali ia kembali kepadamu dan berkata: Aku menyesal, engkau harus mengampuni dia." Lalu kata rasul-rasul itu kepada Tuhan: "Tambahkanlah iman kami!" Jawab Tuhan: "Kalau sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja, kamu dapat berkata kepada pohon ara ini: Terbantunlah engkau dan tertanamlah di dalam laut, dan ia akan taat kepadamu."
Renungan
Sebesar Biji
Coba letakkan sebutir biji cabai di telapak tangan. Kecil sekali; ditiup angin pun hilang. Tapi di dalam butir itu tersimpan sebuah pohon, lengkap dengan ratusan buah yang pedasnya bisa membuat satu keluarga berkeringat.
Para rasul datang kepada Yesus dengan permintaan yang terdengar saleh: tambahkanlah iman kami! Permintaan naik jumlah, seperti minta tambah gaji. Jawaban Yesus mengejutkan: iman sebesar biji sesawi saja cukup untuk mencabut pohon dan menanamnya di laut.
Rupanya iman tidak ditakar seperti beras, per liter. Iman itu benih. Yang menentukan bukan besarnya, melainkan hidupnya: ditanam atau disimpan di laci. Lihat pula konteksnya: Yesus baru saja menyuruh mereka mengampuni tujuh kali sehari. Untuk itulah para rasul merasa imannya kurang. Yesus seakan menjawab: imanmu tidak kurang, hanya belum ditanam di tanah pengampunan itu.
Kitab Kebijaksanaan hari ini menenangkan kita: roh Tuhan memenuhi dunia semesta. Tidak ada tempat yang kekurangan Allah. Yang sering ada hanyalah benih yang belum disemai.
Iman kecil kita hari ini, mau kita simpan di laci atau kita tanam lewat satu tindakan mengampuni?
Tuhan, aku tidak minta iman yang besar. Aku minta keberanian menanam iman yang kecil ini hari ini juga. Amin.
Invitatorium
SENIN IV PAGI
Pembukaan
Ant. Marilah kita bergembira di hadapan Tuhan dan memuji Dia dengan lagu syukur.
MAZMUR 94 (95)
Ant. Marilah kita bergembira di hadapan Tuhan dan memuji Dia dengan lagu syukur.
Ibadat Bacaan
Ibadat Bacaan untuk Pesta Pemberkatan Basilika Lateran
MADAH
Allah, sabda-Mu yang mahakuasa
PSALMODI
Ant. 1 Bukalah lebar-lebar pintu dan gerbang. Angkatlah tinggi-tinggi gerbang-gerbang kuno.
Mazmur 24
Masuknya Tuhan ke dalam bait-Nya
dunia dan semua penghuninya.
Ant. Bukalah lebar-lebar pintu dan gerbang. Angkatlah tinggi-tinggi gerbang-gerbang kuno.
Ant. 2 Betapa indahnya kediaman-Mu, ya Tuhan yang perkasa dan berkuasa.
Mazmur 84
Kerinduan akan Bait Allah
Di sini kita tidak memiliki kota yang tetap; kita mencari rumah yang akan datang (Ibrani 13:14).
Ant. Betapa indahnya kediaman-Mu, ya Tuhan yang perkasa dan berkuasa.
Ant. 3 Hal-hal yang mulia dikatakan tentang Engkau, ya kota Allah.
Mazmur 87
Yerusalem adalah ibu kita semua
Yerusalem surgawi adalah wanita bebas; ia adalah ibu kita (Galatia 4:26).
Ant. Hal-hal yang mulia dikatakan tentang Engkau, ya kota Allah.
BACAAN
RESPONSORIUM Lihat Tobit 13:21; Wahyu 21:19-21
RESPONSORIUM Lihat Yehezkiel 47:1, 9
TE DEUM
DOA PENUTUP
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)
Ibadat Pagi
Madah
Ant.1: Ya Tuhan, penuhilah kami dengan kasih setiaMu waktu pagi.
Mazmur 89 (90)
Ant.1: Ya Tuhan, penuhilah kami dengan kasih setiaMu waktu pagi.
Ant.2: Pujilah Tuhan di seluruh bumi.
Yes 42,10-16
Ant.2: Pujilah Tuhan di seluruh bumi.
Ant.3: Pujilah nama Tuhan, hai umat yang berhimpun di rumah Tuhan.
Mazmur 134 (135),1-12
Ant.3: Pujilah nama Tuhan, hai umat yang berhimpun di rumah Tuhan.
Bacaan Singkat (Ydt 8,21b-23)
Lagu Singkat
Ant.Kidung: Terpujilah Tuhan, sebab Ia mengunjungi dan membebaskan kita.
KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)
Ant.Kidung: Terpujilah Tuhan, sebab Ia mengunjungi dan membebaskan kita.
Doa Permohonan
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pembukaan
Madah
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
SENIN IV SIANG
Madah
Ant.1: Teguhkanlah langkahku sesuai dengan janjiMu, ya Tuhan.
Mazmur 118 (119),129-136
Ant.1: Teguhkanlah langkahku sesuai dengan janjiMu, ya Tuhan.
Ant.2: Hanya ada satu yang membuat hukum dan menjadi hakim. Siapakah engkau, sehingga engkau mau menghakimi sesamamu?
Mazmur 81 (82)
Ant.2: Hanya ada satu yang membuat hukum dan menjadi hakim. Siapakah engkau, sehingga engkau mau menghakimi sesamamu?
Ant.3: Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Mazmur 119 (120)
Ant.3: Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Bacaan singkat (Im 20,26)
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pembukaan
Madah
Doa Penutup
Ibadat Sore
SENIN IV SORE
Madah
Ant.1: Bersyukurlah kepada Tuhan, kekal abadi kasih setiaNya.
Mazmur 135 (136) - I
Ant.1: Bersyukurlah kepada Tuhan, kekal abadi kasih setiaNya.
Ant.2: KaryaMu sungguh agung dan mengagumkan, ya Tuhan, Allah yang mahakuasa.
Mazmur 135 (136) - II
Ant.2: KaryaMu sungguh agung dan mengagumkan, ya Tuhan, Allah yang mahakuasa.
Ant.3: Allah telah merencanakan kehendakNya untuk menyatukan segala sesuatu dalam diri Kristus sebagai kepala.
Ef 1,3-10
Ant.3: Allah telah merencanakan kehendakNya untuk menyatukan segala sesuatu dalam diri Kristus sebagai kepala.
Bacaan Singkat (1Tes 3,12-13)
Ant. Kidung: Aku hendak mengagungkan Dikau selalu, ya Allahku.
KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)
Ant. Kidung: Aku hendak mengagungkan Dikau selalu, ya Allahku.
Doa Permohonan
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
IBADAT PENUTUP - SENIN
Doa Tobat
Madah
Ant: Tuhan, Engkau sabar dan penuh kasih setia.
Mazmur 85 (86)
Ant: Tuhan, Engkau sabar dan penuh kasih setia.
Bacaan singkat (1Tes 5,9-10)
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon:
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santo-Santa
Santa Teoktista
Pengaku Iman
Biarawati muda ini diculik oleh orang-orang Arab Muslim, tetapi kemudian ia dapat meloloskan dirinya dan hidup sebagai pertapa di dalam hutan selama 35 tahun. Sesaat sebelum meninggal dunia, ia ditemukan oleh seorang pemburu Kristen yang kemudian membawakan komuni suci kepadanya. Ia wafat pada abad ke-9.
Santo Klaudius dkk
Martir
Klaudius, Nikostrat, Simporian dan Kastor dikenal sebagai pemahat pemahat Kristen yang terkenal. Hasil pahatan mereka laris di kalangan bangsawan Romawi, tak terkecuali kaisar. Biasanya sebelum mereka bekerja, mereka selalu membuat tanda salib, untuk memohon bantuan Tuhan agar karya mereka dapat berhasil dengan baik. Kebiasaan mereka ini secara diam-diam diperhatikan oleh kawan-kawannya. Seorang kawan mereka bernama Simpli yang terkesan dengan cara macam itu tertarik pada mereka terutama karena hasil karya mereka yang selalu laris terbeli.
Kepadanya Simporian menerangkan arti tanda salib itu dan tujuannya: "Yesus Kristus menebus dosa-dosa umat manusia dengan memikul salib penderitaannya menuju Kalvari. Oleh karena itu salib adalah tanda keselamatan bagi kami orang Kristen. Setiap kali kami mau memulai sesuatu kegiatan, kami harus membuat tanda salib untuk memohon berkat Tuhan atas karya kami. Membuat tanda salib sebelum bekerja berarti menyucikan pekerjaan kami hari itu dan mohon berkat Tuhan atasnya." Tidak lama kemudian Simpli pun masuk serani.
Pada suatu hari Kaisar Diokletianus memesan sebuah patung berhala bernama Aeskulap, pelindung ketabiban. Kelima pemahat serani itu dengan tegas menolak membuat patung berhala itu. Oleh karena itu mereka ditangkap dan sesudah disesah, mereka ditenggelamkan ke dasar sungai Tiber pada tahun 302. Jenazah mereka kemudian ditemukan, lalu dikuburkan di gereja "Keempat Martir Bermahkota". Kuburan mereka ada di Roma di dalam gereja yang ditahbiskan untuk menghormati mereka, seperti tersebut di atas.