Jumat, 3 September 2027

S. Gregorius Agung

Peringatan Wajib

Bacaan Misa

Bacaan Pertama Kolose 1:15-20

Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan, karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia. Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu ada di dalam Dia. Ialah kepala tubuh, yaitu jemaat. Ialah yang sulung, yang pertama bangkit dari antara orang mati, sehingga Ia yang lebih utama dalam segala sesuatu. Karena seluruh kepenuhan Allah berkenan diam di dalam Dia, dan oleh Dialah Ia memperdamaikan segala sesuatu dengan diri-Nya, baik yang ada di bumi, maupun yang ada di sorga, sesudah Ia mengadakan pendamaian oleh darah salib Kristus.

Mazmur Tanggapan Mazmur 100:1-5

Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai seluruh bumi!
Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai!
Ketahuilah, bahwa Tuhanlah Allah; Dialah yang menjadikan kita dan punya Dialah kita, umat-Nya dan kawanan domba gembalaan-Nya.
Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur, ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian, bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah nama-Nya!
Sebab TUHAN itu baik, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya, dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun.

Bacaan Injil Lukas 5:33-39

Orang-orang Farisi itu berkata pula kepada Yesus: "Murid-murid Yohanes sering berpuasa dan sembahyang, demikian juga murid-murid orang Farisi, tetapi murid-murid-Mu makan dan minum." Jawab Yesus kepada mereka: "Dapatkah sahabat mempelai laki-laki disuruh berpuasa, sedang mempelai itu bersama mereka? Tetapi akan datang waktunya, apabila mempelai itu diambil dari mereka, pada waktu itulah mereka akan berpuasa." Ia mengatakan juga suatu perumpamaan kepada mereka: "Tidak seorangpun mengoyakkan secarik kain dari baju yang baru untuk menambalkannya pada baju yang tua. Jika demikian, yang baru itu juga akan koyak dan pada yang tua itu tidak akan cocok kain penambal yang dikoyakkan dari yang baru itu. Demikian juga tidak seorangpun mengisikan anggur yang baru ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian, anggur yang baru itu akan mengoyakkan kantong itu dan anggur itu akan terbuang dan kantong itupun hancur. Tetapi anggur yang baru harus disimpan dalam kantong yang baru pula. Dan tidak seorangpun yang telah minum anggur tua ingin minum anggur yang baru, sebab ia akan berkata: Anggur yang tua itu baik."

Renungan

Anggur Baru, Kantong Baru

Di banyak dapur ada lemari khusus berisi toples dan botol bekas. Sayang dibuang, katanya, siapa tahu berguna. Padahal sebagian sudah retak dan tutupnya entah ke mana. Ada isi baru yang memang tidak bisa dititipkan pada wadah lama.

Yesus memakai gambaran serupa. Anggur baru masih bekerja, masih mengembang. Kantong kulit yang tua sudah kaku, tidak bisa ikut meregang. Dipaksakan, dua-duanya rusak: anggur tumpah, kantong hancur.

Rahmat Allah itu seperti anggur baru. Ia hidup dan bergerak. Yang sering menjadi soal bukan rahmatnya, melainkan wadah kita: kebiasaan yang kaku, rasa paling benar, cara lama yang kita pertahankan bukan karena baik melainkan karena nyaman. Beranikah kita diregangkan?

Hari ini Gereja mengenang Santo Gregorius Agung. Ia paus besar, tetapi menyebut dirinya servus servorum Dei, hamba para hamba Allah. Ia berani menata ulang cara Gereja berdoa dan melayani pada zamannya. Wadah lama ia perbarui, supaya anggur Injil tidak tumpah sia-sia. Kerendahan hati membuatnya lentur, dan kelenturan itu membuahkan pembaruan.

Kantong tua mana dalam diri kita yang hari ini minta diganti: kebiasaan, cara menilai orang, atau cara kita berdoa?

Tuhan, jadikanlah hatiku kantong yang baru, lentur bagi rahmat-Mu yang selalu bergerak. Amin.

Invitatorium

JUMAT II PAGI

Pembukaan

Ant. Amat baiklah Tuhan, pujilah namaNya.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa...
Seperti pada...

Ant. Amat baiklah Tuhan, pujilah namaNya.

Ibadat Bacaan

Ibadat Bacaan untuk Jumat dalam Pekan Biasa

Ya Allah, datanglah menolong aku.

Tuhan, bersegeralah menolong aku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

MADAH

1 Tuhan adalah gembalaku; aku tidak akan kekurangan.
2 Ia membaringkan aku di padang rumput hijau: Ia membimbing aku ke air yang tenang.
3 Ia menyegarkan jiwaku: Ia menuntun aku di jalan kebenaran demi nama-Nya.
4 Sekalipun aku berjalan dalam lembah bayang-bayang maut, aku tidak takut bahaya: sebab Engkau besertaku; tongkat dan gada-Mu menghibur aku.
5 Engkau menyediakan hidangan bagiku di hadapan musuh-musuhku: Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; cawanku melimpah.
6 Sesungguhnya kebaikan dan belas kasihan akan mengikuti aku seumur hidupku: dan aku akan diam di rumah Tuhanku selama-lamanya.

PEMAZMURAN

Ant. 1 Bangkitlah, Tuhan, dan datanglah menolong aku.

Mazmur 35

Tuhan sebagai Penyelamat di masa penganiayaan

Mereka berkumpul… dan merencanakan untuk menangkap Yesus dengan tipu daya dan membunuh-Nya (Matius 26:3-4).

I
Ya Tuhan, belalah perkaraku melawan musuh-musuhku;

perangilah mereka yang memerangi aku.

Ambillah perisai dan tameng-Mu;

bangkitlah menolong aku.
Ya Tuhan, katakanlah kepada jiwaku:

“Akulah keselamatanmu.”
Tetapi jiwaku akan bersukacita dalam Tuhan

dan bergembira dalam keselamatan-Nya.

Seluruh keberadaanku akan berkata:

“Tuhan, siapakah seperti Engkau

yang menyelamatkan yang lemah dari yang kuat

dan yang miskin dari penindas?”
Saksi-saksi dusta bangkit

dan menuduh aku secara tidak adil.

Mereka membalas kebaikan dengan kejahatan:

jiwaku merana.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Bangkitlah, Tuhan, dan datanglah menolong aku.

Ant. 2 Tuhan yang Mahakuasa, dampingilah aku dan belalah aku.

II
Ketika mereka sakit aku berkabung,

menderita dengan berpuasa.

Doaku selalu di bibirku,

seperti untuk saudara, seorang teman.

Aku pergi seolah-olah berkabung untuk seorang ibu,

tertunduk dalam kesedihan.
Sekarang aku dalam kesulitan mereka berkumpul,

mereka berkumpul dan mengejek aku.

Mereka mengejutkan aku dan menyerang aku

dan mencabik-cabik aku.

Mereka memprovokasi aku dengan ejekan demi ejekan

dan menggertakkan gigi.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Tuhan yang Mahakuasa, dampingilah aku dan belalah aku.

Ant. 3 Lidahku akan berbicara tentang kebaikan-Mu sepanjang hari.

III
Ya Tuhan, berapa lama lagi Engkau akan memandang?

Datanglah menyelamatkan aku!

Selamatkanlah hidupku dari binatang-binatang buas ini,

jiwaku dari singa-singa ini.

Aku akan bersyukur kepada-Mu dalam jemaat yang besar,

di tengah keramaian aku akan memuji-Mu.
Jangan biarkan musuh-musuhku yang berdusta

bersukacita atas aku.

Jangan biarkan mereka yang membenci aku secara tidak adil

saling mengedipkan mata.
Ya Tuhan, Engkau telah melihat, janganlah berdiam diri,

janganlah berdiri jauh!

Bangunlah, bangkitlah membela aku,

untuk perkaraku, ya Allah!
Biarlah ada sukacita bagi mereka yang mencintai perkaraku.

Biarlah mereka berkata tanpa henti:

“Besarlah Tuhan yang bersukacita

dalam damai hamba-Nya.”

Maka lidahku akan berbicara tentang keadilan-Mu,

sepanjang hari tentang pujian-Mu.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Tuhan, Engkau menyelamatkan orang miskin dari penindas mereka, dan Engkau bangkit menolong Putra-Mu yang terkasih melawan mereka yang secara tidak adil mencari hidup-Nya. Pandanglah Gereja-Mu saat kami berziarah kepada-Mu, agar orang miskin dan lemah dapat mengenali pertolongan yang Engkau berikan dan mewartakan karya keselamatan-Mu.

Ant. Lidahku akan berbicara tentang kebaikan-Mu sepanjang hari.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Anakku, camkanlah perkataan-Ku.

Lakukanlah seperti yang Kukatakan, dan engkau akan hidup.

BACAAN

Bacaan Pertama

Dari Kitab Nabi Yeremia

4:5-8, 13-28

Musuh yang menghancurkan dari Utara
Demikianlah firman Tuhan:

Wartakanlah di Yehuda,

perdengarkanlah di Yerusalem;

Tiupkanlah sangkakala di seluruh negeri,

panggillah para rekrutan!

Katakanlah, “Berbarislah, marilah kita berbaris

ke kota-kota berbenteng.”

Angkatlah panji ke Sion,

carilah perlindungan tanpa menunda!

Kejahatan Kubawa dari utara,

dan kehancuran besar.

Singa keluar dari sarangnya,

penghancur bangsa-bangsa telah berangkat,

telah meninggalkan tempatnya,

Untuk mengubah negerimu menjadi kehancuran,

sampai kota-kotamu tergeletak hancur dan kosong.

Maka kenakanlah kain kabung,

berkabunglah dan merataplah:

“Murka Tuhan yang menyala-nyala

tidak berpaling dari kita.”
Lihat! seperti awan badai ia maju,

seperti badai kereta-keretanya;

Lebih cepat dari elang kuda-kudanya:

“Celakalah kita! kita hancur.”

Bersihkanlah hatimu dari kejahatan, hai Yerusalem,

agar engkau diselamatkan.

Berapa lama lagi pikiran-pikiranmu yang merusak

akan bersarang di dalam dirimu?

Dengarkanlah! Mereka mewartakannya dari Dan,

dari Gunung Efraim mereka mengumumkan kehancuran:
“Beritahukanlah ini kepada bangsa-bangsa,

umumkanlah kepada Yerusalem:

Para pengepung datang dari negeri yang jauh,

meneriakkan seruan perang mereka melawan kota-kota Yehuda.”

Seperti penjaga ladang mereka mengepungnya,

sebab ia telah memberontak melawan Aku, firman Tuhan.

Tingkah lakumu, perbuatan-perbuatan jahatmu, telah melakukan ini kepadamu;

betapa pahitnya bencana ini,

betapa dalamnya ia mencapai hatimu!
Dadaku! dadaku! betapa aku menderita!

Dinding-dinding hatiku!

Jantungku berdebar kencang,

aku tidak bisa diam;

Sebab aku telah mendengar bunyi sangkakala,

alarm perang.

Reruntuhan demi reruntuhan dilaporkan;

seluruh bumi dihancurkan.

Dalam sekejap tendaku dirusak;

dalam sekejap, tempat perlindunganku.

Berapa lama lagi aku harus melihat tanda itu,

mendengar bunyi sangkakala itu!
Bodohlah umat-Ku,

mereka tidak mengenal Aku;

Anak-anak yang tidak berakal,

tidak memiliki pengertian;

Mereka bijak dalam kejahatan,

tetapi tidak tahu bagaimana berbuat baik.

Aku memandang bumi, dan lihatlah, ia kosong dan hampa;

ke langit, dan cahayanya telah padam!

Aku memandang gunung-gunung, dan lihatlah, mereka gemetar,

dan semua bukit runtuh!

Aku memandang dan lihatlah, tidak ada manusia;

bahkan burung-burung di udara telah terbang pergi!
Aku memandang dan lihatlah, tanah taman itu adalah padang gurun,

dengan semua kotanya hancur

di hadapan Tuhan, di hadapan murka-Nya yang menyala-nyala.

Sebab demikianlah firman Tuhan:

Seluruh negeri akan menjadi reruntuhan;

Aku tidak akan menghancurkannya sepenuhnya.

Karena ini bumi akan berkabung,

langit di atas akan gelap;

Aku telah berbicara, Aku tidak akan menyesal,

Aku telah memutuskan, Aku tidak akan berbalik.

RESPONSORIUM

Lihat Yeremia 4:24-26; 8:18; Mazmur 85:5

Ya Allah, di hadapan murka-Mu yang menyala-nyala seluruh bumi gemetar ketakutan.

Kasihanilah kami, ya Tuhan;

janganlah menghancurkan kami.
Pulihkanlah kami lagi, ya Allah, dengan kuasa penyelamatan-Mu,

dan janganlah murka kepada kami.

Janganlah menghancurkan kami.
Bacaan Kedua

Dari sebuah tafsiran tentang Yoel oleh Santo Hieronimus, imam

Kembalilah kepada-Ku
Kembalilah kepada-Ku dengan segenap hatimu dan tunjukkanlah semangat pertobatan dengan berpuasa, menangis dan berkabung; agar sementara engkau berpuasa sekarang, kelak engkau dapat kenyang, sementara engkau menangis sekarang, kelak engkau dapat tertawa, sementara engkau berkabung sekarang, suatu hari engkau dapat menikmati penghiburan. Sudah menjadi kebiasaan bagi mereka yang dalam kesedihan atau kesulitan untuk merobek pakaian mereka. Injil mencatat bahwa imam besar melakukan ini untuk membesar-besarkan tuduhan terhadap Tuhan dan Juruselamat kita; dan kita membaca bahwa Paulus dan Barnabas melakukannya ketika mereka mendengar kata-kata hujatan. Aku meminta kepadamu untuk tidak merobek pakaianmu melainkan merobek hatimu yang penuh dosa. Seperti kantung anggur, kecuali jika telah dipotong, mereka akan pecah dengan sendirinya. Setelah engkau melakukan ini, kembalilah kepada Tuhan Allahmu, dari siapa engkau telah diasingkan oleh dosa-dosamu. Jangan putus asa akan belas kasihan-Nya, tidak peduli seberapa besar dosa-dosamu, karena belas kasihan yang besar akan menghapus dosa-dosa yang besar.
Sebab Tuhan itu murah hati dan berbelas kasihan dan lebih menyukai pertobatan orang berdosa daripada kematiannya. Sabar dan murah hati dalam belas kasihan-Nya, Ia tidak menyerah pada ketidaksabaran manusia tetapi bersedia menunggu lama untuk pertobatan kita. Begitu luar biasa belas kasihan Tuhan di hadapan kejahatan, sehingga jika kita bertobat dari dosa-dosa kita, Ia menyesali ancaman-Nya sendiri dan tidak melaksanakan sanksi yang telah Ia ancamkan kepada kita. Jadi dengan perubahan sikap kita, Ia sendiri berubah. Tetapi dalam bagian ini kita harus menafsirkan "kejahatan" bukan berarti kebalikan dari kebajikan, tetapi penderitaan, seperti yang kita baca di tempat lain: Cukuplah kejahatan hari ini. Dan, lagi: Jika ada kejahatan di kota, Allah tidak menciptakannya.
Demikian pula, mengingat semua yang telah kita katakan di atas – bahwa Allah itu baik dan berbelas kasihan, sabar, murah hati dengan pengampunan-Nya, dan luar biasa dalam belas kasihan-Nya terhadap kejahatan – agar kebesaran kemurahan-Nya tidak membuat kita lalai dan ceroboh, Ia menambahkan kata ini melalui nabi-Nya: Siapa tahu Ia tidak akan berbalik dan menyesal dan meninggalkan berkat di belakang-Nya? Dengan kata lain, Ia berkata: “Aku mendesakmu untuk bertobat, karena itu adalah tugasku, dan aku tahu bahwa Allah itu tak terbatas belas kasihan-Nya, seperti yang dikatakan Daud: Kasihanilah aku, ya Allah, menurut belas kasihan-Mu yang besar, dan dalam kedalaman kasih sayang-Mu, hapuskanlah semua pelanggaranku. Tetapi karena kita tidak dapat mengetahui kedalaman kekayaan dan hikmat dan pengetahuan Allah, aku akan memoderasi pernyataanku, menyatakan sebuah keinginan daripada menganggap sesuatu sebagai hal yang pasti, dan aku akan berkata: Siapa tahu Ia tidak akan berbalik dan menyesal?” Karena Ia berkata, Siapa, harus dipahami bahwa tidak mungkin atau sulit untuk mengetahui dengan pasti.
Kepada kata-kata ini nabi menambahkan: Persembahan dan korban curahan untuk Tuhan Allah kita. Apa yang Ia katakan kepada kita dengan kata lain adalah bahwa, setelah Allah memberkati kita dan mengampuni dosa-dosa kita, kita kemudian akan dapat mempersembahkan kurban kepada Allah.

RESPONSORIUM

Lihat Mazmur 24:4; 2 Korintus 6:6; Kolose 2:14; Yoel 2:13

Biarlah setiap orang kembali kepada Allah, murni dalam hati dan pikiran,

dan mengasihi-Nya tanpa tipu daya,

agar catatan dosa-dosamu dihapuskan.
Robeklah hatimu, bukan pakaianmu,

dan kembalilah kepada Tuhan Allahmu.

Agar catatan dosa-dosamu dihapuskan.

DOA PENUTUP

Ya Allah,

yang menyebabkan pikiran orang beriman

bersatu dalam satu tujuan,

anugerahkanlah kepada umat-Mu untuk mencintai apa yang Engkau perintahkan

dan menginginkan apa yang Engkau janjikan, agar,

di tengah ketidakpastian dunia ini,

hati kami dapat tertuju pada tempat itu

di mana kebahagiaan sejati ditemukan.

Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.
Aklamasi (setidaknya dalam perayaan komunal)
Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Madah

Meski Kristus ada di setiap waktu
Namun jangan tunda janganlah menunggu
Carilah wajahNya sekarangpun juga
Tanpa menantikan senja.

Kristus sungguh ada dalam diri kita
Meski kita hina meski kita papa
Carilah wajahNya serukan namaNya
Kita pasti dibimbingNya.

Ya Bapa surgawi tolonglah hambaMu
Agar mengikuti Roh Kudus selalu
Hingga hari ini kami sungguh mampu
Mencari wajah PutraMu. Amin.

Ant.1: Hati yang remuk redam takkan Kautolak, ya Allah.

Mazmur 50 (51)

Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setiaMu,*
menurut besarnya rahmatMu, hapuskanlah kesalahanku.

Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku,*
dan cucilah aku dari dosaku.

Kusadari pelanggaranku,*
dosaku selalu membayang di hadapan mataku.

Terhadap Engkau, terhadap Engkaulah aku berdosa,*
yang jahat di hadapanMu kulakukan.

Jadi ternyata Engkau adil bila menghukum aku,*
dan tepatlah keputusanMu.

Sungguh aku dilahirkan dalam kesalahan,*
dan dalam dosa aku dikandung ibu.

Sungguh Engkau berkenan akan ketulusan hati,*
Engkau meresapkan kebijaksanaan ke dalam batinku.

Bersihkanlah aku, agar aku jadi murni,*
basuhlah aku agar jadi putih melebihi salju.

Sampaikanlah kabar sukacita kepadaku,*
semoga hati yang Kauremukkan bersorak gembira.

Palingkanlah wajahMu dari dosaku,*
hapuskanlah segala kesalahanku.

Ciptakanlah hati murni bagiku, ya Allah,*
baharuilah semangat tabah dalam batinku.

Janganlah Kaubuang aku dari hadapanMu,*
janganlah Kauambil rohMu yang kudus dari padaku.

Kembalikanlah kepadaku kegembiraan atas keselamatanMu,*
dan berilah aku semangat yang rela.

Maka aku akan mengajarkan sikap hatiMu kepada orang berdosa,*
supaya mereka kembali kepadaMu.

Lepaskanlah aku dari dosa pembunuhan, ya Allah penyelamatku,*
maka aku akan memashyurkan keadilanMu.

Ya Tuhan, sudilah membuka bibirku,*
supaya mulutku mewartakan pujianMu.

Engkau tak berkenan akan kurban sembelihan,*
kurban bakar yang kupersembahkan, tidak Kausukai.

Persembahan kepada Allah, ialah jiwa yang menyesal,*
hati remuk redam takkan Kautolak.

Ant.1: Hati yang remuk redam takkan Kautolak, ya Allah.

Ant.2: Bila Engkau murka, ya Tuhan, ingatlah akan kerahimanMu.

Hab 3,2-4.13a.15-19

Ya Tuhan, aku telah mendengar pesanMu,*
aku telah melihat karyaMu yang agung.

Ulangilah dan masyhurkanlah karyaMu di masa kami,*
bila Engkau murka, ingatlah akan kerahimanMu.

Allah datang dari gurun Teman,*
Allah yang kudus dari gunung Paran.

Kegemilangan Allah meliputi cakerawala,*
dan bumi penuh pujianNya.

Seri kemuliaanNya bersinar seperti cahaya,+
seperti kilat yang disambarkan tanganNya,*
Ia menampakkan kekuasaanNya.

Engkau maju berperang untuk membebaskan umatMu,*
Engkau menolong raja yang Kauurapi.

Engkau menyebarangi laut dengan kereta perang,*
melalui lumpur dasar laut.

Batinku gemetar karena berita buruk,*
dan bibirku bergetar ketakutan.

Sendi-sendi tulangku menjadi rapuh,*
dan langkahku goyah.

Dengan tenang kunantikan hari kesesakan,*
yang mendatangi bangsa yang menindas kami.

Walau pohon ara tidak bertunas,*
dan pohon anggur tidak berbuah;

walau penghasilan zaitun tidak memuaskan,*
dan ladang tidak memberi panen;

walau domba seekorpun tak ada di kandang,*
dan tiada ternak di dalam pagar;

namun aku bersukaria dalam Tuhan,*
bersorak-sorai dalam Allah yang menyelamatkan daku.

Tuhan Allahkulah kekuatanku,+
kakiku dikuatkanNya laksana kaki rusa,*
aku dibimbingNya di jalan terjal.

Ant.2: Bila Engkau murka, ya Tuhan, ingatlah akan kerahimanMu.

Ant.3: Megahkanlah Tuhan, hai Yerusalem.

Mazmur 147 (147B)

Megahkanlah Tuhan, hai Yerusalem,*
pujilah Allahmu, hai Sion.

Sebab Ia menguatkan palang pintu gerbangmu,*
Ia memberkati para pendudukmu.

Sebab Ia memberikan kesejahteraan kepada daerahmu,*
dan mengenyangkan dikau dengan gandum yang paling baik.

Ia mengutus sabdaNya ke bumi,*
dengan segera firmanNya berlari.

DiturunkanNya salju seperti bulu domba,*
dihamburkanNya embun beku bagaikan abu.

DilemparkanNya hujan es seperti kerikil,*
siapa dapat menahan dinginnya?

Ia bersabda lagi, maka es mencair kembali,*
Ia menyuruh anginNya bertiup, maka air mengalir.

Dialah yang menyampaikan firmanNya kepada Yakub,*
ketetapan dan hukumNya kepada Israel.

Ia tidak berbuat demikian kepada segala bangsa,*
hukum-hukumNya tidak mereka kenal.

Ant.3: Megahkanlah Tuhan, hai Yerusalem.

Bacaan Singkat (Ef 2,13-16)

Saudara-saudara, dalam Kristus Yesus, kamu yang dahulu jauh, kini menjadi dekat oleh darahNya. Sebab Dialah damai kita yang mempersatukan kedua pihak, Yahudi dan bukan Yahudi, serta merubuhkan tembok pemisah, yakni permusuhan. Dalam diriNya telah dibatalkanNya hukum Taurat dengan segala peraturan dan ketentuannya, agar kedua pihak dijadikanNya satu manusia baru dalam diriNya. Dengan demikian Ia telah mengadakan perdamaian. Dalam satu tubuh Ia telah memeprdamaikan keduanya dengan Allah oleh salib dan mengakhiri permusuhan di dalam diriNya.

Lagu Singkat

P: Aku berseru kepada Tuhan yang mahatinggi,* Karena Ia mengasihani aku. U: Aku. P: Ia mengutus pertolongan dari surga dan membebaskan daku. U: Karena Ia mengasihani aku. P: Kemuliaan. U: Aku.

Ant.Kidung: Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan; Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan; Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Doa Permohonan

Kristus telah menumpahkan darahNya dan mempersembahkan diri kepada Bapa dalam Roh kudus untuk menyucikan hati nurani kita dari perbuatan yang sia-sia. Marilah kita menyembah Dia dan dengan tulus ikhlas berkata:
U: Engkaulah pokok damai kami, ya Tuhan.
P: Dalam kemurahanMu Engkau telah memberikan permulaan hari ini kepada kami,* maka berilah juga permulaan hidup yang baru.
P: Engkau telah menciptakan dan tetap menyelenggarakan segala sesuatu,* semoga kami senantiasa melihat Engkau dalam setiap makhluk.
P: Engkau telah mengikat perjanjian yang baru dan kekal dalam darahMu,* maka doronglah kami untuk berpegang teguh pada perjanjianMu itu.
P: Di kayu salib darah dan air mengalir ke luar dari lambungMu,* maka basuhlah kami dalam sumber yang menyelamatkan itu.

Bapa Kami

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa, pada permulaan hari ini kami memuji Engkau. Semoga ibadat pujian ini kelak kami rayakan secara meriah bersama para kudusMu di dalam kemuliaan abadi. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami yang hidup...

Ibadat Sebelum Tengah Hari

JUMAT PEKAN II — IBADAT SEBELUM TENGAH HARI (Tertia)

Pembukaan

Ya Allah, bersegeralah menolong aku.
Tuhan, perhatikanlah hambaMu.
Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Mazmur 120 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Dalam kesesakanku aku berseru kepada TUHAN dan Ia menjawab aku:
2 "Ya TUHAN, lepaskanlah aku dari pada bibir dusta, dari pada lidah penipu."
3 Apakah yang diberikan kepadamu dan apakah yang ditambahkan kepadamu, hai lidah penipu?
4 Panah-panah yang tajam dari pahlawan dan bara kayu arar.
5 Celakalah aku, karena harus tinggal sebagai orang asing di Mesekh, karena harus diam di antara kemah-kemah Kedar!
6 Cukup lama aku tinggal bersama-sama dengan orang-orang yang membenci perdamaian.
7 Aku ini suka perdamaian, tetapi apabila aku berbicara, maka mereka menghendaki perang.

Mazmur 121 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung; dari manakah akan datang pertolonganku?
2 Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi.
3 Ia takkan membiarkan kakimu goyah, Penjagamu tidak akan terlelap.
4 Sesungguhnya tidak terlelap dan tidak tertidur Penjaga Israel.
5 Tuhanlah Penjagamu, Tuhanlah naunganmu di sebelah tangan kananmu.
6 Matahari tidak menyakiti engkau pada waktu siang, atau bulan pada waktu malam.
7 TUHAN akan menjaga engkau terhadap segala kecelakaan; Ia akan menjaga nyawamu.
8 TUHAN akan menjaga keluar masukmu, dari sekarang sampai selama-lamanya.

Mazmur 122 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah Daud. Aku bersukacita, ketika dikatakan orang kepadaku: "Mari kita pergi ke rumah TUHAN."
2 Sekarang kaki kami berdiri di pintu gerbangmu, hai Yerusalem.
3 Hai Yerusalem, yang telah didirikan sebagai kota yang bersambung rapat,
4 ke mana suku-suku berziarah, yakni suku-suku TUHAN, untuk bersyukur kepada nama TUHAN sesuai dengan peraturan bagi Israel.
5 Sebab di sanalah ditaruh kursi-kursi pengadilan, kursi-kursi milik keluarga raja Daud.
6 Berdoalah untuk kesejahteraan Yerusalem: "Biarlah orang-orang yang mencintaimu mendapat sentosa.
7 Biarlah kesejahteraan ada di lingkungan tembokmu, dan sentosa di dalam purimu!"
8 Oleh karena saudara-saudaraku dan teman-temanku aku hendak mengucapkan: "Semoga kesejahteraan ada di dalammu!"
9 Oleh karena rumah TUHAN, Allah kita, aku hendak mencari kebaikan bagimu.

Bacaan Singkat (Dt 1, 31b)
31 dan di padang gurun, di mana engkau melihat bahwa TUHAN, Allahmu, mendukung engkau, seperti seseorang mendukung anaknya, sepanjang jalan yang kamu tempuh, sampai kamu tiba di tempat ini.

Ayat Singkat
P. Sokonglah aku sesuai dengan janji-Mu, ya Tuhan, supaya aku hidup.
U. Dan jangan biarkan aku kecewa dalam harapanku.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

JUMAT II SIANG

Madah

Sungguh agung cinta Tuhan
Yang tidak takut berkurban
Mautpun tak menghalangi
Kasih setya yang sejati.

Selalu siap mengabdi
Datang untuk melayani
Itulah semangat Tuhan
Yang harus kita wujudkan.

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Yang memperoleh Roh suci
Pembaharu muka bumi. Amin.

Ant.1: Semoga kasih setiaMu menghibur aku sesuai dengan janjiMu.

Mazmur 118 (119),73-80

Ya Tuhan, tanganMulah yang menjadikan dan membentuk aku,*
semoga aku mengerti dan mempelajari perintahMu.

Orang takwa melihat aku, lalu bergembira,*
karena aku berharap akan firmanMu.

Aku tahu, ya Tuhan, bahwa ketetapanMu adil,*
karena Engkau telah menghukum aku dengan tepat.

Semoga kasih setiaMu menghibur aku,*
sesuai dengan janjiMu kepada hambaMu ini.

Semoga aku hidup karena rahmatMu,*
sebab aku suka akan hukumMu.

Semoga orang yang sombong Kaupermalukan, sebab mereka curang terhadapku,*
tetapi aku akan merenungkan aturanMu.

Semoga orang takwa memihak aku,*
semoga orang tahu akan perintahMu.

Semoga aku melakukan ketetapanMu dengan sempurna,*
sehingga aku tidak dikecewakan.

Ant.1: Semoga kasih setiaMu menghibur aku sesuai dengan janjiMu.

Ant.2: Lindungilah aku terhadap serangan lawan, ya Allahku.

Mazmur 58 (59),2-6a.9-11.17-18

Ya Allahku, lepaskan daku dari tangan musuh,*
lindungilah aku terhadap serangan lawan.

Lepaskan daku dari orang yang berbuat jahat,*
selamatkanlah aku dari penumpah darah.

Sebab orang-orang kuat mengancam hidupku,*
mereka menyerbu aku.

Aku tidak melakukan pelanggaran dan tidak berdosa,*
meskipun aku tidak bersalah, mereka bersiap-siap menyerang.

Bangunlah, kemarilah dan lihatlah,*
Tuhan semesta alam, Allah Israel.

Tuhan, Engkau menertawakan bangsa-bangsa kafir,*
mengolok-olok kesombongan mereka.

Aku berpegang padaMu, sebab Engkaulah kekuatanku,*
Engkaulah Allahku dan pelindungku.

Allahku mendampingi aku dengan kasih setia,*
sehingga aku menyaksikan kekalahan musuhku.

Aku menyanyikan kekuasaanMu,*
pagi-pagi sudah memuji kasih setiaMu.

Sebab Engkaulah pelindungku,*
tempat pengungsian pada waktu kesesakan.

Engkaulah kekuatanku, aku bernyanyi bagiMu,*
Engkaulah pelindungku, Allah yang penuh kasih setia.

Ant.2: Lindungilah aku terhadap serangan lawan, ya Allahku.

Ant.3: Berbahagialah orang yang dihajar Allah, sebab sungguhpun Allah melukai, namun Ia menyembuhkan juga.

Mazmur 59 (60)

Allah, Engkau menggempur dan menerobos pertahanan kami,*
Engkau murka dan meninggalkan kami.

Tanah kami Kaugoncangkan, sehingga retak,*
goyah dan nyaris terbelah.

UmatMu telah Kauberi pelajaran yang pahit,*
kami Kauberi minum anggur yang memusingkan.

Berikanlah panjiMu kepada orang-orang takwa,*
supaya mereka bersatu melawan musuh.

Berilah kami kemenangan dengan tangan kuat,*
selamatkanlah umatMu yang Kaucintai.

Allah telah berfirman dari surga,*
"Dengan gembira tanah Sikem Kujadikan bagian jarahKu.

Lembah Sukot Kuukur,*
tanah Gileat dan Manasye menjadi milikKu.

Tanah Efraim Kujadikan topi bajaKu, Yehuda tongkat kerajaanKu,*
Moab tempat pembasuhanKu.

Tanah Edom Kujadikan kepunyaanKu,*
Filistea menggemakan lagu kemenanganKu".

Siapa mengantar aku ke kota Petra?*
Siapa melantik aku menjadi raja Edom?

Bukankah Engkau, ya Allah!*
Masihkah Engkau membuang kami dan tidak lagi menyertai bala tentara kami?

Berilah kami pertolongan terhadap musuh,*
sebab sia-sialah bantuan manusia.

Dengan Allah, kita berjuang gagah perkasa,*
Ia sendiri akan menginjak-injak para lawan kita.

Ant.3: Berbahagialah orang yang dihajar Allah, sebab sungguhpun Allah melukai, namun Ia menyembuhkan juga.

Bacaan singkat (Keb 1,13-15)

Allah tidak mengadakan maut dan tidak bergembira atas kebinasaan orang-orang hidup. Sebab Ia menciptakan segala sesuatu, supaya segala ciptaan itu ada dan selamat. Tak ada racun maut di antara mereka, tak ada kekuasaan pratala di bumi. Sebab keadilan kekal adanya.

P: Tuhan meluputkan jiwaku dari maut.
U: Aku boleh menikmati hidup di dunia ini.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, ketika Engkau bergantung pada kayu salib demi keselamatan kami, dunia diliputi kegelapan di tengah hari. Terangilah kiranya jalan hidup kami, agar kami dapat mencapai kehidupan kekal. Sebab Engkaulah pengantara kami, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

JUMAT PEKAN II — IBADAT SESUDAH TENGAH HARI (Nona)

Pembukaan

Ya Allah, bersegeralah menolong aku.
Tuhan, perhatikanlah hambaMu.
Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Mazmur 126 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Ketika TUHAN memulihkan keadaan Sion, keadaan kita seperti orang-orang yang bermimpi.
2 Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa, dan lidah kita dengan sorak-sorai. Pada waktu itu berkatalah orang di antara bangsa-bangsa: "TUHAN telah melakukan perkara besar kepada orang-orang ini!"
3 TUHAN telah melakukan perkara besar kepada kita, maka kita bersukacita.
4 Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb!
5 Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai.
6 Orang yang berjalan maju dengan menangis sambil menabur benih, pasti pulang dengan sorak-sorai sambil membawa berkas-berkasnya.

Mazmur 127 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah Salomo. Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.
2 Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.
3 Sesungguhnya, anak-anak lelaki adalah milik pusaka dari pada TUHAN, dan buah kandungan adalah suatu upah.
4 Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan, demikianlah anak-anak pada masa muda.
5 Berbahagialah orang yang telah membuat penuh tabung panahnya dengan semuanya itu. Ia tidak akan mendapat malu, apabila ia berbicara dengan musuh-musuh di pintu gerbang.

Mazmur 128 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya!
2 Apabila engkau memakan hasil jerih payah tanganmu, berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu!
3 Isterimu akan menjadi seperti pohon anggur yang subur di dalam rumahmu; anak-anakmu seperti tunas pohon zaitun sekeliling mejamu!
4 Sesungguhnya demikianlah akan diberkati orang laki-laki yang takut akan TUHAN.
5 Kiranya TUHAN memberkati engkau dari Sion, supaya engkau melihat kebahagiaan Yerusalem seumur hidupmu,
6 dan melihat anak-anak dari anak-anakmu! Damai sejahtera atas Israel!

Bacaan Singkat (Sap 1, 13-15)
13 Memang maut tidak dibuat oleh Allah, dan Iapun tak bergembira karena yang hidup musnah lenyap. 14 Sebaliknya Ia menciptakan segala-galanya supaya ada, dan supaya makhluk-makhluk jagat menyelamatkan. Di antaranyapun tidak ada racun yang membinasakan, dan dunia orang mati tidak merajai bumi. 15 Maka kesucian mesti baka.

Ayat Singkat
P. Tuhan telah meluputkan jiwaku dari maut.
U. Aku akan berjalan di hadapan-Nya di negeri orang hidup.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

JUMAT II SORE

Madah

Yesus cahaya sejati
Yang bersinar dalam hati
Membawa keselamatan
Dan damai yang tahan zaman.

Engkau laksana pelita
Di tengah gelap gulita
Yang menjamin perjalanan
Agar mencapai tujuan.

Bila senja sudah tiba
Engkau tetap bercahaya
Menyinarkan kasih suci
Memancarkan cinta murni.

Terpujilah Kristus Tuhan
Yang rela menjadi kurban
Namun kini sudah jaya
Mulya untuk selamanya. Amin.

Ant.1: Tuhan, luputkanlah jiwaku dari maut dan kuatkanlah aku.

Mazmur 114 (116A,1-9)

Tuhan mengasihi aku,*
Ia mendengarkan seruan dan permohonanku.

Ia menaruh perhatian padaku,*
bila aku berseru kepadaNya.

Jerat maut meliliti aku,+
utusan pratala menyergap aku,*
aku dirundung kesusahan.

Maka aku menyerukan nama Tuhan,*
Ya tuhan, bebaskanlah aku.

Berbelaskasihlah Tuhan dan adil,*
Allah kita penuh kerahiman.

Orang yang bersahaja dilindungiNya,*
dari kesesakan aku diselamatkanNya.

Hai jiwaku, tenangkanlah dirimu,*
sebab Tuhan berbuat baik kepadamu.

Tuhan meluputkan jiwaku dari maut,*
Ia mengusap air mataku dan menguatkan kakiku.

Aku boleh menikmati hidup di dunia ini,*
di hadapan wajah Tuhan.

Ant.1: Tuhan, luputkanlah jiwaku dari maut dan kuatkanlah aku.

Ant.2: Pertolonganku dari Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Ant.2: Pertolonganku dari Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi.

Ant.3: Adil dan benar segala tindakanMu, ya raja segala bangsa.

Why 15,3-4

Agung dan mengagumkan segala karyaMu,*
ya Tuhan Allah yang mahakuasa

Adil dan benar segala tindakanMu,*
ya raja segala bangsa!

Siapakah yang tidak takut, ya Tuhan,*
dan tidak memuliakan namaMu?

Sebab hanya Engkaulah kudus,+
semua bangsa akan datang dan sujud menyembah di hadapanMu,*
sebab telah nyatalah segala keputusanMu.

Ant.3: Adil dan benar segala tindakanMu, ya raja segala bangsa.

Bacaan Singkat (Kor 2,7-10a)

Ilmu yang kami ajarkan ialah ilmu Allah yang penuh rahasia, yang tersembunyi bagi manusia; ilmu yang sejak dahulu kala disediakan Allah demi kemuliaan kita. Ilmu itu tidaklah diketahui oleh seorangpun dari penguasa dunia ini; sebab seandainya diketahuinya, pasti mereka tidak sampai menyalibkan Tuhan yang mulia. Akan tetapi, kami memaklumkan seperti tertulis dalam Kitab suci, yakni: "Apa yang tak pernah dilihat ataupun didengar orang, apa yang tak pernah timbul di hati manusia, itulah yang disediakan Allah bagi mereka yang mengasihiNya". Demikianlah dinyatakan oleh Allah kepada kita dengan perantaraan Roh kudus.

Lagu Singkat

P: Kristus telah wafat karena dosa kita,* Untuk menghantar kita kepada Allah. U: Kristus. P: Ia wafat sebagai manusia lemah, tetapi kini hidup dalam kekuatan Roh. U: Untuk menghantar kita kepada Allah. P: Kemuliaan U: Kristus.

Ant.Kidung: Ya Tuhan, ingatlah akan kasih sayangMu, menurut janjiMu kepada leluhur kami.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung: Ya Tuhan, ingatlah akan kasih sayangMu, menurut janjiMu kepada leluhur kami.

Doa Permohonan

Tuhan Kristus dengan penuh belaskasihan menghapus air mata dari pipi orang yang menangis. Maka hendaklah kita memuji Dia dan dengan rendah hati berdoa kepadaNya:
U: Kasihanilah umatMu, ya Tuhan.
P: Tuhan Kristus, penghibur orang yang hina-dina,* pandanglah kiranya air mata kaum fakir miskin.
P: Tuhan yang mahamurah, dengarkanlah kiranya keluh kesah orang yang berada dalam sakrat maut,* dan utuslah malaikatMu untuk menguatkan mereka.
P: Semoga para pengungsi melihat kembali kampung halamannya di dunia ini,* dan kelak diterima dalam tanah air abadi di surga.
P: Semoga orang yang tenggelam dalam dosa, membuka diri bagi cinta kasihMu,* dan dipersatukan kembali dengan Dikau dan dengan GerejaMu.
P: Selamatkanlah kiranya saudara-saudara yang telah berpulang,* sehingga mereka dapat menikmati penebusanMu selimpah-limpahnya.

Bapa Kami

Doa Penutup

Ya Allah, dalam kehinaan salib menjadi nyata betapa agung kebijaksanaanMu. Semoga kami dengan jelas melihat kemuliaan sengsara PuteraMu, sehingga kami penuh harapan selalu berbangga atas salibNya. Sebab Dialah PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup...

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - JUMAT

Doa Tobat

P: Tuhan Yesus Kristus, Engkau diutus menyembuhkan orang yang remuk-redam.
Tuhan, kasihanilah kami.
U: Tuhan, kasihanilah kami.
P: Engkau datang memanggil orang yang berdosa.
Kristus, kasihanilah kami.
U: Kristus, kasihanilah kami.
P: Engkau duduk di sisi Bapa sebagai pengantara kami.
Tuhan, kasihanilah kami.
U: Tuhan, kasihanilah kami.
P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Jatuh sudah malam hari
S'moga kami Kaulindungi
Ya Bapa mahakuasa
Supaya aman sentosa.

Jauhkan impian suram
Singkirkan khayalan malam
Kurniakan istirahat
Agar sehat wal'afiat.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant: Siang malam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.

Mazmur 87 (88)

Ya Tuhan, Allah penyelamatku,*
siang malam aku berseru kepadaMu.

Semoga doaku sampai ke hadiratMu,*
dengarkanlah jeritan tangisku.

Sebab hatiku tersesak kesusahan bertimbun-timbun,*
dan hidupku mendekati ambang maut.

Aku dianggap sudah turun ke liang kubur,*
seperti orang yang kehilangan hayat.

Di alam mautlah kediamanku,*
seperti orang yang mati terbuuh aku berbaring dalam kubur.

Seperti orang yang tidak lagi Kauingat,*
terpisah dari cintaMu.

Kaucampakkan daku ke lubang terdalam,*
ke tubir yang gelap gulita.

Aku tertindih oleh amarahMu,*
dan keberanganMu melumpuhkan daku.

Handai taulanku Kaujauhkan dari padaku,*
Kaujadikan daku haram bagi mereka.

Aku terkurung, tak dapat lolos,*
mataku kabur tersesak derita.

Sehari-hari aku berseru kepadaMu, ya Tuhan,*
kepadaMu kutadahkan tanganku.

Adakah Engkau berkarya bagi orang mati!*
Masakan arwah bangkit untuk memuji Engkau!

Adakah kasihMu dikisahkan dalam kubur,*
dan kesetiaanMu di daerah kebinasaan!

Adakah karyaMu yang agung dikenal dalam kegelapan,*
dan keadilanMu di tempat tiada ingatan!

Namun aku, ya Tuhan, aku berseru kepadaMu,*
pagi-pagi doaku membubung ke hadapanMu.

Mengapa Engkau menolak aku, ya Tuhan,*
mengapa menyembunyikan wajahMu dari padaku?

Sedari masa mudaku aku malang dan terancam maut,*
aku menanggung kemurkaanMu dan merana.

Banjir keberanganMu melanda aku,*
kedahsyatan amarahMu membinasakan daku.

Aku seperti dikepung ombak terus-menerus,*
makin lama aku makin terdesak.

Kaum kerabatku Kaujauhkan dari padaku,*
tinggal kegelapanlah yang menemani aku.

Ant: Siang malam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.

Bacaan singkat (Yer 14,9)

Tuhan, Engkau hadir di tengah-tengah kami, dan dengan namaMu kami telah diberkati. Janganlah tinggalkan kami, ya Tuhan, Allah kami.

Lagu singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa, semoga kami setia kepada PuteraMu yang telah wafat dan dimakamkan, sehingga kami bangkit bersama Dia dan hidup sebagai manusia baru. Sebab Dialah pengantara kami, sepanjang segala masa. Amin.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, ya ratu, bunda yang berbelas-kasih,
hidup, hiburan dan harapan kami.
Kami semua memanjatkan permohonan,
kami amat susah, mengeluh, mengesah
dalam lembah duka ini.
Ya ibunda, ya pelindung kami,
limpahkanlah kasih sayangmu yang besar kepada kami.
Dan Yesus, puteramu yang terpuji itu,
s'moga kautunjukkan kepada kami.
O ratu, o ibu, o Maria, bunda Kristus.

Santo-Santa

S. Gregorius Agung

Paus dan Pujangga Gereja · ± 540-604

Gregorius lahir sekitar tahun 540 di Roma, dari keluarga bangsawan yang saleh. Ayahnya, Gordianus, seorang senator, sedangkan ibu dan bibinya kelak dihormati sebagai orang kudus. Berkat kecakapannya, pada usia sekitar tiga puluh tahun Gregorius diangkat menjadi prefek (semacam wali kota) Roma, jabatan tertinggi dalam pemerintahan kota.

Namun di puncak kariernya, ia meninggalkan segalanya untuk mengabdi kepada Allah. Ia mengubah rumah keluarganya menjadi biara di bawah pelindung Santo Andreas, membagikan sisa harta warisannya kepada kaum miskin, dan hidup sebagai rahib yang sederhana. Paus Pelagius II lalu mengutusnya sebagai duta kepausan di Konstantinopel. Ketika Pelagius wafat karena wabah, umat Roma memilih bekas prefek mereka itu menjadi Paus pada tahun 590.

Sebagai Paus, Gregorius bekerja tak kenal lelah. Ia menata liturgi dan nyanyian Gereja yang kemudian dikenang dengan namanya, mengurus kaum miskin dan pengungsi, serta mengutus para misionaris. Salah satu jasanya yang termasyhur adalah mengirim Santo Agustinus dari Canterbury untuk mewartakan Injil kepada bangsa Inggris. Dengan rendah hati ia menyebut dirinya Servus servorum Dei, hamba dari para hamba Allah, gelar yang dipakai para Paus sesudahnya sampai hari ini.

Gregorius wafat pada 12 Maret 604. Umat begitu menghormatinya sehingga ia digelari Agung, dan pada tahun 1295 Paus Bonifasius VIII menyatakannya sebagai salah satu dari empat Pujangga besar Gereja Latin, bersama Ambrosius, Agustinus, dan Hieronimus.

Pelindung: para paus, penyanyi, dan pelajar.

Santo Gregorius Agung

Paus dan Pujangga Gereja

Gregorius lahir di Roma pada tahun 540. Ibunya Silvia dan dua orang tantenya, Tarsilla dan Aemeliana, dihormati pula oleh Gereja sebagai orang kudus. Ayahnya Geordianus, tergolong kaya raya; memiliki banyak tanah di Sicilia, dan sebuah rumah indah di lembah bukit Ceolian, Roma. Selama masa kanak - kanaknya, Gregorius mengalami suasana pendudukan suku bangsa Goth, Jerman atas kota Roma; mengalami berkurangnya penduduk kota Roma dan kacaunya kehidupan kota. Meskipun demikian, Gregorius menerima suatu pendidikan yang memadai. Ia pandai sekali dalam pelajaran tata bahasa, retorik dan dialetika.

Karena posisinya di antara keluarga - keluarga aristokrat (bangsawan) sangat menonjol, Gregorius dengan mudah terlibat dalam kehidupan umum kemasyrakatan, dan memimpin sejumlah kecil kantor. Pada usia 33 tahun ia menjadi Prefek kota Roma, suatu kedudukan tinggi dan terhormat dalam dunia politik Roma saat itu. Namun Tuhan menghendaki Gregorius berkarya di ladang anggurNya. Gregorius meletakkan jabatan politiknya dan mengumumkan niatnya untuk menjalani kehidupan membiara. Ia menjual sebagian besar kekayaannya dan uang yang diperolehnya dimanfaatkan untuk mendirikan biara - biara. Ada enam biara yang didirikan di Sicilia dan satu di Roma. Di dalam biara - biara itu, ia menjalani kehidupannya sebagai seorang rahib. Namun ia tidak saja hidup di dalam biara untuk berdoa dan bersemadi, ia juga giat di luar; membantu orang - orang miskin dan tertindas, menjadi diakon di Roma, menjadi Duta Besar di istana Konstantinopel. Pada tahun 586 ia dipilih menjadi Abbas di biara Santo Andreas di Roma. Di sana ia berjuang membebaskan para budak belian yang dijual di pasar - pasar kota Roma.

Pada tahun 590, dia diangkat menjadi Paus. Dengan ini dia dapat dengan penuh wibawa melaksanakan cita - citanya membebaskan kaum miskin dan lemah, terutama budak - budak dari Inggris. Ia mengutus Santo Agustinus ke Inggris bersama 40 biarawan lain untuk mewartakan Injil disana. Gregorius adalah Paus pertama yang secara resmi mengumumkan dirinya sebagai Kepala Gereja Katolik sedunia. Ia memimpin Gereja selama 14 tahun, dan dikenal sebagai seorang Paus yang masyur, negarawan dan administrator ulung pada awal abad pertengahan serta Bapa Gereja Latin yang terakhir. Karena tulisan - tulisannya yang berbobot, dia digelari sebagai Pujangga Gereja Latin. Meskipun begitu ia tetap rendah hati dan menyebut dirinya sebagai ‘Abdi para abdi Allah’ (servus servorum Dei). Julukan ini tetap dipakai sampai sekarang untuk jabatan Paus di Roma. Setelah memimpin Gereja Kristus selama 14 tahun, Gregorius meninggal dunia pada tahun 604. Pestanya dirayakan juga pada tanggal 12 Maret.