Minggu, 25 April 2027

Hari Minggu Paskah V

Hari Raya

Bacaan Misa

Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.

Bacaan Pertama 1 Petrus 5:5b-14

Demikian jugalah kamu, hai orang-orang muda, tunduklah kepada orang-orang yang tua. Dan kamu semua, rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain, sebab: "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati." Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya. Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu. Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama. Dan Allah, sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal, akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika lamanya. Ialah yang empunya kuasa sampai selama-lamanya! Amin. Dengan perantaraan Silwanus, yang kuanggap sebagai seorang saudara yang dapat dipercayai, aku menulis dengan singkat kepada kamu untuk menasihati dan meyakinkan kamu, bahwa ini adalah kasih karunia yang benar-benar dari Allah. Berdirilah dengan teguh di dalamnya! Salam kepada kamu sekalian dari kawanmu yang terpilih yang di Babilon, dan juga dari Markus, anakku. Berilah salam seorang kepada yang lain dengan cium yang kudus. Damai sejahtera menyertai kamu sekalian yang berada dalam Kristus. Amin.

Mazmur Tanggapan Mazmur 89:2-3,6-7,16-17

(89-3) Sebab kasih setia-Mu dibangun untuk selama-lamanya; kesetiaan-Mu tegak seperti langit.
(89-4) Engkau telah berkata: "Telah Kuikat perjanjian dengan orang pilihan-Ku, Aku telah bersumpah kepada Daud, hamba-Ku:
(89-7) Sebab siapakah di awan-awan yang sejajar dengan TUHAN, yang sama seperti TUHAN di antara penghuni sorgawi?
(89-8) Allah disegani dalam kalangan orang-orang kudus, dan sangat ditakuti melebihi semua yang ada di sekeliling-Nya.
(89-17) karena nama-Mu mereka bersorak-sorak sepanjang hari, dan karena keadilan-Mu mereka bermegah.
(89-18) Sebab Engkaulah kemuliaan kekuatan mereka, dan karena Engkau berkenan, tanduk kami meninggi.

Bacaan Injil Markus 16:15-20

Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh." Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah. Merekapun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.

Renungan

Orang di Balik Catatan

Dalam setiap rapat penting, ada satu orang yang jarang disorot: penulis notulen. Ia tidak berpidato. Namanya tidak disebut dalam sambutan. Tetapi berkat catatannya, keputusan hari itu bisa dibaca ulang bertahun-tahun kemudian. Tanpa pencatat, peristiwa besar menguap jadi kenangan samar.

Bacaan-bacaan hari ini mempertemukan kita dengan seorang pencatat besar dalam sejarah iman: Markus. Namanya muncul di ujung surat Petrus dengan sebutan yang hangat, salam dari Markus, anakku. Menurut tradisi Gereja, Markus inilah yang menuliskan pengajaran dan kenangan Petrus tentang Yesus menjadi Injil tertua yang kita miliki. Ia bukan salah satu dari kedua belas rasul. Ia orang di balik catatan. Tetapi coba bayangkan iman kita tanpa Injil Markus: tidak ada kisah yang bergerak cepat itu, yang memperlihatkan Yesus penuh kuasa sekaligus penuh belas kasih.

Injil hari ini adalah penutup catatannya. Yesus yang bangkit berkata: pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Lalu Ia terangkat ke surga, dan para murid pergi memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja meneguhkan firman itu. Kalimat terakhir itu indah sekali. Para murid pergi, dan Tuhan turut bekerja. Pewartaan bukan usaha sepihak manusia. Ia kerja sama dengan Tuhan yang hidup.

Menarik bahwa perintah seluas itu, seluruh dunia, segala makhluk, justru dijalankan lewat pekerjaan yang tampak kecil: Markus duduk menulis. Baris demi baris. Ia mungkin tidak membayangkan tulisannya akan dibaca miliaran orang di sepanjang dua puluh abad. Ia hanya setia pada bagiannya.

Surat Petrus dalam bacaan pertama memberi bekal bagi para pekerja di balik layar semacam itu: rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya. Serahkanlah segala kekhawatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu. Orang yang bekerja bagi Tuhan tidak perlu sibuk mengurus panggung. Peninggian itu urusan Tuhan, dan waktunya pun waktu Tuhan.

Kebanyakan dari kita bukan pengkhotbah di mimbar besar. Kita ibu yang mengajarkan doa sebelum tidur, guru yang setia pada kelasnya, orang yang menengok tetangga sakit. Pekerjaan-pekerjaan tanpa sorotan. Injil hari ini berbisik: justru lewat kesetiaan seperti itulah Injil sampai ke seluruh dunia.

Bagian kecil apa yang Tuhan percayakan untuk kita kerjakan dengan setia, walau tak seorang pun melihat?

Tuhan, seperti Markus yang setia mencatat, jadikanlah kami setia pada bagian kami yang tersembunyi, dan bekerjalah Engkau bersama kami. Amin.

Invitatorium

MINGGU V PAGI

Pembukaan

Ant. Tuhan sungguh bangkit, alleluya.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku."

Ant. Tuhan sungguh bangkit, alleluya.

Ibadat Bacaan

Ibadat Bacaan untuk Hari Minggu Paskah V

Ya Allah, datanglah menolong aku.

Tuhan, bersegeralah menolong aku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

MADAH

Pada pesta Anak Domba yang agung, kami bernyanyi,

Puji bagi Raja kami yang jaya,

Yang telah membasuh kami dalam arus

Yang mengalir dari sisi-Nya yang tertikam.
Kami memuji Dia, yang cinta ilahi-Nya

Memberi darah suci-Nya sebagai anggur,

Memberi tubuh-Nya untuk pesta,

Kristus sang kurban, Kristus sang imam.
Di mana darah Paskah dicurahkan,

Malaikat maut menyarungkan pedangnya;

Pasukan Israel yang jaya melangkah

Melalui gelombang yang menenggelamkan musuh.
Kami memuji sekarang, yang darah-Nya dicurahkan,

Kurban Paskah, roti Paskah;

Dengan ketulusan dan kasih

Kami makan manna dari atas.
Kurban perkasa dari surga,

Kuasa neraka yang ganas tergeletak di bawah-Mu;

Engkau telah menang dalam pertempuran,

Engkau telah membawa kami hidup dan terang;
Kini maut tak lagi menakutkan,

Kini kubur tak lagi memperbudak;

Engkau telah membuka Firdaus,

Dan di dalam-Mu para kudus-Mu akan bangkit.
Kemenangan Paskah, sukacita Paskah,

Dosa sendirilah yang dapat menghancurkan ini;

Dari kuasa dosa, bebaskanlah

Jiwa-jiwa yang baru lahir, ya Tuhan, di dalam-Mu.
Madah kemuliaan dan pujian,

Tuhan yang bangkit, kepada-Mu kami naikkan;

Bapa yang Kudus, pujian bagi-Mu,

bersama Roh, selalu ada.

PSALMODI

Ant. 1 Alleluya, batu telah digulingkan dari pintu kubur, alleluya.

Mazmur 1

Ada dua jalan yang dapat ditempuh manusia

Berbahagialah mereka yang, menaruh seluruh kepercayaan pada salib, telah terjun ke dalam air kehidupan (dari seorang penulis abad kedua).
Berbahagialah orang

yang tidak mengikuti nasihat orang fasik;

tidak berlama-lama di jalan orang berdosa

tidak duduk dalam perkumpulan pencemooh,

tetapi yang kesukaannya adalah hukum Tuhan

dan yang merenungkan hukum-Nya siang dan malam.
Ia seperti pohon yang ditanam

di tepi aliran air,

yang menghasilkan buah pada musimnya

dan daunnya tidak akan pernah layu;

dan segala yang dilakukannya akan berhasil.
Tidak demikian halnya dengan orang fasik, tidak demikian!

Sebab mereka seperti sekam yang ditiup angin

akan dihalau oleh angin.

Ketika orang fasik dihakimi, mereka tidak akan bertahan,

tidak akan menemukan tempat di antara orang benar;

sebab Tuhan menjaga jalan orang benar

tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Tuhan, Engkaulah kepenuhan hidup, kekudusan, dan sukacita. Penuhilah hari dan malam kami dengan kasih kebijaksanaan-Mu, agar kami dapat berbuah dalam keindahan kekudusan, seperti pohon yang diairi oleh aliran sungai.

Ant. Alleluya, batu telah digulingkan dari pintu kubur, alleluya.

Ant. 2 Alleluya, perempuan, siapakah yang Engkau cari? Mengapa Engkau mencari yang hidup di antara orang mati? alleluya.

Mazmur 2

Mesias, raja dan penakluk

Para penguasa bumi bersatu untuk menggulingkan Yesus, Putra-Mu yang diurapi (Kisah Para Rasul 4:27).

Mengapa keributan ini di antara bangsa-bangsa,

di antara bangsa-bangsa gumaman yang tidak berguna ini?

Mereka bangkit, raja-raja bumi,

para pangeran berkomplot melawan Tuhan dan Yang Diurapi-Nya.

“Mari kita patahkan belenggu mereka,

mari, kita buang kuk mereka.”
Dia yang duduk di surga tertawa;

Tuhan menertawakan mereka dengan cemooh.

Kemudian Dia akan berbicara dalam kemarahan-Nya,

murka-Nya akan menyerang mereka dengan teror.

“Akulah yang telah menetapkan raja-Ku

di Sion, gunung-Ku yang kudus.”
Aku akan mengumumkan ketetapan Tuhan:

Tuhan berkata kepadaku: “Engkaulah Putra-Ku.

Akulah yang telah memperanakkan Engkau hari ini.

Mintalah dan Aku akan mewariskan bangsa-bangsa kepada-Mu,

menempatkan ujung-ujung bumi dalam kepemilikan-Mu.

Dengan tongkat besi Engkau akan mematahkan mereka,

menghancurkan mereka seperti bejana tukang tembikar.”
Sekarang, ya raja-raja, pahamilah,

terimalah peringatan, penguasa-penguasa bumi;

layani Tuhan dengan rasa hormat

dan gemetar, berikanlah penghormatan-Mu kepada-Nya

jangan sampai Dia marah dan Engkau binasa;

sebab tiba-tiba kemarahan-Nya akan berkobar.
Berbahagialah mereka

yang menaruh kepercayaan pada Allah.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Tuhan Allah, Engkau memberikan bangsa-bangsa di dunia sebagai warisan Putra-Mu yang tunggal; Engkau memahkotai-Nya sebagai Raja Sion, kota-Mu yang kudus, dan memberikan Gereja-Mu untuk menjadi Mempelai-Nya. Ketika Dia memberitakan hukum kerajaan-Mu yang kekal, semoga kami melayani-Nya dengan setia, dan dengan demikian berbagi kuasa kerajaan-Nya selamanya.

Ant. Alleluya, perempuan, siapakah yang Engkau cari? Mengapa Engkau mencari yang hidup di antara orang mati? alleluya.

Ant. 3 Alleluya, jangan menangis, Maria; Tuhan telah bangkit dari antara orang mati, alleluya.

Mazmur 3

Aku aman dalam penjagaan Tuhan

Kristus tertidur dalam kematian, tetapi Dia bangkit dari antara orang mati, karena Allah adalah penyelamat-Nya (Santo Ireneus).
Betapa banyak musuhku, ya Tuhan!

Betapa banyak yang bangkit melawan aku!

Betapa banyak yang berkata tentang aku:

“Tidak ada pertolongan baginya di dalam Allah.”
Tetapi Engkau, Tuhan, adalah perisai di sekelilingku,

kemuliaanku, yang mengangkat kepalaku.

Aku berseru dengan nyaring kepada Tuhan.

Dia menjawab dari gunung-Nya yang kudus.
Aku berbaring untuk beristirahat dan aku tidur.

Aku bangun, karena Tuhan menopangku.

Aku tidak akan takut bahkan ribuan orang

yang berbaris di setiap sisi melawan aku.
Bangkitlah, Tuhan; selamatkan aku, ya Allahku,

Engkau yang memukul semua musuhku di mulut,

Engkau yang mematahkan gigi orang fasik!

Ya Tuhan keselamatan, berkatilah umat-Mu!
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Tuhan Allah, Engkau mendengar seruan Putra-Mu ketika Dia tertindas dan menyelamatkan-Nya dari tidur kematian. Bangkitlah, Tuhan, tolonglah Gereja-Mu. Jadilah perisainya agar ia dapat mengangkat kepalanya dan memancarkan kemuliaan kebangkitan.

Ant. Alleluya, jangan menangis, Maria; Tuhan telah bangkit dari antara orang mati, alleluya.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Seluruh tubuhku bersukacita, alleluya.

Dengan segenap kekuatanku aku akan memuji Allahku, alleluya.

BACAAN

Bacaan Pertama

Dari Kitab Wahyu

18:21—19:10

Pesta perkawinan Anak Domba
Seorang malaikat perkasa mengangkat sebuah batu seperti batu kilangan besar dan melemparkannya ke laut dan berkata:
“Babel, kota besar,

akan dirobohkan seperti ini, dengan kekerasan,

dan tidak akan ditemukan lagi!

Tidak ada lagi suara harpa dan penyanyi,

pemain seruling dan peniup terompet,

tidak akan pernah lagi terdengar di dalammu!

Tidak ada pengrajin dalam perdagangan apa pun

tidak akan pernah lagi ditemukan di dalammu!

Tidak ada suara batu kilangan

tidak akan pernah lagi terdengar di dalammu!

Tidak ada cahaya dari lampu yang menyala

tidak akan pernah lagi bersinar di dalammu!

Tidak ada suara mempelai pria dan wanita

tidak akan pernah lagi terdengar di dalammu!

Karena pedagang-pedagangmu adalah bangsawan dunia,

Engkau menyesatkan semua bangsa dengan sihirmu.
“Di dalamnya ditemukan darah para nabi dan orang kudus dan semua yang dibunuh di bumi.”

Setelah ini aku mendengar apa yang terdengar seperti nyanyian nyaring dari kumpulan besar di surga. Mereka bernyanyi:
“Alleluya!

Keselamatan, kemuliaan dan kekuasaan adalah milik Allah kita,

karena penghakiman-Nya benar dan adil!

Dia telah menghukum pelacur besar

yang merusak bumi dengan percabulannya.

Dia telah membalas darah hamba-hamba-Nya

yang ditumpahkan oleh tangannya.”
Sekali lagi mereka bernyanyi “Alleluya!” Dan ketika asap mulai naik darinya untuk selama-lamanya, kedua puluh empat tua-tua dan keempat makhluk hidup itu tersungkur dan menyembah Allah yang duduk di takhta dan bernyanyi, “Amin! Alleluya!”

Sebuah suara yang datang dari takhta berseru:
“Pujilah Allah kita, semua hamba-Nya,

yang kecil dan yang besar, yang menghormati Dia!”
Kemudian aku mendengar apa yang terdengar seperti sorakan orang banyak, atau deru laut yang dalam, atau guntur yang dahsyat, ketika mereka berseru:
“Alleluya!

Tuhan adalah raja,

Allah kita, Yang Mahakuasa!

Marilah kita bersukacita dan bergembira,

dan berikanlah kemuliaan kepada-Nya!

Karena inilah hari perkawinan Anak Domba;

mempelai wanita-Nya telah mempersiapkan diri untuk perkawinan.

Dia telah diberi gaun untuk dikenakan

terbuat dari linen terbaik, putih cemerlang.”
(Gaun linen adalah perbuatan baik para kudus Allah.)

Malaikat itu kemudian berkata kepadaku: “Tulislah ini: Berbahagialah mereka yang telah diundang ke pesta perkawinan Anak Domba.” Malaikat itu melanjutkan, “Kata-kata ini benar; mereka datang dari Allah.” Aku tersungkur di kakinya untuk menyembah dia, tetapi dia berkata, “Tidak, bangunlah! Aku hanyalah sesama hamba denganmu dan saudara-saudaramu yang memberi kesaksian tentang Yesus. Sembahlah Allah saja. Roh nubuat membuktikan dirinya dengan bersaksi tentang Yesus.”

RESPONSORIUM Wahyu 14:2; 19:6; 12:10; 19:5

Aku mendengar suara dari surga seperti deru guntur yang dahsyat: Tuhan Allah kita memerintah selamanya;

sekarang keselamatan dan kuasa dan otoritas Kristus telah datang, alleluya.
Sebuah suara dari takhta menyatakan: Pujilah Allah, semua orang kudus; pujilah Dia, semua yang menghormati Dia, baik besar maupun kecil.

Sekarang keselamatan dan kuasa dan otoritas Kristus telah datang, alleluya.
Bacaan Kedua

Dari khotbah Santo Maksimus dari Turin, uskup

Kristus adalah hari itu
Kristus telah bangkit! Dia telah membobol gerbang neraka dan membebaskan orang mati; Dia telah memperbarui bumi melalui anggota Gereja-Nya yang kini lahir kembali dalam baptisan, dan telah membuatnya mekar kembali dengan manusia yang dihidupkan kembali. Roh Kudus-Nya telah membuka pintu surga, yang terbuka lebar untuk menerima mereka yang bangkit dari bumi. Karena kebangkitan Kristus, pencuri naik ke firdaus, tubuh orang-orang yang diberkati masuk ke kota suci, dan orang mati dipulihkan ke dalam persekutuan orang hidup. Ada gerakan ke atas dalam seluruh ciptaan, setiap elemen mengangkat dirinya ke sesuatu yang lebih tinggi. Kita melihat neraka mengembalikan korbannya ke daerah atas, bumi mengirimkan orang mati yang terkubur ke surga, dan surga mempersembahkan pendatang baru kepada Tuhan. Dalam gerakan yang sama, penderitaan Juruselamat kita mengangkat manusia dari kedalaman, mengangkat mereka dari bumi, dan menempatkan mereka di ketinggian.
Kristus telah bangkit. Kebangkitan-Nya membawa kehidupan bagi orang mati, pengampunan bagi orang berdosa, dan kemuliaan bagi orang kudus. Maka Nabi Daud memanggil seluruh ciptaan untuk bergabung dalam merayakan pesta Paskah: Bersukacitalah dan bergembiralah, serunya, pada hari ini yang telah dijadikan Tuhan.
Terang Kristus adalah hari yang tak berkesudahan yang tak mengenal malam. Kristus adalah hari ini, kata Rasul; demikianlah makna perkataan-Nya: Malam hampir berakhir; hari sudah dekat. Dia memberitahu kita bahwa malam hampir berakhir, bukan bahwa malam akan tiba. Dengan ini kita dimaksudkan untuk memahami bahwa kedatangan terang Kristus mengusir kegelapan Setan, tidak menyisakan tempat bagi bayangan dosa apa pun. Pancaran-Nya yang kekal menghalau awan gelap masa lalu dan mengendalikan pertumbuhan tersembunyi kejahatan. Putra adalah hari itu kepada siapa hari itu, yaitu Bapa, mengkomunikasikan misteri keilahian-Nya. Dia adalah hari yang berkata melalui mulut Salomo: Aku telah menyebabkan terang yang tak pernah padam terbit di surga. Dan sebagaimana di surga tidak ada malam yang dapat mengikuti siang, demikian pula tidak ada dosa yang dapat menaungi keadilan Kristus. Hari surgawi selalu cerah dan bersinar dengan terang yang cemerlang; awan tidak akan pernah menggelapkan langitnya. Dengan cara yang sama, terang Kristus selalu bersinar dengan pancaran yang bercahaya dan tidak akan pernah dapat dipadamkan oleh kegelapan dosa.

Inilah sebabnya Yohanes penginjil berkata: Terang bersinar dalam kegelapan, dan kegelapan tidak pernah mampu menguasainya.
Maka, saudara-saudaraku, setiap kita tentu harus bersukacita pada hari kudus ini. Jangan ada seorang pun, yang sadar akan keberdosaannya, menarik diri dari perayaan kita bersama, jangan pula ada seorang pun yang terhalang dari doa umum kita oleh beban kesalahannya. Berdosa memang dia, tetapi dia tidak boleh putus asa akan pengampunan pada hari yang begitu istimewa ini; sebab jika seorang pencuri dapat menerima rahmat firdaus, bagaimana mungkin seorang Kristen ditolak pengampunannya?

RESPONSORIUM

Tuhan dalam segala keindahan-Nya telah diangkat di atas bintang-bintang, dan kemuliaan-Nya bersinar di antara awan-awan surga

di mana nama-Nya akan dipuji selamanya, alleluya.
Dari ketinggian surga Dia pergi dan ke ketinggian itu Dia kembali.

Di mana nama-Nya akan dipuji selamanya, alleluya.

TE DEUM

Engkaulah Allah: kami memuji-Mu;

Engkaulah Tuhan: kami memuliakan-Mu;

Engkaulah Bapa yang kekal:

Seluruh ciptaan menyembah-Mu.
Kepada-Mu semua malaikat, semua kuasa surga,

Kerubim dan Serafim, bernyanyi dalam pujian tak berkesudahan:

Kudus, kudus, kudus, Tuhan, Allah mahakuasa,

langit dan bumi penuh kemuliaan-Mu.
Persekutuan mulia para rasul memuji-Mu.

Persekutuan mulia para nabi memuji-Mu.

Pasukan martir berjubah putih memuji-Mu.
Di seluruh dunia Gereja kudus memuliakan-Mu:

Bapa, keagungan tak terbatas,

Putra-Mu yang sejati dan tunggal, layak disembah,

dan Roh Kudus, pembela dan pembimbing.
Engkau, Kristus, adalah Raja kemuliaan,

Putra Bapa yang kekal.
Ketika Engkau menjadi manusia untuk membebaskan kami

Engkau tidak menolak rahim Perawan.
Engkau mengalahkan sengat maut,

dan membuka kerajaan surga bagi semua orang percaya.
Engkau duduk di sisi kanan Allah dalam kemuliaan.

Kami percaya bahwa Engkau akan datang, dan menjadi hakim kami.
Datanglah, ya Tuhan, dan tolonglah umat-Mu,

yang telah Engkau tebus dengan darah-Mu sendiri,

dan bawalah kami bersama para kudus-Mu

ke kemuliaan abadi.
Selamatkan umat-Mu, Tuhan, dan berkatilah warisan-Mu.

Pimpin dan teguhkanlah mereka sekarang dan selalu.
Hari demi hari kami memuji-Mu.

Kami memuji nama-Mu selamanya.
Jagalah kami hari ini, Tuhan, dari segala dosa.

Kasihanilah kami, Tuhan, kasihanilah.
Tuhan, tunjukkanlah kasih dan belas kasihan-Mu kepada kami,

karena kami telah menaruh kepercayaan pada-Mu.
Di dalam-Mu, Tuhan, adalah harapan kami:

Dan kami tidak akan pernah berharap dengan sia-sia.

DOA PENUTUP

Allah yang mahakuasa dan kekal,

terus-menerus laksanakanlah Misteri Paskah di dalam kami,

agar mereka yang Engkau berkenan untuk memperbarui dalam Baptisan Kudus dapat,

di bawah perlindungan-Mu,

menghasilkan banyak buah dan mencapai sukacita hidup kekal.

Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan memerintah bersama Engkau dalam kesatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

MINGGU V PAGI

Pembukaan

Ant. Tuhan sungguh bangkit, Alleluya.

Mazmur 94 (95)

Marilah kami bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kami.
Menghadap wajah-Nya dengan lagu syukur,
menghormati-Nya dengan pujian.
Tuhanlah Allah Yang Agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tangan-Nya,
puncak gunungpun milik-Nya.
Milik-Nyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tangan-Nya.
Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kami.
Dialah Allah kami, kami umat-Nya,
Dialah gembala kami, kami kawanan-Nya.
Hari ini dengarkanlah suara-Nya:
“Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya-Ku Yang Agung.
Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbingan-Ku.
Sebab Aku bersumpah dalam murka-Ku:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku.”

Ant. Tuhan sungguh bangkit, Alleluya.

Madah

Fajar menyingsinglah sudah
Langit menggemakan madah
Bumi bersorak-sorailah
Neraka mengaduh kalah.
Kala raja nan perkasa
Menggempur markas neraka
Menggilas kuasa maut
Dengan gagah tanpa takut.
Meskipun tertutup batu
Dijaga banyak serdadu
Namun pemenang yang luhur
Bangkit mulia dari kubur.
Mulialah Engkau ya Tuhan
Yang bangkit tak terkalahkan
Serta Bapa dan Roh Suci
Mulialah kekal abadi.
Amin.
Atau
Hai Yerusalem surgawi
Nyanyikanlah lagu puji
Penuh sukacita murni
Merayakan Paska suci.
Kristus sebagai pahlawan
Mengalahkan kegelapan
Merebut mangsa neraka
Agar bebas dan berjaya.
Para umat yang ditebus
Berarak bersama Kristus
Gembira menuju Bapa
Untuk hidup selamanya.
Mulialah Engkau, ya Tuhan
Yang bangkit tak terkalahkan
Serta Bapa dan Roh Suci
Mulialah kekal abadi.
Amin.

Ant.1: Barang siapa haus, akan menerima air kehidupan dengan cuma-cuma, Alleluya.

Mazmur 62

Ya Allah, Engkaulah Allahku,*
aku mencari Engkau.
Hatiku haus dan rindu akan Dikau,*
seperti tanah kering dan tandus merindukan air.
Demikian aku ingin memandang Engkau di tempat kediaman-Mu,*
untuk merasakan kekuatan dan kemuliaan-Mu.
Sebab kasih setia-Mu lebih baik dari pada hidup,*
bibirku memegahkan Dikau
Aku akan memuji Engkau seumur hidupku,*
menadahkan tangan kepada-Mu.
Hatiku Kaukenyangkan dengan santapan lezat,*
mulutku memuji Engkau sambil bersyukur.
Di tempat tidurku aku memuji Engkau,*
aku merenungkan Dikau sepanjang malam.
Sebab Engkau yang menolong aku,*
di bawah naungan sayap-Mu aku bersorak.
Jiwaku melekat pada-Mu,*
tangan kanan-Mu menopang aku.

Ant.1: Barang siapa haus, akan menerima air kehidupan dengan cuma-cuma, Alleluya.

Ant.2: Hai lautan dan mata air, bersujudlah kepada Tuhan yang menciptakan langit dan bumi, Alleluya.

Dan 3:57-88,56
Pujilah Tuhan, segala karya Tuhan,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.
Pujilah Tuhan, semua malaikat Tuhan,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.
Pujilah Tuhan seluruh isi surga,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.
Pujilah Tuhan, segala air di atas langit,*
angkasa raya Tuhan, luhurkanlah Dia.
Pujilah Tuhan, matahari dan bulan,*
segala bintang di langit, luhurkanlah Dia.
Pujilah Tuhan, hujan dan embun,*
angin dan taufan, luhurkanlah Dia.
Pujilah Tuhan, api dan panas-terik,*
hawa sejuk dan dingin, luhurkanlah Dia.
Pujilah Tuhan, kabut dan gerimis,*
halilintar dan awan, luhurkanlah Dia.
Pujilah Tuhan, siang dan malam,*
terang dan gelap, luhurkanlah Dia.
Pujilah Tuhan, seluruh bumi,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.
Pujilah Tuhan, gunung dan bukit,*
segala yang tumbuh di bumi, luhurkanlah Dia.
Pujilah Tuhan, segala mata air,*
lautan dan sungai, luhurkanlah Dia.
Pujilah Tuhan, segala yang hidup di dalam air,*
unggas di udara, luhurkanlah Dia.
Pujilah Tuhan, binatang buas dan jinak,*
semua manusia, luhurkanlah Dia.
Pujilah Tuhan, umat Israel,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.
Pujilah Tuhan, para Imam,*
semua pelayan-Nya, luhurkanlah Dia.
Pujilah Tuhan, orang yang takwa,*
semua yang suci dan rendah hati, luhurkanlah Dia.
Pujilah Tuhan, Ananya, Azarya dan Misael,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.
Marilah kami memuji Bapa, Putera dan Roh Kudus,*
memuji dan meluhurkan Dia selama-lamanya.
Kidung ini tidak ditutup dengan ‘Kemuliaan’.

Ant.2: Hai lautan dan mata air, bersujudlah kepada Tuhan yang menciptakan langit dan bumi, Alleluya.

Ant.3: Hendaknya orang takwa bersuka ria atas kejayaan Tuhan, Alleluya.

Mazmur 149

Nyanyikanlah bagi Tuhan lagu baru,*
pujilah Dia dalam himpunan umat-Nya.
Hendaknya Israel bergembira atas Penciptanya,*
dan warga Sion bersuka-cita atas Rajanya.
Hendaknya mereka memuji nama-Nya dengan tari-tarian,*
bermazmur bagi-Nya dengan rebana dan kecapi.
Sebab Tuhan berkenan kepada umat-Nya,*
memahkotai yang hina-dina dengan keselamatan.
Hendaknya orang takwa bersukaria atas kejayaannya,*
bersorak-sorai dengan gembira.
Hendaknya mereka memuji Tuhan dengan suara lantang,*
sambil memegang pedang yang tajam.
Begitu hendaklah mereka membalas kejahatan para bangsa,*
dan menjatuhkan hukuman kepada mereka;
Membelenggu para rajanya,*
dan mengikat pemukanya dengan rantai besi.
Dengan demikian terlaksana keputusan Allah;*
tugas terhormat bagi umat-Nya.

Ant.3: Hendaknya orang takwa bersuka ria atas kejayaan Tuhan, Alleluya.

Bacaan singkat (Kis 10:40-43)

Allah telah membangkitkan Yesus pada hari yang ketiga, dan dengan kuasa Allah, Yesus menampakkan diri, bukan kepada seluruh bangsa, tetapi kepada saksi-saksi, yang sebelumnya telah ditunjuk oleh Allah. Kamilah saksi-saksi itu, kami yang telah makan dan minum bersama-sama dengan Dia, setelah Ia bangkit dari alam maut. Kepada kami ditugaskan oleh Allah mewartakan kepada seluruh bangsa dan memberi kesaksian bahwa Yesuslah yang ditentukan Allah menjadi hakim atas orang yang hidup dan yang mati. Tentang Dialah semua nabi memberi kesaksian, bahwa barang siapa percaya kepada-Nya akan mendapat pengampunan dosa demi nama-Nya.
Lagu singkat
P: Kristus, Putera Allah yang hidup, kasihanilah kami,* Alleluya, Alleluya.
U: Kristus…
P: Engkau bangkit dari alam maut.
U: Alleluya, Alleluya.
P: Kemuliaan…
U: Kristus…

Ant.Kidung: Setiap orang akan menghasilkan banyak buah, kalau ia tinggal dalam Aku dan Aku dalam dia, Alleluya.

Kidung Zakaria (Luk 1 : 68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umat-Nya.
Ia mengangkat bagi kami seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hamba-Nya.
Seperti dijanjikan-Nya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabi-Nya yang kudus.
Untuk menyelamatkan kami dari musuh-musuh kami,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kami.
Untuk menunjukkan rahmat-Nya kepada leluhur kami,*
dan mengindahkan perjanjian-Nya yang kudus.
Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kami,*
akan membebaskan kami dari tangan musuh.
Agar kami dapat mengabdi kepada-Nya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapan-Nya seumur hidup.
Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah Yang Mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalan-Nya.
Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umat-Nya,*
berkat pengampunan dosa mereka.
Sebab Allah kami penuh rahmat dan belas kasihan;*
Ia mengunjungi kami laksana fajar cemerlang.
Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kami ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Setiap orang akan menghasilkan banyak buah, kalau ia tinggal dalam Aku dan Aku dalam dia, Alleluya.

Doa Permohonan

Kristus, sumber kehidupan, telah dibangkitkan oleh Allah. Kristus juga akan membangkitkan kami dengan kekuatan-Nya. Marilah kami berdoa:
U: Kristus, kehidupan kami, selamatkanlah kami.
P: Ya Kristus, cahaya yang cemerlang dalam kegelapan, raja kehidupan dan pemberi kesucian kepada semua insan,*
semoga kami menjalani hari ini demi kemuliaan-Mu.
P: Tuhan, Engkau telah menempuh jalan penderitaan dan salib,*
semoga kami menderita dan mati bersama Engkau, supaya dibangkitkan pula bersama Engkau.
P: Putera Bapa, guru dan saudara kami, Engkau telah mengangkat kami menjadi raja dan imam bagi Allah,*
semoga kami dengan gembira hati menyampaikan kurban pujian kepada-Mu.
P: Raja Yang Mulia, kami menantikan hari penampakan-Mu yang megah,*
agar dapat memandang wajah-Mu dan menjadi serupa dengan Dikau.

Bapa Kami

Doa Penutup

Allah Maha Pengasih, Engkau telah menebus kami dan mengangkat kami menjadi anak-anak-Mu, karena kami percaya akan Kristus.
Semoga kami memperoleh kebebasan sejati dan warisan abadi.
Demi Yesus Kristus, Putera-Mu dan pengantara kami, yang hidup …

Ibadat Siang

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

MINGGU V SIANG

Madah

Ya Roh Kudus sumber cinta

Serta Bapa dan Putera

Datanglah di tengah kami

Membawa hidup Ilahi
Gerakkanlah hati kami

Agar giat penuh bakti

Menyanyikan lagu puji

Mengamalkan cinta suci
Kabulkanlah doa kami

Ya Allah Bapa surgawi

Bersama Putera dan Roh-Mu

Sekarang serta selalu.

Amin.

Ant.1: Baiklah berlindung pada Tuhan; kekal abadi kasih setia-Nya, Alleluya.

Mazmur 117 (118)

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*

kekal abadi kasih setia-Nya.
Hendaklah Israel berkata:*

kekal abadi kasih setia-Nya.
Hendaklah kaum Harun berkata:*

kekal abadi kasih setia-Nya.
Hendaklah orang yang takwa berkata:*

kekal abadi kasih setia-Nya.
Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan,*

Ia menjawab dan melegakan daku.
Tuhan di pihakku, aku tidak takut.*

Apa yang dapat dilakukan manusia terhadapku?
Tuhan di pihakku, Ia penolongku.*

Aku melihat pembenciku tersipu-sipu.
Lebih baik berlindung pada Tuhan,*

dari pada percaya kepada manusia.
Lebih baik berlindung pada Tuhan,*

dari pada percaya kepada bangsawan.

Ant.1: Baiklah berlindung pada Tuhan; kekal abadi kasih setia-Nya, Alleluya.

Ant.2: Tuhanlah kekuatan dan pujaanku, Alleluya.

Segala bangsa mengepung aku,*

tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.
Mereka mengepung aku rapat-rapat,*

tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.
Mereka mengepung aku seperti lebah,+

seperti nyala api yang menjilat-jilat,*

tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.
Aku didesak-desak sampai terjatuh,*

tetapi Tuhan menolong aku.
Tuhanlah kekuatan dan pelindungku,*

Dialah kemenanganku
Suara gembira dan sorak-sorai,*

terdengar di perkemahan para pemenang.
“Tuhan bertindak dengan tangan kuat,*

tangan Tuhan Mahakuasa.”
Aku tidak akan mati, aku tetap hidup,*

untuk mewartakan karya-karya Tuhan.
Tuhan sering menyiksa aku,*

namun tidak menyerahkan daku kepada maut.

Ant.2: Tuhanlah kekuatan dan pujaanku, Alleluya.

Ant.3: Syukur kepada-Mu, Tuhan, Engkau mendengarkan daku, Alleluya.

Bukalah bagiku gerbang kemenangan,*

supaya aku masuk dan bersyukur kepada Tuhan.
Inilah pintu gerbang Tuhan,*

para pemenang masuk ke dalamnya.
Syukur kepada-Mu, sebab Engkau memenangkan daku,*

dan menjadi penyelamatku.
Batu yang dibuang oleh para pembangun,*

telah menjadi batu sendi.
Karya Tuhanlah itu,*

sangat mengagumkan kami.
Pada hari inilah Tuhan bertindak,*

mari kami rayakan dengan gembira.
Ya Tuhan, berilah kami keselamatan!*

Ya Tuhan, berilah kami kesejahteraan!
Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan;+

kami memberkati Engkau dari dalam rumah Tuhan,*

Tuhanlah Allah, Dia menerangi kami.
Beraraklah dengan membawa ranting berdaun,*

hiasilah tanduk-tanduk mesbah.
Allahkulah Engkau, Engkau kupuji,*

Allahku, Engkau kuagungkan.
Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*

kekal abadi kasih setia-Nya.

Ant.3: Syukur kepada-Mu, Tuhan, Engkau mendengarkan daku, Alleluya.

Bacaan Singkat (Ef 2:4-6)
Demi cinta-Nya yang amat besar, Allah telah mengasihi kami dengan kerahiman-Nya yang melimpah. Kita yang sudah mati karena dosa telah dihidupkan Allah bersama Kristus dan telah diselamatkan demi rahmat Kristus. Bersama Kristus Yesus pula kami dibangkitkan dan bersama Dia kami ditahtakan dalam surga.
P: Jika kami sudah mati bersama Kristus, Alleluya.

U: Kita akan hidup bersama Kristus pula, Alleluya.

Doa Penutup

Allah Maha Pengasih, Engkau telah menebus kami dan mengangkat kami menjadi anak-anak-Mu, karena kami percaya akan Kristus.

Semoga kami memperoleh kebebasan sejati dan warisan abadi.

Demi Yesus Kristus, Putera-Mu dan pengantara kami, yang hidup …

Ibadat Sore

MINGGU V SORE 1

Madah

Mari kami bergembira

Merayakan hari Paska

Sambil bernyanyi memuji

Dengan hati tulus murni.
Kristus sudah disalibkan

Dan tubuh-Nya dikurbankan

Darah-Nya yang kami trima

Sungguh menghidupkan kami.
Kristus bangkit dari kubur

Maut kalah hancur lebur

Musuh takluk terbelenggu

Firdaus membukakan pintu.
Terpujilah Kristus Tuhan

Kaukalahkan kematian

Engkau dibangkitkan Bapa

Dengan kekuatan Roh-Nya.

Amin.
Atau
Yesus Kristus Paska kami

Dikurbankan bagai domba

Tubuh-Nya dipersembahkan

Murni tanpa kesalahan.
O, sungguh kurban mulia

Yang menghancurkan neraka

Membebaskan yang tertawan

Dari jerat kematian.
Semoga Yesus menjadi

Paska kesukaan kami

Himpunkan kami umatmu

Di dalam dunia baru.
Terpujilah Kristus Tuhan

Kaukalahkan kematian

Engkau dibangkitkan Bapa

Dengan kekuatan Roh-Nya.

Amin.

Ant.1: Tanganku kutadahkan bagaikan kurban petang, Alleluya.

Mazmur 140

Ya Tuhan, aku berseru kepada-Mu, datanglah segera kepadaku,*

dengarkanlah suaraku, sebab aku berseru kepada-Mu.
Semoga doaku membubung ke hadapan-Mu bagaikan dupa,*

semoga tangan yang kutadahkan Kauterima bagaikan kurban petang.
Awasilah mulutku, ya Tuhan,*

dan jagalah pintu bibirku.
Jangan biarkan hatiku condong kepada kejahatan,*

jangan sampai aku berbuat jahat bersama orang berdosa.
Selamanya takkan aku makan semeja dengan orang jahat,*

tak pernah aku menikmati kelezatan mereka.
Biarlah Allah Yang Adil memukul aku,*

biarlah Yang Maharahim menyiksa aku.
Selamanya takkan minyak wangi melumasi rambutku untuk berpesta pora;*

tak perkasa! Sebab selamanya doaku menentang kejahatan mereka.
Biarlah pemimpin mereka jatuh ke cengkeraman Allah yang hidup,*

biarlah mereka merasakan betapa manislah keputusan-Nya!
Seperti orang yang dicacah belah dalam neraka,*

demikianpun aku hancur lebur di moncong maut.
Tetapi kepada-Mulah mataku tertuju, ya Allah, Tuhanku,*

kepada-Mulah aku mengungsi, lindungilah hidupku.
Lindungilah aku terhadap jerat yang mereka pasang,*

dan terhadap perangkap orang berdosa.

Ant.1: Tanganku kutadahkan bagaikan kurban petang, Alleluya.

Ant.2: Kaukeluarkan daku dari penjara maut untuk memuji nama-Mu, Alleluya.

Mazmur 141

Dengan suara lantang aku berseru kepada Tuhan,*

dengan suara lantang aku mohon kepada Tuhan.
Aku mencurahkan keluh kesahku di hadapan-Nya,*

aku membentangkan sengsaraku kepada-Nya.
“Bila nyawaku melenyap dari padaku,*

Engkaulah yang menmendapatahui jalannya ke maut.
Sepanjang jalan yang harus kutempuh,*

para musuhku memasang jerat.
Tengoklah dan saksikan sendiri,*

tak seorangpun mau mengenal aku.
Tak perkasa aku meloloskan diri,*

tak seorangpun menghiraukan daku.
Aku berseru kepada-Mu, ya Tuhan,+

Engkaulah pelindungku,*

milik pusakaku dalam hidup abadi.
Perhatikanlah seruanku,*

sebab aku teramat hina.
Lepaskanlah aku dari musuh yang mengejar aku,*

karena mereka terlalu kuat bagiku.
Keluarkanlah aku dari penjara maut,*

agar aku memuji nama-Mu!
Semoga rombongan para suci melingkungi aku,*

sebab Engkau menyelamatkan daku.

Ant.2: Kaukeluarkan daku dari penjara maut untuk memuji nama-Mu, Alleluya.

Ant.3: Putera Allah tetap taat dalam penderitaan-Nya. Ia menjadi pokok keselamatan kekal bagi mereka yang taat kepada-Nya.

Flp 2:6-11
Meskipun berwujud Allah,+

Kristus Yesus tidak mau berpegang teguh,*

pada kemuliaan-Nya yang setara dengan Allah.
Ia telah menghampakan diri,+

dengan mengambil keadaan hamba,*

dan menjadi sama dengan manusia.
Ia kelihatan sebagai seorang manusia dan merendahkan diri,+

karena taat sampai mati,*

sampai mati di salib.
Sebab Allah telah meninggikan Dia,+

dan menganugerahkan kepada-Nya,*

nama yang melebihi segala nama.
Agar dalam nama Yesus,+

bertekuklah setiap lutut,*

di surga tinggi, di bumi dan di bawah bumi.
Agar setiap lidah mengakui,+

untuk kemuliaan Allah Bapa:*

Tuhanlah Yesus Kristus.

Ant.3: Putera Allah tetap taat dalam penderitaan-Nya. Ia menjadi pokok keselamatan kekal bagi mereka yang taat kepada-Nya.

Bacaan singkat (1Ptr 2:9-10)

Kamulah orang pilihan, kaum imam dan raja, bangsa yang kudus, umat milik Allah sendiri. Kamu harus memaklumkan kebajikan Allah. Ia telah memanggil kami ke luar dari kegelapan untuk masuk ke dalam cahaya-Nya yang menakjubkan. Kamu yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya. Kamu yang dahulu tidak dikasihani, tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan.
Lagu singkat
P: Tuhan sungguh telah bangkit,* Alleluya, Alleluya.

U: Tuhan…

P: Dan memperlihatkan diri kepada Simon.

U: Alleluya, Alleluya.

P: Kemuliaan…

U: Tuhan…

Ant.Kidung: Akulah jalan, kebenaran dan kehidupan. Hanya melalui Aku orang dapat sampai kepada Bapa, Alleluya.

Kidung Maria (Luk 1 : 46-55)

Aku mengagungkan Tuhan,*

hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.
Sebab Ia memperhatikan daku,*

hamba-Nya yang hina ini.
Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*

oleh sekalian bangsa.
Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang Mahakuasa;*

kuduslah nama-Nya.
Kasih sayang-Nya turun-temurun,*

kepada orang yang takwa.
Perkasalah perbuatan tangan-Nya:*

dicerai-beraikan-Nya orang yang angkuh hatinya
Orang yang berkuasa diturunkan-Nya dari takhta;*

yang hina dina diangkatnya.
Orang lapar dikenyangkan-Nya dengan kebaikan;*

orang kaya diusir-Nya pergi dengan tangan kosong
Menurut janji-Nya kepada leluhur kami,*

Allah telah menolong Israel, hamba-Nya.
Demi kasih sayang-Nya kepada Abraham serta keturunannya,*

untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung: Akulah jalan, kebenaran dan kehidupan. Hanya melalui Aku orang dapat sampai kepada Bapa, Alleluya.

Doa Permohonan

Kristus telah menghancurkan kematian dengan kebangkamin-Nya dari alam maut, dan telah memperbaharui kehidupan. Marilah kami mohon kepada-Nya:

U: Kristus, sumber kehidupan, dengarkanlah kami.

P: Engkaulah batu yang dibuang oleh para tukang bangunan, tetapi yang dipilih menjadi batu sendi,*

semoga kami sebagai batu yang hidup Kaupergunakan dalam membangun Gereja-Mu.

P: Engkaulah saksi Allah yang setia dan benar, manusia pertama yang bangkit dari mati,*

semoga Gereja-Mu tetap memberi kesaksian tentang Engkau.

P: Engkaulah pengantin tunggal Gereja yang lahir dari lambung-Mu,*

semoga kami menjadi saksi pernikahan yang luhur itu.

P: Engkaulah awal dan akhir, Engkau telah mati dan hidup kembali,*

semoga orang yang telah dibaptis tetap setia sampai mati, sehingga layak menerima mahkota kemuliaan.

P: Engkaulah cahaya yang menyinari kota suci Allah, Yerusalem surgawi,*

terangilah arwah kaum kerabat kami, agar mereka dapat memerintah bersama Engkau tanpa akhir.

Bapa Kami

Doa Penutup

Allah Maha Pengasih, Engkau telah menebus kami dan mengangkat kami menjadi anak-anak-Mu, karena kami percaya akan Kristus.

Semoga kami memperoleh kebebasan sejati dan warisan abadi.

Demi Yesus Kristus, Putera-Mu dan pengantara kami, yang hidup …

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - MINGGU II

Doa Tobat

U: Saya mengaku kepada Allah yang mahakuasa
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.

P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kiat ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Kristus cahaya mulia
Kegelapan Kauenyahkan
Malam maut tak berdaya
Sudah kalah Kaulumpuhkan

Lindungilah kami Tuhan
Selama semalam ini
Kami mohon ketenangan
Dalam istirahat nanti.

Meski mata 'kan tertidur
Semoga hati berjaga
Rapi selalu teratur
Siap menyambut rajanya.

Terpujilah Kristus raja
Bersama Bapa mulia
Dan Roh kudus sumber cinta
Sepanjang segala masa. Amin.

Ant: Tuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

Mazmur 90 (91)

Hendaklah orang yang berlindung pada Allah yang mahatinggi,*
menikmati malam yang aman dalam naungan Tuhan.

Hendaklah ia berdoa: "Ya Tuhan, Engkaulah pelindung dan pengungsianku,*
ya Allah, padaMulah aku percaya"

Hanya Tuhanlah yang akan melepaskan dikau dari perangkap,*
melindungi engkau terhadap wabah yang berkecamuk

Ia akan menudungi engkau dengan kepakNya,+
dan di bawah sayapNya engkau akan berlindung,*
lenganNya akan menjadi perisai dan jebang bagimu.

Engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam,*
akan panah yang mengancam di waktu siang;

Akan wabah yang menular dalam kegelapan,*
akan bencana yang mengamuk di siang hari.

Walaupun seribu orang rebah di sebelah kirimu,+
dan sepuluh ribu di sebelah kananmu,*
namun engkau takkan kejangkitan.

Engkau akan menyaksikan kehancuran musuh,*
dan pembalasan terhadap orang-orang jahat.

Jika engkau memilih Tuhan menjadi pelindungmu,*
dan Allah mahatinggi menjadi penopangmu;

Maka engkau takkan ditimpa malapetaka,*
dan kemahmu takkan diserang wabah;

Sebab Allah akan mengutus malaikatNya,*
untuk menjaga engkau ke manapun engkau pergi.

Mereka akan menatang engkau dengan tangan mereka,*
jangan sampai kakimu tersandung pada batu.

Singa dan harimau akan kaulangkahi,*
ular dan naga akan kauinjak-injak.

Sebab Allah bersabda: "Mengingat bahwa ia berpaut padaKu,*
maka Aku akan menyelamatkannya;

Aku akan menjadi pelindungnya, jika ia mengakui Aku,*
jika ia berseru kepadaKu, Aku akan menjawabnya.

Aku akan tetap besertanya dan membebaskan dia dari kesesakan,*
dan Aku akan memuliakannya.

Aku akan memuaskan dia dengan usia lanjut,*
dan memperkenankan dia menikmati keselamatanKu".

Ant.: Tuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

Bacaan singkat (Why 22,4-5)

Para hamba Allah akan memandang wajah Allah, dan nama Allah tertera pada dahi mereka. Malam takkan ada lagi, cahaya lampu atau sinar matahari takkan mereka perlukan lagi. Sebab Tuhan Allah menerangi mereka, dan mereka akan meraja selama-lamanya.

Lagu Singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, kunjungilah rumah ini dan berkatilah kami selalu. Jauhkanlah segala tipu daya musuh dari rumah ini dan utuslah malaikatMu untuk membawa damai sejahtera dan menyertai kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Hari Minggu malam:

Tuhan, pelindung kami, pada hari ini kami telah merayakan wafat dan kebangkitan Kristus. Dengarkanlah kiranya ucapan bibir kami, dan jauhkanlah segala mara bahaya. Semoga kami tidur dengan nyenyak dan aman sentosa dalam damaiMu, sehingga kami dapat bangun lagi dengan gembira hati untuk memuji Engkau. Demi Kristus, pengantara kami.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, ya ratu, bunda yang berbelas-kasih, hidup, hiburan dan harapan kami. Kami semua memanjatkan permohonan, kami amat susah, mengeluh, mengesah dalam lembah duka ini. Ya ibunda, ya pelindung kami, limpahkanlah kasih sayangmu yang besar kepada kami. Dan Yesus, puteramu yang terpuji itu, s'moga kautunjukkan kepada kami. O ratu, o ibu, o Maria, bunda Kristus.

Santo-Santa

S. Markus

Penginjil · abad ke-1 (± 68)

Markus, yang dalam Kitab Suci juga disebut "Yohanes yang disebut Markus", hidup pada abad pertama dan berasal dari Yerusalem. Rumah ibunya, Maria, menjadi salah satu tempat berkumpulnya jemaat perdana. Ia bukan salah seorang dari kedua belas rasul, melainkan kerabat dekat Rasul Barnabas dan rekan seperjalanan para rasul.

Markus menyertai Paulus dan Barnabas dalam perjalanan misi, lalu menjadi murid dan penerjemah setia Rasul Petrus, yang menyapanya dengan penuh kasih sebagai "anakku". Dari pengajaran Petrus itulah Markus menyusun Injilnya, Injil yang paling ringkas dan bergerak cepat, yang menampilkan Yesus sebagai Hamba Allah yang penuh kuasa. Karena Injilnya dibuka dengan suara di padang gurun, lambang Markus adalah singa, dan ia digolongkan sebagai satu dari empat penginjil.

Menurut tradisi, Markus mewartakan Injil di Mesir dan mendirikan Gereja Aleksandria, sehingga dihormati sebagai uskup dan pemimpin pertamanya. Di sanalah ia wafat sebagai martir sekitar tahun 68: ketika sedang merayakan ibadah, para penganiaya menangkapnya, mengikatnya, dan menyeretnya melalui jalan-jalan kota hingga ia meninggal.

Peninggalan jenazahnya kemudian dihormati di Venesia, yang mengangkatnya sebagai pelindung utama kota itu.

Pelindung: kota Venesia, para notaris, dan sekretaris.

Santo Markus

Pengarang Injil

Markus, pengarang Injil berasal dari Yerusalem. Rumah mereka biasanya digunakan sebagai pertemuan umat Kristen. Ketika Petrus dipenjarakan, banyak sekali orang Kristen berkumpul disana dan berdoa bagi keselamatan Petrus. Setelah dibebaskan malaikat, Petrus pergi menemui umat di rumah Markus. Semasa mudanya, Markus telah bertemu dengan Yesus, tetapi tidak menjadi seorang muridNya.

Dalam injilnya, Markus menceritakan bahwa ketika Yesus ditangkap dan di giring kehadapan mahkamah agung, seorang anak muda mengikuti-Nya dari belakang. Para serdadu hendak menangkap orang muda itu, tetapi dengan cepat pemuda itu meloloskan diri darinya. Besar kemungkinan orang muda itu adalah Markus sendiri, karena peristiwa ini hanya terdapat dalam Injil Markus saja.

Markus ini disebut juga Yohanes Markus. Ia adalah keponakan Barnabas. Ia ditobatkan dan dipermandikan oleh Petrus. Markus menemani Paulus dan Barnabas dalam beberapa perjalanan misi: perjalanan pertama ke Antiokia (Kis12:25) dan kemudian ke Siprus (Kis 13:4-5). Karena beberapa alasan, Markus kembali ke Yerusalem (Kis1 3:13). Ketika mereka mau melakukan perjalanan kedua, Barnabas mendesak agar Markus pun ikut serta, namun Paulus menolak hal itu sehingga terjadilah perpecahan antara Paulus dan Barnabas. Lalu Paulus pergi ke Asia kecil ditemani oleh Silas sedangkan Barnabas bersama Markus pergi ke Siprus (Kis 15:36-41). Dari permohonan Paulus kepada Timotius (2Tim 4:11) agar Markus mengunjunginya di penjara, dapatlah kita ketahui bahwa Paulus sangat membutuhkan Markus.

Dalam suratnya yang pertama, Petrus mengirimkan salam dari Roma, dari "anakku, Markus" (1Pet 5:13). Hal ini-diperkuat oleh tradisi purba dan nada Injil Markus-memberikan kepastian bahwa Markus juga adalah rekan atau orang yang dekat dengan Petrus. Di Roma, Markus menjadi pembantu Petrus. Ia menjadi juru bicara Petrus. Tentang hal ini dikatakan bahwa Markus dengan teliti mencatat segala sesuatu yang diingatnya tentang ucapan-ucapan Petrus kepada orang banyak.

Setelah Santo Petrus dan Paulus dibunuh oleh Kaisar Nero, Markus berangkat ke Mesir dan disana ia disebut oleh Hieronimus sebagai "bapa para pertapa di gurun pasir Mesir". Kemudian ia menjadi Uskup Aleksandria dan dibunuh karena Kristus. Jenazahnya kemudian di bawa ke Venesia dan relikiunya disimpan di Basilika Santo Markus. Tanggal lahir dan kematiannya tidak diketahui dengan pasti. Lambangnya sebagai pengarang Injil adalah singa, raja gurun pasir, yang diambil dari permulaan injilnya yang menyinggung gurun pasir.