Senin, 29 Maret 2027

Oktaf Paskah

Hari Raya

Bacaan Misa

Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.

Bacaan Pertama Kisah Para Rasul 2:14,22-33

Maka bangkitlah Petrus berdiri dengan kesebelas rasul itu, dan dengan suara nyaring ia berkata kepada mereka: "Hai kamu orang Yahudi dan kamu semua yang tinggal di Yerusalem, ketahuilah dan camkanlah perkataanku ini. Hai orang-orang Israel, dengarlah perkataan ini: Yang aku maksudkan, ialah Yesus dari Nazaret, seorang yang telah ditentukan Allah dan yang dinyatakan kepadamu dengan kekuatan-kekuatan dan mujizat-mujizat dan tanda-tanda yang dilakukan oleh Allah dengan perantaraan Dia di tengah-tengah kamu, seperti yang kamu tahu. Dia yang diserahkan Allah menurut maksud dan rencana-Nya, telah kamu salibkan dan kamu bunuh oleh tangan bangsa-bangsa durhaka. Tetapi Allah membangkitkan Dia dengan melepaskan Dia dari sengsara maut, karena tidak mungkin Ia tetap berada dalam kuasa maut itu. Sebab Daud berkata tentang Dia: Aku senantiasa memandang kepada Tuhan, karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah. Sebab itu hatiku bersukacita dan jiwaku bersorak-sorak, bahkan tubuhku akan diam dengan tenteram, sebab Engkau tidak menyerahkan aku kepada dunia orang mati, dan tidak membiarkan Orang Kudus-Mu melihat kebinasaan. Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; Engkau akan melimpahi aku dengan sukacita di hadapan-Mu. Saudara-saudara, aku boleh berkata-kata dengan terus terang kepadamu tentang Daud, bapa bangsa kita. Ia telah mati dan dikubur, dan kuburannya masih ada pada kita sampai hari ini. Tetapi ia adalah seorang nabi dan ia tahu, bahwa Allah telah berjanji kepadanya dengan mengangkat sumpah, bahwa Ia akan mendudukkan seorang dari keturunan Daud sendiri di atas takhtanya. Karena itu ia telah melihat ke depan dan telah berbicara tentang kebangkitan Mesias, ketika ia mengatakan, bahwa Dia tidak ditinggalkan di dalam dunia orang mati, dan bahwa daging-Nya tidak mengalami kebinasaan. Yesus inilah yang dibangkitkan Allah, dan tentang hal itu kami semua adalah saksi. Dan sesudah Ia ditinggikan oleh tangan kanan Allah dan menerima Roh Kudus yang dijanjikan itu, maka dicurahkan-Nya apa yang kamu lihat dan dengar di sini.

Mazmur Tanggapan Mazmur 16:1-2,5,7-11

Miktam. Dari Daud. Jagalah aku, ya Allah, sebab pada-Mu aku berlindung.
Aku berkata kepada TUHAN: "Engkaulah Tuhanku, tidak ada yang baik bagiku selain Engkau!"
Ya TUHAN, Engkaulah bagian warisanku dan pialaku, Engkau sendirilah yang meneguhkan bagian yang diundikan kepadaku.
Aku memuji TUHAN, yang telah memberi nasihat kepadaku, ya, pada waktu malam hati nuraniku mengajari aku.
Aku senantiasa memandang kepada TUHAN; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah.
Sebab itu hatiku bersukacita dan jiwaku bersorak-sorak, bahkan tubuhku akan diam dengan tenteram;
sebab Engkau tidak menyerahkan aku ke dunia orang mati, dan tidak membiarkan Orang Kudus-Mu melihat kebinasaan.
Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kanan-Mu ada nikmat senantiasa.

Bacaan Injil Matius 28:8-15

Mereka segera pergi dari kubur itu, dengan takut dan dengan sukacita yang besar dan berlari cepat-cepat untuk memberitahukannya kepada murid-murid Yesus. Tiba-tiba Yesus berjumpa dengan mereka dan berkata: "Salam bagimu." Mereka mendekati-Nya dan memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya. Maka kata Yesus kepada mereka: "Jangan takut. Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku." Ketika mereka di tengah jalan, datanglah beberapa orang dari penjaga itu ke kota dan memberitahukan segala yang terjadi itu kepada imam-imam kepala. Dan sesudah berunding dengan tua-tua, mereka mengambil keputusan lalu memberikan sejumlah besar uang kepada serdadu-serdadu itu dan berkata: "Kamu harus mengatakan, bahwa murid-murid-Nya datang malam-malam dan mencuri-Nya ketika kamu sedang tidur. Dan apabila hal ini kedengaran oleh wali negeri, kami akan berbicara dengan dia, sehingga kamu tidak beroleh kesulitan apa-apa." Mereka menerima uang itu dan berbuat seperti yang dipesankan kepada mereka. Dan ceritera ini tersiar di antara orang Yahudi sampai sekarang ini.

Renungan

Dua Berita dari Satu Kubur

Satu peristiwa bisa melahirkan dua berita yang berlawanan. Kita mengalaminya setiap hari: kejadian yang sama diceritakan dua orang, hasilnya seperti dua kejadian yang berbeda. Yang membedakan bukan matanya, melainkan kepentingan di belakang mulutnya.

Injil hari ini memotret dua rombongan yang berangkat dari kubur kosong yang sama, pada pagi yang sama, membawa dua berita yang bertolak belakang.

Rombongan pertama para perempuan. Matius melukiskan perasaan mereka dengan jujur: takut dan sukacita yang besar, berlari cepat-cepat. Di tengah jalan, Yesus sendiri menjumpai mereka dengan sapaan paling sederhana: salam bagimu. Mereka memeluk kaki-Nya dan menyembah. Lalu tugas itu diberikan: pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku. Perhatikan kata yang dipilih Yesus: saudara-saudara-Ku. Para murid yang kemarin lari meninggalkan-Nya tidak disebut para pengecut itu. Kebangkitan rupanya membawa serta pengampunan.

Rombongan kedua para penjaga. Mereka menyaksikan hal yang sama, kubur yang sama kosongnya. Mereka pun berlari ke kota, melapor kepada imam-imam kepala. Dan di sana kebenaran masuk ruang rapat. Sesudah berunding, keluarlah keputusan: sejumlah besar uang untuk membeli sebuah cerita. Kamu harus mengatakan bahwa murid-murid-Nya mencuri Dia ketika kamu tidur. Cerita yang lemah, sebab saksi yang tidur tidak bisa bersaksi tentang apa pun. Tetapi uang tidak membutuhkan cerita yang kuat, cukup mulut yang mau. Sampai hari ini pun resep itu tidak berubah.

Matius menutup dengan getir: cerita ini tersiar di antara orang Yahudi sampai sekarang. Berita palsu itu awet, dibiayai, dan diwariskan. Dusta memang selalu punya sponsor. Namun dua ribu tahun kemudian, berita para perempuan itulah yang sampai kepada kita pagi ini, diteruskan oleh Petrus yang dalam bacaan pertama berdiri dan berseru tanpa takut: Yesus inilah yang dibangkitkan Allah, dan tentang hal itu kami semua adalah saksi. Petrus yang dulu takut kepada seorang hamba perempuan kini berkhotbah di depan ribuan orang. Kesaksian yang jujur memang berjalan pelan, tetapi ia tidak bisa dikuburkan. Seperti Tuhannya, ia selalu bangkit lagi.

Oktaf Paskah menempatkan kita di persimpangan dua rombongan itu. Setiap hari kita memilih menjadi pembawa berita yang mana: berita yang menghidupkan atau cerita yang dibayar oleh kepentingan.

Berita apa yang keluar dari hidup kita hari ini?

Tuhan yang bangkit, jumpailah aku di tengah jalan seperti Engkau menjumpai para perempuan itu, dan jadikanlah mulutku pembawa berita-Mu, bukan pembawa cerita dunia. Amin.

Invitatorium

SENIN I PAGI

Pembukaan

Ant. Tuhan sungguh bangkit, alleluya.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku."

Ant. Tuhan sungguh bangkit, alleluya.

Ibadat Bacaan

Ibadat Bacaan untuk Hari Senin dalam Oktaf Paskah

Ya Allah, datanglah menolongku.

Tuhan, bersegeralah menolongku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

MADAH

Misteri yang paling purba,

di hadapan takhta-Mu kami bersujud;

kasihanilah kami sekarang, ya Maha Pengasih,

ya Tritunggal Mahakudus.
Ketika langit dan bumi belum tercipta,

ketika waktu belum dikenal,

Engkau dalam keagungan-Mu yang bersinar

hidup dan mengasihi sendirian.
Engkau tidak dilahirkan; tidak ada sumber

dari mana keberadaan-Mu mengalir;

tidak ada akhir yang dapat Engkau capai:

karena Engkau hanyalah Allah.
Betapa indahnya ciptaan,

karya yang Engkau berkati!

maka seperti apakah Engkau, ya Allah yang terkasih,

Keindahan yang abadi!
Misteri yang paling purba,

di hadapan takhta-Mu kami bersujud;

kasihanilah kami sekarang dan selama-lamanya,

ya Tritunggal Mahakudus.

PSALMODI

Ant. 1 Aku adalah Aku, dan orang fasik tidak menerima jalan-Ku, sebab hukum Tuhan adalah kesukaanku, alleluya.

Mazmur 1

Berbahagialah orang

yang tidak mengikuti nasihat orang fasik;

tidak berlama-lama di jalan orang berdosa

dan tidak duduk dalam perkumpulan pencemooh,

tetapi yang kesukaannya adalah hukum Tuhan

dan yang merenungkan hukum-Nya siang dan malam.
Ia seperti pohon yang ditanam

di tepi aliran air,

yang menghasilkan buahnya pada musimnya

dan daunnya tidak akan pernah layu;

dan segala yang dilakukannya akan berhasil.

Tidak demikian halnya dengan orang fasik, tidak demikian!
Sebab mereka seperti sekam yang ditiup angin

akan dihalau oleh angin.

Ketika orang fasik dihakimi, mereka tidak akan bertahan,

dan tidak akan menemukan tempat di antara orang-orang benar;

sebab Tuhan menjaga jalan orang benar

tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Aku adalah Aku, dan orang fasik tidak menerima jalan-Ku, sebab hukum Tuhan adalah kesukaanku, alleluya.

Ant. 2 Aku telah meminta kepada Bapa-Ku, dan Ia telah memberikan bangsa-bangsa kepadaku sebagai warisan-Ku, alleluya.

Mazmur 2

Mengapa bangsa-bangsa ribut,

mengapa suku-suku bangsa sia-sia bergumam?
Mereka bangkit, raja-raja bumi,

para penguasa bersekongkol melawan Tuhan dan Yang Diurapi-Nya.

“Mari kita putuskan belenggu mereka,

mari kita buang kuk mereka.”
Dia yang duduk di surga tertawa;

Tuhan mencemooh mereka.

Kemudian Ia akan berbicara dalam kemarahan-Nya,

murka-Nya akan membuat mereka ketakutan.

“Akulah yang telah menetapkan raja-Ku

di Sion, gunung-Ku yang kudus.”
Aku akan memberitakan ketetapan Tuhan:

Tuhan berfirman kepadaku: “Engkau adalah Putra-Ku.

Akulah yang telah melahirkan Engkau pada hari ini.

Mintalah, dan Aku akan mewariskan bangsa-bangsa kepadamu,

menempatkan ujung-ujung bumi dalam kepemilikanmu.

Dengan tongkat besi Engkau akan memecahkan mereka,

menghancurkan mereka seperti bejana tukang tembikar.”
Sekarang, hai raja-raja, pahamilah,

terimalah peringatan, hai penguasa-penguasa bumi;

layani Tuhan dengan rasa hormat

dan gemetar, berikanlah penghormatanmu kepada-Nya

jangan sampai Ia murka dan kamu binasa;

sebab tiba-tiba murka-Nya akan menyala.
Berbahagialah mereka

yang menaruh kepercayaan mereka kepada Allah.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Aku telah meminta kepada Bapa-Ku, dan Ia telah memberikan bangsa-bangsa kepadaku sebagai warisan-Ku, alleluya.

Ant. 3 Aku berbaring untuk beristirahat dan tertidur; aku terbangun lagi, sebab Tuhan menopangku, alleluya.

Mazmur 3

Betapa banyaknya musuhku, ya Tuhan!

Betapa banyaknya yang bangkit melawan aku!

Betapa banyaknya yang berkata tentang aku:

“Tidak ada pertolongan baginya dari Allah.”
Tetapi Engkau, Tuhan, adalah perisai di sekelilingku,

kemuliaanku, yang mengangkat kepalaku.

Aku berseru dengan nyaring kepada Tuhan.

Ia menjawab dari gunung-Nya yang kudus.
Aku berbaring untuk beristirahat dan aku tidur.

Aku bangun, sebab Tuhan menopangku.

Aku tidak akan takut bahkan ribuan orang

yang berbaris di setiap sisi melawan aku.
Bangkitlah, Tuhan; selamatkanlah aku, ya Allahku,

Engkau yang memukul semua musuhku di mulut,

Engkau yang mematahkan gigi orang fasik!

Ya Tuhan keselamatan, berkatilah umat-Mu!
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Aku berbaring untuk beristirahat dan tertidur; aku terbangun lagi, sebab Tuhan menopangku, alleluya.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Para murid bersukacita, alleluya.

Ketika mereka melihat Tuhan yang bangkit, alleluya.

BACAAN

BACAAN PERTAMA

Dari permulaan surat pertama Rasul Petrus

1:1-21

Salam dan ucapan syukur
Petrus, seorang rasul Yesus Kristus, kepada orang-orang yang hidup sebagai orang asing yang tersebar di seluruh Pontus, Galatia, Kapadokia, Asia, dan Bitinia; kepada orang-orang yang dipilih menurut pengetahuan Allah Bapa sebelumnya, dikuduskan oleh Roh untuk hidup dalam ketaatan kepada Yesus Kristus dan pemurnian dengan darah-Nya. Rahmat dan damai sejahtera melimpah bagimu.
Terpujilah Allah dan Bapa

Tuhan kita Yesus Kristus,

Dia yang dalam belas kasihan-Nya yang besar

telah melahirkan kita kembali;

suatu kelahiran menuju harapan yang memperoleh hidupnya

dari kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati;

suatu kelahiran menuju warisan yang tidak dapat binasa,

tidak dapat pudar atau tercemar,

yang disimpan di surga bagimu

yang dijaga dengan kuasa Allah melalui iman;

suatu kelahiran menuju keselamatan yang siap

untuk dinyatakan pada hari-hari terakhir.
Ada alasan untuk bersukacita di sini. Kamu mungkin untuk sementara waktu harus menderita kesusahan banyak pencobaan; tetapi ini agar imanmu, yang lebih berharga daripada kemuliaan emas yang diuji api yang berlalu, oleh keasliannya dapat menghasilkan pujian, kemuliaan, dan kehormatan ketika Yesus Kristus menampakkan diri. Meskipun kamu belum pernah melihat Dia, kamu mengasihi Dia, dan tanpa melihat kamu sekarang percaya kepada-Nya, dan bersukacita dengan sukacita yang tak terlukiskan yang disentuh dengan kemuliaan karena kamu mencapai tujuan iman, keselamatanmu.
Inilah keselamatan yang dengan cermat dicari dan diperiksa oleh para nabi. Mereka menubuatkan rahmat ilahi yang ditakdirkan untuk menjadi milikmu. Mereka menyelidiki waktu dan keadaan yang ditunjukkan oleh Roh Kristus di dalam mereka, karena Dia meramalkan penderitaan yang ditakdirkan bagi Kristus dan kemuliaan yang akan menyusul. Mereka tahu melalui wahyu bahwa mereka menyediakan, bukan untuk diri mereka sendiri tetapi untukmu, apa yang sekarang telah diberitakan kepadamu oleh mereka yang memberitakan Injil kepadamu, dalam kuasa Roh Kudus yang diutus dari surga. Ke dalam hal-hal ini para malaikat rindu untuk menyelidiki.
Maka, siapkanlah akal budimu; hiduplah dengan bijaksana; letakkanlah seluruh harapanmu pada karunia yang akan diberikan kepadamu ketika Yesus Kristus menampakkan diri. Sebagai anak-anak yang taat, janganlah menyerah pada keinginan-keinginan yang pernah membentukmu dalam ketidaktahuanmu. Sebaliknya, jadilah kudus dalam setiap aspek perilakumu, sesuai dengan teladan Yang Kudus yang memanggilmu; ingatlah, Kitab Suci berkata, “Jadilah kudus, sebab Aku kudus.”
Dalam doa kamu memanggil Bapa yang menghakimi setiap orang dengan adil berdasarkan perbuatan-Nya. Karena demikianlah halnya, berperilakulah dengan hormat selama kamu tinggal di negeri asing. Sadarilah bahwa kamu telah dibebaskan dari cara hidup yang sia-sia yang diwariskan oleh nenek moyangmu kepadamu, bukan dengan sejumlah perak atau emas yang dapat berkurang, tetapi dengan darah Kristus yang tak ternilai harganya: darah anak domba yang tak bercacat dan tak bernoda yang dipilih sebelum dasar dunia dan dinyatakan demi kamu pada hari-hari terakhir ini. Melalui Dia-lah kamu adalah orang-orang percaya kepada Allah, Allah yang membangkitkan Dia dari antara orang mati dan memberikan kemuliaan kepada-Nya. Iman dan harapanmu, kemudian, berpusat pada Allah.

RESPONSORIUM 1 Petrus 1:3-13

Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus; dalam belas kasihan-Nya yang besar Ia telah memberikan kita hidup baru dalam harapan

dengan membangkitkan Yesus Kristus dari antara orang mati, alleluya.
Bebaskanlah pikiranmu dari segala yang membelenggunya; belajarlah mengendalikan diri dan taruhlah kepercayaan penuhmu kepada Allah yang menawarkan rahmat-Nya kepadamu.

Dengan membangkitkan Yesus Kristus dari antara orang mati, alleluya.

BACAAN KEDUA

Dari homili Paskah oleh Melito dari Sardis, uskup

Pujian Paskah Kristus
Kita harus memahami, Saudara-saudari terkasih, bahwa misteri Paskah sekaligus lama dan baru, sementara dan abadi, dapat binasa dan tidak dapat binasa, fana dan abadi. Dalam hal Hukum itu lama, dalam hal Sabda itu baru. Dalam bentuknya itu sementara, dalam rahmatnya itu abadi. Itu dapat binasa dalam kurban anak domba, tidak dapat binasa dalam kehidupan abadi Tuhan. Itu fana dalam penguburan-Nya di bumi, abadi dalam kebangkitan-Nya dari antara orang mati.
Hukum memang lama, tetapi Sabda itu baru. Tipenya sementara, tetapi rahmatnya abadi. Anak domba itu dapat binasa, tetapi Tuhan tidak dapat binasa. Ia disembelih sebagai anak domba; Ia bangkit kembali sebagai Allah. Ia digiring seperti domba ke pembantaian, namun Ia bukan domba. Ia diam seperti anak domba, namun Ia bukan anak domba. Tipe itu telah berlalu; kenyataan telah datang. Anak domba memberi tempat kepada Allah, domba memberi tempat kepada seorang manusia, dan manusia itu adalah Kristus, yang memenuhi seluruh ciptaan. Kurban anak domba, perayaan Paskah, dan ketetapan-ketetapan Hukum telah digenapi dalam Yesus Kristus. Di bawah Hukum lama, dan terlebih lagi di bawah tata perjanjian baru, segala sesuatu menunjuk kepada-Nya.
Baik Hukum maupun Sabda keluar dari Sion dan Yerusalem, tetapi sekarang Hukum telah memberi tempat kepada Sabda, yang lama kepada yang baru. Perintah telah menjadi rahmat, tipe menjadi kenyataan. Anak domba telah menjadi Putra, domba menjadi manusia, dan manusia, Allah.
Tuhan, meskipun Ia adalah Allah, menjadi manusia. Ia menderita demi mereka yang menderita, Ia dibelenggu demi mereka yang terbelenggu, dihukum demi orang yang bersalah, dikuburkan demi mereka yang terbaring di kubur; tetapi Ia bangkit dari antara orang mati, dan berseru dengan nyaring: Siapa yang akan berselisih dengan-Ku? Biarlah ia menghadapi-Ku. Aku telah membebaskan orang yang dihukum, menghidupkan kembali orang mati, membangkitkan manusia dari kubur mereka. Siapa yang punya sesuatu untuk dikatakan melawan-Ku? Aku, kata-Nya, adalah Kristus; Aku telah menghancurkan kematian, mengalahkan musuh, menginjak-injak neraka, mengikat yang kuat, dan membawa manusia ke ketinggian surga: Akulah Kristus.
Datanglah, maka, semua bangsa manusia, terimalah pengampunan atas dosa-dosa yang mencemarimu. Akulah pengampunanmu. Akulah Paskah yang membawa keselamatan. Akulah anak domba yang dikurbankan bagimu. Akulah tebusanmu, hidupmu, kebangkitanmu, terangmu, Akulah keselamatanmu dan rajamu. Aku akan membawamu ke ketinggian surga. Dengan tangan kanan-Ku sendiri Aku akan mengangkatmu, dan Aku akan menunjukkan kepadamu Bapa yang kekal.

RESPONSORIUM Kisah Para Rasul 13:32-33; 10:42; 2:36

Dengan membangkitkan Yesus, Allah telah setia pada janji yang Ia buat kepada nenek moyang kita.

Kristus sendiri-lah yang telah ditetapkan Allah menjadi hakim orang hidup dan orang mati, alleluya.
Allah telah menjadikan Dia Tuhan dan Mesias: Yesus ini yang kamu salibkan.

Kristus sendiri-lah yang telah ditetapkan Allah menjadi hakim orang hidup dan orang mati, alleluya.

TE DEUM

Engkaulah Allah: kami memuji-Mu;

Engkaulah Tuhan: kami mengagungkan-Mu;

Engkaulah Bapa yang kekal:

Segala ciptaan menyembah-Mu.
Kepada-Mu semua malaikat, semua kuasa surga,

Kerubim dan Serafim, bernyanyi dalam pujian tak berkesudahan:

Kudus, kudus, kudus, Tuhan, Allah segala kuasa,

langit dan bumi penuh kemuliaan-Mu.
Kumpulan rasul yang mulia memuji-Mu.

Persekutuan nabi yang agung memuji-Mu.

Pasukan martir berjubah putih memuji-Mu.
Di seluruh dunia Gereja kudus mengagungkan-Mu:

Bapa, yang keagungan-Nya tak terbatas,

Putra-Mu yang sejati dan tunggal, layak disembah,

dan Roh Kudus, Pembela dan Penuntun.
Engkau, Kristus, adalah Raja kemuliaan,

Putra Bapa yang kekal.
Ketika Engkau menjadi manusia untuk membebaskan kami

Engkau tidak menolak rahim Perawan.
Engkau mengalahkan sengat maut,

dan membuka kerajaan surga bagi semua orang percaya.
Engkau duduk di sisi kanan Allah dalam kemuliaan.

Kami percaya bahwa Engkau akan datang, dan menjadi hakim kami.
Datanglah, ya Tuhan, dan tolonglah umat-Mu,

yang telah Engkau beli dengan harga darah-Mu sendiri,

dan bawalah kami bersama para kudus-Mu

ke kemuliaan abadi.
Selamatkanlah umat-Mu, Tuhan, dan berkatilah warisan-Mu.

Pimpinlah dan teguhkanlah mereka sekarang dan selalu.
Hari demi hari kami memuji-Mu.

Kami memuji nama-Mu selama-lamanya.
Jagalah kami hari ini, Tuhan, dari segala dosa.

Kasihanilah kami, Tuhan, kasihanilah kami.
Tuhan, tunjukkanlah kepada kami kasih dan belas kasihan-Mu,

karena kami telah menaruh kepercayaan kami kepada-Mu.
Pada-Mu, Tuhan, harapan kami:

Dan kami tidak akan pernah berharap dengan sia-sia.

DOA PENUTUP

Ya Allah,

yang terus-menerus menambah

Gereja-Mu dengan keturunan baru,

berilah agar hamba-hamba-Mu dapat berpegang teguh dalam hidup mereka

pada Sakramen yang telah mereka terima dalam iman.

Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

SENIN I PAGI

Pembukaan

Ant. Tuhan sungguh bangkit, Alleluya.

Mazmur 94 (95)

Marilah kami bernyanyi bagi Tuhan,

bersorak-sorai bagi penyelamat kami.

Menghadap wajah-Nya dengan lagu syukur,

menghormati-Nya dengan pujian.

Tuhanlah Allah Yang Agung,

merajai segala dewa.

Dasar bumi terletak di tangan-Nya,

puncak gunungpun milik-Nya.

Milik-Nyalah laut, Dia membuatnya,

daratanpun buatan tangan-Nya.

Mari bersujud dan menyembah,

berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kami.

Dialah Allah kami, kami umat-Nya,

Dialah gembala kami, kami kawanan-Nya.

Hari ini dengarkanlah suara-Nya:

“Jangan bertegar hati seperti di Meriba,

seperti di Masa, di padang gurun;

ketika leluhurmu mencobai Aku,

walau menyaksikan karya-Ku Yang Agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;

maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,

mereka tidak mengerti maksud bimbingan-Ku.

Sebab Aku bersumpah dalam murka-Ku:

Mereka takkan beristirahat bersama Aku.”

Ant. Tuhan sungguh bangkit, Alleluya.

Madah

Fajar menyingsinglah sudah

Langit menggemakan madah

Bumi bersorak-sorailah

Neraka mengaduh kalah.

Kala raja nan perkasa

Menggempur markas neraka

Menggilas kuasa maut

Dengan gagah tanpa takut.

Meskipun tertutup batu

Dijaga banyak serdadu

Namun pemenang yang luhur

Bangkit mulia dari kubur.

Mulialah Engkau ya Tuhan

Yang bangkit tak terkalahkan

Serta Bapa dan Roh Suci

Mulialah kekal abadi.

Amin.

Ant.1: Kristus sudah bangkit dan menerangi umat yang ditebus dengan darah-Nya, Alleluya.

Mazmur 62

Ya Allah, Engkaulah Allahku,*

aku mencari Engkau.

Hatiku haus dan rindu akan Dikau,*

seperti tanah kering dan tandus merindukan air.

Demikian aku ingin memandang Engkau di tempat kediaman-Mu,*

untuk merasakan kekuatan dan kemuliaan-Mu.

Sebab kasih setia-Mu lebih baik dari pada hidup,*

bibirku memegahkan Dikau

Aku akan memuji Engkau seumur hidupku,*

menadahkan tangan kepada-Mu.

Hatiku Kaukenyangkan dengan santapan lezat,*

mulutku memuji Engkau sambil bersyukur.

Di tempat tidurku aku memuji Engkau,*

aku merenungkan Dikau sepanjang malam.

Sebab Engkau yang menolong aku,*

di bawah naungan sayap-Mu aku bersorak.

Jiwaku melekat pada-Mu,*

tangan kanan-Mu menopang aku.

Ant.1: Kristus sudah bangkit dan menerangi umat yang ditebus dengan darah-Nya, Alleluya.

Ant.2: Penebus kami sudah bangkit dari kubur, marilah kami menyanyikan madah bagi Tuhan Allah kami, Alleluya.

T.Dan 3:57-88,56

Pujilah Tuhan, segala karya Tuhan,*

pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, semua malaikat Tuhan,*

pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan seluruh isi surga,*

pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, segala air di atas langit,*

angkasa raya Tuhan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, matahari dan bulan,*

segala bintang di langit, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, hujan dan embun,*

angin dan taufan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, api dan panas-terik,*

hawa sejuk dan dingin, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, kabut dan gerimis,*

halilintar dan awan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, siang dan malam,*

terang dan gelap, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, seluruh bumi,*

pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, gunung dan bukit,*

segala yang tumbuh di bumi, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala mata air,*

lautan dan sungai, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala yang hidup di dalam air,*

unggas di udara, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, binatang buas dan jinak,*

semua manusia, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, umat Israel,*

pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, para Imam,*

semua pelayan-Nya, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, orang yang takwa,*

semua yang suci dan rendah hati, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, Ananya, Azarya dan Misael,*

pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Marilah kami memuji Bapa, Putera dan Roh Kudus,*

memuji dan meluhurkan Dia selama-lamanya.

(Kidung ini tidak ditutup dengan ‘Kemuliaan’.)

Ant.2: Penebus kami sudah bangkit dari kubur, marilah kami menyanyikan madah bagi Tuhan Allah kami, Alleluya.

Ant.3: Alleluya, Tuhan bangkit seperti sudah dikatakan-Nya kepadamu, Alleluya.

Mazmur 149

Nyanyikanlah bagi Tuhan lagu baru,*

pujilah Dia dalam himpunan umat-Nya.

Hendaknya Israel bergembira atas Penciptanya,*

dan warga Sion bersukacita atas Rajanya.

Hendaknya mereka memuji nama-Nya dengan tari-tarian,*

bermazmur bagi-Nya dengan rebana dan kecapi.

Sebab Tuhan berkenan kepada umat-Nya,*

memahkotai yang hina dina dengan keselamatan.

Hendaknya orang takwa bersukaria atas kejayaannya,*

bersorak-sorai dengan gembira.

Hendaknya mereka memuji Tuhan dengan suara lantang,*

sambil memegang pedang yang tajam.

Begitu hendaklah mereka membalas kejahatan para bangsa,*

dan menjatuhkan hukuman kepada mereka;

Membelenggu para rajanya,*

dan mengikat pemukanya dengan rantai besi.

Dengan demikian terlaksana keputusan Allah;*

tugas terhormat bagi umat-Nya.

Ant.3: Alleluya, Tuhan bangkit seperti sudah dikatakan-Nya kepadamu, Alleluya.

Bacaan singkat (Rom 10:8b-10)

Sabda Allah dekat padamu, yakni di dalam mulutmu dan di dalam hatimu.

Itulah sabda iman yang kami wartakan. Sebab engkau akan diselamatkan,

jika engkau mengaku dengan mulut bahwa Yesus adalah Tuhan,

dan percaya dengan hati bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari alam maut.

Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.

Ganti lagu singkat

Ant. Pada hari inilah Tuhan bertindak, mari kami rayakan dengan gembira, Alleluya.

Ant.Kidung: Pergilah segera, katakanlah kepada para murid, bahwa Tuhan sudah bangkit, Alleluya.

Kidung Zakaria (Luk 1 : 68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*

sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umat-Nya.

Ia mengangkat bagi kami seorang penyelamat yang gagah perkasa,*

putera Daud, hamba-Nya.

Seperti dijanjikan-Nya dari sediakala,*

dengan perantaraan para nabi-Nya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kami dari musuh-musuh kami,*

dan dari tangan semua lawan yang membenci kami.

Untuk menunjukkan rahmat-Nya kepada leluhur kami,*

dan mengindahkan perjanjian-Nya Yang Kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kami,*

akan membebaskan kami dari tangan musuh.

Agar kami dapat mengabdi kepada-Nya tanpa takut,*

dan berlaku kudus dan jujur di hadapan-Nya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah Yang Mahatinggi,*

sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalan-Nya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umat-Nya,*

berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kami penuh rahmat dan belas kasihan;*

Ia mengunjungi kami laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*

dan membimbing kami ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Pergilah segera, katakanlah kepada para murid, bahwa Tuhan sudah bangkit, Alleluya.

Doa Permohonan

Bapa telah memuliakan Yesus dan mengangkat-Nya menjadi ahli waris dan pemilik semua bangsa. Marilah kami meluhurkan Dia dan berdoa:

U: Selamatkanlah kami demi kemenangan-Mu, ya Tuhan.

P: Ya Kristus, dengan kemenangan-Mu Engkau telah menghancurkan pintu gerbang maut serta meremukkan dosa dan kematian,*

semoga kami hari ini menang atas dosa berkat kekuatan-Mu.

P: Engkau telah melenyapkan kuasa kematian dan memberi kami kehidupan baru,*

semoga kami hari ini dapt menempuh jalan hidup yang baru itu.

P: Engkau telah menganugerahkan kehidupan kepada orang-orang mati dan membimbing seluruh umat manusia dari kematian kepada kehidupan,*

berilah rahmat kehidupan-Mu kepada semua orang yang kami jumpai.

P: Engkau telah menggembirakan murid-murid-Mu dan menggemparkan penjaga kubur-Mu,*

kurniakanlah kegembiraan sejati kepada semua orang yang taat kepada-Mu.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,

Dimuliakanlah nama-Mu.

Datanglah kerajaan-Mu.

Jadilah kehendak-Mu

di atas bumi seperti di dalam surga.

Berilah kami rezeki pada hari ini,

dan ampunilah kesalahan kami,

seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.

Dan janganlah masukkan kami

ke dalam pencobaan,

tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

(Sebab Engkaulah raja yang mulia dan berkuasa

untuk selama-lamanya. Amin).

Doa Penutup

Allah, sumber kehidupan, Engkau selalu menambah umat-Mu dengan anggota baru.

Semoga kami, hamba-hamba-Mu itu, hidup sesuai dengan sakramen pembaptisan yang telah kami terima dalam iman.

Demi Yesus Kristus, Putera-Mu dan pengantara kami, yang hidup …

Pembubaran umat

P: Saudara sekalian, dengan ini ibadat pagi sudah selesai, Alleluya, Alleluya.

U: Syukur kepada Allah, Alleluya, Alleluya.

Ibadat Siang

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

SENIN I SIANG

Madah

Engkau Tuhan Raja Mulia

Yang mengatur segalanya

Fajar pagi Kauterbitkan

Panas siang Kaukobarkan.

Padamkan api sengketa

Yang memisahkan sesama

Teguhkan s’mangat berpadu

Yang menyatukan sekutu.

Kabulkanlah doa kami

Ya Allah Bapa surgawi

Bersama Putra dan Roh-Mu

Sekarang serta selalu.

Amin.

(Catatan: Antifon dan Mazmur dari hari Minggu I siang, hlm. 394)

Ant.1: Baiklah berlindung pada Tuhan; kekal abadi kasih setia-Nya, Alleluya.

Mazmur 117 (118)

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*

kekal abadi kasih setia-Nya.

Hendaklah Israel berkata:*

kekal abadi kasih setia-Nya.

Hendaklah kaum Harun berkata:*

kekal abadi kasih setia-Nya.

Hendaklah orang yang takwa berkata:*

kekal abadi kasih setia-Nya.

Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan,*

Ia menjawab dan melegakan daku.

Tuhan di pihakku, aku tidak takut.*

Apa yang dapat dilakukan manusia terhadapku?

Tuhan di pihakku, Ia penolongku.*

Aku melihat pembenciku tersipu-sipu.

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*

dari pada percaya kepada manusia.

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*

dari pada percaya kepada bangsawan.

Ant.1: Baiklah berlindung pada Tuhan; kekal abadi kasih setia-Nya, Alleluya.

Ant.2: Tuhanlah kekuatan dan pujaanku, Alleluya.

Segala bangsa mengepung aku,*

tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Mereka mengepung aku rapat-rapat,*

tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Mereka mengepung aku seperti lebah,+

seperti nyala api yang menjilat-jilat,*

tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Aku didesak-desak sampai terjatuh,*

tetapi Tuhan menolong aku.

Tuhanlah kekuatan dan pelindungku,*

Dialah kemenanganku

Suara gembira dan sorak-sorai,*

terdengar di perkemahan para pemenang.

“Tuhan bertindak dengan tangan kuat,*

tangan Tuhan Mahakuasa.”

Aku tidak akan mati, aku tetap hidup,*

untuk mewartakan karya-karya Tuhan.

Tuhan sering menyiksa aku,*

namun tidak menyerahkan daku kepada maut.

Ant.2: Tuhanlah kekuatan dan pujaanku, Alleluya.

Ant.3: Syukur kepada-Mu, Tuhan, Engkau mendengarkan daku, Alleluya.

Bukalah bagiku gerbang kemenangan,*

supaya aku masuk dan bersyukur kepada Tuhan.

Inilah pintu gerbang Tuhan,*

para pemenang masuk ke dalamnya.

Syukur kepada-Mu, sebab Engkau memenangkan daku,*

dan menjadi penyelamatku.

Batu yang dibuang oleh para pembangun,*

telah menjadi batu sendi.

Karya Tuhanlah itu,*

sangat mengagumkan kami.

Pada hari inilah Tuhan bertindak,*

mari kami rayakan dengan gembira.

Ya Tuhan, berilah kami keselamatan!*

Ya Tuhan, berilah kami kesejahteraan!

Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan;+

kami memberkati Engkau dari dalam rumah Tuhan,*

Tuhanlah Allah, Dia menerangi kami.

Beraraklah dengan membawa ranting berdaun,*

hiasilah tanduk-tanduk mesbah.

Allahkulah Engkau, Engkau kupuji,*

Allahku, Engkau kuagungkan.

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*

kekal abadi kasih setia-Nya.

Ant.3: Syukur kepada-Mu, Tuhan, Engkau mendengarkan daku, Alleluya.

Bacaan singkat (Kol 2:9-10,12)

Seluruh kepenuhan Allah menjelma dalam Kristus dan meresapi Engkau juga demi Kristus. Sebab Engkau telah dikuburkan dalam pembaptisan bersama Kristus dan dibangkitkan juga bersama Dia berkat iman akan kekuatan Allah yang membangkitkan Kristus dari alam maut.

P: Tuhan sungguh telah bangkit, Alleluya.

U: Dan memperlihatkan diri kepada Simon, Alleluya.

Doa Penutup

Allah, sumber kehidupan, Engkau selalu menambah umat-Mu dengan anggota baru. Semoga kami, hamba-hamba-Mu itu, hidup sesuai dengan sakramen pembaptisan yang telah kami terima dalam iman. Demi Kristus Tuhan kami. Amin.

Ibadat Sore

SENIN I SORE

Madah

Mari kami bergembira

Merayakan hari Paska

Sambil bernyanyi memuji

Dengan hati tulus murni.

Kristus sudah disalibkan

Dan tubuh-Nya dikurbankan

Darah-Nya yang kami t’rima

Sungguh menghidupkan kami.

Kristus bangkit dari kubur

Maut kalah hancur lebur

Musuh takluk terbelenggu

Firdaus membukakan pintu.

Terpujilah Kristus Tuhan

Kaukalahkan kematian

Engkau dibangkitkan Bapa

Dengan kekuatan Roh-Nya.

Amin.

Ant.1: Maria dari Magdala dan Maria yang lain pergi mengunjungi kubur Yesus, Alleluya.

Mazmur 109:1-5,7

Tuhan berfirman kepada baginda: “Duduklah di sisi kanan-Ku,*

sampai musuh musuhmu Kujadikan tumpuan kakimu.”

Tuhan meluaskan kekuasaan baginda dari kediaman-Nya di Sion:*

“Berkuasalah atas para musuh.

Engkau berkuasa sejak kelahiranmu, di atas gunung yang suci,*

sejak engkau terkandung, sejak fajar masa mudamu”.

Tuhan telah bersumpah dan tidak menyesal:*

“Engkaulah imam seperti Melkisedek, untuk selama-lamanya”.

Tuhan mendampingi baginda,*

pada hari kemurkaan-Nya raja-raja dihancurkan-Nya.

Tuhan menyertai baginda dalam segala usaha,*

agar baginda berlangkah maju dengan gagah perkasa.

Ant.1: Maria dari Magdala dan Maria yang lain pergi mengunjungi kubur Yesus, Alleluya.

Ant.2: Marilah dan lihatlah tempat Tuhan dibaringkan, Alleluya.

Mazmur 113

Ketika Israel keluar dari Mesir,*

keluarga Yakub dari bangsa asing,

Maka Yehuda menjadi wilayah Tuhan,*

Israel daerah kekuasaan-Nya.

Laut melihat, lalu menyingkir,*

sungai Yordan berbalik ke hulu.

Gunung melompat bagaikan kijang,*

dan bukit laksana anakdomba.

Ada apa, hai laut, sehingga menyingkir,*

hai Yordan, sehingga berbalik ke hulu?

Hai gunung, mengapa melompat bagaikan kijang,*

hai bukit, mengapa laksana anak domba?

Gemetarlah, hai bumi, di hadapan Tuhan,*

di hadirat Allah Yakub.

Ia mengubah wadas menjadi danau,*

dan batu menjadi mata air.

Ant.2: Marilah dan lihatlah tempat Tuhan dibaringkan, Alleluya.

Ant.3: Yesus bersabda: Jangan takut! Pergilah dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya berangkat ke Galilea; di sana mereka akan melihat Aku, Alleluya.

Mengapa 19:1-7

Alleluya.

Pokok keselamatan, kemuliaan dan kekuasaan ialah Allah kami,*

karena benar dan adillah segala keputusan-Nya.

Alleluya.

Alleluya.

Pujilah Allah kami, hai sekalian hamba-Nya,*

semua yang takwa, baik kecil maupun besar.

Alleluya.

Alleluya.

Sebab Tuhan, Allah kami Yang Mahakuasa,*

sudah menjadi raja.

Alleluya.

Alleluya.

Marilah kami bersukacita dan bersorak-sorai,*

marilah kami memuliakan Tuhan.

Alleluya.

Alleluya.

Hari pernikahan Anak Domba telah tiba,*

dan mempelai-Nya sudah siap berhias.

Alleluya.

Ant.3: Yesus bersabda: Jangan takut! Pergilah dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya berangkat ke Galilea; di sana mereka akan melihat Aku, Alleluya.

Bacaan singkat (Ibr 8:1b-3a)

Kita mempunyai seorang imam besar yang duduk di sebelah kanan takhta Allah Yang Mahamulia di surga. Ia menjalankan ibadat di tempat kudus, yaitu di dalam kemah sejati, yang didirikan oleh Allah dan bukan oleh manusia. Sebab setiap imam besar ditetapkan untuk menyampaikan kurban dan persembahan.

Ganti lagu singkat

Ant. Pada hari inilah Tuhan bertindak, mari kami rayakan dengan gembira, Alleluya.

Ant.Kidung: Yesus menjumpai kedua wanita dan berkata: Salam! Mereka mendekati Yesus dan memeluk kaki-Nya, Alleluya.

Kidung Maria (Luk 1 : 46-55)

Aku mengagungkan Tuhan,*

hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*

hamba-Nya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*

oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang Mahakuasa;*

kuduslah nama-Nya.

Kasih sayang-Nya turun-temurun,*

kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tangan-Nya:*

dicerai-beraikan-Nya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkan-Nya dari takhta;*

yang hina dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkan-Nya dengan kebaikan;*

orang kaya diusir-Nya pergi dengan tangan kosong

Menurut janji-Nya kepada leluhur kami,*

Allah telah menolong Israel, hamba-Nya.

Demi kasih sayang-Nya kepada Abraham serta keturunannya,*

untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung: Yesus menjumpai kedua wanita dan berkata: Salam! Mereka mendekati Yesus dan memeluk kaki-Nya, Alleluya.

Doa Permohonan

Kemanusiaan Kristus telah dihidupkan oleh Roh Kudus, dan karena pula Kristus menghidupkan kami. Maka marilah kami berseru dengan hati gembira:

U: Perbaruilah dan hidupkanlah semesta alam, ya Tuhan.

P: Kristus, penyelamat dunia, raja seluh penciptaan baru, arahkanlah hati kami kepada kerajaan-Mu,* tempat Engkau duduk di sebelah kanan Bapa.

P: Tuhan, Engkau selalu hidup dalam umat pilihan-Mu,* tuntunlah Gereja-Mu kepada seluruh kebenaran berkat dorongan Roh Kudus.

P: Engkau Maharahim, tunjukkanlah belas kasihan-Mu kepada orang yang sakit, yang menderita dan yang menghadapi ajal,* agar mereka semua dikuatkan dan diteguhkan berkat kemurahan-Mu.

P: Kristus, cahaya yang takkan pudar, pada sore hari ini kami berbakti kepada-Mu,* dan mohon, agar saudara-saudara kami yang telah meninggal Kausinari dengan cahaya kebangkamin-Mu.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,

Dimuliakanlah nama-Mu.

Datanglah kerajaan-Mu.

Jadilah kehendak-Mu

di atas bumi seperti di dalam surga.

Berilah kami rezeki pada hari ini,

dan ampunilah kesalahan kami,

seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.

Dan janganlah masukkan kami

ke dalam pencobaan,

tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

(Sebab Engkaulah raja yang mulia dan berkuasa

untuk selama-lamanya. Amin).

Doa Penutup

Allah, sumber kehidupan, Engkau selalu menambah umat-Mu dengan anggota baru. Semoga kami, hamba-hamba-Mu itu, hidup sesuai dengan sakramen pembaptisan yang telah kami terima dalam iman. Demi Yesus Kristus, Putera-Mu dan pengantara kami, yang hidup …

Pembubaran umat

P: Saudara sekalian, dengan ini ibadat sore sudah selesai, Alleluya, Alleluya.

U: Syukur kepada Allah, Alleluya, Alleluya.

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - SENIN

Doa Tobat

P: Tuhan Yesus Kristus, Engkau diutus menyembuhkan orang yang remuk-redam.
Tuhan, kasihanilah kami.
U: Tuhan, kasihanilah kami.
P: Engkau datang memanggil orang yang berdosa.
Kristus, kasihanilah kami.
U: Kristus, kasihanilah kami.
P: Engkau duduk di sisi Bapa sebagai pengantara kami.
Tuhan, kasihanilah kami.
U: Tuhan, kasihanilah kami.
P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Menjelang datangnya malam
Kami menghadap wajahMu
Untuk menghaturkan salam
Sambil mohon doa restu.

Sambutlah dalam tanganMu
Hidup serta segalanya
Simpanlah dalam hatiMu
Harapan kami semua.

Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Kabulkanlah doa kami
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant: Tuhan, Engkau sabar dan penuh kasih setia.

Mazmur 85 (86)

Dengarkanlah doaku, ya Tuhan, jawablah aku,*
sebab aku miskin dan bersengsara.

Perliharalah aku, karena aku mengasihi Engkau,*
selamatkanlah hambaMu yang percaya kepadaMu.

Engkaulah Allahku, kasihanilah aku, ya Tuhanku,*
kepadaMulah aku berseru sepanjang hari.

Gembirakanlah hati hambaMu,*
sebab kepadaMulah kuarahkan hatiku, ya Tuhan.

Sebab Engkau baik hati dan suka mengampuni, ya Tuhanku,*
Engkau penuh kasih setia bagi semua orang yang berseru kepadaMu.

Ya Tuhan, dengarkanlah doaku,*
perhatikanlah suara permohonanku.

Pada hari kesesakan aku berseru kepadaMu,*
sebab Engkau pasti menjawab aku.

Tidak ada dewata yang menyamai Engkau, ya Tuhanku,*
tak ada karya yang setara dengan karyaMu.

Segala bangsa akan datang menyembah Engkau,*
dan akan memuliakan namaMu, ya Tuhanku.

Sungguh agung Engkau dan megah karyaMu,*
Engkaulah Allah, dan tiada lain.

Ajarkanlah ketetapanMu kepadaku, ya Tuhan,*
agar aku hidup setia dan takwa dengan sebulat hati.

Aku bersyukur kepadaMu dengan segenap hatiku, ya Allah, Tukanku,*
dan memuliakan namaMu untuk selama-lamanya.

Sebab kasih setiaMu berlimpah terhadapku,*
Engkau melepaskan daku dari alam maut.

Ya Allah, orang yang angkuh telah bangkit menyerang aku,+
segerombolan orang sombong ingin mencabut nyawaku,*
mereka tidak mengindahkan Dikau.

Tetapi Engkaulah Allah, penyayang dan pengasih,+
Tuhan yang sabar, penuh kasih dan setia,*
perhatikan dan kasihanilah aku!

Curahkanlah kekuatanMu kepada hambaMu,*
dan selamatkanlah putera sahayaMu.

Nyatakanlah suatu tanda kebaikan bagiku,+
supaya musuhku melihatnya dan menjadi malu,*
semoga Engkau menolong dan menghibur aku, ya Tuhan.

Ant: Tuhan, Engkau sabar dan penuh kasih setia.

Bacaan singkat (1Tes 5,9-10)

Kita ditetapkan Allah untuk memperoleh keselamatan demi Tuhan kita Yesus Kristus. Kristus telah wafat untuk kita, supaya kita tetap hidup bersatu dengan Dia, baik waktu berjaga maupun waktu tidur.

Lagu singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Ya Tuhan, berilah kami istirahat yang menyegarkan badan. Semoga benih sabdaMu yang kami taburkan dalam kegiatan kami pada hari ini, Kautumbuhkan sampai berbuah masak bagi panenanMu yang abadi. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, Maria, penuh rahmat,
Tuhan sertamu.
Terpujilah engkau di antara wanita,
dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.
Santa Maria, bunda Allah,
doakanlah kami yang berdosa ini,
sekarang dan waktu kami mati.

Santo-Santa

Santo Bertold

Rahib

Bertold dikenal sebagai seorang rahib. Bersama kawannya Brokard, Bertold bertapa di Gunung Karmel, Palestina dan mendirikan Ordo Karmel pada awal abad ke 13. Brokard sangat dihormati oleh orang Islam.

Santo Yonah dan Berijesu

Martir

Martir kakak beradik ini disiksa hingga mati karena meneguhkan iman banyak orang Kristen di berbagai penjara Persia. Yonah ditindih dengan press sampai mati, sedangkan adiknya Berikjesu menemui ajalnya setelah dituangkan ter panas kedalam mulutnya. Keduanya tak gentar sedikitpun menghadapi siksaan yang ditimpakan atas mereka. Mereka bahkan bersyukur karena turut serta bersama Yesus dalam penderitaannya untuk menyelamatkan manusia.