Senin, 23 November 2026

Senin XXXIV Masa Biasa

Bacaan Misa

Bacaan Pertama Wahyu 14:1-3,4b-5

Dan aku melihat: sesungguhnya, Anak Domba berdiri di bukit Sion dan bersama-sama dengan Dia seratus empat puluh empat ribu orang dan di dahi mereka tertulis nama-Nya dan nama Bapa-Nya. Dan aku mendengar suatu suara dari langit bagaikan desau air bah dan bagaikan deru guruh yang dahsyat. Dan suara yang kudengar itu seperti bunyi pemain-pemain kecapi yang memetik kecapinya. Mereka menyanyikan suatu nyanyian baru di hadapan takhta dan di depan keempat makhluk dan tua-tua itu, dan tidak seorangpun yang dapat mempelajari nyanyian itu selain dari pada seratus empat puluh empat ribu orang yang telah ditebus dari bumi itu. Mereka adalah orang-orang yang tidak mencemarkan dirinya dengan perempuan-perempuan, karena mereka murni sama seperti perawan. Mereka adalah orang-orang yang mengikuti Anak Domba itu ke mana saja Ia pergi. Mereka ditebus dari antara manusia sebagai korban-korban sulung bagi Allah dan bagi Anak Domba itu. Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat dusta; mereka tidak bercela.

Mazmur Tanggapan Mazmur 24:1-6

Tuhanlah yang empunya bumi serta segala isinya, dan dunia serta yang diam di dalamnya.
Sebab Dialah yang mendasarkannya di atas lautan dan menegakkannya di atas sungai-sungai.
"Siapakah yang boleh naik ke atas gunung TUHAN? Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?"
"Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan, dan yang tidak bersumpah palsu.
Dialah yang akan menerima berkat dari TUHAN dan keadilan dari Allah yang menyelamatkan dia.
Itulah angkatan orang-orang yang menanyakan Dia, yang mencari wajah-Mu, ya Allah Yakub." Sela

Bacaan Injil Lukas 21:1-4

Ketika Yesus mengangkat muka-Nya, Ia melihat orang-orang kaya memasukkan persembahan mereka ke dalam peti persembahan. Ia melihat juga seorang janda miskin memasukkan dua peser ke dalam peti itu. Lalu Ia berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang itu. Sebab mereka semua memberi persembahannya dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, bahkan ia memberi seluruh nafkahnya."

Renungan

Dua Keping Receh

Uang receh sering diperlakukan setengah hati. Ditaruh di laci, diselipkan di jok motor, kadang jatuh pun tidak dipungut. Terlalu kecil, pikir kita, untuk mengubah apa-apa.

Yesus duduk memandang peti persembahan Bait Allah. Orang-orang kaya datang; persembahan mereka pasti terdengar mantap. Tetapi yang membuat Yesus angkat bicara justru dua peser seorang janda miskin. Janda ini memberi lebih banyak dari semua orang itu, kata-Nya. Hitungan macam apa ini? Hitungan Allah. Yang diukur bukan yang keluar dari dompet, melainkan yang tersisa di dalamnya. Orang lain memberi dari kelimpahannya; janda itu memberi seluruh nafkahnya. Ia tidak sedang menyumbang. Ia sedang menyerahkan diri. Dua peser itu nyaris tidak berbunyi ketika jatuh, tetapi surga mendengarnya.

Di mata dunia, sumbangan besar mengubah keadaan dan receh tidak. Di mata Allah kebalikannya, sebab Allah tidak memerlukan uang kita. Yang dirindukan-Nya hati kita. Dan hati tidak bisa diberikan sebagian-sebagian. Janda itu tidak meninggalkan nama; ia meninggalkan ukuran.

Di pekan terakhir tahun liturgi ini, baik kita memeriksa cara kita memberi: kepada Tuhan, kepada sesama, kepada karya bersama. Dari kelimpahan yang tidak terasa mengurangi apa-apa, atau dari kepercayaan yang berani kekurangan?

Tuhan, terimalah persembahanku yang kecil, asal bersamanya kuberikan seluruh hatiku. Amin.

Invitatorium

SENIN II PAGI

Pembukaan

Ant. Marilah kita bergembira di hadapan Tuhan dan memuji Dia dengan lagu syukur.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa...
Seperti pada...

Ant. Marilah kita bergembira di hadapan Tuhan dan memuji Dia dengan lagu syukur.

Ibadat Bacaan

Ibadat Bacaan untuk Hari Minggu Adven Keempat, 21 Desember

Ya Allah, datanglah menolongku.

Tuhan, bersegeralah menolongku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

MADAH

Datanglah, datanglah, Imanuel,
Tebuslah Israel yang tertawan,
Yang merana dalam pembuangan di sini,
Sampai Putra Allah menampakkan diri.
Bersukacitalah! Bersukacitalah! Imanuel
Akan datang kepadamu, hai Israel.

Datanglah, hai Tongkat Isai, bebaskanlah
Umat-Mu dari tirani Setan,
Dari kedalaman Neraka selamatkanlah umat-Mu,
Dan berilah mereka kemenangan atas kubur.
Bersukacitalah! Bersukacitalah! Imanuel
Akan datang kepadamu, hai Israel.

Datanglah, hai Fajar, datanglah dan hiburlah
Roh kami dengan kedatangan-Mu di sini,
Usirlah awan-awan malam yang kelam,
Dan bayang-bayang maut usirlah.
Bersukacitalah! Bersukacitalah! Imanuel
Akan datang kepadamu, hai Israel.

Datanglah, hai Kunci Daud, datanglah,
Dan bukalah lebar-lebar rumah surgawi kami;
Jadikanlah aman jalan yang menuju ke atas,
Dan tutuplah jalan menuju kesengsaraan.
Bersukacitalah! Bersukacitalah! Imanuel
Akan datang kepadamu, hai Israel.

Datanglah, datanglah, hai Tuhan yang perkasa,
Yang kepada suku-suku-Mu, di puncak Sinai,
Pada zaman dahulu memberikan Taurat,
Dalam awan, dan keagungan, dan kekaguman.
Bersukacitalah! Bersukacitalah! Imanuel
Akan datang kepadamu, hai Israel.

PSALMODI

Ant. 1 Inilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.

Mazmur 24

Masuknya Tuhan ke dalam Bait-Nya
Kristus membukakan surga bagi kita ketika Ia mengenakan kemanusiaan (Ireneus).

Milik Tuhanlah bumi serta isinya,
dunia dan semua penduduknya.
Sebab Dialah yang mendasarkannya di atas lautan,
dan menegakkannya di atas sungai-sungai.

Ant. Inilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.

Siapakah yang boleh naik ke gunung Tuhan?
Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?
Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya,
yang tidak menginginkan hal-hal yang tidak berharga,
yang tidak bersumpah untuk menipu sesamanya.

Ant. Inilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.

Ia akan menerima berkat dari Tuhan
dan ganjaran dari Allah yang menyelamatkannya.
Demikianlah orang-orang yang mencari Dia,
mencari wajah Allah Yakub.

Ant. Inilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.

Hai pintu-pintu gerbang, angkatlah kepalamu;
terangkatlah, hai pintu-pintu gerbang purbakala.
Biarlah Raja kemuliaan masuk!

Ant. Inilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.

Siapakah Raja kemuliaan itu?
Tuhan, yang perkasa, yang gagah perkasa,
Tuhan, yang gagah perkasa dalam perang.

Ant. Inilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.

Hai pintu-pintu gerbang, angkatlah kepalamu;
terangkatlah, hai pintu-pintu gerbang purbakala.
Biarlah Raja kemuliaan masuk!

Ant. Inilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.

Siapakah Dia, Raja kemuliaan itu?
Dia, Tuhan semesta alam,
Dialah Raja kemuliaan.

Ant. Inilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Doa Mazmur
Ketika Putra-Mu dihukum secara tidak adil, ya Tuhan Allah, dan dikelilingi oleh orang-orang fasik, Ia berseru kepada-Mu, dan Engkau membebaskan-Nya. Jagalah umat-Mu sebagai harta hati-Mu dan bimbinglah langkah mereka di jalan yang aman agar mereka dapat melihat wajah-Mu.

Ant. Inilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.

Ant. 2 Hai putri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.

Mazmur 66

Madah Ekaristi
Tuhan telah bangkit dan semua orang telah dibawa kepada-Nya oleh Bapa (Hesychius).

I
Bersorak-sorailah bagi Allah, hai seluruh bumi,
nyanyikanlah kemuliaan nama-Nya.
Persembahkanlah pujian yang mulia kepada-Nya.
Katakanlah kepada Allah: “Betapa dahsyat perbuatan-Mu!

Ant. Hai putri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.

Karena kebesaran kekuatan-Mu
musuh-musuh-Mu gemetar di hadapan-Mu.
Di hadapan-Mu seluruh bumi akan sujud,
akan bernyanyi bagi-Mu, bernyanyi bagi nama-Mu!”

Ant. Hai putri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.

Datanglah dan lihatlah perbuatan-perbuatan Allah,
dahsyat perbuatan-Nya di antara manusia.
Ia mengubah laut menjadi tanah kering,
mereka menyeberangi sungai dengan kaki kering.

Ant. Hai putri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.

Maka biarlah sukacita kita ada di dalam Dia;
Ia memerintah selama-lamanya dengan kekuatan-Nya.
Mata-Nya mengawasi bangsa-bangsa:
jangan biarkan pemberontak bangkit melawan Dia.

Ant. Hai putri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.

Hai bangsa-bangsa, berkatilah Allah kita;
biarlah suara pujian-Nya bergema,
dari Allah yang memberikan hidup kepada jiwa kita
dan menjaga kaki kita agar tidak tersandung.

Ant. Hai putri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.

Sebab Engkau, ya Allah, telah menguji kami,
Engkau telah menguji kami seperti perak diuji;
Engkau membawa kami, ya Allah, ke dalam jerat;
Engkau menaruh beban berat di punggung kami.

Ant. Hai putri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.

Engkau membiarkan manusia menunggangi kami;
kami melewati api dan air
tetapi kemudian Engkau memberi kami kelegaan.

Ant. Hai putri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Hai putri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.

Ant. 3 Marilah kita membersihkan hati kita untuk kedatangan Raja kita yang agung, agar kita siap menyambut-Nya; Ia datang dan tidak akan menunda.

II
Kurban bakaran kubawa ke rumah-Mu;
kepada-Mu aku akan membayar nazarku,
nazarku yang telah diucapkan bibirku,
yang diucapkan mulutku dalam kesesakanku.

Ant. Marilah kita membersihkan hati kita untuk kedatangan Raja kita yang agung, agar kita siap menyambut-Nya; Ia datang dan tidak akan menunda.

Aku akan mempersembahkan kurban bakaran dari hewan gemuk
dengan asap domba jantan yang dibakar.
Aku akan mempersembahkan lembu jantan dan kambing.

Ant. Marilah kita membersihkan hati kita untuk kedatangan Raja kita yang agung, agar kita siap menyambut-Nya; Ia datang dan tidak akan menunda.

Datanglah dan dengarlah, hai semua yang takut akan Allah,
aku akan menceritakan apa yang telah Ia lakukan bagi jiwaku:
kepada-Nya aku berseru dengan nyaring,
dengan pujian yang tinggi siap di lidahku.

Ant. Marilah kita membersihkan hati kita untuk kedatangan Raja kita yang agung, agar kita siap menyambut-Nya; Ia datang dan tidak akan menunda.

Jika ada kejahatan dalam hatiku,
Tuhan tidak akan mendengarkan.
Tetapi sungguh Allah telah mendengarkan;
Ia telah memperhatikan suara doaku.

Ant. Marilah kita membersihkan hati kita untuk kedatangan Raja kita yang agung, agar kita siap menyambut-Nya; Ia datang dan tidak akan menunda.

Terpujilah Allah yang tidak menolak doaku
dan tidak menahan kasih-Nya dariku.

Ant. Marilah kita membersihkan hati kita untuk kedatangan Raja kita yang agung, agar kita siap menyambut-Nya; Ia datang dan tidak akan menunda.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Doa Mazmur
Bapa yang Mahakuasa, dalam kematian dan kebangkitan Putra-Mu sendiri Engkau membawa kami melalui air baptisan ke pantai kehidupan baru. Melalui air itu dan api Roh Kudus Engkau telah memberikan penghiburan kepada setiap kami. Terimalah kurban pujian kami; semoga hidup kami menjadi persembahan total kepada-Mu, dan semoga kami layak memasuki rumah-Mu dan di sana bersama Kristus memuji kuasa-Mu yang tak pernah gagal.

Ant. Marilah kita membersihkan hati kita untuk kedatangan Raja kita yang agung, agar kita siap menyambut-Nya; Ia datang dan tidak akan menunda.

Hening Kudus (ditandai dengan lonceng)
Sesaat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.

Berpalinglah kepada kami, ya Tuhan, Allah kami.

Tunjukkanlah wajah-Mu kepada kami dan kami akan diselamatkan.

BACAAN

Bacaan Pertama

Dari Kitab Nabi Yesaya
48:12-21; 49:9b-13
Eksodus baru
Demikianlah firman Tuhan:

Dengarkanlah Aku, hai Yakub,
hai Israel, yang telah Ku-namai!
Aku, Akulah yang pertama,
dan Akulah juga yang terakhir.
Ya, tangan-Ku telah meletakkan dasar bumi;
tangan kanan-Ku telah membentangkan langit.
Apabila Aku memanggilnya,
semuanya tampil sekaligus.

Berkumpullah kamu sekalian dan dengarkanlah:
Siapakah di antara kamu yang telah memberitakan hal-hal ini?
Sahabat Tuhan akan melakukan kehendak-Nya
terhadap Babel dan keturunan Kasdim.
Aku sendiri telah berfirman, Aku telah memanggilnya,
Aku telah membawanya, dan jalannya berhasil!
Datanglah mendekat kepada-Ku dan dengarkanlah ini!
Bukan dari permulaan Aku menyatakannya secara rahasia;
Pada waktu itu terjadi, Aku hadir:
“Sekarang Tuhan Allah telah mengutus aku, dan Roh-Nya.”

Demikianlah firman Tuhan, Penebusmu,
Yang Mahakudus dari Israel:
Aku, Tuhan, Allahmu,
mengajar engkau apa yang baik bagimu,
dan menuntun engkau di jalan yang harus engkau tempuh.

Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku,
maka kemakmuranmu akan seperti sungai,
dan kebenaranmu seperti gelombang laut;
Keturunanmu akan seperti pasir,
dan mereka yang lahir dari keturunanmu seperti butir-butirnya,
Nama mereka tidak akan pernah terputus
atau terhapus dari hadapan-Ku.

Keluarlah dari Babel, larilah dari Kasdim!
Dengan sorak-sorai beritakanlah ini, maklumkanlah;
Publikasikanlah ke ujung-ujung bumi, dan katakanlah,
“Tuhan telah menebus hamba-Nya Yakub.
Mereka tidak haus
ketika Ia menuntun mereka melalui tanah kering;
Air dari batu karang Ia alirkan bagi mereka;
Ia membelah batu karang, dan air memancar keluar.”

Di sepanjang jalan mereka akan menemukan padang rumput,
di setiap bukit yang gundul akan ada padang rumput mereka.
Mereka tidak akan lapar atau haus,
dan tidak akan disengat angin panas atau matahari;
Sebab Dia yang mengasihani mereka menuntun mereka
dan membimbing mereka di samping mata air.
Aku akan membuat jalan melalui semua gunung-Ku,
dan meratakan jalan raya-Ku.

Lihatlah, sebagian akan datang dari jauh,
yang lain dari utara dan barat,
dan sebagian dari tanah Syene.
Bersorak-sorailah, hai langit, dan bersukacitalah, hai bumi,
pecahlah menjadi nyanyian, hai gunung-gunung.
Sebab Tuhan menghibur umat-Nya
dan menunjukkan belas kasihan kepada orang-orang-Nya yang tertindas.

RESPONSORIUM Mazmur 96:11; Yesaya 49:13; Mazmur 72:7

Bersukacitalah, hai langit, dan bergembiralah, hai bumi;
berserulah dengan pujian, hai gunung-gunung.
Sebab Tuhan akan datang.

Ia akan berbelas kasihan kepada orang-orang-Nya yang miskin.
Pada zaman-Nya keadilan akan berkembang dan damai sejahtera akan berlimpah.

Ia akan berbelas kasihan kepada orang-orang-Nya yang miskin.

Bacaan Kedua

Dari Ulasan Santo Ambrosius, Uskup, tentang Lukas
Maria mengunjungi Elisabet
Ketika malaikat menyampaikan pesannya kepada Perawan Maria, ia memberinya tanda untuk memenangkan kepercayaannya. Ia memberitahunya tentang kehamilan seorang wanita tua dan mandul untuk menunjukkan bahwa Allah sanggup melakukan segala yang dikehendaki-Nya.

Ketika mendengar ini, Maria berangkat menuju daerah pegunungan. Ia tidak meragukan firman Allah; ia tidak merasa tidak yakin akan pesan itu atau ragu akan tanda itu. Ia pergi dengan tujuan yang bersemangat, dengan hati nurani yang taat, bergegas karena sukacita.

Dipenuhi oleh Allah, ke mana lagi ia akan bergegas selain ke tempat yang tinggi? Roh Kudus tidak bekerja dengan usaha yang lambat dan melelahkan. Dengan cepat pula, berkat kedatangan-Nya dan kehadiran Tuhan menjadi jelas: segera setelah Elisabet mendengar salam Maria, anak itu melonjak dalam rahimnya, dan ia dipenuhi Roh Kudus.

Perhatikan kontras dan pilihan kata-kata. Elisabet adalah yang pertama mendengar suara Maria, tetapi Yohanes adalah yang pertama menyadari rahmat. Ia mendengar dengan telinga tubuh, tetapi ia melonjak kegirangan atas makna misteri itu. Ia menyadari kehadiran Maria, tetapi ia menyadari kehadiran Tuhan: seorang wanita menyadari kehadiran seorang wanita, sang perintis menyadari janji keselamatan kita. Para wanita berbicara tentang rahmat yang telah mereka terima sementara anak-anak aktif secara rahasia, membuka misteri kasih dengan bantuan ibu-ibu mereka, yang bernubuat oleh roh putra-putra mereka.

Anak itu melonjak dalam rahim; sang ibu dipenuhi Roh Kudus, ia memenuhi ibunya dengan Roh yang sama. Yohanes melonjak untukmu, dan roh Maria bersukacita pada gilirannya. Ketika Yohanes melonjak kegirangan, Elisabet dipenuhi Roh Kudus, tetapi kita tahu bahwa meskipun roh Maria bersukacita, ia tidak perlu dipenuhi Roh Kudus. Putranya, yang melampaui pemahaman kita, aktif dalam ibunya dengan cara yang melampaui pemahaman kita. Elisabet dipenuhi Roh Kudus setelah mengandung Yohanes, sementara Maria dipenuhi Roh Kudus sebelum mengandung Tuhan. Elisabet berkata: Berbahagialah engkau karena engkau telah percaya.

Engkau juga berbahagia karena engkau telah mendengar dan percaya. Jiwa yang percaya mengandung dan melahirkan Sabda Allah serta mengakui karya-karya-Nya.

Biarlah jiwa Maria ada dalam setiap kamu untuk mewartakan kebesaran Tuhan. Biarlah rohnya ada dalam setiap kamu untuk bersukacita dalam Tuhan. Kristus hanya memiliki satu ibu dalam daging, tetapi kita semua melahirkan Kristus dalam iman. Setiap jiwa menerima Sabda Allah jika saja ia tetap suci, tetap murni dan bebas dari dosa, kesopanannya tidak tercemar. Jiwa yang berhasil dalam hal ini mewartakan kebesaran Tuhan, sama seperti jiwa Maria memuliakan Tuhan dan rohnya bersukacita dalam Allah Penyelamatnya. Di tempat lain kita membaca: Muliakanlah Tuhan bersamaku. Tuhan dimuliakan, bukan karena suara manusia dapat menambahkan sesuatu kepada Allah tetapi karena Ia dimuliakan di dalam kita. Kristus adalah gambar Allah, dan jika jiwa melakukan apa yang benar dan kudus, ia memuliakan gambar Allah itu, yang menurut rupa-Nya ia diciptakan dan, dalam memuliakan gambar Allah, jiwa memiliki bagian dalam kebesaran-Nya dan ditinggikan.

RESPONSORIUM Lukas 1:45, 46; Mazmur 66:16

Berbahagialah engkau yang telah percaya,
karena janji-janji Tuhan akan digenapi dalam dirimu.
Dan Maria berkata:

Jiwaku memuliakan Tuhan.
Datanglah, dan dengarkanlah,
dan aku akan menceritakan betapa besar hal-hal yang telah Allah capai bagiku.

Jiwaku memuliakan Tuhan.

TE DEUM

Engkau adalah Allah: kami memuji-Mu;
Engkau adalah Tuhan: kami mengagungkan-Mu;
Engkau adalah Bapa yang kekal:
Seluruh ciptaan menyembah-Mu.

Kepada-Mu semua malaikat, semua kuasa surga,
Kerubim dan Serafim, bernyanyi dalam pujian tak berkesudahan:
Kudus, kudus, kudus, Tuhan, Allah semesta alam,
langit dan bumi penuh kemuliaan-Mu.

Para rasul yang mulia memuji-Mu.
Persekutuan para nabi yang luhur memuji-Mu.
Pasukan martir berjubah putih memuji-Mu.

Di seluruh dunia Gereja kudus mengagungkan-Mu:
Bapa, yang keagungan-Nya tak terbatas,
Putra-Mu yang sejati dan tunggal, layak disembah,
dan Roh Kudus, Pembela dan Pembimbing.

Engkau, Kristus, adalah Raja kemuliaan,
Putra Bapa yang kekal.

Ketika Engkau menjadi manusia untuk membebaskan kami
Engkau tidak menolak rahim Perawan.

Engkau mengalahkan sengat maut,
dan membuka kerajaan surga bagi semua orang percaya.

Engkau duduk di sisi kanan Allah dalam kemuliaan.
Kami percaya bahwa Engkau akan datang, dan menjadi Hakim kami.

Datanglah, ya Tuhan, dan tolonglah umat-Mu,
yang telah ditebus dengan harga darah-Mu sendiri,
dan bawalah kami bersama para kudus-Mu
ke kemuliaan abadi.

Selamatkanlah umat-Mu, ya Tuhan, dan berkatilah warisan-Mu.

Pimpinlah dan tegakkanlah mereka sekarang dan selalu.
Hari demi hari kami memuji-Mu.

Kami memuji nama-Mu selama-lamanya.
Jagalah kami hari ini, ya Tuhan, dari segala dosa.

Kasihanilah kami, ya Tuhan, kasihanilah kami.
Tuhan, tunjukkanlah kasih dan belas kasihan-Mu kepada kami,

karena kami telah menaruh kepercayaan kami kepada-Mu.
Pada-Mu, ya Tuhan, adalah harapan kami:

Dan kami tidak akan pernah berharap dengan sia-sia.

DOA PENUTUP

Curahkanlah,
kami mohon kepada-Mu, ya Tuhan,
rahmat-Mu ke dalam hati kami,
agar kami, yang kepadanya Inkarnasi Kristus Putra-Mu
diberitahukan oleh pesan seorang Malaikat,
oleh Sengsara dan Salib-Nya
dibawa kepada kemuliaan Kebangkitan-Nya.
Yang hidup dan berkuasa bersama-Mu dalam persatuan Roh Kudus,
Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Madah

Sumber cahaya mulia
Yang menerangi dunia
Malam Kauhentikan sudah
Kauterbitkan fajar cerah.

Engkaulah terang sejati
Melebihi matahari
Dasar lubuk hati kami
Kausinari Kauselami

Terangilah diri kami
Ya Bapa yang murah hati
Dengan rahmat dan kasihMu
Agar selamat selalu

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Dalam ikatan Roh suci
Sepanjang seluruh hari. Amin.

Ant.1: Bilakah aku menghadap dan memandang wajah Allah?

Mazmur 41 (42)

Bagaikan rusa merindukan sungai,*
demikianlah hatiku rindu padaMu, ya Allah.

Hatiku haus akan Allah, Allah yang hidup,*
bilakah aku menghadap dan memandang wajah Allah?

Air mataku menjadi bagaikan santapan bagiku, siang dan malam,*
karena sehari-harian orang bertanya: Di mana Allahmu?

Dengan sedih selalu kuingat, bahwa di masa lampau,*
aku bersama orang banyak berarak ke kediaman Allah.

Aku turut melangkah di depan perarakan itu,*
di tengah suara sorak-sorai dan lagu syukur.

Mengapa engkau tertekan dan gelisah, wahai jiwaku?+
Berharaplah kepada Allah, aku akan bersyukur lagi,*
kepada Allah, penolongku.

Karena gelisah aku teringat akan Dikau,*
dari daerah Yordan dan Hermon dan dari gunung Nizar.

Di sana anak sungai yang satu memanggil yang lain,+
dengan deru air terjun,*
demikianpun gelora gelombangMu mengempaskan daku.

Siang hari Tuhan menyatakan kasih setiaNya kepadaku,*
malam hari aku memuji Allah, pemberi hidup.

Aku berkata kepada Allah, pelindungku:
"Mengapa Engkau melupakan daku,*
mengapa aku sedih, tersesak oleh musuh?"

Celaan lawanku menyakiti hatiku seperti tikaman maut,*
karena sehari-harian mereka bertanya: Di mana Allahmu?

Mengapa engkau tertekan dan gelisah, wahai jiwaku?+
Berharaplah kepada Allah, aku akan bersyukur lagi,*
kepada Allah, penolongku.

Ant.1: Bilakah aku menghadap dan memandang wajah Allah?

Ant.2: Pandanglah, ya Tuhan, dan kasihanilah kami.

Sir 36,1-7.13-16

Pandanglah dan kasihanilah kami, ya Allah semesta alam,*
curahkanlah kedahsyatanMu atas bangsa-bangsa.

Nyatakanlah kekuasaanMu terhadap bangsa-bangsa asing itu,*
agar merekapun melihat kemuliaanMu.

Engkau telah menampakkan diriMu dalam diri kami di hadapan mereka,*
hendaklah Engkau memuliakan diri dalam mereka di hadapan kami.

Agar mereka mengakui, sebagaimana kami telah mengakui,*
bahwa tiada Allah selain Dikau, ya Tuhan.

Kerjakan lagi tanda-tanda dan ulangilah karyaMu,*
nyatakanlah kemuliaan karyaMu dan kekuatan tanganMu.

Kumpulkanlah segala suku Yakub,*
kembalikan kepadanya tanah pusaka seperti sediakala.

Kasihanilah umat yang disebut dengan namaMu,*
Israel yang telah Kauberi hak anak sulung.

Kasihanilah kota ini yang menjadi kotaMu yang kudus,*
Yerusalem, kota tempat istirahatMu.

Penuhilah Sion dengan pujian atas karyaMu yang mengagumkan,*
penuhilah baitMu dengan kemuliaanMu.

Ant.2: Pandanglah, ya Tuhan, dan kasihanilah kami.

Ant.3: Terpujilah Engkau, ya Tuhan, di bentangan langit.

Mazmur 18 (19) A

Langit mewartakan kemuliaan Allah,*
dan cakrawala memasyhurkan karya tanganNya.

Hari yang satu mengisahkannya kepada hari yang lain,*
dan malam yang satu menyampaikannya kepada malam berikut.

Meskipun tidak bicara dan tidak memperdengarkan suara,+
namun di seluruh dunia bergemalah seruannya,*
dan pesannya sampai ke perbatasan bumi.

Di sana Tuhan memasang kemah bagi sang surya,*
yang meninggalkan peraduannya bagaikan pengantin.

Dengan girang sang surya menempuh jalan peredarannya,*
laksana seorang pahlawan.

dari ujung langit yang satu ia beredar ke ujung yang lain,*
dan tak ada yang luput dari panas teriknya.

Ant.3: Terpujilah Engkau, ya Tuhan, di bentangan langit.

Bacaan Singkat (Yer 15,16)

Kudapatkan sabdaMu dan kuresapkan dalam diriku. Maka sabdaMu menjadi kesukaan dan kegembiraan hatiku. Engkau selalu dekat padaku, Tuhan Allah segala kuasa.

Lagu Singkat

P: Bersoraklah, orang jujur, bagi Tuhan,* Patutlah orang saleh memuji-muji. U: Bersoraklah. P: Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan. U: Patutlah orang saleh memuji-muji. P: Kemuliaan. U: Bersoraklah.

Ant.Kidung: Terpujilah Tuhan, sebab Ia mengunjungi dan membebaskan kita.

KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Terpujilah Tuhan, sebab Ia mengunjungi dan membebaskan kita.

Doa Permohonan

Penyelamat kita telah mengangkat kita menjadi raja dan imam untuk mempersembahkan kurban rohani yang berkenan kepada Allah. Sebab itu marilah kita dengan penuh syukur berkata:
U: Semoga kami tetap mengabdi Engkau, ya Tuhan.
P: Kristus, imam abadi, Engkau telah mengaruniakan imamat suci kepada umatMu,* semoga kami mempersembahkan kurban rohani yang patut bagi Allah.
P: Limpahilah kami dengan hasil buah RohMu,* yakni kesabaran, kemurahan hati dan kelembutan hati.
P: Semoga kami mencintai Engkau, supaya kami memiliki Engkau,* agar kami dapat memuji Engkau dalam hidup kami.
P: Semoga kami mengusahakan yang berguna bagi saudara-saudara kami,* supaya mereka lebih mudah memperoleh keselamatan.

Bapa Kami

Doa Penutup

Tuhan, Allah yang mahakuasa, Engkau menghantar kami kepada pagi ini. Selamatkanlah kami dengan kuasaMu, agar pada hari ini kami tidak jatuh ke dalam dosa. Bimbinglah kiranya perkataan kami dan arahkanlah pikiran serta perbuatan kami kepada keadilan dan kejujuran. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup...

Ibadat Siang

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

SENIN II SIANG

Madah

Engkau Tuhan raja mulya
Yang mengatur segalanya
Fajar pagi Kauterbitkan
Panas siang Kaukobarkan.

Padamkan api sengketa
Yang memisahkan sesama
Teguhkan s'mangat berpadu
Yang menyatukan sekutu.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant.1: Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Allah dan melakukannya.

Mazmur 118 (119),41-48

Berikanlah kasih setiaMu, ya Tuhan,*
keselamatanMu, yang telah Kaujanjikan.

Agar aku dapat memberi jawaban kepada orang yang menghina aku,*
sebab aku percaya pada firmanMu.

Jangan Kauambil firmanMu yang benar dari mulutku,*
sebab aku berharap pada ketetapanMu.

Selalu aku berpegang kepada hukumMu,*
selama hidupku, sampai kekal.

Aku akan hidup dengan hati tenang,*
sebab aku hanya ingin melakukan kehendakMu.

Aku akan berbicara tentang hukumMu,*
aku tidak malu di hadapan para raja.

Segala aturanMu menjadi kesukaanku,*
yang sangat kucintai.

Kepada hukumMu kutadahkan tanganku,*
ketetapanMu kurenungkan.

Ant.1: Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Allah dan melakukannya.

Ant.2: MakananKu ialah melakukan kehendak Bapa.

Mazmur 39 (40),2-14.17-18 - I

Dengan amat sangat aku mengharapkan Tuhan,*
Ia mengindahkan daku dan mendengarkan seruanku.

Ia mengangkat aku dari lembah kebinasaan, dari lumpur kehinaan,*
Ia menempatkan kakiku di atas wadas dan meneguhkan langkahku.

Lagu yang baru diilhamkanNya kepadaku, lagu pujian bagi Allah kita,*
banyak orang menyaksikannya dengan khidmat dan percaya kepada Tuhan.

Berbahagialah orang yang percaya kepada Tuhan,*
yang tak bergaul dengan orang durhaka atau penipu.

Banyaklah karya dan rencanaMu bagi kami, ya Tuhan Allahku,+
dan sangat mengagumkan,*
tak ada yang menyamai Engkau.

Aku mau menyebutkan dan mengisahkan semuanya,*
tetapi jumlahnya terlalu banyak.

Kurban dan persembahan tidak Kauinginkan,*
tetapi Engkau telah membuka telingaku bagi suaraMu.

Kurban bakar dan kurban pelunas tidak Kautuntut,*
maka aku berkata kepadaMu:

"Sesuai dengan firmanMu aku datang,+
untuk melakukan kehendakMu, ya Allahku,*
kesukaanku ialah hukumMu yang terukir dalam hatiku".

Ant.2: MakananKu ialah melakukan kehendak Bapa.

Ant.3: Sekalipun aku miskin dan malang, namun Tuhan memperhatikan daku.

Mazmur 39 (40),2-14.17-18 - II

Di tengah himpunan umat aku mengabarkan kesetiaanMu,*
tidak kututup bibirku, Tuhan, Engkau tahu.

KesetiaanMu tidak kusembunyikan dalam hatiku,*
tetapi kebenaran dan pertolonganMu kuwartakan.

Kasih dan kebenaranMu tidak kudiamkan,*
di tengah himpunan umat.

Engkau Tuhan, janganlah menutup kerahimanMu terhadapku,*
semoga kasih dan kesetiaanMu selalu menyertai aku.

Sebab malapetaka mengepung aku, tak terbilang banyaknya,*
dosaku mengejar aku, tak terhitung jumlahnya.

Lebih besarlah jumlahnya dari pada rambut kepalaku,*
sehingga aku putus harapan.

Berkenanlah, ya Tuhan, melepaskan daku,*
Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Hendaknya bergembira dan bersukaria,*
semua yang mencari Engkau,

hendaknya semua yang merindukan pertolonganMu,*
berseru: "Agunglah Tuhan".

Sekalipun aku miskin dan malang,*
namun Tuhan memperhatikan daku.

Engkaulah penolong dan pembebasku,*
Allahku, jangan berlambat.

Ant.3: Sekalipun aku miskin dan malang, namun Tuhan memperhatikan daku.

Bacaan singkat (Yer 32,40)

Aku akan mengikat perjanjian abadi dengan umatKu: Aku tidak akan berhenti berbuat baik terhadap mereka. Aku akan menanamkan perasaan takwa dalam hati mereka, sehingga mereka tidak lagi menjauhi Aku.

P: Pada Tuhanlah keselamatan dan kemuliaanku.
U: Dialah kekuatan dan tempat perlindunganku.

Doa Penutup

Allah, Engkaulah Tuhan panenan dan pemelihara kebun anggur, Engkau membagikan tugas dan memberi balas jasa. Semoga kami bekerja keras sepanjang hari dan tidak bersungut-sungut melawan keputusanMu. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Ibadat Sore

SENIN II SORE

Madah

Allah pencipta semesta
Yang mengatur segalanya
Siang Kauhiasi terang
Malam Kaujadikan tenang.

S'moga istirahat kami
Membuat kuat kembali
Jiwa raga yang tertekan
Oleh beban pekerjaan.

Hari mengayunkan langkah
Malam mendekatlah sudah
Kami menyanyikan lagu
Untuk bersyukur padaMu.

Kabulkanlah doa kami
Ya Bapa yang baik hati
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant.1: Tereloklah baginda di antara manusia, tampanlah wajah baginda.

Mazmur 44 (45) I

Hatiku meluapkan kata-kata indah,+
aku mempersembahkan laguku kepada raja,*
lidahku bagaikan gerak pena juru tulis.

Tereloklah baginda di antara manusia,+
tampanlah wajah baginda,*
terberkati oleh Allah selama-lamanya.

Ikatkanlah pedang pada pinggang, hai pahlawan,*
itulah kebanggaan dan kemuliaan baginda.

Demi kebenaran dan keadilan majulah dengan megah,*
dan lakukanlah perbuatan yang gagah.

Anak panah yang tajam menembus jantung musuh baginda,*
bangsa-bangsa rebah dan takluk.

Takhta baginda bertahan selama-lamanya,*
tampuk pemerintahan baginda adil dan jujur.

Baginda cinta akan keadilan dan benci akan kelaliman,*
sebab itu baginda diurapi oleh Allah.

Baginda menjadi yang termulia di antara semua raja,*
Pakaian kebesaran baginda harum mewangi.

Bunyi kecapi terdengar dari istana permaisuri,*
menggembirakan hati baginda.

Para puteri raja-raja berarak-arak menghadap baginda,*
permaisuri berdiri di samping baginda, berhiaskan emas.

Ant.1: Tereloklah baginda di antara manusia, tampanlah wajah baginda.

Ant.2: Pengantin datang, songsonglah dia!

Mazmur 44 (45) II

Dengarkanlah, hai puteri, perhatikanlah dengan baik,*
lupakanlah bangsa dan seisi rumah ayahmu.

Seri baginda tertarik oleh kecantikanmu,*
sujudlah kepadanya, sebab dialah tuanmu.

Puteri kota Tirus datang dengan persembahan,*
para bangsawan mengharapkan kerelaamu.

Permaisuri diarak masuk, semaraklah semata-mata,*
pakaiannya bersulamkan emas.

Berdandanan aneka warna ia diantar menghadap raja,*
para puteri raja-raja mengiringinya.

Dengan gembira dan sorak-sorai mereka diantar masuk,*
masuklah mereka ke dalam istana raja.

Para putera baginda akan melanjutkan kerajaan,*
baginda mengangkat mereka menjadi penguasa di seluruh bumi.

Semoga aku memasyhurkan nama baginda turun-temurun,*
maka para bangsa akan memuji baginda selama-lamanya.

Ant.2: Pengantin datang, songsonglah dia!

Ant.3: Allah telah merencanakan kehendakNya untuk menyatukan segala sesuatu dalam diri Kristus sebagai kepala.

Ef 1,3-10

Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus,+
yang telah memberkati kita dalam Kristus,*
dengan segala berkat rohani di surga.

Sebab dalam Kristus, Allah telah memilih kita,+
sebelum menciptakan jagat raya,*
supaya kita kudus dan tak bercela di hadapanNya.

Dengan cinta, Allah telah menentukan kita menjadi puteraNya,+
dengan perantaraan Yesus Kristus,*
karena kerelaan kehendakNya.

Supaya terpujilah rahmatNya yang mulia,+
yang dianugerahkanNya kepada kita,*
dalam Putera yang dikasihiNya.

Dalam Kristus, kita telah memperoleh penebusan berkat darahNya,+
yaitu pengampunan atas segala pelanggaran kita,*
menurut kekayaan rahmatNya yang dilimpahkanNya kepada kita.

Dengan segala hikmat dan kebijaksanaan,+
Allah telah menyatakan rencana kehendakNya kepada kita,*
Sekadar kerelaan yang diikhtiarkanNya dalam Kristus sejak dahulu.

Untuk menggenapkan segala jaman,+
yaitu menyatukan segala sesuatu di surga dan di bumi,*
dalam diri Kristus sebagai kepala.

Ant.3: Allah telah merencanakan kehendakNya untuk menyatukan segala sesuatu dalam diri Kristus sebagai kepala.

Bacaan Singkat (1Tes2,13)

Tak putus-putusnya kami bersyukur kepada Allah. Sebab sabda Allah yang kamu dengar dari kami telah kamu sambut bukan sebagai perkataan manusia, melainkan sebagai sabda Allah, sebab memang demikian, dan sabda itu bekerja juga dalam dirimu, orang-orang yang percaya.

Lagu Singkat

P: Semoga doaku, ya Tuhan,* Tertuju kepadaMu. U: Semoga. P: Seperti asap dupa membubung ke hadiratMu. U. Tertuju kepadaMu. P: Kemuliaan. U: Semoga.

Ant. Kidung: Aku hendak mengagungkan Dikau selalu, ya Allahku.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Ant. Kidung: Aku hendak mengagungkan Dikau selalu, ya Allahku.

Doa Permohonan

Marilah kita memuji Kristus yang mencintai, memelihara dan melindungi Gereja. Hendaklah kia berdoa kepadaNya dengan penuh kepercayaan dan berkata:
U: Penuhilah keinginan umatMu, ya Tuhan.
P: Tuhan Yesus, selamatkanlah semua orang,* dan hantarlah mereka kepada pengetahuan akan kebenaran.
P: Lindungilah paus kami bapa..., dan uskup kami bapa...* bantulah mereka dengan kekuatanMu.
P: Tolonglah semua orang yang mengharapkan gaji yang adil,* agar hidup mereka terjamin dan penuh sukacita.
P: Semoga Engkau, ya Tuhan, melindungi orang-orang miskin,* dan menolong mereka dalam kesusahan.
P: KepadaMu kami percayakan arwah para rohaniwan-rohaniwati,* supaya mereka dapat memuji Engkau di surga.

Bapa Kami

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa, pada hari ini kami Kaukuatkan dalam pekerjaan, meskipun kami ini hambaMu yang tak berguna. Terimalah kiranya kurban pujian yang kami sampaikan untuk mengucap syukur kepadaMu atas segala anugerah yang telah kami terima. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup...

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - SENIN

Doa Tobat

P: Tuhan Yesus Kristus, Engkau diutus menyembuhkan orang yang remuk-redam.
Tuhan, kasihanilah kami.
U: Tuhan, kasihanilah kami.
P: Engkau datang memanggil orang yang berdosa.
Kristus, kasihanilah kami.
U: Kristus, kasihanilah kami.
P: Engkau duduk di sisi Bapa sebagai pengantara kami.
Tuhan, kasihanilah kami.
U: Tuhan, kasihanilah kami.
P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Menjelang datangnya malam
Kami menghadap wajahMu
Untuk menghaturkan salam
Sambil mohon doa restu.

Sambutlah dalam tanganMu
Hidup serta segalanya
Simpanlah dalam hatiMu
Harapan kami semua.

Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Kabulkanlah doa kami
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant: Tuhan, Engkau sabar dan penuh kasih setia.

Mazmur 85 (86)

Dengarkanlah doaku, ya Tuhan, jawablah aku,*
sebab aku miskin dan bersengsara.

Perliharalah aku, karena aku mengasihi Engkau,*
selamatkanlah hambaMu yang percaya kepadaMu.

Engkaulah Allahku, kasihanilah aku, ya Tuhanku,*
kepadaMulah aku berseru sepanjang hari.

Gembirakanlah hati hambaMu,*
sebab kepadaMulah kuarahkan hatiku, ya Tuhan.

Sebab Engkau baik hati dan suka mengampuni, ya Tuhanku,*
Engkau penuh kasih setia bagi semua orang yang berseru kepadaMu.

Ya Tuhan, dengarkanlah doaku,*
perhatikanlah suara permohonanku.

Pada hari kesesakan aku berseru kepadaMu,*
sebab Engkau pasti menjawab aku.

Tidak ada dewata yang menyamai Engkau, ya Tuhanku,*
tak ada karya yang setara dengan karyaMu.

Segala bangsa akan datang menyembah Engkau,*
dan akan memuliakan namaMu, ya Tuhanku.

Sungguh agung Engkau dan megah karyaMu,*
Engkaulah Allah, dan tiada lain.

Ajarkanlah ketetapanMu kepadaku, ya Tuhan,*
agar aku hidup setia dan takwa dengan sebulat hati.

Aku bersyukur kepadaMu dengan segenap hatiku, ya Allah, Tukanku,*
dan memuliakan namaMu untuk selama-lamanya.

Sebab kasih setiaMu berlimpah terhadapku,*
Engkau melepaskan daku dari alam maut.

Ya Allah, orang yang angkuh telah bangkit menyerang aku,+
segerombolan orang sombong ingin mencabut nyawaku,*
mereka tidak mengindahkan Dikau.

Tetapi Engkaulah Allah, penyayang dan pengasih,+
Tuhan yang sabar, penuh kasih dan setia,*
perhatikan dan kasihanilah aku!

Curahkanlah kekuatanMu kepada hambaMu,*
dan selamatkanlah putera sahayaMu.

Nyatakanlah suatu tanda kebaikan bagiku,+
supaya musuhku melihatnya dan menjadi malu,*
semoga Engkau menolong dan menghibur aku, ya Tuhan.

Ant: Tuhan, Engkau sabar dan penuh kasih setia.

Bacaan singkat (1Tes 5,9-10)

Kita ditetapkan Allah untuk memperoleh keselamatan demi Tuhan kita Yesus Kristus. Kristus telah wafat untuk kita, supaya kita tetap hidup bersatu dengan Dia, baik waktu berjaga maupun waktu tidur.

Lagu singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Ya Tuhan, berilah kami istirahat yang menyegarkan badan. Semoga benih sabdaMu yang kami taburkan dalam kegiatan kami pada hari ini, Kautumbuhkan sampai berbuah masak bagi panenanMu yang abadi. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, Maria, penuh rahmat,
Tuhan sertamu.
Terpujilah engkau di antara wanita,
dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.
Santa Maria, bunda Allah,
doakanlah kami yang berdosa ini,
sekarang dan waktu kami mati.

Santo-Santa

Santo Klemens I

Paus dan Martir

Klemens lahir di Mont Ceolius, Roma, kira-kira pada tahun 30. Ayahnya, Faustinianus adalah seorang senator Romawi, yang bersahabat baik dengan kaisar-kaisar Roma: Vespasianus, Titus, dan Domisianus. Konon Klemens berdarah Yahudi dan pernah menjadi budak yang kemudian dibebaskan. Sangat sedikit cerita yang mengungkap kehidupannya secara rinci. Yang jelas Klemens adalah Paus ketiga yang menggantikan Santo Petrus sebagai pemimpin Gereja Kristus antara tahun 88-97. Rupanya beliau adalah Klemens yang disebut-sebut oleh Santo Paulus di dalam suratnya kepada Umat di Filipi: ". . Karena mereka telah berjuang dengan aku dalam perkara Injil, bersama-sama dengan Klemens dan kawan-kawanku sekerja yang lain, yang nama-namanya tercantum dalam Kitab Kehidupan" (Flp 4:3).

Menurut Tertulianus, Klemens ditahbiskan menjadi uskup oleh Santo Petrus sendiri dan tak dapat disangsikan bahwa ia bertemu, bergaul, dan bekerja sama dengan rasul-rasul dalam penyebaran Injil Kristus. Kepemimpinan Klemens atas Gereja Kristus tidak luput dari berbagai penderitaan sebagai partisipasi dalam pemanggulan Salib Kristus. Ia hidup sejaman dan sekota dengan Kaisar Domisianus, penghambat Gereja terkenal. Domisianus inilah yang menyebabkan kesengsaraan Gereja di Roma, dan di daerah-daerah lain yang termasuk di dalam wilayah kekaisaran Romawi.

Di samping kesengsaraan dan rongrongan yang datang dari pihak kekaisaran, kesengsaraan dan rongrongan itu pun ditimbulkan oleh orang-orang Kristen sendiri. Salah satu yang terkenal ialah rongrongan terhadap Gereja yang datang dari beberapa orang serani di Korintus yang tidak mau menerima dan menghormati uskup yang telah ditahbiskan dan diangkat secara sah di sana. Sehubungan dengan peristiwa itu, Klemens menulis sepucuk surat kepada umat di Korintus. Salah satu kutipan surat itu sebagai berikut: "Saudara-saudara... ! Berita tentang kehidupan seranimu sangat buruk dan menyedihkan untuk didengar. Tidaklah layak cara hidup seranimu, bahwa kamu yang terkenal kokoh dalam iman akan Yesus Kristus, melawan imam-imammu yang telah ditahbiskan secara sah untuk melayani kamu, karena hasutan satu-dua orang. Ingatlah akan ajaran Cintakasih Kristus: cintakasih itu tidak terbagi; cintakasih tidak menghidupkan dan menggerakkan keributan dan pertentangan; cintakasih membuat segala sesuatu dalam perdamaian. Jadi kamu yang telah meletakkan dasar pemberontakan itu, tunduklah kepada imam-imam dengan patuh dan terimalah hukuman sebagai tapa.” Surat ini merupakan surat pertama Klemens yang memperlihatkan campur tangan seorang uskup terhadap masalah di keuskupan lain. Isinya menyangkut ajaran mulia perihal rahasia Tuhan dan cinta kasih antara umat. Surat itu diterima baik oleh umat Korintus dan dijadikan bacaan ibadat sebagai surat seorang 'rasul' selama beberapa kali di dalam gereja.

Santo Klemens disebut juga Klemens dari Roma dan dikenal sebagai Bapa Apostolik pertama di dalam Gereja Kristus. Ia ditangkap dan dibuang oleh kaisar Trayanus ke semenanjung Krimia, dan di sana ia meninggal dunia sebagai martir Kristus karena berbagai penderitaan yang dialaminya.

Santo Kolumban

Pengaku Iman

Kolumban lahir di Leinster, Irlandia kira-kira pada tahun 547 (buku lain 543). Pada masa mudanya ia mendapat pendidikan yang baik, namun sejenak diselingi dengan taufan keremajaannya, godaan kegilaan gadis-gadis remaja yang jatuh cinta padanya. Untunglah bahwa dalam kegelisahannya itu ia minta nasehat kepada seorang pertapa wanita. Sang pertapa saleh itu menasehati dia agar berani meninggalkan godaan-godaan itu dengan meninggalkan negerinya. Katanya: "Engkau kira engkau dapat dengan leluasa menghindari wanita? Ingatlah peristiwa Adam-Hawa, Samson-Delila serta Daud-Bersyeba! Bahkan si Bijak Salomon pun terperosok oleh wanita!" Nasehat pertapa saleh ini sungguh menyentuh hatinya; lalu ia dengan berani memutuskan untuk segera mengundurkan diri dari dunia ramai dan mencari suatu corak hidup baru, hidup di dalam kesunyian biara yang tertutup dan jauh dari gangguan duniawi.

Mula-mula ia pergi ke sebuah biara di Lough Erne; kemudian ke biara besar di Bangor. Setelah bertahun-tahun menarik diri dari dunia dan berdoa di dalam kesunyian biara, ia bersama dengan 12 orang rekannya pergi ke Gaul, Prancis untuk berkarya di sana sebagai misionaris. Di Gaul mereka disambut dengan baik dan mendapat tempat yang terhormat di dalam hati masyarakat karena kesaksian hidup mereka di berbagai bidang. Mereka hidup berdasarkan disiplin yang keras; kotbah-kotbah mereka sungguh menarik dan menyentuh hati umat; lebih-lebih mereka menampilkan suatu kekhasan dalam memberi kesaksian cinta kasih Kristiani kepada sesama. Dan cara hidup membiara mereka mampu mengimbangi kekendoran penghayatan hidup iman para rohaniwan dan perselisihan umat yang merata pada zaman itu. Kolumban mendirikan beberapa biara di Eropa yang menjadi pusat keagamaan dan kebudayaan. Namun sebagaimana para orang kudus lainnya, ia tidak luput dari ancaman musuh-musuhnya. Ia terpaksa mengadu kepada Paus sehubungan dengan keluhan-keluhan para Uskup Prancis yang tidak senang dengan sikapnya yang terbuka dan terus terang mempertahankan adat-istiadat Irlandia. Ia tidak segan~segan menghukum raja-raja yang menjalankan concubinat (beristri dua). Oleh karena semua pertentangan itu, Kolumban diperintahkan untuk kembali ke negerinya, Irlandia. Dalam perjalanannya kembali ke Irlandia, perahu yang ditumpanginya ditimpa terpaan angin ribut dan terdampar lagi ke Eropa, di Italia. Di sana ia diterima dengan baik oleh Raja Lombardia dan diperkenankan berkarya di sana.

Pada tahun-tahun terakhir hidupnya, ia mendirikan sebuah biara terkenal di Bobbio. Di biara itu ia menemui ajalnya pada tanggal 23 Nopember 615. Kolumban meninggalkan banyak tulisan antara lain: traktat tentang penebusan untuk melawan Arianisme; kotbah-kotbah; puisi dan aturan hidup membiara. Biara Bobbio-nya menjadi tersohor namanya sebagai pusat hidup membiara di Eropa sampai abad 16. Selama Abad Pertengahan perpustakaannya adalah perpustakaan yang terbagus di kalangan dunia Kristen. Setelah berjalan 1200 tahun barulah biaranya ditindas oleh pemerintahan Prancis yang korup pada tahun 1803.