Kamis, 16 April 2026

Kamis II Paskah

Bacaan Misa

Bacaan Pertama Kisah Para Rasul 5:27-33

Mereka membawa keduanya dan menghadapkan mereka kepada Mahkamah Agama. Imam Besar mulai menanyai mereka, katanya: "Dengan keras kami melarang kamu mengajar dalam Nama itu. Namun ternyata, kamu telah memenuhi Yerusalem dengan ajaranmu dan kamu hendak menanggungkan darah Orang itu kepada kami." Tetapi Petrus dan rasul-rasul itu menjawab, katanya: "Kita harus lebih taat kepada Allah dari pada kepada manusia. Allah nenek moyang kita telah membangkitkan Yesus, yang kamu gantungkan pada kayu salib dan kamu bunuh. Dialah yang telah ditinggikan oleh Allah sendiri dengan tangan kanan-Nya menjadi Pemimpin dan Juruselamat, supaya Israel dapat bertobat dan menerima pengampunan dosa. Dan kami adalah saksi dari segala sesuatu itu, kami dan Roh Kudus, yang dikaruniakan Allah kepada semua orang yang mentaati Dia." Mendengar perkataan itu sangatlah tertusuk hati mereka dan mereka bermaksud membunuh rasul-rasul itu.

Mazmur Tanggapan Mazmur 34:2,9,17-20

(34-3) Karena TUHAN jiwaku bermegah; biarlah orang-orang yang rendah hati mendengarnya dan bersukacita.
(34-10) Takutlah akan TUHAN, hai orang-orang-Nya yang kudus, sebab tidak berkekurangan orang yang takut akan Dia!
(34-18) Apabila orang-orang benar itu berseru-seru, maka TUHAN mendengar, dan melepaskan mereka dari segala kesesakannya.
(34-19) TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.
(34-20) Kemalangan orang benar banyak, tetapi TUHAN melepaskan dia dari semuanya itu;
(34-21) Ia melindungi segala tulangnya, tidak satupun yang patah.

Bacaan Injil Yohanes 3:31-36

Siapa yang datang dari atas adalah di atas semuanya; siapa yang berasal dari bumi, termasuk pada bumi dan berkata-kata dalam bahasa bumi. Siapa yang datang dari sorga adalah di atas semuanya. Ia memberi kesaksian tentang apa yang dilihat-Nya dan yang didengar-Nya, tetapi tak seorangpun yang menerima kesaksian-Nya itu. Siapa yang menerima kesaksian-Nya itu, ia mengaku, bahwa Allah adalah benar. Sebab siapa yang diutus Allah, Dialah yang menyampaikan firman Allah, karena Allah mengaruniakan Roh-Nya dengan tidak terbatas. Bapa mengasihi Anak dan telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya. Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya."

Renungan

Taat kepada Siapa

Cepat atau lambat, hampir setiap orang yang bekerja pernah berada dalam posisi sulit ini: atasan atau keadaan menuntut sesuatu yang bertentangan dengan hati nurani. Ikut arus, semua aman, tetapi ada yang mengganjal di dalam. Melawan, hati tenang, tetapi harga yang harus dibayar bisa mahal.

Kemarin Mahkamah Agama sudah tertusuk hatinya dan bahkan bermaksud membunuh para rasul. Hari ini Imam Besar menghadapkan mereka lagi dan menuduh: kami sudah melarang keras kalian mengajar dalam Nama itu. Jawaban Petrus menjadi kalimat yang bergema sepanjang zaman: kita harus lebih taat kepada Allah daripada kepada manusia.

Petrus tidak sedang membenarkan pembangkangan terhadap semua otoritas. Ia sedang menegaskan urutan. Ketaatan kepada manusia itu baik dan perlu, tetapi ia tidak boleh naik menjadi yang tertinggi. Ketika perintah manusia bertabrakan dengan kehendak Allah yang jelas, hati nurani yang lurus tahu ke mana harus tunduk lebih dahulu.

Keberanian semacam ini bukan lahir dari watak yang keras kepala. Ia lahir dari kepastian tentang apa yang telah mereka lihat: Allah membangkitkan Yesus yang mereka gantungkan pada kayu salib. Orang yang yakin Tuhannya hidup tidak mudah ditakut-takuti oleh ancaman yang paling keras sekalipun.

Tuhan, berilah aku hati nurani yang jernih dan keberanian untuk lebih taat kepada-Mu ketika dunia menuntut sebaliknya. Teguhkanlah aku dengan kepastian bahwa Engkau hidup. Amin.

Invitatorium

KAMIS II PAGI

Pembukaan

Ant. Tuhan sungguh bangkit, alleluya.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku."

Ant. Tuhan sungguh bangkit, alleluya.

Ibadat Bacaan

Ibadat Bacaan Kamis dalam Pekan Paskah II
Ya Allah, datanglah menolong aku.

Tuhan, bersegeralah menolong aku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

MADAH

Terang kemuliaan Bapa,

Yang memancar dari terang abadi,

Sumber terang yang diterangi terang,

Hari yang menerangi setiap hari.
Dalam cahaya-Mu yang abadi,

Bersinarlah atas kami, Kristus, matahari sejati,

Membawa hidup bagi akal budi dan tubuh,

Melalui kuasa Roh Kudus.
Bapa kemuliaan abadi,

Kaya akan rahmat dan kuat menyelamatkan,

Dengarkanlah doa kami dan datanglah menyelamatkan kami,

Jauhkanlah kami dari jalan-jalan dosa.
Fajar semakin mendekat,

Fajar yang membawa segala yang kami cari,

Putra yang berdiam dalam Bapa,

Bapa yang mengucapkan satu Sabda.
Kemuliaan bagi Allah Bapa,

Kemuliaan bagi Putra Tunggal-Nya,

Kemuliaan sekarang dan sepanjang segala abad,

Bagi Roh Penghibur.

PSALMODI

Ant. 1 Tuhan, Engkaulah penyelamat kami; kami akan memuji-Mu selama-lamanya, alleluya.

Mazmur 44

Kemalangan umat Allah

Kita mengalahkan segala hal ini melalui Dia yang mengasihi kita (Roma 8:37).

I
Kami telah mendengar dengan telinga kami sendiri, ya Allah,

nenek moyang kami telah menceritakan kepada kami kisah

tentang hal-hal yang Engkau lakukan pada zaman mereka,

Engkau sendiri, pada zaman dahulu kala.
Untuk menanam mereka, Engkau mencabut bangsa-bangsa:

untuk membiarkan mereka menyebar, Engkau merendahkan bangsa-bangsa.

Bukan pedang mereka sendiri yang memenangkan tanah;

bukan lengan mereka sendiri yang membawa mereka kemenangan.

Itu adalah tangan kanan-Mu, lengan-Mu

dan terang wajah-Mu: karena Engkau mengasihi mereka.
Engkaulah, rajaku, Allahku,

yang memberikan kemenangan kepada Yakub.

Melalui Engkau kami mengalahkan musuh-musuh kami;

dalam nama-Mu kami menginjak-injak penyerang kami.
Karena bukan pada busurku aku percaya

pun bukan pedangku yang menyelamatkan aku:

Engkaulah yang menyelamatkan kami dari musuh-musuh kami,

Engkaulah yang mempermalukan musuh-musuh kami.

Sepanjang hari kebanggaan kami ada pada Allah,

dan kami memuji nama-Mu tanpa henti.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Tuhan, Engkaulah penyelamat kami; kami akan memuji-Mu selama-lamanya, alleluya.

Ant. 2 Ampunilah kami, ya Tuhan; janganlah Engkau menghina umat-Mu sendiri, alleluya.

II
Namun sekarang Engkau telah menolak kami, mempermalukan kami:

Engkau tidak lagi maju bersama tentara kami.

Engkau membuat kami mundur dari musuh

dan musuh-musuh kami menjarah kami sesuka hati.
Engkau menjadikan kami seperti domba untuk disembelih

dan menyebarkan kami di antara bangsa-bangsa.

Engkau menjual umat-Mu sendiri tanpa harga

dan tidak mengambil keuntungan dari penjualan itu.
Engkau menjadikan kami ejekan tetangga kami,

bahan tertawaan semua orang yang dekat.

Di antara bangsa-bangsa, Engkau menjadikan kami peribahasa,

di antara bangsa-bangsa sesuatu yang dicemooh.
Sepanjang hari aibku ada di hadapanku:

wajahku tertutup rasa malu

mendengar suara pencemooh, pengejek,

melihat musuh dan pembalas.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Ampunilah kami, ya Tuhan; janganlah Engkau menghina umat-Mu sendiri, alleluya.

Ant. 3 Bangkitlah, ya Tuhan, dan selamatkanlah kami, karena Engkau berbelas kasihan, alleluya.

III
Ini menimpa kami meskipun kami tidak melupakan-Mu;

meskipun kami tidak berkhianat terhadap perjanjian-Mu,

meskipun kami tidak menarik hati kami;

meskipun kaki kami tidak menyimpang dari jalan-Mu.

Namun Engkau telah menghancurkan kami di tempat kesedihan

dan menutupi kami dengan bayangan maut.
Apakah kami telah melupakan nama Allah kami

atau mengulurkan tangan kami kepada allah lain

tidakkah Allah akan mengetahui hal ini,

Dia yang mengetahui rahasia hati?

Karena Engkaulah kami menghadapi kematian sepanjang hari

dan dianggap sebagai domba untuk disembelih.
Bangunlah, ya Tuhan, mengapa Engkau tidur?

Bangkitlah, janganlah menolak kami selama-lamanya!

Mengapa Engkau menyembunyikan wajah-Mu dari kami

dan melupakan penindasan dan kesengsaraan kami?
Karena kami direndahkan sampai ke debu;

tubuh kami tergeletak di bumi.

Berdirilah dan datanglah menolong kami!

Tebuslah kami karena kasih-Mu!
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Tuhan, bangkitlah dan datanglah menolong kami; dengan lengan-Mu yang kuat, pimpinlah kami menuju kebebasan, sebagaimana Engkau dengan perkasa membebaskan nenek moyang kami. Karena Engkaulah raja yang mengetahui rahasia hati kami, penuhilah hati kami dengan terang kebenaran.

Ant. Bangkitlah, ya Tuhan, dan selamatkanlah kami, karena Engkau berbelas kasihan, alleluya.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) Saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Allah membangkitkan Tuhan, alleluya,

Melalui kuasa-Nya Ia juga akan membangkitkan kita, alleluya.

BACAAN

Bacaan Pertama

Dari Kitab Wahyu

3:1-22

Kepada jemaat di Sardis, Filadelfia, dan Laodikia
Aku, Yohanes, mendengar Tuhan berkata kepadaku: “Kepada malaikat jemaat di Sardis, tulislah ini:
“ ‘Dia yang memegang ketujuh roh Allah, ketujuh bintang, berkata demikian: Aku tahu perbuatanmu; Aku tahu reputasimu bahwa kamu hidup, padahal sebenarnya kamu mati! Bangunlah, dan kuatkanlah apa yang tersisa sebelum mati. Aku mendapati bahwa jumlah perbuatanmu kurang sempurna di hadapan Allah-Ku. Ingatlah bagaimana kamu menerima apa yang kamu dengar; peganglah itu, dan bertobatlah. Jika kamu tidak bangkit, Aku akan datang kepadamu seperti pencuri, pada waktu yang tidak kamu ketahui. Aku menyadari bahwa di Sardis kamu memiliki beberapa orang yang tidak mencemari pakaian mereka; mereka akan berjalan bersama-Ku dengan pakaian putih karena mereka layak.
“ ‘Orang yang menang akan berpakaian putih. Aku tidak akan pernah menghapus namanya dari kitab kehidupan, tetapi akan mengakui dia di hadapan Bapa-Ku dan para malaikat-Nya.

“ ‘Barang siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat!’
“Kepada malaikat jemaat di Filadelfia, tulislah ini:
“ ‘Dia yang kudus, yang benar,

yang memegang kunci Daud,

yang membuka dan tidak ada yang dapat menutup,

yang menutup dan tidak ada yang dapat membuka,

berkata demikian:
“ ‘Aku tahu perbuatanmu; itulah sebabnya Aku telah meninggalkan pintu terbuka di hadapanmu yang tidak ada yang dapat menutupnya. Aku tahu bahwa kekuatanmu terbatas; namun kamu telah berpegang teguh pada firman-Ku dan tidak menyangkal nama-Ku. Aku bermaksud membuat beberapa dari jemaat Iblis, mereka yang menyebut diri Yahudi tetapi sebenarnya bukan Yahudi melainkan penipu, datang dan sujud di kakimu; mereka akan mengetahui kasih-Ku kepadamu dengan cara itu. Karena kamu telah memegang permohonan-Ku untuk tetap teguh, Aku akan menjaga kamu tetap aman dalam waktu pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia, untuk menguji semua orang di bumi. Aku akan segera datang. Peganglah teguh apa yang kamu miliki agar tidak ada yang merampas mahkotamu.
“ ‘Aku akan menjadikan orang yang menang sebagai tiang di bait Allah-Ku dan dia tidak akan pernah meninggalkannya. Aku akan menuliskan padanya nama Allah-Ku dan nama kota Allah-Ku, Yerusalem baru yang akan Dia turunkan dari surga, dan nama-Ku sendiri yang baru.

“ ‘Barang siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat!’
“Kepada malaikat jemaat di Laodikia, tulislah ini:
“ ‘Amin, Saksi yang setia dan benar, Sumber ciptaan Allah, berkata demikian: Aku tahu perbuatanmu; Aku tahu kamu tidak dingin dan tidak panas. Betapa Aku berharap kamu salah satu dari keduanya—panas atau dingin! Tetapi karena kamu suam-suam kuku, tidak dingin dan tidak panas, Aku akan memuntahkan kamu dari mulut-Ku! Kamu terus berkata, “Aku sangat kaya dan aman sehingga aku tidak kekurangan apa pun.” Sedikit pun kamu tidak menyadari betapa sengsara kamu, betapa menyedihkan dan miskin, betapa buta dan telanjang! Ikutilah nasihat-Ku. Belilah dari-Ku emas yang dimurnikan dengan api jika kamu ingin benar-benar kaya. Belilah pakaian putih untuk dikenakan, jika rasa malu ketelanjanganmu ingin ditutupi. Belilah salep untuk dioleskan pada matamu, jika kamu ingin melihat lagi.
“ ‘Siapa pun yang Kukasihi, Aku menegur dan menghukum. Oleh karena itu, bersungguh-sungguhlah. Bertobatlah!

“ ‘Lihatlah, Aku berdiri di depan pintu dan mengetuk. Jika ada orang yang mendengar suara-Ku dan membuka pintu, Aku akan masuk ke rumahnya dan makan malam bersamanya, dan dia bersama-Ku. Aku akan memberikan kepada orang yang menang hak untuk duduk bersama-Ku di takhta-Ku, sebagaimana Aku sendiri memenangkan kemenangan dan mengambil tempat-Ku di samping Bapa-Ku di takhta-Nya.

“ ‘Barang siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat.’ ”

RESPONSORIUM Wahyu 3:20; 2:7

Jika ada orang yang mendengar suara-Ku dan membuka pintu,

Aku akan masuk ke rumahnya dan makan malam bersamanya, dia dan Aku bersama, alleluya.
Mereka yang memperoleh kemenangan, akan Kuberi makan dari pohon kehidupan yang tumbuh di taman Allah.

Aku akan masuk ke rumahnya dan makan malam bersamanya, dia dan Aku bersama, alleluya.
Bacaan Kedua

Dari khotbah Santo Gaudentius dari Brescia, uskup

Warisan perjanjian baru
Kurban surgawi, yang dilembagakan oleh Kristus, adalah warisan yang paling murah hati dari perjanjian baru-Nya. Pada malam Ia diserahkan untuk disalibkan, Ia meninggalkan kita karunia ini sebagai janji kehadiran-Nya yang abadi.
Kurban ini adalah makanan kita dalam perjalanan hidup; dengannya kita dipelihara dan ditopang di sepanjang jalan kehidupan sampai kita meninggalkan dunia ini dan menuju kepada Tuhan. Karena alasan ini Ia menyampaikan kata-kata ini kepada kita: Jika kamu tidak makan daging-Ku dan minum darah-Ku, kamu tidak akan memiliki hidup di dalam dirimu.
Adalah kehendak Tuhan agar karunia-Nya tetap bersama kita, dan agar kita yang telah ditebus oleh darah-Nya yang berharga harus terus-menerus dikuduskan sesuai dengan pola penderitaan-Nya sendiri. Maka Ia memerintahkan para murid-Nya yang setia yang Ia jadikan imam-imam pertama Gereja-Nya untuk terus-menerus melaksanakan misteri-misteri kehidupan abadi ini. Semua imam di seluruh gereja-gereja di dunia harus merayakan misteri-misteri ini sampai Kristus datang kembali dari surga. Oleh karena itu, marilah kita semua, baik imam maupun umat, setia pada peringatan abadi penebusan kita ini. Setiap hari ia ada di hadapan mata kita sebagai representasi penderitaan Kristus. Kita memegangnya di tangan kita, kita menerimanya di mulut kita, dan kita menerimanya di hati kita.
Adalah tepat bahwa kita harus menerima tubuh Kristus dalam bentuk roti, karena, sebagaimana ada banyak butir gandum dalam tepung dari mana roti dibuat dengan mencampurnya dengan air dan memanggangnya dengan api, demikian juga kita tahu bahwa banyak anggota membentuk satu tubuh Kristus yang dibawa ke kedewasaan oleh api Roh Kudus. Kristus lahir dari Roh Kudus, dan karena pantaslah Ia memenuhi segala kebenaran, Ia masuk ke dalam air baptisan untuk menguduskannya. Ketika Ia meninggalkan Yordan, Ia dipenuhi dengan Roh Kudus yang telah turun atas-Nya dalam bentuk merpati. Sebagaimana dikatakan oleh penginjil: Yesus, penuh dengan Roh Kudus, kembali dari Yordan.
Demikian pula, anggur darah Kristus, yang diambil dari banyak buah anggur kebun anggur yang telah Ia tanam, diekstraksi dalam pemerasan anggur salib. Ketika manusia menerimanya dengan hati yang percaya, seperti kantung anggur yang besar, ia berfermentasi di dalamnya dengan kekuatannya sendiri.
Maka, sekarang setelah kamu melarikan diri dari kuasa Mesir dan Firaun, yaitu iblis, bergabunglah dengan kami, kamu semua, dalam menerima kurban Paskah penyelamatan ini dengan semangat hati yang berbakti. Maka dalam batin kita, kita akan sepenuhnya dikuduskan oleh Tuhan Yesus Kristus sendiri yang kita yakini hadir dalam sakramen-sakramen-Nya, dan yang kuasa-Nya yang tak terbatas tetap ada selama-lamanya.

RESPONSORIUM Lukas 22:19; Yohanes 6:59

Yesus mengambil roti, mengucap syukur, dan memecah-mecahkan roti itu. Lalu Ia memberikannya kepada murid-murid-Nya dan berkata:

Inilah tubuh-Ku yang diserahkan bagimu. Lakukanlah ini sebagai peringatan akan Daku, alleluya.
Inilah roti yang turun dari surga; siapa pun yang makan roti ini akan hidup selama-lamanya.

Inilah tubuh-Ku yang diserahkan bagimu. Lakukanlah ini sebagai peringatan akan Daku, alleluya.

DOA PENUTUP

Ya Allah,

yang demi keselamatan dunia

menyelenggarakan kurban Paskah,

berkenanlah atas permohonan umat-Mu,

agar Kristus Imam Agung kami,

yang menjadi pengantara bagi kami,

oleh kesamaan-Nya dengan kami

membawa kami pada rekonsiliasi,

dan oleh kesamaan-Nya dengan Engkau membebaskan kami dari dosa-dosa kami.

Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Madah

Fajar menyingsinglah sudah
Langit menggemakan madah
Bumi bersorak-sorailah
Neraka mengaduh kalah.

Kala raja nan perkasa
Menggempur markas neraka
Menggilas kuasa maut
Dengan gagah tanpa takut.

Meskipun tertutup batu
Dijaga banyak serdadu
Namun pemenang yang luhur
Bangkit mulya dari kubur.

Mulyalah Engkau ya Tuhan
Yang bangkit tak terkalahkan
Serta Bapa dan Roh suci
Mulyalah kekal abadi. Amin.

Atau:

Hai Yerusalem surgawi
Nyanyikanlah lagu puji
Penuh sukacita murni
Merayakan Paska suci.

Kristus sebagai pahlawan
Mengalahkan kegelapan
Merebut mangsa neraka
Agar bebas dan berjaya.

Para umat yang ditebus
Berarak bersama Kristus
Gembira menuju Bapa
Untuk hidup selamanya.

Mulyalah Engkau, ya Tuhan
Yang bangkit tak terkalahkan
Serta Bapa dan Roh suci
Mulyalah kekal abadi. Amin.

Ant.1: Aku ini pokok anggur, dan kamu ranting-rantingnya, alleluya.

Mazmur 79 (80)

Gembala Israel, dengarkanlah kami,*
Engkau yang menimpin Yusuf bagaikan kawanan.

Engkau yang bertakhta di atas singgasana, tampillah dengan cemerlang,*
di depan suku Efraim, Benyamin dan Manasye.

Kerahkanlah kekuatanMu,*
dan datanglah menyelamatkan kami.

Ya Allah, pulihkanlah kami,*
tunjukkanlah seri wajahMu, maka selamatlah kami.

Ya Tuhan, Allah semesta alam, berapa lama lagi Engkau murka,*
sekalipun umatMu berdoa?

UmatMu Kauberi ratap tangis sebagai makanan,*
cucuran air mata berlimpah sebagai minuman.

Kaujadikan kami sasaran kebencian para tetangga,*
dan olok-olokan musuh kami.

Ya Allah semesta alam, pulihkanlah kami,*
tunjukkanlah seri wajahMu, maka selamatlah kami.

UmatMu bagaikan pokok anggur yang Kaupindahkan dari Mesir,*
Kauhalaukan bangsa-bangsa lalu Kautanamkan dia.

Engkau telah menyediakan tanah bagi pokok itu,*
maka berurat berakarlah ia dan memenuhi seluruh negeri.

Gunung-gunung ditudungi oleh naungannya,*
dan pohon-pohon jati oleh cabang-cabangnya.

Ranting-rantingnya menjulur sampai ke laut,*
dan sulur-sulurnya sampai ke sungai Efrat.

Ya Allah, mengapa Engkau merobohkan pagarnya,*
sehingga setiap orang yang lewat memetik buahnya!

Babi hutan menggerogotinya,*
dan binatang di padang memakannya.

Ya Allah semesta alam, kembalilah,+
pandanglah dari surga dan indahkanlah kebun anggurMu,*
lindungilah pokok yang Kautanam dengan tanganMu sendiri.

Musuh telah menebang dan membakarnya,*
biarlah mereka binasa oleh ancaman wajahMu.

Hendaknya Engkau melindunghi raja kami,*
orang pilihan yang telah Kaunobatkan.

Maka kami tidak akan menyimpang dari padaMu,*
lindungilah hidup kami, maka kami akan memuji Engkau.

Ya Tuhan, Allah semesta alam, pulihkanlah kami,*
tunjukkanlah seri wajahMu, maka selamatlah kami.

Ant.1: Aku ini pokok anggur, dan kamu ranting-rantingnya, alleluya.

Ant.2: Dengan suka ria kamu akan menimba air dari sumber keselamatan, alleluya.

Yes 12,1-6

Aku bersyukur kepadaMu, ya Tuhan:+
Engkau telah murka terhadap aku,*
tetapi kemurkaanMu telah mereda, dan aku sudah Kauhibur.

Sungguh, Tuhanlah penyelamatku,*
aku percaya dan tidak merasa takut.

Sebab Tuhanlah kekuatan dan pujaanku,*
Dialah yang menyelamatkan daku.

Dengan suka ria kamu akan menimba air,*
dari sumber keselamatan.

Pada masa itu kamu akan berkata:*
Bersyukurlah kepada Tuhan, serukanlah namaNya!

Wartakanlah kepada para bangsa karyaNya yang agung,*
beri tahukanlah keluhuran namaNya.

Bermazmurlah bagi Tuhan, sebab megahlah karyaNya,*
hendaknya dimaluklumkan di seluruh bumi.

Bergembira dan bersoraklah, hai penduduk Sion,*
sebab besarlah di tengah-tengahmu Allah Israel yang mahakudus.

Ant.2: Dengan suka ria kamu akan menimba air dari sumber keselamatan, alleluya.

Ant.3: Tuhan menguatkan kita dengan sari gandum, alleluya.

Mazmur 80 (81)

Bersorak-sorailah bagi Allah, kekuatan kita,*
bersorak-gembiralah bagi Allah Yakub.

Angkatlah nyanyian, bunyikanlah rebana,*
petiklah gambus dan kecapi dengan lagu merdu.

Tiuplah nafiri pada perayaan tahun baru,*
waktu bulan purnama, hari raya kita.

Sebab demikianlah ditetapkan bagi Israel,*
suatu hukum dari Allah Yakub.

Suatu peringatan yang ditetapkan bagi suku Yusuf,*
ketika Allah maju melawan tanah Mesir.

Kini kudengar firman Tuhan, yang belum pernah kudengar:*
"Aku telah mengambil beban dari pundak umatKu.

Tangan dan pundaknya telah bebas dari kerja paksa,*
engkau berseru dalam kesesakanmu, hai umatKu, maka Aku membebaskan dikau.

Dari dalam awan mengguntur Aku menjawab engkau,*
Aku telah menguji engkau pada wahah Meriba.

Maka dengarlah, hai umatKu, Aku hendak memperingatkan dikau,*
hai Israel, mudah-mudahan engkau mendengarkan Daku.

Jangan di antaramu terdapat Allah yang lain,*
jangan menyembah dewa asing.

Sebab Akulah Tuhan, Allahmu,+
yang menuntun engkau ke luar dari tanah Mesir,*
dan mengenyangkan dikau dalam kelaparan.

Tetapi umatKu tidak mendengarkan suaraKu,*
dan Israel tidak taat kepadaKu.

Maka Kubiarkan mereka dalam ketegaran hatinya,*
dan mereka berbuat menurut rencananya sendiri.

Ah, sekiranya umatKu mendengarkan Daku,*
sekiranya Israel menempuh jalan-jalanKu.

Maka musuh mereka segera Kutundukkan,*
dan terhadap para lawannya Kukepalkan tinjuKu.

Maka musuh Israel akan tunduk menyembah,*
itulah nasibnya untuk selama-lamanya.

Maka umatKu akan Kuberi makan sari gandum,*
dan Kupuaskan dengan madu kuat."

Ant.3: Tuhan menguatkan kita dengan sari gandum, alleluya.

Bacaan singkat: (Rom 8,10-11)

Kalau Kristus ada dalam dirimu, badanmu memang akan mati karena dosa, tetapi rohmu hidup karena disucikan oleh Allah. Jadi, kalau Roh Allah yang membangkitkan Yesus dari alam maut tinggal dalam dirimu, maka Allah yang membangkitan Kristus Yesus itu akan menghidupkan juga badanmu yang fana dengan RohNya yang tinggal dalam dirimu.

Lagu singkat:

P: Tuhan bangkit dari kubur,* Alleluya, alleluya. U: Tuhan. P: Sesudah disalibkan bagi kita. U: Alleluya, alleluya. P: Kemuliaan. U: Tuhan.

Ant.Kidung: Bapa mengasihi Putera dan menyerahkan segala sesuatu kepadaNya, alleluya.

KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan;*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Bapa mengasihi Putera dan menyerahkan segala sesuatu kepadaNya, alleluya.

Doa Permohonan

Kristus telah bangkit dan selalu hadir di dalam GerejaNya. Marilah kita memuliakan Dia dan berdoa:
U: Tinggallah beserta kami, ya Tuhan.
P: Ya Tuhan Yesus, Engkau mencapai kemenangan atas dosa dan kematian,* tinggallah di tengah-tengah kami, Engkau yang hidup sepanjang segala abad.
P: Datanglah kepada kami dengan kekuatanMu yang tak terkalahkan,* dan perlihatkanlah kebaikan Allah kepada kami.
P: Satukanlah dunia yang tercerai-berai dan penuh perselisihan,* sebab hanya Engkaulah sanggup memperbaharui dan memperdamaikan umat manusia.
P: Teguhkanlah kami dalam iman akan kemenangan akhir,* dan kuatkanlah kami dalam pengharapan akan kedatanganMu.

Bapa Kami

Doa Penutup

Allah yang maharahim, semoga rahmat Paska yang telah kami terima membawa hasil yang nyata dalam hidup kami. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup ...

Ibadat Siang

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

KAMIS II SIANG

Madah

Kita bersama memuji
Tuhan Allah maha suci
Yang mengurniakan rahmat
Kepada seluruh umat.

Kita menyatakan hormat
Pada Tuhan penyelamat
Sambil sujud mohon berkat
Agar tabah lagi kuat.

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Yang memperoleh Roh suci
Pembaharu muka bumi. Amin.

Ant.1: HukumMu sangat berharga melebihi ribuan keping perak dan emas, alleluya.

Mazmur 118 (119),65-72

Engkau telah berbuat baik terhadap hambaMu,*
sesuai dengan firmanMu, ya Tuhan.

Maka ajarkanlah kebijaksanaan dan pengertian kepadaku,*
sebab aku berharap akan perintahMu.

Sebelum aku disiksa, aku tersesat,*
tetapi sekarang aku berpegang pada aturanMu.

Engkau baik, dan baiklah karyaMu,*
ajarkanlah ketetapanMu kepadaku.

Orang sombong memfitnah aku,*
tetapi aku dengan segenap hati berpegang pada titahMu.

Hati mereka tegar dan tanpa perasaan,*
tetapi kesukaanku ialah hukumMu.

Baiklah bagiku, bila aku disiksa,*
dengan demikian aku belajar memahami ketetapanMu.

Hukum dari mulutMu sangat berharga bagiku,*
melebihi ribuan keping perak dan emas.

Ant.1: HukumMu sangat berharga melebihi ribuan keping perak dan emas, alleluya.

Ant.2: Pada Allah aku percaya dan tidak takut, apa yang dapat dilakukan manusia terhadapku? Alleluya.

Mazmur 55 (56),2-7b.9-14

Kasihanilah aku, ya Allah, sebab orang menginjak-injak aku,*
selalu mereka memerangi dan menindas aku.

Seteruku selalu menganiaya aku,*
mereka menyerbu aku dengan hebat.

Waktu aku ketakutan,*
aku percaya padaMu, ya Allah mahatinggi.

Pada Allah yang firmanNya kupuji,+
pada Allah aku percaya dan tidak takut,*
apa yang dapat dilakukan manusia terhadapku?

Sepanjang hari mereka memutarbalikkan perkataanku,*
dan bertekad mencelakakan daku.

Bersama-sama mereka mengintip, ingin mencabut nyawaku,*
mereka mengamat-amati segala langkahku.

Hidupku penuh sengsara, Engkau kan tahu,+
segala air mataku Kauingat senantiasa,*
semuanya itu Kauperhatikan.

Maka musuh akan mundur, bila aku berseru,*
aku yakin, Allah di pihakku.

Pada Allah yang firmanNya kupuji,+
pada Allah aku percaya dan tidak takut,*
apa yang dapat dilakukan manusia terhadapku?

Janjiku kepadaMu, ya Allah, akan kutepati,*
dengan mempersembahkan kurban pujian.

Sebab Engkau meluputkan daku dari maut,*
dan menjaga jangan sampai aku tersandung.

Maka aku terus hidup di hadapan hadirat Allah,*
dalam cahaya yang menerangi orang hidup.

Ant.2: Pada Allah aku percaya dan tidak takut, apa yang dapat dilakukan manusia terhadapku? Alleluya.

Ant.3: Besarlah kasihMu, ya Tuhan, setinggi langit, alleluya.

Mazmur 56 (57)

Kasihanilah aku, ya Allah, kasihanilah aku,*
kepadaMulah aku berlindung.

Dalam naungan sayapMu aku berlindung,*
sampai malapetaka berlalu.

Aku berseru kepada Allah yang mahatinggi,*
kepada Allah yang menjamin hidupku.

Semoga dari surga Ia menyelamatkan daku,+
dan mengusir mereka yang menganiaya aku;*
semoga Allah mencurahkan kasih setiaNya.

Aku berbaring seolah-olah di tengah kawanan singa,*
yang suka menerkam orang.

Giginya bagaikan tombak dan panah,*
lidahnya laksana pedang terasah.

Nyatakanlah kemegahanMu di langit, ya Allah,*
dan sinarilah bumi dengan kemuliaanMu.

Musuh memasang jaring terhadap langkahku,*
tetapi aku meloloskan diri.

Mereka menggali lubang di muka kakiku,*
tetapi mereka sendiri terperosok di dalamnya.

Hatiku siap sedia, ya Allah,*
untuk bernyanyi dan melagukan mazmur.

Bangunlah, hai jiwaku, kumandangkanlah bunyimu, hai kecapi,*
menyingsinglah, hai fajar.

Ya Tuhan, aku hendak memujiMu di tengah segala bangsa,*
di tengah segala bangsa aku bermazmur bagiMu.

Sebab besarlah kasihMu, setinggi langit,*
dan kesetiaanMu menjangkau awan.

Nyatakanlah kemegahanMu di langit, ya Allah,*
dan sinarilah bumi dengan kemuliaanMu.

Ant.3: Besarlah kasihMu, ya Tuhan, setinggi langit, alleluya.

Bacaan singkat: (Tit 3,5b-7)

Allah menyelamatkan kita sebab Ia berbelaskasihan. Maka kita diberiNya hidup baru dengan air baptis dan Roh kudus, yang membaharui kita. Roh kudus dilimpahkan kepada kita dengan perantaraan Yesus Kristus, penyelamat kita. Oleh rahmat Kristus hubungan kita dengan Allah dipulihkan, dan kita menerima warisan kehidupan kekal, sesuai dengn harapan kita.

P: Kita sekalian yang telah dibaptis dalam Kristus, alleluya.
U: Sudah dipersatukan dengan Kristus, alleluya.

Doa Penutup

Allah yang kekal dan kuasa, padamu tidak ada yang gelap, tidak ada yang tersembunyi. Maka sinarilah kami dengan terang cahayaMu, supaya kami dapat mengenal kehendakMu dan mengikuti bimbinganMu dengan rela dan setia. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Ibadat Sore

KAMIS II SORE

Madah

Mari kita bergembira
Merayakan hari Paska
Sambil bernyanyi memuji
Dengan hati tulus murni.

Kristus sudah disalibkan
Dan tubuhNya dikurbankan
DarahNya yang kita trima
Sungguh menghidupkan kita.

Kristus bangkit dari kubur
Maut kalah hancur lebur
Musuh takluk terbelenggu
Firdaus membukakan pintu.

Terpujilah Kristus Tuhan
Kaukalahkan kematian
Engkau dibangkitkan Bapa
Dengan kekuatan RohNya. Amin.

Atau:

Yesus Kristus Paska kita
Dikurbankan bagai domba
TubuhNya dipersembahkan
Murni tanpa kesalahan.

O sungguh kurban mulia
Yang menghancurkan neraka
Membebaskan yang tertawan
Dari jerat kematian.

Semoga Yesus menjadi
Paska kesukaan kami
Himpunkan kami umatmu
Di dalam dunia baru.

Terpujilah Kristus Tuhan
Kaukalahkan kematian
Engkau dibangkitkan Bapa
Dengan kekuatan RohNya. Amin.

Ant.1: Kristus diangkat Allah, menjadi hakim atas orang hidup dan mati, alleluya.

Mazmur 71 (72) - I

Ya Allah, berikanlah hukumMu kepada raja,*
dan anugerahkanlah keadilanMu kepadanya.

Semoga ia memerintah umatMu sesuai dengan hukum,*
dan para hambaMu yang miskin dengan adil.

Hendaknya gunung-gunungpun menghasilkan kemakmuran umat,*
dan bukit-bukit melimpahkan kesejahteraan.

Semoga baginda membela hak rakyat jelata,*
menolong kaum miskin dan menghancurkan para penindas.

Semoga panjang usia baginda seperti matahari,*
turun-temurun selama bulan beredar.

Semoga baginda bagaikan embun di atas padang rumput,*
bagaikan hujan yang menggenangi bumi.

Keadilan akan berkembang dalam zamannya,*
dan damai sejahtera berlimpah selama bulan beredar.

Ia akan memerintah dari laut ke laut,*
dari sungai Efrat sampai ke ujung bumi.

Para penguasa akan berlutut di depannya,*
dan musuh-musuhnya meniarap menjilat debu.

Raja-raja dari Tarsis dan dari pantai yang jauh,+
akan datang membawa persembahan,*
raja-raja Arabia dan Etiopia membayar upeti.

Semua raja sujud menyembah,*
dan segala bangsa menjadi hamba baginda.

Ant.1: Kristus diangkat Allah, menjadi hakim atas orang hidup dan mati, alleluya.

Ant.2: Semoga segala bangsa saling memberkati demi nama Yesus, alleluya.

Mazmur 71 (72) - II

Ya Allah, rajaMu membebaskan orang miskin yang berseru,*
ia membela orang tertindas yang tidak mempunyai penolong.

Ia sayang kepada kaum papa dan miskin,*
dan menyelamatkan nyawa orang yang lemah.

Ia melepaskan mereka dari penindasan dan kekerasan,*
sebab hidup mereka sangat bernilai baginya.

Hiduplah raja! Semoga dipersembahkan emas kepadanya,*
semoga ia tetap didoakan dan dimohonkan berkat.

Semoga negerinya berlimpahkan panenan sampai di gunung,*
semoga penduduk kotanya sebanyak rumput di padang.

Semoga ia hidup selama-lamanya,*
dan namanya termasyhur selama matahari bersinar.

Semoga segala bangsa saling memberkati demi namanya,*
dan memuji baginda bahagia.

Terpujilah Tuhan Allah, Allah Israel,*
hanya Dialah yang mengerjakan karya agung.

Terpujilah namaNya yang mulia selama-lamanya,*
seluruh bumi penuh kemuliaanNya.

Ant.2: Semoga segala bangsa saling memberkati demi nama Yesus, alleluya.

Ant.3: Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya, alleluya.

Why 11,17-18;12,10-12

Kami mengucap syukur kepadaMu, ya Tuhan,*
Allah yang mahakuasa, yang ada dahulu dan sekarang.

Sebab Engkau telah memangku kekuasaanMu yang besar,*
dan mulai memerintah sebagai raja.

Semua bangsa marah,+
maka tibalah kemurkaanMu,*
tibalah saat orang mati dihakimi.

Dan tibalah saat memberi ganjaran kepada para hambaMu,+
yaitu para nabi, para kudus dan semua orang takwa,*
baik kecil maupun besar.

Sekarang telah tiba keselamatan,+
kekuatan dan pemerintahan Allah kita,*
telah tiba kekuasaan raja yang diurapiNya.

Karena si pendakwa, saudara-saudara kita telah dijatuhkan,*
yang mendakwa mereka siang malam di hadapan Allah kita.

Tetapi mereka mengalahkan dia berkat darah Anakdomba,*
dan berkat kesaksian mereka.

Mereka tidak segan-segan mempertaruhkan nyawanya,*
oleh karena itu bersukacitalah, hai surga dan para penghuninya.

Ant.3: Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya, alleluya.

Bacaan singkat: (1Ptr 3,18.22)

Kristus telah mati satu kali karena dosa-dosa kita. Dia yang benar, mati untuk orang-orang jahat, agar kita dibawaNya kepada Allah. Dia mati sebagai manusia tetapi dihidupkan sebagai Roh. Kristus kini bertakhta di sisi kanan Allah. Kristus telah naik ke surga, agar kita dapat mewarisi hidup abadi. Segala malaikat, kekuasaan dan kekuatan surga ditaklukkan kepadaNya.

Lagu singkat:
P: Para murid bergembira,* Alleluya, alleluya. U: Para. P: Tatkala melihat Tuhan. U: Alleluya, alleluya. P: Kemuliaan. U: Para.

Lagu singkat Sesudah kenaikan Tuhan:

P: Roh penghibur,* Alleluya, alleluya. U: Roh. P: Akan mengajar kamu segalanya. U: Alleluya, alleluya. P: Kemuliaan. U: Roh.

Ant.Kidung: Barang siapa percaya kepada Putera, memiliki hidup kekal, alleluya.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa;*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya:*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta;*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan;*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung: Barang siapa percaya kepada Putera, memiliki hidup kekal, alleluya.

Doa Permohonan

Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari antara orang-orang yang telah meninggal. Marilah kita bersuka ria dan memuji Dia:
U: Pemenang atas maut, dengarkanlah kami.
P: Ingatlah, ya Kristus, akan GerejaMu yang Kaudasarkan atas para rasul dan Kauluaskan ke seluruh dunia,* dan berkatilah semua orang yang percaya kepadaMu.
P: Engkau menyembuhkan jiwa dan raga kami,* kunjungilah kami dan selamatkanlah kami dalam belaskasihanMu.
P: Hiburkan dan teguhkanlah orang-orang sakit,* sembuhkanlah mereka dari penyakit dan ringankanlah penderitaan mereka.
P: Bantulah orang-orang yang terdesak dan tertindas,* tolonglah orang yang miskin dan terlantar.
P: Dengan salib dan kebangkitanMu Engkau membuka jalan menuju hidup abadi bagi semua orang,* bukalah jalan menunju kerajaanMu bagi saudara-saudara kami yang telah meninggal.

Bapa Kami

Doa Penutup

Allah yang maharahim, semoga rahmat Paska yang telah kami terima membawa hasil yang nyata dalam hidup kami. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup ...

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - KAMIS

Doa Tobat

P: Kasihanilah kami, ya Tuhan.
U: Sebab kami orang yang berdosa.
P: Tunjukkanlah belaskasihanMu kepada kami, ya Tuhan.
U: Dan anugerahkan keselamatan kepada kami.
P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Menjelang datangnya malam
Kami menghadap wajahMu
Untuk menghaturkan salam
Sambil mohon doa restu.

Sambutlah dalam tanganMu
Hidup serta segalanya
Simpanlah dalam hatiMu
Harapan kami semua.

Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Kabulkanlah doa kami
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant: Tubuhku beristirahat dengan tenteram.

Mazmur 15 (16)

Jagalah aku, ya Allah, sebab aku berlindung kepadamu,+
Aku mengakui: Engkaulah Tuhanku,*
tiada kebahagiaan bagiku selain Dikau.

Orang-orang saleh di negeri ini,*
kumuliakan dan kujunjung tinggi.

Tetapi orang yang mengikuti dewa-dewa,*
menjatuhkan dirinya dalam jurang malapetaka.

Aku tidak ikut mempersembahkan kurban kepada dewa-dewa,*
bahkan bibirku takkan menyebut namanya.

Tuhan, Engkaulah milik pusaka dan warisanku,*
dalam tanganMulah nasibku.

Tanah permai akan menjadi bagianku,*
milik pusakaku menyenangkan hatiku.

Aku memuji Tuhan yang selalu menasihati aku,*
bahkan waktu malampun Ia berbicara dalam hatiku.

Aku selalu ingat akan Tuhan,*
aku tidak goyah, karena Ia ada di sampingku.

Sebab itu hatiku bergembira, dan jiwaku bersorak,*
dan tubuhku beristirahat dengan tenteram.

Aku tak akan Kauserahkan kepada alam maut,*
dan kekasihMu takkan Kaubiarkan turun ke liang kubur.

Engkau akan menunjukkan kepadaku jalan kehidupan.+
Di hadapanMu terdapat sukacita berlimpah,*
padaMulah kebahagiaan selama-lamanya.

Ant.: Tubuhku beristirahat dengan tenteram.

Bacaan singkat (1Tes 5,23)

Semoga Allah, pembawa damai, menguduskan kamu sepenuh-penuhnya. Moga-moga roh, jiwa dan ragamu seluruhnya terpelihara tanpa cela pada kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus.

Lagu singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, Allah kami, semoga berkat perlindunganMu kami dapat tidur nyenyak dan melepaskan lelah sesudah pekerjaan hari ini. Kuatkanlah kami dengan bantuanMu, supaya kami mampu membaktikan diri kepadaMu dengan segenap jiwa raga kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam ya ratu surgawi,
salam, bunda Putra ilahi.
Darimulah hidup kami
memperoleh terang suci.
Bersukalah, ya Maria,
bunda yang paling jelita.
Hiduplah, bunda mulia,
doakanlah kami semua.

Santo-Santa

Santa Bernadetha Soubirous

Pengaku Iman

Marie Bernadetha Soubirius lahir di Lourdes pada tahun 1884. Ia adalah anak sulung dari keluarga Francoius Soubirous, seorang pengusaha gilingan gandum yang jatuh miskin. Semasa remajanya, ketika berumur 14 tahun, ia sering sakit-sakitan sehingga tubuhnya tampak lemah dan gerakannya lamban. Meski demikian ia tetap bersikap ramah kepada semua orang.

Ketika Bernadette (= Bernarde kecil) bersama kedua orang adiknya, Marie dan Yeanne, mencari kayu bakar di dekat gua Massabielle, ia mengalami peristiwa ajaib: ia melihat wanita muda yang sangat cantik berdiri dalam lingkaran cahaya ajaib di mulut gua itu. Wanita muda itu berpakaian putih cermelang; ikat pinggangnya berwarna biru langit, kerudungnya panjang hingga menyentuh kakinya; kedua telapak tangannya saling mengatup di depan dadanya, sementara sebuah rosario yang berkilau-kilauan tergantung pada lengannya. Peristiwa ajaib ini terjadi pada tanggal 11 Februari 1858.

Sekembalinya di rumah, Bernadeth menceritakan peristiwa ajaib itu kepada orangtuanya. Ia dimarahi dan diejek oleh orangtuanya dan orang-orang lain. Namun ia terus datang ke gua Massabielle sesuai pesan wanita muda cantik itu. Setiap kali datang, wanita muda itu selalu menampakkan dirinya. Hal ini terjadi sebanyak delapan belas kali,mulai dari tanggal 18 Februari sampai 16 Juli 1858. Mula-mula wanita cantik itu tidak menyatakan siapa dirinya. Barulah kemudian wanita itu mengaku: "Akulah yang dikandung tanpa cela", sambil meminta agar orang berdoa dan bertobat, serta meminta agar tempat penampakannya itu dibangun sebuah gereja. Peristiwa ini sempat meresahkan masyarakat, pejabat negara dan gereja. Polisi setempat melarang keras semua orang datang ke gua Massabielle. Meski demikian, makin banyak orang datang bersama Bernadeth ke gua Massabielle, walaupun mereka tidak melihat wanita muda itu. Mereka hanya menyaksikan perubahan wajah Bernadeth dan sikapnya yang terpesona memandang Bunda Maria yang tampak padanya.

Pastor paroki, Sempet dan Uskup setempat sangat berhati-hati dalam menanggapi peristiwa penampakan itu. Beberapa tahun lamanya Bernadeth banyak menderita, baik karena kecurigaan orang-orang yang tidak mau percaya, maupun oleh semangat serta perhatian yang berlebih-lebihan dari orang-orang yang percaya. Namun ia menanggung semuanya dengan tabah dan sabar sambil tetap percaya kepada Bunda Maria yang menjanjikan kepadanya kebahagiaan surgawi.

Pada tahun 1866 ia masuk biara suster Karitas di Nevers. Disini ia terlindung dari gangguan orang banyak, meskipun tetap saja menderita karena sikap tak ramah dari beberapa suster pemimpin biara. Dalam situasi ini, penyakit asma yang sudah dideritanya sejak lama kambuh lagi dan semakin parah. Akibatnya pada tahun 1879, Bernadeth meninggal dunia pada usia 35 tahun. Jenazahnya tetap disimpan dalam biara itu di dalam sebuah peti kaca. Jenazahnya itu tetap berada dalam keadaan utuh dan segar sampai sekarang.

Peristiwa penampakan Bunda Maria di Lourdes pada tahun 1858 itu dan banyaknya mukjizat penyembuhan yang terjadi disana sampai dewasa ini, menjadikan Lourdes tempat ziarah teramai dalam sejarah Kristen. Bernadeth, saksi langsung peristiwa itu, tidak mengambil bagian dalam perkembangan itu.

Santo Paternus

Pengaku Iman

Paternus mendirikan biara di tempat sepi, Prancis dan menjadi rasul rakyat pedalaman. Ia dihormati sebagai santo pelindung orang-orang yang digigit ular berbisa dan orang sakit lumpuh.