Sabtu, 28 Maret 2026

Sabtu V Prapaskah

Bacaan Misa

Bacaan Pertama Yehezkiel 37:21-28

katakanlah kepadanya: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Sungguh, Aku menjemput orang Israel dari tengah bangsa-bangsa, ke mana mereka pergi; Aku akan mengumpulkan mereka dari segala penjuru dan akan membawa mereka ke tanah mereka. Aku akan menjadikan mereka satu bangsa di tanah mereka, di atas gunung-gunung Israel, dan satu raja memerintah mereka seluruhnya; mereka tidak lagi menjadi dua bangsa dan tidak lagi terbagi menjadi dua kerajaan. Mereka tidak lagi menajiskan dirinya dengan berhala-berhalanya atau dewa-dewa mereka yang menjijikkan atau dengan semua pelanggaran mereka. Tetapi Aku akan melepaskan mereka dari segala penyelewengan mereka, dengan mana mereka berbuat dosa, dan mentahirkan mereka, sehingga mereka akan menjadi umat-Ku dan Aku akan menjadi Allahnya. Maka hamba-Ku Daud akan menjadi rajanya, dan mereka semuanya akan mempunyai satu gembala. Mereka akan hidup menurut peraturan-peraturan-Ku dan melakukan ketetapan-ketetapan-Ku dengan setia. Mereka akan tinggal di tanah yang Kuberikan kepada hamba-Ku Yakub, di mana nenek moyang mereka tinggal, ya, mereka, anak-anak mereka maupun cucu cicit mereka akan tinggal di sana untuk selama-lamanya dan hamba-Ku Daud menjadi raja mereka untuk selama-lamanya. Aku akan mengadakan perjanjian damai dengan mereka, dan itu akan menjadi perjanjian yang kekal dengan mereka. Aku akan memberkati mereka dan membuat mereka banyak dan memberikan tempat kudus-Ku di tengah-tengah mereka untuk selama-lamanya. Tempat kediaman-Kupun akan ada pada mereka dan Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku. Maka bangsa-bangsa akan mengetahui bahwa Aku, TUHAN, menguduskan Israel, pada waktu tempat kudus-Ku berada di tengah-tengah mereka untuk selama-lamanya."

Mazmur Tanggapan Yeremia 31:10-13

Dengarlah firman TUHAN, hai bangsa-bangsa, beritahukanlah itu di tanah-tanah pesisir yang jauh, katakanlah: Dia yang telah menyerakkan Israel akan mengumpulkannya kembali, dan menjaganya seperti gembala terhadap kawanan dombanya!
Sebab TUHAN telah membebaskan Yakub, telah menebusnya dari tangan orang yang lebih kuat dari padanya.
Mereka akan datang bersorak-sorak di atas bukit Sion, muka mereka akan berseri-seri karena kebajikan TUHAN, karena gandum, anggur dan minyak, karena anak-anak kambing domba dan lembu sapi; hidup mereka akan seperti taman yang diairi baik-baik, mereka tidak akan kembali lagi merana.
Pada waktu itu anak-anak dara akan bersukaria menari beramai-ramai, orang-orang muda dan orang-orang tua akan bergembira. Aku akan mengubah perkabungan mereka menjadi kegirangan, akan menghibur mereka dan menyukakan mereka sesudah kedukaan mereka.

Bacaan Injil Yohanes 11:45-56

Banyak di antara orang-orang Yahudi yang datang melawat Maria dan yang menyaksikan sendiri apa yang telah dibuat Yesus, percaya kepada-Nya. Tetapi ada yang pergi kepada orang-orang Farisi dan menceriterakan kepada mereka, apa yang telah dibuat Yesus itu. Lalu imam-imam kepala dan orang-orang Farisi memanggil Mahkamah Agama untuk berkumpul dan mereka berkata: "Apakah yang harus kita buat? Sebab orang itu membuat banyak mujizat. Apabila kita biarkan Dia, maka semua orang akan percaya kepada-Nya dan orang-orang Roma akan datang dan akan merampas tempat suci kita serta bangsa kita." Tetapi seorang di antara mereka, yaitu Kayafas, Imam Besar pada tahun itu, berkata kepada mereka: "Kamu tidak tahu apa-apa, dan kamu tidak insaf, bahwa lebih berguna bagimu, jika satu orang mati untuk bangsa kita dari pada seluruh bangsa kita ini binasa." Hal itu dikatakannya bukan dari dirinya sendiri, tetapi sebagai Imam Besar pada tahun itu ia bernubuat, bahwa Yesus akan mati untuk bangsa itu, dan bukan untuk bangsa itu saja, tetapi juga untuk mengumpulkan dan mempersatukan anak-anak Allah yang tercerai-berai. Mulai dari hari itu mereka sepakat untuk membunuh Dia. Karena itu Yesus tidak tampil lagi di muka umum di antara orang-orang Yahudi, Ia berangkat dari situ ke daerah dekat padang gurun, ke sebuah kota yang bernama Efraim, dan di situ Ia tinggal bersama-sama murid-murid-Nya. Pada waktu itu hari raya Paskah orang Yahudi sudah dekat dan banyak orang dari negeri itu berangkat ke Yerusalem untuk menyucikan diri sebelum Paskah itu. Mereka mencari Yesus dan sambil berdiri di dalam Bait Allah, mereka berkata seorang kepada yang lain: "Bagaimana pendapatmu? Akan datang jugakah Ia ke pesta?"

Renungan

Hitungan Kayafas

Pedagang terbiasa berhitung: keluar sekian, masuk sekian, asal untung. Hitung-hitungan memang menyelamatkan usaha. Tetapi celakalah bila cara pikir dagang dipakai untuk menimbang nyawa orang.

Mahkamah Agama berkumpul dengan gelisah. Yesus baru saja membangkitkan Lazarus, banyak orang menjadi percaya, dan mereka takut kehilangan kedudukan. Lalu Kayafas, sang Imam Besar, mengeluarkan hitungan dinginnya: lebih berguna jika satu orang mati untuk bangsa ini daripada seluruh bangsa binasa. Satu nyawa ditukar keamanan bersama. Di atas kertas, hitungan itu tampak masuk akal. Sejak hari itu mereka sepakat membunuh Dia.

Yohanes menyisipkan keajaiban kecil: tanpa disadarinya, Kayafas bernubuat. Yesus memang akan mati untuk bangsa itu, bahkan untuk mengumpulkan anak-anak Allah yang tercerai-berai. Hitungan jahat manusia dipakai Allah untuk matematika kasih-Nya sendiri: satu Nyawa diberikan, semua ditebus. Yehezkiel telah lama menjanjikannya: mereka akan menjadi umat-Ku, dan Aku akan menjadi Allah mereka.

Namun waspadalah pada hitungan Kayafas dalam diri kita: mengorbankan orang demi kenyamanan kita, menumbalkan yang lemah demi rencana yang katanya besar. Kasih tidak pernah menjadikan manusia sekadar angka.

Tuhan Yesus, Engkau membiarkan diri-Mu dihitung sebagai tumbal demi aku. Jauhkan aku dari menumbalkan sesamaku. Amin.

Invitatorium

SABTU V PAGI

Pembukaan

Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku."

Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.

Ibadat Bacaan

Ibadat Bacaan Sabtu Pekan V Prapaskah
Ya Allah, sudilah datang menolong aku.

Tuhan, bersegeralah menolong aku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus.

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

MADAH

Allah maharahim, Allah maharahmat,

Dengarkanlah lagu tobat kami yang sedih.

Pulihkanlah umat-Mu yang memohon,

Engkau yang patut kami puji!

Penyesalan mendalam atas kebodohan masa lalu,

Bakat yang disia-siakan, waktu yang terbuang;

Hati yang direndahkan oleh kekhawatiran duniawi,

Tidak bersyukur atas berkat yang diberikan:

Ketakutan bodoh dan keinginan sia-sia,

Penyesalan sia-sia atas hal-hal yang sama sia-sianya:

Bibir yang terlalu jarang diajari memuji,

Sering menggerutu dan mengeluh;

Ini, dan setiap kesalahan rahasia,

Penuh duka dan malu, kami akui.

Tersungkur di kaki-Mu kami berbaring,

Mencari pengampunan dari takhta-Mu.

PSALMODI

Ant. 1 Nyanyikanlah pujian bagi Tuhan; ingatlah keajaiban yang telah Ia lakukan.

Mazmur 105

Tuhan setia pada janji-Nya

Para rasul mewartakan kepada bangsa-bangsa keajaiban yang Allah lakukan ketika Ia datang di antara kita (Santo Atanasius).

I
Bersyukurlah kepada Tuhan, sebutlah nama-Nya,

beritakanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa.
Bernyanyilah bagi-Nya, nyanyikanlah pujian bagi-Nya;

ceritakanlah segala perbuatan-Nya yang ajaib!

Banggalah akan nama-Nya yang kudus,

biarlah hati yang mencari Tuhan bersukacita.
Perhatikanlah Tuhan dan kekuatan-Nya;

terus-menerus carilah wajah-Nya.

Ingatlah keajaiban yang telah Ia lakukan,

mukjizat-Nya, penghakiman yang Ia ucapkan.
Hai anak-anak Abraham, hamba-Nya,

hai anak-anak Yakub yang Ia pilih.

Ia, Tuhan, adalah Allah kita:

penghakiman-Nya berlaku di seluruh bumi.
Ia mengingat perjanjian-Nya untuk selama-lamanya,

janji-Nya untuk seribu generasi,

perjanjian yang Ia buat dengan Abraham,

sumpah yang Ia ucapkan kepada Ishak.
Ia meneguhkannya bagi Yakub sebagai hukum,

bagi Israel sebagai perjanjian untuk selama-lamanya.

Ia berkata: “Aku memberikan kepadamu suatu negeri,

Kanaan, warisan yang telah ditentukan bagimu.”
Ketika mereka sedikit jumlahnya,

segenggam orang asing di negeri itu,

ketika mereka mengembara dari satu negeri ke negeri lain

dan dari satu kerajaan dan bangsa ke bangsa lain,
Ia tidak membiarkan seorang pun menindas mereka;

Ia menegur raja-raja demi mereka:

“Jangan sentuh orang-orang yang telah Kuurapi;

jangan celakai seorang pun dari nabi-nabi-Ku.”
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Nyanyikanlah pujian bagi Tuhan; ingatlah keajaiban yang telah Ia lakukan.

Ant. 2 Tuhan tidak meninggalkan orang baik yang dijual sebagai budak, tetapi membebaskannya dari kuasa orang-orang berdosa.

II
Tetapi Ia mendatangkan kelaparan di negeri itu;

Ia mematahkan tongkat yang menopang mereka.

Ia telah mengutus seorang pria mendahului mereka.

Yusuf, dijual sebagai budak.
Kakinya dibelenggu,

lehernya diikat dengan besi,

sampai apa yang ia katakan terjadi

dan firman Tuhan membuktikan kebenarannya.
Kemudian raja mengutus dan membebaskannya;

penguasa bangsa-bangsa membebaskannya,

menjadikannya penguasa rumahnya

dan penguasa segala miliknya,
untuk mengajar para pangerannya sesuai kehendaknya

dan untuk mengajar para penatua kebijaksanaan.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Tuhan tidak meninggalkan orang baik yang dijual sebagai budak, tetapi membebaskannya dari kuasa orang-orang berdosa.

Ant. 3 Tuhan setia pada janji-Nya yang kudus; Ia memimpin umat-Nya menuju kebebasan dan sukacita.

III
Maka Israel datang ke Mesir,

Yakub tinggal di negeri Ham.
Ia membuat umat-Nya bertambah banyak;

Ia membuat mereka lebih kuat dari musuh-musuh mereka

yang hati mereka Ia ubah untuk membenci umat-Nya

dan untuk memperlakukan hamba-hamba-Nya dengan tipu daya.
Kemudian Ia mengutus Musa hamba-Nya

dan Harun, pria yang telah Ia pilih.

Melalui mereka Ia menunjukkan keajaiban-Nya

dan mukjizat-Nya di negeri Ham.
Ia mengirim kegelapan, dan kegelapan pun terjadi

tetapi Mesir menolak firman-Nya.

Ia mengubah air menjadi darah

dan menyebabkan ikan-ikan mereka mati.
Tanah mereka penuh dengan katak,

bahkan di istana raja-raja mereka.

Ia berbicara; lalat anjing datang

dan nyamuk menutupi negeri itu.
Ia mengirim hujan es menggantikan hujan

dan menyambar api yang menyala-nyala di negeri mereka.

Ia memukul kebun anggur dan pohon ara mereka;

Ia menghancurkan pohon-pohon di seluruh negeri mereka.
Ia berbicara; belalang datang,

belalang muda, terlalu banyak untuk dihitung.

Mereka memakan setiap helai rumput di negeri itu;

mereka memakan semua buah di ladang mereka.
Ia memukul semua anak sulung di negeri mereka,

bunga terbaik dari putra-putra mereka.

Ia memimpin Israel keluar dengan perak dan emas.

Di antara suku-suku mereka tidak ada yang tertinggal.
Mesir bersukacita ketika mereka pergi

karena ketakutan telah menimpa mereka.

Ia membentangkan awan sebagai tabir

dan api untuk memberi terang dalam kegelapan.
Ketika mereka meminta makanan, Ia mengirim burung puyuh;

Ia mengisi mereka dengan roti dari surga.

Ia membelah batu untuk memberi mereka air;

air itu memancar di padang gurun seperti sungai.
Sebab Ia mengingat firman-Nya yang kudus,

yang Ia berikan kepada Abraham hamba-Nya.

Maka Ia membawa umat-Nya keluar dengan sukacita,

orang-orang pilihan-Nya dengan sorak-sorai kegembiraan.

Dan Ia memberi mereka tanah bangsa-bangsa.
Mereka mengambil hasil jerih payah orang lain,

agar dengan demikian mereka dapat memelihara perintah-perintah-Nya,

agar dengan demikian mereka dapat mematuhi hukum-hukum-Nya.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Abraham, Yusuf, dan Musa melambangkan rencana-Mu, Bapa, untuk menebus umat manusia dari perbudakan dan memimpin mereka ke tanah perjanjian. Melalui wafat dan kebangkitan Putra-Mu, Gereja-Mu memenuhi janji-janji ini. Berilah kami air hidup dari batu dan roti dari surga, agar kami dapat bertahan dalam ziarah padang gurun kami dan bersyukur kepada-Mu selama-lamanya atas kebaikan-Mu.

Ant. Tuhan setia pada janji-Nya yang kudus; Ia memimpin umat-Nya menuju kebebasan dan sukacita.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Manusia Allah menyambut terang.

Agar semua dapat melihat bahwa perbuatannya benar.

BACAAN

Bacaan Pertama

Dari Surat kepada Orang Ibrani

8:1-13

Imamat Kristus dalam Perjanjian Baru
Pokok utama dari apa yang kami katakan adalah ini: kita mempunyai Imam Agung yang demikian, yang telah duduk di sebelah kanan takhta Keagungan di surga, pelayan tempat kudus dan kemah sejati itu, yang didirikan bukan oleh manusia, melainkan oleh Tuhan.
Setiap imam agung diangkat untuk mempersembahkan persembahan dan kurban; oleh karena itu perlu bagi yang satu ini untuk memiliki sesuatu untuk dipersembahkan. Jika Ia berada di bumi, Ia tidak akan menjadi imam, karena sudah ada imam-imam yang mempersembahkan persembahan yang ditentukan oleh hukum. Mereka beribadah di tempat kudus yang hanyalah salinan dan bayangan dari yang di surga, sebab Musa, ketika hendak mendirikan kemah suci, diperingatkan, “Perhatikanlah, bahwa engkau membuat segala sesuatu menurut pola yang ditunjukkan kepadamu di gunung.” Yesus sekarang telah memperoleh pelayanan yang lebih mulia, sama seperti Ia adalah pengantara perjanjian yang lebih baik, yang didasarkan pada janji-janji yang lebih baik.
Jika perjanjian yang pertama itu tanpa cela, tidak akan ada tempat untuk yang kedua. Tetapi Allah, menemukan kesalahan pada mereka, berfirman:
“Akan datang hari-hari, firman Tuhan,

ketika Aku akan mengadakan perjanjian baru dengan kaum Israel

dan dengan kaum Yehuda.

Itu tidak akan seperti perjanjian yang Aku buat dengan nenek moyang mereka

pada hari Aku memegang tangan mereka

untuk menuntun mereka keluar dari tanah Mesir;

Sebab mereka melanggar perjanjian-Ku

dan Aku menjadi muak dengan mereka, firman Tuhan.

Tetapi inilah perjanjian yang akan Aku buat dengan kaum Israel

sesudah hari-hari itu, firman Tuhan:

Aku akan menaruh hukum-hukum-Ku dalam pikiran mereka

dan Aku akan menuliskannya pada hati mereka;

Aku akan menjadi Allah mereka

dan mereka akan menjadi umat-Ku.

Dan mereka tidak akan mengajar sesama warga negara mereka

atau saudara-saudara mereka, dengan berkata, ‘Kenallah Tuhan,’

sebab semua akan mengenal Aku, dari yang terkecil sampai yang terbesar.

Aku akan mengampuni kejahatan mereka,

dan dosa-dosa mereka tidak akan Aku ingat lagi.”
Ketika Ia berkata, “perjanjian baru,” Ia menyatakan yang pertama sudah usang. Dan apa yang telah usang dan menjadi tua sudah hampir lenyap.

RESPONSORIUM Ibrani 8:1-2; 9:24

Kita mempunyai Imam Agung, yang melayani di tempat kudus yang sejati. Ia telah duduk di surga di sebelah kanan takhta Keagungan ilahi

untuk tampil di hadapan Allah atas nama kita.
Yesus tidak masuk ke dalam tempat kudus buatan manusia, hanya salinan dari yang asli, tetapi ke surga itu sendiri.

Untuk tampil di hadapan Allah atas nama kita.
Bacaan Kedua

Dari Homili Santo Gregorius Nazianzen, Uskup

Kita akan segera merayakan Paskah
Kita akan segera merayakan Paskah, dan meskipun kita masih melakukannya hanya secara simbolis, simbolisme itu sudah lebih jelas daripada yang dimilikinya di masa lalu karena, di bawah hukum, Paskah, jika boleh saya katakan demikian, hanyalah simbol dari sebuah simbol. Namun, tidak lama lagi, ketika Sang Sabda minum anggur baru bersama kita di kerajaan Bapa-Nya, kita akan merayakan Paskah dengan cara yang lebih sempurna, dan dengan pemahaman yang lebih mendalam. Ia kemudian akan mengungkapkan kepada kita dan menjelaskan apa yang sejauh ini hanya sebagian Ia singkapkan. Sebab anggur ini, yang sekarang begitu akrab bagi kita, selalu baru.
Adalah tugas kita untuk belajar apa arti minum ini, dan tugas-Nya untuk mengajar kita. Ia harus menyampaikan pengetahuan ini kepada murid-murid-Nya, karena mengajar adalah makanan, bahkan bagi pengajar.
Maka marilah kita mengambil bagian dalam Paskah yang ditentukan oleh hukum, bukan secara harfiah, tetapi menurut ajaran Injil; bukan dengan cara yang tidak sempurna, tetapi dengan sempurna; bukan hanya untuk sementara waktu, tetapi untuk selama-lamanya. Marilah kita menganggap Yerusalem surgawi sebagai rumah kita, bukan yang di bumi; kota yang dimuliakan oleh para malaikat, bukan yang dihancurkan oleh pasukan. Kita tidak dituntut untuk mengurbankan lembu jantan muda atau domba jantan, binatang bertanduk dan berkuku yang lebih mati daripada hidup dan tanpa perasaan; tetapi sebaliknya, marilah kita bergabung dengan paduan suara para malaikat dalam mempersembahkan kepada Allah di altar surgawi-Nya kurban pujian. Kita sekarang harus melewati tabir pertama dan mendekati yang kedua, mengarahkan mata kita ke Ruang Mahakudus. Saya akan mengatakan lebih banyak: kita harus mengurbankan diri kita kepada Allah, setiap hari dan dalam segala yang kita lakukan, menerima semua yang terjadi pada kita demi Sang Sabda, meniru penderitaan-Nya dengan penderitaan kita, dan menghormati darah-Nya dengan menumpahkan darah kita sendiri. Kita harus siap untuk disalibkan.
Jika Engkau adalah Simon dari Kirene, pikullah salib-Mu dan ikutilah Kristus. Jika Engkau disalibkan di samping-Nya seperti salah satu penjahat, sekarang, seperti penjahat yang baik, akuilah Allah-Mu. Demi Engkau, dan karena dosa-Mu, Kristus sendiri dianggap sebagai orang berdosa; oleh karena itu, demi Dia, Engkau harus berhenti berbuat dosa. Sembahlah Dia yang digantung di salib karena Engkau, bahkan jika Engkau sendiri tergantung di sana. Ambillah manfaat dari rasa malu itu sendiri; belilah keselamatan dengan kematian-Mu. Masuklah ke surga bersama Yesus, dan temukan seberapa jauh Engkau telah jatuh. Renungkanlah kemuliaan di sana, dan biarkan penjahat lain yang mencemooh mati di luar dalam penghujatannya.
Jika Engkau adalah Yusuf dari Arimatea, pergilah kepada orang yang memerintahkan penyaliban-Nya, dan mintalah jenazah Kristus. Jadikanlah penebusan dosa seluruh dunia sebagai milik-Mu. Jika Engkau adalah Nikodemus, seperti orang yang menyembah Allah di malam hari, bawalah rempah-rempah dan siapkan jenazah Kristus untuk dikuburkan. Jika Engkau adalah salah satu Maria, atau Salome, atau Yohana, menangislah di pagi hari. Jadilah yang pertama melihat batu terguling, dan bahkan mungkin para malaikat, dan Yesus sendiri.

RESPONSORIUM Ibrani 13:12-13; 12:4

Yesus wafat di luar gerbang kota untuk menguduskan umat dengan darah-Nya sendiri.

Marilah kita pergi kepada-Nya di luar perkemahan dan berbagi penghinaan yang ditimpakan kepada-Nya.
Engkau belum melawan dosa sampai menumpahkan darah-Mu.

Marilah kita pergi kepada-Nya di luar perkemahan dan berbagi penghinaan yang ditimpakan kepada-Nya.

DOA PENUTUP

Ya Allah,

yang telah menjadikan semua yang dilahirkan kembali dalam Kristus

bangsa pilihan dan imamat rajani,

kami mohon, berilah kami,

rahmat untuk menghendaki dan melakukan apa yang Engkau perintahkan,

agar umat yang dipanggil kepada hidup kekal

dapat bersatu dalam iman hati mereka

dan penghormatan perbuatan mereka.

Dengan pengantaraan Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

MADAH

Kristus surya keadilan
Kini fajar Kaudatangkan
Enyahkanlah kegelapan
Tampilkanlah kehidupan.

S'moga pertobatan kami
Di masa Prapaska ini
menurunkan rahmat ampun
Atas dosa yang bertimbun.

Bila tiba hari paska
Perkenanankan para hamba
Bersorak kegembiraan
Merayakan kebangkitan.

Ya Tritunggal mahasuci
Trimalah pujian kami
Yang kami lambungkan ini
Dengan ikhlas penuh bakti. Amin.

Ant.1: Pagi-pagi buta aku bangun dan mohon pertolonganMu.

Mazmur 118,145-152

Aku berseru dengan segenap hati, ya Tuhan, jawablah aku,*
ketetapanMu hendak kupegang.

Aku berseru kepadaMu: selamatkanlah aku!*
PerintahMu akan kutepati.

Pagi-pagi buta aku telah bangun dan mohon pertolonganMu,*
aku berharap pada firmanMu.

Semalam-malaman mataku tertuju kepadaMu,*
untuk merenungkan janjiMu.

Dengarkanlah suaraku sesuai dengan kasih setiaMu,*
ya Tuhan, hidupkanlah aku seturut hukumMu.

Orang yang mengejar aku semakin mendekat,*
mereka menjauh dari hukumMu.

Tetapi Engkau dekat, ya Tuhan,*
dan segala perintahMu benar.

Sejak lama aku mengakui ketetapanMu,*
sebab Engkau menetapkannya dari sediakala.

Ant.1: Pagi-pagi buta aku bangun dan mohon pertolonganMu.

Ant.2: Tuhan kekuatan dan sumber penyelamatanku, Dialah Allahku, Dia hendak kupuji.

Kel 15,1-4;8-13;17-18

Aku hendak bernyanyi bagi Tuhan, sebab teramat luhurlah Ia,*
kuda dan penunggangnya dilemparkannya ke dalam laut.

Tuhanlah kekuatan dan sumber penyelamatanku,*
Dialah Allahku, Dia hendak kupuji.

Allah dan bapaku, kuluhurkan Dia,*
pejuang yang perkasa, Tuhanlah namaNya.

Ke dalam laut dicampakkanNya kereta Firaun dan tentaranya,*
ke dalam laut dibenamkanNya pejuang pilihan Mesir.

Nafas kemurkaanMu meniup-niup laut,+
sampai ombaknya menjulang bagaikan tembok,*
dan arusnya mengental di tengah laut.

Musuh berteriak: "Mari kita kejar sampai dapat,*
lalu kita membagi-bagi jarahan sepuas-puasnya.

Mari kita menghunus pedang,*
mari kita tumpas mereka!"

Tetapi Kautiupkan nafasMu,+
maka laut menutup mereka,*
laksana timah mereka tenggelam dalam ombak yang dahsyat.

Siapa seperti Engkau di antara dewata, ya Tuhan,+
siapa seperti Engkau termashur dan kudus,*
ditakuti karena karya yang mengagumkan!

Engkau mengulurkan tangan, mereka ditelan bumi.+
Dengan kasih setia Kaubimbing bangsaMu yang Kautebus,*
kekuatanMu menghantarkan mereka ke tempat kediamanMu yang kudus.

UmatMu Kaubawa dan Kautempatkan,*
di atas gunung, milik pusakaMu.

Tempat itu Kaujadikan kediamanMu,+
tempat kudus yang telah Kaubuat, ya Tuhan;*
Tuhan memerintah selama-lamanya.

Ant.2: Tuhan kekuatan dan sumber penyelamatanku, Dialah Allahku, Dia hendak kupuji.

Ant.3 Pujilah Tuhan, hai segala bangsa.

Mazmur 116 (117)

Pujilah Tuhan, hai segala bangsa,*
megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa.

Sebab besar kasihNya kepada kita,*
kesetiaan Tuhan tetap selama-lamanya.

Ant.3: Pujilah Tuhan, hai segala bangsa.

Bacaan Singkat: (Yes 1,16-18)

Berbasuhlah dan bersihkanlah dirimu. Jauhkanlah tingkah lakumu yang durjana dari mataKu. Berhentilah berbuat jahat dan belajarlah berbuat baik. Carilah keadilan, tolonglah orang yang tertindas. Berikanlah hak kepada si yatim, dan belalah perkara si janda. Sesudah itu datanglah dan beracaralah dengan Daku, sabda Tuhan. Sungguhpun dosamu merah laksana sirih, akan menjadi putih laksana kapur. Walaupun merah seperti lembayung, akan menjadi putih seperti kapas.

Lagu Singkat:
P: Tuhan akan melepaskan daku dari perangkap,* Dan dari jerat musuh. U: Tuhan. P: Dari lawan yang memfitnah. U: Dan dari jerat musuh. P: Kemuliaan. U: Tuhan.

Ant.Kidung: Yesus wafat untuk menghimpunkan anak-anak Allah yang tercerai-berai menjadi satu.

KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan;*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Yesus wafat untuk menghimpunkan anak-anak Allah yang tercerai-berai menjadi satu.

Doa Permohonan:

Kristus ingin mengubah manusia menjadi ciptaan baru. Ia menyerahkan kepada umatNya pembaptisan kelahiran baru dan mengundang kita kepada perjamuan sabda dan tubuhNya. Marilah kita memuliakan Tuhan dan berdoa:
U: Baharuilah kami dengan rahmatMu, ya Tuhan.
P: Yesus, yang lembut dan rendah hati, berilah kami perasaan yang peka, budi bahasa yang lembut dan hati yang penuh pengertian,* sehingga kami tetap sabar terhadap setiap orang.
P: Ajarilah kami sungguh-sungguh menjadi sesama untuk orang yang melarat dan terdesak,* sehingga kami mencontoh Engkau seperti orang Samaria yang baik hati.
P: Semoga perawan Maria, bundaMu, mendoakan para perawan yang membaktikan diri kepadaMu,* sehingga mereka lebih setia pada janji yang mereka ikrarkan kepadaMu.
P: Berbelaskasihlah terhadap kami, ampunilah dosa kami,* dan janganlah menghukum kami.

Bapa Kami

Doa Penutup:

Ya Tuhan, Engkau selalu menyelamatkan umat manusia. Tetapi sekarang ini Engkau menggembirakan kami dengan rahmat yang lebih melimpah. Pandanglah kiranya umat pilihanMu, kuatkanlah dan lindungilah umat beriman, baik yang sudah maupun yang akan dibaptis. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup ...

Ibadat Siang

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

SABTU V SIANG

Madah

Yesus penebus ilahi
Kami mohon Kaudampingi
Dalam usaha mengabdi
Kepada sesama kami.

Sudilah Engkau berkarya
Melalui suka duka
Yang harus kami alami
Dalam kehidupan ini.

Sampaikanlah doa ini
Ya Yesus junjungan kami
Kepada Bapa surgawi
Dalam kuasa Roh suci. Amin.

Ant.1: Bimbinglah aku, ya Tuhan, pada jalan perintahMu.

Mazmur 118,33-40

Perlihatkanlah kepadaku, ya Tuhan, jalan ketetapanMu,*
aku akan berpegang kepadanya sampai saat terakhir.

Berilah aku pengertian, maka aku akan mentaati hukumMu,*
aku akan menepatinya dengan segenap hati.

Bimbinglah aku pada jalan perintahMu,*
sebab aku menyukainya.

Condongkan hatiku kepada perintahMu,*
jangan kepada keuntungan.

Jauhkanlah perhatianku dari yang sia-sia,*
buatlah aku hidup menurut hukumMu.

Tepatilah janjiMu kepada hambaMu,*
sabdaMu yang Kausampaikan kepada orang takwa.

Singkirkanlah dari aku cela yang menggelisahkan daku,*
karena baiklah segala ketetapanMu.

Sungguh aku rindu kepada titahMu,*
berilah aku hidup demi keadilanMu.

Ant.1: Bimbinglah aku, ya Tuhan, pada jalan perintahMu.

Ant.2: Orang yang mencari Tuhan, takkan kekurangan suatupun.

Mazmur 33 I

Aku hendak memuji Tuhan setiap waktu,*
mulutku tetap menyanyikan pujianNya.

Karena Tuhan aku bermegah-megah,*
hendaknya orang yang rendah hati mendengarnya dan bersukaria.

Agungkanlah Tuhan bersama dengan daku,*
mari kita bersama memasyhurkan namaNya.

Dalam doa aku mencari Tuhan, dan Ia menjawab aku,*
Ia melepaskan daku dari segala yang menakutkan.

Pandanglah Dia, maka Engkau akan berbahagia,*
Ia tak akan mengecewakan dikau.

Orang yang malang ini berseru, dan Tuhan mendengarkannya,*
Tuhan menyelamatkan dia dari segala derita.

Bala malaikat Allah berkemah di sekeliling orang yang takwa,*
untuk melindunginya terhadap bahaya.

Rasailah dan nikmatilah, betapa baiknya Tuhan,*
berbahagialah orang yang berlindung kepadaNya.

Seganilah Tuhan, hai orang-orang suci,*
sebab yang takwa tidak berkekurangan.

Orang kaya telah menjadi miskin dan lapar,*
yang mencari Tuhan takkan kekurangan suatupun.

Ant.2: Orang yang mencari Tuhan, takkan kekurangan suatupun.

Ant.3: Perjuangkanlah damai sejahtera.

Mazmur 33 II

Saudara-saudara, dengarkanlah aku,*
kuajar kamu menjadi takwa.

Siapakah yang merindukan hidup,*
merindukan umur panjang penuh bahagia?

Jagalah lidahmu terhadap yang jahat,*
dan bibirmu jangan menipu.

Jauhilah yang jahat, lakukanlah yang baik,*
perjuangkanlah damai sejahtera.

Mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar,*
telingaNya kepada seruan mereka

Wajah Tuhan menentang para penjahat,*
untuk melenyapkan ingatan akan mereka dari muka bumi.

Bila orang benar berseru, Tuhan mendengarkan,*
dan Ia melepaskan mereka dari segala derita.

Tuhan itu dekat pada orang yang bertobat,*
Ia menyelamatkan orang yang remuk redam.

Orang benar menghadapi banyak kemalangan,*
tetapi Tuhan menyelamatkan dia dari semuanya.

Tuhan melindungi segala tulangnya,*
tak satupun akan dipatahkan.

Orang berdosa dibunuh oleh kejahatannya,*
yang membenci orang saleh akan menanggung kesalahannya sendiri.

Tuhan menyelamatkan para hambaNya,*
semua yang berlindung kepadaNya tidak menanggung hukuman.

Ant.3: Perjuangkanlah damai sejahtera.

Bacaan Singkat: (Why 3,19-20)

Aku menegur dan menghajar orang yang Kucintai. Maka bergiatlah dan bertobatlah! Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetuk. Barang siapa mendengar suaraKu dan membuka pintu bagiKu, akan Kukunjungi. Aku akan bersantap dengan dia, dan dia dengan Daku.

P: Manusia hidup bukan saja dari makanan.
U: Melainkan juga dari setiap sabda Allah.

Doa Penutup:

Ya Tuhan, Engkau selalu menyelamatkan umat manusia. Tetapi sekarang ini Engkau menggembirakan kami dengan rahmat yang lebih melimpah. Pandanglah kiranya umat pilihanMu, kuatkanlah dan lindungilah umat beriman, baik yang sudah maupun yang akan dibaptis. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup ...

Ibadat Sore

MINGGU PALMA SORE I

MADAH

Sungguh mulya panji raja
Salib suci bercahaya
Padamu pencipta kita
Dipaku tidak berdaya.

Padamu Kristus beradu
Lambung ditikam serdadu
Mengalirkan air darah
Mencuci dosa yang parah.

Salam altar salam kurban
Sebab padamu pahlawan
Mengalami kematian
Yang membawa kehidupan.

Tritunggal sumber selamat
Dipuji seluruh umat
Yang ditebus darah suci
Mohon slalu diberkati. Amin.

Ant.1: Setiap hari Aku mengajar di bait Allah, tetapi kamu tidak menangkap Aku. Sekarang Aku kamu dera dan kamu giring untuk disalibkan.

Mazmur 118 (119), 105-112

FirmanMu adalah pelita bagi langkahku,*
dan cahaya bagi jalanku.

Aku telah bersumpah dan akan bertekun,*
untuk memelihara ketetapanMu yang adil.

Aku sangat tertindas, ya Tuhan,*
hidupkan aku sesuai dengan firmanMu.

Berkenanlah menerima pujian, persembahan mulutku,*
ajarkanlah ketetapanMu kepadaku, ya Tuhan.

Hidupku selalu terancam bahaya,*
tetapi aku tidak lupa akan hukumMu.

Orang berdosa memasang jerat terhadapku,*
tetapi aku tidak menyimpang dari titahMu.

KesaksianMu menjadi milik pusakaku selama-lamanya,*
dan merupakan kegirangan hatiku.

Hatiku bersedia melaksanakan kehendakMu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Ant.1: Setiap hari Aku mengajar di bait Allah, tetapi kamu tidak menangkap Aku. Sekarang Aku kamu dera dan kamu giring untuk disalibkan.

Ant.2: Tuhan Allah penolongku, aku tidak dikecewakan.

Mazmur 15 (16)

Jagalah aku, ya Allah, sebab aku berlindung kepadamu,+
Aku mengakui: Engkaulah Tuhanku,*
tiada kebahagiaan bagiku selain Dikau.

Orang-orang saleh di negeri ini,*
kumuliakan dan kujunjung tinggi.

Tetapi orang yang mengikuti dewa-dewa,*
menjatuhkan dirinya dalam jurang malapetaka.

Aku tidak ikut mempersembahkan kurban kepada dewa-dewa,*
bahkan bibirku takkan menyebut namanya.

Tuhan, Engkaulah milik pusaka dan warisanku,*
dalam tanganMulah nasibku.

Tanah permai akan menjadi bagianku,*
milik pusakaku menyenangkan hatiku.

Aku memuji Tuhan yang selalu menasihati aku,*
bahkan waktu malampun Ia berbicara dalam hatiku.

Aku selalu ingat akan Tuhan,*
aku tidak goyah, karena Ia ada di sampingku.

Sebab itu hatiku bergembira, dan jiwaku bersorak,*
dan tubuhku beristirahat dengan tenteram.

Aku tak akan Kauserahkan kepada alam maut,*
dan kekasihMu takkan Kaubiarkan turun ke liang kubur.

Engkau akan menunjukkan kepadaku jalan kehidupan.+
Di hadapanMu terdapat sukacita berlimpah,*
padaMulah kebahagiaan selama-lamanya.

Ant.2: Tuhan Allah penolongku, aku tidak dikecewakan.

Ant.3: Tuhan Yesus merendahkan diri dan taat sampai wafat, sampai wafat di kayu salib.

Flp 2,6-11

Meskipun berwujud Allah,+
Kristus Yesus tidak mau berpegang teguh,*
pada kemuliaanNya yang setara dengan Allah.

Ia telah menghampakan diri,+
dengan mengambil keadaan hamba,*
dan menjadi sama dengan manusia.

Ia kelihatan sebagai seorang manusia dan merendahkan diri,+
karena taat sampai mati,*
sampai mati di salib.

Sebab itu Allah telah meninggikan Dia,+
dan menganugerahkan kepadaNya,*
nama yang melebihi segala nama.

Agar dalam nama Yesus,+
bertekuklah setiap lutut,*
di surga tinggi, di bumi dan di bawah bumi.

Agar setiap lidah mengakui,+
untuk kemuliaan Allah Bapa:*
Tuhanlah Yesus Kristus.

Ant.3: Tuhan Yesus merendahkan diri dan taat sampai wafat, sampai wafat di kayu salib.

Bacaan Singkat: (1Ptr 1,18-21)

Insyaflah bahwa kamu telah ditebus dari cara hidup yang sia-sia, warisan nenek moyangmu. Kamu telah ditebus bukan dengan emas atau perak yang fana, melainkan dengan tebusan yang amat mahal, yaitu darah Kristus, Anakdomba yang tidak bernoda. Demikianlah peranan Kristus, yang ditentukan Allah sebelum dunia diciptakan. Tetapi baru pada zaman terakhir ini Kristus dinyatakan oleh Allah demi keselamatanmu. Dan karena Kristus itu kamu percaya akan Allah yang membangkitkan Dia dari kematian serta memuliakanNya. Maka seluruh kepercayaan dan pengharapanmu bertumpu pada Allah.

Lagu Singkat:

P: Kami menyembah Engkau, ya Kristus,* Kami meluhurkan Dikau. U: Kami. P: Sebab Engkau menerbus dunia dengan salibMu. U: Kami meluhurkan Dikau. P: Kemuliaan U: Kami.

Ant.Kidung: Salam, raja kami, putera Daud, penyelamat dunia. Engkaulah yang dinubuatkan para habi sebagai penyelamat yang akan datang.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa;*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya:*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta;*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan;*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung: Salam, raja kami, putera Daud, penyelamat dunia. Engkaulah yang dinubuatkan para habi sebagai penyelamat yang akan datang.

Doa Permohonan:

Doa Permohonan:

Penyelamat umat manusia telah menghancurkan kematian dengan wafatNya dan memulihkan kehidupan dengan kebangkitanNya. Marilah kita menyembah Dia dan mohon dengan rendah hati:
U: Sucikan umat yang Kautebus dengan darahMu.
P: Ya Penyelamat kami, semoga kami bertobat dan semakin menyatukan diri dengan penderitaanMu,* agar kami juga menikmati kemuliaan kebangkitanMu.
P: Semoga kami dilindungi oleh bundaMu, penghibur orang yang berdukacita,* sehingga kami dapat menghibur orang yang bersusah hati.
P: Semoga kaum beriman menghadapi kesukaran hidup sebagai kesempatan untuk mengambil bagian dalam sengsaraMu,* sehingga dalam diri mereka nampak penyelamatanMu.
P: Engkau telah merendahkan diri dengan menjadi taat sampai mati, bahkan sampai mati di salib,* berilah ketaatan dan kesabaran kepada para abdiMu.
P: Kurniakanlah kemuliaan tubuhMu sendiri kepada orang-orang yang telah meninggal,* dan masukkanlah kami juga kelak dalam bilangan mereka.

Bapa Kami

Doa Penutup:

Allah yang kekal dan kuasa, menurut kehendakMu penyelamat kami menjadi manusia dan wafat di salib, guna memberi kami teladan kerendahan hati. Perkenankanlah kami meneladan kepatuhanNya dan bangkit pula bersertaNya. Sebab Dialah PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup ...

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - MINGGU I

Doa Tobat

P: Kasihanilah kami, ya Tuhan.
U: Sebab kami orang yang berdosa.
P: Tunjukkanlah belaskasihanMu kepada kami, ya Tuhan.
U: Dan anugerahkan keselamatan kepada kami.
P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Kristus cahaya mulia
Kegelapan Kauenyahkan
Malam maut tak berdaya
Sudah kalah Kaulumpuhkan

Lindungilah kami Tuhan
Selama semalam ini
Kami mohon ketenangan
Dalam istirahat nanti.

Meski mata 'kan tertidur
Semoga hati berjaga
Rapi selalu teratur
Siap menyambut rajanya.

Terpujilah Kristus raja
Bersama Bapa mulia
Dan Roh kudus sumber cinta
Sepanjang segala masa. Amin.

Ant 1: Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.

Mazmur 4

Apabila aku berseru, jawablah aku, ya Allah yang adil,+
apabila aku bersusah, lapangkanlah dadaku,*
kasihanilah aku dan dengarkanlah doaku.

Hai orang-orang besar,*
masih berapa lamakah kamu menghina Allah yang mulia?
Masih berapa lamakah kamu menyembah berhala,*
dan minta nasihat mereka?

Ketahuilah, Tuhan akan mengerjakan karya agung bagi para kekasihNya,*
Tuhan akan mendengarkan daku, bila aku berseru kepadaNy.

Memang kamu gelisah, tetapi jangan lalu berdosa,*
selidikilah batinmu dan mengaduhlah di tempat tidurmu.

Persembahkanlah kurban sejati,*
dan percayalah pada Tuhan.

Banyak orang berkata,+
"Siapa yang akan menurunkan berkat?*
Hendaknya cahaya wajahMu menyinari kami, ya Tuhan".

Penuhilah hatiku dengan kebahagiaan,*
lipat gandakanlah panen gandum dan anggur.

Aku hendak membaringkan diri dan tidur,*
dalam kehadiranMu yang menenteramkan;

sebab hanya Engkaulah, ya Tuhan,*
yang membuat istirahatku aman sentosa.

Ant 1: Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.

Ant 2: Pujilah Tuhan di waktu malam.

Mazmur 133 (134)

Mari, pujilah Tuhan,
pujilah semua karya Tuhan!

Hai kamu yang bertugas dalam rumah Tuhan,*
pada waktu malam,

tadahkanlah tanganmu ke tempat suci,*
dan pujilah Tuhan!

Semoga Allah Sion memberkati engkau,*
Tuhan yang menjadikan langit dan bumi.

Ant 2: Pujilah Tuhan di waktu malam.

Bacaan singkat (Ul 6,4-7)

Dengarlah, hai Israel: Tuhan Allah kita hanya satu. Hendaknya engkau mengasihi Tuhan Allahmu dengan segenap hati, dengan segenap jiwa dan dengan segenap tenagamu. Semoga perkataan-perkataan yang hari ini kusampaikan kepadmu menetap dalam hatimu dan kauteruskan kepada anak-anakmu. Renungkanlah perintah ini waktu duduk di rumah atau bergegas di jalan; waktu mau tidur atau hendak bangun.

Lagu Singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.
Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.
Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, kunjungilah rumah ini dan berkatilah kami selalu. Jauhkanlah segala tipu daya musuh dari rumah ini dan utuslah malaikatMu untuk membawa damai sejahtera dan menyertai kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Pada malam Minggu:

Tuhan, pelindung kami, kunjungilah kami malam ini. Semoga besok pagi kami bangun dengan gembirea hati untuk merayakan kebangkitan Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam ya ratu surgawi,
salam, bunda Putra ilahi.
Darimulah hidup kami
memperoleh terang suci.
Bersukalah, ya Maria,
bunda yang paling jelita.
Hiduplah, bunda mulia,
doakanlah kami semua.

Santo-Santa

Santo Doroteus dari Gaza

Pengaku Iman

Selagi dalam pendidikan Doroteus bosan dengan segala macam pelajaran di sekolah. Lebih baik aku memegang ular daripada membolak balik buku pelajaran, katanya. Tetapi lama kelamaan ia merobah sikapnya yang konyol itu dan berjuang menghilangkannya. Hasilnya ialah ia kemudian menjadi orang yang amat rajin dan suka belajar dan membaca.

Semangat baru ini kemudian menghantar dia kedalam kehidupan membiara pada tahun 530 di sebuah biara di Palestina. Kepada rekan- rekannya ia mengatakan: Jika kita dapat mengalahkan perasaan bosan dan segan belajar sehigga kita menjadi orang yang suka belajar, maka tentunya kita juga dapat mengalahkan hawa nafsu dan menjadi orang yang Kudus. Kata- kata ini menunjuk pada tekadnya yang keras membaja untuk mencapai kesempurnaan hidup lewat cara hidup membiara. Salah satu caranya adalah senantiasa bersikap terus terang, dan terbuka hati dan pikiran kepada atasan dan rekan- rekannya. Dengan cara ini ia memperoleh ketenangan batin dan semangat dalam menjalani cara hidup membiara. Dalam bukunya ia menulis: Barangsiapa rajin berdoa dan bermati- raga serta berusaha sungguh- sungguh menguasai kehendaknya, ia akan mencapai ketenteraman batin yang membahagiakan.

Dorotues mencapai kemajuan pesat dalam hidup rahaninya dan kemudian mendirikan dan memimpin sebuah biara pertapaan di Gaza. Ia berusaha memajukan pertapaannya dengan menjalankan pekerjaan- pekerjaannya dengan baik dan menciptakan persaudaraan antar para rahib. Ia selalu berlaku ramah kepada rekan- rekannya. Tahun- tahun terakhir hidupnya, ia mengalami banyak masalah. Godaan dan penyakit merupakan percobaan besar baginya. Namun ia tetap riang. Kepada rekan- rekannya ia mengatakan: Tidaklah sukar mencari dan menemukan sebab musabab dari semua itu. Baiklah kalau kita mempercayakan diri kepada Tuhan sebab Ia tahu apa yang penting dan berguna bagi kita. Tulisan- tulisan rohaninya sangat bagus, sehingga pada abad ke 17 tulisan- tulisan itu diterjemahkan ke dalam bahasa Perancis dan Inggris.

Bagi Doroteus, kesucian tidaklah sama dengan mengejakan mukzijat- mukzijat dan / atau menjalankan puasa dan tapa. Semuanya itu memang baik dan berguna, kesucian itu suatu tindakan menyangkal diri sendiri dan menundukkan kehendak pribadi kepada kehendak Tuhan atau menhendaki semata- mata apa yang dikehendaki oleh Tuhan, demi cinta kasih akan Dia. Dengan berusaha mencapai tujuan inilah, maka Doroteus akhirnya menjadi orang Kudus.