Jumat, 27 Maret 2026

Jumat V Prapaskah

Bacaan Misa

Bacaan Pertama Yeremia 20:10-13

Aku telah mendengar bisikan banyak orang: "Kegentaran datang dari segala jurusan! Adukanlah dia! Kita mau mengadukan dia!" Semua orang sahabat karibku mengintai apakah aku tersandung jatuh: "Barangkali ia membiarkan dirinya dibujuk, sehingga kita dapat mengalahkan dia dan dapat melakukan pembalasan kita terhadap dia!" Tetapi TUHAN menyertai aku seperti pahlawan yang gagah, sebab itu orang-orang yang mengejar aku akan tersandung jatuh dan mereka tidak dapat berbuat apa-apa. Mereka akan menjadi malu sekali, sebab mereka tidak berhasil, suatu noda yang selama-lamanya tidak terlupakan! Ya TUHAN semesta alam, yang menguji orang benar, yang melihat batin dan hati, biarlah aku melihat pembalasan-Mu terhadap mereka, sebab kepada-Mulah kuserahkan perkaraku. Menyanyilah untuk TUHAN, pujilah TUHAN! Sebab ia telah melepaskan nyawa orang miskin dari tangan orang-orang yang berbuat jahat.

Mazmur Tanggapan Mazmur 18:2-7

(18-3) Ya TUHAN, bukit batuku, kubu pertahananku dan penyelamatku, Allahku, gunung batuku, tempat aku berlindung, perisaiku, tanduk keselamatanku, kota bentengku!
(18-4) Terpujilah TUHAN, seruku; maka akupun selamat dari pada musuhku.
(18-5) Tali-tali maut telah meliliti aku, dan banjir-banjir jahanam telah menimpa aku,
(18-6) tali-tali dunia orang mati telah membelit aku, perangkap-perangkap maut terpasang di depanku.
(18-7) Ketika aku dalam kesesakan, aku berseru kepada TUHAN, kepada Allahku aku berteriak minta tolong. Ia mendengar suaraku dari bait-Nya, teriakku minta tolong kepada-Nya sampai ke telinga-Nya.
(18-8) Lalu goyang dan goncanglah bumi, dan dasar-dasar gunung gemetar dan goyang, oleh karena menyala-nyala murka-Nya.

Bacaan Injil Yohanes 10:31-42

Sekali lagi orang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari Yesus. Kata Yesus kepada mereka: "Banyak pekerjaan baik yang berasal dari Bapa-Ku yang Kuperlihatkan kepadamu; pekerjaan manakah di antaranya yang menyebabkan kamu mau melempari Aku?" Jawab orang-orang Yahudi itu: "Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Allah." Kata Yesus kepada mereka: "Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah allah? Jikalau mereka, kepada siapa firman itu disampaikan, disebut allah--sedang Kitab Suci tidak dapat dibatalkan--, masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Allah! Karena Aku telah berkata: Aku Anak Allah? Jikalau Aku tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan Bapa-Ku, janganlah percaya kepada-Ku, tetapi jikalau Aku melakukannya dan kamu tidak mau percaya kepada-Ku, percayalah akan pekerjaan-pekerjaan itu, supaya kamu boleh mengetahui dan mengerti, bahwa Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa." Sekali lagi mereka mencoba menangkap Dia, tetapi Ia luput dari tangan mereka. Kemudian Yesus pergi lagi ke seberang Yordan, ke tempat Yohanes membaptis dahulu, lalu Ia tinggal di situ. Dan banyak orang datang kepada-Nya dan berkata: "Yohanes memang tidak membuat satu tandapun, tetapi semua yang pernah dikatakan Yohanes tentang orang ini adalah benar." Dan banyak orang di situ percaya kepada-Nya.

Renungan

Titip Perkara

Orang yang berperkara di pengadilan harus belajar satu hal yang berat: menyerahkan. Berkas diserahkan, bukti dititipkan, lalu menunggu. Yang tidak tahan menunggu biasanya tergoda main hakim sendiri, dan perkara kecil berubah menjadi luka panjang.

Yeremia sedang dikepung. Sahabat-sahabat karibnya sendiri mengintai kejatuhannya; bisikan pengaduan datang dari segala jurusan. Wajar kalau hatinya panas. Tetapi di puncak doanya ia mengucapkan kalimat yang menyelamatkan jiwanya: kepada-Mulah kuserahkan perkaraku. Ia tidak menyangkal sakitnya, tidak pula membalas. Ia menitipkan perkara itu kepada Hakim yang melihat batin dan hati. Lalu, luar biasa, ia menutup dengan pujian: menyanyilah untuk Tuhan!

Yesus dalam Injil mengalami pengepungan yang sama. Orang-orang mengambil batu dan mencoba menangkap-Nya. Ia menjawab dengan tenang, menunjuk pekerjaan-pekerjaan baik dari Bapa, lalu menyingkir ke seberang Yordan. Tidak ada pembalasan, tidak ada kutuk. Perkara-Nya ada di tangan Bapa.

Adakah perkara yang sedang kita genggam erat-erat: sakit hati, fitnah, perlakuan tidak adil? Menggenggamnya terus hanya membuat tangan kita sendiri berdarah. Prapaskah mengajak kita menitipkannya kepada Dia yang menghakimi dengan adil.

Tuhan, kepada-Mu kuserahkan perkaraku yang paling berat. Bebaskan tanganku, supaya dapat kupakai memuji Engkau. Amin.

Invitatorium

JUMAT V PAGI

Pembukaan

Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku."

Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.

Ibadat Bacaan

Ibadat Bacaan Jumat Pekan V Prapaskah
Ya Allah, sudilah datang menolong aku.

Tuhan, bersegeralah menolong aku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus.

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

MADAH

1 Tuhan adalah gembalaku; takkan kekurangan aku.
2 Ia membaringkan aku di padang rumput yang hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang.
3 Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.
4 Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.
5 Engkau menyediakan hidangan bagiku di hadapan lawan-lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah.
6 Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah Tuhan sepanjang masa.

PSALMODI

Ant. 1 Bangkitlah, Tuhan, dan datanglah menolong aku.

Mazmur 35: 1-2, 3c, 9-19, 22-23, 27-28

Tuhan sebagai Penyelamat di masa penganiayaan

Mereka berkumpul… dan merencanakan untuk menangkap Yesus dengan tipu daya dan membunuh-Nya (Matius 26:3-4).
I
Ya Tuhan, belalah perkaraku melawan musuh-musuhku;

perangilah mereka yang memerangi aku.

Ambillah perisai dan tameng-Mu;

bangkitlah menolong aku.
Ya Tuhan, katakanlah kepada jiwaku:

“Akulah keselamatanmu.”
Tetapi jiwaku akan bersukacita dalam Tuhan

dan bergembira dalam keselamatan-Nya.

Seluruh keberadaanku akan berkata:

“Tuhan, siapakah seperti Engkau

yang menyelamatkan yang lemah dari yang kuat

dan yang miskin dari penindas?”
Saksi-saksi dusta bangkit

dan menuduhku dengan tidak adil.

Mereka membalas kebaikan dengan kejahatan:

jiwaku merana.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Bangkitlah, Tuhan, dan datanglah menolong aku.

Ant. 2 Tuhan yang mahakuasa, dampingilah aku dan belalah aku.

II
Ketika mereka sakit, aku berkabung,

menderita dengan berpuasa.

Doaku selalu di bibirku,

seperti untuk saudara, seorang sahabat.

Aku pergi seolah-olah berkabung untuk seorang ibu,

tertunduk dalam kesedihan.
Sekarang aku dalam kesulitan, mereka berkumpul,

mereka berkumpul dan mengejekku.

Mereka mengejutkanku dan memukulku

dan mencabik-cabikku.

Mereka memprovokasi aku dengan ejekan demi ejekan

dan menggertakkan gigi.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Tuhan yang mahakuasa, dampingilah aku dan belalah aku.

Ant. 3 Lidahku akan mewartakan kebaikan-Mu sepanjang hari.

III
Ya Tuhan, berapa lama lagi Engkau akan memandang?

Datanglah menolongku!

Selamatkanlah hidupku dari binatang buas yang mengamuk ini,

jiwaku dari singa-singa ini.

Aku akan bersyukur kepada-Mu dalam jemaat yang besar,

di tengah-tengah keramaian aku akan memuji-Mu.
Jangan biarkan musuh-musuhku yang berdusta

bersukacita atasku.

Jangan biarkan mereka yang membenciku dengan tidak adil

mengedipkan mata satu sama lain.
Ya Tuhan, Engkau telah melihat, janganlah berdiam diri,

janganlah berdiri jauh-jauh!

Bangunlah, bergeraklah untuk membela aku,

untuk perkaraku, ya Allah!
Biarlah ada sukacita bagi mereka yang mencintai perkaraku.

Biarlah mereka berkata tanpa henti:

“Besarlah Tuhan yang bersukacita

dalam damai hamba-Nya.”

Maka lidahku akan berbicara tentang keadilan-Mu,

sepanjang hari tentang pujian-Mu.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Tuhan, Engkau menyelamatkan orang miskin dari penindas mereka, dan Engkau bangkit menolong Putra-Mu yang terkasih melawan mereka yang dengan tidak adil mencari nyawa-Nya. Pandanglah Gereja-Mu saat kami berziarah kepada-Mu, agar orang miskin dan lemah dapat mengenali pertolongan yang Engkau berikan dan mewartakan karya keselamatan-Mu.

Ant. Lidahku akan mewartakan kebaikan-Mu sepanjang hari.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Kembalilah kepada Tuhan Allahmu.

Ia baik dan berbelas kasihan.

BACAAN

Bacaan Pertama

Dari Surat kepada Orang Ibrani

7:11-28

Imamat Kristus yang kekal
Jika kesempurnaan telah dicapai melalui imamat Lewi (atas dasar mana umat menerima hukum), apa perlunya mengangkat seorang imam menurut tata Melkisedek, daripada memilih seorang imam menurut tata Harun?
Apabila ada perubahan imamat, maka perlu ada perubahan hukum. Sekarang Dia yang tentang-Nya hal-hal ini dikatakan berasal dari suku yang berbeda, yang tidak seorang pun dari anggotanya pernah melayani di mezbah. Jelaslah bahwa Tuhan kita bangkit dari suku Yehuda, tentang mana Musa tidak mengatakan apa-apa tentang imam.
Hal ini lebih jelas lagi jika imam lain diangkat menurut rupa Melkisedek: seorang yang telah menjadi imam, bukan berdasarkan hukum yang dinyatakan dalam perintah mengenai keturunan fisik, tetapi berdasarkan kuasa kehidupan yang tidak dapat dihancurkan. Kitab Suci bersaksi: “Engkau adalah imam untuk selama-lamanya menurut tata Melkisedek.”
Perintah yang lama telah dibatalkan karena kelemahannya dan ketidakbergunaannya, sebab hukum tidak membawa apa pun kepada kesempurnaan. Tetapi harapan yang lebih baik telah datang, dan melalui itu kita mendekat kepada Allah.
Ini telah dikonfirmasi dengan sumpah. Para imam perjanjian lama menjadi imam tanpa sumpah, tidak seperti Yesus kepada siapa Allah berkata:
“Tuhan telah bersumpah, dan Ia tidak akan menyesal:

‘Engkau adalah imam untuk selama-lamanya, menurut tata Melkisedek.’”
Demikianlah Yesus telah menjadi penjamin perjanjian yang lebih baik.
Di bawah perjanjian lama ada banyak imam karena mereka dihalangi oleh kematian untuk tetap menjabat; tetapi Yesus, karena Ia tetap ada untuk selama-lamanya, memiliki imamat yang tidak berlalu. Oleh karena itu Ia selalu dapat menyelamatkan mereka yang mendekat kepada Allah melalui Dia, karena Ia hidup untuk selama-lamanya untuk menjadi pengantara bagi mereka.
Pantaslah kita memiliki imam agung yang demikian: kudus, tidak bersalah, tidak bercacat, terpisah dari orang berdosa, lebih tinggi dari surga. Tidak seperti imam agung lainnya, Ia tidak perlu mempersembahkan kurban hari demi hari, pertama untuk dosa-dosa-Nya sendiri dan kemudian untuk dosa-dosa umat; Ia melakukannya sekali untuk selamanya ketika Ia mempersembahkan diri-Nya sendiri. Sebab hukum menetapkan sebagai imam agung orang-orang yang lemah, tetapi firman sumpah yang datang setelah hukum mengangkat sebagai imam Putra, yang disempurnakan untuk selama-lamanya.

RESPONSORIUM Ibrani 5:5, 6; 7:20, 21

Kristus tidak mengambil kehormatan menjadi imam agung bagi diri-Nya sendiri; Ia menerimanya dari Dia yang berkata kepada-Nya:

Engkau adalah imam untuk selama-lamanya, seorang imam seperti Melkisedek dahulu kala.
Tidak ada sumpah yang diambil ketika orang lain dijadikan imam, tetapi imamat Yesus dikukuhkan oleh sumpah Allah, yang berkata kepada-Nya:

Engkau adalah imam untuk selama-lamanya, seorang imam seperti Melkisedek dahulu kala.
Bacaan Kedua

Dari risalah tentang iman yang ditujukan kepada Petrus oleh Santo Fulgentius dari Ruspe, uskup

Kristus mempersembahkan diri-Nya bagi kita
Kurban-kurban binatang yang diperintahkan kepada nenek moyang kita untuk dipersembahkan kepada Allah oleh Tritunggal Mahakudus itu sendiri, Allah yang satu dari perjanjian lama dan baru, melambangkan karunia yang paling diterima dari semuanya. Inilah persembahan yang dengan belas kasihan Putra Tunggal Allah akan persembahkan dari diri-Nya sendiri dalam kodrat manusia-Nya demi kita.
Rasul mengajarkan bahwa Kristus mempersembahkan diri-Nya bagi kita kepada Allah sebagai persembahan dan kurban yang harum. Ia adalah Allah yang benar dan imam agung yang benar yang demi kita masuk sekali untuk selamanya ke dalam tempat mahakudus, membawa serta bukan darah lembu jantan dan kambing jantan tetapi darah-Nya sendiri. Ini dilambangkan oleh imam agung dahulu kala ketika setiap tahun ia membawa darah dan masuk ke dalam tempat mahakudus.
Kristus karena itu adalah Dia yang dalam diri-Nya sendiri saja mewujudkan semua yang Ia tahu perlu untuk mencapai penebusan kita. Ia sekaligus imam dan kurban, Allah dan bait suci. Ia adalah imam melalui siapa kita telah didamaikan, kurban oleh mana kita telah didamaikan, bait suci di mana kita telah didamaikan, Allah dengan siapa kita telah didamaikan. Ia sendiri adalah imam, kurban, dan bait suci karena Ia adalah semua hal ini sebagai Allah dalam rupa seorang hamba; tetapi Ia tidak sendiri sebagai Allah, karena Ia adalah ini bersama Bapa dan Roh Kudus dalam rupa Allah.
Peganglah ini dan jangan pernah meragukannya: Putra Tunggal, Allah Sabda, menjadi manusia mempersembahkan diri-Nya bagi kita kepada Allah sebagai persembahan dan kurban yang harum. Pada zaman perjanjian lama, para bapa bangsa, nabi, dan imam mengurbankan binatang untuk menghormati-Nya, dan juga untuk menghormati Bapa dan Roh Kudus. Sekarang pada zaman perjanjian baru Gereja Katolik yang kudus di seluruh dunia tidak pernah berhenti mempersembahkan kurban roti dan anggur, dalam iman dan kasih, kepada-Nya dan kepada Bapa dan Roh Kudus, dengan siapa Ia berbagi satu keilahian.
Kurban-kurban binatang itu melambangkan daging Kristus yang akan Ia persembahkan untuk dosa-dosa kita, meskipun Ia sendiri tanpa dosa, dan darah yang akan Ia curahkan untuk pengampunan dosa-dosa kita. Dalam kurban ini ada syukur atas, dan peringatan akan, daging Kristus yang Ia persembahkan bagi kita, dan darah yang Allah yang sama curahkan bagi kita. Tentang ini Santo Paulus berkata dalam Kisah Para Rasul: Jagalah dirimu dan seluruh kawanan, di mana Roh Kudus telah mengangkat kamu sebagai uskup untuk memerintah Gereja Allah, yang Ia peroleh bagi diri-Nya sendiri dengan darah-Nya.
Kurban-kurban dahulu itu menunjuk dalam tanda kepada apa yang akan diberikan kepada kita. Dalam kurban ini kita melihat dengan jelas apa yang telah diberikan kepada kita. Kurban-kurban itu menubuatkan kematian Putra Allah bagi orang berdosa. Dalam kurban ini Ia dinyatakan sebagai telah disembelih bagi orang berdosa, seperti yang disaksikan Rasul: Kristus mati bagi orang fasik pada saat kita masih tidak berdaya, dan ketika kita adalah musuh kita didamaikan dengan Allah melalui kematian Putra-Nya.

RESPONSORIUM Kolose 1:21-22; Roma 3:25

Dahulu kamu terasing dari Allah, bermusuhan dengan-Nya dalam hati dan pikiran, dan perbuatanmu jahat. Tetapi sekarang, oleh kematian Kristus dalam tubuh fana-Nya,

Allah telah mendamaikan kamu dengan diri-Nya sendiri, untuk menyambut kamu ke hadirat-Nya sebagai orang kudus, tanpa sedikit pun kenajisan atau ketidaksempurnaan.
Allah menjadikan kematian kurban Kristus sebagai sarana untuk menebus dosa-dosa semua orang percaya.

Allah telah mendamaikan kamu dengan diri-Nya sendiri, untuk menyambut kamu ke hadirat-Nya sebagai orang kudus, tanpa sedikit pun kenajisan atau ketidaksempurnaan.

DOA PENUTUP

Ampunilah

pelanggaran umat-Mu,

kami mohon, ya Tuhan,

dan dalam kebaikan-Mu

bebaskanlah kami dari ikatan dosa-dosa

yang telah kami lakukan dalam kelemahan kami.

Dengan pengantaraan Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

MADAH

Kristus surya keadilan
Kini fajar Kaudatangkan
Enyahkanlah kegelapan
Tampilkanlah kehidupan.

S'moga pertobatan kami
Di masa Prapaska ini
menurunkan rahmat ampun
Atas dosa yang bertimbun.

Bila tiba hari paska
Perkenanankan para hamba
Bersorak kegembiraan
Merayakan kebangkitan.

Ya Tritunggal mahasuci
Trimalah pujian kami
Yang kami lambungkan ini
Dengan ikhlas penuh bakti. Amin.

Ant.1: Ya Tuhan, terimalah kurban sejati di atas mesbahMu.

Mazmur 50

Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setiaMu,*
menurut besarnya rahmatMu, hapuskanlah kesalahanku.

Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku,*
dan cucilah aku dari dosaku.

Kusadari pelanggaranku,*
dosaku selalu membayang di hadapan mataku.

Terhadap Engkau, terhadap Engkaulah aku berdosa,*
yang jahat di hadapanMu kulakukan.

Jadi ternyata Engkau adil bila menghukum aku,*
dan tepatlah keputusanMu.

Sungguh aku dilahirkan dalam kesalahan,*
dan dalam dosa aku dikandung ibu.

Sungguh Engkau berkenan akan ketulusan hati,*
Engkau meresapkan kebijaksanaan ke dalam batinku.

Bersihkanlah aku, agar aku jadi murni,*
basuhlah aku agar jadi putih melebihi salju.

Sampaikanlah kabar sukacita kepadaku,*
semoga hati yang Kauremukkam bersorak gembira.

Palingkanlah wajahMu dari dosaku,*
hapuskanlah segala kesalahanku.

Ciptakanlah hati murni bagiku, ya Allah,*
baharuilah semangat tabah dalam batinku.

Janganlah Kaubuang aku dari hadapanMu,*
janganlah Kauambil rohMu yang kudus dari padaku.

Kembalikanlah kepadaku kegembiraan atas keselamatanMu,*
dan berilah aku semangat yang rela.

Maka aku mengajarkan sikap hatiMu kepada orang berdosa,*
supaya mereka kembali kepadaMu.

Lepaskanlah aku dari dosa pembunuhan, ya Allah penyelamatku,*
maka aku akan memashyurkan keadilanMu.

Ya Tuhan, sudilah membuka bibirku,*
supaya mulutku mewartakan pujianMu.

Engkau tak berkenan akan kurban sembelihan,*
kurban bakar yang kupersembahkan, tidak Kausukai.

Persembahan kepada Allah, ialah jiwa yang menyesal,*
hati remuk redam takkan Kautolak.

Ant.1: Ya Tuhan, terimalah kurban sejati di atas mesbahMu.

Ant.2: Seluruh keturunan Israel dinyatakan benar oleh Tuhan dan dimuliakan.

Yes 45,15-26

Sungguh, Engkaulah Allah yang tersembunyi,*
Allah Israel, penyelamat.

Semua penyembah berhala malu tersipu-sipu,*
pergilah mereka penuh kehinaan.

Tetapi Israel diselamatkan Tuhan,*
dengan keselamatan kekal.

Kamu tak akan malu tersipu-sipu,*
untuk selama-lamanya.

Sebab demikianlah firman Tuhan, pencipta langit,*
Dialah Allah yang membentuk dan mengalaskan bumi.

Ia tidak menciptakan bumi kosong,*
tetapi sebagai kediaman manusia:

"Akulah Tuhan, tiada yang lain,+
Aku tidak berbicara sembunyi-sembunyi,*
tidak pernah di tempat yang gelap.

Tidak pernah Aku berkata kepada keturunan Yakub:+
'sia-sialah kamu mencari Aku',*
Akulah Tuhan yang berkata benar dan memberitahukan yang lurus.

Berhimpun dan marilah, kamu semua,*
yang diselamatkan dari antara sekalian bangsa.

Bodohlah orang, yang mengusung berhala dari kayu,*
yang berseru kepada dewa yang tidak mampu menyelamatkan.

Beritahukanlah dan kemukakanlah buktinya, bermufakatlah bersama:+
'Siapakah dari sediakala memaklumkan masa depan?*
Siapa yang sudah lama memberitahukannya?'

Bukankah Aku, Tuhanmu yang memberitahukannya,+
tiada Allah lain kecuali Aku,*
kecuali Aku tak ada Allah yang benar dan menyelamatkan.

Bertobatlah kepadaKu untuk diselamatkan,*
hai segala ujung bumi.

Akulah Allah, tiada yang lain,+
Aku bersumpah demi diriKu sendiri,*
dari mulutKu keluarlah sabda jujur yang tak terbatalkan ini:

'KepadaKu segala lutut bertekuk,*
demi Aku semua lidah bersumpah'.

Setiap orang akan berkata: Hanya pada Tuhanlah,*
kemenangan dan kekuatan.

KepadaNya kembali dengan malu,*
yang dulu melawan Dia.

Oleh Tuhan seluruh keturunan Israel,*
dinyatakan benar dan dimuliakan".

Ant.2: Seluruh keturunan Israel dinyatakan benar oleh Tuhan dan dimuliakan.

Ant.3: Marilah menghadap Tuhan dengan sukaria.

Mazmur 99

Bersorak-sorailah bagi Tuhan, hai seluruh bumi,*
berbaktilah kepadaNya dengan gembira.

Marilah menghadap Tuhan dengan sukaria,*
ketahuilah bahwa Tuhan itu Allah.

Dialah pencipta, dan kita milikNya,*
kita umatNya, domba penggembalaanNya.

Masukilah pintu gerbangNya dengan lagu syukur,*
pelataranNya dengan puji-pujian.

Bersyukurlah kepadaNya, pujilah namaNya,*
sebab Tuhan itu baik.

Cinta kasihNya tetap selama-lamanya,*
dan kesetiaanNya turun-temurun.

Ant.3: Marilah menghadap Tuhan dengan sukaria.

Bacaan Singkat: (Yes 53,11b-12)

Orang saleh itu, hambaKu, akan menyucikan semua orang dengan memikul sendiri kesalahan mereka. Maka itu, Aku akan memberi dia semua orang menjadi miliknya, sebab ia menyerahkan diri kepada maut dan digolongkan di antara kaum durhaka. Padahal ia menanggung dosa semua orang dan menjadi pengantara bagi orang-orang jahat.

Lagu Singkat:
P: Tuhan akan melepaskan daku dari perangkap,* Dan dari jerat musuh. U: Tuhan. P: Dari lawan yang memfitnah. U: Dan dari jerat musuh. P: Kemuliaan. U: Tuhan.

Ant.Kidung: Banyak perbuatan baik Kulakukan bagimu. Karena perbuatan manakah kamu mau membunuh Aku?

KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan;*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Banyak perbuatan baik Kulakukan bagimu. Karena perbuatan manakah kamu mau membunuh Aku?

Doa Permohonan:

Kristus Tuhan kita telah wafat di salib untuk menghidupkan kita. Patutlah kita bersyukur kepadaNya dan berdoa dengan tulus hati:
U: Hidupkanlah kami dengan wafatMu, ya Tuhan.
P: Guru dan penyelamat kami, Engkau telah membuktikan kesetiaanMu kepada kami, dan memperbaharui kami dengan kemuliaan sengsaraMu,* semoga kami jangan berkeras hati dalam kejahatan.
P: Semoga kami hari ini rela mengurangi makanan kami,* untuk menolong suadara-saudara kami yang melarat.
P: Semoga kami menerima hari pertobatan ini dengan penuh bakti,* dan menyucikannya bagiMu dengan karya amal.
P: Luruskanlah hati kami yang memberontak terhadapMu,* dan berilah kami kerelaan dan kebesaran hati.

Bapa Kami

Doa Penutup:

Tuhan mahapengampun, kami ini orang lemah yang sering jatuh. Ampunilah kejahatan kami dan bebaskanlah kami dari belenggu dosa. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup ...

Ibadat Siang

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

JUMAT V SIANG

Madah

Sungguh agung cinta Tuhan
Yang tidak takut berkurban
Mautpun tak menghalangi
Kasih setya yang sejati.

Selalu siap mengabdi
Datang untuk melayani
Itulah semangat Tuhan
Yang harus kita wujudkan.

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Yang memperoleh Roh suci
Pembaharu muka bumi. Amin.

Ant.1: Dengan rajin kuikuti perintahMu, sebab Engkau melapangkan hatiku.

Mazmur 118 (119),25-32

Dengan hati sedih aku rebah ke tanah,*
hidupkanlah aku sesuai dengan firmanMu.

Suka dukaku kuceritakan kepadamu, dan engkau menanggapinya,*
ajarkanlah ketetapanMu kepadaku.

Berilah aku pengertian akan perintah-perintahMu,*
maka aku merenungkan segala kurniaMu yang mengagumkan.

Hatiku hancur luluh karena susah,*
tabahkanlah aku menurut firmanMu.

Jauhkanlah aku dari jalan yang sesat,*
dan kurniakanlah hukumMu kepadaku.

Aku telah memilih jalan yang benar,*
aku ingin berpegang pada ketetapanMu.

Aku telah berpaut pada firmanMu, ya Tuhan,*
janganlah aku Kaukecewakan.

Dengan rajin kuikuti perintahMu,*
sebab Engkau melapangkan hatiku.

Ant.1: Dengan rajin kuikuti perintahMu, sebab Engkau melapangkan hatiku.

Ant.2: Kepada Tuhan aku percaya, tiada aku goyah.

Mazmur 25 (26)

Ya Tuhan, belalah hakku, sebab hidupku tulus,*
kepada Tuhan aku percaya, tiada aku goyah.

Uji dan cobailah aku, ya Tuhan,*
selidikilah hati dan batinku.

Karena kasih setiaMu tetap di hadapan mataku,*
maka aku tetap setia kepadaMu.

Aku tidak duduk bersama para penipu,*
dan tidak bergaul dengan para munafik.

Kubenci himpunan orang durjana,*
dan dengan kaum penjahat aku tidak bersidang.

Aku membasuh tanganku, tanda tak bersalah,*
lalu mengitari mesbahMu, ya Tuhan,

sambil memperdengarkan lagu syukur,*
dan mewartakan karyaMu yang luhur.

Tuhan, aku mencintai rumah kediamanMu,*
tempat Engkau bersemayam dalam kemuliaan.

Jangan mencabut nyawaku bersama para pendosa,*
bersama para penumpah darah.

Tangan mereka penuh kebusukan,*
mereka suka menerima suapan.

Tetapi aku hidup dengan jujur,*
bebaskanlah dan kasihanilah aku.

Kakiku berdiri pada jalan yang rata,*
aku akan memuliakan Tuhan dalam himpunan umat.

Ant.2: Kepada Tuhan aku percaya, tiada aku goyah.

Ant.3: Kepada Tuhan hatiku percaya, dan aku tertolong.

Mazmur 27 (29),1-3.6-9

KepadaMu, ya Tuhan, aku berseru,*
pelindungku, jangan menutup telinga terhadap aku.

Jika Engkau tetap membisu,*
pasti terjerumus aku ke dalam liang kubur.

Dengarkanlah doaku, jika aku berseru kepadaMu,*
sambil menadahkan tangan ke arah rumahMu yang kudus.

Janganlah menyeret aku bersama kaum pendosa,*
bersama orang yang berbuat jahat.

Mereka berbicara ramah dengan sahabatnya,*
tetapi hatinya penuh kejahatan.

Terpujilah Tuhan, sebab Ia mendengarkan doaku,*
Tukanlah kekuatan dan perisaiku.

KepadaNya hatiku percaya, dan aku tertolong,*
maka aku bersorak gembira dan bernyanyi memujiNya.

Tuhanlah kekuatan umatNya, dan benteng keselamatan,*
bagi raja yang diurapiNya.

Selamatkanlah umatMu, ya Tuhan, berkatilah pusakaMu,*
gembalakan dan dukunglah mereka selama-lamanya.

Ant.3: Kepada Tuhan hatiku percaya, dan aku tertolong.

Bacaan Singkat: (Yer 3,12.14a)

Kembalilah, itulah firman Tuhan, dan Aku tidak akan menolak kamu. Sebab Aku ini berbelaskasih, dan murkaKu tidak abadi. Pulanglah hai anak-anak yang telah murtad, itulah firman Tuhan.

P: Persembahan kepada Allah ialah jiwa yang menyesal.
U: Hati remuk-redam takkan Kautolak.

Doa Penutup:

Tuhan mahapengampun, kami ini orang lemah yang sering jatuh. Ampunilah kejahatan kami dan bebaskanlah kami dari belenggu dosa. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup ...

Ibadat Sore

JUMAT V SORE

MADAH

Yesus Engkau menganjurkan
Supaya kami bertahan
Dalam pantang dan puasa
Agar slamat sejahtera.

Dampingilah para umat
Yang kini ingin bertobat
Ampunilah dosa kami
Yang sungguh kami sesali.

Bersihkanlah hati kami
Di masa prapaska ini
Agar pantas merayakan
Hari kebangkitan Tuhan.

Ya Tritunggal mahasuci
Trimalah pujian kami
Yang kami lambungkan ini
Dengan ikhlas penuh bakti. Amin.

Ant.1: Sembuhkanlah aku, Tuhan, sebab aku berdosa terhadapMu.

Mazmur 40

Berbahagialah yang menaruh perhatian pada orang yang lemah,*
Tuhan akan membebaskannya pada hari yang malang.

Tuhan melindunginya dan memelihara nyawanya,+
Tuhan membahagiakannya di bumi,*
dan tidak menyerahkan dia ke tangan musuh.

Tuhan membantu dia waktu sakit,*
dan menyembuhkan penyakitnya.

Aku berseru: Tuhan, kasihanilah aku,*
sembuhkanlah aku, sebab aku berdosa terhadapMu.

Musuh berbicara jahat tentang diriku:*
"Kapan ia mati? Kapan dihapus namanya?"

Orang datang menjenguk aku dengan mulut manis,+
tetapi hatinya memikirkan kejahatan,*
lalu ia keluar dan menjelekkan daku di jalan.

Semua yang membenci aku berbisik-bisik tentang aku,*
mereka merencanakan yang jahat terhadapku:

"Penyakit jahanam telah menimpa dia,*
sekali berbaring, dia takkan bangun lagi."

Bahkan kawan karibku yang kupercayai,*
yang makan sehidangan dengan daku, mengkhianati aku.

Tetapi Engkau, ya Tuhan, kasihanilah aku,*
sembuhkanlah aku, agar dapat membalas mereka.

Maka aku akan tahu, bahwa Engkau cinta padaku,*
bila musuhku tidak lagi bersukacita atas diriku.

Engkau menopang aku karena ketulusanku,*
dan menempatkan daku di hadapanMu untuk selama-lamanya.

Ant.1: Sembuhkan aku, Tuhan, sebab aku berdosa terhadapMu.

Ant.2: Tuhan semesta alam menyertai kita, benteng kuatlah bagi kita Allah Yakub.

Mazmur 45

Allah itu perlindungan dan kekuatan kita,*
pertolonganNya terbukti dalam kesesakan kita.

Maka kita tidak takut, sekalipun bumi bergetar,*
sekalipun gunung-gemunung tenggelam ke dasar laut.

Sekalipun gelora lautan berbuih mengamuk,*
sekalipun gunung-gemunung goncang diempas ombak.

Kota kediaman Allah yang mahatinggi,*
digembirakan oleh aliran sungai.

Karena Allah mendiamiNya, kota itu tidak akan goncang,*
Allah menolongnya waktu fajar merekah.

Bangsa-bangsa ribut, kerajaan-kerajaan goncang,*
Allah memperdengarkan suaranya, maka hancurlah bumi.

Tuhan semesta alam menyertai kita,*
benteng kuatlah bagi kita Allah Yakub.

Mari, pandanglah karya Tuhan yang agung,*
dan karyaNya yang dahsyat di seluruh bumi.

DihentikanNya semua peperangan sampai ke ujung bumi,+
busur dipatahkanNya, tombak diremukkanNya,*
dibakarNya kereta perang.

"Jangan banyak bicara, akuilah aku sebagai Allah,*
agung di antara bangsa-bangsa, agung di seluruh dunia."

Tuhan semesta alam menyertai kita,*
benteng kuatlah bagi kita Allah Yakub.

Ant.2: Tuhan semesta alam menyertai kita, benteng kuatlah bagi kita Allah Yakub.

Ant.3: Semua bangsa akan datang dan sujud menyembah di hadapanMu, ya Tuhan.

Why 15,3-4

Agung dan mengagumkan segala karyaMu,*
ya Tuhan Allah yang mahakuasa

Adil dan benar segala tindakanMu,*
ya raja segala bangsa!

Siapakah yang tidak takut, ya Tuhan,*
dan tidak memuliakan namaMu?

Sebab hanya Engkaulah kudus,+
semua bangsa akan datang dan sujud menyembah di hadapanMu,*
sebab telah nyatalah segala keputusanMu.

Ant.3: Semua bangsa akan datang dan sujud menyembah di hadapanMu, ya Tuhan.

Bacaan Singkat: (Yak 5,16.19-20)

Hendaklah kamu saling mengaku dosa dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Sebab doa tekun seorang jujur amat sakti. Saudara-saudaraku, jika seseorang di antara kamu menyimpang dari jalan yang benar, dan saudaranya menghantar dia kembali, maka ketahuilah, bahwa yang menghantar dia kembali dari jalannya yang sesat, akan menyelamatkan jiwa orang berdosa itu dari maut dan menutupi banyak dosa.

Lagu Singkat:
P: Dengarkanlah aku, ya Tuhan,* Kasihanilah aku. U: Dengarkanlah. P: Sembuhkanlah aku, sebab aku berdosa di hadapanMu. U: Kasihanilah aku. P: Kemuliaan. U: Dengarkanlah.

Ant.Kidung: Jikalau kamu tidak mau percaya kepadaKu, percayalah akan karya yang Kulakukan demi nama Allah.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa;*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya:*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta;*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan;*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung: Jikalau kamu tidak mau percaya kepadaKu, percayalah akan karya yang Kulakukan demi nama Allah.

Doa Permohonan:

Tuhan Yesus telah menguduskan umatNya dengan darahNya sendiri. Marilah kita berdoa kepadaNya:
U: Kasihanilah umatMu, ya Tuhan.
P: Ya penebus kami, tolonglah kami menyangkal diri dan memanggul salib serta mengikuti Engkau dalam sengsaraMu; teguhkanlah kami dalam perjuangan melawan kejahatan, dan kuatkanlah pengharapan kami,* supaya kami tanpa rintangan dapat menyongsong perayaan kebangkitanMu.
P: Semoga orang kristen menunaikan tugasnya sebagai nabi serperti Engkau, mewartakan sabdaMu dimana-mana,* dan menguatkan pewartaan mereka dengan teladan iman, pengharapan dan cinta kasih.
P: Teguhkanlah dengan kekuatanMu semua orang yang tersesak,* dan doronglah kami untuk menghibur dan memperhatikan mereka sebagai saudara.
P: Ajarilah orang beriman mempersatukan kesusahan mereka dengan sengsaraMu,* sehingga karya keselamatanMu nyata dalam mereka.
P: Sumber kehidupan, ingatlah akan semua orang yang telah berpulang,* dan kurniakanlah kemuliaan kebangkitanMu kepada mereka.

Bapa Kami

Doa Penutup:

Tuhan mahapengampun, kami ini orang lemah yang sering jatuh. Ampunilah kejahatan kami dan bebaskanlah kami dari belenggu dosa. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup ...

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - JUMAT

Doa Tobat

P: Tuhan Yesus Kristus, Engkau diutus menyembuhkan orang yang remuk-redam.
Tuhan, kasihanilah kami.
U: Tuhan, kasihanilah kami.
P: Engkau datang memanggil orang yang berdosa.
Kristus, kasihanilah kami.
U: Kristus, kasihanilah kami.
P: Engkau duduk di sisi Bapa sebagai pengantara kami.
Tuhan, kasihanilah kami.
U: Tuhan, kasihanilah kami.
P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Jatuh sudah malam hari
S'moga kami Kaulindungi
Ya Bapa mahakuasa
Supaya aman sentosa.

Jauhkan impian suram
Singkirkan khayalan malam
Kurniakan istirahat
Agar sehat wal'afiat.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant: Siang malam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.

Mazmur 87 (88)

Ya Tuhan, Allah penyelamatku,*
siang malam aku berseru kepadaMu.

Semoga doaku sampai ke hadiratMu,*
dengarkanlah jeritan tangisku.

Sebab hatiku tersesak kesusahan bertimbun-timbun,*
dan hidupku mendekati ambang maut.

Aku dianggap sudah turun ke liang kubur,*
seperti orang yang kehilangan hayat.

Di alam mautlah kediamanku,*
seperti orang yang mati terbuuh aku berbaring dalam kubur.

Seperti orang yang tidak lagi Kauingat,*
terpisah dari cintaMu.

Kaucampakkan daku ke lubang terdalam,*
ke tubir yang gelap gulita.

Aku tertindih oleh amarahMu,*
dan keberanganMu melumpuhkan daku.

Handai taulanku Kaujauhkan dari padaku,*
Kaujadikan daku haram bagi mereka.

Aku terkurung, tak dapat lolos,*
mataku kabur tersesak derita.

Sehari-hari aku berseru kepadaMu, ya Tuhan,*
kepadaMu kutadahkan tanganku.

Adakah Engkau berkarya bagi orang mati!*
Masakan arwah bangkit untuk memuji Engkau!

Adakah kasihMu dikisahkan dalam kubur,*
dan kesetiaanMu di daerah kebinasaan!

Adakah karyaMu yang agung dikenal dalam kegelapan,*
dan keadilanMu di tempat tiada ingatan!

Namun aku, ya Tuhan, aku berseru kepadaMu,*
pagi-pagi doaku membubung ke hadapanMu.

Mengapa Engkau menolak aku, ya Tuhan,*
mengapa menyembunyikan wajahMu dari padaku?

Sedari masa mudaku aku malang dan terancam maut,*
aku menanggung kemurkaanMu dan merana.

Banjir keberanganMu melanda aku,*
kedahsyatan amarahMu membinasakan daku.

Aku seperti dikepung ombak terus-menerus,*
makin lama aku makin terdesak.

Kaum kerabatku Kaujauhkan dari padaku,*
tinggal kegelapanlah yang menemani aku.

Ant: Siang malam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.

Bacaan singkat (Yer 14,9)

Tuhan, Engkau hadir di tengah-tengah kami, dan dengan namaMu kami telah diberkati. Janganlah tinggalkan kami, ya Tuhan, Allah kami.

Lagu singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa, semoga kami setia kepada PuteraMu yang telah wafat dan dimakamkan, sehingga kami bangkit bersama Dia dan hidup sebagai manusia baru. Sebab Dialah pengantara kami, sepanjang segala masa. Amin.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, ya ratu, bunda yang berbelas-kasih,
hidup, hiburan dan harapan kami.
Kami semua memanjatkan permohonan,
kami amat susah, mengeluh, mengesah
dalam lembah duka ini.
Ya ibunda, ya pelindung kami,
limpahkanlah kasih sayangmu yang besar kepada kami.
Dan Yesus, puteramu yang terpuji itu,
s'moga kautunjukkan kepada kami.
O ratu, o ibu, o Maria, bunda Kristus.

Santo-Santa

Santa Lucy Filipini

Pengaku Iman

Lucy Filipini lahir pada tahun 1672 di Tarquinia, Italia, barat laut Roma. Ia dikenal sebagai pelanjut pendidikan bagi kaum wanita Katolik di Italia.

Sebagai seorang gadis yatim piatu, Lucy berhasil menarik perhatian Kardinal Martinus Barbarigo karena ketelatenan, kesalehan dan bakat- bakatnya. Ia mendesak Lucy untuk belajar disebuah institut Pendidikan Guru, yang disebut Maestre Pie di Monte Fiascone, dekat Tarquinia. Kemudian pada tahun 1707, Paus Klemens XI meminta Lucy untuk mendirikan sekolah pertama dari Maestre Pie di Roma. Tugas ini dijalankannya dengan sukses besar hingga ia menghembuskan nafasnya terakhir pada tanggal 25 Maret 1732. Pada tahun 1930 ia dinyatakan Kudus oleh Sri Paus Pius XI (1922- 1939).

Santo Rupertus

Uskup dan Pengaku Iman

Rupertus dikenal sebagai orang Kudus keturunan suku bangsa berbahasa Jerman. Sebelum menjadi misionaris di Bavaria sehingga dijuluki Rasul Bavaria, dia telah menjadi Uskup Worms, Jerman.

Perjalanan misionernya ke Regensburg, Bavaria, dilakukan pada tahun 697. Di Regensburg, Rupertus bersama beberapa orang rekannya diterima dengan baik oleh adipati Theodo. Adipati ini masih kafir namun ia sangat baik hati dan mendukung para misionaris itu dalam melaksanakan tugasnya sebagai pewarta Injil Kristus.

Agama Kristen memang sudah masuk di wilayah kekuasaan Theodo sebelum kedatangan Rupertus bersama kawan- kawannya. Ini terbukti dari data yang ada bahwa beberapa orang di wilayah ini sudah menganut agama Kristen, termasuk saudari kandung Theodo sendiri. Setelah menyaksikan keberhasilan karya para misionaris itu dan merasakan sendiri kebenaran agama Kristen, Theodo memutuskan untuk menerima pelajaran agama Kristen dari para misionaris itu. Rupertus lah yang mengajari dia agama Kristen bersama beberapa orang lainnya. Di Bavaria Rupertus dengan kawan- kawannya mendapat sukses besar dalam karyanya. Untuk memperkokoh karya mereka, Rupertus mendirikan sebuah pusat pendidikan agama di Juvavum, Austria. Disini ia melayani umatnya sebagai Uskup hingga hari kematiannya pada tahun 710.

Nikodemus, Pengajar Israel

Nikodemus adalah seorang farisi dan dewan Anggota Sanhendrin. Kisah tentang dirinya dalam hubungannya dengan Yesus dapat ditemukan dalam Injil Yohanes 3: 1-21. Ia kagum akan kepribadian Yesus dan cara pengajaran Nya yang penuh wibawa. Ia mengakui Yesus sebagai seorang utusan Allah. Ia datang kepada Yesus di waktu malam hari dan menanyakan Yesus tentang bagaimana orang dapat mendapatkan Kerajaan Allah. Yesus menjawab bahwa manusia harus dilahirkan kembali dari air dan Roh. Pada akhir hidup Yesus dengan peristiwa tragis di Salib, Nikodemus tampil lagi sebagai seseorang yang mengurapi jenazah Yesus dengan minyak wangi. (Yoh 19:39).