Kamis, 26 Maret 2026

Kamis V Prapaskah

Bacaan Misa

Bacaan Pertama Kejadian 17:3-9

Lalu sujudlah Abram, dan Allah berfirman kepadanya: "Dari pihak-Ku, inilah perjanjian-Ku dengan engkau: Engkau akan menjadi bapa sejumlah besar bangsa. Karena itu namamu bukan lagi Abram, melainkan Abraham, karena engkau telah Kutetapkan menjadi bapa sejumlah besar bangsa. Aku akan membuat engkau beranak cucu sangat banyak; engkau akan Kubuat menjadi bangsa-bangsa, dan dari padamu akan berasal raja-raja. Aku akan mengadakan perjanjian antara Aku dan engkau serta keturunanmu turun-temurun menjadi perjanjian yang kekal, supaya Aku menjadi Allahmu dan Allah keturunanmu. Kepadamu dan kepada keturunanmu akan Kuberikan negeri ini yang kaudiami sebagai orang asing, yakni seluruh tanah Kanaan akan Kuberikan menjadi milikmu untuk selama-lamanya; dan Aku akan menjadi Allah mereka." Lagi firman Allah kepada Abraham: "Dari pihakmu, engkau harus memegang perjanjian-Ku, engkau dan keturunanmu turun-temurun.

Mazmur Tanggapan Mazmur 105:4-9

Carilah TUHAN dan kekuatan-Nya, carilah wajah-Nya selalu!
Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya, mujizat-mujizat-Nya dan penghukuman-penghukuman yang diucapkan-Nya,
hai anak cucu Abraham, hamba-Nya, hai anak-anak Yakub, orang-orang pilihan-Nya!
Dialah TUHAN, Allah kita, di seluruh bumi berlaku penghukuman-Nya.
Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya, firman yang diperintahkan-Nya kepada seribu angkatan,
yang diikat-Nya dengan Abraham, dan akan sumpah-Nya kepada Ishak;

Bacaan Injil Yohanes 8:51-59

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya." Kata orang-orang Yahudi kepada-Nya: "Sekarang kami tahu, bahwa Engkau kerasukan setan. Sebab Abraham telah mati dan demikian juga nabi-nabi, namun Engkau berkata: Barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya. Adakah Engkau lebih besar dari pada bapa kita Abraham, yang telah mati! Nabi-nabipun telah mati; dengan siapakah Engkau samakan diri-Mu?" Jawab Yesus: "Jikalau Aku memuliakan diri-Ku sendiri, maka kemuliaan-Ku itu sedikitpun tidak ada artinya. Bapa-Kulah yang memuliakan Aku, tentang siapa kamu berkata: Dia adalah Allah kami, padahal kamu tidak mengenal Dia, tetapi Aku mengenal Dia. Dan jika Aku berkata: Aku tidak mengenal Dia, maka Aku adalah pendusta, sama seperti kamu, tetapi Aku mengenal Dia dan Aku menuruti firman-Nya. Abraham bapamu bersukacita bahwa ia akan melihat hari-Ku dan ia telah melihatnya dan ia bersukacita." Maka kata orang-orang Yahudi itu kepada-Nya: "Umur-Mu belum sampai lima puluh tahun dan Engkau telah melihat Abraham?" Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada." Lalu mereka mengambil batu untuk melempari Dia; tetapi Yesus menghilang dan meninggalkan Bait Allah.

Renungan

Nama yang Dititipkan

Dalam banyak keluarga, nama diberikan sebagai doa. Ada anak yang dinamai menurut kakeknya, ada yang menurut orang kudus, ada yang menyimpan seluruh harapan orang tuanya. Nama bukan sekadar panggilan; ia arah hidup yang dititipkan.

Hari ini Allah mengganti nama Abram menjadi Abraham, bapa sejumlah besar bangsa. Yang menakjubkan, nama itu diberikan ketika ia belum punya apa-apa untuk membuktikannya: usianya lanjut, istrinya mandul. Allah menamai orang bukan menurut keadaannya, melainkan menurut janji-Nya. Abraham dipanggil sesuai masa depannya, bukan masa lalunya.

Dalam Injil, percakapan tentang Abraham memuncak pada pernyataan Yesus yang membuat orang mengambil batu: "Sebelum Abraham jadi, Aku telah ada." Aku ada: nama yang dahulu diperdengarkan kepada Musa dari semak bernyala. Yesus bukan sekadar keturunan Abraham; Ia adalah Dia yang hari-Nya dinantikan Abraham dengan sukacita.

Kepada kita pun Allah menyimpan sebuah nama: anak-Ku. Nama itu diberikan dalam pembaptisan, jauh sebelum kita pantas menyandangnya. Hidup beriman adalah perjalanan panjang bertumbuh menjadi seperti nama yang telah diucapkan-Nya atas kita.

Bapa, Engkau memanggilku anak sebelum aku layak. Bentuklah aku sampai hidupku serupa dengan nama yang Kauberikan. Amin.

Invitatorium

KAMIS V PAGI

Pembukaan

Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku."

Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.

Ibadat Bacaan

Ibadat Bacaan Kamis dalam Pekan Prapaskah V
Ya Allah, datanglah menolong aku.

Tuhan, bersegeralah menolong aku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

MADAH

Allah Maharahim, Allah penuh rahmat,
Dengarkanlah kidung tobat kami yang sedih.
Pulihkanlah umat-Mu yang memohon,
Engkau yang patut kami puji!

Penyesalan mendalam atas kebodohan masa lalu,
Bakat yang disia-siakan, waktu yang terbuang;
Hati yang direndahkan oleh kekhawatiran duniawi,
Tak bersyukur atas berkat yang Engkau pinjamkan:

Ketakutan bodoh dan keinginan yang sia-sia,
Penyesalan hampa atas hal-hal yang sama hampa:
Bibir yang jarang diajari memuji,
Sering menggerutu dan mengeluh;

Ini, dan setiap kesalahan tersembunyi,
Penuh duka dan malu, kami akui.
Merendah di kaki-Mu kami berbaring,
Mencari pengampunan dari takhta-Mu.

PSALMODI

Ant. 1 Sabda Tuhan adalah perisai yang kuat bagi semua yang percaya kepada-Nya.

Mazmur 18:31-51

Kidung syukur

Jika Allah di pihak kita, siapa yang dapat melawan kita? (Roma 8:31).

IV
Adapun Allah, jalan-Nya sempurna;
firman Tuhan, emas termurni.
Sungguh, Dialah perisai
bagi semua yang berlindung kepada-Nya.

Sebab siapa Allah selain Tuhan?
Siapa gunung batu selain Allah kita?
Allah yang mengikat pinggangku dengan kekuatan
dan membuat jalanku aman di hadapanku.

Kaki-Mu Kaujadikan cepat seperti rusa;
Engkau membuatku berdiri teguh di tempat tinggi.
Engkau melatih tanganku untuk berperang
dan lenganku untuk membengkokkan busur yang berat.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Sabda Tuhan adalah perisai yang kuat bagi semua yang percaya kepada-Nya.

Ant. 2 Tangan kanan-Mu yang kuat telah menopang aku, Tuhan.

V
Engkau memberiku perisai keselamatan-Mu;
Engkau menopang aku, melatih aku dengan cermat.
Engkau memberiku kebebasan untuk langkah-langkahku;
kakiku tidak pernah tergelincir.

Aku mengejar dan menyusul musuh-musuhku,
tidak pernah berbalik sampai mereka terbunuh.
Aku memukul mereka sehingga mereka tidak dapat bangkit;
mereka jatuh di bawah kakiku.

Engkau mengikat pinggangku dengan kekuatan untuk berperang;
Engkau membuat musuh-musuhku jatuh di bawahku,
Engkau membuat musuh-musuhku melarikan diri;
mereka yang membenciku, aku hancurkan.

Mereka berteriak, tetapi tidak ada yang menyelamatkan mereka;
mereka berteriak kepada Tuhan, tetapi sia-sia.
Aku menghancurkan mereka halus seperti debu di hadapan angin;
menginjak-injak mereka seperti kotoran di jalanan.

Engkau menyelamatkan aku dari perselisihan umat
dan menempatkan aku di kepala bangsa-bangsa.
Orang-orang yang tidak kukenal melayani aku:
ketika mereka mendengar tentang aku, mereka menaati aku.

Bangsa-bangsa asing datang kepadaku dengan merendah:
bangsa-bangsa asing lenyap.
Mereka datang gemetar dari benteng-benteng mereka.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Tangan kanan-Mu yang kuat telah menopang aku, Tuhan.

Ant. 3 Terpujilah selama-lamanya Allah yang hidup, Penyelamatku.

VI
Panjang umur Tuhan, gunung batuku!
Terpujilah Allah yang menyelamatkan aku,
Allah yang memberiku pembalasan
dan menaklukkan bangsa-bangsa di bawahku.

Engkau menyelamatkan aku dari musuh-musuhku yang marah.
Engkau menempatkan aku di atas para penyerangku.
Engkau menyelamatkan aku dari orang-orang yang kejam,
maka aku akan memuji Engkau, Tuhan, di antara bangsa-bangsa:
aku akan menyanyikan mazmur bagi nama-Mu.

Ia telah memberikan kemenangan besar kepada raja-Nya
dan menunjukkan kasih-Nya kepada orang yang diurapi-Nya,
kepada Daud dan keturunannya selama-lamanya.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Tuhan Allah, kekuatan dan keselamatan kami, nyalakanlah dalam diri kami api kasih-Mu dan buatlah kasih kami kepada-Mu bertumbuh menjadi kasih yang sempurna yang menjangkau sesama kami.

Ant. Terpujilah selama-lamanya Allah yang hidup, Penyelamatku.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Barang siapa merenungkan hukum Tuhan.

Akan menghasilkan banyak buah pada waktu panen.

BACAAN

Bacaan Pertama

Dari Surat kepada Orang Ibrani
7:1-10

Melkisedek adalah gambaran imam yang sempurna
Melkisedek, raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi, bertemu Abraham yang kembali dari mengalahkan raja-raja dan memberkatinya. Dan Abraham memberikan kepadanya sepersepuluh dari seluruh rampasan perangnya. Namanya berarti “raja keadilan”; ia juga raja Salem, yaitu “raja damai”. Tanpa bapa, ibu, atau silsilah, tanpa permulaan hari atau akhir hidup, seperti Putra Allah ia tetap menjadi imam selama-lamanya.
Lihatlah betapa agungnya orang ini kepada siapa Abraham sang bapa leluhur memberikan sepersepuluh dari rampasan perangnya! Hukum menetapkan bahwa para imam dari suku Lewi harus menerima persepuluhan dari umat, saudara-saudara mereka orang Israel, meskipun mereka semua adalah keturunan Abraham; tetapi Melkisedek, yang bukan dari silsilah mereka, menerima persepuluhan dari Abraham dan memberkati dia yang telah menerima janji-janji Allah. Tidak dapat disangkal bahwa orang yang lebih rendah diberkati oleh orang yang lebih besar.
Dan sementara orang-orang yang tunduk pada kematian menerima persepuluhan, Kitab Suci bersaksi bahwa orang ini hidup terus. Lewi, yang menerima persepuluhan, boleh dikatakan, dipersepuluhkan dalam diri ayahnya, karena ia masih dalam kandungan ayahnya ketika Melkisedek bertemu Abraham.

RESPONSORIUM

Lihat Kejadian 14:18; Ibrani 7:3; lihat Mazmur 110:5; Ibrani 7:16

Melkisedek, raja Salem, mempersembahkan roti dan anggur. Ia adalah imam Allah Yang Mahatinggi seperti Kristus Putra Allah,

kepada siapa Tuhan telah bersumpah: Engkau adalah imam selama-lamanya, imam seperti Melkisedek dahulu.
Ia menjadi imam, bukan berdasarkan hukum tentang keturunan fisik, tetapi oleh kuasa hidup yang tak dapat dihancurkan.

Kepada siapa Tuhan telah bersumpah: Engkau adalah imam selama-lamanya, imam seperti Melkisedek dahulu.
Bacaan Kedua

Dari Konstitusi Dogmatis tentang Gereja dari Konsili Vatikan Kedua

Gereja sebagai sakramen kesatuan dan keselamatan
Lihatlah, hari-hari akan datang, sabda Tuhan, ketika Aku akan membuat perjanjian baru dengan kaum Israel dan kaum Yehuda… Aku akan menanamkan hukum-Ku dalam diri mereka dan menuliskannya di hati mereka. Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku… Semua akan mengenal Aku, dari yang terkecil sampai yang terbesar, sabda Tuhan.
Kristuslah yang menetapkan perjanjian baru ini, perjanjian baru dalam darah-Nya, memanggil menjadi ada, dari orang Yahudi dan bukan Yahudi, suatu umat yang akan membentuk kesatuan, bukan secara manusiawi tetapi dalam Roh, sebagai umat Allah yang baru. Mereka yang percaya kepada Kristus, dilahirkan kembali bukan dari benih yang dapat binasa tetapi dari benih yang tidak dapat binasa melalui sabda Allah yang hidup, bukan dari daging tetapi dari air dan Roh Kudus, dibentuk pada kegenapan waktu sebagai bangsa yang terpilih, imamat rajani, bangsa yang kudus, umat yang telah Allah jadikan milik-Nya sendiri…, dahulu bukan umat tetapi sekarang umat Allah.
Umat mesianis ini memiliki Kristus sebagai kepalanya: Kristus yang diserahkan karena dosa-dosa kita dan bangkit kembali untuk pembenaran kita; sekarang menyandang nama yang di atas segala nama, Ia memerintah dalam kemuliaan di surga. Umat-Nya menikmati martabat dan kebebasan anak-anak Allah, di dalam hati mereka Roh Kudus berdiam seperti di dalam bait suci. Mereka memiliki sebagai hukum mereka perintah baru untuk mengasihi seperti Kristus sendiri telah mengasihi kita. Mereka memiliki sebagai tujuan mereka kerajaan Allah, yang dimulai di bumi oleh Allah sendiri dan ditakdirkan untuk bertumbuh sampai juga disempurnakan oleh-Nya pada akhir zaman, ketika Kristus, hidup kita, akan muncul, dan ciptaan itu sendiri akan dibebaskan dari perbudakan kebinasaan dan mengambil kebebasan kemuliaan anak-anak Allah.
Umat mesianis ini, meskipun pada kenyataannya tidak merangkul seluruh umat manusia dan seringkali tampak sebagai kawanan kecil, namun merupakan sumber kesatuan, harapan, dan keselamatan yang abadi bagi seluruh umat manusia. Ia didirikan oleh Kristus sebagai persekutuan hidup, kasih, dan kebenaran; ia juga digunakan oleh-Nya sebagai alat untuk penebusan semua, dan diutus ke seluruh dunia sebagai terang dunia dan garam bumi.
Israel kuno sudah disebut Gereja Allah ketika sedang berziarah melalui padang gurun. Demikian pula Israel baru, saat ia berjalan di zaman sekarang ini, mencari kota yang akan datang, kota yang akan tetap ada, juga dikenal sebagai Gereja Kristus, karena Ia memperolehnya dengan darah-Nya sendiri, mengisinya dengan Roh-Nya, dan melengkapinya dengan sarana yang sesuai untuk menjadi kesatuan yang terlihat dan sosial. Allah telah mengumpulkan jemaat mereka yang dalam iman memandang Yesus, penulis keselamatan dan prinsip kesatuan dan damai, dan demikianlah telah mendirikan Gereja untuk menjadi bagi setiap orang dan semua orang sakramen yang terlihat dari kesatuan ini yang membawa serta keselamatan.

RESPONSORIUM 1 Petrus 2:9-10; Mazmur 33:12

Engkau adalah umat yang terpilih. Dahulu engkau bukan umat, tetapi sekarang engkau adalah umat Allah.

Dahulu engkau tidak mengalami belas kasihan Allah, tetapi sekarang telah diberikan kepadamu.
Berbahagialah bangsa yang Allahnya adalah Tuhan, umat yang telah dipilih-Nya sebagai milik-Nya.

Dahulu engkau tidak mengalami belas kasihan Allah, tetapi sekarang telah diberikan kepadamu.

DOA PENUTUP

Dekatlah,
ya Tuhan, kepada mereka yang memohon di hadapan-Mu,
dan pandanglah dengan ramah mereka yang menaruh harapan pada belas kasihan-Mu,
agar, setelah dibersihkan dari noda dosa-dosa mereka,
mereka dapat bertekun dalam hidup yang kudus
dan dijadikan ahli waris penuh janji-Mu.
Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,
yang hidup dan meraja bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,
Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

MADAH

Kristus surya keadilan
Kini fajar Kaudatangkan
Enyahkanlah kegelapan
Tampilkanlah kehidupan.

S'moga pertobatan kami
Di masa Prapaska ini
menurunkan rahmat ampun
Atas dosa yang bertimbun.

Bila tiba hari paska
Perkenanankan para hamba
Bersorak kegembiraan
Merayakan kebangkitan.

Ya Tritunggal mahasuci
Trimalah pujian kami
Yang kami lambungkan ini
Dengan ikhlas penuh bakti. Amin.

Ant.1: Kumandangkanlah bunyimu, hai kecapi, menyingsinglah, hai fajar.

Mazmur 56

Kasihanilah aku, ya Allah, kasihanilah aku,*
kepadaMulah aku berlindung.

Dalam naungan sayapMu aku berlindung,*
sampai malapetaka berlalu.

Aku berseru kepada Allah yang maha-tinggi,*
kepada Allah yang menjamin hidupku.

Semoga dari surga Ia menyelamatkan daku,+
dan mengusir mereka yang menganiaya aku;*
semoga Allah mencurahkan kasih setiaNya.

Aku berbaring seolah-olah di tengah kawanan singa,*
yang suka menerkam orang.

Giginya bagaikan tombak dan panah,*
lidahnya laksana pedang terasah.

Nyatakanlah kemegahanMu di langit, ya Allah,*
dan sinarilah bumi dengan kemuliaanMu.

Musuh memasang jaring terhadap langkahku,*
tetapi aku meloloskan diri.

Mereka menggali lubang di muka kakiku,*
tetapi mereka sendiri terperosok di dalamnya.

Hatiku siap sedia, ya Allah,*
untuk bernyanyi dan melagukan mazmur.

Bangunlah, hai jiwaku, kumandangkanlah bunyimu, hai kecapi,*
menyingsinglah, hai fajar.

Ya Tuhan, aku hendak memujiMu di tengah segala bangsa,*
di tengah segala bangsa aku bermazmur bagiMu.

Sebab besarlah kasihMu, setinggi langit,*
dan kesetiaanMu menjangkau awan.

Nyatakanlah kemegahanMu di langit, ya Allah,*
dan sinarilah bumi dengan kemuliaanMu.

Ant.1: Kumandangkanlah bunyimu, hai kecapi, menyingsinglah, hai fajar.

Ant.2: Tuhan berfirman: UmatKu akan Kulimpahi dengan anugerah.

Yer 31,10-14

Dengarkanlah firman Tuhan, hai bangsa-bangsa,*
wartakanlah ke pulau-pulau yang jauh:

"Tuhan dahulu mencerai-beraikan umat Israel,+
tetapi Ia akan menghimpunkannya kembali,*
dan menjaganya seperti gembala menjaga kawanannya.

Bangsa Yakub sudah diselamatkan Tuhan,*
dan ditebus dari musuh yang menguasainya.

Dengan sorak-sorai mereka mendaki gunung Sion,*
dan berseri-seri karena kebaikan Tuhan.

Sebab Tuhan menganugerahkan gandum, minyak dan anggur,*
anakdomba dan sapi.

Hati mereka segar, bagaikan taman yang diairi,*
dan takkan pernah mereka kehausan.

Para pemudi menari berbaris,*
dan tua muda bersukaria.

Kesedihan mereka akan Kuubah menjadi kesukaan,*
Kuhibur dan Kugembirakan mereka sesudah kesusahan.

Para imam Kusenangkan dengan kurban,*
dan umat Kulimpahi dengan anugerah.

Ant.2: Tuhan berfirman: UmatKu akan Kulimpahi dengan anugerah.

Ant.3: Tuhan agung dan sangat terpuji di kota Allah kita.

Mazmur 47

Tuhan agung dan sangat terpuji,*
di kota Allah kita.

GunungNya yang kudus menjulang megah,*
menggirangkan seluruh bumi.

Bagi kita gunung Sion itu gunung Allah,*
kota raja agung.

Allah tinggal dalam puri-purinya,*
Ia sendirilah yang ternyata menjadi bentengnya.

Raja-raja bersekutu,+
dan maju serentak,*
untuk menyerang kota Allah.

Demi melihatnya mereka tercengang,*
dan terhalau lari ketakutan.

Di sana mereka gemetar ketakutan,*
mereka merintih kesakitan seperti wanita yang melahirkan.

Engkau menghancurkan mereka,*
seperti topan timur menghancurkan kapal besar.

Seperti pernah kita dengar,+
kini kita alami di kota Tuhan semesta alam,*
di kota Allah kita.

Allah yang menjadi bentengnya,*
untuk selama-lamanya.

Kami mengenangkan kasih setiaMu, ya Allah,*
dalam rumahMu yang kudus.

Seperti Engkau berkuasa di seluruh dunia,*
demikianpun Engkau dipuji sampai ke ujung bumi.

TindakanMu adil semuanya,*
hendaknya gunung Sion bersukacita.

Semoga semua kota Yehuda bersorak-sorai,*
karena karya penyelamatanMu.

Kelilinglah Sion, edarilah dia,*
hitunglah menaranya yang kokoh.

Perhatikanlah seluruh temboknya,*
tinjaulah benteng-bentengnya.

Maka kamu dapat mengisahkan kepada anak cucumu,*
bahwa Dia itulah Allah.

Dialah Allah kita untuk selama-lamanya,*
Dialah yang memimpin kita.

Ant.3: Tuhan agung dan sangat terpuji di kota Allah kita.

Bacaan Singkat: (Lh. 1 Raj 8,51-53a)

Kami inilah umatMu dan milik pusakaMu, ya Tuhan. Engkau telah menghantar kami ke luar dari Mesir, dari kerja paksa di tanur besi. Pandanglah dengan rela permohonan hambaMu dan umatMu Israel, dan dengarkanlah kami setiap kali kami berseru kepadaMu. Sebab Engkau telah memisahkan kami dari antara segala bangsa di dunia untuk menjadi milik pusakaMu.

Lagu Singkat:
P: Tuhan akan melepaskan daku dari perangkap,* Dan dari jerat musuh. U: Tuhan. P: Dari lawan yang memfitnah. U: Dan dari jerat musuh. P: Kemuliaan. U: Tuhan.

Ant.Kidung: Yesus berkata kepada orang-orang Yahudi dan para imam kepala: Barang siapa berasal dari Allah, mendengarkan sabda Allah. Itulah sebabnya kamu tidak mendengarkannya, karena kamu tidak berasal dari Allah.

KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan;*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Yesus berkata kepada orang-orang Yahudi dan para imam kepala: Barang siapa berasal dari Allah, mendengarkan sabda Allah. Itulah sebabnya kamu tidak mendengarkannya, karena kamu tidak berasal dari Allah.

Doa Permohonan:

Kristus Tuhan kita telah mewahyukan diri sebagai cahaya dunia, agar kita tidak berjalan dalam kegelapan, melainkan disinari oleh terang kehidupan. Marilah kita memuji Dia dan berdoa:
U: Terangilah langkah kami dengan sabdaMu, ya Tuhan.
P: Tuhan yang mahamurah, semoga kami hari ini semakin mengikuti Engkau,* agar keruntuhan yang disebabkan oleh Adam pertama, dipulihkan oleh Engkau, Adam kedua.
P: Sinarilah langkah kami dengan sabdaMu, ya Tuhan,* supaya dalam segala pekerjaan, kami bertindak jujur dan semakin berkembang dalam cinta kasihMu.
P: Ajarilah kami bekerja dengan setia dan bakti bagi kepentingan setiap orang,* agar umat manusia semakin diterangi melalui GerejaMu.
P: Semoga kami sungguh-sungguh mengubah hati kami dan memupuk persahabatan dengan Dikau,* sebagai silih atas penghinaan terhadap kebijaksanaan dan kebaikanMu.

Bapa Kami

Doa Penutup:

Ya Tuhan, hadirlah pada umat yang berseru kepadaMu. Lindungilah kami yang mengharapkan belas-kasihanMu. Semoga kami bersih dari segala noda dosa, tetap bertekun dalam cara hidup yang suci dan akhirnya mewarisi janjiMu. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup ...

Ibadat Siang

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

KAMIS V SIANG

Madah

Kita bersama memuji
Tuhan Allah maha suci
Yang mengurniakan rahmat
Kepada seluruh umat.

Kita menyatakan hormat
Pada Tuhan penyelamat
Sambil sujud mohon berkat
Agar tabah lagi kuat.

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Yang memperoleh Roh suci
Pembaharu muka bumi. Amin.

Ant.1: Bukalah mataku, ya Tuhan, maka aku memandang hukumMu yang mengagumkan.

Mazmur 118 (119),17-24

Ya Tuhan, berbuatlah baik kepada hambaMu, maka aku akan hidup,*
dan tetap berpegang pada firmanMu.

Bukalah mataku, maka aku memandang,*
hukumMu yang mengagumkan.

Aku ini pendatang di dunia,*
jangan menyembunyikan perintahMu terhadapku.

Remuk redamlah hatiku,*
karena merindukan hukumMu setiap waktu.

Engkau akan menghardik orang yang sombong,*
terkutuklah yang menyimpang dari perintahMu.

Jauhkan dari padaku penghinaan dan cercaan,*
sebab aku melakukan segala perintahMu.

Sekalipun para pemuka bersepakat melawan daku,*
hambaMu ini merenungkan segala ketetapanMu.

Sungguh perintahMu menjadi kesukaanku,*
dan penasihat dalam segala tingkah lakuku.

Ant.1: Bukalah mataku, ya Tuhan, maka aku memandang hukumMu yang mengagumkan.

Ant.2: Bimbinglah aku menurut sabdaMu yang benar, ya Tuhan.

Mazmur 24 (25) I

KepadaMu kuarahkan hatiku,*
ya Tuhan Allahku.

KepadaMu aku percaya, janganlah mengecewakan daku,*
janganlah musuh bersukacita atas kemalanganku.

Sebab yang berharap kepadaMu, tidak akan kecewa,*
kecewalah hendaknya yang berbuat lalim.

Perkenalkanlah jalanMu kepadaku, ya Tuhan,*
tunjukkanlah lorongMu kepadaku.

Bimbinglah aku menurut sabdaMu yang benar dan ajarilah aku,+
karena Engkaulah Allah penyelamatku,*
kepadaMu aku selalu berharap.

Ya Tuhan, ingatlah akan rahmat dan kasih setiaMu,*
yang telah Kautunjukkan sejak sediakala.

Dosa masa mudaku dan pelanggaranku jangan Kauingat,*
tetapi ingatlah akan daku menurut belaskasihanMu.

Jujur dan baiklah Tuhan,*
Ia menunjukkan jalan kepada orang yang sesat.

Ia membimbing orang yang rendah hati menurut hukumNya,*
mengajarkan jalanNya kepada orang yang bersahaja.

Segala tindakan Tuhan penuh kasih setia dan kebenaran,*
bagi setiap orang yang berpegang pada perjanjian dan hukumNya.

Demi namaMu, ya Tuhan, ampunilah kesalahanku,*
biar besarlah dosaku.

Ant.2: Bimbinglah aku menurut sabdaMu yang benar, ya Tuhan.

Ant.3: Arahkanlah wajahMu kepadaku dan kasihanilah aku, ya Tuhan, sebab aku sebatang kara dan malang.

Mazmur 24 (25) II

Siapakah orang yang takwa?*
Kepadanya Tuhan menunjukkan jalan yang harus dipilih.

Orang takwa tetap sejahtera,*
keturunannya akan mewarisi tanah kebahagiaan.

Tuhan bergaul mesra dengan orang yang takwa,*
perjanjianNya diajarkan kepadanya.

Mataku tetap terarah kepada Tuhan,*
sebab Ia melepaskan kakiku dari jaring.

Arahkan wajahMu kepadaku dan kasihanilah aku, ya Tuhan,*
sebab aku sebatang kara dan malang.

Lapangkanlah hatiku yang amat sesak,*
lepaskanlah aku dari segala kesusahanku.

Perhatikanlah sengsara dan kesukaranku,*
hapuskanlah segala kesesatanku.

Lihatlah, betapa banyaknya lawanku,*
mereka sangat membenci aku.

Jagalah hidupku dan selamatkan daku,*
janganlah aku kecewa karena berlindung kepadaMu.

Semoga aku terlindung karena ketulusan dan kejujuranku,*
sebab aku berharap kepadaMu.

Yan Allah, bebaskanlah umatMu Israel,*
dari segala kesesakannya.

Ant.3: Arahkanlah wajahMu kepadaku dan kasihanilah aku, ya Tuhan, sebab aku sebatang kara dan malang.

Bacaan Singkat: (Yes 55,6-7)

Carilah Tuhan selama Ia dapat ditemukan, berserulah kepadaNya selama Ia dekat. Hendaknya sijahat meninggalkan jalannya, dan sifasik melepaskan angan-angannya. Hendaklah ia berbalik kepada Allah kita, sebab dengan murah Allah mengampuni.

P: Palingkanlah wajahMu dari dosaku.
U: Hapuskanlah segala kesalahanku.

Doa Penutup:

Ya Tuhan, hadirlah pada umat yang berseru kepadaMu. Lindungilah kami yang mengharapkan belas-kasihanMu. Semoga kami bersih dari segala noda dosa, tetap bertekun dalam cara hidup yang suci dan akhirnya mewarisi janjiMu. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup ...

Ibadat Sore

KAMIS V SORE

MADAH

Yesus Engkau menganjurkan
Supaya kami bertahan
Dalam pantang dan puasa
Agar slamat sejahtera.

Dampingilah para umat
Yang kini ingin bertobat
Ampunilah dosa kami
Yang sungguh kami sesali.

Bersihkanlah hati kami
Di masa prapaska ini
Agar pantas merayakan
Hari kebangkitan Tuhan.

Ya Tritunggal mahasuci
Trimalah pujian kami
Yang kami lambungkan ini
Dengan ikhlas penuh bakti. Amin.

Ant.1: Ya Tuhan, aku berseru, dan Engkau menyembuhkan daku; Engkau kupuji selama-lamanya.

Mazmur 29

Aku akan memuliakan Dikau, ya Tuhan, sebab Engkau membebaskan daku,*
dan tidak membiarkan musuh bersukacita atas kemalanganku.

Ya Tuhan, Allahku, aku berseru,*
dan Engkau telah menyembuhkan daku.

Hidupku telah Kauselamatkan dari alam maut, ya Tuhan,*
nyawaku Kaubebaskan dari liang kubur.

Bernyanyilah bagi Tuhan, hai orang yang dikasihiNya,*
persembahkan syukur kepada namaNya yang kudus.

Sesaat saja Tuhan murka, tetapi baik hati seumur hidup,*
semalam saja aku menangis, fajar membawa sukacita.

Semasih aku sejahtera, aku berkata :*
"Aku takkan goyah untuk selama-lamanya".

Tuhan, tatkala Engkau berkenan, aku kuat dan aman,*
kini Kaupalingkan wajahMu dari padaku, maka tak berdayalah aku.

KepadaMu, ya Tuhan, aku berseru,*
Tuhanku, kasihanilah aku.

Apa gunanya bagiMu, jika nyawaku dicabut?*
Apa gunanya, jika aku turun ke dalam liang kubur?

Dapatkah debu memuliakan Dikau,*
atau mewartakan kesetiaanMu?

Dengarkanlah, ya Tuhan, kasihanilah aku,*
Tuhan, jadilah penolong bagiku.

Ratapku telah Kaujadikan tarian gembira,+
pakaian kabungku Kautanggalkan,*
pakaian pesta Kaukenakan padaku.

Maka aku bernyanyi bagiMu, dan takkan diam lagi,*
Tuhan Allahku, Engkau kupuji selama-lamanya.

Ant.1: Ya Tuhan, aku berseru, dan Engkau menyembuhkan daku; Engkau kupuji selama-lamanya.

Ant.2: Berbahagialah orang, bila kejahatannya tidak diperhitungkan Tuhan.

Mazmur 31

Berbahagialah orang, bila dosanya diampuni,*
dan kesalahannya dihapus oleh Tuhan.

Berbahagialah orang, bila kejahatannya tidak diperhitungkan Tuhan,*
dan tulus ikhlas hatinya.

Selama kusembunyikan dosaku, batinku tertekan,*
dan aku mengeluh sepanjang hari.

Siang malam aku sangat Kautekan,*
tenagaku lenyap, bagaikan diisap udara yang panas.

Maka kuakui dosaku di hadapanMu,*
dan kesalahanku tidak kusembunyikan.

Aku berkata: "Kuakui segala dosaku di hadapan Tuhan",*
maka semua kesalahanku Kauampuni.

Sebab itu hendaknya orang saleh berdoa kepadaMu,*
di waktu kesesakan.

Bila terjadi banjir besar,*
ia tak akan dilanda.

Engkaulah pelindungku dalam kesesakan,*
Engkau membebaskan dan menggembirakan daku.

"Aku akan menunjukkan jalan yang harus kautempuh,*
Aku akan menasihati dan mendampingi engkau.

Jangan berlaku seperti kuda atau keledai yang tak berakal,*
yang harus dikendalikan dengan kekang."

Nasib orang berdosa sengsara belaka,*
tetapi orang yang percaya kepada Tuhan dilimpahi kasih setia.

Bersorak gembiralah dalam Tuhan, hai orang saleh,*
bersorak-sorailah, hai orang jujur.

Ant.2: Berbahagialah orang, bila kejahatannya tidak diperhitungkan Tuhan.

Ant.3: Allah memberi Kristus kekuasaan, kehormatan dan kerajaan, dan semua bangsa mengabdi kepadaNya.

Why 11,17-18;12,10-12

Kami mengucap syukur kepadaMu, ya Tuhan,*
Allah yang mahakuasa, yang ada dahulu dan sekarang.

Sebab Engkau telah memangku kekuasaanMu yang besar,*
dan mulai memerintah sebagai raja.

Semua bangsa marah,+
maka tibalah kemurkaanMu,*
tibalah saat orang mati dihakimi.

Dan tibalah saat memberi ganjaran kepada para hambaMu,+
yaitu para nabi, para kudus dan semua orang takwa,*
baik kecil maupun besar.

Sekarang telah tiba keselamatan,+
kekuatan dan pemerintahan Allah kita,*
telah tiba kekuasaan raja yang diurapiNya.

Karena si pendakwa, saudara-saudara kita telah dijatuhkan,*
yang mendakwa mereka siang malam di hadapan Allah kita.

Tetapi mereka mengalahkan dia berkat darah Anakdomba,*
dan berkat kesaksian mereka.

Mereka tidak segan-segan mempertaruhkan nyawanya,*
oleh karena itu bersukacitalah, hai surga dan para penghuninya.

Ant.3: Allah memberi Kristus kekuasaan, kehormatan dan kerajaan, dan semua bangsa mengabdi kepadaNya.

Bacaan Singkat:(Yak 4,7-8.10)

Tunduklah kepada Allah! Lawanlah setan, maka ia akan lari dari padamu. Dekatilah Allah, dan Ia akan mendekati kamu. Tahirkanlah tanganmu, hai kamu orang-orang berdosa! Sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati! Rendahkanlah dirimu di hadapan Tuhan, dan Ia akan meninggikan kamu.

Lagu Singkat:
P: Dengarkanlah aku, ya Tuhan,* Kasihanilah aku. U: Dengarkanlah. P: Sembuhkanlah aku, sebab aku berdosa di hadapanMu. U: Kasihanilah aku. P: Kemuliaan. U: Dengarkanlah.

Ant.Kidung: UmurMu belum sampai lima puluh tahun dan Engkau telah melihat Abraham? Aku berkata kepadamu, sungguh, sebelum Abraham lahir, Aku sudah ada.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa;*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya:*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta;*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan;*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung: UmurMu belum sampai lima puluh tahun dan Engkau telah melihat Abraham? Aku berkata kepadamu, sungguh, sebelum Abraham lahir, Aku sudah ada.

Doa Permohonan:

Kristus, Tuhan kita, telah memberi perintah baru untuk saling mencintai. Marilah kita mohon dengan rendah hati:
U: Kobarkanlah api cinta kasih umatMu, ya Tuhan.
P: Guru yang baik, ajarilah kami mencintai Engkau dalam saudara-saudara kami,* dan berbuat baik kepadaMu dalam diri mereka.
P: Di salib Engkau telah memintakan ampun bagi algojo-algojoMu,* semoga kami mencintai musuh-musuh kami dan berdoa bagi orang yang menganiaya kami.
P: Berkat kurnia tubuh dan darahMu, teguhkanlah iman, harapan dan cinta kasih kami,* kuatkanlah yang lemah, hiburkanlah yang bersedih hati, dan berilah pengharapan kepada yang putus asa.
P: Cahaya dunia, dengan pembasuhan Engkau membuka mata orang yang lahir buta,* terangilah hati para calon baptis dengan pembasuhan air dan sabda kehidupan.
P: Puaskanlah semua orang yang telah meninggal, dengan kebaikanMu yang kekal,* dan masukkanlah kamipun kelak dalam bilangan para pilihanMu.

Bapa Kami

Doa Penutup:

Ya Tuhan, hadirlah pada umat yang berseru kepadaMu. Lindungilah kami yang mengharapkan belas-kasihanMu. Semoga kami bersih dari segala noda dosa, tetap bertekun dalam cara hidup yang suci dan akhirnya mewarisi janjiMu. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup ...

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - KAMIS

Doa Tobat

P: Kasihanilah kami, ya Tuhan.
U: Sebab kami orang yang berdosa.
P: Tunjukkanlah belaskasihanMu kepada kami, ya Tuhan.
U: Dan anugerahkan keselamatan kepada kami.
P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Menjelang datangnya malam
Kami menghadap wajahMu
Untuk menghaturkan salam
Sambil mohon doa restu.

Sambutlah dalam tanganMu
Hidup serta segalanya
Simpanlah dalam hatiMu
Harapan kami semua.

Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Kabulkanlah doa kami
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant: Tubuhku beristirahat dengan tenteram.

Mazmur 15 (16)

Jagalah aku, ya Allah, sebab aku berlindung kepadamu,+
Aku mengakui: Engkaulah Tuhanku,*
tiada kebahagiaan bagiku selain Dikau.

Orang-orang saleh di negeri ini,*
kumuliakan dan kujunjung tinggi.

Tetapi orang yang mengikuti dewa-dewa,*
menjatuhkan dirinya dalam jurang malapetaka.

Aku tidak ikut mempersembahkan kurban kepada dewa-dewa,*
bahkan bibirku takkan menyebut namanya.

Tuhan, Engkaulah milik pusaka dan warisanku,*
dalam tanganMulah nasibku.

Tanah permai akan menjadi bagianku,*
milik pusakaku menyenangkan hatiku.

Aku memuji Tuhan yang selalu menasihati aku,*
bahkan waktu malampun Ia berbicara dalam hatiku.

Aku selalu ingat akan Tuhan,*
aku tidak goyah, karena Ia ada di sampingku.

Sebab itu hatiku bergembira, dan jiwaku bersorak,*
dan tubuhku beristirahat dengan tenteram.

Aku tak akan Kauserahkan kepada alam maut,*
dan kekasihMu takkan Kaubiarkan turun ke liang kubur.

Engkau akan menunjukkan kepadaku jalan kehidupan.+
Di hadapanMu terdapat sukacita berlimpah,*
padaMulah kebahagiaan selama-lamanya.

Ant.: Tubuhku beristirahat dengan tenteram.

Bacaan singkat (1Tes 5,23)

Semoga Allah, pembawa damai, menguduskan kamu sepenuh-penuhnya. Moga-moga roh, jiwa dan ragamu seluruhnya terpelihara tanpa cela pada kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus.

Lagu singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, Allah kami, semoga berkat perlindunganMu kami dapat tidur nyenyak dan melepaskan lelah sesudah pekerjaan hari ini. Kuatkanlah kami dengan bantuanMu, supaya kami mampu membaktikan diri kepadaMu dengan segenap jiwa raga kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam ya ratu surgawi,
salam, bunda Putra ilahi.
Darimulah hidup kami
memperoleh terang suci.
Bersukalah, ya Maria,
bunda yang paling jelita.
Hiduplah, bunda mulia,
doakanlah kami semua.

Santo-Santa

Santo Ireneus dari Sirmium

Martir

Ireneus masih sangat muda ketika terpilih menjadi Uskup kota Sirmium, sebuah kota di Propinsi Pannonia, Eropa Tenggara. Dia dikenal sebagai seorang Uskup yang beriman kokoh dan punya semangat pengabdian dan kerasulan yang tinggi. demi Kristus dan kerajaan Allah, ia rela meninggalkan sanak saudara dan orang tuanya.

Sewaktu terjadi penganiayaan terhadap orang Kristen pada masa pemerintahan kaisar Diokletianus, Irenius dihadapkan kepada Gubernur Pannonia untuk diadili. Ia dipaksa membawakan kurban persembahan kepada dewa- dewa kafir Romawi. Uskup Ireneus yang saleh dengan tegas menolak perintah Gubernur. Katanya kepada Gubernur: Sengsara itu akan kutanggung dengan gembira supaya aku dapat mengambil bagian dalam sengsara Tuhan ku.

Karena jawabannya ini, ia disiksa dengan kejam. Ibu dan sanak saudara, kenalan dan sahabat- sahabatnya menganjurkan dia agar dia mengikuti saja kemauan gubernur supaya luput dari kematian ngeri.

Meskipun demikian Ireneus tetap setia kepada Kristus karena berpegang teguh pada kata- kata Kristus: Barangsiapa menyangkal Aku di hadapan manusia, maka akupun akan menyangkal dia dihadapan Bapa Ku yang di surga. Ia sebaliknya menantang gubernur agar segera menyelesaikan perkaranya sesuai kehendaknya.

Ia digiring ke atas panggung untuk dipenggal kepalanya. Ireneus tampak tak gentar. Ia bahkan membuka sendiri pakaiannya, lalu mengangkat tangannya ke atas sambil memohon agar Yesus datang menjemput jiwanya. Peristiwa ini terjadi di kota Mitrovicea, Yugoslavia pada tahun 304.

Santo Ludgerus

Uskup

Ludgerus lahir pada tahun 742. Cita- cita imamatnya tercapai ketika ia ditabhiskan menjadi imam dan kemudian menjadi Uskup pertama di Muenster, Jerman. Sebagai Uskup ia berusaha keras mempertobatkan orang - orang Jerman yang masih kafir dan meletakkan dasar yang kokoh bagi perkembangan iman umat di seluruh keuskupannya. Ia meninggal dunia pada tahun 809, tatkala sedang dalam perjalanan apostolis mengelilingi wilayah keuskupannya.