Sabtu, 14 Maret 2026

Sabtu III Prapaskah

Bacaan Misa

Bacaan Pertama Hosea 6:1-6

"Mari, kita akan berbalik kepada TUHAN, sebab Dialah yang telah menerkam dan yang akan menyembuhkan kita, yang telah memukul dan yang akan membalut kita. Ia akan menghidupkan kita sesudah dua hari, pada hari yang ketiga Ia akan membangkitkan kita, dan kita akan hidup di hadapan-Nya. Marilah kita mengenal dan berusaha sungguh-sungguh mengenal TUHAN; Ia pasti muncul seperti fajar, Ia akan datang kepada kita seperti hujan, seperti hujan pada akhir musim yang mengairi bumi." Apakah yang akan Kulakukan kepadamu, hai Efraim? Apakah yang akan Kulakukan kepadamu, hai Yehuda? Kasih setiamu seperti kabut pagi, dan seperti embun yang hilang pagi-pagi benar. Sebab itu Aku telah meremukkan mereka dengan perantaraan nabi-nabi, Aku telah membunuh mereka dengan perkataan mulut-Ku, dan hukum-Ku keluar seperti terang. Sebab Aku menyukai kasih setia, dan bukan korban sembelihan, dan menyukai pengenalan akan Allah, lebih dari pada korban-korban bakaran.

Mazmur Tanggapan Mazmur 51:3-4,18-21

(51-5) Sebab aku sendiri sadar akan pelanggaranku, aku senantiasa bergumul dengan dosaku.
(51-6) Terhadap Engkau, terhadap Engkau sajalah aku telah berdosa dan melakukan apa yang Kauanggap jahat, supaya ternyata Engkau adil dalam putusan-Mu, bersih dalam penghukuman-Mu.
(51-20) Lakukanlah kebaikan kepada Sion menurut kerelaan hati-Mu bangunkanlah tembok-tembok Yerusalem!
(51-21) Maka Engkau akan berkenan kepada korban yang benar, korban bakaran dan korban yang terbakar seluruhnya; maka orang akan mengorbankan lembu jantan di atas mezbah-Mu.

Bacaan Injil Lukas 18:9-14

Dan kepada beberapa orang yang menganggap dirinya benar dan memandang rendah semua orang lain, Yesus mengatakan perumpamaan ini: "Ada dua orang pergi ke Bait Allah untuk berdoa; yang seorang adalah Farisi dan yang lain pemungut cukai. Orang Farisi itu berdiri dan berdoa dalam hatinya begini: Ya Allah, aku mengucap syukur kepada-Mu, karena aku tidak sama seperti semua orang lain, bukan perampok, bukan orang lalim, bukan pezinah dan bukan juga seperti pemungut cukai ini; aku berpuasa dua kali seminggu, aku memberikan sepersepuluh dari segala penghasilanku. Tetapi pemungut cukai itu berdiri jauh-jauh, bahkan ia tidak berani menengadah ke langit, melainkan ia memukul diri dan berkata: Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini. Aku berkata kepadamu: Orang ini pulang ke rumahnya sebagai orang yang dibenarkan Allah dan orang lain itu tidak. Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan."

Renungan

Kabut Pagi

Kabut pagi selalu tampak meyakinkan. Ia menutup lembah, memutihkan sawah, seolah akan tinggal selamanya. Tetapi begitu matahari naik sepenggalah, ia menguap tanpa pamit. Yang kelihatan paling tebal ternyata yang paling cepat hilang.

Lewat Hosea, Allah mengeluh dengan gambar itu: kasih setiamu seperti kabut pagi, seperti embun yang hilang pagi-pagi benar. Umat rajin datang membawa kurban, tetapi hatinya menguap sebelum siang. Maka Allah menegaskan selera-Nya: Aku menyukai kasih setia, dan bukan korban sembelihan.

Orang Farisi dalam perumpamaan hari ini adalah kabut yang paling tebal. Doanya di Bait Allah sesungguhnya laporan prestasi: aku berpuasa dua kali seminggu, aku memberi sepersepuluh. Kata aku berulang-ulang, dan Allah nyaris hanya menjadi pendengar. Sementara di sudut, pemungut cukai tidak berani menengadah. Doanya satu kalimat: ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini. Justru dia yang pulang dibenarkan.

Prapaskah sudah melewati pertengahan. Puasa dan pantang kita ini kabut ataukah mata air? Ukurannya bukan tebalnya di mata orang, melainkan bertahannya ketika matahari pencobaan mulai meninggi.

Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini. Jadikan kasihku setia sampai siang, bukan hilang bersama embun pagi. Amin.

Invitatorium

SABTU III PAGI

Pembukaan

Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku."

Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.

Ibadat Bacaan

Ibadat Bacaan Sabtu dalam Pekan Prapaskah III
Ya Allah, datanglah menolong aku.

Tuhan, bersegeralah menolong aku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

MADAH

Ave Maria, gratia plena

Dominus tecum

Benedicta tu in mulieribus

Et benedictus fructus ventris tui, Jesus
Sancta Maria, Mater Dei

Ora pro nobis peccatoribus

Nunc et in hora mortis nostrae
Amen.
Terjemahan Bahasa Indonesia:
Salam Maria, penuh rahmat

Tuhan sertamu

Terpujilah Engkau di antara wanita

Dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus
Santa Maria, Bunda Allah

Doakanlah kami orang berdosa

Sekarang dan pada waktu kami mati
Amin.

PSALMODI

Ant. 1 Marilah kita memuji Tuhan karena belas kasihan-Nya dan karena perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib bagi manusia.

Mazmur 107

Syukur atas pembebasan

Inilah pesan Allah kepada bani Israel; kabar baik tentang damai sejahtera yang diwartakan melalui Yesus Kristus (Kis. 10:36).

I
“Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik;

kasih setia-Nya kekal selama-lamanya.”
Biarlah mereka berkata demikian, orang-orang yang ditebus Tuhan,

yang ditebus-Nya dari tangan musuh

dan dikumpulkan-Nya dari negeri-negeri yang jauh,

dari timur dan barat, utara dan selatan.
Ada yang mengembara di padang gurun, di tanah tandus,

tidak menemukan jalan ke kota tempat mereka dapat tinggal.

Mereka lapar dan haus;

jiwa mereka pingsan di dalam diri mereka.
Lalu mereka berseru kepada Tuhan dalam kesusahan mereka

dan Ia menyelamatkan mereka dari kesesakan mereka

dan Ia menuntun mereka di jalan yang benar

untuk mencapai kota tempat mereka dapat tinggal.
Biarlah mereka bersyukur kepada Tuhan karena kasih setia-Nya,

karena perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib bagi manusia.

Sebab Ia memuaskan jiwa yang haus;

Ia mengisi yang lapar dengan hal-hal yang baik.
Ada yang duduk dalam kegelapan dan dalam bayangan maut,

tawanan dalam kesengsaraan dan belenggu,

Karena mereka menentang firman Allah

dan menolak nasihat Yang Mahatinggi.

Ia meremukkan semangat mereka dengan kerja keras;

mereka tersandung; tidak ada yang menolong.
Lalu mereka berseru kepada Tuhan dalam kesusahan mereka

dan Ia menyelamatkan mereka dari kesesakan mereka.

Ia membawa mereka keluar dari kegelapan dan bayangan maut

dan memecahkan belenggu mereka berkeping-keping.
Biarlah mereka bersyukur kepada Tuhan karena kebaikan-Nya,

karena perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib bagi manusia:

sebab Ia mendobrak pintu-pintu perunggu

dan mematahkan palang-palang besi.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Marilah kita memuji Tuhan karena belas kasihan-Nya dan karena perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib bagi manusia.

Ant. 2 Manusia telah melihat perbuatan-perbuatan Allah, keajaiban-keajaiban yang telah Ia lakukan.

II
Ada yang sakit karena dosa-dosa mereka

dan menderita karena kesalahan mereka.

Mereka membenci setiap makanan;

mereka mendekati gerbang maut.
Lalu mereka berseru kepada Tuhan dalam kesusahan mereka

dan Ia menyelamatkan mereka dari kesesakan mereka.

Ia mengutus firman-Nya untuk menyembuhkan mereka

dan menyelamatkan hidup mereka dari kubur.
Biarlah mereka bersyukur kepada Tuhan karena kasih setia-Nya,

karena perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib bagi manusia.

Biarlah mereka mempersembahkan kurban syukur

dan menceritakan perbuatan-perbuatan-Nya dengan bersukacita.
Ada yang berlayar ke laut dengan kapal

untuk berdagang di perairan yang luas.

Orang-orang ini telah melihat perbuatan-perbuatan Tuhan,

keajaiban-keajaiban yang Ia lakukan di kedalaman.
Sebab Ia berfirman; Ia memanggil badai,

mengangkat gelombang laut.

Terombang-ambing ke surga, lalu ke kedalaman;

jiwa mereka meleleh dalam kesesakan mereka.
Mereka terhuyung-huyung, terombang-ambing seperti orang mabuk,

karena semua keahlian mereka hilang.

Lalu mereka berseru kepada Tuhan dalam kesusahan mereka

dan Ia menyelamatkan mereka dari kesesakan mereka.
Ia menenangkan badai menjadi bisikan:

semua gelombang laut menjadi tenang.

Mereka bersukacita karena ketenangan itu

dan Ia menuntun mereka ke pelabuhan yang mereka inginkan.
Biarlah mereka bersyukur kepada Tuhan karena kasih setia-Nya,

keajaiban-keajaiban yang Ia lakukan bagi manusia.

Biarlah mereka meninggikan-Nya dalam perkumpulan umat

dan memuji-Nya dalam pertemuan semua tua-tua.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Manusia telah melihat perbuatan-perbuatan Allah, keajaiban-keajaiban yang telah Ia lakukan.

Ant. 3 Mereka yang mengasihi Tuhan akan melihat dan bersukacita; mereka akan memahami kasih setia-Nya.

III
Ia mengubah sungai-sungai menjadi padang gurun,

mata air menjadi tanah yang haus,

tanah yang subur menjadi gurun garam,

karena kejahatan orang-orang yang tinggal di sana.
Tetapi Ia mengubah padang gurun menjadi sungai-sungai,

tanah yang haus menjadi mata air.

Di sana Ia menempatkan orang-orang yang lapar

dan mereka membangun kota untuk tinggal.
Mereka menabur ladang dan menanam kebun anggur mereka;

ini menghasilkan panen.

Ia memberkati mereka; mereka bertambah banyak.

Ia tidak membiarkan kawanan ternak mereka berkurang.
Ia mencurahkan penghinaan atas para pangeran,

membuat mereka mengembara di padang gurun yang tidak berjejak.

Mereka berkurang, menjadi tidak berarti

oleh penindasan, kejahatan, dan kesedihan.
Tetapi Ia mengangkat orang miskin dari kesusahan;

membuat keluarga-keluarga banyak seperti kawanan domba.

Orang benar melihatnya dan bersukacita

tetapi semua yang berbuat salah dibungkam.
Siapa pun yang bijaksana, biarlah ia memperhatikan hal-hal ini

dan mempertimbangkan kasih setia Tuhan.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Engkau mengisi yang lapar dengan hal-hal yang baik, Tuhan Allah, dan memecahkan belenggu orang berdosa. Dengarkanlah umat-Mu yang berseru kepada-Mu dalam kesusahan mereka dan pimpinlah Gereja-Mu dari bayangan maut. Kumpulkanlah kami dari matahari terbit hingga terbenam agar kami dapat bertumbuh bersama dalam iman dan kasih dan memberikan syukur abadi atas kebaikan-Mu.

Ant. Mereka yang mengasihi Tuhan akan melihat dan bersukacita; mereka akan memahami kasih setia-Nya.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan firman Allah dan suara publik Gereja.
Manusia Allah menyambut terang.

Agar semua dapat melihat bahwa perbuatan-perbuatannya benar.

BACAAN

Bacaan Pertama

Dari Kitab Keluaran

40:16-38

Kemah Suci didirikan. Awan Tuhan.
Musa melakukan tepat seperti yang diperintahkan Tuhan kepadanya.
Pada hari pertama bulan pertama tahun kedua, Kemah Suci didirikan. Musa-lah yang mendirikan Kemah Suci. Ia menempatkan alas-alasnya, mendirikan papan-papannya, memasang palang-palangnya, dan mendirikan tiang-tiangnya. Ia membentangkan tenda di atas Kemah Suci dan menempatkan penutup di atas tenda, seperti yang diperintahkan Tuhan kepadanya. Ia mengambil perintah-perintah dan menempatkannya di dalam tabut; ia menempatkan tiang-tiang di samping tabut dan menempatkan tutup pendamaian di atasnya. Ia membawa tabut ke dalam Kemah Suci dan menggantungkan tirai tabir, sehingga menutupi tabut perintah-perintah, seperti yang diperintahkan Tuhan kepadanya. Ia menempatkan meja di kemah pertemuan, di sisi utara Kemah Suci, di luar tabir, dan menata roti di atasnya di hadapan Tuhan, seperti yang diperintahkan Tuhan kepadanya. Ia menempatkan kaki pelita di kemah pertemuan, di seberang meja, di sisi selatan Kemah Suci, dan ia memasang pelita-pelita di hadapan Tuhan, seperti yang diperintahkan Tuhan kepadanya.
Ia menempatkan mezbah emas di kemah pertemuan, di depan tabir, dan di atasnya ia membakar dupa yang harum, seperti yang diperintahkan Tuhan kepadanya. Ia menggantungkan tirai di pintu masuk Kemah Suci. Ia menempatkan mezbah kurban bakaran di depan pintu masuk Kemah Suci kemah pertemuan, dan mempersembahkan kurban bakaran dan kurban sajian di atasnya, seperti yang diperintahkan Tuhan kepadanya. Ia menempatkan bejana pembasuhan di antara kemah pertemuan dan mezbah, dan menaruh air di dalamnya untuk membasuh. Musa dan Harun serta anak-anaknya biasa membasuh tangan dan kaki mereka di sana, karena mereka membasuh diri setiap kali mereka masuk ke kemah pertemuan atau mendekati mezbah, seperti yang diperintahkan Tuhan kepada Musa. Akhirnya, ia mendirikan pelataran di sekitar Kemah Suci dan mezbah dan menggantungkan tirai di pintu masuk pelataran. Demikianlah Musa menyelesaikan semua pekerjaan.
Kemudian awan menutupi kemah pertemuan, dan kemuliaan Tuhan memenuhi Kemah Suci. Musa tidak dapat masuk ke kemah pertemuan, karena awan itu turun di atasnya dan kemuliaan Tuhan memenuhi Kemah Suci.
Setiap kali awan itu naik dari Kemah Suci, orang Israel akan berangkat dalam perjalanan mereka. Tetapi jika awan itu tidak terangkat, mereka tidak akan maju; hanya ketika awan itu terangkat barulah mereka maju. Pada siang hari awan Tuhan terlihat di atas Kemah Suci; sedangkan pada malam hari, api terlihat di dalam awan oleh seluruh bani Israel di semua tahap perjalanan mereka.

RESPONSORIUM 1 Kor. 10:1, 2; Kel. 40:32, 33, 34

Bapa-bapa kita semua berada di bawah awan dan semua mereka melewati Laut Merah.

Semua dibaptis dalam Musa di dalam awan.
Awan menutupi kemah pertemuan, dan kemuliaan Tuhan memenuhi Kemah Suci.

Semua dibaptis dalam Musa di dalam awan.
Bacaan Kedua

Dari khotbah Santo Gregorius dari Nazianzen, uskup

Layani Kristus dalam diri orang miskin
Berbahagialah orang yang murah hati, karena mereka akan beroleh kemurahan, demikianlah kata Kitab Suci. Kemurahan hati bukanlah yang terkecil dari kebahagiaan. Lagi: Berbahagialah orang yang memperhatikan orang miskin dan melarat. Sekali lagi: Murah hati adalah orang yang berbelas kasihan dan meminjamkan. Di tempat lain: Sepanjang hari orang benar berbelas kasihan dan meminjamkan. Marilah kita meraih berkat ini, marilah kita mendapatkan nama sebagai orang yang memperhatikan, marilah kita bermurah hati.
Bahkan malam pun tidak boleh mengganggu tugas belas kasihanmu. Jangan berkata: Kembalilah dan aku akan memberimu sesuatu besok. Seharusnya tidak ada penundaan antara niatmu dan perbuatan baikmu. Kemurahan hati adalah satu-satunya hal yang tidak dapat menunda.
Bagikanlah rotimu kepada orang yang lapar, dan bawalah orang miskin dan tunawisma ke dalam rumahmu, dengan hati yang gembira dan bersemangat. Orang yang melakukan perbuatan belas kasihan harus melakukannya dengan sukacita. Rahmat perbuatan baik berlipat ganda ketika dilakukan dengan cepat dan sigap. Apa yang diberikan dengan tidak ikhlas atau melawan kehendak seseorang adalah tidak menyenangkan dan jauh dari terpuji.
Ketika kita melakukan perbuatan baik, kita harus bersukacita dan tidak bersedih karenanya. Jika kamu melepaskan belenggu dan tali, kata Yesaya, yaitu, jika kamu menyingkirkan kekikiran dan perhitungan biaya, dengan keraguan dan keluhan, apa hasilnya? Sesuatu yang besar dan indah! Betapa menakjubkan pahala yang akan ada: Terangmu akan terbit seperti fajar, dan kesembuhanmu akan segera muncul. Siapa yang tidak akan mendambakan terang dan kesembuhan.
Jika kamu berpikir bahwa aku memiliki sesuatu untuk dikatakan, hamba-hamba Kristus, saudara-saudara-Nya dan sesama pewaris, marilah kita mengunjungi Kristus kapan pun kita bisa; marilah kita merawat-Nya, memberi-Nya makan, memberi-Nya pakaian, menyambut-Nya, menghormati-Nya, tidak hanya pada waktu makan, seperti yang dilakukan beberapa orang, atau dengan mengurapi-Nya, seperti yang dilakukan Maria, atau hanya dengan meminjamkan-Nya kubur, seperti Yusuf dari Arimatea, atau dengan mengatur pemakaman-Nya, seperti Nikodemus, yang mengasihi Kristus dengan setengah hati, atau dengan memberi-Nya emas, kemenyan, dan mur, seperti orang Majus sebelum semua yang lain ini.
Tuhan semesta alam meminta belas kasihan, bukan kurban, dan belas kasihan lebih besar daripada jutaan domba gemuk. Marilah kita menunjukkan belas kasihan kepada-Nya dalam diri orang miskin dan mereka yang hari ini tergeletak di tanah, agar ketika kita meninggalkan dunia ini mereka dapat menerima kita ke tempat tinggal abadi, dalam Kristus Tuhan kita sendiri, kepada-Nya kemuliaan selama-lamanya. Amin.

RESPONSORIUM Matius 25:35, 40; Yohanes 15:12

Aku lapar dan kamu memberi Aku makan; Aku haus dan kamu memberi Aku minum; Aku tunawisma dan kamu menerima Aku.

Sekarang Aku katakan kepadamu: Ketika kamu melakukan hal-hal ini untuk yang paling terabaikan dari saudara-saudara-Ku, kamu melakukannya untuk Aku.
Inilah yang Aku perintahkan kepadamu: kasihilah seorang akan yang lain seperti Aku telah mengasihi kamu.

Sekarang Aku katakan kepadamu: Ketika kamu melakukan hal-hal ini untuk yang paling terabaikan dari saudara-saudara-Ku, kamu melakukannya untuk Aku.

DOA PENUTUP

Bersukacita

dalam perayaan tahunan ini

dari masa Prapaskah kita,

kami berdoa, ya Tuhan, agar,

dengan hati kami tertuju pada misteri Paskah,

kami dapat digembirakan oleh efek penuhnya.

Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

MADAH

Kristus surya keadilan
Kini fajar Kaudatangkan
Enyahkanlah kegelapan
Tampilkanlah kehidupan.

S'moga pertobatan kami
Di masa Prapaska ini
menurunkan rahmat ampun
Atas dosa yang bertimbun.

Bila tiba hari paska
Perkenanankan para hamba
Bersorak kegembiraan
Merayakan kebangkitan.

Ya Tritunggal mahasuci
Trimalah pujian kami
Yang kami lambungkan ini
Dengan ikhlas penuh bakti. Amin.

Ant.1: Engkau dekat, ya Tuhan, dan segala perintahMu benar.

Mazmur 118,145-152

Aku berseru dengan segenap hati, ya Tuhan, jawablah aku,*
ketetapanMu hendak kupegang.

Aku berseru kepadaMu: selamatkanlah aku!*
PerintahMu akan kutepati.

Pagi-pagi buta aku telah bangun dan mohon pertolonganMu,*
aku berharap pada firmanMu.

Semalam-malaman mataku tertuju kepadaMu,*
untuk merenungkan janjiMu.

Dengarkanlah suaraku sesuai dengan kasih setiaMu,*
ya Tuhan, hidupkanlah aku seturut hukumMu.

Orang yang mengejar aku semakin men dekat,*
mereka menjauh dari hukumMu.

Tetapi Engkau dekat, ya Tuhan,*
dan segala perintahMu benar.

Sejak lama aku mengakui ketetapanMu,*
sebab Engkau menetapkannya dari sediakala.

Ant.1: Engkau dekat, ya Tuhan, dan segala perintahMu benar.

Ant.2: Tuhan, semoga hikmatMu mendampingi aku dalam usahaku.

Kebij 9,1-12

Allah leluhur kami, Tuhan yang berbelaskasih,*
Engkau menciptakan semesta alam dengan sabdaMu.

Engkau membentuk manusia dengan hikmatMu,*
agar ia menguasai makhluk ciptaanMu,

agar ia memerintah dunia dengan suci dan adil,*
dan memegang kekuasaan dengan lurus hati.

Berikanlah kepadaku hikmat yang memerintah bersama Engkau,*
dan janganlah aku Kauusir dari lingkungan anakMu.

Sebab aku ini hambaMu dan anak sahayaMu,+
manusia yang lemah dan pendek umur,*
kurang pengertian tentang hukum dan keadilan.

Bahkan orang yang paling sempurna tidak berarti sama sekali,*
kalau tidak mempunyai hikmat yang berasal dari padaMu.

Engkau telah memilih aku menjadi raja bangsaMu,*
untuk memerintah putera-puteriMu.

Engkau menyuruh aku membangun kenisah di atas gunungMu yang kudus,+
dan mesbah dalam kota kediamanMu,*
gambaran yang serupa dengan kemah suci di surga.

PadaMulah hikmat yang mengenal segala karyaMu,*
yang hadir tatkala Engkau menciptakan bumi.

Ia mengetahui yang baik di hadapanMu,*
dan yang sesuai dengan firmanMu.

Utuslah hikmat itu dari surga suci,*
dari takhtaMu yang mulia.

Agar mendampingi aku dalam usahaku,*
untuk mengetahui yang baik di hadapanMu.

Sebab hikmatMu mengetahui dan memahami segala-galanya,+
ia menuntun aku dengan bijaksana dalam segala tingkah laku,*
dan melindungi aku dengan cahaya kemuliaannya.

Ant.2: Tuhan, semoga hikmatMu mendampingi aku dalam usahaku.

Ant.3 Kesetiaan Tuhan tetap selama-lamanya.

Mazmur 116 (117)

Pujilah Tuhan, hai segala bangsa,*
megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa.

Sebab besar kasihNya kepada kita,*
kesetiaan Tuhan tetap selama-lamanya.

Ant.3: Kesetiaan Tuhan tetap selama-lamanya.

Bacaan Singkat: (Yes 1,16-18)

Berbasuhlah dan bersihkanlah dirimu. Jauhkanlah tingkah lakumu yang durjana dari mataKu. Berhentilah berbuat jahat dan belajarlah berbuat baik. Carilah keadilan, tolonglah orang yang tertindas. Berikanlah hak kepada si yatim, dan belalah perkara si janda. Sesudah itu datanglah dan beracaralah dengan Daku, sabda Tuhan. Sungguhpun dosamu merah laksana sirih, akan menjadi putih laksana kapur. Walaupun merah seperti lembayung, akan menjadi putih seperti kapas.

Lagu Singkat:
P: Tuhan akan melepaskan daku dari perangkap,* Dan dari jerat musuh. U: Tuhan. P: Dari lawan yang memfitnah. U: Dan dari jerat musuh. P: Kemuliaan. U: Tuhan.

Ant.Kidung: Pegawai pajak itu berdiri jauh-jauh. Bahkan ia tidak berani menengadah ke langit, melainkan menepuk dada dan berkata: Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini.

KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan;*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Pegawai pajak itu berdiri jauh-jauh. Bahkan ia tidak berani menengadah ke langit, melainkan menepuk dada dan berkata: Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini.

Doa Permohonan:

Kristus ingin mengubah manusia menjadi ciptaan baru. Ia menyerahkan kepada umatNya pembaptisan kelahiran baru dan mengundang kita kepada perjamuan sabda dan tubuhNya. Marilah kita memuliakan Tuhan dan berdoa:
U: Baharuilah kami dengan rahmatMu, ya Tuhan.
P: Yesus, yang lembut dan rendah hati, berilah kami perasaan yang peka, budi bahasa yang lembut dan hati yang penuh pengertian,* sehingga kami tetap sabar terhadap setiap orang.
P: Ajarilah kami sungguh-sungguh menjadi sesama untuk orang yang melarat dan terdesak,* sehingga kami mencontoh Engkau seperti orang Samaria yang baik hati.
P: Semoga perawan Maria, bundaMu, mendoakan para perawan yang membaktikan diri kepadaMu,* sehingga mereka lebih setia pada janji yang mereka ikrarkan kepadaMu.
P: Berbelaskasihlah terhadap kami, ampunilah dosa kami,* dan janganlah menghukum kami.

Bapa Kami

Doa Penutup:

Ya Tuhan, dengan gembira kami rayakan masa tobat tahunan ini. Kami menyiapkan diri untuk memperingati wafat dan kebangkitan Kristus. Semoga misteri Paska itu sungguh berpengaruh dalam hidup kami. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup ...

Ibadat Siang

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

SABTU III SIANG

Madah

Yesus penebus ilahi
Kami mohon Kaudampingi
Dalam usaha mengabdi
Kepada sesama kami.

Sudilah Engkau berkarya
Melalui suka duka
Yang harus kami alami
Dalam kehidupan ini.

Sampaikanlah doa ini
Ya Yesus junjungan kami
Kepada Bapa surgawi
Dalam kuasa Roh suci. Amin.

Ant.1: Jaminlah kesejahteraan hambaMu, ya Tuhan.

Mazmur 118 (119), 121-128

Aku bertindak adil dan jujur,*
jangan aku Kauserahkan kepada pemerasku.

Jaminlah kesejahteraan hambaMu,*
jangan sampai orang sombong menganiaya aku.

Mataku sangat merindukan keselamatanMu,*
dan keadilan yang Kaujanjikan.

Perlakukanlah hambaMu sesuai dengan kasih setiaMu,*
dan ajarkanlah ketetapanMu kepadaku.

HambaMulah aku, beri aku pengertian,*
supaya aku memahami perintahMu.

Ya Tuhan, telah tiba saatnya Engkau bertindak,*
mereka telah memperkosa hukumMu.

Itulah sebabnya aku mencintai perintahMu,*
melebihi emas yang paling murni.

Itulah sebabnya aku hidup sesuai dengan segala titahMu,*
segala jalan dusta kubenci.

Ant.1: Jaminlah kesejahteraan hambaMu, ya Tuhan.

Ant.2: Pandanglah Tuhan, maka engkau akan berbahagia.

Mazmur 33 I

Aku hendak memuji Tuhan setiap waktu,*
mulutku tetap menyanyikan pujianNya.

Karena Tuhan aku bermegah-megah,*
hendaknya orang yang rendah hati mendengarnya dan bersukaria.

Agungkanlah Tuhan bersama dengan daku,*
mari kita bersama memasyhurkan namaNya.

Dalam doa aku mencari Tuhan, dan Ia menjawab aku,*
Ia melepaskan daku dari segala yang menakutkan.

Pandanglah Dia, maka Engkau akan berbahagia,*
Ia tak akan mengecewakan dikau.

Orang yang malang ini berseru, dan Tuhan mendengarkannya,*
Tuhan menyelamatkan dia dari segala derita.

Bala malaikat Allah berkemah di sekeliling orang yang takwa,*
untuk melindunginya terhadap bahaya.

Rasailah dan nikmatilah, betapa baiknya Tuhan,*
berbahagialah orang yang berlindung kepadaNya.

Seganilah Tuhan, hai orang-orang suci,*
sebab yang takwa tidak berkekurangan.

Orang kaya telah menjadi miskin dan lapar,*
yang mencari Tuhan takkan kekurangan suatupun.

Ant.2: Pandanglah Tuhan, maka engkau akan berbahagia.

Ant.3: Tuhan itu dekat pada orang yang bertobat.

Mazmur 33 II

Saudara-saudara, dengarkanlah aku,*
kuajar kamu menjadi takwa.

Siapakah yang merindukan hidup,*
merindukan umur panjang penuh bahagia?

Jagalah lidahmu terhadap yang jahat,*
dan bibirmu jangan menipu.

Jauhilah yang jahat, lakukanlah yang baik,*
perjuangkanlah damai sejahtera.

Mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar,*
telingaNya kepada seruan mereka

Wajah Tuhan menentang para penjahat,*
untuk melenyapkan ingatan akan mereka dari muka bumi.

Bila orang benar berseru, Tuhan mendengarkan,*
dan Ia melepaskan mereka dari segala derita.

Tuhan itu dekat pada orang yang bertobat,*
Ia menyelamatkan orang yang remuk redam.

Orang benar menghadapi banyak kemalangan,*
tetapi Tuhan menyelamatkan dia dari semuanya.

Tuhan melindungi segala tulangnya,*
tak satupun akan dipatahkan.

Orang berdosa dibunuh oleh kejahatannya,*
yang membenci orang saleh akan menanggung kesalahannya sendiri.

Tuhan menyelamatkan para hambaNya,*
semua yang berlindung kepadaNya tidak menanggung hukuman.

Ant.3: Tuhan itu dekat pada orang yang bertobat.

Bacaan Singkat: (Why 3,19-20)

Aku menegur dan menghajar orang yang Kucintai. Maka bergiatlah dan bertobatlah! Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetuk. Barang siapa mendengar suaraKu dan membuka pintu bagiKu, akan Kukunjungi. Aku akan bersantap dengan dia, dan dia dengan Daku.

P: Manusia hidup bukan saja dari makanan.
U: Melainkan juga dari setiap sabda Allah.

Doa Penutup:

Ya Tuhan, dengan gembira kami rayakan masa tobat tahunan ini. Kami menyiapkan diri untuk memperingati wafat dan kebangkitan Kristus. Semoga misteri Paska itu sungguh berpengaruh dalam hidup kami. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup ...

Ibadat Sore

MINGGU IV SORE I

MADAH

Dengarkan Bapa ilahi
Doa dan jeritan hati
Yang kami panjatkan ini
Di masa Prapaska suci.

Sungguh banyak dosa kami
Semua kami akui
Maafkanlah sembuhkanlah
Hati kami luka parah.

Semoga tubuh kamipun
Dengan tabah lagi tekun
Melatih tobat dan tapa
Dengan pantang dan puasa.

Kami mohon pada Tuhan
S'moga masa persiapan
Yang kami langsungkan ini
Kaulimpahi rahmat suci. Amin

Ant.1: Kristus ditetapkan Allah untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku:*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem:*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Ant.1: Kristus ditetapkan Allah untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.

Ant.2: Bangunlah, engkau yang tidur, bangkitlah dari kematianmu; dan Kristus akan menyinari engkau.

Mazmur 129 (130)

Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan,*
Tuhanku, dengarkanlah seruanku.

Hendaklah telingaMu menaruh perhatian,*
kepada jeritan doaku.

Jika Engkau menghitung-hitung kesalahan, ya Tuhan,*
siapakah dapat bertahan?

Tetapi syukurlah Engkau suka mengampuni,*
sehingga orang mengabdi kepadaMu dengan takwa.

Aku berharap akan Tuhan,*
hatiku mengharapkan firmanNya.

Hatiku menantikan Tuhanku,*
lebih dari penjaga menantikan fajar.

Lebih dari penjaga menantikan fajar,*
Israel menantikan Tuhan.

Sebab pada Tuhanlah kasih setia,*
dan penebusan yang berlimpah-limpah.

Tuhanlah yang akan membebaskan Israel,*
dari segala kesalahannya.

Ant.2: Bangunlah, engkau yang tidur, bangkitlah dari kematianmu; dan Kristus akan menyinari engkau.

Ant.3: Demi cintaNya yang amat besar, Allah telah mengasihi kita dengan kerahiman yang berlimpah. Kita yang sudah mati karena dosa telah dihidupkan Allah bersama Kristus.

Flp 2,6-11

Meskipun berwujud Allah,+
Kristus Yesus tidak mau berpegang teguh,*
pada kemuliaanNya yang setara dengan Allah.

Ia telah menghampakan diri,+
dengan mengambil keadaan hamba,*
dan menjadi sama dengan manusia.

Ia kelihatan sebagai seorang manusia dan merendahkan diri,+
karena taat sampai mati,*
sampai mati di salib.

Sebab itu Allah telah meninggikan Dia,+
dan menganugerahkan kepadaNya,*
nama yang melebihi segala nama.

Agar dalam nama Yesus,+
bertekuklah setiap lutut,*
di surga tinggi, di bumi dan di bawah bumi.

Agar setiap lidah mengakui,+
untuk kemuliaan Allah Bapa:*
Tuhanlah Yesus Kristus.

Ant.3: Demi cintaNya yang amat besar, Allah telah mengasihi kita dengan kerahiman yang berlimpah. Kita yang sudah mati karena dosa telah dihidupkan Allah bersama Kristus.

Bacaan Singkat: (2Kor 6,1-4a)

Kami mendesak saudara: janganlah sia-siakan kurnia yang telah saudara peroleh dari Allah. Dalam Kitab suci Allah bersabda:
"Pada masa yang tepat engkau akan Kudengarkan; pada hari keselamatan engkau akan Kutolong". Camkan, saudara-saudara, sekaranglah saat yang tepat itu, dan sekarang juga hari keselamatan itu! Kami tidak memberi sandungan kepada siapapun juga, agar pelayanan kami jangan sampai dicela. Sebaliknya, dalam segala hal kami bertindak sebagai pelayan Allah.

Lagu Singkat:
P: Perhatikanlah dan kasihanilah kami, ya Tuhan,* Sebab kami berdosa di hadapanMu. U: Perhatikanlah. P: Dengarkanlah permohonan kami, ya Kristus. U: Sebab kami berdosa di hadapanMu. P: Kemuliaan. U: Perhatikanlah.

Ant.Kidung: Demikian besarlah kasih Allah kepada dunia, hingga Ia menyerahkan PuteraNya yang tunggal, supaya setiap orang, yang percaya kepadaNya, tidak mati, melainkan hidup selama-lamanya.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa;*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya:*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta;*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan;*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung: Demikian besarlah kasih Allah kepada dunia, hingga Ia menyerahkan PuteraNya yang tunggal, supaya setiap orang, yang percaya kepadaNya, tidak mati, melainkan hidup selama-lamanya.

Doa Permohonan:

Marilah kita memuliakan Tuhan kita Yesus Kristus, yang menjadi guru, teladan dan saudara kita. KepadaNya kita mohon:
U: Hidupkanlah umatMu, ya Tuhan.
P: Ya Kristus, dalam segala-galanya Engkau serupa dengan kami, kecuali dalam hal dosa, semoga kami bergembira dengan yang bergembira, dan menangis dengan yang menangis,* agar cinta kasih kami semakin bertambah setiap hari.
P: Perkenankanlah kami mengabdi Engkau yang lapar dalam orang yang lapar,* dan melayani Engkau yang haus dalam orang yang haus.
P: Engkau membangkitkan Lazarus dari kematian,* semoga orang yang mati karena dosa, Kauhidupkan kembali karena iman dan tobat.
P: Semoga banyak orang mengikuti jejakMu dengan lebih teguh dan lebih sempurna,* berkat teladan santa perawan Maria dan para kudusMu.
P: Semoga orang yang telah meninggal, bangkit kembali dalam kemuliaanMu,* serta menikmati cinta kasihMu untuk selamanya.

Bapa Kami

Doa Penutup:

Tuhan yang maharahim, dengan perantaraan SabdaMu Engkau memulihkan nasib umat manusia. Semoga kami menyongsong perayaan Paska dengan bakti yang rela dan iman yang bersemangat. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup ...

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - MINGGU I

Doa Tobat

P: Kasihanilah kami, ya Tuhan.
U: Sebab kami orang yang berdosa.
P: Tunjukkanlah belaskasihanMu kepada kami, ya Tuhan.
U: Dan anugerahkan keselamatan kepada kami.
P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Kristus cahaya mulia
Kegelapan Kauenyahkan
Malam maut tak berdaya
Sudah kalah Kaulumpuhkan

Lindungilah kami Tuhan
Selama semalam ini
Kami mohon ketenangan
Dalam istirahat nanti.

Meski mata 'kan tertidur
Semoga hati berjaga
Rapi selalu teratur
Siap menyambut rajanya.

Terpujilah Kristus raja
Bersama Bapa mulia
Dan Roh kudus sumber cinta
Sepanjang segala masa. Amin.

Ant 1: Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.

Mazmur 4

Apabila aku berseru, jawablah aku, ya Allah yang adil,+
apabila aku bersusah, lapangkanlah dadaku,*
kasihanilah aku dan dengarkanlah doaku.

Hai orang-orang besar,*
masih berapa lamakah kamu menghina Allah yang mulia?
Masih berapa lamakah kamu menyembah berhala,*
dan minta nasihat mereka?

Ketahuilah, Tuhan akan mengerjakan karya agung bagi para kekasihNya,*
Tuhan akan mendengarkan daku, bila aku berseru kepadaNy.

Memang kamu gelisah, tetapi jangan lalu berdosa,*
selidikilah batinmu dan mengaduhlah di tempat tidurmu.

Persembahkanlah kurban sejati,*
dan percayalah pada Tuhan.

Banyak orang berkata,+
"Siapa yang akan menurunkan berkat?*
Hendaknya cahaya wajahMu menyinari kami, ya Tuhan".

Penuhilah hatiku dengan kebahagiaan,*
lipat gandakanlah panen gandum dan anggur.

Aku hendak membaringkan diri dan tidur,*
dalam kehadiranMu yang menenteramkan;

sebab hanya Engkaulah, ya Tuhan,*
yang membuat istirahatku aman sentosa.

Ant 1: Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.

Ant 2: Pujilah Tuhan di waktu malam.

Mazmur 133 (134)

Mari, pujilah Tuhan,
pujilah semua karya Tuhan!

Hai kamu yang bertugas dalam rumah Tuhan,*
pada waktu malam,

tadahkanlah tanganmu ke tempat suci,*
dan pujilah Tuhan!

Semoga Allah Sion memberkati engkau,*
Tuhan yang menjadikan langit dan bumi.

Ant 2: Pujilah Tuhan di waktu malam.

Bacaan singkat (Ul 6,4-7)

Dengarlah, hai Israel: Tuhan Allah kita hanya satu. Hendaknya engkau mengasihi Tuhan Allahmu dengan segenap hati, dengan segenap jiwa dan dengan segenap tenagamu. Semoga perkataan-perkataan yang hari ini kusampaikan kepadmu menetap dalam hatimu dan kauteruskan kepada anak-anakmu. Renungkanlah perintah ini waktu duduk di rumah atau bergegas di jalan; waktu mau tidur atau hendak bangun.

Lagu Singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.
Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.
Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, kunjungilah rumah ini dan berkatilah kami selalu. Jauhkanlah segala tipu daya musuh dari rumah ini dan utuslah malaikatMu untuk membawa damai sejahtera dan menyertai kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Pada malam Minggu:

Tuhan, pelindung kami, kunjungilah kami malam ini. Semoga besok pagi kami bangun dengan gembirea hati untuk merayakan kebangkitan Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam ya ratu surgawi,
salam, bunda Putra ilahi.
Darimulah hidup kami
memperoleh terang suci.
Bersukalah, ya Maria,
bunda yang paling jelita.
Hiduplah, bunda mulia,
doakanlah kami semua.

Santo-Santa

Santa Matilda

Pengaku Iman

Matilda lahir kira-kira pada tahun 895. Ia kemudian menikah dengan Henry I, putra Adipati Saxon, yang menjadi raja Jerman pada tahun 919. Tuhan menganugerahkan kepada mereka anak-anak yang cerdas: Otto, yang kemudian menjadi Otto I, kaisar Jerman dan Kaisar Romawi Suci; Henry, yang menjadi adipati Bavaria; Bruno, yang menjadi uskup Agung di Cologne dan kemudian dihormati oleh Gereja sebagai orang Kudus; dan Gerberga, yang menikah dengan Raja Loius IV dari Perancis.

Ketika suaminya meninggal pada tahun 936, Matilda membaktikan dirinya kepada karya-karya cinta kasih. Ia lebih banyak memperhatikan kehidupan rohaninya. Ia mendirikan biara-biara di Nordhausen, Quedlinburg dan di Engern. Anak-anaknya, Henry dan Otto sering memarahi ibunya karena sangat banyak memboroskan harta kekayaan untuk membantu orang-orang fakir miskin. Meskipun demikian, mereka tetap menghormati Matilda, ibu mereka. Hal ini terlihat dengan tindakan Otto terhadap ibunya,. Ketika Otto pergi ke Roma untuk dimahkotai sebagai Kaisar Roma, ia menyerahkan kekuasaan Kerajaan Jerman kepada ibunya. Matilda memimpin Kerajaan Jerman hingga kematiannya pada tanggal 14 Maret 968 di sebuah biara yang didirikannya di Quedlinburg.