Senin, 23 Februari 2026

Senin I Prapaskah

Bacaan Misa

Bacaan Pertama Imamat 19:1-2,11-18

TUHAN berfirman kepada Musa: "Berbicaralah kepada segenap jemaah Israel dan katakan kepada mereka: Kuduslah kamu, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, kudus. Janganlah kamu mencuri, janganlah kamu berbohong dan janganlah kamu berdusta seorang kepada sesamanya. Janganlah kamu bersumpah dusta demi nama-Ku, supaya engkau jangan melanggar kekudusan nama Allahmu; Akulah TUHAN. Janganlah engkau memeras sesamamu manusia dan janganlah engkau merampas; janganlah kautahan upah seorang pekerja harian sampai besok harinya. Janganlah kaukutuki orang tuli dan di depan orang buta janganlah kautaruh batu sandungan, tetapi engkau harus takut akan Allahmu; Akulah TUHAN. Janganlah kamu berbuat curang dalam peradilan; janganlah engkau membela orang kecil dengan tidak sewajarnya dan janganlah engkau terpengaruh oleh orang-orang besar, tetapi engkau harus mengadili orang sesamamu dengan kebenaran. Janganlah engkau pergi kian ke mari menyebarkan fitnah di antara orang-orang sebangsamu; janganlah engkau mengancam hidup sesamamu manusia; Akulah TUHAN. Janganlah engkau membenci saudaramu di dalam hatimu, tetapi engkau harus berterus terang menegor orang sesamamu dan janganlah engkau mendatangkan dosa kepada dirimu karena dia. Janganlah engkau menuntut balas, dan janganlah menaruh dendam terhadap orang-orang sebangsamu, melainkan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri; Akulah TUHAN.

Mazmur Tanggapan Mazmur 19:8-10,15

(19-9) Titah TUHAN itu tepat, menyukakan hati; perintah TUHAN itu murni, membuat mata bercahaya.
(19-10) Takut akan TUHAN itu suci, tetap ada untuk selamanya; hukum-hukum TUHAN itu benar, adil semuanya,
(19-11) lebih indah dari pada emas, bahkan dari pada banyak emas tua; dan lebih manis dari pada madu, bahkan dari pada madu tetesan dari sarang lebah.

Bacaan Injil Matius 25:31-46

"Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya. Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing, dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya. Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan. Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku. Maka orang-orang benar itu akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar dan kami memberi Engkau makan, atau haus dan kami memberi Engkau minum? Bilamanakah kami melihat Engkau sebagai orang asing, dan kami memberi Engkau tumpangan, atau telanjang dan kami memberi Engkau pakaian? Bilamanakah kami melihat Engkau sakit atau dalam penjara dan kami mengunjungi Engkau? Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku. Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya. Sebab ketika Aku lapar, kamu tidak memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu tidak memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu tidak memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu tidak memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit dan dalam penjara, kamu tidak melawat Aku. Lalu merekapun akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar, atau haus, atau sebagai orang asing, atau telanjang atau sakit, atau dalam penjara dan kami tidak melayani Engkau? Maka Ia akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang dari yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku. Dan mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal, tetapi orang benar ke dalam hidup yang kekal."

Renungan

Raja yang Menyamar

Ada wajah-wajah yang setiap hari kita lewati tanpa benar-benar melihat: penjaga parkir, pemulung, penjual tisu di lampu merah, nenek yang tinggal sendirian di ujung gang. Mereka hadir, tetapi bagi mata kita nyaris tidak ada.

Injil hari ini membocorkan rahasia pengadilan terakhir, dan isinya mengejutkan dua kelompok sekaligus. Yang diberkati terkejut: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar? Yang terkutuk sama terkejutnya. Keduanya tidak pernah menyadari bahwa Raja berjalan-jalan dengan menyamar: ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.

Ukuran pengadilan itu bukan hal-hal muluk. Bukan mukjizat, bukan jabatan. Sepiring makanan, segelas minum, tumpangan, pakaian, kunjungan. Semuanya bisa dikerjakan siapa saja, hari ini juga.

Bacaan pertama sejalan: kuduslah kamu, sebab Aku kudus, lalu langsung diterjemahkan menjadi upah buruh yang tidak boleh ditahan dan fitnah yang tidak boleh disebar. Kekudusan berkaki di bumi. Prapaskah kita pun sebaiknya begitu: bukan hanya mengurangi sesuatu, melainkan menajamkan mata terhadap Raja yang menyamar di dekat kita.

Tuhan, tolonglah aku mengenali-Mu hari ini dalam wajah yang biasanya kulewati begitu saja. Amin.

Invitatorium

SENIN I PAGI

Pembukaan

Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku."

Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.

Ibadat Bacaan

Ibadat Bacaan Senin Pekan Biasa I Prapaskah
Ya Allah, datanglah menolong aku.

Tuhan, bersegeralah menolong aku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

MADAH

Atas keindahan bumi,

Atas keindahan langit,

Atas cinta yang sejak lahir

Meliputi dan mengelilingi kita,
Tuhan semesta alam, kepada-Mu kami panjatkan

Madah pujian syukur ini.
Atas keindahan setiap jam

Siang dan malam,

Bukit dan lembah, pohon dan bunga,

Matahari dan bulan, serta bintang-bintang terang,
Tuhan semesta alam, kepada-Mu kami panjatkan

Madah pujian syukur ini.
Atas sukacita telinga dan mata,

atas kegembiraan hati dan pikiran,

atas harmoni mistik,

menghubungkan indra dengan suara dan penglihatan;
Tuhan semesta alam, kepada-Mu kami panjatkan

Madah pujian syukur ini.
Atas sukacita cinta kasih insani,

saudara, saudari, orang tua, anak,

sahabat di bumi dan sahabat di surga,

atas segala pikiran yang lembut dan halus;
Tuhan semesta alam, kepada-Mu kami panjatkan

Madah pujian syukur ini.
Atas setiap anugerah-Mu yang sempurna,

yang begitu bebas Kau berikan kepada umat kami,

rahmat insani dan ilahi,

bunga-bunga bumi dan kuncup-kuncup surga.
Tuhan semesta alam, kepada-Mu kami panjatkan

Madah pujian syukur ini.

PEMAZMURAN

Ant. 1 Tunjukkanlah belas kasihan-Mu kepadaku, Tuhan, dan lindungilah aku.

Mazmur 6

Seorang yang menderita berseru kepada Allah memohon belas kasihan

Aku diliputi kegelisahan… Bapa, selamatkanlah aku dari saat ini (Yohanes 12:27).

Tuhan, janganlah menegur aku dalam murka-Mu;

janganlah menghukum aku dalam amarah-Mu.

Kasihanilah aku, Tuhan, aku tidak berdaya;

Tuhan, sembuhkanlah aku, tubuhku remuk redam;

jiwaku remuk redam oleh rasa sakit.
Tetapi Engkau, ya Tuhan… sampai kapan?

Kembalilah, Tuhan, selamatkanlah jiwaku.

Selamatkanlah aku dalam kasih-Mu yang penuh belas kasihan;

sebab dalam kematian tiada seorang pun yang mengingat Engkau;

dari kubur, siapa yang dapat memuji Engkau?
Aku lelah karena keluh kesahku;

setiap malam aku membasahi bantalku dengan air mata;

aku membasahi tempat tidurku dengan tangisan.

Mataku merana karena duka;

aku telah menjadi tua dikelilingi oleh musuh-musuhku.
Pergilah dariku, hai kamu sekalian yang berbuat jahat;

sebab Tuhan telah mendengar tangisanku.

Tuhan telah mendengar permohonanku;

Tuhan akan menerima doaku.

Semua musuhku akan mundur dalam kebingungan,

dikalahkan dan tiba-tiba dipermalukan.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Tuhan Allah, Engkau mengasihi belas kasihan dan kelembutan; Engkau memberi hidup dan mengalahkan kematian. Pandanglah banyak luka Gereja-Mu; pulihkanlah kesehatannya oleh Putra-Mu yang bangkit, agar ia dapat menyanyikan lagu baru sebagai pujian bagi-Mu.

Ant. Tunjukkanlah belas kasihan-Mu kepadaku, Tuhan, dan lindungilah aku.

Ant. 2 Orang miskin tidak sendirian dalam kesusahan mereka; Allah ada di sana untuk menolong mereka.

Mazmur 9A

Syukur atas kemenangan

Engkau akan datang lagi untuk menghakimi orang hidup dan orang mati.

I
Aku akan memuji Engkau, Tuhan, dengan segenap hatiku;

Aku akan menceritakan segala keajaiban-Mu.

Aku akan bersukacita dalam Engkau dan bergembira,

dan menyanyikan mazmur bagi nama-Mu, ya Yang Mahatinggi.
Lihatlah bagaimana musuh-musuhku berbalik,

bagaimana mereka tersandung dan binasa di hadapan-Mu.

Engkau menegakkan keadilan perkaraku;

Engkau duduk di takhta, menghakimi dengan adil.
Engkau telah menghalau bangsa-bangsa, membinasakan orang fasik;

Engkau telah menghapus nama mereka untuk selama-lamanya.

Musuh telah dihancurkan, binasa selamanya.

Engkau mencabut kota-kota mereka; ingatan akan mereka telah lenyap.
Tetapi Tuhan duduk di takhta untuk selama-lamanya.

Ia telah mendirikan takhta-Nya untuk penghakiman;

Ia akan menghakimi dunia dengan keadilan,

Ia akan menghakimi bangsa-bangsa dengan kebenaran-Nya.
Bagi yang tertindas biarlah Tuhan menjadi benteng,

benteng di masa kesusahan.

Mereka yang mengenal nama-Mu akan percaya kepada-Mu;

Engkau tidak akan pernah meninggalkan mereka yang mencari Engkau.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Orang miskin tidak sendirian dalam kesusahan mereka; Allah ada di sana untuk menolong mereka.

Ant. 3 Aku akan menjadi pewarta pujian-Mu, Tuhan, di tempat orang-orang Sion berkumpul.

II
Nyanyikanlah mazmur bagi Tuhan yang berdiam di Sion.

Wartakanlah karya-karya-Nya yang perkasa di antara bangsa-bangsa,

sebab Pembalas darah telah mengingat mereka,

tidak melupakan seruan orang miskin.
Kasihanilah aku, Tuhan, lihatlah penderitaanku,

Engkau yang menyelamatkan aku dari gerbang maut;

agar aku dapat menceritakan segala pujian-Mu

di gerbang kota Sion

dan bersukacita dalam pertolongan-Mu yang menyelamatkan.
Bangsa-bangsa telah jatuh ke dalam lubang yang mereka buat,

kaki mereka terperangkap dalam jerat yang mereka pasang.

Tuhan telah menyatakan diri-Nya, dan memberikan penghakiman.

Orang fasik terperangkap dalam pekerjaan tangan mereka sendiri.
Biarlah orang fasik turun ke antara orang mati,

semua bangsa yang melupakan Allah;

sebab orang miskin tidak akan selalu dilupakan

pun harapan orang miskin tidak akan sia-sia.
Bangkitlah, Tuhan, jangan biarkan manusia menang!

Biarlah bangsa-bangsa dihakimi di hadapan-Mu.

Tuhan, pukullah mereka dengan ketakutan,

biarlah bangsa-bangsa tahu bahwa mereka hanyalah manusia.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Tuhan Allah, ketika Engkau menghakimi, janganlah tuli terhadap seruan orang miskin; datangkanlah kehancuran atas kegilaan para penindas. Pandanglah luka-luka kami dan selamatkanlah kami dari gerbang maut, agar kami selalu dapat bersukacita dalam pertolongan-Mu dan mengucapkan pujian-Mu di gerbang Sion.

Ant. Aku akan menjadi pewarta pujian-Mu, Tuhan, di tempat orang-orang Sion berkumpul.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) Saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita gema penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Berpalinglah dari dosa dan setialah kepada Injil.

Kerajaan Allah sudah dekat.

BACAAN

BACAAN PERTAMA

Dari Kitab Keluaran

6:2-13

Kisah lain tentang panggilan Musa
Allah berfirman kepada Musa, “Akulah TUHAN. Sebagai Allah Yang Mahakuasa Aku menampakkan diri kepada Abraham, Ishak, dan Yakub, tetapi nama-Ku, TUHAN, tidak Aku beritahukan kepada mereka. Aku juga telah meneguhkan perjanjian-Ku dengan mereka, untuk memberikan kepada mereka tanah Kanaan, tanah tempat mereka tinggal sebagai orang asing. Dan sekarang setelah Aku mendengar keluhan orang Israel, yang diperlakukan oleh orang Mesir sebagai budak, Aku mengingat perjanjian-Ku.
“Oleh karena itu, katakanlah kepada orang Israel: Akulah TUHAN. Aku akan membebaskan kamu dari kerja paksa orang Mesir dan akan melepaskan kamu dari perbudakan mereka. Aku akan menyelamatkan kamu dengan lengan-Ku yang terulur dan dengan tindakan penghakiman yang perkasa. Aku akan mengambil kamu sebagai umat-Ku sendiri, dan kamu akan memiliki Aku sebagai Allahmu. Kamu akan tahu bahwa Aku, TUHAN, adalah Allahmu ketika Aku membebaskan kamu dari kerja paksa orang Mesir dan membawa kamu ke tanah yang telah Aku sumpahkan untuk diberikan kepada Abraham, Ishak, dan Yakub. Aku akan memberikannya kepadamu sebagai milikmu sendiri — Aku, TUHAN!”
Tetapi ketika Musa memberitahukan hal ini kepada orang Israel, mereka tidak mau mendengarkannya karena keputusasaan dan perbudakan mereka yang berat.
Kemudian TUHAN berfirman kepada Musa, “Pergilah dan katakanlah kepada Firaun, raja Mesir, untuk membiarkan orang Israel meninggalkan negerinya.” Tetapi Musa memprotes TUHAN, “Jika orang Israel tidak mau mendengarkan aku, bagaimana mungkin Firaun akan mendengarkan aku, yang bicaranya tidak lancar ini!” Namun, TUHAN, untuk membawa orang Israel keluar dari Mesir, berbicara kepada Musa dan Harun dan memberi mereka perintah-Nya mengenai orang Israel dan Firaun, raja Mesir.

RESPONSORIUM

Lihat 1 Petrus 2:9, 10; lihat Keluaran 6:7, 6

Kamu adalah bangsa yang terpilih, imamat rajani, bangsa yang kudus; umat yang telah dijadikan milik Allah. Dahulu kamu bukan umat-Nya, tetapi sekarang kamu adalah umat Allah.

Aku akan mengangkat kamu sebagai umat-Ku sendiri, dan Aku akan menjadi Allahmu.
Aku, Tuhanmu, akan membebaskan kamu dari perbudakan Mesir; lengan-Ku yang perkasa akan membawa kamu kembali.

Aku akan mengangkat kamu sebagai umat-Ku sendiri, dan Aku akan menjadi Allahmu.

BACAAN KEDUA

Dari khotbah Santo Gregorius dari Nazianzen, uskup

Marilah kita menunjukkan kemurahan hati Allah satu sama lain
Kenalilah kepada siapa Engkau berutang atas keberadaan-Mu, atas napas-Mu, atas pengertian-Mu, atas kebijaksanaan-Mu, dan, di atas segalanya, atas pengetahuan-Mu akan Allah dan harapan-Mu akan kerajaan surga serta penglihatan akan kemuliaan, sekarang samar-samar seperti dalam cermin tetapi kemudian dengan kepenuhan dan kemurnian yang lebih besar. Engkau telah dijadikan anak Allah, ahli waris bersama Kristus. Dari mana Engkau mendapatkan semua ini, dan dari siapa?
Marilah aku beralih ke hal yang kurang penting: dunia yang terlihat di sekitar kita. Pemberi manfaat mana yang telah memungkinkan Engkau memandang keindahan langit, matahari dalam perjalanannya, lingkaran bulan, jumlah bintang yang tak terhitung, dengan harmoni dan keteraturan yang menjadi milik mereka, seperti musik harpa? Siapa yang telah memberkati Engkau dengan hujan, dengan seni bercocok tanam, dengan berbagai jenis makanan, dengan seni, dengan rumah, dengan hukum, dengan negara, dengan kehidupan kemanusiaan dan budaya, dengan persahabatan dan keakraban kekerabatan yang mudah?
Siapa yang telah memberi Engkau kekuasaan atas hewan, baik yang jinak maupun yang menyediakan makanan bagi Engkau? Siapa yang telah menjadikan Engkau tuan dan penguasa segala sesuatu di bumi? Singkatnya, siapa yang telah menganugerahkan kepada Engkau segala sesuatu yang membuat manusia lebih unggul dari semua makhluk hidup lainnya?
Bukankah Allah yang sekarang meminta Engkau pada gilirannya untuk menunjukkan diri-Mu murah hati di atas semua makhluk lain dan demi semua makhluk lain? Karena kita telah menerima begitu banyak anugerah yang luar biasa dari-Nya, apakah kita tidak akan malu untuk menolak satu hal ini saja, kemurahan hati kita? Meskipun Ia adalah Allah dan Tuhan, Ia tidak takut untuk dikenal sebagai Bapa kita. Haruskah kita pada bagian kita menolak mereka yang adalah sanak saudara kita?
Saudara-saudari dan sahabat-sahabat, janganlah kita pernah menyalahgunakan apa yang telah diberikan kepada kita oleh anugerah Allah. Jika kita melakukannya, kita akan mendengar Santo Petrus berkata: Malulah kamu karena mempertahankan apa yang menjadi milik orang lain. Bertekadlah untuk meniru keadilan Allah, dan tidak seorang pun akan miskin. Janganlah kita bersusah payah menumpuk dan menimbun kekayaan sementara orang lain tetap membutuhkan. Jika kita melakukannya, nabi Amos akan berbicara menentang kita dengan kata-kata yang tajam dan mengancam: Datanglah sekarang, kamu yang berkata: Kapan bulan baru akan berakhir, agar kita dapat mulai menjual? Kapan hari Sabat akan berakhir, agar kita dapat mulai membuka harta kita?
Marilah kita mempraktikkan hukum Allah yang tertinggi dan utama. Ia menurunkan hujan atas orang benar dan orang berdosa, dan menyebabkan matahari terbit atas semua tanpa perbedaan. Kepada semua makhluk bumi Ia telah memberikan bumi yang luas, mata air, sungai, dan hutan. Ia telah memberikan udara kepada burung-burung, dan air kepada mereka yang hidup di air. Ia telah memberikan dengan berlimpah kepada semua kebutuhan dasar hidup, bukan sebagai milik pribadi, tidak dibatasi oleh hukum, tidak dibagi oleh batas-batas, tetapi sebagai milik bersama bagi semua, berlimpah dan dalam ukuran yang kaya. Anugerah-Nya tidak kurang dalam hal apa pun, karena Ia ingin memberikan kesetaraan berkat kepada kesetaraan nilai, dan untuk menunjukkan kelimpahan kemurahan hati-Nya.

RESPONSORIUM Lukas 6:35; Matius 5:45; Lukas 6:36

Kasihilah musuh-musuhmu, berbuat baiklah, berbagilah dengan bebas, dan janganlah meminta imbalan apa pun. Maka kamu akan menjadi anak-anak sejati Bapamu,

yang membuat matahari-Nya bersinar atas orang baik dan orang jahat, dan menurunkan hujan-Nya atas orang jujur dan orang tidak jujur.
Berbelas kasihlah seperti Bapamu berbelas kasih.

Yang membuat matahari-Nya bersinar atas orang baik dan orang jahat, dan menurunkan hujan-Nya atas orang jujur dan orang tidak jujur.

DOA PENUTUP

Ubahlah kami,

ya Allah Penyelamat kami,

dan ajarilah pikiran kami dengan ajaran surgawi,

agar kami dapat memperoleh manfaat dari karya-karya Prapaskah.

Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

MADAH

Kristus surya keadilan
Kini fajar Kaudatangkan
Enyahkanlah kegelapan
Tampilkanlah kehidupan.

S'moga pertobatan kami
Di masa Prapaska ini
menurunkan rahmat ampun
Atas dosa yang bertimbun.

Bila tiba hari paska
Perkenanankan para hamba
Bersorak kegembiraan
Merayakan kebangkitan.

Ya Tritunggal mahasuci
Trimalah pujian kami
Yang kami lambungkan ini
Dengan ikhlas penuh bakti. Amin.

Ant.1: KepadaMu aku berdoa, ya Tuhan; waktu pagi Engkau mendengarkan seruanku.

Mazmur 5,2-10. 12-13

Dengarkanlah kata-kataku, ya Tuhan,*
indahkanlah keluh kesahku.

Perhatikanlah permohonanku,*
ya rajaku dan Allahku.

KepadaMu aku berdoa, ya Tuhan,+
waktu pagi Engkau mendengar seruanku,*
sejak pagi aku mengharapkan belas-kasihMu.

Sebab Engkau bukan Allah yang berkenan akan kejahatan,*
orang jahat tidak boleh bertamu padaMu.

Orang berdosa tak dapat bertahan di hadapan pandanganMu,*
Engkau membenci orang yang melakukan kejahatan.

Pembohong Kaubinasakan,*
Engkau muak akan penumpah darah dan penipu.

Tetapi aku, berkat kasih setiaMu yang besar,*
akan masuk ke dalam rumahMu.

Aku sujud ke arah rumahMu yang kudus,*
penuh khidmat, ya Tuhanku.

Bimbinglah aku dengan setia, karena banyaklah lawanku,*
ratakanlah jalanMu di hadapanku.

Sungguh, tak ada yang jujur pada mulut mereka,*
batinnya penuh rencana busuk.

Tenggorokannya bagaikan kubur ternganga,*
lidah mereka licik merayu.

Tetapi orang yang berlindung padaMu akan bersukacita,*
dan bergembira selama-lamanya.

Karena lindunganMu bersukarialah,*
mereka yang mengasihi namaMu.

Sebab Engkau memberkati orang takwa, ya Tuhan,*
Engkau melingkupi mereka dengan perisai cintaMu.

Ant.1: KepadaMu aku berdoa, ya Tuhan, waktu pagi Engkau mendengarkan seruanku.

Ant.2: Kami memuji namaMu yang mulia, ya Allah.

1Taw 29,10-13

Terpujilah Engkau, ya Tuhan, selama-lamanya,*
Allah Israel, Allah leluhur kami.

Engkaulah, ya Tuhan, luhur dan perkasa,*
gemilang dan berseri semarak.

Sebab milikMulah langit dan bumi,+
bagiMulah kerajaan, ya Tuhan,*
Engkau unggul melampaui semua penguasa.

Kekayaan dan kemuliaan berasal dari padaMu,*
dan segalanya Kaukuasai.

Di tanganMulah kekuatan dan keperkasaan,*
segala yang jaya karya tanganMu.

Maka kini kami bersembah sujud, ya Allah,*
dan memuji namaMu yang mulia.

Ant.2: Kami memuji namaMu yang mulia, ya Allah.

Ant.3: Sujudlah kepada Tuhan dengan hormat dan khidmat.

Mazmur 28

Sampaikanlah kepada Tuhan, hai penghuni surga,*
sampaikanlah kepada Tuhan kemuliaan dan kekuasaan.

Sampaikanlah kepada Tuhan kemuliaan namaNya,*
sujudlah kepadaNya dengan hormat dan khidmat.

Suara Tuhan di atas langit,*
Allah yang mulia bergemuruh di angkasa raya.

Suara Tuhan penuh kekuatan,*
suara Tuhan penuh semarak.

Suara Tuhan mematahkan pohon-pohon jati,*
Menumbangkan jati raksasa.

Suara Tuhan membuat gunung melonjak-lonjak bagaikan anak lembu,*
dan bukit bagaikan anak kuda.

Suara Tuhan meledakkan mata petir,*
dan menggetarkan padang gurun.

Suara Tuhan meggoyangkan pohon,*
merontokkan dedaunan hutan.

Maka dalam rumah Tuhan,*
semua berseru; Mulia! Mulia!

Tuhan bertakhta di surga,*
bersemayam sebagai raja selama-lamanya.

Tuhan memberikan kekuatan kepada umat,*
umat diberkatiNya dengan damai sejahtera.

Ant.3: Sujudlah kepada Tuhan dengan hormat dan khidmat.

Bacaan Singkat: (Kel 19,4-6a)

Kamu sendiri telah melihat, bagaimana Aku telah mengangkat dan membawa kamu kepadaKu laksana di atas sayap rajawali. Apabila kamu sekarang sungguh-sungguh mendengarkan perkataanKu dan mau menepati perjanjianKu, maka kamu akan menjadi milikKu, yang Kupilih dari antara segala bangsa. Kamu akan merupakan bagiKu suatu kaum raja dan imam, suatu bangsa yang kudus.

Lagu Singkat:
P: Tuhan akan melepaskan daku dari perangkap,* Dan dari jerat musuh. U: Tuhan. P: Dari lawan yang memfitnah. U: Dan dari jerat musuh. P: Kemuliaan. U: Tuhan.

Ant.Kidung: Marilah, hai kamu yang diberkati BapaKu, terimalah kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan.

KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan;*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Marilah, hai kamu yang diberkati BapaKu, terimalah kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan.

Doa Permohonan:

Terpujilah Yesus, penyelamat kita, sebab Ia telah membuka jalan keselamatan bagi kita dengan kematianNya. Marilah kita berdoa:
U: Tuntunlah umatMu pada jalan yang lurus, ya Tuhan.
P: Allah mahapengasih, Engkau telah memberi kami hidup baru dengan pembaptisan,* semoga kami tiap-tiap hari semakin menyerupai Engkau.
P: Semoga kami pada hari ini menggembirakan hati orang miskin dengan amal bakti kami,* dan menyadari kehadiranMu dalam diri mereka.
P: Semoga kami membaktikan diri kepadaMu dengan jujur dan tulus ikhlas,* serta mencari Engkau dengan segenap hati.
P: Ampunilah dengan rela hati kesalahan kami melawan kerukunan umat,* dan bantulah kami agar tetap sehati sejiwa.

Bapa Kami

Doa Penutup:

Ya Allah, penyelamat orang berdosa, bukalah hati kami untuk menerima ajaranMu. Semoga kami bertobat dari dosa dan memperoleh manfaat dari mati raga kami. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup ...

Ibadat Siang

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

SENIN I SIANG

Madah

Engkau Tuhan raja mulya
Yang mengatur segalanya
Fajar pagi Kauterbitkan
Panas siang Kaukobarkan.

Padamkan api sengketa
Yang memisahkan sesama
Teguhkan s'mangat berpadu
Yang menyatukan sekutu.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant.1: Sabda Tuhan menyenangkan hati dan menerangi mata.

Mazmur 18B (19B)

Sabda Tuhan sempurna,*
menyegarkan jiwa.

Peraturan Tuhan teguh,*
membuat arif orang bersahaja.

Titah Tuhan tepat,*
menyenangkan hati.

Perintah Tuhan jelas,*
menerangi mata.

Hikmat Tuhan baik,*
tetap selamanya.

Keputusan Tuhan benar,*
adil selalu.

Lebih indah dari pada emas murni,*
lebih manis dari pada madu lebah.

Aku memperhatikan hukumMu,*
maka besarlah ganjaranku.

Siapa sadar akan pelanggarannya?*
Ampunilah dosa yang tak kusadari.

Lindungilah hambaMu terhadap keangkuhan,*
jangan aku dikuasai olehnya.

Maka hidupku suci,*
bebas dari pelanggaran besar.

Semoga Engkau berkenan akan ucapan mulutku,+
dan akan renungan hatiku di hadapanMu,*
ya Tuhan, padas dan penebusku.

Ant.1: Sabda Tuhan menyenangkan hati dan menerangi mata.

Ant.2: Tuhan akan bangkit untuk merajai bangsa-bangsa dengan adil.

Mazmur 7 I

Ya Tuhan, Allahku, kepadaMu aku berlindung,*
selamatkan daku dari para pengejarku dan bebaskan daku.

Jangan sampai mereka menerkam aku seperti singa,*
dan menyeret aku, tanpa ada yang membebaskan.

Ya Tuhan, Allahku, jika aku bersalah,*
jika tanganku berbuat curang,

jika aku berbuat jahat terhadap kawan,*
atau merugikan lawan yang tak beralasan,

biarlah musuh mengejar dan menangkap aku,+
menginjak-injak hidupku ke tanah,*
melemparkan kemuliaanku ke dalam debu.

Bangkitlah, Tuhan, dalam kemurkaanMu,+
melawan amarah para penindasku;*
lindungilah aku dengan menjatuhkan hukuman.

Hendaklah bangsa-bangsa berkumpul mengelilingi Engkau,*
bertakhtalah dan rajailah mereka.

Engkaulah hakim segala bangsa,+
hakimilah aku sesuai dengan kejujuranku,*
dan menurut kesucian hatiku.

Semoga berakhirlah kejahatan orang berdosa,+
Teguhkanlah hati orang yang baik,*
ya Allah yang adil, yang menyelami lubuk hati.

Ant.2: Tuhan akan bangkit untuk merajai bangsa-bangsa dengan adil.

Ant.3: Allah hakim yang adil dan kuat, penyelamat orang yang tulus hati.

Mazmur 7 II

Perisaiku ialah Allah,*
penyelamat orang yang tulus hati.

Allah itu hakim yang adil,*
amarahNya berkobar setiap hari.

Biar penindas mengasah pedang,*
melenturkan busur dan membidik;

namun bagi diri sendirilah ia menyiapkan senjata maut,*
dan menyalakan anak panahnya.

Ia mengandung kejahatan,*
ia hamil kelaliman dan melahirkan dusta.

Ia membuat lubang dan menggalinya,*
lalu terperosok sendiri ke dalamnya.

Begitulah kelaliman kembali kepada si jahat,*
dan kekerasan menimpa dia sendiri.

Aku bersyukur kepada Tuhan karena keadilanNya,*
dan bermazmur bagi nama Tuhan yang mahatinggi.

Ant.3: Allah hakim yang adil dan kuat, penyelamat orang yang tulus hati.

Bacaan Singkat: (Yes 58,7)

Bagikanlah makananmu kepada orang lapar; terimalah orang gelandangan di rumahmu. Kalau kamu melihat orang telanjang, berilah mereka pakaian.

P: Hendaklah kamu berbelas kasih.
U: Seperti Bapamu berbelas kasih.

Doa Penutup:

Ya Allah, penyelamat orang berdosa, bukalah hati kami untuk menerima ajaranMu. Semoga kami bertobat dari dosa dan memperoleh manfaat dari mati raga kami. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup ...

Ibadat Sore

SENIN I SORE

MADAH

Yesus Engkau menganjurkan
Supaya kami bertahan
Dalam pantang dan puasa
Agar slamat sejahtera.

Dampingilah para umat
Yang kini ingin bertobat
Ampunilah dosa kami
Yang sungguh kami sesali.

Bersihkanlah hati kami
Di masa prapaska ini
Agar pantas merayakan
Hari kebangkitan Tuhan.

Ya Tritunggal mahasuci
Trimalah pujian kami
Yang kami lambungkan ini
Dengan ikhlas penuh bakti. Amin.

Ant.1: Tuhan memperhatikan orang miskin.

Mazmur 10

Pada Tuhan aku berlindung: mengapa Engkau berkata kepadaku:*
"Terbanglah ke gunung bagaikan burung!

Sebab dari tempat yang gelap orang jahat merentangkan busur,+
memasang anak panah pada talinya,*
untuk memanah orang yang tulus hati.

Kalau hilang segala pegangan,*
apa daya orang benar?"

Tuhan ada di dalam baitNya yang kudus;*
Tuhan bertakhta di surga.

PandanganNya selalu mengamat-amati,*
sorotan mataNya menguji manusia.

Tuhan menguji orang yang benar dan yang jahat,*
Ia membenci mereka yang mencintai kelaliman.

Dengan api dan belerang dihujaniNya penjahat,*
dihanguskanNya mereka dengan angin panas.

Sebab Tuhan adil, Ia mengasihi keadilan,*
Ia memandang orang benar.

Ant.1: Tuhan memperhatikan orang miskin.

Ant.2: Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.

Mazmur 14

Tuhan, siapa boleh menumpang di kemahMu,*
siapa boleh tinggal di gunungMu yang suci?

Yaitu orang yang hidup tanpa cela dan berlaku jujur,+
yang berkata benar dalam hatinya,*
dan tidak memfitnah dengan lidahnya.

Yang tidak berbuat jahat terhadap saudaranya,*
tidak mendatangkan nista kepada sesama.

Yang menjauhi orang berdosa,*
dan memberi hormat kepada yang takwa.

Yang berpegang pada sumpah, meskipun rugi,*
tidak meminjamkan uang dengan makan riba.

Yang tak mau memungut uang suap,*
untuk merugikan orang tak bersalah.

Barang siapa berbuat demikian,*
tidak akan goyah selama-lamanya.

Ant.2: Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.

Ant.3: Allah memilih kita menjadi anakNya dengan perantaraan PuteraNya.

Ef 1,3-10

Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus,+
yang telah memberkati kita dalam Kristus,*
dengan segala berkat rohani di surga.

Sebab dalam Kristus, Allah telah memilih kita,+
sebelum menciptakan jagat raya,*
supaya kita kudus dan tak bercela di hadapanNya.

Dengan cinta, Allah telah menentukan kita menjadi puteraNya,+
dengan perantaraan Yesus Kristus,*
karena kerelaan kehendakNya.

Supaya terpujilah rahmatNya yang mulia,+
yang dianugerahkanNya kepada kita,*
dalam Putera yang dikasihiNya.

Dalam Kristus, kita telah memperoleh penebusan berkat darahNya,+
yaitu pengampunan atas segala pelanggaran kita,*
menurut kekayaan rahmatNya yang dilimpahkanNya kepada kita.

Dengan segala hikmat dan kebijaksanaan,+
Allah telah menyatakan rencana kehendakNya kepada kita,*
Sekadar kerelaan yang diikhtiarkanNya dalam Kristus sejak dahulu.

Untuk menggenapkan segala jaman,+
yaitu menyatukan segala sesuatu di surga dan di bumi,*
dalam diri Kristus sebagai kepala.

Ant.3: Allah memilih kita menjadi anakNya dengan perantaraan PuteraNya.

Bacaan Singkat: (Rom 12,1-2)

Saudara-saudara, demi kerahiman Allah aku memperingatkan kamu: persembahkanlah tubuhmu sebagai kurban yang hidup, yang suci dan berkenan pada Allah. Itulah ibadatmu yang sejati. Janganlah kamu menyesuaikan diri dengan dunia ini, melainkan berubahlah menjadi manusia berbudi baru, sehingga kamu sanggup membedakan apa yang dikehendaki Allah, apa yang baik, apa yang berkenan padaNya, dan apa yang sempurna.

Lagu Singkat:
P: Dengarkanlah aku, ya Tuhan,* Kasihanilah aku. U: Dengarkanlah. P: Sembuhkanlah aku, sebab aku berdosa di hadapanMu. U: Kasihanilah aku. P: Kemuliaan. U: Dengarkanlah.

Ant. Kidung: Segala sesuatu yang telah kamu lakukan untuk salah seorang dari saudaraKu yang paling hina ini, kamu lakukan untuk Aku.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa;*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya:*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta;*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan;*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Ant. Kidung: Segala sesuatu yang telah kamu lakukan untuk salah seorang dari saudaraKu yang paling hina ini, kamu lakukan untuk Aku.

Doa Permohonan:

Tuhan Yesus Kristus telah menyelamatkan umatNya dari dosa. Marilah kita mohon dengan rendah hati:
U: Yesus, putera Daud, kasihanilah kami.
P: Ya Kristus, Engkau telah menyerahkan diri bagi Gereja untuk menguduskannya dengan pembasuhan air dan sabda kehidupan,* perbaharuilah dan sucikanlah kiranya GerejaMu dengan pertobatan.
P: Guru yang baik, tunjukkanlah kepada kaum muda-mudi jalan yang telah Kautetapkan bagi mereka masing-masing,* agar mereka berani menempuhnya dan menjadi bahagia.
P: Engkau berbelaskasihan terhadap semua orang yang menderita, dan memberi pengharapan dan kesembuhan kepada orang-orang sakit,* bukalah hati kami untuk menghibur mereka.
P: Semoga kami ingat akan martabat yang kami terima dalam pembaptisan,* sehingga kami hidup bagiMu dengan setia.
P: Berilah damai dan kemuliaan kepada orang yang telah berpulang,* dan terimalah kami kelak bersama mereka dalam kerajaanMu.

Bapa Kami

Doa Penutup:

Ya Allah, penyelamat orang berdosa, bukalah hati kami untuk menerima ajaranMu. Semoga kami bertobat dari dosa dan memperoleh manfaat dari mati raga kami. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup ...

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - SENIN

Doa Tobat

P: Tuhan Yesus Kristus, Engkau diutus menyembuhkan orang yang remuk-redam.
Tuhan, kasihanilah kami.
U: Tuhan, kasihanilah kami.
P: Engkau datang memanggil orang yang berdosa.
Kristus, kasihanilah kami.
U: Kristus, kasihanilah kami.
P: Engkau duduk di sisi Bapa sebagai pengantara kami.
Tuhan, kasihanilah kami.
U: Tuhan, kasihanilah kami.
P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Menjelang datangnya malam
Kami menghadap wajahMu
Untuk menghaturkan salam
Sambil mohon doa restu.

Sambutlah dalam tanganMu
Hidup serta segalanya
Simpanlah dalam hatiMu
Harapan kami semua.

Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Kabulkanlah doa kami
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant: Tuhan, Engkau sabar dan penuh kasih setia.

Mazmur 85 (86)

Dengarkanlah doaku, ya Tuhan, jawablah aku,*
sebab aku miskin dan bersengsara.

Perliharalah aku, karena aku mengasihi Engkau,*
selamatkanlah hambaMu yang percaya kepadaMu.

Engkaulah Allahku, kasihanilah aku, ya Tuhanku,*
kepadaMulah aku berseru sepanjang hari.

Gembirakanlah hati hambaMu,*
sebab kepadaMulah kuarahkan hatiku, ya Tuhan.

Sebab Engkau baik hati dan suka mengampuni, ya Tuhanku,*
Engkau penuh kasih setia bagi semua orang yang berseru kepadaMu.

Ya Tuhan, dengarkanlah doaku,*
perhatikanlah suara permohonanku.

Pada hari kesesakan aku berseru kepadaMu,*
sebab Engkau pasti menjawab aku.

Tidak ada dewata yang menyamai Engkau, ya Tuhanku,*
tak ada karya yang setara dengan karyaMu.

Segala bangsa akan datang menyembah Engkau,*
dan akan memuliakan namaMu, ya Tuhanku.

Sungguh agung Engkau dan megah karyaMu,*
Engkaulah Allah, dan tiada lain.

Ajarkanlah ketetapanMu kepadaku, ya Tuhan,*
agar aku hidup setia dan takwa dengan sebulat hati.

Aku bersyukur kepadaMu dengan segenap hatiku, ya Allah, Tukanku,*
dan memuliakan namaMu untuk selama-lamanya.

Sebab kasih setiaMu berlimpah terhadapku,*
Engkau melepaskan daku dari alam maut.

Ya Allah, orang yang angkuh telah bangkit menyerang aku,+
segerombolan orang sombong ingin mencabut nyawaku,*
mereka tidak mengindahkan Dikau.

Tetapi Engkaulah Allah, penyayang dan pengasih,+
Tuhan yang sabar, penuh kasih dan setia,*
perhatikan dan kasihanilah aku!

Curahkanlah kekuatanMu kepada hambaMu,*
dan selamatkanlah putera sahayaMu.

Nyatakanlah suatu tanda kebaikan bagiku,+
supaya musuhku melihatnya dan menjadi malu,*
semoga Engkau menolong dan menghibur aku, ya Tuhan.

Ant: Tuhan, Engkau sabar dan penuh kasih setia.

Bacaan singkat (1Tes 5,9-10)

Kita ditetapkan Allah untuk memperoleh keselamatan demi Tuhan kita Yesus Kristus. Kristus telah wafat untuk kita, supaya kita tetap hidup bersatu dengan Dia, baik waktu berjaga maupun waktu tidur.

Lagu singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Ya Tuhan, berilah kami istirahat yang menyegarkan badan. Semoga benih sabdaMu yang kami taburkan dalam kegiatan kami pada hari ini, Kautumbuhkan sampai berbuah masak bagi panenanMu yang abadi. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, Maria, penuh rahmat,
Tuhan sertamu.
Terpujilah engkau di antara wanita,
dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.
Santa Maria, bunda Allah,
doakanlah kami yang berdosa ini,
sekarang dan waktu kami mati.

Santo-Santa

S. Polikarpus

Uskup dan Martir · ± 69-155

Polikarpus lahir sekitar tahun 69 dari orang tua Kristen. Ia belajar iman langsung dari para rasul dan menjadi murid Santo Yohanes Penginjil. Menurut kesaksian Ireneus dan Eusebius, para rasul sendirilah yang mengutusnya menjadi Uskup Smirna di Asia Kecil. Ia juga sahabat Santo Ignatius dari Antiokhia dan termasuk salah satu Bapa Apostolik, jembatan hidup antara zaman para rasul dan Gereja perdana.

Selama masa panjang menggembalakan umatnya, Polikarpus tekun menjaga ajaran para rasul, mewartakan Injil kepada orang kafir, dan melawan ajaran sesat. Satu-satunya karyanya yang masih ada adalah Surat kepada Jemaat Filipi.

Ketika penganiayaan berkobar pada masa Kaisar Antoninus Pius, Polikarpus ditangkap dan dibawa ke hadapan gubernur. Ia dibujuk agar menyangkal Kristus, namun ia menjawab, Delapan puluh enam tahun aku mengabdi kepada-Nya, dan Ia tidak pernah berbuat jahat kepadaku. Bagaimana mungkin aku menghujat Rajaku yang menyelamatkan aku? Ia lalu dibakar di atas tumpukan kayu, tetapi ketika api tidak juga menghanguskannya, ia ditikam dengan pedang. Ia wafat sebagai martir pada tahun 155. Kisah kematiannya, Martyrium Polycarpi, dipandang sebagai salah satu catatan kemartiran tertua dan paling autentik.

Pelindung: dimohonkan perlindungan terhadap sakit telinga dan penyakit kulit.

Santo Polikarpus

Uskup Smirna dan Martir · ± 69–155

Polikarpus adalah salah satu jembatan hidup antara para Rasul dan Gereja perdana: menurut kesaksian muridnya, ia diajar langsung oleh Rasul Yohanes. Ia menjadi Uskup Smirna (kini Izmir, Turki) dan dihormati sebagai gembala yang bijaksana, penjaga ajaran para rasul di tengah penganiayaan Romawi. Suratnya kepada jemaat Filipi masih terpelihara.

Kemartirannya, dicatat dalam salah satu kisah martir tertua yang bertahan, sangat menyentuh. Saat hendak ditangkap di usia lanjut, ia justru menjamu para prajurit dan minta waktu untuk berdoa. Di hadapan gubernur yang memintanya mengutuk Kristus demi selamat, ia menjawab: Delapan puluh enam tahun aku melayani Dia, dan Ia tak pernah berbuat jahat kepadaku. Bagaimana aku bisa menghujat Rajaku yang telah menyelamatkanku? Ia dibakar di tiang; ketika api tak menyentuhnya, ia ditikam. Ia wafat sekitar tahun 155.

Pelindung: melawan sakit telinga dan disentri.

Santo Polykarpus

Uskup dan Martir

Polykarpus adalah seorang Uskup Gereja perdana di Smyrna (Turki). Murid Santo Yohanes penginjil ini memimpin Gereja di Smyrna sampai meletusnya kekacauan yang didalangi oleh para musuh gereja pada tahun 155. Ia sendiri pun ditangkap oleh orang-orang itu.

Ketika di tangkap, ia tidak memberikan perlawanan apapun, bahkan ia tersenyum dan menjamu para penangkapnya dengan makanan yang lezat. Kepada mereka, Ia berkata: Jadilah kehendak Tuhan atas diriku. Ia memohon agar kepadanya diberikan waktu sedikit untuk berdoa. Setelah itu, ia dibelenggu dan diarak ke tengah tengah orang banyak menuju kediaman prokonsul untuk diadili.

Sewaktu diadili, prokonsul dengan keras memaksanya untuk menhujat Yesus dan mempersembahkan kurban kepada dewa dewi Romawi. Ia dengan tegas berkata: Sudah delapan puluh enam tahun saya mengabdi Kristus, dan tidak pernah saya alami Kristus berbuat salah kepadaku. Bagaimana mungkin saya menghujat Raja dan Penyelamatku? Tuhanku Yesus Kristus tidak hanya berkata: Bertahanlah dan teguhlah dalam imanmu; cintailah sesamamu; berbelaskasihanlah kepada sesamamudan bersatulah di dalam kebenaran, melainkan Dirinya sendiri dijadikan contoh yang mencolok mata tentang semuanya itu.

Mendengar kata kata Polykarpus, prokonsul berang dan segera menjatuhkan hukuman bakar atas diri Polykarpus. Hukuman ini tidak sedikitpun menggetarkan hati Polykarpus, karena ia tahu bahwa kebenaran ada dipihaknya. Ia bahkan mensyukuri peristiwa tragis ini.

Berita pembunuhan terhadap diri Polykarpus ini tersebar ke seleruh umat Smyrna. Seluruh umat memang menyesalkan tindakan prokonsul itu, tetapi mereka tidak patah semangat untuk tetap mengimani Kristus. Mereka saling meneguhkan dengan mengedarkan selebaran berikut: Kristus kita sembah karena Dia Putera Allah. Para Martir kita sayangi sebagai murid Kristus karena imannya yang tak terperikan kepada Kristus, Raja dan Tuhan, hingga titik darah penghabisan. Semoga kitapun menjadi kawan dan rekan mereka dalam menanggung semua penderitaan yang ditimpakan kepada kita.

Di atas kubur Polykarpus, mereka menulis: Dirimu kami cintai melebihi berlian, kami sayangi melebihi emas permata, dan kami baringkan tubuhmu yang suci di tempat yang layak bagimu. Di tempat ini ingin kami berkumpul dengan gembira untuk merayakan ulang tahun wafatmu sebagai martir Kristus yang Jaya.

Santo Willigis

Pengaku Iman

Willigis adalah seorang anak dari orang kebanyakan; namun ia berhasil menjadi kanselir tiga orang Kaisar Jerman. Negarawan bijaksana ini berhasil menjaga keamanan seluruh negeri. Sebagai Uskup Mainz dan wakil Paus, ia mengangkat Uskup Uskup yang baik, mendirikan gereja gereja dan membangun banyak jembatan. Ia membangun sekolah sekolah untuk memajukan ilmu. Willigis menegakkan tata tertib dan memajukan kegiatan penghormatan pada Tuhan.