Minggu, 4 Januari 2026

Hari Raya Penampakan Tuhan (Epifani)

Hari Raya

Bacaan Misa

Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.

Bacaan Pertama Yesaya 60:1-6

Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu. Sebab sesungguhnya, kegelapan menutupi bumi, dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa; tetapi terang TUHAN terbit atasmu, dan kemuliaan-Nya menjadi nyata atasmu. Bangsa-bangsa berduyun-duyun datang kepada terangmu, dan raja-raja kepada cahaya yang terbit bagimu. Angkatlah mukamu dan lihatlah ke sekeliling, mereka semua datang berhimpun kepadamu; anak-anakmu laki-laki datang dari jauh, dan anak-anakmu perempuan digendong. Pada waktu itu engkau akan heran melihat dan berseri-seri, engkau akan tercengang dan akan berbesar hati, sebab kelimpahan dari seberang laut akan beralih kepadamu, dan kekayaan bangsa-bangsa akan datang kepadamu. Sejumlah besar unta akan menutupi daerahmu, unta-unta muda dari Midian dan Efa. Mereka semua akan datang dari Syeba, akan membawa emas dan kemenyan, serta memberitakan perbuatan masyhur TUHAN.

Mazmur Tanggapan Mazmur 72:1-2,7-8,10-13

Dari Salomo. Ya Allah, berikanlah hukum-Mu kepada raja dan keadilan-Mu kepada putera raja!
Kiranya ia mengadili umat-Mu dengan keadilan dan orang-orang-Mu yang tertindas dengan hukum!
Kiranya keadilan berkembang dalam zamannya dan damai sejahtera berlimpah, sampai tidak ada lagi bulan!
Kiranya ia memerintah dari laut ke laut, dari sungai Efrat sampai ke ujung bumi!
kiranya raja-raja dari Tarsis dan pulau-pulau membawa persembahan-persembahan; kiranya raja-raja dari Syeba dan Seba menyampaikan upeti!
Kiranya semua raja sujud menyembah kepadanya, dan segala bangsa menjadi hambanya!
Sebab ia akan melepaskan orang miskin yang berteriak minta tolong, orang yang tertindas, dan orang yang tidak punya penolong;
ia akan sayang kepada orang lemah dan orang miskin, ia akan menyelamatkan nyawa orang miskin.

Bacaan Kedua Efesus 3:2-3a,5-6

--memang kamu telah mendengar tentang tugas penyelenggaraan kasih karunia Allah, yang dipercayakan kepadaku karena kamu, yaitu bagaimana rahasianya dinyatakan kepadaku dengan wahyu, seperti yang telah kutulis di atas dengan singkat. yang pada zaman angkatan-angkatan dahulu tidak diberitakan kepada anak-anak manusia, tetapi yang sekarang dinyatakan di dalam Roh kepada rasul-rasul dan nabi-nabi-Nya yang kudus, yaitu bahwa orang-orang bukan Yahudi, karena Berita Injil, turut menjadi ahli-ahli waris dan anggota-anggota tubuh dan peserta dalam janji yang diberikan dalam Kristus Yesus.

Bacaan Injil Matius 2:1-12

Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem dan bertanya-tanya: "Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia." Ketika raja Herodes mendengar hal itu terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem. Maka dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka, di mana Mesias akan dilahirkan. Mereka berkata kepadanya: "Di Betlehem di tanah Yudea, karena demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi: Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umat-Ku Israel." Lalu dengan diam-diam Herodes memanggil orang-orang majus itu dan dengan teliti bertanya kepada mereka, bilamana bintang itu nampak. Kemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem, katanya: "Pergi dan selidikilah dengan seksama hal-hal mengenai Anak itu dan segera sesudah kamu menemukan Dia, kabarkanlah kepadaku supaya akupun datang menyembah Dia." Setelah mendengar kata-kata raja itu, berangkatlah mereka. Dan lihatlah, bintang yang mereka lihat di Timur itu mendahului mereka hingga tiba dan berhenti di atas tempat, di mana Anak itu berada. Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka. Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Merekapun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur. Dan karena diperingatkan dalam mimpi, supaya jangan kembali kepada Herodes, maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain.

Renungan

Pembaca Langit

Petani zaman dulu tidak punya kalender cetak. Mereka membaca langit. Di Jawa, munculnya lintang waluku di ufuk timur menjadi tanda musim membajak dimulai. Langit adalah papan pengumuman. Siapa rajin menengadah, ia tahu kapan harus berangkat.

Para majus dari Timur adalah pembaca langit semacam itu. Mereka bukan orang Yahudi. Tidak memegang Kitab Suci, tidak hafal nubuat. Modal mereka hanya bintang dan kemauan berangkat. Dan justru mereka yang tiba di Betlehem.

Yang mengejutkan dalam kisah ini bukan para majusnya, melainkan orang-orang Yerusalem. Herodes terkejut, seluruh kota ikut terkejut. Para imam kepala dan ahli Taurat dikumpulkan, dan mereka fasih menjawab: di Betlehem, sebab begitulah tertulis dalam kitab nabi. Mereka tahu alamatnya. Persis. Tetapi tidak seorang pun ikut berangkat. Jarak Yerusalem ke Betlehem hanya kira-kira sepuluh kilometer. Yang dari negeri jauh datang; yang sepuluh kilometer tinggal di tempat.

Rupanya pengetahuan tidak sama dengan perjalanan. Orang bisa hafal ayat dan tidak pernah menempuhnya. Bisa tahu di mana Tuhan dan tidak pernah datang kepada-Nya. Iman bukan urusan tahu alamat, melainkan urusan mengetuk pintunya.

Yesaya sudah lama bernubuat: bangsa-bangsa berduyun-duyun datang kepada terangmu. Paulus menyebutnya rahasia yang kini dibuka: orang-orang bukan Yahudi turut menjadi ahli waris. Epifani berarti penampakan. Allah menampakkan diri bukan untuk satu lingkaran kecil, melainkan untuk semua yang mau mencari. Pintu Betlehem tidak memeriksa kartu keanggotaan.

Dan lihatlah cara Allah memanggil mereka: lewat bintang. Bahasa yang mereka pahami. Kepada gembala Ia memakai malaikat, kepada ahli kitab Ia memakai nubuat, kepada pengamat langit Ia memakai bintang. Allah berbicara dengan bahasa yang dimengerti pendengarnya. Sampai sekarang pun begitu. Kepada ibu rumah tangga Ia bisa berbicara lewat dapur, kepada petani lewat musim, kepada orang sakit lewat sunyi kamarnya.

Pertanyaannya: kita masih menengadah atau tidak? Bintang tidak berteriak. Ia hanya bersinar. Yang tidak pernah mengangkat muka tidak akan melihatnya.

Tahun baru berjalan empat hari. Mungkin ada bintang yang sedang Tuhan nyalakan di langit hidup kita: satu kerinduan yang tidak hilang-hilang, satu ajakan yang terus kembali, satu keresahan yang suci. Para majus mengajarkan tanggapan yang benar: berangkat, mencari, dan sesudah menemukan, sujud menyembah.

Tuhan, aku sering tahu alamat-Mu tetapi malas berangkat. Bangkitkan aku dari tempat dudukku, seperti Kaubangkitkan para majus dari negerinya. Amin.

Invitatorium

HARI RAYA PENAMPAKAN TUHAN PAGI

Pembukaan

Ant. Kristus menampakkan diri, marilah kita menyembah Dia.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karyaKu yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa...
Seperti pada...

Ant. Kristus menampakkan diri, marilah kita menyembah Dia.

Ibadat Bacaan

Ibadat Bacaan untuk Hari Raya Penampakan Tuhan

Ya Allah, datanglah membantu aku.

Tuhan, bersegeralah menolong aku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

MADAH

Seperti orang bijak dahulu kala
Melihat bintang penunjuk jalan;
Dengan sukacita mereka menyambut cahayanya,
Memimpin terus, bersinar terang;
Demikianlah, Tuhan yang maharahim, semoga kami
Senantiasa dituntun kepada-Mu.

Dengan langkah gembira mereka bergegas
Ke palungan yang rendah itu,
Di sana berlutut di hadapan
Dia yang disembah surga dan bumi;
Demikianlah semoga kami dengan kaki yang rela
Senantiasa mencari takhta belas kasihan-Mu.

Seperti mereka mempersembahkan hadiah yang paling langka,
Di palungan yang kasar dan telanjang itu,
Demikianlah semoga kami dengan sukacita kudus,
Murni dan bebas dari noda dosa,
Membawa semua harta kami yang paling berharga,
Kristus, kepada-Mu, Raja surgawi kami.

PSALMODI

Ant. 1 Dari Tarsis dan dari pulau-pulau, raja-raja datang mempersembahkan hadiah kepada Tuhan Raja kita.

Mazmur 72

Ya Allah, berikanlah penghakiman-Mu kepada raja,
kepada putra raja keadilan-Mu,
agar ia menghakimi umat-Mu dengan adil
dan orang miskin-Mu dengan penghakiman yang benar.

Semoga gunung-gunung menghasilkan damai sejahtera bagi umat,
dan bukit-bukit, keadilan.
Semoga ia membela orang miskin dari umat
dan menyelamatkan anak-anak yang membutuhkan
serta menghancurkan penindas.

Ia akan bertahan seperti matahari dan bulan
dari zaman ke zaman.
Ia akan turun seperti hujan di padang rumput,
seperti tetesan hujan di bumi.

Pada zamannya keadilan akan berkembang
dan damai sejahtera sampai bulan lenyap.
Ia akan memerintah dari laut ke laut,
dari Sungai Besar sampai ujung bumi.

Di hadapannya musuh-musuhnya akan jatuh,
musuh-musuhnya menjilat debu.
Raja-raja Tarsis dan pesisir laut
akan membayar upeti kepadanya.

Raja-raja Syeba dan Seba
akan membawa hadiah kepadanya.
Di hadapannya semua raja akan bersujud,
semua bangsa akan melayaninya.

Sebab ia akan menyelamatkan orang miskin ketika mereka berseru
dan orang yang membutuhkan yang tak berdaya.
Ia akan berbelas kasihan kepada yang lemah
dan menyelamatkan nyawa orang miskin.

Dari penindasan ia akan menyelamatkan hidup mereka,
baginya darah mereka berharga.
Semoga ia hidup panjang,
semoga emas Syeba diberikan kepadanya.
Mereka akan berdoa baginya tanpa henti
dan memberkatinya sepanjang hari.

Semoga gandum melimpah di negeri itu
sampai puncak-puncak gunung.
Semoga buahnya berdesir seperti Libanon;
semoga orang-orang berkembang di kota-kota
seperti rumput di bumi.

Semoga namanya diberkati selamanya
dan bertahan seperti matahari.
Setiap suku akan diberkati di dalam dia,
semua bangsa memberkati namanya.

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,
yang sendirian melakukan keajaiban,
terpujilah nama-Nya yang mulia selamanya.
Biarlah kemuliaan-Nya memenuhi bumi.
Amin! Amin!
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Dari Tarsis dan dari pulau-pulau, raja-raja datang mempersembahkan hadiah kepada Tuhan Raja kita.

Ant. 2 Sembahlah Tuhan di pelataran-Nya yang kudus, alleluya.

Mazmur 96

Nyanyikanlah nyanyian baru bagi Tuhan,
nyanyikanlah bagi Tuhan, seluruh bumi.
Nyanyikanlah bagi Tuhan, berkatilah nama-Nya.

Wartakanlah pertolongan-Nya hari demi hari,
beritakanlah di antara bangsa-bangsa kemuliaan-Nya
dan keajaiban-Nya di antara semua bangsa.

Tuhan itu agung dan layak dipuji,
ditakuti di atas semua ilah;
ilah-ilah orang kafir tidak berarti.

Tuhanlah yang menciptakan langit,
milik-Nya adalah keagungan dan kebesaran serta kuasa
dan kemegahan di tempat-Nya yang kudus.

Berikanlah kepada Tuhan, hai keluarga-keluarga bangsa,
berikanlah kepada Tuhan kemuliaan dan kuasa;
berikanlah kepada Tuhan kemuliaan nama-Nya.

Bawalah persembahan dan masuklah ke pelataran-Nya,
sembahlah Tuhan di bait-Nya.
Hai bumi, gemetarlah di hadapan-Nya.

Wartakanlah kepada bangsa-bangsa: Allah adalah raja.
Dunia yang Ia jadikan teguh pada tempatnya;
Ia akan menghakimi umat dengan keadilan.

Biarlah langit bersukacita dan bumi bersukaria,
biarlah laut dan segala isinya menggemakan pujian,
biarlah tanah dan segala isinya bersukaria,
semua pohon di hutan bersorak kegirangan

di hadapan Tuhan karena Ia datang,
Ia datang untuk memerintah bumi.
Dengan keadilan Ia akan memerintah dunia,
Ia akan menghakimi bangsa-bangsa dengan kebenaran-Nya.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Sembahlah Tuhan di pelataran-Nya yang kudus, alleluya.

Ant. 3 Sembahlah Tuhan, hai semua malaikat-Nya, alleluya.

Mazmur 97

Tuhan adalah raja, biarlah bumi bersukacita,
biarlah semua pesisir bersukaria.
Awan dan kegelapan adalah pakaian-Nya;
takhta-Nya, keadilan dan kebenaran.

Api mempersiapkan jalan-Nya;
ia membakar musuh-musuh-Nya di setiap sisi.
Kilat-Nya menerangi dunia,
bumi gemetar melihatnya.

Gunung-gunung meleleh seperti lilin
di hadapan Tuhan seluruh bumi.
Langit mewartakan keadilan-Nya;
semua bangsa melihat kemuliaan-Nya.

Biarlah mereka yang menyembah berhala malu,
mereka yang membanggakan ilah-ilah mereka yang tidak berguna.
Hai semua roh, sembahlah Dia.

Sion mendengar dan bersukacita;
umat Yehuda bersukaria
karena penghakiman-Mu, ya Tuhan.

Sebab Engkau sungguh adalah Tuhan
yang mahatinggi di atas seluruh bumi,
diagungkan jauh di atas semua roh.

Tuhan mengasihi mereka yang membenci kejahatan;
Ia menjaga jiwa orang-orang kudus-Nya;
Ia membebaskan mereka dari orang fasik.

Terang bersinar bagi orang benar
dan sukacita bagi orang yang lurus hati.
Bersukacitalah, hai orang benar, di dalam Tuhan;
berikanlah kemuliaan kepada nama-Nya yang kudus.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Sembahlah Tuhan, hai semua malaikat-Nya, alleluya.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng)
Sesaat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Langit mewartakan keadilan Allah.

Semua bangsa akan melihat kemuliaan-Nya.

BACAAN

BACAAN PERTAMA

Dari Kitab Nabi Yesaya

60:1-22

Pernyataan kemuliaan Allah atas Yerusalem
Bangkitlah, bersinarlah, hai Yerusalem! Terangmu telah datang,
kemuliaan Tuhan bersinar atasmu.
Lihatlah, kegelapan menutupi bumi,
dan awan tebal menutupi bangsa-bangsa;
Tetapi atasmu Tuhan bersinar,
dan atasmu tampak kemuliaan-Nya.
Bangsa-bangsa akan berjalan oleh terangmu,
dan raja-raja oleh cahaya gemilangmu.

Angkatlah matamu dan lihatlah sekeliling;
mereka semua berkumpul dan datang kepadamu:
Putra-putramu datang dari jauh,
dan putri-putrimu dalam pelukan perawat mereka.
Maka engkau akan berseri-seri melihatnya,
hatimu akan berdebar dan meluap,
Sebab kekayaan laut akan dicurahkan di hadapanmu,
kekayaan bangsa-bangsa akan dibawa kepadamu.

Kafilah unta akan memenuhi engkau,
unta dromedaris dari Midian dan Efa;
Semua dari Syeba akan datang
membawa emas dan kemenyan,
dan mewartakan pujian Tuhan.
Semua kawanan Kedar akan dikumpulkan untukmu,
domba jantan Nebayot akan menjadi kurbanmu;
Mereka akan menjadi persembahan yang diterima di mezbah-Ku,
dan Aku akan memperindah kemegahan rumah-Ku.

Apakah ini yang terbang seperti awan,
seperti merpati ke sarangnya?
Semua kapal laut berkumpul,
dengan kapal-kapal Tarsis di depan,
Untuk membawa anak-anakmu dari jauh
dengan perak dan emas mereka,
Dalam nama Tuhan, Allahmu,
Yang Kudus dari Israel, yang telah memuliakanmu.

Orang asing akan membangun kembali tembok-tembokmu,
dan raja-raja mereka akan menjadi pelayanmu;
Meskipun Aku memukulmu dalam murka-Ku,
namun dalam kebaikan-Ku Aku telah menunjukkan belas kasihan kepadamu.
Gerbang-gerbangmu akan tetap terbuka terus-menerus;
siang dan malam tidak akan ditutup
Tetapi akan menerima bagimu kekayaan bangsa-bangsa,
dan raja-raja mereka, di barisan depan.
Sebab bangsa atau kerajaan akan binasa
yang tidak melayanimu;
bangsa-bangsa itu akan dihancurkan sama sekali.

Kemuliaan Libanon akan datang kepadamu:
pohon cemara, pohon berangan, dan pohon pinus,
Untuk membawa keindahan ke tempat kudus-Ku,
dan kemuliaan ke tempat Aku menjejakkan kaki-Ku.
Anak-anak penindasmu akan datang,
bersujud di hadapanmu;
Semua yang membencimu
akan jatuh tersungkur di kakimu.
Mereka akan memanggilmu “Kota Tuhan,”
“Sion dari Yang Kudus dari Israel.”

Dahulu engkau ditinggalkan,
dibenci dan tidak dikunjungi,
Sekarang Aku akan menjadikanmu kebanggaan segala zaman,
sukacita bagi generasi demi generasi.
Engkau akan menyusu susu bangsa-bangsa,
dan disusui di payudara kerajaan;
Engkau akan tahu bahwa Aku, Tuhan, adalah penyelamatmu,
penebusmu, Yang Mahakuasa dari Yakub.

Sebagai ganti perunggu Aku akan membawa emas,
sebagai ganti besi, perak;
Sebagai ganti kayu, perunggu,
sebagai ganti batu, besi;
Aku akan menetapkan damai sejahtera sebagai gubernurmu,
dan keadilan sebagai penguasamu.
Tidak akan lagi terdengar kekerasan di negerimu,
atau penjarahan dan kehancuran di dalam batas-batasmu.
Engkau akan menyebut tembok-tembokmu “Keselamatan”
dan gerbang-gerbangmu “Pujian.”

Tidak akan lagi matahari
menjadi terangmu di siang hari,
Tidak juga cahaya bulan
bersinar atasmu di malam hari;
Tuhan akan menjadi terangmu selamanya,
Allahmu akan menjadi kemuliaanmu.
Tidak akan lagi matahari terbenam bagimu,
atau bulanmu surut,
Sebab Tuhan akan menjadi terangmu selamanya,
dan hari-hari dukamu akan berakhir.

Umatmu semuanya akan benar,
mereka akan selalu memiliki tanah itu,
Mereka, tunas tanamanku,
karya tangan-Ku untuk menunjukkan kemuliaan-Ku.
Yang terkecil akan menjadi seribu,
yang termuda, bangsa yang perkasa;
Aku, Tuhan, akan dengan cepat menyelesaikan hal-hal ini
ketika waktunya tiba.

RESPONSORIUM Yesaya 60:1, 3

Bangunlah, bersinarlah, Yerusalem, sebab terangmu telah datang:

kemuliaan Allahmu telah terbit atasmu.
Semua bangsa akan berjalan dalam terangmu, dan raja-raja dalam kemegahan fajar-Mu.

Kemuliaan Allahmu telah terbit atasmu.

BACAAN KEDUA

Dari khotbah Santo Leo Agung, Paus

Tuhan telah menyatakan keselamatan-Nya kepada seluruh dunia
Penyelenggaraan kasih Allah menetapkan bahwa pada akhir zaman Ia akan menolong dunia, yang sedang menuju kehancuran. Ia menetapkan bahwa semua bangsa harus diselamatkan dalam Kristus.
Sebuah janji telah diberikan kepada bapa bangsa yang kudus Abraham mengenai bangsa-bangsa ini. Ia akan memiliki keturunan yang tak terhitung, lahir bukan dari tubuhnya tetapi dari benih iman. Keturunannya oleh karena itu dibandingkan dengan barisan bintang-bintang. Bapa semua bangsa harus berharap bukan pada keturunan duniawi tetapi pada keturunan dari atas.
Biarlah jumlah penuh bangsa-bangsa sekarang mengambil tempat mereka dalam keluarga para bapa bangsa. Biarlah anak-anak janji sekarang menerima berkat dalam benih Abraham, berkat yang ditolak oleh anak-anak dagingnya. Dalam pribadi para Majus biarlah semua orang menyembah Pencipta alam semesta; biarlah Allah dikenal, bukan hanya di Yudea, tetapi di seluruh dunia, agar nama-Nya menjadi besar di seluruh Israel.
Saudara-saudari terkasih, sekarang setelah kita menerima pengajaran dalam pernyataan rahmat Allah ini, marilah kita merayakan dengan sukacita rohani hari panen pertama kita, hari panggilan pertama bangsa-bangsa lain. Marilah kita bersyukur kepada Allah yang maharahim, yang telah menjadikan kita layak, dalam perkataan Rasul, untuk berbagi kedudukan orang-orang kudus dalam terang; yang telah menyelamatkan kita dari kuasa kegelapan, dan membawa kita ke dalam kerajaan Putra-Nya yang terkasih. Seperti yang dinubuatkan Yesaya: umat bangsa-bangsa lain, yang duduk dalam kegelapan, telah melihat terang yang besar, dan bagi mereka yang tinggal di wilayah bayangan maut, terang telah terbit. Ia berbicara tentang mereka kepada Tuhan: Bangsa-bangsa lain, yang tidak mengenal Engkau, akan memanggil Engkau, dan bangsa-bangsa, yang tidak mengenal Engkau, akan berlindung pada Engkau.
Inilah hari yang dilihat Abraham, dan bersukacita melihatnya, ketika ia tahu bahwa putra-putra yang lahir dari imannya akan diberkati dalam benihnya, yaitu, dalam Kristus. Percaya bahwa ia akan menjadi bapa bangsa-bangsa, ia memandang ke masa depan, memuliakan Allah, dengan kesadaran penuh bahwa Allah sanggup melakukan apa yang telah Ia janjikan.
Inilah hari yang dinubuatkan Daud dalam mazmur, ketika ia berkata: Semua bangsa yang telah Engkau ciptakan akan datang dan bersujud dalam penyembahan di hadapan-Mu, Tuhan, dan memuliakan nama-Mu. Sekali lagi, Tuhan telah menyatakan keselamatan-Nya; di hadapan bangsa-bangsa Ia telah menyatakan keadilan-Nya.
Ini terpenuhi, seperti yang kita tahu, sejak bintang memanggil ketiga orang bijak dari negeri mereka yang jauh dan menuntun mereka untuk mengenali dan menyembah Raja surga dan bumi. Ketaatan bintang memanggil kita untuk meniru pelayanan rendah hatinya: untuk menjadi pelayan, sebaik mungkin, dari rahmat yang mengundang semua orang untuk menemukan Kristus.
Saudara-saudari terkasih, kalian harus memiliki semangat yang sama untuk saling membantu; maka, dalam kerajaan Allah, yang jalannya adalah iman dan perbuatan baik, kalian akan bersinar sebagai anak-anak terang: melalui Tuhan kita Yesus Kristus, yang hidup dan memerintah bersama Allah Bapa dan Roh Kudus selama-lamanya. Amin.

RESPONSORIUM

Inilah hari yang mulia di mana Kristus sendiri, penyelamat dunia, menampakkan diri; para nabi menubuatkan-Nya, para malaikat menyembah-Nya;

para Majus melihat bintang-Nya dan bersukacita meletakkan harta mereka di kaki-Nya.
Hari kudus Allah akhirnya telah terbit bagi kita; datanglah, hai semua bangsa, dan sembahlah Tuhan.

Para Majus melihat bintang-Nya dan bersukacita meletakkan harta mereka di kaki-Nya.

TE DEUM

Engkau adalah Allah: kami memuji-Mu;

Engkau adalah Tuhan: kami memuliakan-Mu;

Engkau adalah Bapa yang kekal:

Semua ciptaan menyembah-Mu.
Kepada-Mu semua malaikat, semua kuasa surga,

Kerubim dan Serafim, bernyanyi dalam pujian tak berkesudahan:

Kudus, kudus, kudus, Tuhan, Allah segala kuasa,

surga dan bumi penuh kemuliaan-Mu.
Persekutuan mulia para rasul memuji-Mu.

Persekutuan mulia para nabi memuji-Mu.

Pasukan martir berjubah putih memuji-Mu.
Di seluruh dunia Gereja kudus memuliakan-Mu:

Bapa, keagungan tak terbatas,

Putra-Mu yang sejati dan tunggal, layak disembah,

dan Roh Kudus, pembela dan penuntun.
Engkau, Kristus, adalah Raja kemuliaan,

Putra Bapa yang kekal.
Ketika Engkau menjadi manusia untuk membebaskan kami

Engkau tidak menolak rahim Perawan.
Engkau mengalahkan sengat maut,

dan membuka kerajaan surga bagi semua orang percaya.
Engkau duduk di tangan kanan Allah dalam kemuliaan.

Kami percaya bahwa Engkau akan datang, dan menjadi hakim kami.
Datanglah, ya Tuhan, dan tolonglah umat-Mu,

yang telah Engkau tebus dengan darah-Mu sendiri,

dan bawalah kami bersama para kudus-Mu

ke kemuliaan abadi.
Selamatkanlah umat-Mu, Tuhan, dan berkatilah warisan-Mu.

Pimpin dan teguhkanlah mereka sekarang dan selalu.
Hari demi hari kami memuji-Mu.

Kami memuji nama-Mu selamanya.
Jagalah kami hari ini, Tuhan, dari segala dosa.

Kasihanilah kami, Tuhan, kasihanilah.
Tuhan, tunjukkanlah kasih dan belas kasihan-Mu kepada kami,

sebab kami telah menaruh kepercayaan kami pada-Mu.
Pada-Mu, Tuhan, adalah harapan kami:

Dan kami tidak akan pernah berharap dengan sia-sia.

DOA PENUTUP

Ya Allah, yang pada hari ini

menyatakan Putra Tunggal-Mu kepada bangsa-bangsa

melalui bimbingan bintang,

berikanlah dalam belas kasihan-Mu

agar kami, yang telah mengenal Engkau melalui iman,

dibawa untuk melihat keindahan kemuliaan-Mu yang agung.

Melalui Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan memerintah bersama Engkau dalam kesatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Madah

Putra Bapa mahatinggi
Lahir dari perawan suci
Sebagai juruselamat
Yang mengurniakan rahmat.

Kristus kebanggaan bunda
Harapan kita semua
Ia datang dari surga
Membawa damai yang nyata.

Marilah bersuka ria
Atas penyelamat kita
Yang menjadi manusia
Untuk menebus umatNya.

Mulyalah senantiasa
Yesus Putra tunggal Bapa
Yang dilahirkan Maria
Berkat kuasa Roh Allah. Amin.

Pendarasan Mazmur dari hari Minggu I, hlm 390

Ant.1: Akar Isai sudah bertunas, bintang Yakub sudah terbit, santa perawan sudah melahirkan penyelamat. Marilah kita memuji Allah kita.

Mazmur 62

Ya Allah, Engkaulah Allahku,*
aku mencari Engkau.

Hatiku haus dan rindu akan Dikau,*
seperti tanah kering dan tandus merindukan air.

Demikian aku ingin memandang Engkau di tempat kediamanMu,*
untuk merasakan kekuatan dan kemuliaanMu.

Sebab kasih setiaMu lebih baik dari pada hidup,*
bibirku memegahkan Dikau

Aku akan memuji Engkau seumur hidupku,*
menadahkan tangan kepadaMu.

Hatiku Kaukenyangkan dengan santapan lezat,*
mulutku memuji Engkau sambil bersyukur.

Di tempat tidurku aku memuji Engkau,*
aku merenungkan Dikau sepanjang malam.

Sebab Engkau yang menolong aku,*
di bawah naungan sayapMu aku bersorak.

Jiwaku melekat padaMu,*
tangan kananMu menopang aku.

Ant.1: Akar Isai sudah bertunas, bintang Yakub sudah terbit, santa perawan sudah melahirkan penyelamat. Marilah kita memuji Allah kita.

Ant.2: Maria telah melahirkan penyelamat bagi kita. Yohanes melihat Dia dan berseru: Inilah Anak domba Allah yang menghapus dosa dunia, alleluya.

Dan 3,57-88.56

Pujilah Tuhan, segala karya Tuhan,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, semua malaikat Tuhan,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan seluruh isi surga,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, segala air di atas langit,*
angkasa raya Tuhan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, matahari dan bulan,*
segala bintang di langit, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, hujan dan embun,*
angin dan taufan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, api dan panas-terik,*
hawa sejuk dan dingin, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, kabut dan gerimis,*
halilintar dan awan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, siang dan malam,*
terang dan gelap, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, seluruh bumi,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, gunung dan bukit,*
segala yang tumbuh di bumi, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala mata air,*
lautan dan sungai, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala yang hidup di dalam air,*
unggas di udara, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, binatang buas dan jinak,*
semua manusia, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, umat Israel,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, para Imam,*
semua pelayanNya, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, orang yang takwa,*
semua yang suci dan rendah hati, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, Ananya, Azarya dan Misael,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Marilah kita memuji Bapa, Putera dan Roh kudus,*
memuji dan meluhurkan Dia selama-lamanya.

Kidung ini tidak ditutup dengan 'Kemuliaan'.

Ant.2: Maria telah melahirkan penyelamat bagi kita. Yohanes melihat Dia dan berseru: Inilah Anak domba Allah yang menghapus dosa dunia, alleluya.

Ant.3: Santa perawan melahirkan raja yang kekal abadi. Ia bersukacita sebagai ibu namun tetap perawan.

Mazmur 149

Nyanyikanlah bagi Tuhan lagu baru,*
pujilah Dia dalam himpunan umatNya.

Hendaknya Israel bergembira atas Penciptanya,*
dan warga Sion bersuka-cita atas Rajanya.

Hendaknya mereka memuji namaNya dengan tari-tarian,*
bermazmur bagiNya dengan rebana dan kecapi.

Sebab Tuhan berkenan kepada umatNya,*
memahkotai yang hina-dina dengan keselamatan.

Hendaknya orang takwa bersukaria atas kejayaannya,*
bersorak-sorai dengan gembira.

Hendaknya mereka memuji Tuhan dengan suara lantang,*
sambil memegang pedang yang tajam.

Begitu hendaklah mereka membalas kejahatan para bangsa,*
dan menjatuhkan hukuman kepada mereka;

Membelenggu para rajanya,*
dan mengikat pemukanya dengan rantai besi.

Dengan demikian terlaksana keputusan Allah,*
tugas terhormat bagi umatNya.

Ant.3: Santa perawan melahirkan raja yang kekal abadi. Ia bersukacita sebagai ibu namun tetap perawan.

Bacaan Singkat (Mik 5:3-5a)

Seorang penguasa akan bangkit di Israel, waktu wanita yang akan bersalin melahirkan anaknya. Maka sisa saudara-saudaranya akan kembali kepada umat Israel. Ia akan menggembalakan mereka dengan kekuatan Tuhan demi keagungan nama Tuhan Allahnya. Dia itu pembawa damai sejahtera.

Lagu Singkat

P: Tuhan memaklumkan,* Alleluya, alleluya. U: Tuhan. P: PenyelamatNya. U: Alleluya. P: Kemuliaan. U: Tuhan.

Ant.Kidung: Hari ini diwartakan misteri yang mengagumkan. Hari ini segala sesuatu dibaharui. Allah menjadi manusia. Ia tetap Allah, namun juga manusia sejati.

KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Hari ini diwartakan misteri yang mengagumkan. Hari ini segala sesuatu dibaharui. Allah menjadi manusia. Ia tetap Allah, namun juga manusia sejati.

Doa Permohonan

Marilah kita meluhurkan Kristus yang lahir dari perawan Maria dengan kekuatan Roh kudus. Marilah kita memuji Dia dan memohon:
U: Putera Maria, kasihanilah kami.
P: Kristus yang lahir dari perawan Maria, Engkaulah raja perkasa dan pangeran perdamaian,* ciptakanlah kiranya perdamaian di seluruh muka bumi.
P: Raja dan Allah kami, dengan kedatanganMu Engkau memperhatikan dan menghormati kami,* semoga kami seumur hidup menghormati Engkau dalam iman dan memperhatikan sabdaMu dalam perbuatan kami.
P: Engkau telah menjadi serupa dengan kami,* semoga kami juga semakin menyerupai Engkau.
P: Engkau telah menjadi warga dunia,* terimalah kami sebagai warga surga bersama Engkau.

Bapa kami

Doa Penutup

Bapa surgawi, hari ini Engkau menampakkan PuteraMu kepada para bangsa dengan bimbingan bintang. Kamipun mengenal Engkau dengan iman, dan kami mohon semoga kami kelak dapat memandang wajahMu dalam kemuliaan kekal. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Siang

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

HARI RAYA PENAMPAKAN TUHAN SIANG

Madah

Ya Roh kudus sumber cinta
Serta Bapa dan Putera
Datanglah di tengah kami
Membawa hidup Ilahi

Gerakkanlah hati kami
Agar giat penuh bakti
Menyanyikan lagu puji
Mengamalkan cinta suci

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putera dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant.1: Baiklah berlindung pada Tuhan; kekal abadi kasih setiaNya, alleluya.

Mazmur 117 (118)

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah Israel berkata,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah kaum Harun berkata,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah orang yang takwa berkata,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan,*
Ia menjawab dan melegakan daku.

Tuhan di pihakku, aku tidak takut,*
Apa yang dapat dilakukan manusia terhadapku?

Tuhan di pihakku, Ia penolongku.*
Aku melihat pembenciku tersipu-sipu.

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*
dari pada percaya kepada manusia.

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*
dari pada percaya kepada bangsawan.

Ant.1: Baiklah berlindung pada Tuhan; kekal abadi kasih setiaNya, alleluya.

Ant.2: Tuhanlah kekuatan dan pujaanku, alleluya.

Segala bangsa mengepung aku,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Mereka mengepung aku rapat-rapat,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Mereka mengepung aku seperti lebah,+
seperti nyala api yang menjilat-jilat,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Aku didesak-desak sampai terjatuh,*
tetapi Tuhan menolong aku.

Tuhanlah kekuatan dan pelindungku,*
Dialah kemenanganku

Suara gembira dan sorak-sorai,*
terdengar di perkemahan para pemenang.

"Tuhan bertindak dengan tangan kuat,*
tangan Tuhan mahakuasa".

Aku tidak akan mati, aku tetap hidup,*
untuk mewartakan karya-karya Tuhan.

Tuhan sering menyiksa aku,*
namun tidak menyerahkan daku kepada maut.

Ant.2: Tuhanlah kekuatan dan pujaanku, alleluya.

Ant.3: Syukur kepadaMu, Tuhan, Engkau mendengarkan daku, alleluya.

Bukalah bagiku gerbang kemenangan,*
supaya aku masuk dan bersyukur kepada Tuhan.

Inilah pintu gerbang Tuhan,*
para pemenang masuk ke dalamnya.

Syukur kepadaMu, sebab Engkau memenangkan daku,*
dan menjadi penyelamatku.

Batu yang dibuang oleh para pembangun,*
telah menjadi batu sendi.

Karya Tuhanlah itu,*
sangat mengagumkan kita.

Pada hari inilah Tuhan bertindak,*
mari kita rayakan dengan gembira.

Ya Tuhan, berilah kami keselamatan!*
Ya Tuhan, berilah kami kesejahteraan!

Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan,+
kami memberkati kamu dari dalam rumah Tuhan,*
Tuhanlah Allah, Dia menerangi kita.

Beraraklah dengan membawa ranting berdaun,*
hiasilah tanduk-tanduk mesbah.

Allahkulah Engkau, Engkau kupuji,*
Allahku, Engkau kuagungkan.

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Ant.3: Syukur kepadaMu, Tuhan, Engkau mendengarkan daku, alleluya.

Bacaan singkat (Zak 9,9)

Bersorak-sorailah sekuat tenagamu, hai puteri Sion!
Gemakanlah suaramu, hai puteri Yerusalem! Lihatlah, rajamu datang kepadamu. Ia jujur dan jaya.

P: Berbahagialah rahim perawan Maria.
U: Yang telah mengandung Putera Bapa.

Doa Penutup

Bapa surgawi, hari ini Engkau menampakkan PuteraMu kepada para bangsa dengan bimbingan bintang. Kamipun mengenal Engkau dengan iman, dan kami mohon semoga kami kelak dapat memandang wajahMu dalam kemuliaan kekal. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

HARI RAYA PENAMPAKAN TUHAN SORE II

Madah

Pencipta cahaya mulya
Yang mengatur matahari
Pada awal masa purba
Kauciptakan langit bumi.

Pagi petang Kauhubungkan
Kauberi julukan hari
Senja sudah Kaudatangkan
T'rimalah pujian kami.

Kami sesal akan dosa
Ingin bersih dari noda
Agar dapat masuk surga
Mencapai pahala mulya.

Kabulkanlah doa kami
Ya Bapa yang baik hati
Bersama Putra dan rohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant.1: Tuhan penyelamat kita, yang sudah lahir sebelum segala zaman, hari ini menampakkan diri kepada dunia.

Mazmur 134 (135) - I

Pujilah nama Tuhan,*
pujilah karya Tuhan.

hai umat yang berhimpun di rumah Tuhan,*
di pelataran rumah Allah kita.

Pujilah Tuhan, sebab Tuhan itu baik,*
bermazmurlah bagi namaNya, sebab nama itu indah.

Sebab Tuhan telah memilih Yakub bagi diriNya,*
dan Israel sebagai milik pusakaNya

Sungguh kuakui, bahwa Tuhan itu agung,*
bahwa Tuhan kita melebihi segala dewata.

Tuhan melakukan semua yang dikehendakiNya,*
di langit dan di bumi, maupun di laut sampai ke dasar-dasarnya.

Tuhan membubungkan awan dari pinggir bumi,+
memanahkan kilat yang menyertai hujan,*
menyuruh angin ke luar dari sumbernya.

Tuhan memukul mati anak sulung Mesir,*
baik manusia maupun hewan.

Tuhan mendatangkan tanda dan mukjizat di tengah-tengah Mesir,*
melawan Firaun dan semua hambanya.

Tuhan menaklukkan bangsa-bangsa besar,*
dan membunuh raja-raja yang kuat.

Sihon, raja bangsa Amori, dan Og, raja negeri Basan,*
dan semua raja Kanaan.

Tuhan memberikan tanah mereka sebagai milik pusaka,*
sebagai milik pusaka kepada Israel, umatNya.

Ant.1: Tuhan penyelamat kita, yang sudah lahir sebelum segala zaman, hari ini menampakkan diri kepada dunia.

Ant.2: Tuhan Allah kita sungguh agung melebihi segala dewata.

Mazmur 134 (135) - II

Ya Tuhan, namaMu kekal abadi,*
ya Tuhan, gelarMu berlaku turun-temurun

Sebab Tuhan membela hak umatNya,*
dan menaruh kasih sayang kepada para hambaNya.

Berhala kaum kafir perak dan emas belaka,*
buatan tangan manusia.

Mempunyai mulut, tetapi tidak dapat berbicara,*
mempunyai mata, tetapi tidak dapat melihat.

Mempunyai telinga, tetapi tidak dapat mendengar,*
juga nafas tidak ada dalam mulut mereka.

Yang membuat mereka akan sama nasibnya,*
dan juga semua yang percaya pada mereka.

Hai kaum Israel, pujilah Tuhan,*
hai kaum Harun, pujilah Tuhan.

Hai kaum Lewi, pujilah Tuhan,*
hai semua orang takwa, pujilah Tuhan.

Terpujilah Tuhan yang tinggal di Sion,*
Tuhan yang diam di Yerusalem!

Ant.2: Tuhan Allah kita sungguh agung melebihi segala dewata.

Ant.3: Bintang bercahaya bagaikan nyala api, menjadi tanda Allah, raja para raja. Para sarjana melihatnya dan menyerahkan persembahan kepada Kristus, raja agung.

Kidung 1Tim 3,16

Pujilah Tuhan,*
hai semua bangsa!

Tuhan ditampakkan sebagai manusia,*
dan disyahkan oleh Roh.

Pujilah Tuhan,*
hai semua Bangsa!

Tuhan dipandang oleh para malaikat,*
dan diwartakan kepada para bangsa.

Pujilah Tuhan,*
hai semua bangsa!

Tuhan diimani oleh seluruh dunia,*
dan diangkat ke dalam kemuliaan.

Pujilah Tuhan,*
hai semua bangsa!.

Ant.3: Bintang bercahaya bagaikan nyala api, menjadi tanda Allah, raja para raja. Para sarjana melihatnya dan menyerahkan persembahan kepada Kristus, raja agung.

Bacaan Singkat (Tit 3:4-5)

Kerahiman dan cinta kasih Allah, penyelamat kita, telah tampak, maka kita diselamatkan olehNya. Itu tidak disebabkan oleh perbuatan baik yang kita lakukan; sekali-kali tidak. Allah menyelamatkan kita. Sebab Ia berbelaskasihan. Maka kita diberiNya hidup baru dengan air baptisan dan Roh kudus, yang membaharui kita.

Lagu Singkat

P: Dalam diri Kristus* Segala suku diberkati. U: Dalam. P: Semua bangsa meluhurkan Dia. U: Segala. P: Kemuliaan. U: Dalam.

Ant.Kidung: Hari ini kita merayakan tiga peristiwa suci. Hari ini para sarjana dibimbing ke palungan. Hari ini air diubah menjadi anggur pada pesta perkawinan. Hari ini Kristus berkenan dibaptis oleh Yohanes di sungai Yordan untuk menyelamatkan kita, alleluya.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung: Hari ini kita merayakan tiga peristiwa suci. Hari ini para sarjana dibimbing ke palungan. Hari ini air diubah menjadi anggur pada pesta perkawinan. Hari ini Kristus berkenan dibaptis oleh Yohanes di sungai Yordan untuk menyelamatkan kita, alleluya.

Doa Permohonan

Hari ini para sarjana menyembah penyelamat kita. Marilah kitapun menghormati Dia dengan gembira hati dan berdoa:
U: Selamatkanlah kami yang papa ini, ya Tuhan.
P: Raja para bangsa, Engkau memanggil para sarjana untuk menyembah Engkau atas nama bangsa-bangsa,* kurniakanlah semangat bakti dan pengabdian kepada kami.
P: Raja mahamulia, Engkau memerintah umatMu dengan adil,* limpahkanlah damai sejahtera kepada umat manusia.
P: Raja abadi, Engkau berkuasa sepanjang masa,* resapkanlah sabdaMu ke dalam hati kami.
P: Raja adil, Engkau membebaskan si miskin yang tidak mempunyai penolong,* bermurahhatilah terhadap orang yang papa dan melarat.
P: Tuhan, namaMu terpuji sepanjang masa,* sempurnakanlah karya keselamatanMu dalam arwah saudara-saudara kami.

Bapa kami

Doa Penutup

Bapa surgawi, hari ini Engkau menampakkan PuteraMu kepada para bangsa dengan bimbingan bintang. Kamipun mengenal Engkau dengan iman, dan kami mohon semoga kami kelak dapat memandang wajahMu dalam kemuliaan kekal. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - MINGGU II

Doa Tobat

U: Saya mengaku kepada Allah yang mahakuasa
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.

P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kiat ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Kristus cahaya mulia
Kegelapan Kauenyahkan
Malam maut tak berdaya
Sudah kalah Kaulumpuhkan

Lindungilah kami Tuhan
Selama semalam ini
Kami mohon ketenangan
Dalam istirahat nanti.

Meski mata 'kan tertidur
Semoga hati berjaga
Rapi selalu teratur
Siap menyambut rajanya.

Terpujilah Kristus raja
Bersama Bapa mulia
Dan Roh kudus sumber cinta
Sepanjang segala masa. Amin.

Ant: Tuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

Mazmur 90 (91)

Hendaklah orang yang berlindung pada Allah yang mahatinggi,*
menikmati malam yang aman dalam naungan Tuhan.

Hendaklah ia berdoa: "Ya Tuhan, Engkaulah pelindung dan pengungsianku,*
ya Allah, padaMulah aku percaya"

Hanya Tuhanlah yang akan melepaskan dikau dari perangkap,*
melindungi engkau terhadap wabah yang berkecamuk

Ia akan menudungi engkau dengan kepakNya,+
dan di bawah sayapNya engkau akan berlindung,*
lenganNya akan menjadi perisai dan jebang bagimu.

Engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam,*
akan panah yang mengancam di waktu siang;

Akan wabah yang menular dalam kegelapan,*
akan bencana yang mengamuk di siang hari.

Walaupun seribu orang rebah di sebelah kirimu,+
dan sepuluh ribu di sebelah kananmu,*
namun engkau takkan kejangkitan.

Engkau akan menyaksikan kehancuran musuh,*
dan pembalasan terhadap orang-orang jahat.

Jika engkau memilih Tuhan menjadi pelindungmu,*
dan Allah mahatinggi menjadi penopangmu;

Maka engkau takkan ditimpa malapetaka,*
dan kemahmu takkan diserang wabah;

Sebab Allah akan mengutus malaikatNya,*
untuk menjaga engkau ke manapun engkau pergi.

Mereka akan menatang engkau dengan tangan mereka,*
jangan sampai kakimu tersandung pada batu.

Singa dan harimau akan kaulangkahi,*
ular dan naga akan kauinjak-injak.

Sebab Allah bersabda: "Mengingat bahwa ia berpaut padaKu,*
maka Aku akan menyelamatkannya;

Aku akan menjadi pelindungnya, jika ia mengakui Aku,*
jika ia berseru kepadaKu, Aku akan menjawabnya.

Aku akan tetap besertanya dan membebaskan dia dari kesesakan,*
dan Aku akan memuliakannya.

Aku akan memuaskan dia dengan usia lanjut,*
dan memperkenankan dia menikmati keselamatanKu".

Ant.: Tuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

Bacaan singkat (Why 22,4-5)

Para hamba Allah akan memandang wajah Allah, dan nama Allah tertera pada dahi mereka. Malam takkan ada lagi, cahaya lampu atau sinar matahari takkan mereka perlukan lagi. Sebab Tuhan Allah menerangi mereka, dan mereka akan meraja selama-lamanya.

Lagu Singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, kunjungilah rumah ini dan berkatilah kami selalu. Jauhkanlah segala tipu daya musuh dari rumah ini dan utuslah malaikatMu untuk membawa damai sejahtera dan menyertai kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Hari Minggu malam:

Tuhan, pelindung kami, pada hari ini kami telah merayakan wafat dan kebangkitan Kristus. Dengarkanlah kiranya ucapan bibir kami, dan jauhkanlah segala mara bahaya. Semoga kami tidur dengan nyenyak dan aman sentosa dalam damaiMu, sehingga kami dapat bangun lagi dengan gembira hati untuk memuji Engkau. Demi Kristus, pengantara kami.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, ya ratu, bunda yang berbelas-kasih, hidup, hiburan dan harapan kami. Kami semua memanjatkan permohonan, kami amat susah, mengeluh, mengesah dalam lembah duka ini. Ya ibunda, ya pelindung kami, limpahkanlah kasih sayangmu yang besar kepada kami. Dan Yesus, puteramu yang terpuji itu, s'moga kautunjukkan kepada kami. O ratu, o ibu, o Maria, bunda Kristus.

Santo-Santa

Beata Elisabeth Bayley Anna Seton

Janda

Elisabeth lahir di New York, Amerika Serikat pada tahun 1774 dari sebuah keluarga Anglikan yang saleh. Beberapa hari setelah kelahirannya, ia dipermandikan di Trinity Church, sebuah gereja Anglikan di New York. Ayahnya adalah seorang dokter. Tatkala berumur 3 tahun, ibunya meninggal dunia. Ia dibesarkan oleh ayahnya dan dididik dengan penuh kasih sayang baik dalam bidang kerohanian maupun dalam bidang ilmu pengetahuan.

Pada usia 20tahun, ia menikah dengan William Seton, seorang pedagang kaya raya. Hidup perkawinannya dengan William sangat membahagiakan. Tuhan mengaruniakan lima orang anak kepada mereka. Kelima anak ini berkembang menjadi orang - orang Kristen yang saleh dan dididik oleh ibunya secara Kristiani. Kepada mereka, Elisabeth selalu memberi nasehat: "Rajin-rajinlah berdoa dan pergi ke gereja agar kamu selalu dekat dengan Tuhan. Aku lebih suka kamu mati daripada jiwamu tercemar oleh dosa."

Namun kebahagiaan keluarga yang sudah lama mereka nikmati hilang seketika, tatkala William meninggal mendadak di Italia. Elisabeth bersama anak-anaknya sangat terpukul. Akan tetapi peristiwa sedih ini justru menjadi sumber rahmat dan awal suatu hidup yang baru bagi Elisabeth. Di Italia, Elisabeth menumpang rumah sebuah keluarga Katolik yang saleh. Ia merasa bahagia sekali karena keramah-tamahan keluarga itu. Dan karena kesaksian hidup keluarga Katolik itu, Elisabeth mulai tertarik dengan Gereja Katolik yang satu, kudus dan Apostolik. Setibanya di New York, Elisabeth mengajukan permohonan agar diterima sebagai anggota gereja Katolik. Permohonannya dikabulkan dan ia diterima dalam pangkuan gereja yang Kudus pada tanggal 14 maret 1805.

Keputusannya mendatangkan banyak tantangan baginya. Sanak saudaranya tidak lagi senang bergaul dengannya dan tidak mau membantunya untuk membiayai hidup keluarganya. Meski demikian, Elisabeth tetap teguh pada keyakinannya akan kebenaran yang ada di dalam gereja Katolik. Semua tantangannya itu dipersembahkan kepada Yesus, Bunda Maria dan Santo Yusuf. Tuhan ternyata menerima persembahan dari Elisabeth. Pada tahun 1808, Elisabeth diminta oleh seorang pastor, pemimpin sebuah Kolese di Baltimore untuk membuka dan memimpin sebuah lembaga Pendidikan Katolik bagi anak - anak puteri. Semenjak itu menyingsinglah fajar baru dalam kehidupannya. Sekolah baru ini menarik minat puteri - puteri Amerika. Tak lama kemudian, di buka lagi sebuah sekolah baru untuk menampung anak - anak Katolik tanpa membeda-bedakan kemampuannya.

Tuhan sungguh dekat pada Elisabeth dan senantiasa memberkati usahanya. Lama kelamaan terbitlah dalam hatinya untuk menyerahkan diri secara lebih khusus kepada Tuhan. Niat ini terwujud pada tahun 1809, tatkala Elisabeth bersama beberapa gadis muridnya mengikrarkan ketiga kaul di depan Uskupnya. Mereka menjadi perintis dan peletak dasar sebuah dasar Kongregasi baru: Kongregasi Suster-Suster Santo Yusuf, yang bekerja di bidang pendidikan bagi puteri - puteri yang kurang mampu bahkan tidak mampu membiayai pendidikannya. Kongregasi itu berkembang pesat dan disahkan oleh Uskup Agung Baltimore. Elisabeth diangkat menjadi pemimpinnya. Bekal pengalamannya menjadi ibu dari anak-anakanya yang terdahulu membuat ia mampu menjadi seorang pemimpin biara yang ramah, bijaksana dan penuh kasih sayang kepada suster-susternya. Pada tahun 1960 kongregasi ini telah berjumlah 9000 orang suster. Mereka menghormati Elisabeth sebagai ibunya. Elisabeth meninggal dunia pada tanggal 4 Januari 1821 dan dinyatakan Gereja menjadi Beata. Karyanya bagi gereja Katolik di Amerika, khususnya di bidang pendidikan sangat besar.