Kamis, 1 Januari 2026

Hari Raya Santa Maria Bunda Allah

Hari Raya

Bacaan Misa

Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.

Bacaan Pertama Bilangan 6:22-27

TUHAN berfirman kepada Musa: "Berbicaralah kepada Harun dan anak-anaknya: Beginilah harus kamu memberkati orang Israel, katakanlah kepada mereka: TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau; TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia; TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera. Demikianlah harus mereka meletakkan nama-Ku atas orang Israel, maka Aku akan memberkati mereka."

Mazmur Tanggapan Mazmur 67:2-3,5-6,8

(67-3) supaya jalan-Mu dikenal di bumi, dan keselamatan-Mu di antara segala bangsa.
(67-4) Kiranya bangsa-bangsa bersyukur kepada-Mu, ya Allah; kiranya bangsa-bangsa semuanya bersyukur kepada-Mu.
(67-6) Kiranya bangsa-bangsa bersyukur kepada-Mu, ya Allah, kiranya bangsa-bangsa semuanya bersyukur kepada-Mu.
(67-7) Tanah telah memberi hasilnya; Allah, Allah kita, memberkati kita.

Bacaan Kedua Galatia 4:4-7

Tetapi setelah genap waktunya, maka Allah mengutus Anak-Nya, yang lahir dari seorang perempuan dan takluk kepada hukum Taurat. Ia diutus untuk menebus mereka, yang takluk kepada hukum Taurat, supaya kita diterima menjadi anak. Dan karena kamu adalah anak, maka Allah telah menyuruh Roh Anak-Nya ke dalam hati kita, yang berseru: "ya Abba, ya Bapa!" Jadi kamu bukan lagi hamba, melainkan anak; jikalau kamu anak, maka kamu juga adalah ahli-ahli waris, oleh Allah.

Bacaan Injil Lukas 2:16-21

Lalu mereka cepat-cepat berangkat dan menjumpai Maria dan Yusuf dan bayi itu, yang sedang berbaring di dalam palungan. Dan ketika mereka melihat-Nya, mereka memberitahukan apa yang telah dikatakan kepada mereka tentang Anak itu. Dan semua orang yang mendengarnya heran tentang apa yang dikatakan gembala-gembala itu kepada mereka. Tetapi Maria menyimpan segala perkara itu di dalam hatinya dan merenungkannya. Maka kembalilah gembala-gembala itu sambil memuji dan memuliakan Allah karena segala sesuatu yang mereka dengar dan mereka lihat, semuanya sesuai dengan apa yang telah dikatakan kepada mereka. Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya.

Renungan

Berkat di Hari Pertama

Hari pertama bulan Januari selalu ramai dengan satu kata: selamat. Selamat tahun baru. Diucapkan di meja makan, di teras tetangga, di gereja sesudah Misa. Kita mengucapkannya nyaris otomatis. Padahal kata itu tidak ringan. Selamat berakar pada kata yang berarti utuh, sejahtera, tidak kurang suatu apa. Setiap kali mengucapkannya, sebenarnya kita sedang mendoakan orang.

Menarik, Gereja membuka tahun justru dengan bacaan tentang berkat. Bacaan pertama hari ini memuat rumusan berkat tertua yang masih kita dengar sampai sekarang: TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau; TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya. Harun dan anak-anaknya diperintahkan meletakkan nama Tuhan atas umat. Bukan meletakkan nasihat. Bukan program kerja. Nama. Seolah-olah umat itu diberi tanda: milik Tuhan, jangan diganggu.

Lalu Injil menampilkan Maria. Para gembala datang, bercerita heboh tentang malaikat. Semua orang heran. Maria tidak ikut heboh. Ia menyimpan segala perkara itu di dalam hatinya dan merenungkannya. Dua gerakan yang berbeda: yang lain berbicara, ia menyimpan. Seperti lumbung menyimpan padi hasil panen, hati Maria menyimpan peristiwa dan membiarkannya matang perlahan.

Kita hidup di zaman yang cepat berkomentar dan lambat merenung. Peristiwa belum selesai, penilaian sudah keluar. Maria menawarkan cara lain memasuki tahun baru: menyimpan dulu, merenungkan dulu. Tidak semua hal harus langsung ditanggapi. Ada perkara yang baru menampakkan maknanya setelah lama diendapkan, seperti beras yang harus ditanak dulu sebelum menjadi nasi.

Dan masih ada satu lagi. Paulus menulis kepada jemaat Galatia: karena kamu adalah anak, Allah menyuruh Roh Anak-Nya ke dalam hati kita, yang berseru, ya Abba, ya Bapa. Tahun baru bisa membuat kita cemas. Harga naik, pekerjaan belum pasti, kesehatan menurun. Tetapi kita memasukinya bukan sebagai hamba yang gemetar menunggu perintah, melainkan sebagai anak yang tahu Bapanya ada di rumah.

Maka hari ini tiga bekal diberikan sekaligus: berkat yang meletakkan nama Tuhan atas kita, teladan Maria yang menyimpan sebelum menilai, dan status anak yang boleh memanggil Bapa. Lebih dari cukup untuk tiga ratus enam puluh lima hari.

Pertanyaannya sederhana: maukah kita, tahun ini, lebih sering menyimpan dan merenungkan daripada buru-buru berkomentar?

Tuhan, letakkanlah nama-Mu atas keluargaku sepanjang tahun ini. Berilah aku hati seperti hati Maria, yang tahu menyimpan sebelum berbicara. Amin.

Invitatorium

HARI RAYA ST. MARIA BUNDA ALLAH PAGI

Pembukaan

Ant. Marilah kita memuliakan santa perawan Maria, bunda Allah. Marilah kita menyembah puteranya, Kristus, Tuhan kita.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karyaKu yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa...
Seperti pada...

Ant. Marilah kita memuliakan santa perawan Maria, bunda Allah. Marilah kita menyembah puteranya, Kristus, Tuhan kita.

Ibadat Bacaan

Ibadat Bacaan untuk Hari Raya Santa Perawan Maria, Bunda Allah

Ya Allah, datanglah menolong aku.

Tuhan, bersegeralah menolong aku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

MADAH

Ave Maria, gratia plena

Maria, gratia plena

Maria, gratia plena

Ave, ave dominus

Dominus tecum

Benedicta tu in mulieribus

Et benedictus

Et benedictus fructus ventris

Ventris tui, Jesus

Ave Maria!
Ave Maria Mater Dei

Ora pro nobis peccatoribus

Ora, ora pro nobis

Ora ora pro nobis peccatoribus

Nunc et in hora mortis

In hora mortis, nostrae

In hora mortis mortis nostrae

In hora mortis, nostrae

Ave Maria!
Terjemahan Bahasa Inggris
Salam Maria, penuh rahmat,

Tuhan sertamu,

terpujilah engkau di antara wanita,

dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.

Santa Maria, Bunda Allah,

doakanlah kami orang berdosa,

sekarang dan waktu kami mati.

PSALMODI

Ant. 1 Angkatlah gerbang-gerbang kuno. Raja kemuliaan masuk.

Mazmur 24

Masuknya Tuhan ke dalam Bait-Nya

Kristus membukakan surga bagi kita dalam kemanusiaan yang Ia kenakan (Santo Ireneus).
Milik Tuhanlah bumi serta isinya,

dunia dan semua penghuninya.

Dialah yang mendasarkannya di atas lautan;

di atas air Ia menjadikannya teguh.
Siapakah yang boleh mendaki gunung Tuhan?

Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?

Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya,

yang tidak menginginkan hal-hal yang tidak berharga,

yang tidak bersumpah untuk menipu sesamanya.
Ia akan menerima berkat dari Tuhan

dan upah dari Allah yang menyelamatkannya.

Demikianlah orang-orang yang mencari Dia,

mencari wajah Allah Yakub.
Hai gerbang-gerbang, angkatlah kepalamu;

tinggikanlah dirimu, hai pintu-pintu kuno.

Biarlah Dia masuk, Raja kemuliaan!
Siapakah Raja kemuliaan itu?

Tuhan, yang perkasa, yang gagah perkasa,

Tuhan, yang gagah perkasa dalam perang.
Hai gerbang-gerbang, angkatlah kepalamu;

tinggikanlah dirimu, hai pintu-pintu kuno.

Biarlah Dia masuk, Raja kemuliaan!
Siapakah Dia, Raja kemuliaan itu?

Dia, Tuhan semesta alam,

Dialah Raja kemuliaan.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Angkatlah gerbang-gerbang kuno. Raja kemuliaan masuk.

Ant. 2 Tuhan Yang Mahatinggi telah mendirikan sebuah kota, dan semua bangsa akan disebut anak-anaknya.

Mazmur 87

Yerusalem adalah ibu kita semua

Yerusalem surgawi adalah wanita yang bebas; dialah ibu kita (Galatia 4:26).

Di gunung yang kuduslah kota-Nya

yang dikasihi Tuhan.

Tuhan lebih menyukai gerbang-gerbang Sion

daripada semua kediaman Yakub.

Tentang Engkau diceritakan hal-hal yang mulia,

ya kota Allah!
“Babel dan Mesir akan Kuhitung

di antara mereka yang mengenal Aku;

Filistia, Tirus, Etiopia,

mereka ini akan menjadi anak-anaknya

dan Sion akan disebut ‘Ibu’

karena semua akan menjadi anak-anaknya.”
Dialah, Tuhan Yang Mahatinggi,

yang memberikan tempatnya masing-masing.

Dalam daftar bangsa-bangsa Ia menulis:

“Mereka ini adalah anak-anaknya,”

dan sambil menari mereka akan bernyanyi:

“Dalam Engkau semua menemukan rumah mereka.”
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Tuhan Yang Mahatinggi telah mendirikan sebuah kota, dan semua bangsa akan disebut anak-anaknya.

Ant. 3 Diperanakkan dari Bapa, sebelum bintang fajar bersinar atau waktu dimulai, Tuhan dan Juruselamat telah merendahkan diri-Nya untuk dilahirkan bagi kita hari ini.

Mazmur 99

Kuduslah Tuhan Allah kita

Kristus, lebih tinggi dari Kerubim, ketika Engkau mengambil kodrat kami yang rendah, Engkau mengubah dunia kami yang berdosa (Santo Atanasius).
Tuhan adalah Raja; bangsa-bangsa gemetar.

Ia bersemayam di atas kerubim; bumi bergoncang.

Tuhan itu agung di Sion.
Ia berkuasa atas semua bangsa.

Biarlah mereka memuji nama-Nya, yang dahsyat dan agung.

Ia kudus, penuh kuasa.
Engkau adalah Raja yang mencintai kebenaran;

Engkau telah menegakkan keadilan, kebenaran, dan hak;

Engkau telah menegakkan semuanya itu di Yakub.
Muliakanlah Tuhan Allah kita;

sujudlah di hadapan Sion, tumpuan kaki-Nya.

Dialah Tuhan yang kudus.
Di antara imam-imam-Nya ada Harun dan Musa,

di antara mereka yang menyerukan nama-Nya ada Samuel.

Mereka menyerukan Tuhan dan Ia menjawab.
Kepada mereka Ia berbicara dalam tiang awan.

Mereka melakukan kehendak-Nya; mereka memelihara hukum,

yang telah diberikan-Nya, Tuhan.
Ya Tuhan Allah kami, Engkau menjawab mereka.

Bagi mereka Engkau adalah Allah yang mengampuni;

namun Engkau menghukum semua pelanggaran mereka.
Muliakanlah Tuhan Allah kita;

sujudlah di hadapan gunung-Nya yang kudus

karena Tuhan Allah kita kudus.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Diperanakkan dari Bapa, sebelum bintang fajar bersinar atau waktu dimulai, Tuhan dan Juruselamat telah merendahkan diri-Nya untuk dilahirkan bagi kita hari ini.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng)

Sesaat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Sabda telah menjadi manusia, alleluya.

Dan tinggal di antara kita, alleluya.

BACAAN

Bacaan Pertama

Dari Surat kepada Orang Ibrani

2:9-17

Kristus sama seperti saudara-saudara-Nya dalam segala hal
Kita melihat Yesus dimahkotai dengan kemuliaan dan kehormatan karena Ia menderita kematian: Yesus, yang untuk sementara waktu dijadikan sedikit lebih rendah dari malaikat-malaikat, agar melalui kehendak Allah yang penuh rahmat Ia dapat mengecap kematian demi semua orang.
Memang pantaslah bahwa Allah, yang bagi-Nya dan melalui-Nya segala sesuatu ada, ketika membawa banyak anak kepada kemuliaan, menjadikan pemimpin mereka dalam karya keselamatan sempurna melalui penderitaan. Dia yang menguduskan dan mereka yang dikuduskan memiliki Bapa yang satu dan sama. Oleh karena itu, Ia tidak malu menyebut mereka saudara, dengan berkata,
“Aku akan memberitakan nama-Mu kepada saudara-saudara-Ku,

Aku akan menyanyikan pujian-Mu di tengah jemaat”;

dan,

“Aku akan menaruh kepercayaan-Ku kepada-Nya”;

dan lagi,

“Lihatlah, Aku dan anak-anak yang telah diberikan Allah kepada-Ku!”
Nah, karena anak-anak itu adalah manusia dari darah dan daging, Yesus pun memiliki bagian penuh dalam kodrat kita, agar melalui kematian-Nya Ia dapat merampas kuasa iblis, pangeran kematian, dan membebaskan mereka yang karena takut akan kematian telah menjadi budak sepanjang hidup mereka. Sesungguhnya Ia tidak datang untuk menolong malaikat-malaikat, melainkan anak-anak Abraham; oleh karena itu Ia harus menjadi sama seperti saudara-saudara-Nya dalam segala hal, agar Ia dapat menjadi Imam Agung yang penuh belas kasihan dan setia di hadapan Allah demi mereka, untuk mendamaikan dosa-dosa umat.

RESPONSORIUM Lukas 1:28

Betapa diberkatilah Engkau, Perawan Maria, karena Engkau mengandung Tuhan, Pencipta dunia.

Bunda Pencipta-Mu, Engkau tetap perawan selamanya.
Salam Maria, penuh rahmat, Tuhan sertamu.

Bunda Pencipta-Mu, Engkau tetap perawan selamanya.
Bacaan Kedua

Dari surat Santo Atanasius, uskup

Sabda mengambil kodrat kita dari Maria
Rasul berkata kepada kita: Sabda mengambil bagi diri-Nya anak-anak Abraham, dan karena itu harus menjadi seperti saudara-saudara-Nya dalam segala hal. Ia kemudian harus mengambil tubuh seperti tubuh kita. Ini menjelaskan fakta kehadiran Maria: ia harus menyediakan bagi-Nya tubuh-Nya sendiri, untuk dipersembahkan demi kita. Kitab Suci mencatat kelahirannya, dan berkata: Ia membungkus-Nya dengan kain lampin. Payudaranya, yang menyusui-Nya, disebut diberkati. Kurban dipersembahkan karena anak itu adalah anak sulungnya. Gabriel menggunakan bahasa yang hati-hati dan bijaksana ketika ia mengumumkan kelahiran-Nya. Ia tidak berbicara tentang “apa yang akan lahir di dalammu” untuk menghindari kesan bahwa tubuh akan dimasukkan ke dalam rahimnya dari luar; ia berbicara tentang “apa yang akan lahir darimu” agar kita dapat mengetahui dengan iman bahwa anaknya berasal dari dalam dirinya dan darinya.
Dengan mengambil kodrat kita dan mempersembahkannya sebagai kurban, Sabda akan menghancurkannya sepenuhnya dan kemudian mengenakannya dengan kodrat-Nya sendiri, dan dengan demikian mendorong Rasul untuk berkata: Tubuh yang dapat binasa ini harus mengenakan ketidakbinasaan; tubuh yang fana ini harus mengenakan keabadian. Ini tidak dilakukan hanya dalam penampilan luar, seperti yang dibayangkan beberapa orang. Ini tidak demikian. Juruselamat kita benar-benar menjadi manusia, dan dari sinilah keselamatan manusia secara keseluruhan telah mengikuti. Keselamatan kita sama sekali tidak fiktif, juga tidak hanya berlaku untuk tubuh. Keselamatan seluruh manusia, yaitu jiwa dan tubuh, benar-benar telah tercapai dalam Sabda itu sendiri.
Apa yang lahir dari Maria karena itu bersifat manusiawi menurut kodrat, sesuai dengan Kitab Suci yang diilhami, dan tubuh Tuhan adalah tubuh yang sejati: Itu adalah tubuh yang sejati karena sama seperti tubuh kita. Maria, Anda lihat, adalah saudara perempuan kita, karena kita semua lahir dari Adam.
Kata-kata Santo Yohanes: Sabda telah menjadi daging, memiliki arti yang sama, seperti yang dapat kita lihat dari ungkapan serupa dalam Santo Paulus: Kristus dijadikan kutuk demi kita. Tubuh manusia telah memperoleh sesuatu yang agung melalui persekutuannya dan persatuannya dengan Sabda. Dari yang fana telah dijadikan abadi; meskipun itu adalah tubuh yang hidup, ia telah menjadi tubuh rohani; meskipun itu terbuat dari bumi, ia telah melewati gerbang surga.
Bahkan ketika Sabda mengambil tubuh dari Maria, Tritunggal tetaplah Tritunggal, tanpa penambahan atau pengurangan. Ia selamanya sempurna. Dalam Tritunggal kita mengakui satu Keallahan, dan dengan demikian satu Allah, Bapa dari Sabda, diberitakan di Gereja.

RESPONSORIUM

Ya Perawan yang murni dan kudus, bagaimana aku dapat menemukan kata-kata untuk memuji keindahanmu?

Langit tertinggi tidak dapat menampung Allah yang Engkau kandung dalam rahim-Mu.
Terpujilah Engkau di antara wanita, dan terpujilah buah rahim-Mu.

Langit tertinggi tidak dapat menampung Allah yang Engkau kandung dalam rahim-Mu.

TE DEUM

Engkaulah Allah: kami memuji-Mu;

Engkaulah Tuhan: kami memuliakan-Mu;

Engkaulah Bapa yang kekal:

Segala ciptaan menyembah-Mu.
Kepada-Mu semua malaikat, semua kuasa surga,

Kerubim dan Serafim, bernyanyi dalam pujian tak berkesudahan:

Kudus, kudus, kudus, Tuhan, Allah mahakuasa,

langit dan bumi penuh kemuliaan-Mu.
Persekutuan para rasul yang mulia memuji-Mu.

Persekutuan para nabi yang luhur memuji-Mu.

Pasukan para martir berjubah putih memuji-Mu.
Di seluruh dunia Gereja kudus memuliakan-Mu:

Bapa, yang keagungan-Nya tak terbatas,

Putra-Mu yang sejati dan tunggal, layak disembah,

dan Roh Kudus, pembela dan pembimbing.
Engkau, Kristus, adalah Raja kemuliaan,

Putra Bapa yang kekal.
Ketika Engkau menjadi manusia untuk membebaskan kami

Engkau tidak menolak rahim Perawan.
Engkau mengalahkan sengat maut,

dan membuka kerajaan surga bagi semua orang percaya.
Engkau duduk di sisi kanan Allah dalam kemuliaan.

Kami percaya bahwa Engkau akan datang, dan menjadi hakim kami.
Datanglah, ya Tuhan, dan tolonglah umat-Mu,

yang telah Engkau tebus dengan harga darah-Mu sendiri,

dan bawalah kami bersama para kudus-Mu

kepada kemuliaan abadi.
Selamatkanlah umat-Mu, ya Tuhan, dan berkatilah warisan-Mu.

Pimpinlah dan teguhkanlah mereka sekarang dan selalu.
Setiap hari kami memuji-Mu.

Kami memuji nama-Mu selamanya.
Jagalah kami hari ini, ya Tuhan, dari segala dosa.

Kasihanilah kami, ya Tuhan, kasihanilah.
Tuhan, tunjukkanlah kepada kami kasih dan belas kasihan-Mu,

karena kami telah menaruh kepercayaan kami kepada-Mu.
Dalam Engkau, ya Tuhan, adalah harapan kami:

Dan kami tidak akan pernah berharap sia-sia.

DOA PENUTUP

Ya Allah,

yang melalui keperawanan Bunda Maria yang subur

menganugerahkan kepada umat manusia rahmat keselamatan abadi,

kami mohon, berilah kami mengalami perantaraan-Nya,

melalui siapa kami layak menerima Sang Pemberi hidup,

Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu.

Yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Madah

Putra Bapa mahatinggi
Lahir dari perawan suci
Sebagai juruselamat
Yang mengurniakan rahmat.

Kristus kebanggaan bunda
Harapan kita semua
Ia datang dari surga
Membawa damai yang nyata.

Marilah bersuka ria
Atas penyelamat kita
Yang menjadi manusia
Untuk menebus umatNya.

Mulyalah senantiasa
Yesus Putra tunggal Bapa
Yang dilahirkan Maria
Berkat kuasa Roh Allah. Amin.

Pendarasan Mazmur dari hari Minggu I, hlm 390

Ant.1: Akar Isai sudah bertunas, bintang Yakub sudah terbit, santa perawan sudah melahirkan penyelamat. Marilah kita memuji Allah kita.

Mazmur 62

Ya Allah, Engkaulah Allahku,*
aku mencari Engkau.

Hatiku haus dan rindu akan Dikau,*
seperti tanah kering dan tandus merindukan air.

Demikian aku ingin memandang Engkau di tempat kediamanMu,*
untuk merasakan kekuatan dan kemuliaanMu.

Sebab kasih setiaMu lebih baik dari pada hidup,*
bibirku memegahkan Dikau

Aku akan memuji Engkau seumur hidupku,*
menadahkan tangan kepadaMu.

Hatiku Kaukenyangkan dengan santapan lezat,*
mulutku memuji Engkau sambil bersyukur.

Di tempat tidurku aku memuji Engkau,*
aku merenungkan Dikau sepanjang malam.

Sebab Engkau yang menolong aku,*
di bawah naungan sayapMu aku bersorak.

Jiwaku melekat padaMu,*
tangan kananMu menopang aku.

Ant.1: Akar Isai sudah bertunas, bintang Yakub sudah terbit, santa perawan sudah melahirkan penyelamat. Marilah kita memuji Allah kita.

Ant.2: Maria telah melahirkan penyelamat bagi kita. Yohanes melihat Dia dan berseru: Inilah Anak domba Allah yang menghapus dosa dunia, alleluya.

Dan 3,57-88.56

Pujilah Tuhan, segala karya Tuhan,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, semua malaikat Tuhan,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan seluruh isi surga,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, segala air di atas langit,*
angkasa raya Tuhan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, matahari dan bulan,*
segala bintang di langit, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, hujan dan embun,*
angin dan taufan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, api dan panas-terik,*
hawa sejuk dan dingin, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, kabut dan gerimis,*
halilintar dan awan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, siang dan malam,*
terang dan gelap, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, seluruh bumi,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, gunung dan bukit,*
segala yang tumbuh di bumi, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala mata air,*
lautan dan sungai, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala yang hidup di dalam air,*
unggas di udara, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, binatang buas dan jinak,*
semua manusia, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, umat Israel,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, para Imam,*
semua pelayanNya, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, orang yang takwa,*
semua yang suci dan rendah hati, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, Ananya, Azarya dan Misael,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Marilah kita memuji Bapa, Putera dan Roh kudus,*
memuji dan meluhurkan Dia selama-lamanya.

Kidung ini tidak ditutup dengan 'Kemuliaan'.

Ant.2: Maria telah melahirkan penyelamat bagi kita. Yohanes melihat Dia dan berseru: Inilah Anak domba Allah yang menghapus dosa dunia, alleluya.

Ant.3: Santa perawan melahirkan raja yang kekal abadi. Ia bersukacita sebagai ibu namun tetap perawan.

Mazmur 149

Nyanyikanlah bagi Tuhan lagu baru,*
pujilah Dia dalam himpunan umatNya.

Hendaknya Israel bergembira atas Penciptanya,*
dan warga Sion bersuka-cita atas Rajanya.

Hendaknya mereka memuji namaNya dengan tari-tarian,*
bermazmur bagiNya dengan rebana dan kecapi.

Sebab Tuhan berkenan kepada umatNya,*
memahkotai yang hina-dina dengan keselamatan.

Hendaknya orang takwa bersukaria atas kejayaannya,*
bersorak-sorai dengan gembira.

Hendaknya mereka memuji Tuhan dengan suara lantang,*
sambil memegang pedang yang tajam.

Begitu hendaklah mereka membalas kejahatan para bangsa,*
dan menjatuhkan hukuman kepada mereka;

Membelenggu para rajanya,*
dan mengikat pemukanya dengan rantai besi.

Dengan demikian terlaksana keputusan Allah,*
tugas terhormat bagi umatNya.

Ant.3: Santa perawan melahirkan raja yang kekal abadi. Ia bersukacita sebagai ibu namun tetap perawan.

Bacaan Singkat (Mik 5:3-5a)

Seorang penguasa akan bangkit di Israel, waktu wanita yang akan bersalin melahirkan anaknya. Maka sisa saudara-saudaranya akan kembali kepada umat Israel. Ia akan menggembalakan mereka dengan kekuatan Tuhan demi keagungan nama Tuhan Allahnya. Dia itu pembawa damai sejahtera.

Lagu Singkat

P: Tuhan memaklumkan,* Alleluya, alleluya. U: Tuhan. P: PenyelamatNya. U: Alleluya. P: Kemuliaan. U: Tuhan.

Ant.Kidung: Hari ini diwartakan misteri yang mengagumkan. Hari ini segala sesuatu dibaharui. Allah menjadi manusia. Ia tetap Allah, namun juga manusia sejati.

KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Hari ini diwartakan misteri yang mengagumkan. Hari ini segala sesuatu dibaharui. Allah menjadi manusia. Ia tetap Allah, namun juga manusia sejati.

Doa Permohonan

Marilah kita meluhurkan Kristus yang lahir dari perawan Maria dengan kekuatan Roh kudus. Marilah kita memuji Dia dan memohon:
U: Putera Maria, kasihanilah kami.
P: Kristus yang lahir dari perawan Maria, Engkaulah raja perkasa dan pangeran perdamaian,* ciptakanlah kiranya perdamaian di seluruh muka bumi.
P: Raja dan Allah kami, dengan kedatanganMu Engkau memperhatikan dan menghormati kami,* semoga kami seumur hidup menghormati Engkau dalam iman dan memperhatikan sabdaMu dalam perbuatan kami.
P: Engkau telah menjadi serupa dengan kami,* semoga kami juga semakin menyerupai Engkau.
P: Engkau telah menjadi warga dunia,* terimalah kami sebagai warga surga bersama Engkau.

Bapa kami

Doa Penutup

Allah mahakuasa, dengan perantaraan santa Maria, perawan dan bunda, Engkau menganugerahi umat manusia keselamatan kekal. Semoga kami merasakan doa dan perlindungannya, sebab ia telah melahirkan bagi kami PuteraMu, pemberi hidup, yaitu Yesus Kristus pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh kudus sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Siang

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

HARI RAYA ST. MARIA BUNDA ALLAH SIANG

Madah

Kita bersama memuji
Tuhan Allah maha suci
Yang mengurniakan rahmat
Kepada seluruh umat.

Kita menyatakan hormat
Pada Tuhan penyelamat
Sambil sujud mohon berkat
Agar tabah lagi kuat.

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Yang memperoleh Roh suci
Pembaharu muka bumi. Amin.

Ant.1: Bukalah mataku, ya Tuhan, maka aku memandang hukumMu yang mengagumkan.

Mazmur 118 (119),17-24

Ya Tuhan, berbuatlah baik kepada hambaMu, maka aku akan hidup,*
dan tetap berpegang pada firmanMu.

Bukalah mataku, maka aku memandang,*
hukumMu yang mengagumkan.

Aku ini pendatang di dunia,*
jangan menyembunyikan perintahMu terhadapku.

Remuk redamlah hatiku,*
karena merindukan hukumMu setiap waktu.

Engkau akan menghardik orang yang sombong,*
terkutuklah yang menyimpang dari perintahMu.

Jauhkan dari padaku penghinaan dan cercaan,*
sebab aku melakukan segala perintahMu.

Sekalipun para pemuka bersepakat melawan daku,*
hambaMu ini merenungkan segala ketetapanMu.

Sungguh perintahMu menjadi kesukaanku,*
dan penasihat dalam segala tingkah lakuku.

Ant.1: Bukalah mataku, ya Tuhan, maka aku memandang hukumMu yang mengagumkan.

Ant.2: Bimbinglah aku menurut sabdaMu yang benar, ya Tuhan.

Mazmur 24 (25) I

KepadaMu kuarahkan hatiku,*
ya Tuhan Allahku.

KepadaMu aku percaya, janganlah mengecewakan daku,*
janganlah musuh bersukacita atas kemalanganku.

Sebab yang berharap kepadaMu, tidak akan kecewa,*
kecewalah hendaknya yang berbuat lalim.

Perkenalkanlah jalanMu kepadaku, ya Tuhan,*
tunjukkanlah lorongMu kepadaku.

Bimbinglah aku menurut sabdaMu yang benar dan ajarilah aku,+
karena Engkaulah Allah penyelamatku,*
kepadaMu aku selalu berharap.

Ya Tuhan, ingatlah akan rahmat dan kasih setiaMu,*
yang telah Kautunjukkan sejak sediakala.

Dosa masa mudaku dan pelanggaranku jangan Kauingat,*
tetapi ingatlah akan daku menurut belaskasihanMu.

Jujur dan baiklah Tuhan,*
Ia menunjukkan jalan kepada orang yang sesat.

Ia membimbing orang yang rendah hati menurut hukumNya,*
mengajarkan jalanNya kepada orang yang bersahaja.

Segala tindakan Tuhan penuh kasih setia dan kebenaran,*
bagi setiap orang yang berpegang pada perjanjian dan hukumNya.

Demi namaMu, ya Tuhan, ampunilah kesalahanku,*
biar besarlah dosaku.

Ant.2: Bimbinglah aku menurut sabdaMu yang benar, ya Tuhan.

Ant.3: Arahkanlah wajahMu kepadaku dan kasihanilah aku, ya Tuhan, sebab aku sebatang kara dan malang.

Mazmur 24 (25) II

Siapakah orang yang takwa?*
Kepadanya Tuhan menunjukkan jalan yang harus dipilih.

Orang takwa tetap sejahtera,*
keturunannya akan mewarisi tanah kebahagiaan.

Tuhan bergaul mesra dengan orang yang takwa,*
perjanjianNya diajarkan kepadanya.

Mataku tetap terarah kepada Tuhan,*
sebab Ia melepaskan kakiku dari jaring.

Arahkan wajahMu kepadaku dan kasihanilah aku, ya Tuhan,*
sebab aku sebatang kara dan malang.

Lapangkanlah hatiku yang amat sesak,*
lepaskanlah aku dari segala kesusahanku.

Perhatikanlah sengsara dan kesukaranku,*
hapuskanlah segala kesesatanku.

Lihatlah, betapa banyaknya lawanku,*
mereka sangat membenci aku.

Jagalah hidupku dan selamatkan daku,*
janganlah aku kecewa karena berlindung kepadaMu.

Semoga aku terlindung karena ketulusan dan kejujuranku,*
sebab aku berharap kepadaMu.

Yan Allah, bebaskanlah umatMu Israel,*
dari segala kesesakannya.

Ant.3: Arahkanlah wajahMu kepadaku dan kasihanilah aku, ya Tuhan, sebab aku sebatang kara dan malang.

Bacaan singkat (Zak 9,9)

Bersorak-sorailah sekuat tenagamu, hai puteri Sion!
Gemakanlah suaramu, hai puteri Yerusalem! Lihatlah, rajamu datang kepadamu. Ia jujur dan jaya.

P: Berbahagialah rahim perawan Maria.
U: Yang telah mengandung Putera Bapa.

Doa Penutup

Allah mahakuasa, dengan perantaraan santa Maria, perawan dan bunda, Engkau menganugerahi umat manusia keselamatan kekal. Semoga kami merasakan doa dan perlindungannya, sebab ia telah melahirkan bagi kami PuteraMu, pemberi hidup, yaitu Yesus Kristus pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh kudus sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

HARI RAYA ST. MARIA BUNDA ALLAH SORE II

Madah

Sudah pada awal mula
Sebelum waktu ada
Sabda lahir dari Bapa
Bagai pangkal segala
Dan tujuan semuanya
Yang ada di dunia.

Ia jadi manusia
memikul beban dosa
Agar keturunan Adam
Yang jatuh dan tenggelam
Dalam laut kematian
Dapatlah dislamatkan.

Memang sungguh mengagumkan
Bahwasanya perawan
Dengan kuasa Roh suci
Menjadi ibu murni
Melahirkan Juruslamat
Yang menghimpunkan umat.

Marilah memuji Bapa
Allah mahakuasa
Dan menghaturkan nyanyian
Kepada Kristus Tuhan
Memuliakan Roh suci
Teriring hormat bakti. Amin.

Pendarasan Mazmur dari lingkaran empat pekan

Ant.1: O pertukaran yang mengagumkan. Pencipta sudi menjadi manusia dan lahir dari perawan, untuk mengangkat kita anak Allah.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Ant.1: O pertukaran yang mengagumkan. Pencipta sudi menjadi manusia dan lahir dari perawan, untuk mengangkat kita anak Allah.

Ant.2: Ya Kristus, tatkala Engkau lahir dari santa perawan, terpenuhilah nubuat Kitab suci. Laksana embun turun di atas padang rumput. Engkau turun untuk menyelamatkan umat manusia.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Ant.2: Ya Kristus, tatkala Engkau lahir dari santa perawan, terpenuhilah nubuat Kitab suci. Laksana embun turun di atas padang rumput. Engkau turun untuk menyelamatkan umat manusia.

Ant.3: Semak yang dilihat Musa menyala namun tak terbakar menandakan keperawanan Maria yang tetap utuh. Bunda Allah, doakanlah kami.

Ef 1,3-10

Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus,+
yang telah memberkati kita dalam Kristus,*
dengan segala berkat rohani di surga.

Sebab dalam Kristus, Allah telah memilih kita,+
sebelum menciptakan jagat raya,*
supaya kita kudus dan tak bercela di hadapanNya.

Dengan cinta, Allah telah menentukan kita menjadi puteraNya,+
dengan perantaraan Yesus Kristus,*
karena kerelaan kehendakNya.

Supaya terpujilah rahmatNya yang mulia,+
yang dianugerahkanNya kepada kita,*
dalam Putera yang dikasihiNya.

Dalam Kristus, kita telah memperoleh penebusan berkat darahNya,+
yaitu pengampunan atas segala pelanggaran kita,*
menurut kekayaan rahmatNya yang dilimpahkanNya kepada kita.

Dengan segala hikmat dan kebijaksanaan,+
Allah telah menyatakan rencana kehendakNya kepada kita,*
Sekadar kerelaan yang diikhtiarkanNya dalam Kristus sejak dahulu.

Untuk menggenapkan segala jaman,+
yaitu menyatukan segala sesuatu di surga dan di bumi,*
dalam diri Kristus sebagai kepala.

Ant.3: Semak yang dilihat Musa menyala namun tak terbakar menandakan keperawanan Maria yang tetap utuh. Bunda Allah, doakanlah kami.

Bacaan Singkat (Gal 4,4-5)

Ketika sudah sampai saat yang ditetapkan Allah, Ia mengutus PuteraNya. PuteraNya itu dilahirkan dari seorang wanita dan hidup di bawah hukum Taurat, supaya mereka semua yang tunduk pada hukum itu, dibebaskan olehNya dan diangkat menjadi anak Allah.

Lagu Singkat

P: Sabda menjadi manusia lemah,* Alleluya, alleluya. U: Sabda. P: Dan tinggal di antara kita. U: Alleluya. P: Kemuliaan. U: Sabda.

Ant.Kidung: Berbahagialah rahim yang telah mengandung Engkau, ya Kristus, Tuhan dan penyelamat dunia, alleluya.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung: Berbahagialah rahim yang telah mengandung Engkau, ya Kristus, Tuhan dan penyelamat dunia, alleluya.

Doa Permohonan

Terpujilah Tuhan Yesus, damai kita, yang datang untuk mempersatukan seluruh umat manusia. Marilah kita mohon kepadaNya:
U: Berikanlah damaiMu kepada semua orang, ya Tuhan.
P: Dalam kelahiranMu telah Kaunyatakan kebaikan cinta kasihMu terhadap kami manusia,* semoga kami tetap bersyukur atas segala anugerahMu.
P: Engkau telah melimpahi Maria, bundaMu dengan kepenuhan rahmat,* limpahilah semua orang dengan anugerah dan kurniaMu.
P: Engkau telah datang untuk memaklumkan kabar gembira kepada dunia,* lipat gandakanlah jumlah para pewarta dan para pendengar sabdaMu.
P: Engkau berkenan menjadi saudara kami ketika Engkau lahir dari perawan Maria,* tambahkanlah semangat persaudaraan dan cinta kasih di antara manusia.
P: Engkau telah menyatakan diri kepada dunia laksana matahari yang terbit,* semoga orang-orang yang telah berpulang melihat Engkau dari muka ke muka dalam sinar kemuliaanMu.

Bapa kami

Doa Penutup

Allah mahakuasa, dengan perantaraan santa Maria, perawan dan bunda, Engkau menganugerahi umat manusia keselamatan kekal. Semoga kami merasakan doa dan perlindungannya, sebab ia telah melahirkan bagi kami PuteraMu, pemberi hidup, yaitu Yesus Kristus pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh kudus sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - KAMIS

Doa Tobat

P: Kasihanilah kami, ya Tuhan.
U: Sebab kami orang yang berdosa.
P: Tunjukkanlah belaskasihanMu kepada kami, ya Tuhan.
U: Dan anugerahkan keselamatan kepada kami.
P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Menjelang datangnya malam
Kami menghadap wajahMu
Untuk menghaturkan salam
Sambil mohon doa restu.

Sambutlah dalam tanganMu
Hidup serta segalanya
Simpanlah dalam hatiMu
Harapan kami semua.

Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Kabulkanlah doa kami
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant: Tubuhku beristirahat dengan tenteram.

Mazmur 15 (16)

Jagalah aku, ya Allah, sebab aku berlindung kepadamu,+
Aku mengakui: Engkaulah Tuhanku,*
tiada kebahagiaan bagiku selain Dikau.

Orang-orang saleh di negeri ini,*
kumuliakan dan kujunjung tinggi.

Tetapi orang yang mengikuti dewa-dewa,*
menjatuhkan dirinya dalam jurang malapetaka.

Aku tidak ikut mempersembahkan kurban kepada dewa-dewa,*
bahkan bibirku takkan menyebut namanya.

Tuhan, Engkaulah milik pusaka dan warisanku,*
dalam tanganMulah nasibku.

Tanah permai akan menjadi bagianku,*
milik pusakaku menyenangkan hatiku.

Aku memuji Tuhan yang selalu menasihati aku,*
bahkan waktu malampun Ia berbicara dalam hatiku.

Aku selalu ingat akan Tuhan,*
aku tidak goyah, karena Ia ada di sampingku.

Sebab itu hatiku bergembira, dan jiwaku bersorak,*
dan tubuhku beristirahat dengan tenteram.

Aku tak akan Kauserahkan kepada alam maut,*
dan kekasihMu takkan Kaubiarkan turun ke liang kubur.

Engkau akan menunjukkan kepadaku jalan kehidupan.+
Di hadapanMu terdapat sukacita berlimpah,*
padaMulah kebahagiaan selama-lamanya.

Ant.: Tubuhku beristirahat dengan tenteram.

Bacaan singkat (1Tes 5,23)

Semoga Allah, pembawa damai, menguduskan kamu sepenuh-penuhnya. Moga-moga roh, jiwa dan ragamu seluruhnya terpelihara tanpa cela pada kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus.

Lagu singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, Allah kami, semoga berkat perlindunganMu kami dapat tidur nyenyak dan melepaskan lelah sesudah pekerjaan hari ini. Kuatkanlah kami dengan bantuanMu, supaya kami mampu membaktikan diri kepadaMu dengan segenap jiwa raga kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam ya ratu surgawi,
salam, bunda Putra ilahi.
Darimulah hidup kami
memperoleh terang suci.
Bersukalah, ya Maria,
bunda yang paling jelita.
Hiduplah, bunda mulia,
doakanlah kami semua.

Santo-Santa

Santa Maria

Bunda Allah (Hari Raya Santa Perawan Maria)

Hari Raya Santa Perawan Maria Bunda Allah mengingatkan kita akan bidaah (ajaran sesat) tentang Kebundaan Illahi Maria, yang muncul pada abad ke 5. Pokok ajaran bidaah ini ialah bahwa Maria memang Bunda Yesus, tetapi bukan Bunda Allah.

Dalam Konsili Efesus pada tahun 431, ajaran sesat ini dikutuk. Konsili tetap dengan teguh mempertahankan ajaran yang benar, yaitu bahwa Maria adalah Bunda Allah (Theotokos), karena Yesus Anakanya adalah sungguh-sungguh Allah. Hari Raya Santa Perawan Maria Bunda Allah ditetapkan oleh Paus Pius XI pada hari ulang tahun ke-1500 Konsili Efesus tersebut.

Pada kesempatan ini, ada baiknya kita merenungkan makna nubuat nabi Yesaya: “Sesungguhnya seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia, Imanuel” (Yes 7:14), dan makna salam Elisabeth kepada Maria yang mengunjunginya: “Diberkatilah engkau diantara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu. Siapakah aku ini, sehingga ibu Tuhanku datang mengunjungi aku?” (Luk 1:42-43).

Merayakan Hari Raya Santa Perawan Maria Bunda Allah juga berarti bahwa kita mengakui Yesus sebagai “sungguh-sungguh Allah dan sungguh-sungguh Manusia”. Kemulian Maria sebagai Bunda Allah adalah cermin kemulian Anaknya, yaitu Yesus, Tuhan dan Penebus umat manusia.

Santa Maria Bunda Allah

Hari Raya · Gelar disahkan Konsili Efesus 431

Pada hari pertama tahun baru, Gereja merayakan gelar tertua dan termulia Santa Perawan Maria: Bunda Allah. Yang dirayakan bukan sekadar peran keibuan Maria, melainkan kebenaran iman bahwa Ia yang dikandung dan dilahirkan Maria sungguh adalah Allah sendiri yang menjadi manusia. Karena Yesus adalah satu pribadi ilahi, maka wanita yang melahirkan-Nya dengan tepat disebut Bunda Allah.

Gelar ini berakar pada Kitab Suci. Elisabet menyapa Maria sebagai ibu Tuhanku (Lukas 1:43), dan Santo Paulus menulis bahwa Allah mengutus Anak-Nya yang lahir dari seorang perempuan (Galatia 4:4). Dari sinilah tumbuh sebutan Yunani Theotokos, yang berarti pengandung Allah, sebutan yang sudah dipakai umat beriman jauh sebelum diresmikan.

Ketika ajaran Nestorius pada abad kelima menyangkal gelar itu dan hanya mau menyebut Maria bunda Kristus sebagai manusia, Gereja berhimpun dalam Konsili Efesus tahun 431. Konsili itu menegaskan bahwa dalam Kristus hanya ada satu pribadi ilahi, sehingga Maria sungguh Theotokos, Bunda Allah. Keputusan ini disambut umat Efesus dengan sukacita besar.

Kota Roma sejak dini merayakan Maria pada 1 Januari, hari kedelapan sesudah Natal. Dalam perayaan ini iman akan Maria dan iman akan Yesus yang sejati Allah dan sejati manusia saling meneguhkan. Merayakannya di awal tahun berarti menyerahkan seluruh waktu yang akan datang ke dalam perlindungan sang Bunda.

Ditetapkan: gelar Bunda Allah disahkan Konsili Efesus tahun 431; perayaan pada 1 Januari dipulihkan oleh Paus Paulus VI melalui surat apostolik Marialis Cultus tahun 1974.

Santo Almakios atau Telemakus

Almakios adalah seorang biarawan. Tatkala ia mengunjungi kota Roma, ia berusaha menghentikan pertunjukan gladiator yang sering menimbulkan korban jiwa. Dalam usaha ini ia sendiri akhirnya terbunuh. Namun usahanya yang memuncak pada kematiannya itu membawa suatu perubahan, yakni bahwa sejak saat itu kaisar melarang pertunjukan berbahaya itu.

Yesus dari Nazaret

Delapan hari setelah kelahiran-nya, Kanak-kanak Yesus disunat sesuai aturan hukum Taurat Musa (Im 12:3: Luk 2:21; Kis 7:8; Flp 3:5), dan diberi nama Yesus (Yun.: Iesous; Ibr.: Yesyua, Yehosyua, yang berarti “Yahweh menyelamatkan”. Nama ini sebelum Yesus dari Nazaret sudah dipakai oleh Yosua, pengganti Musa. Melalui Yesus dari Nazaret, umat manusia diselamatkan (Kis 4:12; Flp 2:9 - 11). Dia-lah Al-Masih yang dijanjikan Yahweh kepada Israel, bangsa terpilih, dan kelahiran-nya melalui Perawan Maria menjadikan Dia seorang warga suku bangsa Israel. Sunat, sebagai upacara keagamaan di kalangan orang Ibrani dan lambang keanggotaan seseorang dalam masyarakat, menjadikan Yesus anggota masyarakat Yahudi.

Dengan demikian Yesus, yang adalah Al-Masih, menjadi batu pengunci antara Perjanjian Lama dan Baru, antara nubuat-nubuat nabi dan pemenuhannya, antara perumpamaan dan penetapannya, antara janji dan pelaksanaannya antara Kerajaan Daud, leluhurnya dan Kerajaan-Nya sendiri yang bersifat universal dan abadi.